FEATURED

Sosok Dibalik Prestasi Indonesia Meraih Gelar Thomas Cup 2020

Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai final. Piala Thomas yang didapat Indonesia ini merupakan gelar ke-14 setelah terakhir Indonesia menyabet gelar terakhir pada 2002 di Guangzhou, China.

Dalam perjalanannya, Indonesia sukses menyapu bersih tiga pertandingan fase grup, satu pertandingan perempat final, satu laga semifinal dan final Thomas Cup dengan kemenangan.

Kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020 ini didukung oleh kegigihan pemain sehingga bisa mengalahkan dominasi tim Cina yang lebih muda.

Menurut mantan atlet dan yang kini menjadi pembina badminton,Candra Wijaya mengutip BBC News Indonesia salah satu faktor yang membuat Indonesia juara Thomas Cup adalah adanya pelapis-pelapis tim beregu putra yang bisa berjuang dengan cukup gigih di pertandingan yang dilaksanakan di kota Aarhus , Denmark itu.

Total kontingen Indonesia yang bermain di Thomas Cup ada sebanyak 12 orang. Dari kontingen ini, ada nama nama besar seperti Anthony Sinisuka Ginting; Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo; serta Jonathan Christie.

Ada juga nama yang mencuri perhatian dalam pertandingan Thomas Cup tahun ini yaitu, pasangan ganda Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta  Shesar Hiren Rhustavito.

Pasangan ganda Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto dan  saat ini merupakan peringkat tujuh The Badminton World Federation (BWF) dibawah pasangan Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan peringkat pertama dan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan yang merupakan peringkat dua.

Sedangkan Shesar Hiren Rhustavito merupakan peringkat ke-19 BWF dibawah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Namun pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta Shesar Hiren Rhustavito mempunyai andil cukup besar dalam perolehan juara Thomas Cup.

Pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto merupakan penyumbang poin Indonesia di partai final Thomas Cup. Di partai final pasangan peringkat 7 dunia ini selalu unggul dari awal permainan. Keduanya tampil kompak dan solid. Kunci dari keunggulan pasangan Fajar/Rian ini adalah sikap percaya diri dan tenang serta fokus untuk mengeluarkan segenap tenaga.

Hal ini terbukti di partai final melawan China, lawan Fajar/Rian kerap kedodoran menghadapi serangan terutama di gim pertama. Kemenangan atas pasangan China ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa Fajar/Rian bukan sekadar ganda putra pelapis bagi tim Indonesia.

Selain Fajar/Rian ada juga Shesar Hiren Rhustavito. Putra asli Sukoharjo berumur 27 tahun ini mampu mencuri perhatian di panggung Piala Thomas 2021.

Shesar dua kali berhasil menjadi penentu kemenangan Indonesia. Mengutip Solopos.com, Vito panggilan akrabnya merupakan jebolan PB Djarum Kudus. Vito mampu memenangi sejumlah turnamen dan akhirnya berhasil masuk ke Pelatnas Cipayung.

Meskipun namanya kalah tenar dengan dua pasangan Indonesia lain yaitu Anthony Ginting dan Jonatan Christie, Vito mempunyai segudang prestasi di level internasional, Vito pernah menyabet medali emas beregu putra SEA Games 2019 dan tergabung dalam skuad Indonesia saat memenangi Asia Team Championship 2020.

Dukungan pemerintah dan swasta terutama Group Djarum sangat besar terhadap munculnya pahlawan untuk Indonesia. Anda sebenarnya bisa ikut menjadi pahlawan untuk Indonesia dengan mendonasikan 10 ribu Untuk Sejuta Kebaikan. Dengan program ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.  

FEATURED

Berjaga Menghadapi Gelombang Ketiga COVID-19

Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami penurunan, sudah 2 hari kasus COVID-19 Indonesia di bawah angka 1.000. Hingga Sabtu, 16 Oktober 2021, data Kementerian Kesehatan mencatat, jumlah kasus harian Covid-19 tercatat hanya 997 orang saja.

Update data COVID-19  global pada, Minggu 17 Oktober 2021, Indonesia berada di urutan ke-14 dunia dan ke-4 kasus Corona terbanyak di Asia dengan 4.234.011 akumulasi kasus. Walaupun demikian tetap harus waspada karena virus corona masih ada disekitar kita.

Namun sangat disayangkan saat ini masyarakat mulai terlihat banyak yang mengabaikan protokol kesehatan diantaranya dengan tidak memakai masker, tingkat cuci tangan menurun dan sudah mulai beraktifitas seolah corona sudah tidak ada. Vaksinasi yang dilaksanakan pun sebenarnya bukan penangkal melainkan hanya mengurangi resiko jika terinfeksi virus corona.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memprediksi ancaman gelombang tiga virus corona (COVID-19) yang kemungkinan besar bisa terjadi di Desember 2021, salah satunya dipicu oleh ancaman dari sejumlah varian baru mutasi virus SARS-CoV-2.

Dicky pun menilai, potensi lonjakan kasus COVID-19 tak hanya terkait aktivitas Natal dan Tahun baru (Nataru). Relaksasi dari pemerintah yang juga mulai membuka akses masuk wisatawan mancanegara berpotensi besar membawa penularan baru varian covid-19.

“Kalau saya prediksinya akhir Desember atau awal Januari itu ada potensi gelombang tiga. Penyebabnya ya selain mobilitas warga yang mulai meningkat sebelum Nataru, kemudian ditambah varian Delta yang belum selesai lho ini, dan juga varian baru lain,” kata Dicky mengutip CNNIndonesia.com, Rabu (13/10).

Ikatan Dokter Indonesia pun sedang bersiap mengantisipasi datangnya gelombang ketiga virus corona. Menurut Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI dr. Mahesa Pranadipa Maikel, MH mengatakan, beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan menggencarkan protokol kesehatan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menuntaskan vaksinasi.

“kami berharap jangan sampai terjadi gelombang ketiga, gelombang kedua adalah episode traumatis, kita enggak mau terjadi lagi” ucap dr. Mahesa mengutip antara/jpnn.

Diperlukan kerjasama antar berbagai kalangan untuk mengantisipasi datangnya gelombang ketiga COVID-19. Tidak bisa hanya mengandalkan dari tenaga kesehatan. Pandemi COVID-19 adalah masalah bersama sehingga hanya bisa diatasi jika setiap elemen masyarakat turut serta dalam penanggulangannya.

FEATURED

Menyusun Khutbah Jum’at Yang Sesuai Dengan Syariat Islam

Khutbah berasal dari bahasa arab yang artinya pidato atau ceramah. Namun saat ini, makna yang melekat dari kata khutbah adalah pidato keagamaan pada hari Jum’at, Idul Fitri atau Idul Adha.

Khutbah Jum’at memiliki peran penting dalam penyelenggaraan sholat Jum’at. Tanpa adanya khutbah, sholat Jum’at menjadi tidak sah. Menjadi tantangan tersendiri untuk para da’I/pendakwah untuk  menyusun khutbah yang disampaikan. Penyampaian yang monoton menyebabkan jamaah akan mudah terserang rasa kantuk sehingga tidak dapat mendengar dengan khusyu’.

Menyusun Khutbah Jum’at  membutuhkan kreatifitas agar jamaah menjadi lebih mudah menerima nilai-nilai yang disampaikan. Pembuatan khutbah Jum’at yang kreatif tentu sangat diperbolehkan, namun demikian tidak boleh keluar dari rukun-rukunnya. Adapun rukun-rukun khutbah Jum’at menurut Imam syafi’I adalah sebagai berikut:

1.Memuji Allah di kedua khutbah, yaitu dengan menyebut hamdalah dalam setiap khutbah.

Khutbah Jum’at wajib dimulai dengan  hamdalah, yaitu memuji Allah. Misalnya: Alhamdulillah, Innalhamda lillah atau alhamdulillah. Lafadz ini wajib diucapkan di khutbah pertama dan khutbah kedua.

2.Membaca Sholawat atas Nabi Muhammad SAW di kedua khutbah.

Sholawat kepada nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wassalam harus dilafadzkan dengan jelas. Misalnya usholli ‘ala Muhammad atau As-shalatu ‘ala Muhammad atau Ana mushallai ‘ala Muhammad.

3.Memberi Wasiat untuk bertakwa di kedua khutbah.

Yang dimaksud washiyat adalah perintah atau ajakan/anjuran untuk bertakwa/takut hanya kepada Allah SWT. Perkataan tersebut bisa dalam bentuk kalimat: “takutlah kalian kepada Allah” atau “marlah kita bertaqwa dan menjadi hamba yang taat’”

4.Membaca ayat suci Al-Qur’an di salah satu dari dua khutbah

Dalam khutbah Jum’at minimal ada satu kalimat ayat Alqur’an yang mengandung makna lengkap. Bukan sekedar potongan ayat yang belum lengkap pengertiannya. Belum dikatakan lengkap bila sekedar mengucapkan lafdz,”Tsumma nazhar”. Mengenai tema ayat yang dibawakan bisa bebas disesuaikan dengan tema yang diangkat.

5.Mendoakan kaum mukminin di khutbah kedua, dengan doa-doa yang sudah dikenal

Pada bagian akhir, khatib harus mengucapkan lafadz doa yang meminta kebaikan kepada Allah untuk seluruh umat islam.Misalnya kalimat: Allahummaghfir lil muslimin wal muslimat atau kalimat Allahumma ajirna minannar.

Demikianlah tuntunan dalam menulis khutbah Jum’at dengan baik dan benar. Sebagai jama’ah sholat Jum’at menjadi keutamaan untuk mendengarkan khutbah. Selain bisa mendapat pahala dari mendengarkan khutbah, jamaah sholat Jum’at dapat melipatgandakan ibadah sholat Jum’at dengan bersedekah. Membantu biaya operasional masjid dalam menjalankan aktivitasnya.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Program yang dijalankan di dalamnya salah satunya infaq/sedekah untuk membantu operasional masjid di seluruh Indonesia. Walaupun rezeki yang di infaqkan tidak besar namun kebermanfaatannya dapat menjadi berkah.

FEATURED

Kisah Inspirasi Wakaf Utsman Bin Affan

Wakaf adalah salah satu instrumen ekonomi islam yang belum belum populer di telinga masyarakat. Apalagi jika melihat fakta bahwa literasi masyarakat mengenai wakaf yang masih minim. Wakaf diidentikkan sebagai ibadah yang hanya bisa dilakukan oleh orang kaya saja dan hanya ditunaikan dalam jumlah yang besar.

Sangat disayangkan jika umat islam enggan untuk berwakaf karena ia merupakan amal yang pahalanya mengalir abadi adalah harapan semua mukmin yang sadar akan pentingnya amal di akhirat. Hal ini karena pahala orang yang berwakaf akan selalu langgeng di sisi Allah. Harta wakaf yang terus dimanfaatkan umat, ganjaran pahala bagi orang yang melakukan wakaf akan terus mengalir kendati ia sudah meninggal dunia.

Pemanfaatan wakaf tidak hanya untuk kalangan terntentu, semua orang dapat merasakannya, termasuk didalamnya adalah orang yang berwakaf tersebut. Hal ini menyebabkan penerima manfaat wakaf bisa sangat luas sekali.

Salah satu kisah inspiratif wakaf yang bisa ambil hikmahnya adalah wakaf sahabat nabi yang bernama Utsman bin Affan. Hingga saat ini wakafnya masih bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang membutuhkan. Dapat dibayangkan pahala yang mengalir kepada wakif akan terus mengalir walaupun telah tiada ratusan tahun yang lalu.

BACA: Keteladanan Berbisnis Dari Utsam Bin Affan

Utsman bin Affan adalah salah satu sahabat nabi yang bersegera dalam menjalankan perintah rasulullah. Integritasnya terhadap islam tidak perlu diragukan lagi, sehingga ia akhirnya dinobatkan  menjadi salah satu Khulafaur Rasyidin.  Dari wakaf utman bin Affan kita bisa ambil pelajarannya. Diriwayatkan pada masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kota Madinah pernah mengalami paceklik hingga kesulitan air bersih. Pada masa itu kaum Muhajirin sudah terbiasa minum dari air zamzam di Mekah, satu-satunya sumur yang tersisa hanyalah milik seorang Yahudi, yaitu sumur Raumah.

Air sumur Raumah memiliki rasa yang mirip dengan air zamzam di Mekah, sehingga kaum Muhajirin rela antri untuk membeli air bersih dari Yahudi tersebut, kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Wahai Sahabatku, siapa saja di antara kalian yang menyumbang kan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapatkan surgaNya Ta’ala” HR. Muslim

Lalu Utsman bin Affan Radhiyallahu’anhu yang kemudian segera bergerak untuk membebaskan sumur Raumah itu, terjadi lah peristiwa tawar menawar dengan Yahudi tersebut hingga disepakati Yahudi menjual setengah sumur miliknya kepada Utsman bin Affan Radhiyallahu’anhu.

Kemudian Utsman bin Affan mewakafkan sumur Raumah, sejak saat itu sumur bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk kaum Yahudi. Berkah nya wakaf milik Utsman bin Affan membuat sumur bertambah dan pohon kurma subur, berkembang hingga berjumlah 1550 pohon.

BACA: Mengenal Wakaf Produktif Lebih Dekat

Hasil dari kebun kurma dikelola oleh Departemen Pertanian Saudi, hasil kebun kurma ke pasar-pasar, setengah dari keuntungan itu disalurkan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin,sedangkan setengahnya lagi disimpan dalam bentuk rekening khusus milik beliau, itulah amalan yang pundi-pundi pahalanya mengalir hingga saat ini.

Kisah ispiratif wakaf dari sahabat Ustman bin Affan bisa memberikan contoh kebermanfaatan yang didapat dari wakaf. Harta yang diwakafkan akan terus bertambah walaupun wakif (pewakaf) sudah tidak ada lagi.

Wakaf BSMU memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Cukup dengan wakaf senilai 10 ribu dapat diwakafkan untuk Ambulance dan wakaf masjid Bakauheni. Harta yang sedikit tidak menghalangi untuk berwakaf.

FEATURED

YBSMU Bersama BSI Berdayakan Milenial untuk Kuatkan Ekonomi Desa

Makassar, 13-14 Oktober 2021. Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen melakukan pendampingan dan pembinaan kepada alumni program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).  Saat ini program ISDP mempunyai total alumni sebanyak 77 peserta.

Langkah nyata dukungan dan pendampingan YBSMU dan BSI ini ditunjukkan dengan kunjungan Komisaris Independen BSI, M. Arief Rosyid Hasan ke alumi ISDP usaha Tambak Milenial Udang Vaname, Rabu (13/10).

Hadir juga dalam acara ini RCEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Region XI Makassar, Ficko Hardowiseto; Direktur Waqf and Digital Platform YBSMU, Rizqi Okto Priansyah; dan Manager Unit Representative Office (URO VIII) Makassar YBSMU, Ichwan Jufri.

Direktur Waqf and Digital Platform YBSMU, Rizqi Okto Priansyah menyampaikan dukungan kepada alumni ISDP merupakan upaya untuk melakukan keberlanjutan manfaat program. “Kami berusaha membersamai dan mendampingi bisnis alumni ISDP,” kata Rizqi.

Campaign unggulan YBSMU, wakaf uang produktif bertujuan untuk mendukung  salah satunya pilar program Didik Umat yaitu Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Diharapkan dengan kampanye wakaf produktif ini bisa membantu memberdayakan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah.

Komisaris Independen BSI, M. Arief Rosyid Hasan menyampaikan usaha alumni ISDP yaitu Tambak Milenial Udang Vaname yang terletak di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan diharapkan bisa menjadi percontohan tambak udang sekitarnya. “Dengan penguatan bisnis diharapkan BSI dan YBSMU bisa  berperan dalam memperkuat dan memberdayakan serta memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal,” kata Arief.

Tambak Milenial ini diharapkan bisa menjadi penyedia Udang Vaname terbesar di Sulawesi Selatan dengan implementasi ilmu dan pengalaman pengelolaan tambak dengan sistem digitalisasi, ramah lingkungan, efisien dan terjangkau.

Dengan semakin majunya usaha alumni ISDP diharapkan bisa mendukung pengembangan usaha UMKM di daerah masing masing dan meningkatkan sinergi serta akselerasi wirausaha milenial di era digital.  BSI bersama YBSMU selain memberikan dukungan dalam penguatan akses juga tetap memberikan arahan dan motivasi pada alumni peserta ISDP. Diharapkan dengan kunjungan ini, bisa meningkatkan sinergi dan akselerasi wirausaha milenial di era digital.  

Sebagai gambaran, saat ini jumlah penerima manfaat program ISDP adalah sebanyak 130 mahasiswa dari 7 kampus. Selain mahasiswa program ini juga memberdayakan sebanyak 139 karyawan.

Beberapa alumni angkatan pertama dan kedua ISDP berasal dari 5 kampus ternama diantaranya IPB University; Universitas Gadjah Mada; Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta; dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI.

Langkah pendampingan alumni ISDP dan kunjungan ini merupakan upaya YBSMU untuk mensukseskan program unggulan di tahun ini yaitu 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan.

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id. 

FEATURED

Keutamaan Sedekah Subuh dan Cara Melakukannya

Sedekah merupakan amal yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan sekaligus memiliki manfaat dunia maupun akhirat. Kebermanfaatannya dapat langsung dirasakan oleh orang yang senantiasa mengamalkan. Secara sosial sedekah dapat mengurangi ketimpangan ekonomi yang ada.

Salah satu waktu yang dianjurkan untuk sedekah adalah waktu subuh. Bersedekah di waktu Subuh memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah pada waktu ini akan ada dua malaikat yang mendoakan amalan kita. Rasulullah bersabda:

“Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah’. Malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah).

BACA: Simak, Ini Keutamaan Sedekah Menurut Qur’an Dan Hadits

Setelah mengetahui manfaatnya tentu kita berkeinginan untuk menjalankan , caranya sebagai berikut:

  1. Mengisi kotak amal di masjid usai mengerjakan sholat Subuh berjamaah. Kaum pria bisa langsung memasukkannya sendiri ke kotak amal, sedangkan kaum wanita dapat menitipkannya ke suami atau anak yang pergi ke masjid. Cara ini yang paling sering dilakukan oleh orang.
  2. Selain itu, bisa dengan mentransfer uang melalui rekening persis setelah subuh kepada orangtua, sahabat yang membutuhkan, lembaga sosial, dan lain sebagainya.saat ini melalui BSI Mobile Banking bisa semakin mudah dalam membayar Ziswaf ke Laznas BSM Umat. Selain itu ada juga fitur untuk pembayaran Ziswaf terjadwal.
  3. Memberi makanan dengan cara diantar ke rumah tetangga, ke pondok pesantren, ke panti asuhan, dan lain-lain. Ini dilakukan setelah subuh sebelum matahari tampak.
  4. Mengantarkan sumbangan atau bantuan kepada yang membutuhkan, persis usai subuh.

Zaman digital saat ini kita sangat mudah untuk melakukan kebaikan. Tidak perlu memikirkan jarak dan waktu untuk bersedekah. Bahkan kita bisa meminimalisir lupa bersedekah dengan fitur sedekah terjadwal Laznas BSM Umat. Dana-dana yang terhimpun akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengatasi permasalahan orang lain.  Beberapa program penyalurannya ada Beras untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan.

BACA : Cara Bersedekah Yang Baik

Rutin bersedekah subuh akan dapat mendatangkan kecintaan Allah jika dilakukan dengan ikhlas. Sehingga permasalahan yang terjadi akan diberikan kemudahan jalan keluarnya oleh Allah SWT. Beruntunglah orang-orang yang menunaikannya dan merugilah orang yang menyepelekannya.

Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) sangat memahami kebutuhan masyarakat untuk bersedekah. Oleh karena itu, masyarakat dapat  berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk untuk  membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.

 

FEATURED

Antisipasi Musim Hujan, Laznas BSMU Siap Berkolaborasi dengan Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, 13 Oktober 2021. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI dalam upaya antisipasi musim hujan di Jakarta.

Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di upacara Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan, di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi (13/10).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya kesiapsiagaan pemerintah dalam rangka menghadapi musim hujan. Dalam acara ini, hadir BPBD DKI, TNI, Kepolisian, Volunteer, Damkar, Pasukan Oranye, Lembaga Tanggap Bencana dan perwakilan tim BSMU Care Group serta Disaster Care Laznas BSMU.

BSMU Care Group Manager Laznas BSMU, Dedi Setiawan berharap kehadiran lembaganya di acara Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan bisa memberi kemaslahatan lebih luas dan komprehensif. “Dengan kolaborasi lembaga bersama BPBD DKI harapannya dapat memperkuat fungsi sosial dari stakeholder utama kami yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk,” kata Dedi Setiawan.

