Zakat

Perbedaan Zakat dan Sedekah

Zakat dan sedekah merupakan amalan bagi umat Muslim. Keduanya hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang memiliki kelebihan harta. Namun demikian, terkadang orang masih sering keliru dalam penyebutannya. Banyak keutamaan bagi orang yang mampu menjalankannya.

Perbedaan zakat dan sedekah sangat penting untuk dipahami tiap umat Muslim. Dengan mengetahui perbedaannya, kamu bisa memilih bentuk amal yang tepat sesuai kemampuan.

Untuk mengupas tuntas mengenai hal ini Ustadz Ammi Nur Baits menerangkan dalam tulisannya;

Secara Bahasa:

 Zakat artinya tumbuh (an-Nama’), bertambah (ar-Rii’), keberkahan (al-Barakah), dan mensucikan (at-Tathiir). (Lisan al-Arab, 14/358 dan Fathul Qadir, 2/399).

Sementara kata sedekah turunan dari kata as-Shidq yang artinya kejujuran. Karena sedekah adalah kejujuran iman orang yang mengeluarkannya. (Fathul Qadir, 2/399).

Sedangkan pengertiannya secara syariat,

▶️ Zakat: beribadah kepada Allah – Ta’ala – dengan mengeluarkan barang yang wajib dizakati untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya, dengan ukuran tertentu sesuai yang dijelaskan syariat.

▶️ Sedekah: beribadah kepada Allah dengan menginfakkan harta yang tidak diwajibkan syariat.

Meskipun terkadang istilah sedekah digunakan untuk menyebut zakat.

Dalam beberapa ayat, Allah menyebut zakat dengan sedekah.

Seperti firman Allah yang menjelaskan orang-orang yang berhak menerima zakat,

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ

Sesungguhnya sedekah itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, … (QS. at-Taubah: 60)

Yang dimaksud sedekah pada ayat ini adalah zakat.

Diantara perbedaan sedekah dan zakat,

✅ [1] Zakat adalah kewajiban dalam islam untuk komoditas tertentu, seperti emas, perak, pertanian, binatang ternak, dst.

Sementara sedekah bukan kewajiban dan tidak dibatasi jenis komoditasnya.

✅ [2] Ada syarat tertentu untuk zakat, seperti harus mencapai nishab, bertahan selama satu tahun (haul), dan dikeluarkan dengan nilai tertentu.

Sementara sedekah, tidak ada syarat khusus, tidak ada nishab (batas minimal harta), tidak harus menunggu haul, dan bisa dikeluarkan dengan jumlah berapapun, selama tidak merugikan diri sendiri atau keluarga.

✅ [3] Zakat diwajibkan untuk diserahkan kepada golongan tertentu yang telah disebutkan oleh Allah. dan tidak boleh diberikan kepada selain mereka.

Sementara sedekah bisa diberikan kepada selain 8 ashnaf, seperti anak yatim, dst.

✅ [4] Orang yang mati dan belum menunaikan zakat, wajib dibayarkan oleh ahli warisnya.

Dan pembayaran utang zakat, lebih didahulukan dari pada pembagian wasiat atau warisan.

Sementara untuk sedekah tidak ada kewajiban semacam ini.

✅ [5] Orang yang tidak membayar zakat, mendapatkan hukuman khusus di dunia dan di akhirat

Di dunia, dihukum dalam bentuk ditarik paksa zakatnya dan dihukum ta’zir sesuai keputusan pemimpin.

