wirausaha muda

Workshop Strategi Menguasai Pasar

Padang – saat ini kita dihadapkan pada bonus demography yang cukup besar, sehingga mengakibatkan usia produktif pencari kerja lebih besar daripada lapangan kerja yang tersedia. Hal ini menjadi masalah tersendiri yang harus segera untuk diatasi, mengingat hal tersebut Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat melalui Islamic Development Program bermaksud menjadi solusi dengan menumbuhkan wirausaha muda baru. Salah satu daerah yang terpilih adalah Padang. Terpilihnya Padang karena banyak melahirkan pengusaha-pengusaha yang sukses .

Sedangkan, Universitas yang terpilihnya bernama Universitas Andalas (UNAND) yang merupakan Universitas negeri di kota Padang. Terpilihnya UNAND sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat serta pembinaan yang intensif agar dapat membentuk karakter pengusaha sukses. Untuk menjadi seorang wirausaha, sikap mental berani tetapi dengan perhitungan yang matang sangat membantu keberhasilan. Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan persaingan ekonomi global, maka kreativitas menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Dunia bisnis saat ini memerlukan sumber daya manusia kreatif dan inovatif.

Berangkat dari persoalan persoalan tersebut, peran serta lambaga zakat sangat dibutuhkan. ISDP Laznas BSMU mengadakan Workshop Pilar Pasar pada Sabtu-Minggu, 12-13 Juni 2021. Seminar ini merupakan suatu kegiatan yang bersifat edukatif dan wahana menambah wawasan bagi Awardee ISDP agar dapat mengembangkan usaha itu menjadi lebih dikenal oleh masyarakat (konsumen). Peserta seminar dapat menyampaikan argumentasi (pertanyaan, diskusi) langsung dengan narasumber dan bagi peserta yang sudah memulai berwirausaha, dapat membagi pengalaman seperti apa permasalahan permasalahan yang dihadapi dalam berwirausaha.

Narasumber yang mengisi di acara seminar ini memiliki latar belakang entrepreneur. Pembicara pertama adalah seorang pria yang masih muda, yang aktif dalam pengembangan wirausaha muda bernama Muhammad Rifki. Menurutnya, usaha akan lebih mudah jika kita memahami apa yang diinginkan oleh pasar. Awardee ISDP juga diharapkan mampu menguasai ilmu pemasaran secara umum.

Pembicara kedua bernama Al Ghazali Putra Pratama, seorang praktisi digital marketing yang sudah menangani banyak project. Disini Awardee ISDP tidak hanya diajarkan teori mengenai digital marketing tetapi langsung praktek dan melakukan simulasi sesuai dengan usaha yang dijalankannya. Diharapkan, usai mendapatkan materi ini mereka langsung mampu mempraktekkannya di dunia nyata.

Di akhir kegiatan workshop, Aprilia Eviyanti selaku Manager Laznas BSMU menyatakan harapannya, “semoga dengan pembinaan yang dilakukan dapat membentuk menjadi wirausaha muda yang sukses, tidak hanya sukses secara duniawi namun sukses secara ukhrowi sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya”.

Workshop Pilar Pasar ISDP Universitas Airlangga

Surabaya – Menjadi pengusaha diusia muda tidaklah mudah, butuh perjuangan yang keras untuk memetik hasil yang terbaik dikemudian hari. Apalagi merintis usaha sambil kuliah, akan dipenuhi banyak rintangan. Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) Laznas BSMU membentuk pengusaha milineal yang tangguh dari kalangan kampus. Salah satu kampus tersebut adalah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jawa Timur. Dalam rangka pembinaan untuk peningkatan kualitas pengusaha muda tersebut pada tanggal 29 – 30 Mei 2021 telah dilaksanakan Workshop Pilar Pasar, dari pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Workshop ini diikuti oleh 16 peserta ISDP UNAIR. Dengan mengundang dua orang narasumber yang ahli dibidangnya yaitu Dedy Cahyadi dan Muhammad Isra Anwar. Diharapkan dengan diadakan workshop ini peserta mengetahui tentang prinsip fundamental pemasaran sehingga mampu bersaing didunia bisnis.

