#beasiswa #pendidikan #pelajar #indonesia #BSMUmat

Peserta Beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) Lolos SNMPTN

BSM Umat – Setelah sukses menggelar seminar motivasi berprestasi dan try out SBMPTN pada 22 Desember 2018 di Universitas Negeri Jakarta yang dihadiri kurang lebih 200 orang peserta  beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia kelas XII SMA.

Pada 23 Maret 2019, telah diumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) terdapat 24 orang peserta Sahabat Pelajar Indonesia berhasil lolos di berbagai perguruan tinggi negeri yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti Universitas Indonesia, IPB, SPPK ITB, Universitas Brawijaya, Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan berbagai perguruan tinggi negeri lainnya. Jumlah tersebut masih akan bertambah dari jalur SBMPTN, yang baru akan melaksanakan ujian tulis berbasis komputer pada 13 April – 24 Mei 2019.

Laznas BSM Umat sangat bangga dan mengapresiasi prestasi yang ditorehkan peserta Sahabat Pelajar Indonesia dan pencapaian ini merupakan salah satu target program Sahabat Pelajar Indonesia. Kami berharap program Sahabat Pelajar Indonesia akan terus berlanjut dan berkembang guna mencetak generasi penerus bangsa.

Adapun nama nama yang mendapat undangannya adalah sebagai berikut :

DAFTAR PESERTA SPI LOLOS SNMPTN

No.

Nama Peserta

Sekolah

Universitas

1

Ti Romlah

MAN 16 Jakarta

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

2

Ulayyah Asshofa

 

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

3

Azy Umardi Azahra

SMKN 1 Bogor

UPN Veteran Jakarta

4

Mega Handayani

SMAN 43 Jakarta

Universitas Brawijaya

5

Ajeng Aulia Abdillah

MAN 16 Jakarta

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

6

Nur Rahman Ardiansyah

MAN 16 Jakarta

Universitas Sriwijaya

7

Siti Latifah

MAN 16 Jakarta

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

8

Lidia Saraswati Dewi

SMAN 33 Jakarta

SAPPK – ITB, Kampus Cirebon

9

Achmad Sofian

SMAN 43 Jakarta

UPN Veteran Jakarta

10

Ratna Komala

MAN 16 Jakarta

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

11

Salsabila Khairunnisa

SMAN 2 Tambun Utara

Universitas Negeri Jakarta

12

Ahmad Luthfi

MAN 16 Jakarta

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

13

Juli Ardita Putri

SMAN 1 Depok

Universitas Indonesia

14

Ernawati

MAN 3 Jakarta

Institut Pertanian Bogor

15

Zalsabila Suslistiana

MAN 2 Bekasi

Universitas Diponegoro

16

Renaldo Syah Putra

MAN 2 Bekasi

UIN Walisongo Semarang

17

Cheftria Gusti

SMK Al – Washliyah

UIN Walisongo Semarang

18

Kurnia Amelia

SMAN 1 Sukaraja

Universitas Lambung Mangkurat

19

Fariz Naufal

MAN 16 Jakarta

UIN Walisongo Semarang

20

Aisyah

MAN 18 Jakarta

IAIN Salatiga

21

Muhiroh

MAN 16 Jakarta

UIN Syarifhidayatullah Jakarta

22

Entun Fatimah

MAN 16 Jakarta

IAIN Syekh Nurjati

23

Maizan

MAN 3 Jakarta

IAIN Cirebon

24

M. Aqlilul Fadlil

SMAN 77 Jakarta

Universitas Brawijaya

 

Beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia BSM Umat

BSM Umat – Saya harus berjalan kaki 6 kilo hanya untuk menuntut ilmu

Pendidikan adalah hal yang fundamental bagi masa depan negara kita, Indonesia. Hal ini tidaklah lepas dari perhatian BSM Umat dalam membangun masyarakat yang mandiri di masa depan. Untuk itulah BSM Umat resmi meluncurkan program Sahabat Pelajar Indonesia angkatan 2018. Ratusan dari seluruh Indonesia telah menerima manfaat beasiswa dari BSM Umat. Salah satunya adalah M Husni yang kini tercatat sebagai siswa di SMA N 8 Bekasi. Siswa yang juga seorang atlet Pecak Silat dari Jawa Barat ini adalah siswa kelas 2. Olahraga Pencak silat yang kuasainya telah memberikan torehan prestasi luar biasa, baik untuk sekolah dan daerah yang telah ia bela, Jawa Barat. Namun kilauan prestasinya tidak berbanding lurus dengan perekonomian keluarganya.

Berangkat dari keluarga yang sangat sederhana, M Husni tidak pernah kenal lelah dalam menggapai cita-cita. Ibunya adalah seorang penjual buah yang setiap hari harus berkeliling dari satu kampung kekampung lainnya hanya untuk menyekolahkan anak kesayangannya tersebut. Bahkan setiap subuh, anak tunggal tersebut harus membantu ibunya berjualan terlebih dahulu di Pasar Kranji, Bekasi. Saat jam menunjukan pukul 6, Husni harus berpamitan dengan orang tua satu-satunya tersebut untuk berangkat menuntut ilmu. Satu lagi hal cukup menyayat hati, anak ini berangkat dengan berjalan kaki dari Pasar Kranji ke SMA N 8 Bekasi yang berada di Pekayon, Bekasi Selatan, karena sepeda adalah hal yang mewah untuk Husni dan orang tuanya. Husni harus berjalan selama lebih dari satu jam dan menempuh jarak 6 Kilometer hanya untuk sampai ke sekolah dan belajar untuk masa depannya yang lebih baik. Walaupun penuh dengan prestasi namun hidupnya jauh dari kata mewah. Husni belum pernah mendapatkan beasiswa apapun dan dari manapun sebelumnya.

Selain Husni, ada juga Bunga. Perempuan berparas cantik ini adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ibunya hanyalah ibu rumah tangga yang harus mengurus adiknya yang masih sangat kecil, dan ayahnya adalah seorang buruh panggul di toko bahan bangunan. Walaupun tidak memiliki pendidikan tinggi, kedua orang tuanya ingin anak-anak mereka tidak merasakan hal yang sama seperti mereka, hidup susah. Walaupun hidup serba kekurangan, hal tersebut tidak mengurungkan niat Bunga untuk bersekolah dan memperbaiki kehidupannya serta membahagiakan orang tuanya. “Jika saya bertemu dengan para kakak asuh dari sahabat yang telah membantu saya untuk bersekolah, saya ingin mengucapkan terima kasih telah membantu orang tua saya dalam membiayai sekolah dan membelikan buku-buku sekolah yang saya tidak mampu untuk memberlinya” tutur bunga kepada BSM Umat.

Sampai saat ini Sahabat Pelajar Indonesia telah membantu ratusan siswa/i dari beragam daerah untuk tetap bersekolah dan mempunyai masa depan yang cerah.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search