ibadah

Cegah Osteoporosis Dengan Rutin Beribadah

Hari Osteoporosis Sedunia (World Osteoporosis Day / WOD) yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 20 Oktober, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan osteoporosis. Tahun ini tema yang diangkat adalah “THAT’S OSTEOPOROSIS”.

Dilansir dari website resmi World Osteoporosis Day menyatakan bahwa peringatan hari osteoporosis ini akan menekankan hubungan langsung antara osteoporosis (penyakit tersembunyi yang mendasari) dan patah tulang, yang memiliki dampak serius yang mengubah hidup dalam hal rasa sakit, kecacatan, dan kehilangan kebebasan.

Kebutuhan kalsium harian setiap orang berkisar 800 – 1000 mg dan rata-rata bisa didapat dari makanan yang dikonsumsi. Namun, jika asupan harian Anda ternyata belum menjamin kebutuhan kalsium dalam tubuh, bisa dibantu asupannya dari suplemen yang membantu memelihara kesehatan tulang dan mengurangi osteoporosis.

Saat ini osteoporosis tidak hanya menyerang usia lanjut usia saja, namun juga usia muda. Hal ini disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat. Selain itu juga Pada anak muda, terjadinya gangguan hormon, haid yang tidak teratur, dan konsumsi obat-obatan mengandung steroid untuk pengobatan penyakit tertentu bisa menjadi penyebab osteoporosis.

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan untuk mencegah timbulnya osteoporosis secara dini. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan yang sehat dan terus melakukan gerak fisik secara rutin.

Dalam penelitian ilmiah Isniani Herawati yang berjudul Sholat dan kesehatan, dinyatakan bahwa Shalat dapat mendeteksi osteoporosis. Sholat dapat menguatkan tulang, sedangkan osteoporosis melemahkan tulang, terutama tulang belakang, pilar tubuh yang terbungkus dengan daging. Terbentuk di usia 4 minggu masa janin, disitulah terpancang kepala, rongga dada tempat lengan tersangkut, dan panggul tempat tungkai. Pilar ini juga memuat saraf untuk setiap anggota tubuh.

Dengan demikian melakukan gerakan sholat dengan baik dan benar memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Tidak hanya kesehatan tubuh yang akan didapatkan namun juga kesehatan mental, sehingga kehidupan yang akan dijalankan menjadi lebih produktif.

Hidup produktif merupakan salah satu ciri dari keberkahan usia. Kebermanfaatan dalam hidup merupakan sebuah kebahagiaan yang akan dipetik hingga akhirat. Cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang produktif adalah dengan banyak beramal/bersedekah, cukup 10ribu akan ada sejuta kebaikan yang bisa dilakukan.

Yuk, Zakat Fitrah di Awal Ramadan, Ibadah Lebih Tenang, Pahala Dapat Duluan

BSM Umat – Zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan kepada setiap Muslim.

Salah satu fungsinya sebagai santunan kepada orang-orang yang berhak dan juga merupakan  tanda berakhirnya bulan Ramadhan sebagai pembersih dari hal-hal yang mengotori puasa.

Hukum membayar zakat Fitrah adalah wajib sesuai hadits Nabi Saw.

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallamtelah mewajibkan zakat Fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas oaring muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wanita, anak-anak dan orang dewasa, beliau memberitahukan membayar zakat Fitrah sebelum berangkat (ke masjid) ‘Idul Fitri” (HR Bukhari dan Muslim).

Meskipun waktu membayar zakat fitrah boleh sebelum menunaikan Sholat Idul Fitri, alangkah baiknya kita tunaikan di awal Ramadhan agar tidak kelupaan dan ibadah Ramadhan bisa lebih khusus.

Selain itu, di tengah pandemi Corona ini. Membayar zakat fitrah lebih awal akan sangat membantu untuk saudara-saudara kita yang terdampak Corona dan berhak menerima zakat.

Membayar zakat saat ini sangat mudah, tidak perlu keluar rumah cukup gunakan HP sobat untuk membayar zakat dan gunakan  Mandiri Syariah Mobile.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search