sedekah

Peranan Dokter sebagai Ujung Tombak Tenaga Kesehatan Masyarakat

Ilmu kedokteran islam sudah muncul sejak tahun sebelum masehi. Perkembangannya sesuai dengan perkembangan zaman. Profesi dokter keberadaannya juga sejalan dengan kemunculan ilmu-ilmu kesehatan.

Kata “dokter” sendiri diambil dari bahasa latin “docere” yang berarti “to lecture” atau mengajar. Dahulu, sebutan dokter digunakan sebagai gelar terhormat selama lebih dari 1000 tahun di Eropa. Istilah dokter dalam konteks medis ialah semua profesional medis yang sudah memiliki lisensi untuk praktik dalam seni penyembuhan penyakit.

24 Oktober diperingati sebagai Hari Dokter Nasional karena merupakan tanggal diresmikan organisasi dokter di Indonesia.  Dokter memiliki sejarah panjang dengan perjuangan bangsa Indonesia. Dokter-dokter di Indonesia sudah menjadi pejuang kemanusiaan.

Dimasa pandemi, peran dokter sangat diharapkan. Dokter dan para tenaga medis lain seperti perawat dan petugas-petugas kesehatan lainnya patut mendapatkan gelar pahlawan dalam masa pandemi corona saat ini. Mereka rela berjauhan dengan keluarga, mempertaruhkan nyawa untuk membantu keselamatan orang lain.

Dilansir dari situs resmi Kemenko PMK, peran tenaga kesehatan masyarakat, terutama dokter sangat penting dalam penanganan Covid-19 pada setiap level intervensi. Salah satu tugasnya kepada masyarakat di masa pandemi adalah melakukan komunikasi risiko dan edukasi masyarakat terkait protokol kesehatan untuk melawan Covid-19. Selanjutnya petugas kesehatan juga berperan melakukan contact tracing & tracking (penyelidikan kasus dan investigasi wabah), serta sebagai fasilitasi dan pemberdayaan masyarakat.

Namun pandemi bukan hanya tanggung jawab dari tenaga medis saja melainkan tanggungjawab bersama. Karena Pandemi tidak akan bisa kecuali dengan melakukannya secara bersama-sama.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat memiliki perhatian yang sangat banyak terkait kondisi pandemi yang di Indonesia. Bersama-sama Bank Syariah Indonesia dan para muzakki yang menyalurkan dana ZISnya, sehingga dapat disalurkan kepada yang membutuhkan.

Program yang telah dijalankan adalah, memberikan bantuan hand sanitizer, masker, APD kepada para tenaga medis. Sampai saat ini Laznas BSMU juga menyalurkan bantuan oksigen kepada rumah sakit/lembaga dan juga meminjamkan tabung oksigen beserta isinya kepada individu yang membutuhkan. Selain itu juga diberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 dan mensukseskan program vaksinasi dari pemerintah.

Untuk terus  menebar kemaslahatan, Laznas BSMU menebarkan program sejuta kebaikan dalam kampanye 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan. Masyarakat dapat berdonasi mulai dari 10 ribu rupiah untuk mendukung kegiatan keagamaan dan membantu masyarakat melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.

Keutamaan Sedekah Jumat Menurut Rasulullah SAW

Jum’at 22 Oktober bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Para santri memiliki peranan yang besar dalam rangka menyebarkan nilai-nilai keislaman. Santri juga sekaligus menjadi contoh penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Karena masyarakat menilai bahwa santri memiliki ilmu agama lebih banyak daripada masyarakat biasanya.

Jika dahulu santri menjadi penyeru untuk berjihad melawan penindasan, maka saat ini santri berjihad untuk mengajak masyarakat melakukan amal-amal kebaikan. Tidak hanya santri saja yang memiliki kewajiban untuk menyebarkan kebaikan, namun seluruh umat islam wajib menyebarkannya juga. Salah satu waktu yang dianjurkan untuk menyebarkan islam dengan memperbanyak amal kebaikan adalah di hari Jum’at.

