laporan

Penyaluran Program Ramadan Hebat hari ke-14

Indonesia kini sedang terpuruk, pandemi menyebabkan banyak pekerja yang dirumahkan. Mereka saat ini sedang berjuang untuk sekedar bertahan hidup. Mereka inilah yang harus segera mendapatkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan hidup primernya agar tercipta keadilan.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat bersama Bank Syariah Indonesia melaksanakan serangkaian program Ramadan Hebat 1442H. Adapun programnya yaitu paket berbuka puasa dan sahur, paket sembako, paket santunan yatim dan dhuafa, wakaf qur’an braille dan  layanan zakat dan fidyah.

Sasaran dari program ini adalah para buruh harian lepas, orang yang terkena PHK, guru ngaji/i, guru honorer, panti asuhan, panti jompo, dan juga pondok pesantren yang sangat membutuhkan bantuan karena berkurangnya pendapatan mereka.

Hingga tanggal 14 Ramadan 1442 H/2021 telah disalurkan bantuan paket sahur 30.100, 200 paket santunan yatim dhuafa, dan 200 paket sembako. Titik salurnya meliputi wilayah Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, dan Makasar.⁠

Rizqi Okto Priansyah menyampaikan terima kasih kepada nasabah Bank Syariah Indonesia dan para donatur Laznas BSMU yang telah menyalurkan dana ZISWAF. Bantuan ini sangat berharga sekali bagi mereka. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak/ibu”.

Ramadan hebat masih bersama kita, masih ada kesempatan untuk berbuat baik. Membayar ZISWAF di Laznas BSMU sangat muda dengan menggunakan kanal digital seperti QRIS, BSI Mobile, Transfer dan Jadiberkah.

Laporan Kegiatan Penyaluran Kupon CWLS SWR001

Program penangkaran benih padi yang dilaksanakan oleh kelompok Tani Gapsera Sejahtera Mandiri merupakan program usaha tani yang telah dilaksanakan sejak tahun 2019 dengan melibatkan petani yang belum menerima manfaat program desa Berdaya Sejahtera Mandiri. Usaha tani penangkaran benih padi setempat tidak dilaksanakan satu musim tanam di tahun 2020 dikarenakan adanya keterbatasan.

Saat ini kelompok Tani Gapsera Sejahtera Mandiri telah melaksanakan musim tanam pertama untuk penangkaran benih padi dengan melibatkan 8 petani dengan luasan areal penangkaran mencapai 5 Ha yang berada di kampung Rejo Asri Kec. Seputih  Raman Kabupaten Lampung Tengah. Petani penerima manfaat menanam tiga jenis varietas diantaranya Nutrizinc, Ciherang dan Sintanur.

Pelaksanaan penyaluran program terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :

  1. Pencarian calon petani penangkar
  2. Pendataan administrasi calon penangkar
  3. Penyaluran melalui mekanisme perjanjian komitmen
  4. Pendampingan pelaksanaan program
  5. Evaluasi pelaksanaan program

Agar program ini dapat lebih berkembang maka diadakan kerja sama dengan  Balai Besar pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BB-PPMB TPH) – Depok Jawa Barat sebagai mitra pengadaan benih sumber dengan mekanisme revolving program. Mitra kerja berikutnya adalah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura bidang BPSBTPH sebagai mitra pengawasan legalitas produksi benih.

Mekanisme Pemberian Modal Usaha

Setiap petani penangkar mendapatkan pinjaman modal untuk usaha tani budidaya penangkaran senilai Rp 500.000 per 0,5 Ha atau setara Rp 2.000.000 per Hektar. Pinjaman yang diberikan kepada petani akan dikembalikan lagi ke kelompok setelah petani penangkar selesai melaksanakan panen calon benih. Kelompok tani juga memberikan keringanan untuk petani yang mengalami gagal panen untuk dapat mengembalikan sesuai waktu yang diinginkan oleh petani. Modal yang diberikan kepada petani berupa pinjaman dikarenakan modal itu akan tetap dan dapat diberikan untuk penanaman penangkaran dimusim selanjutnya.

