BSI

YBSMU Bersama BSI Berdayakan Milenial untuk Kuatkan Ekonomi Desa

Makassar, 13-14 Oktober 2021. Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen melakukan pendampingan dan pembinaan kepada alumni program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).  Saat ini program ISDP mempunyai total alumni sebanyak 77 peserta.

Langkah nyata dukungan dan pendampingan YBSMU dan BSI ini ditunjukkan dengan kunjungan Komisaris Independen BSI, M. Arief Rosyid Hasan ke alumi ISDP usaha Tambak Milenial Udang Vaname, Rabu (13/10).

Hadir juga dalam acara ini RCEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Region XI Makassar, Ficko Hardowiseto; Direktur Waqf and Digital Platform YBSMU, Rizqi Okto Priansyah; dan Manager Unit Representative Office (URO VIII) Makassar YBSMU, Ichwan Jufri.

Direktur Waqf and Digital Platform YBSMU, Rizqi Okto Priansyah menyampaikan dukungan kepada alumni ISDP merupakan upaya untuk melakukan keberlanjutan manfaat program. “Kami berusaha membersamai dan mendampingi bisnis alumni ISDP,” kata Rizqi.

Campaign unggulan YBSMU, wakaf uang produktif bertujuan untuk mendukung  salah satunya pilar program Didik Umat yaitu Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Diharapkan dengan kampanye wakaf produktif ini bisa membantu memberdayakan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah.

Komisaris Independen BSI, M. Arief Rosyid Hasan menyampaikan usaha alumni ISDP yaitu Tambak Milenial Udang Vaname yang terletak di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan diharapkan bisa menjadi percontohan tambak udang sekitarnya. “Dengan penguatan bisnis diharapkan BSI dan YBSMU bisa  berperan dalam memperkuat dan memberdayakan serta memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal,” kata Arief.

Tambak Milenial ini diharapkan bisa menjadi penyedia Udang Vaname terbesar di Sulawesi Selatan dengan implementasi ilmu dan pengalaman pengelolaan tambak dengan sistem digitalisasi, ramah lingkungan, efisien dan terjangkau.

Dengan semakin majunya usaha alumni ISDP diharapkan bisa mendukung pengembangan usaha UMKM di daerah masing masing dan meningkatkan sinergi serta akselerasi wirausaha milenial di era digital.  BSI bersama YBSMU selain memberikan dukungan dalam penguatan akses juga tetap memberikan arahan dan motivasi pada alumni peserta ISDP. Diharapkan dengan kunjungan ini, bisa meningkatkan sinergi dan akselerasi wirausaha milenial di era digital.  

Sebagai gambaran, saat ini jumlah penerima manfaat program ISDP adalah sebanyak 130 mahasiswa dari 7 kampus. Selain mahasiswa program ini juga memberdayakan sebanyak 139 karyawan.

Beberapa alumni angkatan pertama dan kedua ISDP berasal dari 5 kampus ternama diantaranya IPB University; Universitas Gadjah Mada; Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta; dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI.

Langkah pendampingan alumni ISDP dan kunjungan ini merupakan upaya YBSMU untuk mensukseskan program unggulan di tahun ini yaitu 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan.

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id. 

Bantuan 2.000 Paket Sembako Untuk Marbot Masjid

Pada Sabtu, 14 Agustus 2021 Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memberikan bantuan kepada Marbot se Jabodetabek. kegiatan ini atas support Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia, untuk distribusinya bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada ketua umum DMI di Masjid Cut Mutia Jakarta Pusat. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk membantu Marbot masjid yang sedang dalam kesulitan diakibatkan dampak pandemic corona.

Paket sembako yang diberikan kepada Marbot masjid seJabodetabek berjumlah 2.000 paket. Adapun paket sembako tersebut berupa beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, teh celup, kopi bubuk 165 gr, mie telor, kecap 135 ml, saus 135 ml, sarden 155 gr dan susu cair 1 kaleng.

Turut hadir dalam serah terima bantuan tersebut Direktur Laznas BSMU Sukoriyanto Saputro, Regional Operation Head (ROH) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta IV Bank Mandiri Bustanul Arifin dan Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia Arief Rosyid, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta KH Ma’mun Al Ayyubi dan Walikota Jakarta Pusat Dhani Sukma.

Selain bantuan tersebut Laznas BSMU juga memberikan bantuan 625 tabung oksigen ke rumah sakit di seluruh Indonesia, paket sembako untuk orang yang sedang melakukan isoman dan mensukseskan program vaksinasi guna membantu pemerintah dalam penanggulangan dan pencegahan virus corona.

Semoga dengan diberikannya bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan menjadi keberkahan bagi yang memberikan bantuan.

Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia Wujudkan Mimpi Menjadi Hafidz Al-Quran

Rumah tahfidz BSI di Cimahi baru diresmikan pada bulan Ramadan kemarin, usianya belum genap 2 bulan berjalan. Anak-anak yang mondok disana saat ini berjumlah 8 orang dengan rata-rata usia kelas X. Selain fokus untuk menghafal Al-Qur’an, disini juga mendapatkan ilmu tentang keislaman. Di rumah Tahfidz anak-anak juga diajarkan untuk mandiri, salah satunya dalam hal mempersiapkan makanan.