Hari Jumat adalah waktu yang utama dan penuh dengan berkah Allah SWT. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW dari Salamah dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, “Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa dimana tidak seorangpun berdo’a kecuali Dia akan mengabulkan do’a itu.” [HR.Muslim].

BACA: Belajar Sedekah Dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga

Selain mengisi hari Jum’at dengan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW pun para ulama juga menganjurkan untuk mengisi hari ini dengan lebih banyak bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Kenapa sedekah di hari Jum’at? Karena banyak keutamaan melakukan amalan itu di hari yang mulia dibandingkan pada hari-hari biasa. Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan anjuran khusus tentang keutamaan sedekah di hari Jum’at. Berikut haditsnya:

“Dari Jabir bin Abdillah berkata, Rasulullah SAW bersabda saat beliau berada diatas mimbarnya, wahai manusia bertaubatlah kalian kepada Tuhan kalian sebelum kalian mati. Bersegeralah kembali pada-Nya dengan amal-amal saleh, sambunglah hubungan antara Tuhan dan kalian dengan memperbanyak dzikir dan sedekahlah disaat sepi dan ramai, maka kalian akan diganjar, ditolong dan diberi rizki” (HR. Al-Kassi dalam kitab al_Muntakhab min Musnad Abd bin Hamid)

Ibnul Qayyim berkata, “Bersedekah pada hari Jum’at dibandingkan hari-hari lainnya dalam sepekan seperti bersedekah pada bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, “Bersedekah di dalamnya lebih besar pahalanya) daripada bersedekah pada hari lainnya.” (hadits mauquf shahih namun memiliki hukum marfu’).

Sangat disayang hari yang mulia dilewatkan tanpa bersedekah di dalamnya. Berapapun rezeki yang dimiliki usahakan untuk dapat menunaikannya.

Laznas BSMU memiliki program unggulan 10 ribu untuk Sejuta Kebaikan. Jadi tidak perlu memiliki uang banyak untuk dapat membantu orang lain. Adapun programnya meliputi Infaq Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19 dan Infaq Kemanusiaan.

YBSMU Luncurkan Program 10Ribu untuk Sejuta Kebaikan

Jakarta, 21 Oktober 2021. Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) yang merupakan mitra strategis PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan program 10ribu untuk Sejuta Kebaikan pada kuartal 4 2021. Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.  

Direktur Marketing & Communication Yayasan BSMU, Risyad Iskandar berharap program 10ribu untuk Sejuta Kebaikan ini bisa memaksimalkan penghimpunan zakat infaq dan wakaf di Yayasan BSMU. “Program ini sekaligus menjadi sarana literasi dan edukasi masyarakat terkait pentingnya ZISWAF,” kata Risyad , Kamis (21/10).

Delapan program unggulan ini diantaranya Zakat Orang Tua Asuh, Infak Peduli Masjid, Infaq Beras untuk Santri, infaq Bantuan COVID-19; Infaq Kemanusiaan; Wakaf Uang Produktif, Wakaf Ambulance, dan Wakaf Pembangunan Masjid.

Sampai September 2021, realisasi penyaluran zakat, infaq dan dana sosial Yayasan BSMU sebesar Rp48 miliar.

Untuk program Zakat, Yayasan BSMU mempunyai campaign Orang Tua Asuh. Zakat yang terkumpul akan digunakan untuk membantu biaya pendidikan dan pembinaan bagi bagi siswa-siswi binaan melalui program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI).

Selain itu dana zakat yang terkumpul akan digunakan untuk membina dan melatih mahasiswa menjadi wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial melalui  Islamic  Sociopreneur Development  Program (ISDP). Saat ini jumlah penerima manfaat program ISDP adalah sebanyak 130 mahasiswa dari 7 kampus di Indonesia.

Sedangkan untuk Infak total ada empat campaign yaitu Peduli Masjid, Beras untuk Santri, Bantuan COVID-19 dan Infaq Kemanusiaan.  Infaq Peduli Masjid akan digunakan selain pembangunan masjid juga untuk pemeliharaan dan penyediaan fasilitas masjid.  Infaq Peduli Masjid akan digunakan untuk pembangunan, renovasi, dan fasilitas masjid atau musholla yang ada di seluruh Indonesia.