Ibnu Qudamah mengatakan,

وإن منعها معتقدا وجوبها, وقدر الإمام على أخذها منه, أخذها وعزره

“Orang yang tidak membayar zakat, dengan tetap meyakini bahwa itu wajib, sementara pemimpin memungkinkan untuk mengambil hartanya, maka pemimpin boleh memaksa dan memberinya hukuman ta’zir. (al-Mughni, 2/434)

Dan berhak mendapat hukuman di akhirat seperti yang disebutkan dalam hadis.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَلَمْ يُؤَدِّ زَكَاتَهُ مُثِّلَ لَهُ مَالُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُجَاعًا أَقْرَعَ لَهُ زَبِيبَتَانِ يُطَوَّقُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ يَأْخُذُ بِلِهْزِمَتَيْهِ يَعْنِي بِشِدْقَيْهِ ثُمَّ يَقُولُ أَنَا مَالُكَ أَنَا كَنْزُكَ

“Siapa yang diberi harta oleh Allah, lalu dia tidak menunaikan zakatnya, maka pada hari kiamat hartanya dijadikan seekor ular jantan aqra’ (botak karena di kepalanya ada banyak racun), yang berbusa dua sudut mulutnya. Ular itu dikalungkan (di lehernya) pada hari kiamat. Ular itu memegang dengan kedua sudut mulutnya, sambil berkata,’Saya adalah hartamu, saya adalah simpananmu.” (HR. Bukhari 1403).

Sementara untuk orang yang tidak menyerahkan sedekah, tidak ada ancaman semacam ini.

✅ [6] Menurut 4 madzhab, zakat tidak boleh diberikan kepada anak, cucu dst ke bawah, juga tidak boleh diberikan ke bapak, kakek, dst. ke atas.

Sementara sedekah bisa diberikan kepada anak atau orang tua.

Sekarang kamu tidak perlu bingung lagi mengenai perbedaan zakat dan sedekah. Kamupun dapat menunaikannya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Lanjutkan kebaikan dengan mengajak orang lain untuk menunaikannya.

Zakat Dalam Islam

BSM Umat – Zakat dalam terminology artinya berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. al-Baqarah[2]

Zakat merupakan salah satu rukun islam dan menjadi pilar penegak pondasi syariah islam. Dengan demikian hukum zakat menjadi wajib bagi yang sudah memenuhi syarat-syarat tertentu. Pengertian zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh orang Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima, seperti fakir miskin dan semacamnya, sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariah.

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian”. Ayat tersebut diambil dari Al Quran QS. Adz Dzariyaat : 19.

Setiap harta yang kita dapatkan ternyata terdapat harta milik saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Dan harta tersebut harus dikembalikan melalui zakat, yang nantinya akan disalurkan kepada saudara-saudara yang tidak memiliki keburuntungan sebagaimana yang kita miliki saat ini.

Macam-macam zakat terbagi 2, yaitu :

1. Zakat Nafs (jiwa), yaitu zakat fitrah

2. Zakat Mal (harta)

Zakat Maal terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. Zakat perdagangan

2. Zakat pertanian

3. Zakat hewan ternak

4. Zakat emas dan perak

Berzakat tidak hanya sekedar melakukan kewajiban kita, tapi juga terdapat keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala didalamnya. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya (QS. Saba: 39).

Dalam ayat tersebut Allah subhanahu wa ta’ala akan menambah harta hambanya yang telah rela melakukan kewajibannya untuk berzakat. Dan artinya zakat tidaklah mengurangi harta, tapi justru akan menambahkannya.

Sebelum hak saudara-saudara kita, yang Allah subhanahu wa ta’ala titipkan melalui gaji atau pendapatan, terpakai oleh kita, segerakanlah untuk menyalurkannya. Berikut informasi zakat BSM Umat http://bit.ly/zakatjadiberkah.

 

Program Gerakan Waqaf 5.000 Alquran dan 10.000 Iqra’ untuk Trauma Spiritual Healing

BSM Umat – Wakaf Al Quran merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia; wakaf tergolong ke dalam amal jariyah atau amalan yang tidak putus pahalanya bagi orang yang beramal mewakafkan harta bendanya di jalan Allah Swt.

