idul qurban

Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya

Besok kita akan merayakan hari raya umat islam yang kedua yaitu Hari Raya Idul Adha. Tahun 2021 adalah tahun kedua bangsa Indonesia merayakan Idul Qurban ditengah pandemi virus corona. Ditambah berita buruknya saat ini bangsa Indonesia sedang berada dalam kondisi Siaga 1 Covid-19 gelombang ke dua.

Untuk menekan angka penambahan kasus aktif virus corona pemerintah mengambil kebijakan dengan mengambil keputusan melalui Surat Edaran pemerintah bahwa sholat Idul Adha untuk kawasan di zona merah dengan pemberlakuan PPKM darurat dihimbau untuk melaksanakan sholat Ied di rumah saja.

Apapun kondisinya sholat Idul Adha disunnahkan untuk tetap dilakukan untuk mendapatkan keutamaan hari raya. Bagi yang belum mengetahui tata cara dalam melaksanakan shalat Idul Adha.  

Berikut tata cara sholat Iedul Adha dan bacaannya:

  1. Niat Sholat Idul Adha

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــــــالَى

“Ushallii sunnatan liidil adha rok’ataini (makmuman / imaaman) lillahi ta’alaa.”

Artinya: “Aku berniat salat Iduladha dua rakaat [sebagai makmum / imam] karena Allah ta’ala.”

  1. Membaca takbiratul ihram dan membaca doa iftitah.
  2. Untuk rakaat pertama, dilakukan 7 (tujuh) kali takbir dan di antara tiap takbir itu disunahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallaahi walhamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.”

  1. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah dari Alquran yakni Surat Qaf dan surat Al-A’la.
  2. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.
  3. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan.
  4. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surt Al Ghasyiyah.
  5. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam
  6. Setelah salam, maka disunahkan mendengarkan khutbah Idul Adha.

 

Adapun panduan sholat Idul Adha dirumah merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No.28 Tahun 2020  tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Adha saat pandemi Covid-19.

Berikut panduan sholat Idul Adha di rumah pada masa pandemi:

  1. Shalat Idul Adha yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjamaah dan dapat dilakukan secara sendiri (munfarid)
  2. Jika shalat Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah, maka ketentuannya sebagai berikut:
  3. Jumlah jamaah yang sholat minimal 4 orang, satu orang imam dan 3 orang makmum
  4. Tata cara shalatnya mengikuti ketentuan shalat berjamaah
  5. Usai shalat Ied, khatib melaksanakan khutbah dengan mengikuti ketentuan khutbah
  6. Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksaan shalat jamaah dirumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka shalat Idul Adha boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah
  7. Jika shalat Idul Adha dilaksanakan secara sendiri (munfarid), maka ketentuannya sebagai berikut:
  8. Berniat Idul Adha secara sendiri yang jika dilafalkan berbunyi : Usholli sunnatan li ‘idil Adha rak’ataini lillahi ta’ala
  9. Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr)
  10. Tata cara pelaksanaannya mengacu pada tata cara shalat berjamaah
  11. Tidak ada khutbah

Yuk, Tunaikan Qurban

Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha akan tiba, yang artinya sama dengan sebentar lagi kita dianjurkan untuk berqurban. Berqurban sesungguhnya merupakan sebuah sarana dalam rangka mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah. Sesuai dengan asal katanya yaitu qariba-yaqrabu-qurbanan yang berarti dekat atau mendekatkan. Berqurban tidak hanya masalah harta, tetapi juga kemauan untuk memberikan yang terbaik untuk Allah.

Ibadah qurban dilakukan pada hari Idul Adha dan hari tasyrik, yakni 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Dilaksanakan bagi orang yang tidak dapat menunaikan haji pada tahun tersebut. Anjuran berqurban dijelaskan dalam hadits riwayat Aisyah, Radhiyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Bersabda:

“Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117).”

Tahun 2021 Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mengusung program Qurban dengan tema “Qurban Hebat, Alirkan Kebaikan untuk Negeri” dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan dan selain itu pequrban juga bisa menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan qurban yang telah dibeli.

Lewat program ini, hewan qurban akan dibeli langsung dari mitra peternak binaan di desa, disembelih dan kemudian didistribusikan di desa yang membutuhkan di delapan titik seluruh Indonesia. Jadi di samping aspek ketauhidan terhadap Allah Ta’ala, program qurban dapat berdampak di berbagai sektor kehidupan, terutama ekonomi.

Daftar Harga hewan qurban Laznas BSMU:

  1. Domba Ekonomis (23 – 25kg) Rp 1.800.000
  2. Domba Medium (26 – 28kg) Rp 2.150.000
  3. Domba Premium (29 – 31kg) Rp 2.450.000
  4. Sapi Indonesia Timur (250 – 300kg) Rp 14.500.000
  5. Sapi Indonesia Barat (250 – 300kg) Rp 19.250.000

*Harga sudah termasuk jasa pemotongan, distribusi daging kepada mustahik, serta laporan.

Scroll to top