Untuk Infaq Beras untuk Santri, akan digunakan untuk menyediakan beras berkualitas kepada penghafal atau Tahfidz Al Quran di Rumah Tahfidz Quran di Parung Bogor, Cimahi dan  rumah belajar Al Quran di Tangerang. Beras ini berasal dari para petani binaan Desa Berdaya Sejahtera Indonesia (Desa BSI) yang berada di Lampung Tengah.

Ada juga Infaq Bantuan COVID-19 yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Bantuan yang diberikan akan digunakan dalam kegiatan penanganan COVID-19 diantaranya pengadaan alat kesehatan, pembuatan sentra vaksinasi untuk masyarakat umum dan bantuan sembako bagi dhuafa yang terdampak.

Untuk Infaq Kemanusiaan akan digunakan untuk pengadaan bantuan medis dan pangan yang menjadi kebutuhan primer para penyintas bencana. Bantuan medis dan pangan menjadi kebutuhan primer para penyintas bencana.

Terkait program Wakaf ada Wakaf Uang Produktif, Wakaf Ambulance, dan Wakaf Pembangunan Masjid. Wakaf Uang Produktif akan digunakan untuk pengoptimalan  perekonomian desa melalui Pertanian Kopi dan Desa Berdaya Sejahtera Indonesia (Desa BSI) yang  ada di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Wakaf Ambulance digunakan untuk pengadaan ambulance dan ditujukan untuk bantuan kebencanaan, layanan kesehatan, dan pelayanan pemulasaraan jenazah bagi masyarakat umum. Sedangkan Wakaf Pembangunan Masjid, digunakan untuk mensukseskan pembangunan masjid-masjid yang juga berkolaborasi dengan BSI.

 

Antisipasi Musim Hujan, Laznas BSMU Siap Berkolaborasi dengan Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, 13 Oktober 2021. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI dalam upaya antisipasi musim hujan di Jakarta.

Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di upacara Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan, di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi (13/10).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya kesiapsiagaan pemerintah dalam rangka menghadapi musim hujan. Dalam acara ini, hadir BPBD DKI, TNI, Kepolisian, Volunteer, Damkar, Pasukan Oranye, Lembaga Tanggap Bencana dan perwakilan tim BSMU Care Group serta Disaster Care Laznas BSMU.

BSMU Care Group Manager Laznas BSMU, Dedi Setiawan berharap kehadiran lembaganya di acara Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan bisa memberi kemaslahatan lebih luas dan komprehensif. “Dengan kolaborasi lembaga bersama BPBD DKI harapannya dapat memperkuat fungsi sosial dari stakeholder utama kami yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk,” kata Dedi Setiawan.

Dalam acara ini, Laznas BSMU melalui BSMU Care ikut berpartisipasi dalam penanggulangan kebencanaan di Indonesia. Selain itu peran lainnya adalah sebagai mitra yang ikut serta dalam respon kebencanaan wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya menyampaikan penanggulangan bencana tidak bisa diselesaikan sendirian tapi harus bersama sama. “Seperti penanggulangan COVID-19 yang sudah dikerjakan secara bersama sama, semua harus bertanggung jawab menyiapkan skenario menggalang kekuatan,” kata Anies.

Gubernur Anies dalam amanatnya berharap untuk menghadapi musim hujan masyarakat dapat menggalang kekuatan dengan segala unsur yang dibutuhkan, baik unsur instansi pemerintah, jajaran masyarakat dan lembaga tanggap bencana.

Kolaborasi dengan beberapa stakeholder terkait ini merupakan upaya Laznas BSMU untuk mensukseskan program unggulan di tahun ini yaitu 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan.

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.

Simak Peristiwa Penting Yang Terjadi Bulan Rabiul Awal

Bulan Rabi’ul Awal disebut juga dengan bulan Maulid karena bertepatan dengan kelahiran nabi besar Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam.  Makna ar-Rabi’ mempunyai arti musim dimana tumbuhan mulai menghijau, memunculkan bunga atau musim semi.