Dalam acara ini, Laznas BSMU melalui BSMU Care ikut berpartisipasi dalam penanggulangan kebencanaan di Indonesia. Selain itu peran lainnya adalah sebagai mitra yang ikut serta dalam respon kebencanaan wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya menyampaikan penanggulangan bencana tidak bisa diselesaikan sendirian tapi harus bersama sama. “Seperti penanggulangan COVID-19 yang sudah dikerjakan secara bersama sama, semua harus bertanggung jawab menyiapkan skenario menggalang kekuatan,” kata Anies.

Gubernur Anies dalam amanatnya berharap untuk menghadapi musim hujan masyarakat dapat menggalang kekuatan dengan segala unsur yang dibutuhkan, baik unsur instansi pemerintah, jajaran masyarakat dan lembaga tanggap bencana.

Kolaborasi dengan beberapa stakeholder terkait ini merupakan upaya Laznas BSMU untuk mensukseskan program unggulan di tahun ini yaitu 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan.

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.

FEATURED

Lewat SPI, Laznas BSMU Bantu Yusnavitha Kuliah di Kampus Impian

Yusnavitha Rachmadani sebelumnya tidak sempat berpikir untuk melanjutkan kuliah semenjak ditinggal oleh sang ayah. Jangankan kuliah, untuk terus bersekolah saja Yusnavitha harus berjuang sekuat tenaga.

Meskipun hidup penuh kekurangan, sejak awal Yusnavitha selalu diajarkan untuk tidak mudah menyerah. Yusnavitha sejak kelas 10 SMA, mempunyai cita cita untuk masuk ke kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Program Studi Meteorologi, Departemen Geofisika & Meteorologi (GM), Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral.

Untuk mewujudkan cita-cita ini, Yusnavitha mengumpulkan uang dengan mengajar Iqro. Dengan mengajar Iqro dirinya bisa meneruskan pendidikannya di kelas X SMAN 2 Tanjungpinang.

Kekurangan finansial tidak menghalangi Yusnavitha untuk berprestasi. Buktinya ketika mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kota (OSN-K) di bidang Kebumian, Yusnavitha berhasil meraih juara kedua.

Ikhtiar memang tidak pernah mengkhianati hasil. Kegigihan Yusnavitha untuk mengejar cita-cita disambut oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) melalui Program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI).

Melalui program ini, Laznas BSMU memberikan program bantuan biaya pendidikan dan pembinaan bagi siswa dan siswi binaan dari keluarga kurang mampu yang bertujuan untuk membentuk karakter-karakter positif.

Uang yang didapatkan dapatkan dari SPI, Yusnavitha gunakan seefektif mungkin, seperti  untuk membantu Ibu dan mempersiapkan diri masuk ke kampus impian. Dari uang itu bisa terbeli buku persiapan UTBK.

Selain itu, Yusnavitha juga mendapatkan pengajaran dan pembinaan dari Nurul Fikri secara gratis yang bekerja sama dengan SPI sehingga bisa aku gunakan layaknya les online seperti yang lainnya. Serta NF juga menyediakan Tryout yang bisa mengukur kemampuan.

“SPI, melaluimu aku bersemangat meraih impianku. Selain itu, ketika aku mulai putus asa dan ingin menyerah, SPI selalu hadir lewat webinar yang kembali membakar semangat. SPI juga membimbing kami melalui mentoring agar tak pernah lupa melibatkan Allah dalam setiap urusan,” tutur Yusnavitha.

BACA: Cara Mendesain Masa Depan Sesuai Keinginan

Yusnavitha mengucapkan terima kasih kepada SPI, dan Laznas BSMU serta seluruh donatur yang telah membantu, baik dalam hal finansial, spiritual, dan persiapan dalam meraih perguruan tinggi. Saat ini Yusnavitha merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB).

Yusnavitha percaya bahwa semua orang punya hak yang sama untuk menempuh pendidikan. Yusnavitha juga yakin ITB adalah tempat yang tepat untuk berproses dan mengembangkan potensi diri agar dapat berkontribusi untuk negeri. 

Masih banyak anak berprestasi yang membutuhkan bantuan untuk mewujudkan cit-cita. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat memiliki program Orang Tua Asuh yang bertujuan untuk membantu pelajar yang tidak mampu untuk membiayai sekolah. Program ini akan diselenggarakan seluruh Indonesia. Dana zakat yang dikeluarkan manfaatnya akan  terus berkembang dengan membantu pendidikan anak-anak yang kurang mampu.

FEATURED

Simak Peristiwa Penting Yang Terjadi Bulan Rabiul Awal

Bulan Rabi’ul Awal disebut juga dengan bulan Maulid karena bertepatan dengan kelahiran nabi besar Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam.  Makna ar-Rabi’ mempunyai arti musim dimana tumbuhan mulai menghijau, memunculkan bunga atau musim semi.

Ada sejumlah peristiwa penting yang pernah terjadi pada bulan Rabiul Awal, diantaranya:

  1. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Rasulullah SAW dilahirkan di bulan Rabiul Awal. Tanggal kelahiran Rasulullah SAW ada banyak versi. Ada yang menyebut bahwa Rasulullah SAW lahir pada tanggal 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal dan 17 Rabiul Awal. Namun menurut hadits riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas, Rasulullah dilahirkan pada malam yang tenang :

“Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabiul Awal, Tahun Gajah.” (Imam Ibnu Hisyam, juz 1 hlm 183)

  1. Wafatnya Rasulullah SAW

Peristiwa penting yang kedua adalah bulan Rabiul Awal merupakan bulan wafatnya Rasulullah SAW. Para ulama sejarah bersepakat bahwa Rasulullah SAW wafat pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, tahun 11 Hijriah 8 Juni 632 M.

  1. Hijrahnya Kaum Muslimin

Di bulan Rabiul Awal ini peristiwa penting lainnya adalah hijrah pertama kaum muslimin ke Abisinia atau Habasyah. Rasulullah juga melaksanakan hijrah pada bulan ini.

  1. Rasulullah SAW membangun Masjid Quba

Dalam hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ke Madinah, namun ketika sedang perjalanan dan belum sampai ke Madinah, Rasulullah sempat singgah di daerah Quba, pada hari Senin 12 Rabiul Awal.

Di Quba, Rasulullah SAW tinggal di rumah keluarga Amr bin Auf selama empat hari. Dan di sanalah Rasulullah SAW membangun masjid pertama yaitu masjid Quba.

  1. Menunaikan salat Jumat pertama kali

Setelah empat hari singgah di rumah Amr bin Auf, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Ditengah perjalanan Rasulullah SAW mendapatkan wahyu untuk mengerjakan sholat Jumat.

Maka, Rasulullah SAW melakukan salat jumat bersama para sahabat, lalu berkhutbah. Dan inilah salat jumat pertama kalinya dimulai.

Setelah mengetahui banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Rabiul Awal, kita juga bisa mengisinya bulan agung ini dengan mengalirkan sejuta kebaikan. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki berbagai program untuk berbagi kebaikan. Mulai dari Orangtua Asuh, wakaf Uang, Wakaf ambulance, Wakaf Masjid Bakauheni, Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan.

 

FEATURED

Mudahnya Pembayaran Zakat Secara Online Melalui Laznas BSMU

Zakat memberikan peranan yang penting dalam perekonomian umat islam. Dalam islam orang yang memiliki kelebihan harta diwajibkan untuk memberikan sebagian hartanya kepada yang membutuhkan.

Oleh karena itu zakat memiliki peran mensucikan harta yang dimiliki sekaligus bukti ketaqwaan terhadap Allah SWT. Banyak kisah yang menggambarkan tentang keberkahan dalam berzakat. Semakin banyak orang yang berzakat semakin banyak pula orang yang dapat terbantu.

Pandemi menuntut seluruh sektor kehidupan untuk berinovasi, termasuk dalam hal membayar zakat. Lembaga zakat harus mampu mempermudah para mustahik untuk menunaikan kewajibannya. Bekerjasama dengan marketplace dan dompet digital dapat mempermudah para muzakki untuk membayar zakat.

Laznas bangun Sejahtera Mitra Umat juga turut berkonsentrasi untuk memberikan kenyamanan para muzakki dalam membayar zakat dengan terus mengembangkan website www.bsmu.or.id untuk melayani para muzakki. Di dalam website tersebut, selain bisa untuk membayar zakat secara online juga terdapat kalkulator zakat untuk menghitung zakat yang perlu dibayarkan.

Para pengunjung website www.bsmu.or.id juga diberikan informasi dan berita mengenai penyaluran dana Zakat, Infak yang telah dilakukan.  Dengan berbagai kemudahan yang diberikan, diharapkan para muzakki akan mudah dalam membayar zakat.

Adapun langkah-langkah untuk membayar zakat melalui www.bsmu.or.id adalah:

1.Klik tombol donasi yang ada di halaman utama website

2.Pilih Kalkulator zakat untuk menghitung zakat yang akan dikeluarkan. Kalkulator Zakat ini merujuk pada Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif. Kemudian anda akan diarahkan ke halaman tunaikan zakat untuk membayar zakat yang telah dihitung dengan klik donasi

3.Isi data diri sesuai dengan yang dibutuhkan, walaupun demikian anda bisa mensetting dengan anonymous.

4.Selesaikan pembayaran zakat dengan klik buat pesanan kemudian anda akan diarahkan menuju halaman pilih metode pembayaran, kemudian pilih metode pembayaran dan selesaikan pembayaran dengan mentransfer zakat anda.

Mudah bukan, kemudahan ini diberikan agar para muzakki yang sibuk dengan pekerjaanya tetap bisa menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Bayar zakat melalui online seyogyanya sama dengan membayar langsung, karena muzakki akan tetap mendapatkan kuitansi. Selain itu keuntungannya adalah mencegah kerumunan dan mengurangi tatap muka.

FEATURED

Bersama BEI dan Fine Aja, Laznas BSMU Tingkatkan Literasi Syariah ke Millenial

Jakarta, 9 Oktober 2021. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen meningkatkan literasi dan edukasi mengenai ekonomi syariah ke berbagai lini masyarakat. Golongan masyarakat yang paling potensial untuk menggerakkan ekonomi syariah adalah masyarakat milenial.

Untuk mencapai hal tersebut Laznas BSMU bersama BSI menyelenggarakan webinar LIKES Talk dengan tema “Millenial Jago Atur Duit” Sabtu (9/10). Hadir dalam acara ini Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh; CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia; dan perwakilan Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU.

Dalam kesempatan terpisah Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU, Aprilia Eviyanti berharap dengan  webinar LIKES Talk ini milenial bisa belajar tidak hanya bagaimana mengelola keuangan tetapi juga bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.  “Dalam acara ini kami berkolaborasi dengan penerima beasiswa Laznas BSMU dari Universitas Andalas Padang Sumatera Barat,” kata Aprilia.

CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia memberikan tips dalam mengelola keuangan untuk milenial pertama harus mempunyai spesifik tujuannya. “Harus jelas untuk apa, mengapa, dan kapan targetnya,” kata Zahra.

Kedua adalah harus terukur tujuan dan perencanaan keuangannya. Ketiga adalah bisa dicapai, jangan sampai tujuan pengelolaan keuangan ini terlalu jauh sehingga tidak bisa dicapai.  Keempat adalah relevant artinya mempunyai tujuan yang tepat dan kelima adalah dapat diikuti secara waktu kapan bisa mencapai tujuan tersebut.

Untuk pengelolaan budget, Zahra memberikan tips bisa menggunakan rule 50/30/20. Dalam mekanisme pengelolaan keuangan ini, disarankan mengalokasikan 50% uang yang dimiliki untuk keperluan essentials seperti rumah, tagihan, transportasi dan asuransi. Untuk 30% sisanya bisa digunakan untuk budget entertainment yaitu belanja dan hobi. Sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tujuan keuangan, dan tabungan masa tua.

Dalam tipsnya, Zahra juga memberikan penekanan selalu menyisihkan uang yang dimiliki untuk dana darurat. Untuk jumlah dana darurat disesuaikan dengan kondisi misal lajang sebanyak 3-6 dari pengeluaran per bulan; yang sudah menikah antara 6-12 kali pengeluaran per bulan. Untuk instrumennya dana darurat ini harus mempunyai kriteria yaitu aman, likuid dan mudah diakses.  

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh menjelaskan bahwa dalam mengelola keuangan disarankan mengikuti jejak Rasulullah SAW yaitu siddiq/benar, amanah/jujur, dan fathonah atau cerdas. “Yang membedakan pengelolaan keuangan syariah adalah perhatian kepada tujuan akhir yaitu akhirat melalui instrumen ZISWAF atau Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf,” kata Irwan.

Secara umum, ada beberapa instrumen investasi syariah yang bisa dipilih milenial misalkan jika yang mempunyai profil risiko rendah bisa mengambil produk sukuk atau surat utang syariah. Sedangkan jika yang mempunyai profil risiko high risk bisa mengambil investasi saham.

FEATURED

Agustus – September 2021, Laznas BSMU Bersama BSI Telah Vaksinasi Lebih Dari 3000 Masyarakat di Jakarta

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah melakukan kegiatan Vaksinasi untuk Indonesia Tangguh selama Agustus – September 2021. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat target vaksinasi pemerintah secara maksimal terutama pada wilayah padat penduduk yang tidak tersentuh vaksinasi.

Selama dua bulan yaitu Agustus – September 2021, jumlah penerima vaksin dalam program Vaksinasi untuk Indonesia Tangguh sebanyak 3.226 orang dengan jumlah pelaksanaan 24 kali di 16 titik lokasi. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac, Astrazeneca dan Moderna.

 

Beberapa lokasi yang telah dilakukan vaksinasi diantaranya adalah Masjid Sunda Kelapa Menteng, Masjid Cut Meutia, Kelurahan Petamburan, Masjid Al Ikhlas Lontar Bawah Tanah Abang dan Masjid An Nur Menteng.

Sampai 9 Oktober 2021, jumlah masyarakat DKI Jakarta yang sudah mendapatkan vaksin COVID 19 dosis pertama berdasarkan website corona.jakarta.go.id sebesar 6,9 juta orang. Sedangkan untuk vaksin COVID 19 tahap kedua sebanyak 5,3 juta orang.  

Sedangkan total kesembuhan kasus COVID-19 di Jakarta sebanyak 843,8 ribu orang dengan tingkat kesembuhan sebanyak 98,2%.

Pelayanan vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta dilaksanakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota atau milik masyarakat/swasta yang memenuhi persyaratan, meliputi: Puskesmas, Puskesmas Pembantu; Klinik; Rumah Sakit dan/atau Unit Pelayanan Kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

FEATURED

Optimalkan Potensi Desa, Ini Tiga Klaster Desa Binaan Laznas BSMU

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU)  berusaha mengoptimalkan potensi desa dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat melalui program desa binaan. Program ini bertujuan sebagai sarana pemberdayaan desa melalui pengembangan sumberdaya ekonomi lokal.

Dalam program desa binaan, Laznas BSMU bersinergi dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk di program-program sosial salah satunya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Adapun goal dari program ini adalah memfasilitasi para penerima manfaat (mustahik) melalui penguatan dan pengembangan sumberdaya ekonomi lokal sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Selain itu program ini juga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman agama pada masyarakat yang merupakan sasaran program.

Adapun desa binaan yang dikelola secara penuh oleh Laznas BSMU ada 3, yaitu: Klaster padi Lampung Tengah, Klaster Peternakan Kambing- Purbalingga dan Klaster Peternakan sapi – Trenggalek. Pemetik manfaat pada awal program sebanyak 200 orang dengan rincian 100 petani, 20 peternak kambing dan 50 peternak sapi.

BACA : Bank Syariah Indonesia dan Laz BSMU Bangun Desa Sejahtera Mandiri Di Lampung Tengah

Saat ini pelaksanaan program telah melewati tahap pertama pada tahun ketiga, yang merupakan tahap pemandirian atau exit program. Tahap ini merupakan proses penyerahan pengelolaan pada kelembagaan mustahik. Hal sebagai tolak ukur keberhasilan dari program yang telah dijalankan.   

Sejalan dengan pelaksanaan program desa binaan maka bertambah pula orang yang menerima manfaat menjadi 263 KK atau meningkat 31,5% dari awal program. Dengan perincian saat ini untuk pertanian lampung menjadi 150 KK atau setara 585 jiwa,  klaster kambing 62KK aau 261 jiwa dan klaster sapi 51 KK atau 209 jiwa.

  1. Klaster Pertanian – Lampung Tengah

Klaster pertanian diarahkan pada pengembangan sistem pertanian ramah lingkungan sebagai upaya menjaga pola pertanian yang berkelanjutan. Langkah yang dilakukan dengan menghentikan penggunaan pestisida kimia dengan mengoptimalkan pupuk organik. Sebagai aspek kelembagaan pada 17 Desember 2018 telah diresmikan kelembagaan mustahik dengan disahkannya PP Gapsera Sejahtera mandiri sebagai perkumpulan kelompok tani. Dalam peningkatan pengetahuan para petani PP Gapsera telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya, balai penyuluhan, perguruan tinggi (UNILA, Polinela) serta institusi lainnya. Saat ini PP Gapsera telah memproduksi beberapa varian beras seperti: beras merah non pestisida, beras premium, beras medium (kualitas 1-3), beras merah dan beras hitam.

  1. Klaster Peternakan Kambing- Purbalingga

Proses pengembangan program diarahkan pada pembentukan klaster peternakan dengan sistem budidaya pengembangbiakan (Breeding) dan penggemukan (Fattening) yang dikelola bersama melalui kandang komunal. Kegiatan pengembangbiakan difokuskan pada kambing khas Kejobong. Sedangkan penggemukan dilakukan melalui pengembangan budidaya kambing jawa randu dan domba.

Kelompok Tani Ternak (KTT) merupakan kelembagaan peternak di program klaster peternak domba kambing di Purbalingga. Saat ini KTT Ngudi Dadi memiliki kelembagaan formal yaitu Koperasi Serba Usaha (KSU). KTT Ngudi Dadi menjadi salah satu kelembagaan peternakan yang menjadi rujukan berbagai komponen dan juga akademis.

BACA : Launching Program Desa Klaster Sapi

  1. Klaster Peternakan Sapi – Trenggalek

Pengembangan klaster peternakan sapi potong di Desa Jati Trenggalek  dilakukan melalui sistem budidaya intensif dalam kandang koloni. Pemeliharaan dilakukan untuk penggemukan sedangkan proses pemeliharaan untuk pengembangbiakan dilakukan oleh masing-masing peternak. Aspek budidaya merupakan faktor penting yang harus dikuatkan karena selain merupakan mata pencaharian juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan populasi ternak. Kelembagaan yang sudah terbentuk adalah Kelompok Peternak Mandiri (KPM) Jati Bersemi. Kelompok ini sudah teregister di Dinas Pertanian dan Pangan Sub Peternakan Kabupaten Trenggalek.

Desa binaan ini merupakan salah satu contoh pengelolaan dana ZISWAF yang profesional sehingga masyarakat sebagai penerima bantuan tidak hanya diberikan bantuan berupa materi, melainkan juga diberi bimbingan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai usaha yang dijalani dan juga pembekalan mengenai ilmu-ilmu keagamaan. Sehingga akan tercipta masyarakat yang sejahtera dan juga taat kepada Allah SWT.

FEATURED

Laznas BSMU Dorong Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Masjid

Bandung, 7 Oktober 2021. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk mendukung kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melakukan peningkatan manajemen pengelolaan, kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masjid. Diharapkan hal ini bisa mengoptimalisasi pemberdayaan umat berbasis masjid.

Program Laznas BSMU berbasis masjid sudah dilakukan sejak 2017 sampai saat ini dengan total masjid yang sudah dikelola sebanyak 586 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejak 2017 dana yang sudah tersalurkan untuk perbaikan dan pelatihan manajemen masjid Laznas BSMU sebesar Rp43,35 miliar.

Pada tahun 2021, Laznas BSMU melanjutkan bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid. Terakhir, pada (6/10) di Sutan Raja Hotel and Convention Centre, Bandung, Laznas BSMU mendukung Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber di kegiatan pembinaan manajemen pemberdayaan masjid di Jawa Barat .

Dalam acara tersebut, hadir Manager Unit Representative Office (URO IV) Bandung Laznas BSMU, Muhammad Mulyana; Kepala Cabang BSI KCP Soreang, Sakti Pradopo; Funding & Transactional Relationship Manager BSI Area Bandung Kota, Kines Kinantia; Kepala Bagian Bina Mental Spiritual, Biro Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Supriadi; dan Kepala Seksi Kemasjidan, Hisab Rukyat, dan Bina Syariah pada Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Amar Saefulloh.

BACA: Bantuan 2.000 Paket Sembako Untuk Marbot Masjid

Muhammad Mulyana menyampaikan dalam program pemberdayaan masjid perlu diidentifikasi kesiapan, pemetaan dan proses asesmen serta kesiapan jamaah. “Bentuk pemberdayaan manajemen masjid ini adalah pemberian pelatihan dan permodalan, yang sumbernya bisa bervariasi tidak hanya berasal dari ZISWAF,” kata Muhammad Mulyana.