Kepulangan mereka kerumah karena libur lebaran menimbulkan rasa kangen tersendiri bagi mereka hingga tidak sabar untuk kembali mondok di rumah tahfidz. Sambutan yang baik juga diberikan oleh orang tua santri yang merasakan perkembangan anaknya yang meningkat selama mondok. Tidak ada lagi kekhawatiran di hati mereka untuk melepaskan anak-anaknya kembali belajar di rumah tahfidz BSI.

Salah satu santri yang bernama Azka dari Sukabumi memberikan pengalamannya selama bergabung di rumah Tahfidz BSI Cimahi.

“Saya merasa bersyukur, bangga, dan merasa beruntung karena tak semua orang dapat masuk di tempat ini. Untuk kesan di Rumah Tahfidz bagus sekali karena sangat membantu terutama kepada para pemuda yang ingin menghafal Al Qur’an dan menjadi teladan yang bisa berguna di masyarakat. Sewaktu pulang kerumah ke Sukabumi saya jadi terbiasa untuk mengerjakan ibadah seperti shalat qiyamul lail, shalat dhuha, menghafal Al-Quran, tilawah, al-ma’surat pagi & petang, dan membantu orangtua dirumah”.

Tanggapan positif juga diberikan oleh orangtua santri. Alhamdulillah dengan anak kami berada di rumah tahfidz, hafalannya semakin terjaga dan kebutuhannya terpenuhi. Kami sangat berbahagia dengan kemajuan yang diperoleh anak kami.

Melalui dana ZISWAF yang disalurkan melalui Laznas BSMU, semakin banyak anak-anak yang bisa mencintai Al-Qur’an sekaligus menghafalnya. Semoga keinginan mereka dapat menjadi kenyataan bersama para muzakki.

Bank Syariah Indonesia dan Laz BSMU Bangun Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Lampung Tengah

Jakarta, 21 Maret 2021 – Bank Syariah Indonesia bersinergi bersama BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji) dan LAZ Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laz BSMU) membangun Desa berdaya Sejahtera Mandiri Rejosari di Daerah Rejosari, Lampung Tengah. Desa ini dipilih karena kesesuaian dengan penerima manfaat zakat yakni petani mustahik serta wilayahnya yang didominasi persawahan dan perkebunan. Simbolik bantuan diberikan oleh Direktur Sales dan Distribusi Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna, didampingi oleh Direktur Program Laz BSMU, Fauzi Indrianto, serta DR. Rahmat Hidayat, SE, MT selaku anggota badan pelaksana BPKH yang hadir secara langsung di lokasi program.

 

Dukungan BSI, BPKH dan LAZ BSMU dituangkan dalam bentuk pemberian alat – alat pertanian berupa alat pemisah warna beras (color sorter) dan alat pemisah batu (destoner). Alat ini berfungsi untuk meningkatkan nilai mutu beras serta meningkatkan kualitas harga nilai jual beras dari para petani desa kepada masyarakat sebagai end user.

 

Alhamdulillah, program ini disambut baik oleh kelompok petani Gapsera Sejahtera Mandiri dimana dengan adanya alat ini membuat optimis bagi warga untuk meningkatkan produksi gabah dan nilai jual beras sehat non pestisida yang dihasilkan di Desa Rejosari.

 

Sejak tahun 2018, kelompok petani yang memiliki lebih dari 100 orang ini telah menginisasi penanaman beras organik. Harapannya para petani dapat turut berperan aktif dalam menyehatkan masyarakat. Hal ini karena selain pemeliharaannya bebas pestisida dan zat kimia, sifat beras yang mudah terurai oleh tubuh sehingga aman bagi tubuh.

 

Direktur Sales dan Distribusi BSI, Anton Sukarna mengatakan pembangunan Desa Berdaya sejalan value Bank Syariah Indonesia dimana keberadaan bank syariah dapat membangun kesejahteraan ekonomi, sosial dan salah satunya ketahanan pangan. “Kami berharap dukungan masyarakat terus mengalir dan kuat sehingga BSI dapat memberikan kemaslahatan yang luas bagi umat”.

 

Hal senada juga disampaikan Suhendar, Ketua Pengurus LAZ BSMU, “terimakasih kepada seluruh pihak baik Bank Syariah Indonesia dan BPKH yang telah mempercayakan dana sosialnya kepada LAZ BSMU untuk bersinergi dalam program pemberdayaan di Lampung. Kami berharap program ini menjadi jalan mengubah para mustahik (penerima manfaat zakat) menjadi muzzaki (pemberi zakat), sehingga Desa Rejosari menjadi sejahtera dari sisi ekonomi, sosial dan akhlak”.

 

“Kami berharap nilai jual beras organik ini cukup bersaing di pasaran yakni Rp 12.500,-/kg di Lampung serta Rp 13.000/kg untuk luar Lampung, sehingga kesejahteraan para anggota petani di Desa Rejosari bisa meningkat dan manfaatnya terus bergulir bagi warga yang ingin bertani”, tutur Ketua Kelompok Petani Gaptera Sejahtera Mandiri, Sukarlin

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search