Ada sejumlah peristiwa penting yang pernah terjadi pada bulan Rabiul Awal, diantaranya:

  1. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Rasulullah SAW dilahirkan di bulan Rabiul Awal. Tanggal kelahiran Rasulullah SAW ada banyak versi. Ada yang menyebut bahwa Rasulullah SAW lahir pada tanggal 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal dan 17 Rabiul Awal. Namun menurut hadits riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas, Rasulullah dilahirkan pada malam yang tenang :

“Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabiul Awal, Tahun Gajah.” (Imam Ibnu Hisyam, juz 1 hlm 183)

  1. Wafatnya Rasulullah SAW

Peristiwa penting yang kedua adalah bulan Rabiul Awal merupakan bulan wafatnya Rasulullah SAW. Para ulama sejarah bersepakat bahwa Rasulullah SAW wafat pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, tahun 11 Hijriah 8 Juni 632 M.

  1. Hijrahnya Kaum Muslimin

Di bulan Rabiul Awal ini peristiwa penting lainnya adalah hijrah pertama kaum muslimin ke Abisinia atau Habasyah. Rasulullah juga melaksanakan hijrah pada bulan ini.

  1. Rasulullah SAW membangun Masjid Quba

Dalam hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ke Madinah, namun ketika sedang perjalanan dan belum sampai ke Madinah, Rasulullah sempat singgah di daerah Quba, pada hari Senin 12 Rabiul Awal.

Di Quba, Rasulullah SAW tinggal di rumah keluarga Amr bin Auf selama empat hari. Dan di sanalah Rasulullah SAW membangun masjid pertama yaitu masjid Quba.

  1. Menunaikan salat Jumat pertama kali

Setelah empat hari singgah di rumah Amr bin Auf, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Ditengah perjalanan Rasulullah SAW mendapatkan wahyu untuk mengerjakan sholat Jumat.

Maka, Rasulullah SAW melakukan salat jumat bersama para sahabat, lalu berkhutbah. Dan inilah salat jumat pertama kalinya dimulai.

Setelah mengetahui banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Rabiul Awal, kita juga bisa mengisinya bulan agung ini dengan mengalirkan sejuta kebaikan. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki berbagai program untuk berbagi kebaikan. Mulai dari Orangtua Asuh, wakaf Uang, Wakaf ambulance, Wakaf Masjid Bakauheni, Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan.

 

Kunci Sedekah Agar Pahala Makin Berlimpah

Sedekah adalah amal yang melahirkan banyak buah kebaikan. Bersedekah membuat manusia semakin dekat kepada Allah SWT dan merupakan cerminan syukur terhadap apa yang telah diberikan.

Ibadah ini juga bisa menghapus dosa yang pernah dilakukan. Sehingga sangat disayangkan jika ada yang melewati hari tanpa bersedekah. Dengan bersedekah ada beberapa benefit yang akan didapat salah satunya adalah dimudahkan urusan dan balasan pahala yang berlipat ganda.

Hal ini sesuai dengan firman Firman Allah dalam Surat At-Thalaq Ayat 7, “Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.”

Firman Allah tersebut mengajarkan kepada manusia agar tidak perlu khawatir untuk meng infaq/sedekah-kan rezeki walaupun dalam kondisi kesempitan.

BACA : Belajar Sedekah Dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Syurga

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, dalam mengamalkan sedekah harus melaksanakan adab-adabnya. Adapun adab-adabnya, dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam risalah berjudul Al-Adab Fid Din dalam Majmu’ah rasail Al-Imam Al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah at-Taufiqiyyah) Hal. 438, sebagai berikut:

“Adab orang yang bersedekah, yakni hendaknya memberikan sedekah sebelum diminta, tidak diketahui orang (lain) ketika memberikan, menjaga kerahasiaan setelah memberikan, bersikap ramah terhadap orang yang memintanya, tidak menjawab dengan penolakan, hendaknya menjawab dengan suara lirih ketika menolak, menghindari sikap bakhil, memberikan apa yang diminta atau menolaknya dengan penolakan yang baik, jika iblis la’natullah menghalanginya dengan membisikkan bahwa sesungguhnya si peminta tidak berhak menerima, maka hendaknya ia tidak menarik kembali apa yang telah diberikan Allah sebagai nikmat sedang peminta itu berhak atasnya”.