Dalam pelatihan manajemen masjid, Laznas BSMU juga memberikan layanan kemudahan untuk berinfaq, membuka rekening dan membuka QRIS.

Funding & Transactional Relationship Manager BSI Area Bandung Kota, Kines Kinantia menyampaikan terkait program pemberdayaan masjid, dari BSI akan memberikan support terkait produk produk perbankan yang bisa disinergikan. “Salah satunya adalah laku pandai, dimana masjid bisa menjadi mediasi dalam menghimpun dana dari laku pandai,” kata Kines Kinantia.

Dari BSI juga menyarankan agar masjid mempunyai rekening digital payment agar memudahkan untuk transfer dan transaksi.

BACA : Launching ATM Beras Di Batam, Cilegon Praya

Nantinya untuk mengoptimalkan dukungan ke kegiatan pengelolaan keuangan masjid, Laznas BSMU bersama BSI akan mensupport beberapa rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.  

Selain bantuan perbaikan dan pelatihan manajemen masjid, Laznas BSMU pada 2020 juga memberikan bantuan beasiswa dan bantuan usaha ultra mikro berbasis masjid serta bantuan 34 ATM Beras untuk ketahanan pangan dhuafa.  Nantinya selain pendampingan dan permodalan, program Laznas BSMU berbasis masjid juga melakukan pelatihan ketrampilan, optimalisasi sumber daya, dan identifikasi dan pemetaan potensi masjid.

FEATURED

Kunci Sedekah Agar Pahala Makin Berlimpah

Sedekah adalah amal yang melahirkan banyak buah kebaikan. Bersedekah membuat manusia semakin dekat kepada Allah SWT dan merupakan cerminan syukur terhadap apa yang telah diberikan.

Ibadah ini juga bisa menghapus dosa yang pernah dilakukan. Sehingga sangat disayangkan jika ada yang melewati hari tanpa bersedekah. Dengan bersedekah ada beberapa benefit yang akan didapat salah satunya adalah dimudahkan urusan dan balasan pahala yang berlipat ganda.

Hal ini sesuai dengan firman Firman Allah dalam Surat At-Thalaq Ayat 7, “Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.”

Firman Allah tersebut mengajarkan kepada manusia agar tidak perlu khawatir untuk meng infaq/sedekah-kan rezeki walaupun dalam kondisi kesempitan.

BACA : Belajar Sedekah Dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Syurga

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, dalam mengamalkan sedekah harus melaksanakan adab-adabnya. Adapun adab-adabnya, dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam risalah berjudul Al-Adab Fid Din dalam Majmu’ah rasail Al-Imam Al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah at-Taufiqiyyah) Hal. 438, sebagai berikut:

“Adab orang yang bersedekah, yakni hendaknya memberikan sedekah sebelum diminta, tidak diketahui orang (lain) ketika memberikan, menjaga kerahasiaan setelah memberikan, bersikap ramah terhadap orang yang memintanya, tidak menjawab dengan penolakan, hendaknya menjawab dengan suara lirih ketika menolak, menghindari sikap bakhil, memberikan apa yang diminta atau menolaknya dengan penolakan yang baik, jika iblis la’natullah menghalanginya dengan membisikkan bahwa sesungguhnya si peminta tidak berhak menerima, maka hendaknya ia tidak menarik kembali apa yang telah diberikan Allah sebagai nikmat sedang peminta itu berhak atasnya”.

Setelah mengetahui adabnya, apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sedekah yang dilakukan nilainya menjadi semakin berlipat ganda dari sebelumnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bersedekah yaitu:

  1. Niatkan bersedekah hanya untuk mengagungkan Allah
  2. Pastikan harta yang kita sedekahkan itu adalah harta yang halal, tidak bersumber dari penghasilan yang haram, seperti menipu, berjudi dan merampas hak orang lain.
  3. Gembirakan orang-orang yang berjasa dengan sedekah yang dilakukan. Orangtua dalam hal itu adalah orang yang sangat berjasa atas semua kesuksesan yang telah diraih, maka selayaknya mereka menjadi orang pertama yang harus berbahagia dengan jerih payah yang telah didapatkan. Kemudian kepada guru-guru yang telah mengajarkan ilmu, sehingga kita saat ini menjadi pintar dengan perantaranya.
  4. Selesaikan permasalahan orang yang sedang kesulitan, seperti orang miskin, yatim piatu, janda, orang yang sedang menuntut ilmu, musafir dan lain sebagainya.

BACA : Cara Bersedekah Yang Baik

Banyak keuntungan yang akan didapatkan jika kita menyalurkan sedekah melalui lembaga ZISWAF. Walaupun dana yang kita berikan jumlahnya tidak banyak, namun dengan dikumpulkan akan memiliki efek yang besar.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) merupakan lembaga ZISWAF yang memiliki banyak program yang bertujuan untuk merubah mustahik (orang tidak mampu) menjadi muzakki (orang yang berzakat). Mulai dari program ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kebencanaan. Beberapa program unggulan adalah untuk zakat ada orang tua, untuk infaq ada Beras untuk santri, bantuan covid, peduli masjid, infaq kemanusiaan dan untuk wakaf ada wakaf uang, wakaf ambulance, dan wakaf Bakauheni.

FEATURED

Peran Bayt Al-Hikmah dalam Mendukung Kejayaan Islam pada masa Khilafah Abbasiyah

Islam pernah mengalami kejayaan setelah dari zaman Rasulullah. Jejaknya ada dalam berbagai bidang ilmu. Dilansir dari langit7.id salah satu sentral ilmu pengetahuan dalam peradaban islam adalah rumah kebijaksanaan atau Bayt Al-Hikmah. 

Bayt al-Hikmah merupakan perpustakaan umum pertama di Baghdad sekaligus akademi ilmu pengetahuan pertama milik umat Islam. Perpustakaan dan lembaga yang menerjemahkan naskah tulisan bahasa asing tersebut dibangun di masa Khalifah Harun Ar-Rasyid pada Abad ke-8 M

Lokasinya berada di pusat kota membuat orang mudah untuk mengunjunginya. Karya-karya filsafat, kedokteran, astronomi, matematika yang berasal dari Yunani, Persia, dan India diterjemahkan besar-besaran.

Pada masa  Khalifah Harun ar-Rasyid dan Khalifah al- Ma’mun di Bayt Al-Hikmah, Bayt al-Hikmah mengalami kemajuan cukup besar terutama dalam pengembangan keilmuan. Selama 500 tahun Baghdad menjadi tuan rumah berbagai kegiatan akademis, bahkan mencetak ilmuwan dari seluruh dunia.

BACA : Meneladani Kesuksesan Abdurrahman Bin Auf

Pembangunan Bayt Al-Hikmah

Putra Harun Ar-Rasyid, Khalifah Al-Ma’mun memiliki peran penting dalam perluasan Bayt Al-Hikmah, baik dari segi fisik maupun dari segi manfaat di bidang keilmuan. Pada masa beliau, Bayt Al-Hikmah menjadi pusat studi berbagai cabang Ilmu.

Melalui Bayt Al-Hikmah, umat Islam menyajikan kepada dunia akses ke karya-karya filsuf besar seperti Aristoteles dan Hipocrates. Tanpa peran umat Islam, tradisi keilmuan Yunani mungkin telah hilang selamanya.

Bayt Al-Hikmah tidak hanya menyimpan buku-buku berbahasa Yunani, tapi juga buku berbahasa Farsi, Aram, Ibrani, Syria, India, dan latin. Orang Kristen dan yahudi dari seluruh dunia berbondong-bondong datang dan belajar ke Bayt Al-Hikmah. Menariknya, umat Islam menyambut semua golongan yang belajar di tempat itu tanpa terkecuali.

Memiliki Cabang Ilmu yang Berbeda-beda

Bayt Al-Hikmah tak hanya menjadi tempat pengkajian ilmu filsafat dan teologi. Studi dalam metafisika, ilmu agama, aljabar, kedokteran, fisika, biologi, kimia, trigonometri, astronomi dan banyak disiplin ilmu lain berkembang di pusat intelektual ini.

Setelah mempelajari seni membuat kertas melalui ekspedisi umat Islam ke Cina, Baghdad menjadi salah satu pusat produksi dan reproduksi buku, menyederhanakan proses pembukuan sehingga buku lebih mudah diakses.

BACA : Kisah Hujrah Mus’ab Bin Umair Menjadi Pribadi Yang Luar Biasa

Ada pula observatorium astronomi, yang didirikan sebagai bagian dari Bayt Al-Hikmah, memungkinkan para astronom mengamati alam semesta. Dari situ, para astronom juga menguji kebenaran literasi yang menyinggung masalah astronomi yang dihasilkan ilmuwan India, Yunani, dan Persia.

Proyek ini melampaui kajian astronomi, karena beberapa sejarawan mengklaim kegiatan tersebut sebagai upaya sains skala besar pertama yang didukung oleh negara. Sebuah pelopor proyek astronomi seperti Large Hadron Collider di Jenewa.

Bayt Al-Hikmah menjadi rumah bagi para akademisi dan ilmuwan ternama dunia waktu itu. Ja’far Muhammad ibn Musa ibn Shakir disebut sebagai ilmuwan pertama yang mengeksplorasi gagasan bahwa benda-benda langit di sekitar kita, seperti bulan dan planet-planet, tunduk pada hukum fisika yang sama seperti di bumi.

Ja’far Muhammad menulis buku berjudul ‘Astral Motion and the Force of Attractions’, berisi pemikiran tentang kekuatan fisik yang menginspirasi Newton dan hukum gravitasi universalnya.

Ada pula Al-Kindi, filsuf ternama. Ia adalah salah satu ilmuwan terkemuka di Bayt Al-Hikmah. Ia menerjemahkan karya-karya Aristoteles, dan mengembangkannya dengan teologi Islam. Buah pemikiran Al-Kindi menjadi perdebatan di bidang ilmu Filsafat dan teologi bahkan berabad-abad setelah ia meninggal.

BACA : Berdayakan Ekonomi, Berikut Program Unggulan Laznas BSMU

Al-Khawarizmi, ahli matematika terkemuka, adalah salah satu tokoh hebat Bayt Al-Hikmah. Bersama Al-Kindi, dia memperkenalkan ke seluruh dunia bilangan yang kita gunakan saat ini yakni angka 1,2,3,4 dan seterusnya. Bukunya, Kitab al-Jebr menjadi istilah dalam ilmu matematika, yaitu Aljabar. Ia merupakan tokoh yang pertama kali meletakkan rumus-rumus matematika.

Bayt Al-Hikmah sebagai kekuatan intelektual dunia pada akhirnya runtuh, baik secara fisik maupun metaforis, akibat kekalahan Baghdad oleh bangsa Mongol pada 1258 M.

Pemerataan pendidikan merupakan salah satu kunci untuk mengembalikan kejayaan umat islam. Anak-anak yang pintar namun tidak memiliki biaya untuk sekolah dapat dibantu melalui dana zakat para muzakki.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki program yaitu orang tua asuh. Cara mengikutinya cukup mudah, tidak perlu harta yang banyak sudah dapat membantu pendidikan anak-anak yang tidak mampu. Kontribusinya dapat melalui www.bsmu.or.id atau jadiberkah.id.

FEATURED

Karakter Jiwa yang Sehat, Berdasarkan Perspektif Islam

Sebentar lagi kita akan akan memperingati hari kesehatan jiwa yang jatuh pada tanggal 10 Oktober. Peringatan ini diadakan pertama kali pada tahun 1992 atas prakarsa World Federation for Mental Health (WFMH), sebuah organisasi global kesehatan jiwa dengan anggota lebih dari 150 negara. Peringatan ini bertujuan agar masyarakat dunia menaruh perhatian lebih terhadap masalah kesehatan jiwa dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Kesehatan jiwa memiliki peranan penting dalam menghadapi kehidupan. Dengan jiwa yang sehat akan banyak kontribusi positif yang dapat dilakukan. Selain itu kejiwaan yang sehat juga akan mempengaruhi kesehatan fisik, menjadikan aktivitas fisik tidak terhalang oleh permasalahan yang membebani jiwa.

Menurut Undang-undang No 3 Tahun 1966 yang dimaksud dengan “Kesehatan Jiwa” adalah keadaan jiwa yang sehat menurut ilmu kedokteran sebagai unsur kesehatan, yang dalam penjelasannya disebutkan sebagai berikut:

“Kesehatan Jiwa adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain”. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi) dan memperhatikan semua segi-segi dalam kehidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain.

Islam sudah sejak lama mengajarkan umatnya selalu seimbang dalam menjalani kehidupan.Jiwa yang sehat akan melahirkan ketenangan dan selalu bertindak dengan pikiran yang jernih. Ketenangan jiwa dalam islam tercermin salah satunya adalah dengan khusyu dalam sholat, hal ini merupakan latihan jiwa menuju ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah QS Ar Ra’ad 13:28) yang artinya “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”

Diambil dari tulisan Purmansyah Ariadi yang berjudul ‘Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam’, karakter jiwa yang sehat adalah:

1.Aspek Fisik

 – Perkembangan yang normal

 – Berfungsi dalam melakukan tugas-tugasnya

 – Sehat, tidak sakit-sakitan

2.Aspek Psikis

 – Respek terhadap diri sendiri dan orang lain

 – memiliki insight dan rasa humor

 – Memiliki respon emosional yang wajar

 – Mampu berpikir realistik dan objektif

 – Terhindar dari gangguan-gangguan psikologis

 – Bersifat kreatif dan inovatif

 – Bersifat terbuka dan flexibel, tidak defensif

 – Memiliki perasaan bebas memilih, menyatakan pendapat, dan bertindak

3.Aspek Sosial

 – Memiliki perasaan empati dan kasih sayang (affection) terhadap orang lain, serta senang memberikan pertolongan kepada orang-orang yang memerlukan pertolongan (sikap alturis)

 – mampu berhubungan dengan orang lain secara sehat, penuh cinta kasih dan persahabatan

– Bersifat toleran dan mau menerima tanpa memandang kelas sosial, tingkat pendidikan politik, agama, suku, ras dan warna kulit.

4.Aspek Moral Religius

 – Beriman kepada Allah dan taat mengamalkan ajaran-Nya

 – Jujur, amanah (tanggung jawab) dan ikhlas dalam beramal

Dengan mengetahui karakteristik/ciri jiwa yang sehat, kita dapat sedini mungkin mendeteksi kondisi kesehatan jiwa. Berbuat baik kepada orang lain bisa menjadi sarana untuk memperbaiki jiwa/mental yang sedang sakit.

Menunaikan ZISWAF merupakan salah satu cara Allah untuk menjadikan umat islam untuk selalu dalam keadaan sehat sehingga dapat terus beramal dengan yang terbaik. Menyalurkan dana sedekah kepada yang membutuhkan akan menimbulkan perasaan bahagia bagi pemberi dan penerima.

FEATURED

Mengenal Wakaf Produktif Lebih Dekat

Wakaf dalam hal penggunaannya terbagi menjadi dua, yaitu wakaf mubasyir dan wakaf istismari. Wakaf mubasyir adalah harta wakaf yang menghasilkan pelayanan masyarakat dan bisa digunakan secara langsung seperti madrasah dan rumah sakit. Sedangkan wakaf istismari adalah harta wakaf yang ditujukan untuk penanaman modal dalam produksi barang- barang dan pelayanan yang dibolehkan syara’ dalam bentuk apapun kemudian hasilnya diwakafkan sesuai keinginan wakif.

Wakaf istismari biasa disebut juga wakaf produktif, yaitu wakaf harta yang digunakan untuk kepentingan investasi, baik di bidang pertanian, perindustrian, perdagangan, dan jasa. Manfaat pada wakaf produktif tidak diperoleh dari benda wakaf secara langsung, melainkan dari keuntungan atau hasil pengelolaan wakaf. Kata produktif merupakan kata sifat yang berasal dari kata produk yang berarti hasil, hasil kerja, barang atau benda yang dihasilkan.

BACA : 5 Manfaat Wakaf Yang Harus Kamu Ketahui

Wakaf produktif menurut Depag RI tahun 2008 adalah sebuah skema pengelolaan donasi wakaf dari umat, yaitu dengan memproduktifkan donasi tersebut, hingga mampu menghasilkan surplus yang berkelanjutan. Donasi wakaf dapat berupa benda bergerak, seperti uang dan logam mulia, maupun benda tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan. Surplus wakaf produktif Wakaf produktif inilah yang menjadi sumber dana abadi bagi pembiayaan kebutuhan umat, seperti pembiayaan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.(sumber : bwi.go.id)

Di tengah masih berlangsungnya Pandemi Covid-19, instrumen keuangan seperti wakaf uang yang digunakan secara produktif, juga turut dapat berkontribusi melalui peningkatan efisiensi dan menurunkan biaya perekonomian. Saat ini telah ada instrumen integrasi keuangan komersial dan sosial syariah, seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) yang telah diterbitkan Pemerintah, hal ini turut mendukung upaya pemulihan ekonomi melalui pengembangan prasarana seperti kesehatan bagi masyarakat dan program pemberdayaan masyarakat lainnya.

BACA : Yuk Simak Sejarah Berkembangnya Wakaf Uang Di Indonesia

Pengembangan sektor wakaf produktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital diyakini akan mendorong perkembangan yang lebih signifikan dari sektor perwakafan nasional. Teknologi digital akan menjadi katalisator bagi aspek mobilisasi dan penyaluran dana wakaf. Teknologi digital juga akan mendorong efisiensi pada pengelolaan dan efektivitas pada penggunaan dana atau aset wakaf yang dilakukan banyak lembaga keuangan sosial syariah di Indonesia.(sumber:bi.go.id)

Salah satu lembaga wakaf yang telah berperan serta dalam wakaf produktif adalah Nazhir Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU). Berkolaborasi bersama Bank Syariah Indonesia tbk membantu mengentaskan permasalahan perekonomian masyarakat di wilayah Aceh. Wakaf produktif memiliki keuntungan ganda yaitu dengan nilai uang yang tetap namun dapat memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat.

FEATURED

Zakat Sebagai Pemotong Pajak (Bagian Kedua)

Setelah mengetahui dasar hukum zakat sebagai pengurang pajak, tentunya akan ada pertanyaan bagaimana cara penerapan zakat agar dapat mengurangi pajak di SPT Tahunan?

Menurut informasi yang dilansir dari info-pajak.com, hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-06/PJ/2011 tentang Pelaksanaan Pembayaraan dan Pembuatan Bukti Pembayaran atas Zakat, Pasal 2 yang berbunyi:

(1). Wajib Pajak yang melakukan pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, wajib melampirkan fotokopi bukti pembayaran pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak dilakukannya pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib.

BACA : Keutamaan Zakat Yang Wajib Kamu Ketahui

(2). Bukti pembayaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1):

  1. Dapat berupa bukti pembayaran secara langsung atau melalui transfer rekening bank, atau pembayaran melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
  2. Paling sedikit memuat:
    1. Nama lengkap wajib pajak dan nomor pokok wajib pajak pembayar pajak.
    1. Jumlah pembayaran.
    1. Tanggal pembayaran.
    1. Nama badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan yang dibentuk dan disahkan pemerintah.
    1. Tanda tangan petugas badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan pemerintah di bukti pembayaran apabila pembayaran secara langsung.
    1. Validasi petugas bank pada bukti pembayaran apabila melalui transfer rekening bank.

Namun, zakat Anda tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto jika:

  • Tidak dibayarkan oleh wajib pajak pada badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan pemerintah.
  • Bukti pembayaran tidak memenuhi ketentuan seperti yang disebutkan di atas.

Jika sudah membayar zakat dan memiliki bukti sesuai ketentuan dalam peraturan, Anda dapat melampirkannya pada saat pelaporan SPT Tahunan pajak penghasilan dalam tahun pajak saat zakat ditunaikan. Zakat di SPT Tahunan akan menentukan penghasilan neto.

BACA : Perbedaan ZAKAT Dan Sedekah

Selain dapat menjadi pemotong zakat, saat ini membayar zakat melalui Lembaga zakat ditawarkan berbagai kemudahan cara bayar seperti; pembayaran online, melalui aplikasi mobile, platform (bsmu.or.id atau jadiberkah.id) atau transfer ke rekening tujuan yang telah ditentukan. Tidak perlu khawatir mengenai pengelolaan uang yang telah diamanahkan, karena Lembaga zakat dalam hal ini Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat juga diaudit oleh audit external yaitu PWC.