Wakaf Al Qur’an Menjadi Bagian dari 7 (tujuh) Amalan Jariyah :

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar-luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (alquran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Hikmah Wakaf

1. Sebagai pembuka jalan beribadah kepada Allah Swt.,

2. Mengajak muslim yang lain untuk berlomba-lomba di dalam kebaikan (fastabikul khayrat),

3 .Memberikan pahala yang mengalir terus-menerus meskipun orang yang beramal saleh tersebut telah wafat,

4. Demi kebaikan Islam,

5. Membantu mengurangi beban susah fakir miskin serta anak yatim.

Saat ini Lombok belum pulih, masih meninggalkan trauma akibat bencana gempa bumi dengan  kekuatan 6,4 SR. Tak hanya kerugian material, menurut  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kerusakan dan kerugian mencapai Rp 8,8 triliun. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat di Negeri Seribu Masjid itu selama sebulan telah terjadi 1.973 gempa bumi.

Berbagai bantuan materiil telah disalurkan kepada para penyitas Gempa Lombok.

Lalu bagaimana dengan spiritualnya?

Selain membutuhkan bantuan materiil (sandang, pangan dan papan), mereka juga membutuhkan asupan rohani. Oleh karena itu, BSM Umat telah mengirimkan seribu Al Quran. Ditaksir perlu Lima Ribu Al Quran dan 10.000 Iqro’ lagi untuk para penyitas Gempa Lombok.

Paket donasi

Al Qur’an :  Rp  100.000/ mushaf

Iqro’        :  Rp   25.000/ buku

Ingin mendapatkan pahala yang unlimited dan memperbaiki spiritual Masyarakat Lombok?

Yuk, salurkan bantuanmu melalui BSM Umat kepada penyintas Gempa Lombok. Bantuan donasi anda dapat disalurkan ke Rekening Bank Syariah Mandiri 700 133 0068 a/n Yayasan BSMU – Wakaf. Sekecil apapun donasi anda akan sangat mempengaruhi masa depan mereka.

Sudahkah Kita Membayar Zakat Profesi?

Laznas BSM Umat – Zakat Penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapai nisab. Zakat ini dibayarkan dari penghasilan profesi jika telah mencapai nisab. Nisab zakat penghasilan atau profesi setara dengan 653 Kg gabah atau setara 520 kg beras, dengan besaran zakat 2,5% dari penghasilan.

Allah SWT berfirman bahwa zakat yang dibayarkan adalah untuk pensuci jiwa dan pembersih harta. Selain itu, dengan berzakat bisa membantu kondisi sekitar atau lainnya yang dalam kondisi membutuhkan. Zakat juga menjadi penyeimbang agar kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin tidaklah semakin lebar.

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat kamu membersihkan dan menyucikan mereka. Sesungguhnya doa kamu menjadi ketentraman jiwa mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At Taubah: 103)

Manfaat zakat dari segi sosial, sesungguhnya sangat memberi dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar. Tentunya penyaluran zakat diharapkan bisa melalui lembaga-lembaga zakat yang ada, contohnya Laznas BSM Umat.

Sehingga pemberian zakat bisa disalurkan secara merata ke wilayah atau daerah yang warganya membutuhkan bantuan. Hal ini berimplikasi pada meningkatnya solidaritas persaudaraan atau ukhuwah islamiyah.

Karena menunaikan zakat bisa menghilangkan jarak antara si kaya dan si miskin. Di sisi lain, kenapa harus membayar zakat di Laznas BSM Umat. Karena di lembaga ini penggunaan dana zakat akan dikelola agar penyalurannya dan kemanfaatan dana zakat bisa lebih meluas.

Seperti untuk membantu para yatim dan dhuafa, korban bencana, pembangunan masjid/mushola, dan tahfidz Alquran. Semoga zakat yang Sahabat berikan bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Amin

Yuk Kita Segera Tunaikan Zakat Penghasilan atau Profesi ke Laznas BSM Umat melalui rekening Bank Syariah Mandiri 702 620 2595 bisa juga melalui QR Code Zakat.

#Zakat #ManfaatZakat #YukZakat #LaznasBSMUmat #Ramadhan #SinergiUntukUmat #PastiBerkah

Tabel Perhitungan Zakat Maal

Hitung Zakat dengan Kalkulator Zakat BSM Umat – Idul Fitri tinggal menghitung hari, sudahkan kita tunaikan zakat? Ada sejumlah aset atau harta yang dimiliki seseorang jika sudah mencapai ukuran tertentu, maka wajib dizakatkan. 