Pada sesi pertama, mahasiswa diajarkan mengenai ilmu mengenai pemasaran secara global. Dengan diberikan bekal ilmu pemasaran beserta contoh kasusnya diharapkan peserta workshop dapat mengatasi kendala-kendala yang akan terjadi berkaitan dengan pemasaran. Selain itu juga dapat menemukan strategi pemasaran yang lebih pas diterapkan dalam mengembangkan bisnisnya.

Pada sesi kedua, peserta workshop diberikan ilmu mengenai pemasaran digital, sehingga awardee ISDP mampu bersaing di bisnis global menggunakan media internet. Tidak dapat dipungkiri saat ini, siapa yang menguasai pasar adalah yang menguasai pemasaran di internet. Sehingga sudah banyak melahirkan para milyuner baru dari pendapatan yang berasal dari internet. Dengan mengetahui secara mendalam mengenai pemasaran digital akan dapat membuat produknya menjadi pemimpin divariannya.

Program beasiswa ISDP merupakan program yang dijalankan dalam bentuk program pembinaan dan pelatihan usaha bagi mahasiswa untuk menjadi wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat. Tujuan program untuk membentuk pemuda Islam yang memiliki wawasan, pemahaman keIslaman yang menyeluruh dan berakhlaq Islami, melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswa sebagai sociopreneur, mencetak alumni program yang mandiri dan peduli dengan masalah sosial sekaligus menjadi agen mitra dalam pemberdayaan masyarakat.

Kedai Kiwae Sociopreneur bagi UMKM di Jogja

BSM Umat – Kedai Kiwae didirikan oleh mahasiswa UGM Jurusan Teknologi Pertanian bernama Muhammad Latifriansyah Usman Ali atau yang biasa dipanggil Ian. Ia mendirikan Kedai Kiwae sejak bulan November tahun 2018. Tidak hanya berbakat dibidang entrepreneurship Ian juga memiliki nilai akademis yang bagus, terbukti dari ribuan mahasiswa yang mendaftar beasiswa ISDP (Islamic Sociopreneur Development Program) yang diselenggarakan oleh BSM Umat Ian merupakan salah satu mahasiswa yang beruntung karena dapat menjadi penerima beasiswa ISDP. ISDP sendiri merupakan beasiswa bergengsi yang diberikan oleh BSM Umat khusus bagi mahasiswa yang memiliki jiwa enterpreneurship, namun dengan usaha yang ia jalankan tersebut dapat memiliki dampak positif terhadap lingkungan sekitarnya atau yang biasa juga disebut dengan sosiopreneurship. Selain itu, beasiswa ini juga diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki nilai akademis yang bagus di universitasnya.

Setelah Ian dinyatakan diterima menjadi penerima beasiswa ISDP, Ian dibina selama dua tahun di ISDP dan Ian juga berkesempatan mendapatkan permodalan usaha sehingga dapat memperbesar Kedai Kiwae miliknya. Hingga saat ini Kedai Kiwae makin dikenal karena kedai ini memiliki banyak varian menu yang menggugah selera dengan harga yang terjangkau. Selain itu, Kedai Kiwae juga memiliki dampak sosial untuk mendukung lahirnya para Usaha Mikro, Kecil dan  Menengah (UMKM) di Jogjakarta. Kedai Kiwae memberikan pelatihan bisnis gratis bagi para UMKM di Jogjakarta minimal tiga kali sebulan hingga 12 kali dalam sebulan.

Hingga saat ini, ada sekitar dua puluh UMKM yang biasa mengikuti pelatihan intensif yang diberikan di Kedai Kiwae. Para pelaku UMKM yang ingin menambah ilmu enterprenurnya di Kedai Kiwae mendapatkan fasilitas tempat yang nyaman dan minuman gratis yang disediakan secara cuma-cuma. Hal ini yang paling membedakan Kedai Kiwae dengan kedai-kedai lain yang ada di Jogjakarta.  Ian juga mengatakan bahwa Ia akan selalu berinovasi menambah aspek sosiopreneur dalam usahanya sehingga dapat menyebarkan dampak positif lebih banyak kepada orang yang membutuhkan.

Terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi menyumbangkan sebagian rizkinya melalui BSM Umat. InsyaaAllah akan ada banyak Ian yang lainnya yang dapat membangun ekonomi Indonesia menjadi lebih baik. Aamiin. (admin)

Scroll to top