Membayar zakat melalui Lembaga dapat memiliki dampak yang besar, hal itu karena dana yang terkumpul akan mampu perekonomian secara signifikan, yaitu merubah mustahik menjadi muzakki. Seperti contohnya Desa Berdaya Sejahtera mandiri Lampung, yang merupakan desa binaan Laznas BSMU, dahulu merupakan penerima zakat tapi setelah panen dan berlimpah sudah bisa menjadi muzakki (pembayar zakat).

Pengoptimalan dana-dana ZISWAF untuk mengatasi permasalahan masyarakat akan lebih memiliki kesempatan berhasil yang besar. Dana yang dikelola dengan manajemen yang baik dan professional akan mendatangkan kebermanfaatan yang berlipat ganda.

FEATURED

Belajar Sedekah dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga

Jakarta – Harta kita adalah sebagian milik orang lain. Itu merupakan kalimat yang mungkin sering kita dengar di kehidupan. Dalam islam kita dianjutkan untuk bersikap saling bantu antar sesama dengan cara menyebarkan harta, baik dalam bentuk pemberian maupun dalam bentuk perdagangan serta tidak memendam harta untuk dijadikan miliknya sendiri.  

Syekh Kulaini dalam kitabnya, Al Kafi meriwayatkan hadits dari Imam Ja’far Shadiq, “Obati penyakitmu dengan sedekah, dan hilangkan kesulitan kesulitan dan musibah dengan sedekah. Sedekah membuang tujuh puluh setan dari apa yang ada dalam janggut seseorang, dan sedekah akan lebih dulu sampai ke tangan Allah SWT sebelum sampai ke tangan orang yang membutuhkan.” 

Dalam realitas kehidupan, tidak sedikit manusia lupa bahwa hartanya merupakan amanah Allah serta terdapat hak orang lain dalam harta tersebut. 

Ingin menjadi orang yang senantiasa beruntung? 

Dilansir dari finance.detik.com ada kisah luar biasa di zaman nabi terkait dengan keajaiban sedekah. Dalam buku ‘Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga’ karya Ahmed Al Ali, dikisahkan dari Mullah Fatih Ali bahwa seorang kawan dekatnya, laki-laki mengaku memiliki sejumlah lahan pertanian. Namun, selama setahun perekonomian di daerahnya memburuk sehingga banyak orang menderita akibat kelaparan. Akhirnya, laki-laki itu memutuskan untuk memberikan hasil panen dari salah satu ladang pertaniannya untuk orang-orang miskin. 

Ia pun pergi ke masjid dan mengumumkan kepada semua orang bahwa mereka boleh memanfaatkan tanah ladangnya, dan mengambil semua hasil panennya sesuai kebutuhan.Orang-orang pun berbondong-bondong pergi ke ladang milik sang Laki-laki dan menggarap dalam jumlah besar. Pemilik lahan tersebut cukup sibuk dengan pekerjaanya sehingga tidak pernah memperhatikan ladang pertaniannya. 

Setelah ia memanen semua lahan pertaniannya, ia teringat akan ladang yang diberikan untuk sedekah itu. Segera ia memerintah orang untuk mengumpulkan semua batang kering, tumbuhan, dan bulir-bulir yang masih tersisa. Menakjubkannya, para pegawai melihat bahwa masih ada banyak hasil panen yang tersisa. Mereka juga mendapati hasil panen melebihi hasil panen tanah pertanian yang lain. 

Terlebih lagi, umumnya tanah pertanian yang telah dipanen harusnya dibiarkan terlebih dahulu tanpa ditanami apapun selama setahun agar tanah kembali normal. Selain itu, tanah bisa memiliki mineral-mineral yang hilang.  

Kisah diatas menunjukkan bahwa orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui. Salah satu cara kita untuk memperoleh rezeki adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak bersyukur dan berdzikir. Selain itu sedekah bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu menyelesaikan permasalahan. 

Lembaga Amil Zakat Nasional seperti Bangun Sejahtera Mitra umat (BSMU) bisa menjadi salah satu tempat berinfaq/sedekah. Karena dalam penyaluran dana-dana yang terkumpul sesuai dengan asnaf penerimanya, sehingga sedekah yang disalurkan dapat tepat sasaran.  

FEATURED

Peran Laznas BSMU Tingkatkan Angka Vaksinasi di DKI Jakarta

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Pemerintah DKI Jakarta, hingga 28 September 2021, angka vaksin dosis pertama sudah mencapai 10.412.252 atau setara dengan 116,5% total penduduk Jakarta. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua adalah 7.687.969 setara 86% penduduk. Masyarakat yang mendapatkan vaksin tidak hanya masyarakat yang ber KTP DKI Jakarta saja, namun juga warga yang beraktifitas di Jakarta.

Pencapaian angka vaksin yang sudah mencapai 100% merupakan kolaborasi yang efektif dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya adalah lembaga sosial kemanusiaan seperti Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) yang bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk melakukan secara massif berbagai kegiatan guna penanggulangan dan pencegahan virus corona.

Sabtu, 25 September 2021, Laznas BSMU bersama BSI mengadakan kegiatan sentra vaksinasi di Masjid Jami’ Asy Syafiun dan hari ahad di Masjid Al Ikhlas Al Maghfiroh, Tanah Abang Jakarta Pusat. Vaksin yang dipergunakan untuk dosis 1 Moderna dan dosis 2 Astrazeneca dan Sinovac.

BACA: Laznas BSMU Gandeng BSI  dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat Gelar Program Vaksinasi 

Program vaksinasi yang telah dilaksanakan Laznas BSMU selama bulan September pelaksanaannya bekerjasama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pemerintah Kota Jakarta Pusat dan Dewan Masjid Indonesia. Pelaksanaan vaksinasi selama bulan September sebanyak 15 kali.

Walaupun DKI Jakarta sudah mencapai tingkat vaksinasi yang tinggi namun dengan bekerjasama dengan pemerintah kota Jakarta Pusat dan BSI, Laznas BSMU mendapatkan lokasi yang merupakan “zona merah” vaksinasi, sehingga warga yang belum tersentuh vaksinasi dapat terbantu. Penerima manfaat vaksinasi selama bulan September sebanyak 1.631 orang, dengan vaksin yang dipergunakan adalah Sinovac, Moderna dan Astrazeneca.

Lembaga zakat memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu pencegahan dan penanggulangan virus corona. Bahu membahu dalam program Covid-19 menjadi sebuah keharusan terutama bagi bangsa Indonesia yang memiliki wilayah yang cukup luas dan memiliki kebudayaan yang beraneka ragam.

BACA : Laznas BSMU Serahkan Bantuan Tabung Oksigen Untuk Tiga Area Sulawesi 

Selain melalui program vaksinasi, Laznas BSMU juga memberikan bantuan berupa tabung oksigen kepada Rumah Sakit/lembaga dan juga memberikan pinjaman kepada individu yang membutuhkan. Bantuan makanan siap santap untuk warga yang tinggal di perkampungan kumuh dan miskin juga dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan makanan.

 

FEATURED

Laznas BSMU Serahkan Bantuan Tabung Oksigen ke Tiga Area di Sulawesi

Makassar – Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bekerjasama dengan BSI Regional Makassar menyalurkan bantuan 40 tabung oksigen ke tiga area di Sulawesi yaitu Makassar, Palu dan Manado. Bantuan ini dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat menghadapi COVID19.

Acara seremoni penyerahan bantuan 40 tabung oksigen ini dilakukan di Grha BSI Region XI Makassar Jl. Dr. Ratulangi No. 79 Makassar.  Penyerahan ini dilakukan Manager Unit Representative Office (URO VIII) Makassar Laznas BSMU, Ichwan Jufri kepada RCEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Region XI Makassar, Ficko Hardowiseto.

Manager Unit Representative Office (URO VIII) Makassar Laznas BSMU, Ichwan Jufri menyampaikan penyerahan bantuan oksigen ini merupakan implementasi program donasi bantuan COVID19. “Tabung oksigen ini akan diwakafkan ke rumah sakit rekanan BSI yang layak dan membutuhkan sebagai bentuk ikhtiar dalam membantu pemerintah dalam penanganan pasien COVID,” kata Ichwan.

Dengan bantuan ini, Ficko Hardowiseto berharap masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan oksigen. “Selain bantuan oksigen ini juga sebagai komitmen Laznas BSMU dan BSI untuk menghadirkan layanan terbaik untuk umat,” kata Ficko.

Sebelumnya dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penularan virus corona Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan bantuan tabung oksigen ke sejumlah rumah sakit (2/8). Rumah sakit tersebut diantaranya RS Harapan Bunda Jakarta timur, Radjak Hospital Salemba, RS Kartika Pulomas, Primaya Hospital Bekasi Utara dan Primaya Hospital Bekasi Barat.

Masing-masing rumah sakit mendapatkan bantuan 10 tabung oksigen berukuran 6 meter kubik. Penyerahan bantuan dilaksanakan halaman kantor Laznas BSMU di Pengadegan Jakarta Selatan.

Laznas BSMU beserta BSI akan memberikan 500 tabung oksigen yang akan didistribusikan kepada rumah sakit di seluruh Indonesia sebagai langkah nyata membantu bangsa Indonesia dalam melewati masa pandemi.

 

FEATURED

Laznas BSMU Beri Beasiswa Total Rp290 juta kepada Mahasiswa Universitas Mataram

Mataram, 27 September 2021 – Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk memberikan beasiswa dengan total Rp290 juta kepada mahasiswa Universitas Mataram. Penyerahan beasiswa BSI Scholarship Inspirasi secara simbolis ini dilakukan pada acara Direksi Mengajar : Public Lecture Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (27/9).

Pemberian beasiswa diwakili oleh Regional CEO BSI Region Office IX Mahendra Nusanto kepada Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Mataram, Agusdin. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta dari mahasiswa secara daring.

BSI Scholarship Inspirasi adalah beasiswa yang ditujukan untuk pemerataan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera. Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan dapat membentuk pemimpin masa depan umat yang berkarakter, amanah, dan dapat menjadi teladan yang mampu berkontribusi dalam membantun keumatan khususnya di industri ekonomi syariah.

Dalam acara tersebut, Direktur Information Technology Bank Syariah Indonesia Achmad Syafii mengajak para mahasiswa Universitas Mataram untuk turut berperan aktif dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

Menurut Achmad Syafii, saat ini Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam industri halal, ini tidak lepas dari besarnya jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang mencapai 87,2% dari jumlah penduduk. Bahkan disebut bila Indonesia memiliki potensi dari industri halal mencapai Rp4.200 triliun.

“Kami mengajak milenial untuk menjadi entrepreneur untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berdasarkan syariah. Bank Syariah Indonesia siap menjadi mitra dan tumpuan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” kata Achmad Syafii dalam acara yang bertajuk Perbankan Syariah sebagai Energi Baru Ekonomi Indonesia.

Achmad Syafii juga menjelaskan saat ini BSI memperkuat sinergi dengan pondok pesantren dan masjid serta musala di Indonesia yang bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Ini juga untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di Indonesia yang masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga lain seperti Brunei dan Malaysia.

Program Direksi Mengajar merupakan agenda rutin dari BSI untuk memperkuat literasi dikalangan umum dan civitas akademika sekaligus menunjukan kesiapan BSI untuk berkolaborasi dengan institusi pendidikan di Indonesia. Sekaligus memberikan sarana kepada para Direksi BSI untuk bisa berbagi ilmu mengenai perbankan syariah kepada masyarakat.

FEATURED

Intip Strategi Sukses Ala Mogi Bian Darmawan

Kesuksesan merupakan dambaan banyak orang, tetapi tidak semua mendapatkannya. Hanya orang-orang terbaik di bidangnya yang dapat sukses. Sukses bisa dipelajari dan juga direncanakan.

Sebagai sarana upgrade informasi dan ilmu, Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama penerima beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia mengadakan kegiatan NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) dengan tema “Level Up Your Skills”, 26 september 2021.

Acara diadakan secara online dan live melalui zoom dan channel youtube Laznas BSMU. Kegiatan ini dihadiri oleh pelajar SPI di Indonesia.

BACA : NGOPI: Cara Mendesain Masa Depan Sesuai Keinginan

Webinar NGOPI kali ini mendatangkan narasumber yaitu Mogi Bian Darmawan, Managing Director PT. Maxima Business Solution. Dalam acara ini, Mogi Bian Darmawan menyampaikan kesuksesan yang dicapainya saat ini merupakan buah dari hasil perencanaan yang terbaik ketika masih bersekolah. “Kesibukan menjalankan organisasi tidak lantas mengurangi kualitas dalam perencanaan masa depan,” ujar Mugi.

Untuk meningkatkan skill kehidupan, Mogi menyampaikan ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu mengenali identitas inti dari dirimu. Mengenal identitas diri membuat kita berfokus pada pencapaian diri sendiri.

Selain itu, perlu juga untuk mencari tahu peran terbaik apa yang ingin dicapai dalam hidup, mengetahui kekuatan terbaik dan sumber daya yang dimiliki. Untuk meningkatkan skill, perlu juga untuk menambah berbagai keahlian seperti menemukan mentor sebagai teman bertumbuh dalam hidup.

BACA : NGOPI : Berasa Insecure? BTS-in Aja

Para pelajar sangat antusias mengikuti kegiatan webinar NGOPI, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Kegiatan NGOPI sangat banyak memberikan insight baru kepada para pelajar.

Pengembangan jiwa pelajar ini merupakan salah satu program pendidikan Laznas BSMU. Dengan mengoptimalisasikan dana-dana ZIS yang terkumpul dapat mendidik pelajar menjadi generasi terbaik penerus bangsa.

FEATURED

Berdayakan Ekonomi, Berikut Program Program Unggulan Laznas BSMU

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki 3 (tiga) pilar program yaitu Mitra Umat, Didik Umat dan Simpati Umat. Berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup, BSI mempunyai beberapa program-program unggulan. Program-program yang dilaksanakan salah satunya untuk mencapai Sustainable Development Goals  SDGs.

Dalam bidang ekonomi, Program Mitra Umat menekankan pada gerakan pemberdayaan potensi ekonomi masyarakat dan kemitraan dengan bantuan dana modal usaha bergulir, pelatihan dan pendampingan usaha kecil.

Program Didik Umat tertuju pada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dengan pemberian bantuan pendidikan (beasiswa) dan sarana prasarana belajar. Program BSMU Care fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan bantuan kesehatan dan bantuan kebencanaan dan lingkungan hidup. Disamping itu, Laznas BSM Umat turut serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren melalui program Lembaga keuangan Mikro Syariah (LKMS) – Bank Wakaf Mikro (BWM).

BACA : Bank Syariah Indonesia dan Laz BSMU Bangun Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Lampung Tengah

Mitra Umat memiliki 2 program yaitu Desa dan UMKM.

  1. Program Desa, dengan mengoptimalisasi potensi desa yang telah ada Laznas BSMU meningkatkan taraf hidup penduduk desa tersebut dari mustahik menjadi muzakki. Saat ini Laznas BSMU memiliki desa binaan sebanyak 4 desa yaitu Rejo Asri, Seputih Lampung – klaster padi, Desa Kejombong, Purbalingga – klaster kambing, Desa Trenggalek – klaster sapid an Desa Candi Binangun Yogyakarta – Pertanian Ecopark.
  2. UMKM, adalah sebuah program untuk membantu para UMKM untuk naik kelas, sehingga pendapatan para wirausaha tersebut menjadi meningkat. Selain itu juga memberikan bantuan untuk ketahanan pangan dalam program warteg mobile dan pemberian sembako kepada yang membutuhkan.

Didik Umat memiliki 2 program unggulan yaitu Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) dan Islamic Sociopreneur Development program.

  1. ISDP, Program inkubator bisnis yang menyiapkan mahasiswa menjadi wirausaha muslim yang memiliki kemampuan wirausaha, memiliki kepedulian sosial dan berdaya guna di masyarakat. Sebaran Universitas penerima beasiswa ISDP ada di 7 kampus, yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, UIN Jakarta dan STEI SEBI dengan total penerima manfaat sebanyak 130 mahasiswa.
  2. SPI, Program bantuan biaya pendidikan dan pembinaan bagi siswa dan siswi binaan dari keluarga kurang mampu yang bertujuan untuk membentuk karakter-karakter positif siswa. Pelajar yang menerima beasiswa ini adalah siswa kelas VII sampai dengan XII. Selain mendapatkan bantuan biaya sekolah, program SPI ini juga memberikan bimbingan akademis maupun non akademis dengan dibantu oleh mentor yang tersebar di seluruh Indonesia. Total penerima beasiswa SPI tahun ajaran 2020 – 2021 sebanyak 4.961 siswa.

BACA : NGOPI: Desain Your Life

BSMU Care memiliki 2 program unggulan yaitu health and mobile care (HMC) dan Disaster Care (DSC)

  1. Health and mobile care (HMC)

Program layanan kesehatan dan layanan kebutuhan ambulance medis serta bantuan pelayanan jenazah bagi masyarakat dhuafa. Tujuan program untuk memfasilitasi kesehatan dan membantu warga yang membutuhkan, serta melakukan pencegahan dan penularan Covid-19 melalui kegiatan pembagian masker, hand sanitizer, penyemprotan desinfektan serta fasilitasi advokasi dan bantuan langsung penderita COVID-19.

  1. Disaster Care (DSC)

Program Kebencanaan merupakan kegiatan respon bagi masyarakat yang terdampak bencana alam. Tujuannya untuk mengurangi resiko korban jiwa serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat, serta melakukan edukasi, peningkatan kapasitas dan penguatan sistem penanganan bencana di simpul komunitas dengan melibatkan masyarakat, swasta dan pemerintah.

LKMS BWM (Lembaga Keuangan Mikro Syariah – Bank Wakaf Mikro)

Merupakan Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang terdaftar dan diawasi Jasa Keuangan (OJK). Bertujuan untuk menyediakan permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat kecil yang belum memiliki akses pada lembaga keuangan formal. Bank Wakaf Mikro diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta mengurangi ketimpangan dan kemiskinan. Saat ini sudah terdapat 60 BWM di 18 Provinsi seluruh Indonesia.

Adanya berbagai program tersebut, diharapkan mampu menebar kemaslahatan bagi umat Islam dan sebagai bakti kepada bangsa dan negara tercinta.

BACA : Laznas BSMU Bantu Masyarakat Terdampak Kebaran di Makassar.

FEATURED

Santri Tahfidz Qur’an Dalami Ilmu Pertanian di Desa Binaan Laznas BSMU

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) berkomitmen untuk meningkatkan khasanah keilmuan para Santri Tahfidz di Rumah Qur’an yang dikelola.  Salah satu program yang dilakukan untuk memberikan keterampilan hidup para santri adalah dengan praktek magang di Desa Binaan Laznas BSMU.

Dalam praktek magang di Desa Binaan ini terdapat pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum dibuat oleh Laznas BSMU. Kurikulum yang diterapkan dalam pembelajaran menitik beratkan pada ilmu-ilmu tentang Al-Qur’an, namun demikian tidak mengesampingkan ilmu sosial serta keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup di kemudian hari.

Program magang ini bertujuan untuk mensinergikan program-program yang ada agar dapat berjalan beriringan. Santri memberikan ilmu yang telah didapatkan selama di pondok kepada masyarakat di desa binaan dan santri belajar langsung praktek pertanian.

BACA : Simak Serunya Proses Magang Santri Rumah Tahfidz Qur’an di Desa Binaan Laznas BSMU

19 September 2021 adalah hari terakhir santri Rumah Tahfidz Parung melakukan proses magang di desa binaan Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU). Santri magang di tiga desa yaitu  KTT Ngudi Dadi Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobong, Purbalingga, PP Gapsera, Desa Rejo Asri, Seputih Raman, Central Lampung Regency, Lampung dan  Cianjur Bogor.

Keenam santri magang merasakan manfaat yang cukup besar mengikuti proses megang di desa binaan Laznas BSMU. Hal ini karena mereka mendapatkan ilmu secara praktek berkaitan dengan pertanian. Salah satu ilmu yang dipelajari adalah mengenai pertanian organik, mulai dari cara pengolahannya sampai dengan pengemasan.

Kegiatan magang membuka cakrawala para santri terutama di dunia pertanian, sekaligus dapat mengamalkan ilmu yang selama ini telah di dapatkan di pondok. Walaupun santri disibukkan dengan kegiatan magang, namun kewajiban para santri tetap dikerjakan yaitu tetap menghafal Al quran.

BACA : Mengenal Rumah Tahfidz Qur’an Laznas BSMU di Parung Bogor

Deka Aditya Permana, salah satu santri yang telah menghafal 9 Juz menyatakan pesan dan kesannya nya tentang proses magang, “Alhamdulillah saya mendapatkan banyak ilmu yang berkaitan dengan pertanian. Semoga ilmu yang didapatkan dapat disebarluaskan kembali. Terimakasih kepada Laznas BSMU dan donatur yang telah memfasilitasi santri agar dapat mengembangkan diri untuk bisa menjadi wirausaha petani dan hafidz yang tidak ketinggalan jaman.”