Semoga tabel zakat ini bisa memberikan kemudahan bagi Sahabat ya. 

1. Zakat profesi atau penghasilan adalah zakat yang harus dikeluarkan apabila mencapai nisab ukuran tertentu. Saat ini ukurannya adalah pendapatan setara 520 kilogram beras atau emas sebanyak 85 gram, wajib mengeluarkan zakat 2,5%.

2. Zakat perdagangan atau penghasilan hasil dari berniaga (berdagang) wajib dikeluarkan zakatnya. Jika total dari kekayaan kegiatan berdagang tersebut, setelah dikurangi kewajiban utang, telah mencapai nisab (yaitu setara nilai 85 gram emas) dan telah berusia satu tahun haul, maka besar zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5%.

3. Zakat emas dan perak apabila sudah haul satu tahun dan mencapai nisab 85 gram emas murni, besar zakatnya 2,5%. Sementara zakat perak harus mencapai haul setahun, dengan capaian nisab 595 gr perak, besar zakatnya 2,5%.

4. Zakat tabungan, yakni setiap orang Islam yang memiliki uang dan telah disimpan selama satu tahun dan nilainya setara 85 gr emas wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5%.

5. Zakat pertanian, cara penghitungannya dengan capaian nisab 653 kg gabah atau 520 kg beras jika yang dihasilkan adalah makanan pokok.

Jika selain makanan pokok, maka nisabnya disamakan dengan makanan pokok paling umum di sebuah daerah. Kadar zakat 10% bila dengan air hujan atau sungai. Kadar zakat jika diairi melalui irigasi, maka zakatnya 5%.

Segera zakat, jangan ditunda ya, biar makin berkah puasanya.

Rekening zakat Bank Syariah Mandiri (BSM): 702 620 2595 a/n Yayasan BSMU -ZKT 2

Bisa melalui QR Code BSM. Cukup scan QR codenya dari #ponsel atau #smartphone, pastikan sudah update BSM mobile banking terbaru ya.

Call Center Laz BSM Umat 08119 466 466/0813  1747 4702 atau 021-4228999

#YukZakat #Zakat #SemangatBerzakat #ManfaatZakat #BerkahZakat #Ramadhan #SinergiUntukUmat #PastiBerkah

[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Zakat

0%
Rp10.246.574,00
dari target Rp0,00

Infaq

0%
Rp300.000,00
dari target Rp0,00

Wakaf

0%
Rp50.000,00
dari target Rp0,00
  • All
  • Infaq
  • Wakaf
  • Zakat

Paket Sembako

0%
Rp0,00
dari target Rp2.500.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile 30 Juz

0%
Rp0,00
dari target Rp200.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile Per Juz

22.00%
Rp1.650.000,00
dari target Rp7.500.000,00
0 hari lagi

BSMU Care Untuk Mamuju

0%
Rp0,00
dari target Rp1.000.000.000,00
0 hari lagi

Tanggap Bencana Nasional

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Sociopreneur Program

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Beasiswa Anak Yatim

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Pengobatan Dhuafa

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Wakaf Rumah Tahfidz Dhuafa

0.07%
Rp200.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Bank Wakaf Mikro (BWM)

0.03%
Rp100.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Cara Menghitung Zakat Aset Anda

Laznas BSM Umat – Aset atau harta yang dimiliki seseorang punya ukuran tertentu wajib dizakatkan.

1. Zakat perdagangan. Di mana setiap kekayaan atau penghasilan hasil dari berniaga atau berdagang wajib dikeluarkan zakatnya.

Jika nilai total dari kekayaan kegiatan berdagang tersebut, setelah dikurangi kewajiban utang, telah mencapai nisab (yaitu setara nilai 85 gram emas) dan telah berusia satu tahun haul, maka besar zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5%.

Rumusnya: (Modal yang diputar+keuntungan+piutang yang dapat dicairkan) – (utang-kerugian) x 2,5 %

2. Zakat pertanian. Cara penghitungannya dengan capaian nisab 653 kg gabah atau 520 kg jika yang dihasilkan adalah makanan pokok.

