infak

Peranan Dokter sebagai Ujung Tombak Tenaga Kesehatan Masyarakat

Ilmu kedokteran islam sudah muncul sejak tahun sebelum masehi. Perkembangannya sesuai dengan perkembangan zaman. Profesi dokter keberadaannya juga sejalan dengan kemunculan ilmu-ilmu kesehatan.

Kata “dokter” sendiri diambil dari bahasa latin “docere” yang berarti “to lecture” atau mengajar. Dahulu, sebutan dokter digunakan sebagai gelar terhormat selama lebih dari 1000 tahun di Eropa. Istilah dokter dalam konteks medis ialah semua profesional medis yang sudah memiliki lisensi untuk praktik dalam seni penyembuhan penyakit.

24 Oktober diperingati sebagai Hari Dokter Nasional karena merupakan tanggal diresmikan organisasi dokter di Indonesia.  Dokter memiliki sejarah panjang dengan perjuangan bangsa Indonesia. Dokter-dokter di Indonesia sudah menjadi pejuang kemanusiaan.

Dimasa pandemi, peran dokter sangat diharapkan. Dokter dan para tenaga medis lain seperti perawat dan petugas-petugas kesehatan lainnya patut mendapatkan gelar pahlawan dalam masa pandemi corona saat ini. Mereka rela berjauhan dengan keluarga, mempertaruhkan nyawa untuk membantu keselamatan orang lain.

Dilansir dari situs resmi Kemenko PMK, peran tenaga kesehatan masyarakat, terutama dokter sangat penting dalam penanganan Covid-19 pada setiap level intervensi. Salah satu tugasnya kepada masyarakat di masa pandemi adalah melakukan komunikasi risiko dan edukasi masyarakat terkait protokol kesehatan untuk melawan Covid-19. Selanjutnya petugas kesehatan juga berperan melakukan contact tracing & tracking (penyelidikan kasus dan investigasi wabah), serta sebagai fasilitasi dan pemberdayaan masyarakat.

Namun pandemi bukan hanya tanggung jawab dari tenaga medis saja melainkan tanggungjawab bersama. Karena Pandemi tidak akan bisa kecuali dengan melakukannya secara bersama-sama.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat memiliki perhatian yang sangat banyak terkait kondisi pandemi yang di Indonesia. Bersama-sama Bank Syariah Indonesia dan para muzakki yang menyalurkan dana ZISnya, sehingga dapat disalurkan kepada yang membutuhkan.

Program yang telah dijalankan adalah, memberikan bantuan hand sanitizer, masker, APD kepada para tenaga medis. Sampai saat ini Laznas BSMU juga menyalurkan bantuan oksigen kepada rumah sakit/lembaga dan juga meminjamkan tabung oksigen beserta isinya kepada individu yang membutuhkan. Selain itu juga diberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 dan mensukseskan program vaksinasi dari pemerintah.

Untuk terus  menebar kemaslahatan, Laznas BSMU menebarkan program sejuta kebaikan dalam kampanye 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan. Masyarakat dapat berdonasi mulai dari 10 ribu rupiah untuk mendukung kegiatan keagamaan dan membantu masyarakat melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.

Program Gerakan Waqaf 5.000 Alquran dan 10.000 Iqra’ untuk Trauma Spiritual Healing

BSM Umat – Wakaf Al Quran merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia; wakaf tergolong ke dalam amal jariyah atau amalan yang tidak putus pahalanya bagi orang yang beramal mewakafkan harta bendanya di jalan Allah Swt.

Wakaf Al Qur’an Menjadi Bagian dari 7 (tujuh) Amalan Jariyah :

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar-luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (alquran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Hikmah Wakaf

1. Sebagai pembuka jalan beribadah kepada Allah Swt.,

2. Mengajak muslim yang lain untuk berlomba-lomba di dalam kebaikan (fastabikul khayrat),

3 .Memberikan pahala yang mengalir terus-menerus meskipun orang yang beramal saleh tersebut telah wafat,

4. Demi kebaikan Islam,

5. Membantu mengurangi beban susah fakir miskin serta anak yatim.

Saat ini Lombok belum pulih, masih meninggalkan trauma akibat bencana gempa bumi dengan  kekuatan 6,4 SR. Tak hanya kerugian material, menurut  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kerusakan dan kerugian mencapai Rp 8,8 triliun. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat di Negeri Seribu Masjid itu selama sebulan telah terjadi 1.973 gempa bumi.

Berbagai bantuan materiil telah disalurkan kepada para penyitas Gempa Lombok.

Lalu bagaimana dengan spiritualnya?

Selain membutuhkan bantuan materiil (sandang, pangan dan papan), mereka juga membutuhkan asupan rohani. Oleh karena itu, BSM Umat telah mengirimkan seribu Al Quran. Ditaksir perlu Lima Ribu Al Quran dan 10.000 Iqro’ lagi untuk para penyitas Gempa Lombok.

Paket donasi

Al Qur’an :  Rp  100.000/ mushaf

Iqro’        :  Rp   25.000/ buku

Ingin mendapatkan pahala yang unlimited dan memperbaiki spiritual Masyarakat Lombok?

Yuk, salurkan bantuanmu melalui BSM Umat kepada penyintas Gempa Lombok. Bantuan donasi anda dapat disalurkan ke Rekening Bank Syariah Mandiri 700 133 0068 a/n Yayasan BSMU – Wakaf. Sekecil apapun donasi anda akan sangat mempengaruhi masa depan mereka.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search