FEATURED

Laznas BSMU Gandeng BSI dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat Gelar Program Vaksinasi

Program kolaborasi vaksinasi terus dilakukan sejumlah lembaga tak terkecuali Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU). Bersama Bank Syariah Indonesia, Yayasan Hasanah Titik (YHT), Pemerintah Kota Jakarta Pusat dan Dewan Masjid Indonesia, sejak Juli 2021 Laznas BSMU menyelenggarakan program Vaksinasi Indonesia Tangguh.

Pelaksanaan dilakukan setiap akhir pekan pada setiap minggunya. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat target vaksinasi pemerintah secara maksimal, terutama pada wilayah-wilayah padat penduduk yang tidak tersentuh sentra vaksinasi.

BACA : Laznas BSMU Bantu Percepatan Target Vaksinasi Covid di Indonesia

Kali ini kegiatan diadakan di Tanah Abang, tepatnya berlokasi di Masjid Al Bukhori, Kebon Melati pada Sabtu 18 September. Untuk hari Minggu, kegiatan vaksinasi dilangsungkan di Lapangan BMW, Petamburan. Jenis vaksin yang dipergunakan adalah vaksin Moderna, dengan total target masyarakat penerima vaksin sebanyak 600 orang.

Adapun penerima vaksin dari kegiatan yang telah dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan September sebanyak 3.965 orang. Angka ini akan terus bertambah karena program vaksinasi Laznas BSMU masih terus berjalan.

 

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, pencapaian target vaksinasi sudah mencapai 111,1% (8/9). Walaupun demikian masih ada beberapa lokasi yang berstatus “zona merah” vaksinasi. Laznas BSMU berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyelenggarakan sentra vaksinasi di lokasi tersebut.

BACA : Vaksinasi Indonesia Tangguh di Wisma Mandiri Jakarta

Program vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan Laznas BSMU dalam penanggulangan dan pencegahan virus corona. Semoga dengan semakin banyak orang yang divaksin Indonesia bisa aman pandemi Covid-19.

Selain program vaksinasi Laznas BSMU juga memberikan bantuan tabung oksigen yang disalurkan melalui lembaga/rumah sakit dan juga memberikan pinjaman tabung oksigen beserta isinya kepada yang membutuhkan. Pemberian sembako kepada masyarakat terdampak pandemi pun juga dilakukan, hal ini karena semakin banyak orang yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan hidup dasar.

FEATURED

Laznas BSMU Bantu Masyarakat Terdampak Kebakaran di Makassar

Makassar, 21 September 2021. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bekerjasama dengan BSI Regional Makassar dan Dinas Sosial Makassar menyalurkan bantuan kepada 100 orang korban kebakaran di daerah Jl H Kalla Campagaya Makassar Sulawesi Selatan. Bantuan ini dalam bentuk paket makanan dan air mineral.

Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh tim Unit Representative Office (URO VIII) Makassar Laznas BSMU. Manager Unit Representative Office (URO VIII) Makassar Laznas BSMU, Ichwan Jufri berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran. “Selain itu bantuan ini diharapkan bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” kata Ichwan.

Bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran ini berjumlah 300 paket makanan dan minuman yang terdiri dari paket nasi dan lauk, roti dan air mineral. Pembagian paket makanan ini dilakukan selama tiga dari dari tanggal 20 sampai 23 September 2021.

BACA : Program Warteg Mobile, Berbagi Nasi Berkah

Sebelum pemberian bantuan ini, Laznas BSMU juga berkoordinasi dengan petugas kebakaran membantu memadamkan api di lokasi kebakaran.

Pemberian bantuan korban kebakaran ini merupakan bagian dari program sedekah Nasi Berkah Laznas BSMU dengan nama Warteg Mobile. Program ini merupakan bagian dari pilar Laznas BSMU yang bertujuan mendayagunaan dana ZIS BSM Umat.

Dalam program ini, Laznas BSMU akan memberikan makanan siap saji dalam rangka mengurangi beban masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan. Tujuan program ini selain pemanfaatan produk mitra binaan BSM Umat juga menyalurkan sedekah/infak lebih cepat dan tepat sasaran.

Untuk mematuhi anjuran pemerintah, Laznas BSMU menerapkan physical distancing dalam penyerahan bantuan. Hal ini bertujuan memutus rantai penularan COVID-19.

Sebagai penghimpun dana ZIS (Zakat, Infaq, Shadaqah) serta donasi sosial lainnya, Laznas BSMU mempunyai visi menjadi sebagai lembaga ZISWAF, dana sosial dan dana CSR yang terpercaya, terdepan dan modern.

Dalam aktivitas pengelolaan dan penyaluran dana kepada asnaf mustahik, BSM Umat mendasari programnya untuk menyantuni dan memberdayakan potensi para mustahik (penerima manfaat), sehingga mustahik memiliki peluang dan mampu bersaing mengangkat kehidupan yang lebih baik lagi.

BACA : Manfaat Zakat Untuk Umat

FEATURED

Zakat Sebagai Pengurang Pajak di SPT Tahunan (Bagian Pertama)

Zakat dan Pajak merupakan sama sama kewajiban bagi seorang muslim. Zakat merupakan kewajiban bagi seorang muslim yang memiliki kelebihan harta. Sedangkan pajak merupakan kontribusi wajib pribadi atau badan usaha kepada negara yang bertujuan untuk pembangunan.

Apakah anda sudah mengetahui, pembayaran zakat saat ini dapat digunakan untuk pengurang pajak di SPT Tahunan? Saat melakukan pelaporan SPT Tahunan umat muslim dapat menggunakan kwitansi pembayar pajak untuk mengurangi neto dari penghasilan yang wajib pajak. Dilansir dari online-pajak.com dijelaskan bagaimana dasar hukum dan pengurangannya? Mari membahasnya lebih lanjut di artikel ini.

Baca juga : Manfaat Zakat untuk Umat

Dasar Penetapan Zakat Pengurang Pajak

Tercantum dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pada pasal 22 dan Pasal 23 ayat 1-2.

  • Pasal 22: Zakat yang dibayarkan oleh muzakki kepada BAZNAS atau LAZ dikurangkan dari penghasilan kena pajak.
  • Pasal 23: Baznas atau LAZ wajib memberikan bukti setoran zakat kepada setiap muzaki (pemberi zakat), dan bukti tersebut digunakan sebagai pengurang penghasilan kena pajak.

Tujuan aturan ini agar wajib pajak yang beragama Islam tidak terkena beban ganda. Selain itu, aturan ini juga mendorong kepedulian terhadap sesama serta meningkatkan taat beragama.

Lalu pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan, pasal 4 ayat (3) huruf a 1 tercantum:

“Yang dikecualikan dari objek pajak adalah bantuan atau sumbangan, termasuk zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yang diterima oleh penerima zakat yang berhak atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk dan disahkan oleh pemerintah dan yang diterima oleh penerima sumbangan yang berhak, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.”

Baca juga : Peresmian Desa Berdaya Sejahtera Mandiri Candi Binangun Yogyakarta

Kemudian pada pasal 9 ayat (1) huruf G, berbunyi:

“Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan dengan harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b, kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 ayat (1) huruf 1 sampai dengan huruf m serta zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.”

Peraturan lainnya yang membahas tentang hal ini adalah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2010 Tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto. 

Baca juga : Kisah Inspiratif Cipto Peternak Kambing Kejobong Purbalingga

Dimasa ekonomi yang sulit seperti sekarang, hal ini membuat hidup menjadi lebih mudah karena kita sebagai umat islam bisa melaksanakan kewajiban sekaligus dapat mengurangi pajak. Jadi jangan ragu untuk membayar zakat, dengan membayar zakat akan banyak kebermanfaatan yang akan diperoleh untuk hartanya.

Membayar zakat sangat disarankan dapat melalui lembaga zakat karena kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas. Sehingga fungsi zakat untuk membantu perekonomian umat yang lemah menjadi sangat mungkin terjadi. Secara tidak

FEATURED

Simak, Ini Keutamaan Sedekah Menurut Al-Quran dan Hadist

Sedekah adalah amal yang bisa dilakukan oleh siapa saja, miskin ataupun kaya. Sedekah bisa berbentuk apa saja baik perbuatan maupun dalam bentuk harta. Jika sedekah yang berbentuk harta sering disebut dengan infaq.

Sedekah ada 3 macam yaitu sedekah sunnah, sedekah wajib atau yang biasa disebut zakat dan sedekah yang utama atau wakaf. Dalam beramal Allah akan melihat dari niat bukan dari jumlahnya. Hal ini sesuai dengan Quran surat Al Talaq ayat 7.

Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.”

Baca : Cara Bersedekah Yang Baik

Dilansir dari berbagai sumber disebutkan ada 3 jenis sedekah yang paling utama.

  1. Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah adalah sedekah yang diniatkan untuk kebaikan. Sedekah ini memiliki dampak tidak hanya didunia saja namun juga sampai ke akhirat. Sedekah jariyah lebih dikenal dengan wakaf. Misalnya sedekah dalam pembangunan masjid, saluran air, dan sebagainya.

Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Muslim, “Rasulullah bersabda, Jika seorang anak Adam meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga hal, sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak (sholeh) yang mendoakan orangtuanya.”

  1. Sedekah yang Sembunyi-sembunyi

Dalam bersedekah, kita dianjurkan untuk tidak pamer (riya), untuk menjaga kerahasiaannya bahkan dianjurkan agar tangan yang memberi tidak diketahui oleh tangan yang lain.

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 262 Allah berfirman, “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudia mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti perasaan (si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Allah.”

Selain itu, Allah juga menegaskan firman-Nya dalam Al-Baqarah Ayat 264 bagi orang yang memamerkan amalan sedekahnya. Allah berfirman, ” Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan (si penerima).”

Baca juga : Perbedaan Zakat dan Sedekah

  1. Sedekah Kepada Kerabat

Sanak kerabat memiliki hak terhadap harta yang kita miliki, sehingga bersedekah kepada mereka juga merupakan sebuah keutamaan. Namun, jika ada orang sholeh yang juga membutuhkan bantuan layak untuk dibantu karena harta kita bisa menjadi lebih berkah bila di tangannya.

Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Bersedekah kepada orang miskin adalah satu sedekah dan kepada kerabat ada dua (kebaikan), sedekah, dan silaturrahim.

Masyarakat kita masih lebih banyak bersedekah dengan orang yang terdekat, tidak mengumpulkan melalui lembaga zakat yang terpercaya. Hal ini tentu baik saja,  tetapi lebih menjadi berkah harta jika dikumpulkan karena sedekah yang dikumpulkan bisa menjadi banyak sehingga kebermanfaatannya bisa lebih terasa. Sedekah yang diberikan tidak hanya habis dalam sekali makan, tapi manfaatnya bertubi-tubi yang akan dirasakan oleh masyarakat.

FEATURED

Milad ke-19 Laznas BSMU Mantapkan Visi Penyalur ZISWAF Terpercaya, Terdepan Modern

Jakarta, 17 September 2021 –  Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mencapai usia 19 sembilan belas tahun. Dengan usia yang beranjak dewasa ini, Laznas BSMU telah melakukan berbagai inovasi dan memberikan karya terbaik dengan memberikan kemaslahatan yang luas dan misi penting untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat.

Dalam rangka memperingati Milad ke-19 Laznas BSMU melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya adalah doa bersama yang dihadiri oleh Pengurus Yayasan, Dewan Pengawas Syariah, Management dan seluruh karyawan Laznas BSMU. Pada milad ke-19, Laznas BSMU mengangkat tema “Mengabdi Untuk Umat & Bangsa” yang memiliki arti 19 tahun BSMU berkarya dan mengabdi untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

Direktur Eksekutif Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU), Sukoriyanto Saputro dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pembina dan Pengurus yang telah memberikan arahan dan masukan sehingga Laznas BSMU bisa berjalan dengan baik.

“Kedepan, Laznas BSMU diharapkan bisa menjadi pengelola ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf) dan dana sosial serta dana CSR yang terpercaya, terdepan dan modern yang dapat memberikan kemaslahatan yg lebih luas kepada masyarakat Indonesia,” kata Sukoriyanto.

Ketua Umum Pengurus Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU), Suhendar menyampaikan selamat milad ke 19 untuk rekan rekan amil. “Dalam milad ke-19 saya berharap Laznas BSMU bisa lebih optimal untuk memperbaiki kapasitas dan kapabilitas inovasi agar bisa memberikan kemaslahatan dan kemanfaatan umat yang lebih luas,” kata Suhendar.

Suhendar mengucapkan terima kasih atas prestasi, torehan dan kemanfaatan yang telah dilakukan oleh Laznas BSMU selama 19 tahun berdiri. Diharapkan kedepannya, Lembaga ini bisa melakukan transformasi sehingga prestasi yang ada bisa lebih ditingkatkan.

Beroperasi sejak 17 September 2002, Laznas BSMU telah menyusun berbagai macam program unggulan dalam bidang perekonomian, pendidikan, kesehatan dan sosial untuk menebarkan kebermanfaatan. Dengan 3 pilar yaitu Didik Umat, Mitra Umat dan Simpati Umat, Laznas BSMU mempunyai program unggulan desa Bina Sejahtera Mandiri, Islamic Sociopreneur Development program (ISDP), Sahabat Pelajar Indonesia (SPI), BSMU Care, dan Bank Wakaf Mikro.

Dengan telah bertransformasinya Bank Syariah Indonesia yang merupakan mitra strategis Laznas BSMU, diharapkan bisa menjadi semangat untuk lebih memberikan manfaat ke seluruh lapisan masyarakat.

Saat ini Laznas BSMU semakin menebar luar kebermanfaatan ke seluruh Indonesia melalui 8 unit representatif yang berada di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Banjarmasin dan Makassar. Selain itu juga Laznas BSMU memperluas  kebermanfaatannya dengan bekerjasama  dengan UNHCR untuk memberikan bantuan pangan kepada pengungsi muslim yang ada di Indonesia.

Alhamdulillah, pada bulan April 2021 Laznas BSMU mendapatkan dua penghargaan pada ajang Top CSR Awards 2021. Dua penghargaan ini diberikan kepada Laznas BSM Umat sebagai Mitra Pengelola CSR – Star 4 dan kepada Ketua Umum Pengurus Laznas BSMU sebagai Top Leader on CSR Commitment 2021. Penghargaan ini tidak terlepas dari program-program yang dihadirkan oleh Laznas BSMU, yang dinilai memberikan dampak kemaslahatan yang luas.

Tentang Laznas BSMU

 Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZNAS BSM UMAT) – Didirikan pada tanggal 21 November 2001 dan disahkan oleh Departemen Agama RI sebagai lembaga amil zakat nasional melalui SK Menag No. 406 tahun 2002 pada tanggal 17 September 2002.

 LAZNAS BSM Umat hadir dengan tujuan mengoptimalkan potensi dan menghimpun dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf) serta dana sosial lainnya dengan sasaran muzakki (donatur) perorangan maupun perusahaan.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

 Corporate Communication Departement

Laznas BSMU

kotaksurat@bsmu.or.id

Media social: Facebook: LaznasBsm; Instagram: @laznasbsmumat; Youtube: LAZNAS BSMU

FEATURED

Yuk Kenalan Lebih Dekat Dengan Laznas BSMU

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai sejarah singkat Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU), kali ini kita akan membahas menangani apa saja bidang kerjanya. Bagi yang baru mengenal mungkin masih belum banyak tahu apa saja sebenarnya yang dilakukan oleh Laznas BSMU.

Sebagaimana Anggaran Dasar Yayasan, LAZNAS BSMU bergerak dan bekerja dalam bidang sosial keagamaan dan kemanusiaan melalui kegiatan antara lain:

  1. Menghimpun dana berupa zakat, infaq, shadaqah dan menyalurkannya kepada orang/badan yang berhak menerima zakat, infaq dan shadaqah tersebut, termasuk memberikan bantuan permodalan kepada anggota masyarakat yang membutuhkannya.
  2. Memberikan beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi yang kurang mampu.

Baca juga : Sejarah Singkat Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat

  1. Mendirikan dan menyelenggarakan kegiatan dalam bidang kesehatan pada umumnya dan laboratorium, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, membantu biaya pengobatan bagi yang tidak mampu.
  2. Mendirikan dan menyelenggarakan kegiatan dalam bidang sosial kemanusiaan, antara lain panti asuhan untuk anak yatim dan anak-anak terlantar, panti jompo, panti cacat, panti rehabilitasi kesehatan, ketergantungan obat dan narkotika.
  3. Memberikan informasi kepada masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan, ceramah, seminar, pelatihan-pelatihan antara lain pelatihan pertanian, peternakan dan agrobisnis, menerbitkan buku-buku, majalah, buletin serta brosur-brosur mengenai zakat, infaq dan shadaqah.
  4. Menjalin kerjasama antara badan-badan dan lembaga-lembaga baik pemerintah maupun swasta yang dapat mendukung kegiatan yayasan.
  5. Membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan bimbingan haji dan umrah.

Baca juga : BSI bersama BSMU menyalurkan dana ke UNHCR

Dalam pengelolaan dan penyaluran dana ZIS dan dana sosial, LAZNAS BSMU merumuskan 3 (tiga) program unggulan berupa Mitra Umat, Didik Umat dan Simpati Umat. Tiga pilar program tersebut diaplikasikan melalui beberapa program kegiatan diantaranya, unggulan desa Bina Sejahtera Mandiri, Islamic Sociopreneur Development program (ISDP), Sahabat Pelajar Indonesia (SPI), BSMU Care, dan Bank Wakaf Mikro.

Bersinergi dengan seluruh komponen umat islam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. Sehingga semakin banyak orang yang tidak mampu dapat dibantu. Merubah seorang mustahik menjadi muzakki menjadi permasalahan yang hanya bisa diatasi dengan bersama.

FEATURED

Yuk Simak Sejarah Berkembangnya Wakaf Uang di Indonesia

Dengan semakin berkembangnya ekonomi, akan makin banyak instrumen keuangan yang muncul. Seperti halnya wakaf, meskipun secara umum wakaf sudah dikenal sejak lama, namun istilah wakaf uang  (cash waqf) baru dipraktekkan sejak awal abad kedua hijriyah.

Salah satu ulama terkemuka yang menganjurkan wakaf dinar dan dirham untuk pembangunan sarana dakwah, sosial, dan pendidikan umat Islam adalah Imam az Zuhri (wafat 124 H). Beliau juga merupakan salah seorang ulama terkemuka dan peletak dasar tadwin al-hadits.

Di Turki, pada abad ke 15 H praktek wakaf uang telah menjadi istilah yang familiar di tengah masyarakat. Wakaf uang biasanya merujuk pada cash deposits di lembaga-lembaga keuangan seperti bank, dimana wakaf uang tersebut biasanya diinvestasikan pada profitable business activities. Keuntungan dari hasil investasi tersebut digunakan kepada segala sesuatu yang bermanfaat secara sosial keagamaan.

Pada abad ke 20 mulailah muncul berbagai ide untuk mengimplementasikan berbagai ide-ide besar Islam dalam bidang ekonomi, berbagai lembaga keuangan lahir seperti bank, asuransi, pasar modal, institusi zakat, institusi wakaf, lembaga tabungan haji dll. Lembaga-lembaga keuangan Islam sudah menjadi istilah yang familiar baik di dunia Islam maupun non Islam.

Baca juga : Mengenal Rumah Tahfidz Parung

Dalam tahapan inilah lahir ide-ide ulama dan praktisi untuk menjadikan wakaf uang salah satu basis dalam membangun perekonomian umat. Dari berbagai seminar, yang dilakukan oleh masyarakat Islam, maka ide-ide wakaf uang ini semakin menggelinding. Negara- negara Islam di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara sendiri memulainya dengan berbagai cara.

Di Indonesia, sebelum lahirnya UU No. 41 tahun 2004, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa tentang Wakaf Uang, (11/5/2002).

  1. Wakaf Uang (Cash Wakaf/Wakaf al-Nuqud) adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai.
  2. Termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga.
  3. Wakaf Uang hukumnya jawaz (boleh)
  4. Wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara syar’i.
  5. Nilai pokok Wakaf Uang harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, dihibahkan, dan atau diwariskan.

Ihwal diperbolehkannya wakaf jenis ini, ada beberapa pendapat yang memperkuat fatwa tersebut.

Pertama, pendapat Imam al-Zuhri (w. 124H.) bahwa mewakafkan dinas hukumnya boleh, dengan cara menjadikan dinar tersebut sebagai modal usaha kemudian keuntungannya disalurkan pada mauquf ‘alaih (Abu Su’ud Muhammad. Risalah fi Jawazi Waqf al-Nuqud, [Beirut: Dar Ibn Hazm, 1997], h. 20-2 1).