Sedangkan jika selain makanan pokok, maka nisabnya disamakan dengan makanan pokok paling umum di sebuah daerah.

Kadar zakat apabila diairi dengan air hujan, sungai, atau mata air, maka 10%.
Kadar zakat jika diairi dengan cara disiram atau irigasi, maka zakatnya 5%.  Zakat dibayarkan setiap masa panen.

3. Zakat hewan ternak. Ketentuan ini berlaku bagi muslim yang memiliki hewan ternak.

Rumusnya: Untuk hewan ternak unta antara 5-9 ekor unta, maka zakatnya senilai 1 ekor kambing. Jika 10-14 ekor unta zakatnya 2 ekor kambing. 

Untuk 15-19 ekor unta, zakatnya 3 ekor kambing. Sementara  20-24 ekor unta, zakatnya 4 ekor kambing.

Sedangkan zakat hewan ternak sapi atau kerbau, rumusnya yakni, antara 30-39 ekor sapi/kerbau, zakatnya 1 (satu) ekor sapi jantan/betina usia 1 tahun. Untuk 40-59 ekor sapi/kerbau, zakatnya 2 (dua) ekor anak sapi betina usia 2 tahun.

Jika 60-69 ekor sapi/kerbau, maka zakatnya 2 ekor anak sapi jantan. Kalau 70-79 ekor sapi/kerbau, zakatnya 2 (dua) ekor anak sapi betina usia 2 tahun  ditambah 1 (satu) ekor anak sapi jantan 1 tahun. Begitu pun perhitungan seterusnya.

Untuk kambing/domba. Jika 120 ekor, maka zakatnya 1 ekor kambing/domba. Sedangkan 120-200 ekor, zakatnya 2 ekor kambing. Sementara jika ada 201-399 ekor, maka  zakatnya 3 ekor kambing.

Kalau ada 400-499 ekor, zakatnya 4 kambing dan seterusnya setiap 100 (seratus) ekor zakatnya ditambah 1 ekor kambing.

4. Zakat emas dan perak apabila sudah haul satu tahun dan mencapai nishab 85 gram emas murni, besar zakatnya 2,5%.

Sementara zakat perak harus mencapai haul setahun, dengan capaian nisab 595 gr perak, besar zakatnya 2,5%.

5. Zakat profesi atau penghasilan. Ini adalah zakat yang harus dikeluarkan apabila pendapatan atau penghasilan mencapai nisab ukuran tertentu. Saat ini ukurannya adalah pendapatan setara 520 kilogram beras wajib mengeluarkan zakat 2,5%.

6. Zakat investasi. Zakat ini dikenakan terhadap harta yang diperoleh dari hasil investasi. Contohnya, bangunan kontrakan atau kendaraan yang disewakan.

Zakat investasi dikeluarkan pada saat menghasilkan, sedangkan modal tidak dikenai zakat. Besar zakat yang dikeluarkan 5% untuk penghasilan kotor dan 10% untuk penghasilan bersih.

7. Zakat tabungan, yakni setiap orang Islam yang memiliki uang dan telah disimpan selama satu tahun dan nilainya setara 85 gr emas wajib mengeluarkan zakat  sebesar 2,5%.

8. Zakat rikaz adalah harta temuan bisa berupa emas atau perak yang tidak diketahui pemiliknya maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 20%.

9. Zakat fitrah atau penyucian jiwa. Zakat ini wajib dibayarkan setahun sekali. Besarnya sekira 3,5 liter atau 2,7 kilogram beras atau bahan makanan yang dimakan sehari-hari.

Zakat ini dibayarkan di bulan Ramadhan sampai sebelum salat Idul Fitri. kamu yang menjadi kepala keluarga dan menafkahi banyak orang, berkewajiban pula mengeluarkan zakat fitrah tanggungan seperti anak, istri, orangtua, dan sebagainya.

Untuk meringankan pembayaran zakat, disarankan agar menyicilnya sehingga tidak perlu merasa kewalahan ketika semua kewajiban zakat jatuh tempo.

