DERC

Perjalanan Tim DERC BSMU Care untuk Memberikan Bantuan

Bencana gempa bumi yang menimpa Sulawesi Barat (4/1) dengan kekuatan 6,2 SR telah meluluhlantakan pemukiman dan infrastruktur masyarakat. Hingga saat ini warga belum menjalani kehidupan dengan normal. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis total kerusakan dan kerugian akibat bencana mencapai Rp 829,1 miliar. Salah satu lokasi yang sangat terdampak adalah jalan poros Majene – Mamuju.

Untuk membantu hal tersebut tim Disaster Emergency Recovery Center (DERC) diterjunkan untuk melakukan recovery infrastruktur, salah satunya adalah pembangunan mushola sementara yang letaknya tidak jauh dari jalan poros Majene – Mamuju ke arah bukit. Mushola saat ini merupakan sarana yang sangat dibutuhkan, terutama untuk sholat dan anak-anak belajar agama. Apalagi, saat ini akan memasuki bulan Ramadan sehingga mushola yang ada kurang kondusif untuk warga menjalani ibadah karena saat ini menggunakan terpal sebagai penutup sementara.

“Lokasi yang akan dibantu berada diatas bukit dengan jumlah warga ribuan orang”, ujar Pak Dedy Muhardi Kordinator DERC.

Meskipun jalan menuju ke atas bukit masih rusak, tidak menghalangi tim untuk tetap menebarkan kemashlahatan karena banyak warga yang menunggu berdirinya mushola sementara untuk sarana ibadah mereka.

Jembatan Putus karena Banjir Bandang di Lebak Banten

BSM Umat – Pada waktu bersamaan banjir serentak di Jabodetabek di Lebak Banten juga terjadi sebuah bencana yaitu banjir bandang. Banjir bandang di sungai menyebabkan Banjir serentak yang datang ke Jakarta Salah satu lokasi terparah yang terkena dampak banjir adalah Lebak, Banten. Tim BSM Umat membantu evakuasi di sana. Salah satu lokasi yang terparah terdampak banjir bandang adalah Pesantren La Tansa.

Pesantren La Tansa hampir tak berbentuk lagi, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Rumah-rumah rubuh dan yang tersisa hanyalah atap dengan bangunan yang tertimbun lumpur.

Hampir seluruh jembatan yang berada di sungai Ciberang putus. Dikabarkan, ada 30 jembatan putus di daerah Lebak Banten dan harus segera diperbaiki. Putusnya jembatan menyebabkan aktifitas warga menjadi terganggu. Warga harus menggunakan perahu karet untuk sampai ke seberang. Warga yang rumahnya terletak di  perbukitanpun tidak luput dari bencana tanah longsor. Sehingga sulit menyebrang bantuan harus di pikul oleh para relawan untuk diberikan kepada penyintas banjir.

Begitu juga di daerah sekitarnya, yaitu Desa Somang, Sukajaya, Mayak, Susukan dan Sukaramai. Selain kerusakan bangunan juga kerusakan infrastruktur yaitu jembatan yang menghubungkan antardesa tersebut ambruk dan masih belum terjangkau bantuan pemerintah.

Tak hanya pesatren yang terkena dampak bajir bandang tetapi juga sekitar 34 rumah terbawa arus tak berbekas.

Informasi terkini dapat di lihat melalui Instagram @laznasbsmumat. bagi

Yuk, bantu warga lebak untuk membangun kembali jembatan yang putus dengang berdonasi melalui jadiberkah.id.

Scroll to top