Baca juga : Wakaf Al-Qur’an Braille : Cahaya Al-Qur’an Bagi Muslim Tuna Netra

Kedua, mutaqaddimin dari ulama mazhab Hanafi (lihat Wahbah al-Zuhaili, al Fiqh al-Islam wa Adillatuhu, [Damsyiq: Dar al-Fikr, 1985], juz VIII, h. 162) membolehkan wakaf uang dinar dan dirham sebagai pengecualian, atas dasar Istihsan bi al-‘Urfi, berdasarkan atsar Abdullah bin Mas’ud r.a: “Apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin maka dalam pandangan Allah adalah baik, dan apa yang dipandang buruk oleh kaum muslimin maka dalam pandangan Allah pun buruk”.

Ketiga, pendapat sebagian ulama mazhab al-Syafi’i: “Abu Tsyar meriwayatkan dari Imam al-Syafi’i tentang kebolehan wakaf dinar dan dirham (uang)”. (al-Mawardi, al-Hawi al-Kabir, tahqiq Dr. Mahmud Mathraji, [Beirut: Dar al-Fikr,1994[, juz IX,m h. 379). (Sumber : BWI.co.id)

Saat ini wakaf uang adalah wakaf yang paling mudah untuk dilakukan dengan berapapun sudah bisa berwakaf. Namun untuk mendapatkan sertifikat wakaf minimal wakaf berjumlah  Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).

Baca Juga : Penyaluran Wakaf Qur’an

Lembaga Nazhir Bangun Sejahtera Mitra Umat telah memiliki program wakaf yaitu wakaf Qur’an yang terdiri dari Qur’an terjemah dan qur’an braille. Selain itu ada wakaf untuk rumah tahfidz yang telah berdiri di 3 lokasi yaitu Parung Bogor, Cimahi Bandung dan Cikupa Tangerang Banten. Dengan berwakaf melalui wakaf uang pemanfaatannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Walaupun demikian pahala jariyahnya tetap mengalir.

FEATURED

Peduli Bidang Pendidikan, Laznas BSMU Berikan Beasiswa kepada Siswa SMA

Jakarta – Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mempunyai kepedulian di dalam hal kemanusiaan salah satunya di bidang akademis.  Hal ini ditunjukkan dengan pemberian beasiswa kepada siswa SMA dengan nama Sahabat Pelajar Indonesia (SPI).

Dengan pemberian beasiswa ini, diharapkan siswa bisa meningkatkan jenjang pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi. Pada akhirnya pendidikan akan meningkatkan taraf hidup masyarakat beserta keluarga ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam program beasiswa ini, siswa selain diberikan beberapa program dan kegiatan seperti ‘Road To State’ juga dilakukan Try Out UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Try Out UTBK dilakukan secara daring pada Ahad, 5 September 2021 diikuti penerima beasiswa kelas XII di seluruh Indonesia.

Baca juga : Sahabat Pelajar Indonesia ‘Road To State’

Penerima beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia yang mengikuti try out UTBK berjumlah 486, yang terbagi 2 jurusan IPS sebanyak 279 dan IPA sebanyak 207. Try out ini bekerjasama dengan lembaga bimbingan belajar Nurul Fikri.

Pelaksanaan try out UTBK ini diharapkan bisa mempersiapkan siswa agar lebih matang dalam menghadapi UTBK. Selain itu juga pelajar dapat mempelajari kesalahan dan celah dalam soal yang disajikan serta bisa mengetahui bentuk-bentuk soal UTBK.

Selain memberikan fasilitas untuk bimbingan belajar untuk akademis, para peserta penerima SPI juga mendapatkan motivasi melalui acara NGOPI yang rutin diadakan sebulan sekali. Selain itu juga ada pendampingan para mentor untuk membantu para siswa dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh Laznas BSMU.

Baca juga : Ngopi : Cara Mendesain Masa Depan Sesuai Keinginan

Laznas BSMU berharap para penerima beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia dapat diterima di Universitas pilihannya sesuai minat dan bakat yang dimiliki. Dengan menggunakan dana-dana ZISWAF yang terkumpul melalui lembaga amil zakat seperti  BSMU diharapkan akan semakin banyak pelajar yang berasal dari keluarga yang tidak mampu dibantu untuk melanjutkan pendidikan. Sehingga kemaslahatan dana-dana ZISWAF akan dirasakan semakin luas. 

FEATURED

Vaksinasi Indonesia Tangguh di Wisma Mandiri Jakarta

Vaksinasi adalah salah satu “Kendaraan” yang bisa membawa kita kepada Herd Immunity. Untuk itulah harus lebih dari 70% penduduk Indonesia yang harus divaksinasi (Sumber : IDI), barulah kita bisa mencapai kekebalan masal tahu herd immunity.

Sabtu – Ahad, 11-12 September 2021 Bank Syariah Indonesia, Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dan Yayasan Hasanah Titik (YHT) mengadakan Vaksinasi Untuk Indonesia Tangguh. Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di dua titik yaitu Wisma Mandiri dan Petamburan.

Baca juga : Laznas BSMU Bantu percepat Target Vaksinasi di Indonesia

Untuk Sentra Vaksinasi yang berada di gedung Wisma Mandiri 1 dipusatkan di Lt.11, sedangkan Petampuran dilaksanakan di lapangan kelurahan petamburan. Vaksinasi diikuti oleh masyarakat umum dengan menunjukkan KTP elektronik dan bukti vaksin pertama untuk yang akan melanjutkan vaksin kedua.

Jenis vaksin yang diberikan kali ini terdiri dari 2 jenis yaitu vaksin Moderna dan juga vaksin Sinovac. Total dosis vaksin yang terserap sebanyak 588 dosis vaksin, dengan 266 penerima manfaat vaksin di Wisma Mandiir 1 dan 322 penerima manfaat vaksin untuk wilayah petamburan. Para peserta vaksin antusias sejak dibuka pendaftaran pukul 8 pagi.

Semoga dengan diadakannya Vaksinasi Untuk Indonesia Tangguh, Indonesia segera mencapai herd immunity dan mampu bangkit setelah pandemi.

FEATURED

Kunjungi Penerima Manfaat Program ISDP dan Rumah Tahfidz, Kemenag Siap Lanjutkan Izin Laznas BSMU

Jum’at (10/9). Perwakilan Kementrian Agama Republik Indonesia dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama mengunjungi dua penerima manfaat dari BSMU. Mereka adalah Ibu Dra. Hj. Andi Yasri selaku Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dan juga Ibu Nur Uyun S.E. Kepala Seksi Identifikasi dan Inventarisasi Lembaga Subdirektorat Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf.
Sugeng Jaya Farm yang merupakan alumnus dari program beasiswa ISDP BSMU menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Unit Usaha yang bergerak dibidang pangan satwa ini terletak di Ciampea, Bogor. Beni dan Koes Awardee ISDP BSMU menjelaskan bagaimana mereka bisa membiakan Ulat Hongkong menjadi pakan ternak favorit, bergizi dan protein tinggi. Koes dan Beni juga menunjukan ruang penyimpanan ulat-ulat hongkong yang kemudian menjadi produk pakan ternak Bernama King Worm.
Ba’da Dzuhur, tim Kemenag menuju ke lokasi kedua Rumah Tahfizh di Parung, Bogor. Tim Kemenag bertemu dengan santri-santri Pesantren tahfidz yang hafalannya sudah mencapai belasan bahkan puluhan juz.
“Saya sangat senang dipertemukan dengan adik-adik santri dari rumah tahfidz ini. Saya ingin membawa keluarga saya mengunjungi rumah tahfidz parung ini, sangat menyejukan dan membuat betah karena mendengarkan adik-adik santri melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Saya juga berharap nantinya kami bisa menyerahkan sertifikasi Laznas kepada BSMU di rumah tahfidz ini, dikelilingi adik-adik penghafal Al-Qur’an ini,” tutur Dra. Hj. Andi Yasri.
Semoga BSMU segera mendapatkan perpanjangan sertifikasi Laznas dan bisa terus melayani para donatur untuk berzakat, infaq dan sedekah. Serta BSMU juga bisa terus memberikan kemaslahatan untuk umat dan bangsa.

FEATURED

Sejarah Singkat Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat

Lembaga Amil Zakat Nasional Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) hadir untuk turut andil dalam peningkatan kesejahteraan dan kemashalahatan umat. Bersama seluruh komponen umat islam berkomitmen untuk berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat.

Didirikan pada tahun tanggal 21 November 2001 berdasarkan Akta Notaris Agus Madjid, S.H. No. 85 dan mendapatkan SK Kemenag sebagai Lembaga Zakat pada 17 September 2002. Akta Notaris Syaifuddin Zuhri, S.H., M.Kn No. 01 tanggal 4 Januari 2012 yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor AHU-1889.AH.01.04.Tahun 2012. Anggaran dasar Yayasan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 11 tanggal 28 Mei 2019, yang dibuat dihadapan Notaris Niniek Rustinawati, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, tentang perubahan Dewan Pembina, Dewan Pengurus, dan Dewan Pengawas. Perubahan ini telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No. AHU[1]AH.01.06-0013708 tanggal 21 Juni 2019.

Laznas BSMU bersinergi dengan berbagai pihak terkhusus PT Bank Syariah Mandiri yang pada tanggal 1 Februari 2021 telah bertransformasi menjadi Bank Syariah Indonesia. Melaksanakan berbagai program “Kemaslahatan” yang memberikan manfaat kepada seluruh warga Indonesia melalui 8 unit respresentatif yang berada di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Medan, Banjarmasin dan Makassar.

Program unggulan yang dimiliki

Sejak tahun 2001, Laznas BSMU memiliki 3 (tiga) program unggulan yaitu Mitra Umat, Didik Umat dan BSMU Care. Menghadirkan program-program sosial dengan fokus garapan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup. Program Mitra Umat menekankan pada gerakan pemberdayaan potensi ekonomi masyarakat dan kemitraan dengan bantuan dana modal usaha bergulir, pelatihan dan pendampingan usaha kecil.

Program Didik Umat tertuju pada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dengan pemberian bantuan pendidikan (beasiswa) dan sarana prasarana belajar. Program BSMU Care fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan bantuan kesehatan dan bantuan kebencanaan dan lingkungan hidup. Disamping itu, Laznas BSM Umat turut serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren melalui program Lembaga keuangan Mikro Syariah (LKMS) – Bank Wakaf Mikro (BWM).

Tahun 2020 yang merupakan awal pandemi, Laznas BSMU turut secara aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan virus corona. Pada awal penyebarannya dilakukan pembagian masker dan hadsanitizer kepada masyarakt secara cuma-cuma dan juga turut membantu tenaga kesehatan dalam penyediaan APD (Alat pelindung Diri) lengkap. Hingga saat ini masih terus melaksanakan program Covid berupa bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid, sembako komplit untuk orang yang isoman, pemberian tabung oksigen untuk rumasah sakit/lembaga dan turut serta dalam mensukseskan program vaksinasi di daerah Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

Berbagai program tersebut di atas, diharapkan mampu menebar kemaslahatan bagi umat Islam dan sebagai bakti kepada bangsa dan negara tercinta

FEATURED

Sejarah Wakaf Pertama Kali Muncul Dalam islam

Dalam sejarah Islam, wakaf dikenal sejak masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena wakaf disyariatkan setelah Nabi hijrah ke Madinah pada tahun kedua Hijriyah. Ada dua pendapat yang berkembang di kalangan ahli yurisprudensi Islam (fuqaha) tentang siapa yang pertama kali melaksanakan syariat wakaf. Menurut sebagian ulama, yang pertama kali melaksanakan wakaf adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, yakni mewakafkan tanah milik Nabi Shallallahu Alaihi Wasallamuntuk dibangun masjid.

Pendapat ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Umar bin Syabah dari Amr bin Sa’ad bin Mu’ad, dan diriwayatkan dari Umar bin Syabah, dari Umar bin Sa’ad bin Muad berkata, Kami bertanya tentang mula-mula wakaf dalam Islam? Orang Muhajirin mengatakan adalah wakaf Umar, sedangkan orang- orang Ansor mengatakan adalah wakaf Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Pendapat sebagian ulama yang mengatakan bahwa Sayyidina Umar adalah orang pertama yang melaksanakan syariat wakaf berdasar pada hadis yang diriwayatkan Ibnu Umar yang berkata, Bahwa sahabat Umar Radhiyallahu Anhu, memperoleh sebidang tanah di Khaibar, kemudian Umar Radhiyallahu Anhu, menghadap, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk meminta petunjuk, umar berkata: ‘Hai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, saya mendapat sebidang tanah di Khaibar, saya belum mendapat harta sebaik itu, maka apakah yang engkau perintahkan kepadaku?’ Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: Bila engkau suka, kau tahan (pokoknya) tanah itu, dan engkau sedekahkan (hasilnya), tidak dijual, tidak dihibah kan, dan tidak diwariskan.

Ibnu Umar berkata lagi: Umar menyedekahkannya (hasil pengelolaan tanah) kepada orang-orang fakir, kaum kerabat, hamba sahaya, sabilillah Ibnu sabil, dan tamu, dan tidak dilarang bagi yang mengelola (nazhir) wakaf makan dari hasilnya dengan cara yang baik (sepantasnya) atau memberi makan orang lain dengan tidak bermaksud menumpuk harta.

Selain Umar, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga mewakafkan tujuh kebun kurma di Madinah di antaranya ialah kebun A’raf Shafiyah, Dalal, Barqah, dan lainnya. Nabi juga mewakafkan perkebunan Mukhairik, yang telah menjadi milik beliau setelah terbunuhnya Mukhairik ketika Perang Uhud. Beliau menyisihkan sebagian keuntungan dari perkebunan itu untuk memberi nafkah keluarganya selama satu tahun, sedangkan sisanya untuk membeli kuda perang, senjata dan untuk kepentingan kaum Muslimin. Mayoritas ahli fikih mengatakan bahwa peristiwa ini disebut wakaf.

Sumber : https://www.bwi.go.id/4186/2019/12/13/sejarah-awal-mula-wakaf
FEATURED

Talkshow Bersama BSI Scholarship di WISH

Kamis, 4 September 2021 BSI Scholarship diundang untuk mengisi di kegiatan WISH (World Indonesia Scholarship).  Kegiatan ini merupakan ajang berbagi informasi bagi para pelajar dan mahasiswa agar SIAP mendaftar beasiswa. Aprilia Eviyanti selaku Manager Didik Umat Laznas BSMU sekaligus perwakilan BSI Scholarship menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Selain itu ada juga narasumber dari Online Scholarship Competition (OSC) Medcom dan Dataprint Scholarship.

BSI Scholarship adalah program beasiswa untuk jenjang pendidikan sarjana yang dikelola oleh laznas BSMU dan Bank Syariah Indonesia. Memiliki 2(dua) program, yaitu Scholarship Inspirasi dan Scholarship Prestasi.

BSI Scholarship adalah beasiswa yang akan diberikan kepada mahasiswa secara lintas kampus. Quota yang diberikan sebanyak 500 mahasiswa dengan perincian 400 penerima Scholarship Inspirasi dan 100 penerima Scholarship Prestasi.

Baca juga : Sahabat Pelajar Indonesia ‘Road To State’

Adapun kampus yang telah bekerjasama terdiri dari kampus swasta dan juga negeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan menerapkan system ini diharap dapat menjaring potensi mahasiswa berprestasi dan  membutuhkan batuan.

Impact dari program BSI Scholarship adalah membentuk masa depat umat yang berkarater, amanah dan bisa menjadi teladan serta mampu berkontribusi dalam membangun keumatan khususnya di bidang industry ekonomi syariah. 

Sumber pendanaan dari BSI Scholarship adalah dana zakat dari Bank Syariah Indonesia dan infak dari donatur Laznas BSMU. Dana zakat akan mendanai Scholarship Inspirasi dan dana infak untuk Scholarship Prestasi.

Program BSI Scholarship adalah program yang baru sehingga angkatan tahun ini adalah angkatan pertama untuk penerimaan beasiswa. Semoga dengan adanya program ini akan membantu para mahasiswa untuk melanjutkan studinya.

FEATURED

Tips Dan Trik Sukses Ekspor Produk Pertanian.

Indonesia memiliki potensi sumber alam yang sangat besar. Mengolah sumber daya tersebut menjadi sebuah potensi ekonomi yang sangat besar membutuhkan ilmu yang dibutuhkan. Ekspor menjadi salah satu jalan untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia sekaligus membangkitkan ekonomi dalam sektor pertanian.

Bagi seorang pemilik bisnis, perkembangan bisnis merupakan sebuah hal yang sangat diinginkan. Pemasaran yang semakin luas membuat usaha semakin berkembang. Go Internasional bisa menjadi salah satu cara untuk dalam mengembangkan bisnis.

Menjawab tantangan tersebut Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dalam Program Likes Talk mengajak para pemuda untuk berdiskusi mengenai literasi ekonomi dan keuangan syariah yang dapat membawa kebangkitan dalam perekonomian. Pada Ahad, 29 Agustus 2021 telah diselenggarakan Likes Talk dilakukan dengan cara webinar melalui zoom dan live melalui chanel youtube Laznas BSMU. Tema yang diangkat kali ini adalah “Tips & Tricks, Sukses Ekspor Produk Pertanian”

Narasumber pertama adalah Budi Susilo Setiawan, S. Pt – Owner MT Farm dan Alumni Fakultas peternakan IPB dan sebagai narasumber kedua adalah Benny Akbar Kurniawan, S. Pt – Founder Sugeng Jaya Farm, alumni Fakultas peternakan IPB, & Alumni Program ISDP IPB. Webinar di moderator oleh Kresna Bhayu Adelta – Direktur PT. Semesta Inovasi Nusantara dan Cofounder @ipb_esport.

Baca juga: Profil Awardee ISDP 2021

Kesimpulan materi dari yang disampaikan oleh Budi Susilo Setiawan adalah, kita tidak perlu ragu dalam memulai usaha. Wujudkan mimpi kita dengan memilih produk yang tepat untuk dikembangkan. Jika ingin serius dalam berbisnis juga harus mengurus semua ijin-ijin yang berkaitan dengan produk tersebut. Memasarkan produk pertanian memiliki tantangan tersendiri salah satunya adalah dengan memutus mata rantai distribusinya sehingga harga produk dapat bersaing. Dalam hal pengemasan juga memiliki cara yang khusus agar produk sampai ke tangan konsumen tetap terjamin kualitasnya. Produk rendang yang kami kembangkan sekarang menjadi salah satu produk unggulan saat ini.

Sedangkan Benny Akbar menyampaikan bahwa dalam menjalankan bisnis pertama kali yang harus dilakukan adalah mempersiapkan super tim yang tepat. Dengan memiliki super tim akan mudah menghadapi permasalahan yang datang. Berdasarkan pengalaman dalam PT Sugeng Jaya Group agar dapat bertahan dalam bisnis adalah terus belajar dan terus berinovasi. Produk Sugeng Jaya memulai ekspor berasal dari relasi dan juga melalui media sosial. Alhamdulillah, Produk ulat hongkong mendapat sambutan yang baik dari masyarakat.

Jangan pernah menyerah dalam menjalankan usaha. Lakukan segala sesuatu dengan passion agar hasil yang didaptkan maksimal. Hal yang paling penting adalah libatkan Allah dalam segala proses yang dilalui. Mendapatkan keridhoan orangtua dalam berbisnis juga merupakan salah satu kunci untuk mencapai kesuksesan. Simak informasi lebih dalam melalui channel Youtube Laznas BSMU.

FEATURED

5 Manfaat Wakaf Yang Harus Kamu Ketahui

Wakaf berpotensi mengoptimalkan sumber daya yang ada di tangan umat muslim. Manfaat yang dirasakan bisa sangat luas, tidak hanya untuk orang yang membutuhkan saja.

Istilahkan sendiri wakaf artinya adalah menahan harta yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum tanpa mengurangi nilai harga. Tujuan wakaf selain untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, juga mendapatkan pahala yang terus mengalir meskipun kita telah meninggal dunia karena manfaatnya bisa dirasakan banyak orang lain dan bersifat kekal.

Jenis wakaf berdasarkan jenis harta terbagi atas dua kelompok benda bergerak dan satu benda tidak bergerak. Yang termasuk benda bergerak adalah wakaf uang dan benda yang bisa berpindah, seperti air, bahan bakar minyak, surat berharga, dan hak atas benda bergerak lainnya.

Sedangkan untuk kelompok benda tidak bergerak adalah wakaf tanah, yakni berupa hak atas tanah, bangunan, rumah, benda yang berhubungan dengan tanah, dan benda tidak bergerak lainnya. Wakaf jenis ini biasanya pemanfaatannya untuk pembangunan tempat ibadah, sarana pendidikan, kuburan dan lain sebagainya.