Setelah mengetahui adabnya, apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sedekah yang dilakukan nilainya menjadi semakin berlipat ganda dari sebelumnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bersedekah yaitu:

  1. Niatkan bersedekah hanya untuk mengagungkan Allah
  2. Pastikan harta yang kita sedekahkan itu adalah harta yang halal, tidak bersumber dari penghasilan yang haram, seperti menipu, berjudi dan merampas hak orang lain.
  3. Gembirakan orang-orang yang berjasa dengan sedekah yang dilakukan. Orangtua dalam hal itu adalah orang yang sangat berjasa atas semua kesuksesan yang telah diraih, maka selayaknya mereka menjadi orang pertama yang harus berbahagia dengan jerih payah yang telah didapatkan. Kemudian kepada guru-guru yang telah mengajarkan ilmu, sehingga kita saat ini menjadi pintar dengan perantaranya.
  4. Selesaikan permasalahan orang yang sedang kesulitan, seperti orang miskin, yatim piatu, janda, orang yang sedang menuntut ilmu, musafir dan lain sebagainya.

BACA : Cara Bersedekah Yang Baik

Banyak keuntungan yang akan didapatkan jika kita menyalurkan sedekah melalui lembaga ZISWAF. Walaupun dana yang kita berikan jumlahnya tidak banyak, namun dengan dikumpulkan akan memiliki efek yang besar.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) merupakan lembaga ZISWAF yang memiliki banyak program yang bertujuan untuk merubah mustahik (orang tidak mampu) menjadi muzakki (orang yang berzakat). Mulai dari program ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kebencanaan. Beberapa program unggulan adalah untuk zakat ada orang tua, untuk infaq ada Beras untuk santri, bantuan covid, peduli masjid, infaq kemanusiaan dan untuk wakaf ada wakaf uang, wakaf ambulance, dan wakaf Bakauheni.

Karakter Jiwa yang Sehat, Berdasarkan Perspektif Islam

Sebentar lagi kita akan akan memperingati hari kesehatan jiwa yang jatuh pada tanggal 10 Oktober. Peringatan ini diadakan pertama kali pada tahun 1992 atas prakarsa World Federation for Mental Health (WFMH), sebuah organisasi global kesehatan jiwa dengan anggota lebih dari 150 negara. Peringatan ini bertujuan agar masyarakat dunia menaruh perhatian lebih terhadap masalah kesehatan jiwa dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Kesehatan jiwa memiliki peranan penting dalam menghadapi kehidupan. Dengan jiwa yang sehat akan banyak kontribusi positif yang dapat dilakukan. Selain itu kejiwaan yang sehat juga akan mempengaruhi kesehatan fisik, menjadikan aktivitas fisik tidak terhalang oleh permasalahan yang membebani jiwa.

Menurut Undang-undang No 3 Tahun 1966 yang dimaksud dengan “Kesehatan Jiwa” adalah keadaan jiwa yang sehat menurut ilmu kedokteran sebagai unsur kesehatan, yang dalam penjelasannya disebutkan sebagai berikut:

“Kesehatan Jiwa adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain”. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi) dan memperhatikan semua segi-segi dalam kehidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain.

Islam sudah sejak lama mengajarkan umatnya selalu seimbang dalam menjalani kehidupan.Jiwa yang sehat akan melahirkan ketenangan dan selalu bertindak dengan pikiran yang jernih. Ketenangan jiwa dalam islam tercermin salah satunya adalah dengan khusyu dalam sholat, hal ini merupakan latihan jiwa menuju ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah QS Ar Ra’ad 13:28) yang artinya “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”

Diambil dari tulisan Purmansyah Ariadi yang berjudul ‘Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam’, karakter jiwa yang sehat adalah:

1.Aspek Fisik

 – Perkembangan yang normal

 – Berfungsi dalam melakukan tugas-tugasnya

 – Sehat, tidak sakit-sakitan

2.Aspek Psikis

 – Respek terhadap diri sendiri dan orang lain

 – memiliki insight dan rasa humor

 – Memiliki respon emosional yang wajar

 – Mampu berpikir realistik dan objektif

 – Terhindar dari gangguan-gangguan psikologis

 – Bersifat kreatif dan inovatif

 – Bersifat terbuka dan flexibel, tidak defensif

 – Memiliki perasaan bebas memilih, menyatakan pendapat, dan bertindak

3.Aspek Sosial

 – Memiliki perasaan empati dan kasih sayang (affection) terhadap orang lain, serta senang memberikan pertolongan kepada orang-orang yang memerlukan pertolongan (sikap alturis)

 – mampu berhubungan dengan orang lain secara sehat, penuh cinta kasih dan persahabatan

– Bersifat toleran dan mau menerima tanpa memandang kelas sosial, tingkat pendidikan politik, agama, suku, ras dan warna kulit.

4.Aspek Moral Religius

 – Beriman kepada Allah dan taat mengamalkan ajaran-Nya

 – Jujur, amanah (tanggung jawab) dan ikhlas dalam beramal

Dengan mengetahui karakteristik/ciri jiwa yang sehat, kita dapat sedini mungkin mendeteksi kondisi kesehatan jiwa. Berbuat baik kepada orang lain bisa menjadi sarana untuk memperbaiki jiwa/mental yang sedang sakit.

Menunaikan ZISWAF merupakan salah satu cara Allah untuk menjadikan umat islam untuk selalu dalam keadaan sehat sehingga dapat terus beramal dengan yang terbaik. Menyalurkan dana sedekah kepada yang membutuhkan akan menimbulkan perasaan bahagia bagi pemberi dan penerima.

Belajar Sedekah dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga

Jakarta – Harta kita adalah sebagian milik orang lain. Itu merupakan kalimat yang mungkin sering kita dengar di kehidupan. Dalam islam kita dianjutkan untuk bersikap saling bantu antar sesama dengan cara menyebarkan harta, baik dalam bentuk pemberian maupun dalam bentuk perdagangan serta tidak memendam harta untuk dijadikan miliknya sendiri.  

Syekh Kulaini dalam kitabnya, Al Kafi meriwayatkan hadits dari Imam Ja’far Shadiq, “Obati penyakitmu dengan sedekah, dan hilangkan kesulitan kesulitan dan musibah dengan sedekah. Sedekah membuang tujuh puluh setan dari apa yang ada dalam janggut seseorang, dan sedekah akan lebih dulu sampai ke tangan Allah SWT sebelum sampai ke tangan orang yang membutuhkan.” 

Dalam realitas kehidupan, tidak sedikit manusia lupa bahwa hartanya merupakan amanah Allah serta terdapat hak orang lain dalam harta tersebut. 

Ingin menjadi orang yang senantiasa beruntung? 

Dilansir dari finance.detik.com ada kisah luar biasa di zaman nabi terkait dengan keajaiban sedekah. Dalam buku ‘Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga’ karya Ahmed Al Ali, dikisahkan dari Mullah Fatih Ali bahwa seorang kawan dekatnya, laki-laki mengaku memiliki sejumlah lahan pertanian. Namun, selama setahun perekonomian di daerahnya memburuk sehingga banyak orang menderita akibat kelaparan. Akhirnya, laki-laki itu memutuskan untuk memberikan hasil panen dari salah satu ladang pertaniannya untuk orang-orang miskin. 

Ia pun pergi ke masjid dan mengumumkan kepada semua orang bahwa mereka boleh memanfaatkan tanah ladangnya, dan mengambil semua hasil panennya sesuai kebutuhan.Orang-orang pun berbondong-bondong pergi ke ladang milik sang Laki-laki dan menggarap dalam jumlah besar. Pemilik lahan tersebut cukup sibuk dengan pekerjaanya sehingga tidak pernah memperhatikan ladang pertaniannya. 

Setelah ia memanen semua lahan pertaniannya, ia teringat akan ladang yang diberikan untuk sedekah itu. Segera ia memerintah orang untuk mengumpulkan semua batang kering, tumbuhan, dan bulir-bulir yang masih tersisa. Menakjubkannya, para pegawai melihat bahwa masih ada banyak hasil panen yang tersisa. Mereka juga mendapati hasil panen melebihi hasil panen tanah pertanian yang lain. 

