kisah abdrrahman bin auf

Meneladani Kesuksesan Bisnis Abdurrahman bin Auf

Menjadi orang kaya adalah impian banyak orang tapi tahapan menuju ke sana penuh dengan perjuangan. Salah satu sahabat nabi yang terkenal kekayaannya adalah Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisahnya mengenai mengelola bisnis sehingga menjadi sukses. Berdasarkan hal tersebut Laznas BSMU pada Jum’at 25 Juni 2021 mengadakan pembinaan untuk awardee ISDP UNAIR dan UNAND.

Dengan mengangkat tema  kisah Sahabat Rasulullah “Abdurarahman bin Auf” ini diharapkan dapat meneladani sepak terjangnya. Kajian kali ini masih dilaksanakan secara online dengan dihadiri oleh 38 awarde ISDP. Pembinaan kali ini merupakan bentuk coaching one on one kepada awardee ISDP. Dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan 07.00 WIB.

Pembicara yang mengisi acara kali ini adalah Ust. Salahudi El Ayyubi, Lc., MA., Dosen Program Studi Ilmu Ekonomi Syariah IPB dan Direktur Mualaf Center Baznas. Materi yang disampaikan adalah seputar kisah berhijrahnya Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu, karakter dan kemampuannya sebagai entrepreneur, serta kisah kedermawanannya dalam membantu perjuangan islam.

Dalam kajian tersebut diberikan pelajaran mengenai rahasia bisnis Abdurrahman bi Auf Radhiallahu Anhu, yaitu:

  1. Selalu menyakini bahwa dirinya akan sukses dalam berbisnis. Memiliki ‘believe’ terhadap yang dijalani sehingga melakukan totalitas dalam membangun bisnisnya. Terpatri dalam hati bahwa hanya Allah Ta’ala yang memberi rezeki dan tidak akan pernah tertukar rezeki seorang hamba. Untuk mendapatkan ‘believe’ harus melalui proses-proses pembuktian. Pikiran juga akan mempengaruhi cara dalam bertindak. Memiliki pikiran yang negatif dapat berakibat buruk bagi usaha yang sedang dijalani.
  2. Pandai melihat peluang/kesempatan. Dimasa pandemi seorang pengusaha harus bisa melihat peluang dengan merubah cara penjualan, yang semula bertumpu kepada penjualan offline saat ini harus beralih ke online. Tanpa melakukan perubahan maka usaha tersebut tidak akan bertumbuh dan bisa akan kalah dengan pesaingnya.
  3. Kualitas barang dan jujur dalam pelayanan. Seorang pebisnis juga harus memperhatikan kualitas produk yang diproduksi dan selalu menjaga kualitas tersebut, dengan kualitas yang baik akan lebih dipercaya oleh pelanggannya. Dalam berniaga juga harus jujur, karena jujur merupakan sifat yang mulia.

Dari Abdullah Ibnu Mas’ud Radhiallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

(عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَاِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ اِلَى الْبِرِّ اِنَّ الْبِرِّيَهْدِيْ اِلَى الْجَنَّةِ (رواه البخارى ومسل

Artinya:

“Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Kempemimpinan yang terpercaya dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dan berbagainya.
  2. Sedekah. Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu tidak pernah perhitungan dalam bersedekah.

Laznas BSMU senantiasa berusaha untuk melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang memiliki jiwa sosial sehingga dengan usahanya dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Melalui dana-dana ZISWAF yang diberikan melalui lembaga maka akan memberikan dampak yang lebih besar. Tidak hanya menguntungkan secara individu tetapi juga masyarakat yang tidak mampu disekitar usaha tersebut menjadi terbantu.

Scroll to top