BSM Umat

Zakat Dalam Islam

BSM Umat – Zakat dalam terminology artinya berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. al-Baqarah[2]

Zakat merupakan salah satu rukun islam dan menjadi pilar penegak pondasi syariah islam. Dengan demikian hukum zakat menjadi wajib bagi yang sudah memenuhi syarat-syarat tertentu. Pengertian zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh orang Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima, seperti fakir miskin dan semacamnya, sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariah.

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian”. Ayat tersebut diambil dari Al Quran QS. Adz Dzariyaat : 19.

Setiap harta yang kita dapatkan ternyata terdapat harta milik saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Dan harta tersebut harus dikembalikan melalui zakat, yang nantinya akan disalurkan kepada saudara-saudara yang tidak memiliki keburuntungan sebagaimana yang kita miliki saat ini.

Macam-macam zakat terbagi 2, yaitu :

1. Zakat Nafs (jiwa), yaitu zakat fitrah

2. Zakat Mal (harta)

Zakat Maal terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. Zakat perdagangan

2. Zakat pertanian

3. Zakat hewan ternak

4. Zakat emas dan perak

Berzakat tidak hanya sekedar melakukan kewajiban kita, tapi juga terdapat keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala didalamnya. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya (QS. Saba: 39).

Dalam ayat tersebut Allah subhanahu wa ta’ala akan menambah harta hambanya yang telah rela melakukan kewajibannya untuk berzakat. Dan artinya zakat tidaklah mengurangi harta, tapi justru akan menambahkannya.

Sebelum hak saudara-saudara kita, yang Allah subhanahu wa ta’ala titipkan melalui gaji atau pendapatan, terpakai oleh kita, segerakanlah untuk menyalurkannya. Berikut informasi zakat BSM Umat http://bit.ly/zakatjadiberkah.

 

Semarak Tarhib Ramadhan 1438 H/2017 M

Laznas BSM Umat – Sebelum memasuki bulan Ramadhan 1438 Hijriah (H) yang jatuh pada Jumat 26 Mei 2017 lalu, Laznas BSM Umat menggelar Tarhib Ramadhan yang digelar pada 21 Mei 2017, di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat.

Sejumlah kegiatan dilakukan di acara Tarhib Ramadhan ini. Seperti pemeriksaan kesehatan gratis, jalan santai, dan pemberian santunan kepada 10.000 anak yatim/dhuafa. Tarhib Ramadhan ini berbarengan dengan kegiatan car free day (CFD) yang dilakukan di sepanjang jalan MH Thamrin, berdekatan dengan Wisma Mandiri.

Direktur Eksekutif Laznas BSM Umat Rizqi Okto Priansyah mengatakan, Tarhib Ramadhan ini merupakan bagian dari kegiatan Laznas BSM Umat menyambut Ramadhan. “Santunan terhadap 10.000 anak yatim dan dhuafa ini merupakan bagian dari perhatian Laznas BSM Umat terhadap dunia pendidikan, khususnya kepada anak-anak yang orang tuanya kurang mampu,” kata Rizqi Okto.

Selain itu, sambung Rizqi Okto, pelaksanaan Tarhib Ramadhan ini sebagai bentuk sikap positif kita dalam menyambut kedatangan bulan istimewa Ramadhan. Bahkan berdasarkan sebuah hadits Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam, biasanya sejak dua bulan sebelum datang Ramadhan sudah mengajukan doa kepada Allah ta’aala dalam rangka Tarhib Ramadhan atau welcoming Ramadhan.

Adalah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam apabila memasuki bulan Rajab berdoa: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan.” (HR Ahmad 2228)

Untuk diketahui, kata tarhib berasal dari akar kata yang sama yang membentuk kata Marhaban. Sedangkan marhaban artinya selamat datang atau welcome. Maka Tarhib Ramadhan berarti Selamat Datang Ramadhan atau Welcome Ramadhan.

Scroll to top