Dengan demikian, definisi berwakaf secara umum adalah memberikan sebagian dari harta kita untuk kepentingan umum. Undang-undang Republik Indonesia no.41 tahun 2004 menyebutkan bahwa pemakaian wakaf harus sesuai dengan tujuan yang telah disepakati, misalnya untuk mendirikan bangunan tempat ibadah, atau kepentingan lain yang berhubungan dengan ibadah atau kepentingan agama.

Baca juga : Mengenal Rumah Tahfidz Qur’an Laznas BSMU di Parung Bogor

Dalam pengelolaan wakaf yang professional akan lebih terasa kebermanfaatannya. Dilansir dari sunlife.co.id, ada beberapa manfaat yang dapat diambil jika kita berwakaf. Apa sajakah itu?

  1. Melatih jiwa sosial dan membantu yang kesulitan

Berwakaf menjadi salah satu sarana untuk melatih jiwa sosial. Bagi kita yang memiliki harta benda lebih banyak, bisa memberikan kepada kaum yang tidak mampu atau kesulitan. Misalnya lewat tanah yang kita wakafkan untuk orang yang tidak memiliki tempat tinggal, dan lain sebagainya.

  1. Belajar bahwa harta benda di dunia ini tidak kekal

Dengan berwakaf, kita belajar bahwa harta yang kita miliki harus dibagi dengan orang lain. Ada sebagian hak orang lain dalam harta kita. Kehidupan akhirat yang kekal bisa diselamatkan lewat kehidupan di dunia. Wakaf membantu kita untuk mendapatkan kehidupan akhirat yang lebih baik.

  1. Amalan tidak terputus

Amalan wakaf tidak dapat terputus meski sudah meninggal dunia, jika dikelola terus menerus. Jadi meskipun kita sudah tidak ada di dunia ini, kita bisa tetap berguna bagi orang-orang di sekitar kita.

  1. Mempererat tali persaudaraan dan mencegah kesenjangan sosial

Dengan berwakaf yang digunakan untuk kepentingan umum, masyarakat akan merasakan manfaat yang sama. Orang yang kekurangan bisa menikmati sarana-sarana publik yang lebih baik, dan orang yang lebih berada juga bisa berbagi. Sehingga, kesenjangan sosial akan semakin kecil dan tali persaudaraan akan terasa lebih erat.

  1. Mendorong pembangunan negara

Wakaf banyak digunakan untuk mendirikan sarana seperti sekolah, yayasan pendidikan, asrama, dan fasilitas umum lain. Hal ini sangat membantu meningkatkan pembangunan negara lewat bidang pendidikan.

Berdasarkan manfaat dan tujuan wakaf yang sudah disebutkan di atas, tentunya dengan berwakaf kita bisa membantu dalam mengingkatkan kesejahteraan bagi banyak pihak, seperti keluarga, orang sekitar, dan diri sendiri.

Salah satu wakaf yang sudah dilaksanakan oleh Laznas BSMU adalah Wakaf untuk rumah tahfidz. Saat ini juga sedang dikembangkan wakaf produktif untuk meningkatkan perekonomian.

Baca juga : Penyaluran Kupon CWLS SWR001 di Tambora

FEATURED

NGOPI : Cara Mendesain Masa Depan Sesuai Dengan Keinginan

Menjadi sukses di masa yang akan datang dibutuhkan persiapan, salah satunya adalah dengan mendesain hidup sedini mungkin. Usia pelajar adalah waktu yang paling tepat untuk memulai mendesain kehidupan, agar hidup lebih terarah dan kesuksesan mudah untuk diraih. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) melalui program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) menginginkan penerima beasiswa menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, kedua orangtua dan bangsanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Ahad, 29 Agustus 2021 diadakan NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) dengan tema ‘Desain Your Life.’ Dihadiri oleh 504 penerima beasiswa SPI dari seluruh Indonesia. Acara masih terus dapat disaksikan oleh para pelajar karena Live melalui Youtube Channel Laznas BSMU.  Narasumber yang mengisi kali ini adalah Nurfahmi Islami Kaffa, seorang trainer yang memiliki banyak prestasi.

Fauzi Indiranto selaku Direktur Program memberikan pesan, “Jika ingin sukses maka pertama kali yang perlu dilakukan adalah mencari keridhoan orangtua. Dengan ridho orangtua maka Allahpun akan ridho kepada kita dan memberi kelancaran terhadap cita-cita kita. Diharapkan, selain peserta SPI memiliki akademis yang bagus, juga memiliki akidah yang baik (bisa baca al quran) dan akhlak yang terpuji. Semoga setelah mencapai kesuksesan tetap menjadi manusia yang rendah hati dan selalu ingat kepada Allah SWT.”

Baca juga : Ngopi: Merasa Insecure? BTS-in Aja

Dalam acara Ngopi tersebut dikatakan bahwa diantara tanda-tanda kekuasaan Allah adalah dengan diciptakannya waktu. Siapa yang dapat memaknai waktu dengan memaksimalkannya dan tidak melewatkannya begitu saja akan mendapatkan banyak manfaat. Perhatian yang cukup besar terhadap waktu terlihat dengan diturunkannya surat Al ‘Ashr dan Ad Dhuha. Ditambah dengan memperbanyak ibadah di waktu malam merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kunci sukses di dunia.

Waktu luang yang tidak dimanfaatkan untuk kebaikan maka akan membuang waktu dengan percuma. Kita harus bisa mendesain hidup sedini mungkin misalkan dengan menuliskan semua mimpi-mimpi yang ingin diraih. Dengan menuliskannya maka mimpi tersebut akan mudah untuk direalisasikan daripada hanya sekedar keinginan.

Bagaimana kita bisa mendesain daily activity, yang benar? Contoh seperti Ibnu Aqil Al Hambali beliau adalah sosok ulama yang sangat mencintai ilmu mengatakan bahwa, tidak halal bagiku menyia-nyiakan sesaat saja dari umurku, lisanku telah membaca dan berdiskusi dan mataku membaca dan menuangkan pikiranku dalam ide-ide yang sangat banyak kemudia ide tersebut di tuangkan dalam tulisan. Aku dapati kesungguhanku dalam belajar lebih kuat saat aku berusia 80 tahun dibadingkan usia 20 tahun.

Usia muda adalah usia banyak godaan dalam belajar tapi siapa yang bisa menyikapinya akan mendapatkan masa depan yang cemerlang. Pemuda tidak boleh lalai dalam merencanakan kehidupan. Karena sebuah prestasi di dunia dapat mengahntarkan kepada posisi yang terbaik di akhirat. Kunci sukses seorang pemimpin adalah ia mampu memimpin dirinya sendiri, mampu berperan serta dalam kehidupan keluarga dan juga sosial.

Masih banyak insight mengenai mendesain kehidupan. Saksikan lebih lanjut di channel youtube Laznas BSMU.

FEATURED

Cara Meningkatkan Imun Dengan Bahagia

Sejumlah penelitian telah membuktikan, bahagia bisa meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat terserang virus. Melansir Healthline, menurut studi pada 2003, ahli dari Carnegie Mellon University, Pittsburgh, AS, sengaja memberikan virus flu pada 300 partisipan sehat. Hasilnya, partisipan yang tidak bahagia berpeluang terserang flu tiga kali lebih besar ketimbang orang-orang yang bahagia.

Riset lain pada 2006, berupaya mengamati 81 partisipan vaksin hepatitis B. Penyakit yang disebabkan virus ini menyerang hati. Dari hasil penelitian ahli dari University of Pittsburgh itu, partisipan yang lebih bahagia cenderung memiliki respons antibodi dua kali lipat lebih kuat daripada partisipan yang sedang tidak bahagia. Dengan kata lain, kelompok yang bahagia itu memiliki sistem daya tahan tubuh yang lebih kuat.

Efek bahagia bisa memengaruhi daya tahan tubuh untuk sementara disimpulkan para ahli terkait dengan aktivitas hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA). Respons di otak ini turut memengaruhi sistem kekebalan tubuh, hormon, kinerja pencernaan, sampai stres. Baca juga: Gejala Infeksi Virus Corona Bisa Berbeda, Tergantung Daya Tahan Tubuh Selain itu, para ahli juga menyimpulkan orang-orang yang bahagia cenderung aktif bergerak dan mau berperilaku sehat.

Namun, bahagia untuk daya tahan tubuh atau kesehatan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Melansir Psychology Today, praktik bahagia untuk kesehatan harus sepenuh hati. Studi menyebutkan, orang yang berpura-pura bahagia selama dua minggu, justru bisa memperburuk suasana hati. Sebaliknya, saat pikiran bersungguh-sungguh bahagia dari hati dengan fokus pada pikiran dan kenangan yang menyenangkan, suasana hati dan produktivitas meningkat.

Pikiran bahagia bisa diciptakan dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Melansir Huffpost, berikut cara agar lebih bahagia:

  1. Tidur yang cukup, tidak berlebihan atau kurang tidur, adalah salah satu menjaga suasana hati tetap positif dan bahagia.
  2. Orang yang susah tidur cenderung mengalami berbagai masalah kesehatan seperti kelebihan berat badan, ganguan suasana hati, sampai imun melemah. Salah satu cara mengatasi masalah susah tidur adalah disiplin tidur saat sudah memasuki jam yang ditentukan. Baca juga: Studi Buktikan Bersyukur Lebih Manjur Sembuhkan Sakit Dibanding Obat

  3. Melatih kecerdasan emosional Orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya percaya diri, punya rencana yang jelas dan berkomitmen menjalankannya, adaptif, dan tidak kaku.

Orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya lebih mudah menghadapi stres dan gampang bangkit dari keterpurukan. Kecerdasan emosional ini bisa dilatih dengan belajar kemampuan sosial, empati, motivasi, menghargai diri sendiri, dan disiplin pada diri sendiri. Anda juga perlu mengenali diri sendiri. Kenali apa kelebihan diri. Serta paham menganalisis kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas diri.

3. Tidak khawatir berlebihan Banyak orang yang punya kebiasaan khawatir berlebihan saat menyikapi sesuatu. Padahal, khawatir kerap berisi skenario terburuk dari suatu keadaan dan belum tentu menjadi kenyataan. Agar tidak melulu khawatir berlebihan, coba melakukan praktik berkesadaran kini dan di sini. Coba pahami apa yang terjadi saat ini agar pikiran tidak jadi khawatir berlebihan. Dengan begitu, Anda jadi punya ruang untuk berbahagia. 

Sumber: https://health.kompas.com/read/2020/04/04/090900068/bahagia-terbukti-tangkal-serangan-virus-begini-caranya-?page=all

FEATURED

Mengenal Rumah Tahfidz Qur’an Laznas BSMU di Parung Bogor

Al quran memiliki kedudukan yang amat penting bagi umat islam. Karena itu, bagi yang rajin membaca dan menghafalnya menjadi begitu dimuliakan Allah SWT. Wakaf BSM Umat turut andil mendidik generasi muda untuk menjadi generasi Hafidz Qur’an.

Dengan tujuan yang mulia tersebut maka diperlukan pengelolaan Rumah Tahfidz dengan cara yang terbaik. Salah satu program yang telah dilakukan adalah Rumah Tahfidz Quran di Parung Bogor.

Tujuan dari program:

  1. Mencetak generasi yang hafal dan memahami Al-Qur’an, serta memiliki akhlaq yang mulia
  2. Melahirkan santri yang memiliki kemampuan dan karakter serta life skill.

Kurikulum pendidikan yang diterapkan terdiri dari : Al-Qur’an Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Dirasah Islamiyah, Leadership dan Life Skill.

Rumah Tahfidz ini berdiri di tanah seluas 6.800m2 dengan fasilitas yang disediakan berupa rumah belajar, rumah ustadz, rumah singgah, musholla, tempat wudhu, saung dan taman, area kebun, dan lapangan badminton.

Santri yang mondok dari berbagai daerah dengan total keseluruhan ada 17 orang yang berasal dari berbagai penjuru seperti  Medan, Kendari, Mandailing Natal, Padang Sidempuan, Lampung, Banten, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Donorejo, Jepara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Santri yang belajar tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis karena santri yang belajar disini terlebih dahulu akan diseleksi. Santri harus merupakan satu asnaf dalam zakat. Selama pandemi para santri tidak diijinkan untuk keluar pondok dan saat ini telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Selain rumah tahfidz di Parung Bogor, Laznas BSMU juga memiliki rumah tahfidz di Cimahi Bandung dan Rumah Belajar Quran di Tangerang. Berbeda dengan rumah tahfidz, rumah belajar Qur’an santrinya tidak bermukim karena santrinya merupakan warga sekitar. Semoga dengan semakin banyak rumah Qur’an, akan semakin banyak pula menghasilkan generasi yang qurani tidak hanya dapat menghafal quran tapi dapat menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sungguh sangat beruntung bagi orang yang bisa membantu dalam operasional  penyelenggaraan rumah tahfidz karena insya Allah pahalanya terus mengalir karena setiap harta yang diberikan berubah menjadi tenaga dan ilmu yang akan diserap oleh para santri penghafal quran.

FEATURED

Bantuan Tabung Oksigen Untuk IPB

Pada Kamis, 19 Agustus Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) melaksanakan pemberian bantuan tabung oksigen kepada ARM-HA IPB. Lokasi serah terima dilakukan di Gedung Alumni IPB, Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp 74 juta atau setara dengan 20 tabung oksigen ukuran 6 m³.

Ketersediaan stok tabung oksigen sangat penting untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang mengalami kesulitan dalam bernafas.

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2)  adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Ketika gangguan ringan pada sistem pernapasan tidak teratasi maka akan menuju tahap selanjutnya yaitu infeksi paru-paru yang berat atau bahkan hingga kematian.

Laznas BSMU dan BSI menaruh perhatian yang besar terhadap permasalahan pandemi akibat virus corona. Ada berbagai program seperti bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid, paket sembako lengkap untuk orang yang sedang melakukan isoman, bekerjasama dengan pemerintah setempat dalam program door to door vaksinasi dan juga pemberian bantuan berupa tabung oksigen kepada rumah sakit/lembaga dan juga peminjaman tabung oksigen untuk pasien individu.

Total penyaluran tabung oksigen selama bulan Agustus kepada rumah sakit/lembaga sebanyak 160 tabung dan untuk dipinjamkan kepada pasien individu sebanyak 59 tabung.

Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU menyatakan, “Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk penanggulangan kasus Covid-19 dan semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua.”

Ahmad Husein selaku Ketua Umum ARM-HA IPB mengucapkan, “Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan donasinya untuk membantu orang-orang yang sedang isolasi madiri. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal jariyah.”

FEATURED

10 Muharram Hari Raya Anak Yatim

Hari ini tanggal 10 Muharram (hari ‘Asyura) pada tahun ini bertepatan dengan hari kemanusiaan sedunia pada tanggal 19 Agustus. Sebagai umat muslim kita dianjurkan untuk berbuat baik dan menyenangkan orang yang dalam kesulitan pada hari ini. Hari yang mulia ini adalah kesempatan langka yang terjadi hanya setahun sekali, sehingga sangat disayangkan jika terlewatkan tanpa berbuat baik.

Muharram termasuk salah satu momentum mulia karena menjadi bulan pembuka tahun baru. Selain peringatan tahun baru hijriah 1 Muharram, sebagian masyarakat menganggap 10 Muharram sebagaian Hari Raya atau lebaran anak yatim.

Istilah Idul Yatama (Hari Raya anak yatim) sebenarnya hanyalah ungkapan kegembiraan bagi anak-anak yatim, sebab pada saat itu banyak orang yang memberikan perhatian dan santunan kepada mereka.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud ra. dinyatakan bahwa Hari Raya umat Islam hanya ada dua, yaitu Idul Adha dan Idul Fitri :

 عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَلَهُمْ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا، فَقَالَ: مَا هَذَانِ الْيَوْمَانِ؟ قَالُوا: كُنَّا نَلْعَبُ فِيهِمَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا: يَوْمَ الْأَضْحَى، وَيَوْمَ الْفِطْرِ

“Dari Anas, ia berkata : Rasulullah SAW datang ke Madinah dan mereka (orang Madinah) menjadikan dua hari raya di mana mereka bergembira. Lalu Rasulullah bertanya: “Apa maksud dua hari ini?” Mereka menjawab: “Kami biasa bermain (bergembira) pada dua hari ini sejak zaman Jahiliyah.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menggantikan untukmu dengan dua hari raya yang lebih baik dari padanya, yaitu hari raya Adha dan hari raya Fitri”(HR : Abu Daud : 1134).

Momentum 10 Muharram dijadikan sebagai Idul Yatama, berdasarkan anjuran untuk menyantuni anak-anak yatim pada hari tersebut. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menyayangi anak-anak yatim. Dan beliau lebih menyayangi lagi pada hari Asyura (tanggal 10 Muharram). Di mana pada tanggal tersebut, Beliau menjamu dan bersedekah bukan hanya kepada anak yatim, tapi juga keluarganya.

Kemudian dalam kitab Tanbihul Ghafilin bi-Ahaditsi Sayyidil Anbiyaa-i wal Mursalin disebutkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

 مَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى ثَوَابَ عَشْرَةِ آلافِ مَلَكٍ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أُعْطِيَ ثَوَابَ عَشْرَةِ آلَافِ حَاجٍّ وَمُعْتَمِرٍ وَعَشْرَةِ آلافِ شَهِيدٍ ، وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً

“Barangsiapa berpuasa para hari Asyura (tanggal 10) Muharram, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala 10.000 pahala syuhada’. Dan barang siapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya“.

Penjelasan tentang kemuliaan bulan Muharram ini ditulis oleh KH Sholeh Darat pada bulan Muharram tahun 1317 H. Kemuliaan Bulan Muharram Seperti dikutip dari situs resmi NU, KH Sholeh Darat menyebutkan dalam kitab Lathaifut Thaharah wa Asrarus Shalah tentang kemuliaan bulan Muharram.

“Bahwa awal Muharram itu adalah tahun barunya seluruh umat Islam. Adapun tanggal 10 Muharram adalah “Hari Raya”yang digunakan untuk bergembira dengan shadaqah,” ujarnya. Hari raya ini, lanjutnya, adalah untuk mensyukuri nikmat Allah, bukan hari raya dengan shalat. Tetap hari raya dengan pakaian rapi dan memberikan makanan kepada para faqir.

“Sebaiknya orang Islam mengetahui tahun baru Islam. Hari wuquf di Arafah itu akan menjadi hari pertama bulan Muharram dan akan menjadi tanggal 27 bulan Rajab,” tukas KH Sholeh Darat.

Islam mempunyai dua belas bulan dalam hitungan satu tahun menurut hitungan yang telah ditetapkan. Empat bulan di antaranya adalah bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT yaitu, bulan Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Sejumlah ahli tafsir bahkan menyebut, amalan-amalan ibadah yang dilakukan selama empat bulan haram itu bakal dilipatgandakan pahalanya. Demikian pula balasan untuk perbuatan buruk pada 4 bulan ini, akan lebih besar.

Hal ini seperti dijelaskan Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir: “Allah SWT mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa di samping melipatgandakan perbuatan baik.”

Waktu belum tentu dapat berulang kembali, ditengah pandemi yang sedang dihadapi memanfaatkan moment ini akan sangat baik sekali. Karena banyak orang yang saat ini sedang membutuhkan bantuan.

FEATURED

Perjuangan Para Nabi Yang Terjadi di Bulan Muharram

Muharam adalah bulan istimewa dalam kalender Islam. Di bulan ini juga, terdapat anjuran untuk puasa Tasu’a dan Asyura, serta memperbanyak amal baik dan menghindari perbuatan dosa.

Selain menjadi awal tahun baru di kalender hijriah, banyak kejadian penting terjadi pada bulan Muharram. Salah satunya, pada Muharam inilah mula-mula Nabi Muhammad SAW berniat dan bermaksud untuk melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Hijrah merupakan awal berdirinya masyarakat Islam yang mandiri dan berdaulat di kota Madinah. Berdasarkan sejarah tersebut, Muharam dijadikan bulan pertama dalam penanggalan hijriah yang digunakan dalam Islam.

Kejadian-kejadian istimewa dan bersejarah dalam Islam ini yang juga merupakan perjuangan para nabi terdahulu ialah sebagai berikut:

  1. Pada bulan Muharam, taubat Nabi Adam AS diterima oleh Allah SWT. Nabi Adam diturunkan Allah SWT ke bumi karena telah memakan buah Khaldi.

Turunnya Nabi Adam ke bumi membuat Nabi Adam bertaubat kepada Allah SWT atas kesalahan yang dilakukannya. Saat bertepatan tanggal 10 Muharram taubat Nabi Adam diterima oleh Allah SWT.

  1. Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat juga terjadi di Muharam, yakni usai dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan sebagian besar manusia di Bumi.