Tunai Zakat Tuai Manfaat

BSM Umat – Setiap harta yang kita dapatkan ternyata terdapat harta milik saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Dan harta tersebut harus dikembalikan melalui zakat, yang nantinya akan disalurkan kepada saudara-saudara yang tidak memiliki keburuntungan sebagaimana yang kita miliki saat ini.

Berzakat tidak hanya sekedar melakukan kewajiban kita, tapi juga terdapat keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala didalamnya. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya (QS. Saba: 39).

Dalam ayat tersebut Allah subhanahu wa ta’ala akan menambah harta hambanya yang telah rela melakukan kewajibannya untuk berzakat. Dan artinya zakat tidaklah mengurangi harta, tapi justru akan menambahkannya.

Sebelum hak saudara-saudara kita, yang Allah subhanahu wa ta’ala titipkan melalui gaji atau pendapatan, terpakai oleh kita, segerakanlah untuk menyalurkannya. Berikut informasi zakat BSM Umat bisa di unduh disini atau http://bit.ly/zakatjadiberkah.

Zakat bisa di golongkan menjadi beberapa, yaitu:

  1. Zakat Hewan Ternak

Adalah zakat yang meliputi hasil dari peternakan hewan. Perhitungan zakat untuk tiap tipe hewan ternak, baik nishabmaupun kadarnya berbeda-beda dan sifatnya bertingkat. Sedangkan haulnya, yakni satu tahun untuk setiap hewan.

  1. Zakat Emas dan Perak

Merupakan zakat yang wajib hukumnya dikeluarkan oleh seorang muslim dan muslimah yang mempunyai harta emas dan perak apabila telah mencapai nishab dan haul.

  1. Zakat Pertanian

Setiap tanaman yang merupakan makanan pokok dan dapat disimpan, menurut ulama Syafi’iyah, wajib dizakati. Objeknya meliputi hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis, seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan dll.

  1. Zakat Perdagangan

Apabila nilai dagangannya telah mencapai seharga emas 93,6 gram atau harga perak 624 gram, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

  1. Zakat Hasil Tambang

Hasil tambang emas atau perak apabila telah sampai nishabnya, maka wajib dikeluarkan zakatnya pada waktu penambangan dilakukan tanpa harus dimiliki selama satu tahun.

  1. Zakat Rikaz

Apabila kita menemukan harta terpendam seperti emas dan pera, maka wajib mengeluarkan zakatnya 1/5 (20%).

  1. Zakat Profesi

Zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi (hasil profesi) bila telah mencapai nishab. Profesi tersebut misalnya pegawai negeri atau swasta, konsultan, dokter, notaris, akuntan, artis dan wiraswasta.

  1. Zakat Fitrah

Zakat pribadi yang dikeluarkan pada sebelum hari Idul Fitri dan pembagiannya diprioritaskan untuk fakir miskin karena maksud utamanya adalah untuk membantu mereka pada hari lebaran.

Ada 8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat

Laznas BSM Umat – Serapan potensi zakat di Indonesia dinilai masih rendah. Data ini berdasarkan Pusat Kajian Strategis Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang mencatat zakat 2016 masuk Rp5 triliun. Jumlah ini hanya 1 persen dari potensi zakat di Indonesia sebesar Rp217 triliun.

Padahal, jika dana zakat ini terkumpul 10 persen saja, itu sangat membantu kesejahteraan masyarakat menengah bawah, rakyat miskin, dan mereka yang membutuhkan.

Karena itu tidak salah jika sebagai lembaga zakat, Laznas BSM Umat terus mengimbau kaum muslimin terkait kewajiban membayar zakat. Ada beberapa jenis zakat dan cara menghitung besar kewajiban zakat dari harta yang kita punya.

Bahkan di dalam Rukun Islam, membayar zakat menempati urutan ketiga setelah mengucap syahadat dan menjalankan shalat. Terdapat kriteria tertentu yang menjadi penentu apakah seseorang muslim sudah memiliki kewajiban membayar zakat atau belum.