Kelebihan Pendapatan Penerima Program

Petani yang menerima program akan mendapatkan kelebihan dari penjualan calon benih padi per setiap kilogramnya senilai Rp200. Acuan harga dasar merujuk dari para tengkulak gabah. Contoh : Pembelian gabah dari para petani penangkar, apabila petani mendapatkan hasil panen mencapai 5 ton calon benih padi, dan tengkulak membeli harga gabah pada umumnya senilai Rp5.000 maka Kelompok Tani Gapsera Sejahtera Mandiri akan membeli calon benih dari petani penerima program senilai Rp5.200 yang apabila petani hanya menanam padi seperti biasanya mereka akan mendapatkan hasil senilai Rp25.000.000 dan ketika para petani mengikuti program penangkaran mereka akan mendapatkan omzet senilai Rp26.000.000 setiap musim tanam. Omzet petani akan dapat meningkat Rp1.000.000 per musim dari hasil penjualan.

Daftar Penerima Manfaat Penyaluran Kupon CWLS Seri SWR001.

Lokasi penangkaran terletak di Kampung Rama Kelandungan, Kec. Seputih Raman Kab. Lampung Tengah Provisi Lampung dengan luas tanah 5 Ha. Varietas padi yang ditanan jenis Ciherang, Inpari Nutrizinc dan Sentanur dengan penerima manfaat sebanyak 8 orang. Adapun nama-nama penerima manfaat, yaitu :

  1. Winarto 0.75 Ha jenis padi Sintanur, Ciherang
  2. Suyadi 0.25 Ha jenis padi Inpari Nutrizinc
  3. Muhammad Yusuf 0.625 Ha jenis padi Ciherang
  4. Edi Gunawan 0.75 Ha jenis padi Ciherang
  5. Supriyadi 0.875 Ha jenis padi Ciherang
  6. Hendri 0.25 Ha jenis padi Ciherang
  7. Suyadi 1 Ha jenis padi Ciherang
  8. Supriyanto 0.5 Ha jenis padi Ciherang

Ketika mulai meningkatkan hasil beras dari pedesaan, berarti kita telah mewujudkan ketahanan pangan untuk Indonesia.

Laporan Penyaluran Warteg Mobile

Laznas BSMU membuat program Warteg Mobile sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemi. Sejak Januari – Februari 2021 telah terhimpun dana sejumlah Rp 427.687.917 . Dari dana tersebut didistribusikan selama 3 bulan dengan total 18.800 paket  yang tersebar di area Jabodetabek.

Adapun perinciannya sebagai berikut:

Januari 10.000 paket

Februari 7.800 paket

Maret 1.000 paket

Warteg Mobile berkonsep menyalurkan makanan siap saji langsung kepada penerima manfaat di daerah kumis (kumuh dan miskin) serta orang yang terdampak akibat covid-19 dan bencana. Program yang melibatkan Ibu-ibu UMKM dalam penyediaannya, diharapkan dapat menjadi solusi untuk kebelangsungan hidup masyarakat.

Untuk mengikuti program ini dapat juga melalui http://bit.ly/NasiBerkahWartegMobile

Penyaluran Wakaf Qur’an

BSM Umat – Laznas BSM Umat melalui Divisi didik Umat melakukan penyaluran 10.000 wakaf al quran yang telah diamanahkan para donatur ke tempat-tempat yang membutuhkan. Daerah yang mendapatkan wakaf tersebut terdiri dari lembaga pendidikan, pesantren dan masjid yang membutuhkan.

Hampir 40% dari al quran disalurkan ke wil. BSM Denpasar dan sebagian lagi ke daerah yang  lain.

Dalam melakukan penyaluran Al quran BSM Umat selalu memastikan penerima wakaf al quran memiliki guru pengajaran al quran dan ilmu keislaman sehingga tujuan penyaluran Al quran untuk menambah keilmuan tentang islam dapat tersampaikan dengan baik.

Laznas BSM Umat mendapatkan informasi bahwa banyak daerah penerima manfaat memiliki al quran dalam kondisi rusak dan tidak memiliki al quran terjemah.

Daerah penyaluran al quran saat ini yaitu : Denpasar Bali, Trenggalek, Lampung, Banyumas, Cilacap, Cirebon, Pekalongan, Jabodetabek dan Kalimantan. Daerah yang segera menyusul adalah Kalimantan Utara di desa sahabat mengaji.

Diharapkan dengan menyebarkan alquran bisa lebih mendekatkan umat Islam kepada pedoman hidupnya yaitu al qur’an.

Scroll to top