sampah plastik

Peduli Lingkungan untuk Hidup Lebih Sehat

Berdasarkan studi National Plastic Action Partnership tahun 2020, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik terbesar urutan ke-2 di dunia, dengan volume sampah plastik sebesar 6,8 juta ton per tahun.

Selain itu juga, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia menyebutkan bahwa sebanyak 72% masyarakat Indonesia masih tidak peduli akan pengelolaan sampah plastik yang dihasilkan. 

Keprihatinan ini membuat Bank Syariah Indonesia bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) mengadakan Launching Program Plasticpay, “Small Movement For Green Economy”, Jumat (9/7). Acara diselenggarakan dalam rangka Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Juli.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bapak Novrizal Tahar, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia, Bapak Arief Rosyid Hasan, Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia, Bapak Ngatari, Chief Executive Officer Plasticpay, Bapak Suhendra Setiadi dan jajaran karyawan BSI.

Ngatari menyatakan dalam sambutannya, “Dalam rangka meningkatkan awareness segenap pegawai dan nasabah BSI mengenai betapa pentingnya lingkungan hidup, kami mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah sampah dan implementasi kegiatan perilaku peduli lingkungan melalui program plasticpay BSI dengan mengubah sampah botol plastic yang merusak lingkungan menjadi bermanfaat”.

Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Novrizal Tahar menyatakan apresiasi dan ucapan selamat atas launching program plasticpay Bank Syariah Indonesia.

“Tentu ini sangat membanggakan dan membahagiakan bagi pemerintah, terutama karena masuknya lembaga keuangan dalam ekosistem pengelolaan sampah dan banyaknya muncul social enterpreneur yang memudahkan masyarakat untuk mengelola sampah. Semoga program ini dapat turut memecahkan persoalan sampah di Indonesia,” tutur Novrizal.

Mesin daur ulang sampah plastik tersebut pada tahap pertama ditempatkan di Gedung BSI Wisma Mandiri 1 Jakarta dan selanjutnya mesin tersebut juga akan ditempatkan di area umum di Jabodetabek dengan menggandeng Plasticpay untuk mengedukasi daur ulang sampah plastik.

Scroll to top