Terlebih lagi, umumnya tanah pertanian yang telah dipanen harusnya dibiarkan terlebih dahulu tanpa ditanami apapun selama setahun agar tanah kembali normal. Selain itu, tanah bisa memiliki mineral-mineral yang hilang.  

Kisah diatas menunjukkan bahwa orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui. Salah satu cara kita untuk memperoleh rezeki adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak bersyukur dan berdzikir. Selain itu sedekah bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu menyelesaikan permasalahan. 

Lembaga Amil Zakat Nasional seperti Bangun Sejahtera Mitra umat (BSMU) bisa menjadi salah satu tempat berinfaq/sedekah. Karena dalam penyaluran dana-dana yang terkumpul sesuai dengan asnaf penerimanya, sehingga sedekah yang disalurkan dapat tepat sasaran.  

Simak, Ini Keutamaan Sedekah Menurut Al-Quran dan Hadist

Sedekah adalah amal yang bisa dilakukan oleh siapa saja, miskin ataupun kaya. Sedekah bisa berbentuk apa saja baik perbuatan maupun dalam bentuk harta. Jika sedekah yang berbentuk harta sering disebut dengan infaq.

Sedekah ada 3 macam yaitu sedekah sunnah, sedekah wajib atau yang biasa disebut zakat dan sedekah yang utama atau wakaf. Dalam beramal Allah akan melihat dari niat bukan dari jumlahnya. Hal ini sesuai dengan Quran surat Al Talaq ayat 7.

Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.”

Baca : Cara Bersedekah Yang Baik

Dilansir dari berbagai sumber disebutkan ada 3 jenis sedekah yang paling utama.

  1. Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah adalah sedekah yang diniatkan untuk kebaikan. Sedekah ini memiliki dampak tidak hanya didunia saja namun juga sampai ke akhirat. Sedekah jariyah lebih dikenal dengan wakaf. Misalnya sedekah dalam pembangunan masjid, saluran air, dan sebagainya.

Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Muslim, “Rasulullah bersabda, Jika seorang anak Adam meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga hal, sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak (sholeh) yang mendoakan orangtuanya.”

  1. Sedekah yang Sembunyi-sembunyi

Dalam bersedekah, kita dianjurkan untuk tidak pamer (riya), untuk menjaga kerahasiaannya bahkan dianjurkan agar tangan yang memberi tidak diketahui oleh tangan yang lain.

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 262 Allah berfirman, “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudia mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti perasaan (si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Allah.”

Selain itu, Allah juga menegaskan firman-Nya dalam Al-Baqarah Ayat 264 bagi orang yang memamerkan amalan sedekahnya. Allah berfirman, ” Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan (si penerima).”

Baca juga : Perbedaan Zakat dan Sedekah

  1. Sedekah Kepada Kerabat

Sanak kerabat memiliki hak terhadap harta yang kita miliki, sehingga bersedekah kepada mereka juga merupakan sebuah keutamaan. Namun, jika ada orang sholeh yang juga membutuhkan bantuan layak untuk dibantu karena harta kita bisa menjadi lebih berkah bila di tangannya.

Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Bersedekah kepada orang miskin adalah satu sedekah dan kepada kerabat ada dua (kebaikan), sedekah, dan silaturrahim.

Masyarakat kita masih lebih banyak bersedekah dengan orang yang terdekat, tidak mengumpulkan melalui lembaga zakat yang terpercaya. Hal ini tentu baik saja,  tetapi lebih menjadi berkah harta jika dikumpulkan karena sedekah yang dikumpulkan bisa menjadi banyak sehingga kebermanfaatannya bisa lebih terasa. Sedekah yang diberikan tidak hanya habis dalam sekali makan, tapi manfaatnya bertubi-tubi yang akan dirasakan oleh masyarakat.

