Pandemi

Potensi ZIS Dimasa Pandemi

Jakarta – Pada 8 April 2021 telah diadakan diskusi menarik mengenai potensi ZIS dimasa pandemi, serta strategi dalam pemanfaatan donasi melalu digital. Diskusi ini  disiarkan langsung  di radio Smart FM dalam program Smart Branding, pukul 07.00. Bersama Risyad Iskandar selaku Direktur Marketing & Network Laznas BSMU, Yuswohady selaku Managing Partner Inventure dan sebagai hostnya adalah Daryl Adam.

Dalam diskusi ini menyebutkan tentang WHO mengatakan bahwa pandemi corona saat ini sudah berubah menjadi endemi. Otomatis banyak yang berubah termasuk strategi Branding dan Comunication, saat ini yang paling ampuh dimasa pandemi bukan lagi hardselling tetapi yang menyentuh sisi emosi, empati dan kepedulian terhadap konsumen.

Dalam diskusi juga membahas potensi yang sangat luar biasa yang dapat dimanfaatkan ZIS dimasa pandemi. Saat ini banyak orang yang susah, sulit dan meninggal, implikasi dari krisis kesehatan yang berlanjut pada krisis ekonomi. Banyak usaha yang gulung tikar, bahkan sebanyak 80% UKM dikabarkan telah tutup. Ketika banyak orang yang mengalami kesusahan ekonomi, ada harapan untuk bangkit karena tradisi bangsa Indonesia yang terkenal suka gotong royong, suka membantu orang yang sedang kesulitan dapat menjadi solusi tersebut.

Dalam prediksinya Yuswohadi mengatakan 4 perubahan consumer besar dari masa pandemi salah satunya adalah kita menuju emphatic society. Kaitannya dengan ziswaf adalah dimasa pandemi banyak orang yang menjadi rajin untuk memberi dan berderma  membantu saudaranya yang sedang mengalami kesulitan.

Risyad Iskandar mengatakan bahwa untuk menjawab tantangan ini, Laznas BSMU sebagai lembaga philantrophy korporasi harus mampu menangkap momentum dengan berbagai inovasinya, salah satunya memanfaatkan dunia digital serta tidak harus selalu melakukan  ‘hardselling’. Pandemi memberikan banyak pelajaran salah satunya dalam hal penyaluran yang dapat  bekerjasama dengan philantrophy yang lain untuk menebarkan kemashlahatan, misalnya, menggunakan channel digital (contohnya jadiberkah.id) dalam menyampaikan pesan-pesannya. Bersambung page 2 ..

Pages: 1 2

QURBAN FROM HOME, TETAP PEDULI DIMASA PANDEMI

BSM Umat – Semoga Allah selalu memberikan kesehatan, rahmat dan hidayah untuk senantiasa bersyukur terhadap rizki yang telah didapat. Idul Adha sebentar lagi, bagi yang mampu disunnahkan untuk berQurban sebagai bukti ketaqwaan kepada Allah SWT.

Laznas BSM Umat kembali mengadakan program  “QURBANMAZING 2020/1441H” dengan tema “Qurban From Home, Tetap Peduli di masa Pandemi”. Penyaluran Hewan kurban akan didistribusikan ke 9 wilayah di Indonesia dengan penerima masyarakat dhuafa dan orang terdampak Covid-19.  Hewan qurban dibeli dari peternak binaan Laznas BSM Umat dan Mandiri Syariah.

Adapun Daftar Harga QurbanMazing, sbb :
1. Qurban Ekonomis Rp 2.100.000 (Domba/Kambing 25kg-29kg)
2. Qurban Premium Rp 2.550.000 (Domba/Kambing 30kg-35kg)
3. Qurban Sapi Rp 14.500.000 (Sapi 250-300kg) khusus penyaluran Indonesia Timur
4. Qurban Palestina Rp 38.500.000 (Sapi 1 ekor >300kg)
5. Qurban Patungan Rp 2.100.007 (Sapi 1/7 250-300kg)

Idul Adha dapat menjadi momentum kebangkitan perekonomian warga yang saat ini sedang krisis akibat Pandemi Covid-19.
Kemudahan pembayaran yang ditawarkan oleh Laznas BSM Umat dengan menggunakan 3 metode pembayaran online, yaitu :
1. Mandiri Syariah Mobile ▶️ Pembelian Hewan Qurban ▶️ Laznas BSM Umat
2. Scan QRIS via ▶️ OVO, Go-Pay dan LinkAja (bebas biaya, bisa dari mana aja!)
3. Transfer ke Rekening BSM (kode 451) 700 136 1036 a.n Yayasan BSMU – Qurban

Sehingga walaupun di rumah saja tetap bisa berqurban tanpa ketakutan lagi karena COVID19.

Scroll to top