Zakat adalah sebagian dari harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim untuk dibagikan kepada 8 golongan yang berhak menerima zakat. Siapa saja pihak-pihak yang masuk dalam golongan tersebut, ini dia 8 golongan tersebut.

1. Fakir (orang yang tidak memiliki harta).
2. Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi).
3. Riqab (hamba sahaya atau budak).
4. Gharim (orang yang memiliki banyak utang).
5. Mualaf (orang yang baru masuk Islam).
6. Fisabilillah (pejuang di jalan Allah).

7. Ibnu Sabil (musafir dan para pelajar perantauan).
8. Amil zakat (panitia penerima dan pengelola dana zakat).

[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Zakat

0%
Rp10.246.574,00
dari target Rp0,00

Infaq

0%
Rp300.000,00
dari target Rp0,00

Wakaf

0%
Rp50.000,00
dari target Rp0,00
  • All
  • Infaq
  • Wakaf
  • Zakat

Paket Sembako

0%
Rp0,00
dari target Rp2.500.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile 30 Juz

0%
Rp0,00
dari target Rp200.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile Per Juz

22.00%
Rp1.650.000,00
dari target Rp7.500.000,00
0 hari lagi

BSMU Care Untuk Mamuju

0%
Rp0,00
dari target Rp1.000.000.000,00
0 hari lagi

Tanggap Bencana Nasional

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Sociopreneur Program

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Beasiswa Anak Yatim

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Pengobatan Dhuafa

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Wakaf Rumah Tahfidz Dhuafa

0.07%
Rp200.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Bank Wakaf Mikro (BWM)

0.03%
Rp100.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Ini Macam-macam Harta yang Wajib Dikeluarkan Zakatnya

Laznas BSM Umat – Data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyebutkan potensi zakat di Indonesia cukup besar. Pada tahun 2017, jika dana zakat seluruh Indonesia berhasil dikumpulkan maka akan terhimpun sekira Rp286 triliun.

Sehingga potensi zakat ini sangat signifikan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Zakat harta mempunyai karakteristik dan pembagian masing-masing. Dari data yang dihimpun, ada sejumlah harta yang wajib dikeluarkan zakatnya.

Pertama zakat harta dari perniagaan atau perdangan. Kekayaan dari berniaga di sini termasuk stok barang dagangan, ditambah uang kontan dan piutang yang masih mungkin kembali.

Kedua zakat pertanian, ini khusus mereka yang bermata pencaharian sebagai petani yang menghasilkan makanan pokok. Ketiga, zakat hewan ternak. Ketentuan ini berlaku bagi muslim yang memiliki hewan ternak. Keempat tentang zakat emas dan perak.

Kelima berkaitan dengan zakat profesi atau penghasilan. Ini adalah zakat yang harus dikeluarkan apabila pendapatan atau penghasilan mencapai nishab ukuran tertentu. Saat ini ukurannya adalah pendapatan setara 520 kilogram beras wajib mengeluarkan zakat 2,5%.

Keenam ada juga zakat dari harta investasi. Zakat ini dikenakan terhadap harta yang diperoleh dari hasil investasi. Contohnya, bangunan atau kendaraan yang disewakan.

Ketujuh zakat dari harta tabungan, yakni setiap orang Islam yang memiliki uang dan telah disimpan selama satu tahun dan nilainya setara 85 gr emas wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5%.

Kedelapan zakat rikaz adalah setiap penemuan harta terpendam dalam tanah selama bertahun-tahun atau rikaz, berupa emas atau perak yang tidak diketahui lagi pemiliknya maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 20 persen.

Sembilan zakat fitrah atau penyucian jiwa. Zakat ini wajib dibayarkan oleh setiap orang yang mampu atau memiliki kelebihan kemampuan pemenuhan pangan, setahun sekali.

Zakat ini dibayarkan sebelum salat Idul Fitri, kamu yang menjadi kepala keluarga dan menafkahi banyak orang, berkewajiban pula mengeluarkan zakat fitrah tanggungan seperti anak, istri, orangtua, dan sebagainya.

Scroll to top