7 Manfaat Penting Bersyukur Yang Jarang Orang Tahu

Bersyukur sangat banyak memberi manfaat dalam kehidupan. Seorang psikolog, Aliffia Ananta memaparkan bahwa bersyukur akan membuat kita sangat dekat dengan kehidupan seseorang. Agama islam selalu menganjuran umatnya untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan.

Dalam kehidupan, ada banyak hal yang bisa kita syukuri, antara lain adalah rumah sebagai tempat tinggal, teman yang dimiliki, makanan yang dimakan, kesehatan, pekerjaan, bisa bertemu orang lain, dapat menghirup udara dengan bebas dan lain sebagainya bisa kita syukuri.

Berikut ini ada 7 manfaat bersyukur untuk meningkatkan kesehatan tubuh yang jarang diketahui orang, dilansir dari merdeka.com.

Terdapat manfaat yang sangat luar biasa apabila kita dapt menjadi manusia yang selalu bersyukur atas pemberian dan nikmat yang diberikan oleh Allah. Tidak hanya berefek terhadap kesehatan mental, bersyukur juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya:

  1. Meningkatkan Interaksi Sosial

Manfaat bersyukur yang pertama adalah dapat tingkatkan interaksi sosial Anda. Sebuah studi yang dipublikasikan Emotion mengatakan bahwa ucapan terima kasih dengan sikap yang baik serta menunjukkan apresiasi dapat membantu Anda mendapatkan teman baru. Kehidupan interaksi sosial yang meningkat akan berakibat positif untul tubuh.

  1. Meningkatkan Kesehatan fisik

Manfaat bersyukur yang selanjutnya adalah dapat bantu meningkatkan kesehatan fisik. Studi tahun 2012 yang dipublikasikan dalam Personality and Individual differences menunjukkan bahwa seseorang dengan rasa bersyukur mengalami sakit lebih sedikit dibandingkan dengan yang tidak.

  1. Meningkatkan Kesehatan Psikologis

Manfaat bersyukur yang selanjutnya adalah dapat bantu meningkatkan kesehatan psikologis. Rasa bersyukur menghilangkan beberapa emosi buruk dari iri dan marah hingga frustasi dan penyesalan. Rasa beryukur juga dapat meningkatkan kebahagian dan menurunkan depresi secara efektif.

  1. Meningkatkan Empati dan Penurunan Agresi

Manfaat bersyukur yang selanjutnya adalah dapat bantu tingkatkan empati dan penurunan agresi. Studi dari Universitas Kentucky pada tahun 2012 mengatakan bahwa orang dengan rasa bersyukur biasanya akan memiliki perilaku sosial yang baik. Bahkan, ketika mendapatkan timbal balik perilaku tidak baik dari orang lain.

  1. Bantu Tidur Lebih Nyenyak

Manfaat selalu bersyukur yang selanjutnya adalah dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Mulailah untuk menuliskan rasa beryukur dalam jurnal, maka akan dapat meningkatkan kualitas tidur.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Manfaat bersyukur untuk kesehatan tubuh yang selanjutnya adalah dapat bantu tingkatkan rasa percaya diri. Studi yang ada dalam Journal of Applied Sport Psychology tahun 2014 menemukan bahwa rasa bersyukur meningkatkan kepercayaan diri para atlit yang merupakan komponen penting untuk performa yang baik.

  1. Meningkatkan Kekuatan Mental

Manfaat bersyukur untuk tingkatkan kesehatan tubuh yang berikutnya adalah dapat bantu tingkatkan kekuatan mental. Studi yang pernah dilakukan pada tahun 2006 dalam Behavior Research and Therapy menemukan bahwa veteran perang Vietnam dengan tingkat rasa beryukur yang tinggi memiliki kemungkinan mengalami gangguan stress paska trauma lebih kecil.

Setiap orang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk menerapkan rasa bersyukur. Bersyukur dapat diterapkan dalam hati, lisan dan juga perbuatan. Melalui hati yaitu dengan merasa cukup dengan apa yang dimiliki. Lisan yang bersyukur adalah senantiasa berdzikir dengan mengingat Allah. Melalui perbuatan, bersyukur adalah melakukan kebaikan-kebaikan salah satunya dengan memberikan sebagain harta kepada orang yang membutuhkan.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search