10 Muharram merupakan waktu dimana kapal Nabi Nuh berlabuh di bukit Zuhdi. Setelah beberapa waktu kapal Nabi Nuh terombang-ambing di tengah banjir. Banjir tersebut diturunkan oleh Allah SWT karena ingin memusnahkan kaum Nabi Nuh yang durhaka.

  1. Selamatnya Nabi Ibrahim AS dari siksa Namrud terjadi di Muharam. Siksa itu berupa nyala api, yang ternyata tidak membakar Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim kala itu telah menghancurkan banyak berhala menggunakan kapak. Hal tersebut membuat Raja Namrud marah dan menghukum Nabi Ibrahim dengan dibakar oleh api.

Atas kesabaran dan kerelaan Nabi Ibrahim, Allah akhirnya memberikan mukjizat kepada Nabi Ibrahim yang tak bisa terbakar oleh api. Nabi Ibrahim pun selamat dari siksanya Raja Namrud saat bertepatan pada 10 Muharram.

4. Pada bulan Muharam juga, Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara kerajaan Mesir. Sebelumnya, Nabi Yusuf AS dipenjara karena fitnah yang menimpanya. Nabi Yusuf difitnah karena akan melakukan hal tercela kepada Dzulaikha. Namun kenyataannya, Dzulaikha lah yang menggoda Nabi Yusuf. Hal tersebut membuat Nabi Yusuf harus dipenjara. Setelah itu, kebenaran pun terungkap jika Nabi Yusuf tidak bersalah dan akhirnya dibebaskan.

5. Peristiwa Nabi Yunus AS selamat dan keluar dari perut ikan besar yang menelannya pun terjadi di bulan Muharam. Nabi Yunus beserta kaumnya menaiki sebuah kapal namun kapal tersebut kelebihan beban. Yang akhirnya Nabi Yunus lompat ke laut dan dimakan oleh ikan paus.

Selama berada di perut ikan paus, Nabi Yunus berdoa kepada Allah SWT dengan kesungguhan hati. Allah SWT mendengar doa Nabi Yunus dan akhirnya Nabi Yunus dikeluarkan oleh Allah SWT dari perut ikan pada 10 Muharram.

6. Nabi Ayyub AS disembuhkan Allah dari penyakitnya juga pada bulan Muharam. Nabi Ayyub diberikan ujian oleh Allah berupa kemiskinan dan penyakit kulit yang dideritanya.

Nabi Ayyub sangat sabar menjalani ujiannya itu. Sehingga Allah SWT pun menyembuhkan Nabi Ayyub dari penyakit kulitnya bertepatan tanggal 10 Muharram.

7. Pada bulan Muharam, Nabi Musa AS dan umatnya, kaum Bani Israil, selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah. Nabi Musa beserta kaum Bani Israil pergi untuk menyelamatkan diri dari kejaran pasukan Fir’aun. Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Musa dengan tongkatnya yang bisa membelah lautan.

Akhirnya Nabi Musa beserta kaumnya bisa menyebrangi lautan dengan selamat. Pasukan Fir’aun yang mengikutinya ternyata tenggelam di Laut Merah. Maka pada 10 Muharram menjadi peristiwa selamatnya Nabi Musa dari kejaran Fir’aun. Nabi Musa dan ratusan ribu umatnya akhirnya selamat memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka.

FEATURED

Keutamaan dan Hikmah Puasa Tasyu’a dan ‘Asyura

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Bulan ini disebut oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai Syahrullah (Bulan Allah). Tentunya, bulan ini memilki keutamaan yang sangat besar. Banyak Amalan yang bisa dilakukan selain berpuasa, amalan yang paling terkenal adalah menyantuni anak yatim, sehingga di Bulan Muharrom ada hari yang disebut ‘Lebaran Anak Yatim’ yang jatuh pada tanggal 10 Muharrom.

Sejarah puasa ‘Asyura

Hari ‘Asyura atau 10 Muharram adalah hari yang agung, pada hari tersebut Allah menyelamatkan nabi Musa dan Harun ‘alaihimas salam dan Bani Israil dari pengejaran Fir’aun dan bala tentaranya di Laut Merah. Untuk mensyukuri nikmat yang agung tersebut, kaum Yahudi diperintahkan untuk melaksanakan shaum ‘Asyura.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ: قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المَدِينَةَ فَرَأَى اليَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، فَقَالَ: «مَا هَذَا؟»، قَالُوا: هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى الله بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ، فَصَامَهُ مُوسَى، قَالَ: «فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ»، فَصَامَهُ، وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallalhu ‘alaihi wa salam tiba di Madinah, maka beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa hari ‘Asyura. Beliau bertanya kepada mereka: “Ada apa ini?”

Mereka menjawab, “Ini adalah hari yang baik. Pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka. Maka Nabi Musa berpuasa pada hari ini.”

Nabi shallallalhu ‘alaihi wa salam bersabda, “Saya lebih layak dengan nabi Musa dibandingkan kalian.” Maka beliau berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan para shahabat untuk berpuasa ‘Asura.”(HR. Bukhari no. 2204  dan Muslim no. 1130)

Kaum musyrik Quraisy sendiri juga telah melaksanakan shaum ‘Asyura pada zaman jahiliyah. Mereka menganggap hari tersebut adalah hari yang agung sehingga mereka melakukan penggantian kain Ka’bah (kiswah) pada hari tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam juga telah melakukan puasa ‘Asyura sejak sebelum diangkat menjadi nabi sampai saat beliau berhijrah ke Madinah. Hal ini mengindikasikan, wallahu a’lam, puasa ‘Asyura diwarisi oleh kaum Quraisy dari ajaran nabi Ibrahim dan Ismail ‘alaihimas salam.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا قَالَتْ: كَانُوا يَصُومُونَ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يُفْرَضَ رَمَضَانُ، وَكَانَ يَوْمًا تُسْتَرُ فِيهِ الكَعْبَةُ، فَلَمَّا فَرَضَ الله رَمَضَانَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ شَاءَ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ، وَمَنْ شَاءَ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ»

Dari Aisyah radiyallahu ‘anha berkata: “Mereka biasa melakukan puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan. Pada hari tersebut Ka’bah diberi kain penutup (kiswah). Ketika Allah mewajibkan puasa Ramadhan, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Baarangsiapa ingin berpuasa ‘Asyura, silahkan ia berpuasa. Dan barangsiapa ingin tidak berpuasa ‘Asyura, silahkan ia tidak berpuasa.” (HR. Bukhari no. 1592)

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا، قَالَتْ: «كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الجَاهِلِيَّةِ، وَكَانَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُهُ، فَلَمَّا قَدِمَ المَدِينَةَ صَامَهُ، وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ، فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ تَرَكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ، وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ»

Dari Aisyah radiyallahu ‘anha berkata: “Kaum musyrik Quraisy mengerjakan puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) sejak zaman jahiliyah. Demikian pula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam mengerjakan puasa ‘Asyura. Ketika beliau tiba di Madinah, maka beliau berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa. Kemudian ketika puasa Ramadhan diwajibkan, beliau meninggalkan puasa hari ‘Asyura. Maka barangsiapa ingin, ia boleh berpuasa ‘Asyura. Dan barangsiapa ingin, ia boleh tidak berpuasa.” (HR. Bukhari no. 2002 dan Muslim no. 1125, dengan lafal Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam pada waktu di Madinah mewajibkan umat Islam untuk melaksanakan shaum ‘Asyura.

عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ رَضِيَ الله عَنْهُ، قَالَ: أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ: ” أَنْ أَذِّنْ فِي النَّاسِ: أَنَّ مَنْ كَانَ أَكَلَ فَلْيَصُمْ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ أَكَلَ فَلْيَصُمْ، فَإِنَّ اليَوْمَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ “

Dari Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam memerintahkan seseorang dari suku Aslam: “Umumkanlah kepada masyarakat bahwa barangsiapa tadi pagi telah makan, maka hendaklah ia berpuasa pada sisa harinya. Dan barangsiapa belum makan tadi pagi, maka hendaklah ia berpuasa. Karena hari ini adalah hari Asyura’.” (HR. Bukhari no. 2007 dan Muslim no. 1824)

عَنِ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذٍ، قَالَتْ: أَرْسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاةَ عَاشُورَاءَ إِلَى قُرَى الأَنْصَارِ: «مَنْ أَصْبَحَ مُفْطِرًا، فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ وَمَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا، فَليَصُمْ»، قَالَتْ: فَكُنَّا نَصُومُهُ بَعْدُ، وَنُصَوِّمُ صِبْيَانَنَا، وَنَجْعَلُ لَهُمُ اللُّعْبَةَ مِنَ العِهْنِ، فَإِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامِ أَعْطَيْنَاهُ ذَاكَ حَتَّى يَكُونَ عِنْدَ الإِفْطَارِ

Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz radhiyallahu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam mengirimkan seorang pemberi pengumuman pada pagi hari ‘Asyura ke kampung-kampung Anshar, untuk mengumumkan “Barangsiapa siapa tadi pagi telah makan, hendaklah ia menyempurnakannya sampai akhir hari ini (berpuasa) dan barangsiapa telah berpuasa sejak tadi pagi, maka hendaklah ia berpuasa.”

Sejak saat itu kami selalu berpuasa ‘Asyura dan kami jadikan anak-anak kecil kami berpuasa ‘Asyura. Kami membuatkan mainan boneka untuk mereka dari bulu domba. Jika salah seorang di antara mereka menangis karena lapar, maka kami berikan kepadanya mainana itu, begitulah sampai datangnya waktu berbuka.” (HR. Bukhari no. 1960 dan Muslim no. 1136)

Dengan turunnya kewajiban puasa Ramadhan, maka status hukum puasa ‘Asyura berubah dari wajib menjadi “sekedar” sunah.

Sejarah puasa Tasua

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: حِينَ صَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ» قَالَ: فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ، حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam melakukan puasa ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa ‘Asyura, maka para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, ia adalah hari yang diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.”

Maka beliau bersabda, “Jika begitu, pada tahun mendatang kita juga akan berpuasa pada hari kesembilan, insya Allah.”

Ternyata tahun berikutnya belum datang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam telah wafat.” (HR. Muslim no. 1134)

Keutamaan puasa Tasua dan Asyura

  1. Wujud syukur kepada Allah yang telah menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dari kejahatan orang-orang kafir, yaitu selamatnya Nabi Musa dan Harun ‘alaihimas salam bersama Bani Israil dari kejahatan Fir’aun dan bala tentaranya. Hadits yang menyebutkan hal ini telah disebutkan di atas.
  2. Meneladani nabi Musa, Harun dan Muhammad ‘alaihimus shalatu was salam, yang berpuasa pada hari ‘Asyura. Hadits yang menyebutkan hal ini telah disebutkan di atas.
  3. Meneladani para sahabat radhiyallahu ‘anhum yang melakukan puasa ‘Asyura, bahkan melatih anak-anak mereka untuk melakukan puasa ‘Asyura. Hadits yang menyebutkan hal ini telah disebutkan di atas.
  4. Menghapuskan dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya, selama kesyirikan dan dosa-dosa besar dijauhi.

Dari Abu Qatadah Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu bahwasanya:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ؟ فَقَالَ: «يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ»

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura, maka beliau bersabda: “Ia dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yang lalu.”(HR. Muslim no. 1162)

Tingkatan puasa Tasu’a dan ‘Asyura

Para ulama menjelaskan ada tiga tingkatan terkait puasa Tasu’a dan ‘Asyura:

  1. Puasa satu hari saja yaitu pada hari ‘Asyura. Hadits-haditsnya telah disebutkan di atas.
  2. Puasa dua hari, yaitu hari Tasu’a dan hari ‘Asyura. Hadits-haditsnya telah disebutkan di atas.
  3. Puasa tiga hari, yaitu sehari sebelum ‘Asyura (yaitu hari Tasu’a), hari ‘Asyura dan sehari setelahnya (tanggal 11 Muharram). Pendapat disunahkan puasa sehari setelah ‘Asyura ini didasarkan kepada sebuah riwayat dari Ibnu Abbas. Hanya saja ia bukan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam, melainkan perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu dan sanadnya lemah.

Meski demikian ia bisa dibolehkan berdasarkan keumuman hadits-hadits yang menganjurkan puasa tiga hari setiap bulan. Misalnya hadits,

قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ: ” صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، وَصَلَاةِ الضُّحَى، وَلَا أَنَامُ إِلَّا عَلَى وِتْرٍ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata; “Kekasihkau (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam) berwasiat kepadaku dengan tiga hal; puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dan tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir.” (HR. Abu Daud no. 1432, Ahmad no. 7512, Abu Ya’la no. 2619, Abdur Razzaq no. 2849 dan Ibnu Khuzaimah no. 1222, hadits shahih)

Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : https://www.asshiddiqiyah.com/2016/10/hikmah-puasa-asyura.html?m=1

FEATURED

Bantuan 2.000 Paket Sembako Untuk Marbot Masjid

Pada Sabtu, 14 Agustus 2021 Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memberikan bantuan kepada Marbot se Jabodetabek. kegiatan ini atas support Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia, untuk distribusinya bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada ketua umum DMI di Masjid Cut Mutia Jakarta Pusat. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk membantu Marbot masjid yang sedang dalam kesulitan diakibatkan dampak pandemic corona.

Paket sembako yang diberikan kepada Marbot masjid seJabodetabek berjumlah 2.000 paket. Adapun paket sembako tersebut berupa beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, teh celup, kopi bubuk 165 gr, mie telor, kecap 135 ml, saus 135 ml, sarden 155 gr dan susu cair 1 kaleng.

Turut hadir dalam serah terima bantuan tersebut Direktur Laznas BSMU Sukoriyanto Saputro, Regional Operation Head (ROH) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta IV Bank Mandiri Bustanul Arifin dan Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia Arief Rosyid, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta KH Ma’mun Al Ayyubi dan Walikota Jakarta Pusat Dhani Sukma.

Selain bantuan tersebut Laznas BSMU juga memberikan bantuan 625 tabung oksigen ke rumah sakit di seluruh Indonesia, paket sembako untuk orang yang sedang melakukan isoman dan mensukseskan program vaksinasi guna membantu pemerintah dalam penanggulangan dan pencegahan virus corona.

Semoga dengan diberikannya bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan menjadi keberkahan bagi yang memberikan bantuan.

FEATURED

Amalan Yang Paling Utama di Bulan Muharram

Bulan Muharram adalah bulan pertama pada penanggalan Hijriah. Kata Muharram bermakna ‘yang dimuliakan’. Pada kalender hijriah perhitungan bulan berdasarkan peredaran bulan (qamariah). Sehingga awal hari dimulai pada waktu matahari terbenam atau masuk pada waktu magrib.

Penanggalan hijriah atau disebut juga Al Sanah Al Hijriah mulai berlaku pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Walaupun peristiwa hijrah terjadi pada zaman rasulullah.

Salah seorang Imam dari kalangan Tabiin, yaitu Hasan Al Basri mengatakan, “Sesungguhnya Allah SWT membuka awal tahun dengan bulan Haram (suci) dan menutup akhir tahun dengan bulan haram pula. Tidak ada bulan yang lebih agung di sisi Allah Azza wajalla setelah Ramadhan dibandingkan bulan Muharram.”

Rasulullah bersabda berkaitan dengan bulan haram ketika sedang melaksanakan haji wada’, beliau berkata bahwa, “Sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi, dalam setahun ada dua belas bulan, darinya ada empat bulan haram, tiga diantaranya adalah Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Muharram. Sedangkan Rajab adalah bulan Mudhar yang terdapat di antara Jumadats Tsaniy dan Syaban”. (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Amalan Bulan Muharram

Umat isalam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan di bulan Muharram, karena bulan ini merupakan salah satu bulan yang paling utama.

Abu Dzar ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW: “Malam apakah yang lebih baik dan bulan apakah yang lebih utama?” Beliau menjawab” “Sebaik-baiknya malam adalah pertengahannya. Bulan yang paling utama adalah bulan Allah yang kalian sebut Muharram.” (HR. An-Nasa’i)

Beberapa amalan yang dapat dikerjakan pada bulan Muharram yang dilansir dari telisik.id adalah sebagai berikut:

  1. Puasa di bulan Muharram

Puasa di bulan Muharram adalah paling utama setelah puasa Ramadhan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang berasal dari Abu Hurairah ra.

Artinya, puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

Ada beberapa puasa yang bisa dikerjakan dalam bulan ini. Antara lain puasa Tasu’a (9 Muharram), puasa Asyura (10 Muharram), puasa Ayyamul Bidh (13,14,15 Muharram), dan puasa Senin dan Kamis selama bulan Muharram.

  1. Sedekah

Sedekah merupakan sebuah ibadah sosial. Dengan melakukannya maka akan banyak orang yang terlepas dari kesusahan. Sedekah yang paling terkenal dibulan muharam adalah menyatuni anak yatim sehingga pada tanggal 10 Muharram disebut sebagai lebarannya anak yatim. Tapi sedekah tidak hanya sekedar itu saja, menggembirakan keluarga dengan harta dan membantu orang yang sedang membutuhkan adalah sedekah juga.

Dikutip dari buku 12 Bulan Mulia-Amalan Sepanjang Tahun oleh Abdurrahman Ahmad As, Sufyan bin Uyainah ra meriwayatkan bahwa barang siapa melapangkan keluarganya pada hari Asyura, maka Allah akan melapangkannya selama setahun itu. Ibnu Uyainah ra. telah mencobanya selama 50 atau 60 tahun.

  1. Dzikir

Tahun baru Islam menjadi waktu yang baik untuk banyak mengingat Allah atau dzikir.

Perintah untuk mengingat Allah ini telah disebutkan dalam beberapa surat dalam Al Quran, Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42, yang artinya, Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.

Dalam sebuah hadits riwayat Muslim dikatakan bahwa orang yang membaca dzikir akan dikelilingi oleh malaikat rahmat.

Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah suatu kaum duduk dalam suatu majlis yang di dalamnya menyebut (dzikir) nama Allah, melainkan malaikat mengepungnya dalam rahmat menyelimutinya, dan Allah menyebut mereka sebagai golongan yang berada di sisi-Nya.” (HR. Muslim)

  1. Bertaubat

Bulan Muharram tepatnya pada hari Asyura adalah waktu terbaik untuk bertaubat. Kesucian Muharram sebagai awal tahun hijriyah ini menjadi momentum untuk berintrospeksi diri (muhasabah) untuk kemudian bertaubat (taubat nasuha) dan melakukan peningkatan amal shaleh.

Qatadah ra. berpendapat bahwa taubat yang dilakukan Nabi Adam AS adalah pada hari Asyura. Dia juga mengatakan, terkait puasa hari Asyura, Rasulullah SAW bersabda, “Akan digantikan kejahatan-kejahatan pada tahun sebelumnya dengan kebaikan (amal ini).” (HR. Muslim).

FEATURED

Keistimewaan Wakaf Yang Belum Banyak Diketahui Orang

Selama berabad-abad, wakaf memainkan peranan penting dalam kemajuan peradaban Islam. Betapa banyak rumah sakit, sekolah, pesantren, dan bangunan-bangunan lain yang didirikan atas akad wakaf. Bangunan tersebut tegak berdiri dan terus memberikan manfaat bagi banyak orang hingga hari ini.

Sayangnya, wakaf memang kalah populer dibandingkan sedekah, qurban, maupun zakat. Padahal potensinya pun sangat besar. Di Indonesia sendiri, menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI), potensi perolehan wakaf bisa mencapai Rp22 triliun.

Hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah (PEBS) Universitas Indonesia bahkan menunjukkan generasi milenial di enam kota besar rela mewakafkan uangnya hingga Rp150 ribu per hari. Potensinya sanggup menyentuh angka Rp1,35 triliun per tahun.

Sebenarnya apa saja keistimewaan wakaf dibandingkan bentuk sedekah lainnya? Berikut setidaknya ada 3 keistimewaan wakaf yang membuat sedekah pun jadi lebih produktif.

  1. Harta wakaf bukan lagi hak milik wakif

Pada dasarnya, wakaf merupakan perbuatan wakif (pihak berwakaf) untuk memisahkan atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum sesuai dengan syariah.

Imam Syafii sendiri mendefinisikan wakaf sebagai tidak melakukan suatu tindakan atas suatu benda, yang berstatus milik Allah, dengan menyedekahkan manfaatnya kepada kebajikan sosial.

Harta yang sudah diwakafkan secara utuh dan bulat menyebabkan kuasa kepemilikan si pewakaf akan terhapus.

Dengan demikian, pewakaf tidak dapat melakukan apa pun terhadap harta tersebut, apalagi memintanya kembali. Pewakaf juga tidak dapat melarang distribusi manfaat harta tersebut kepada siapapun. Apabila pewakaf meninggal dunia, harta wakaf tidak dapat jatuh ke ahli warisnya. Dalam konteks ini, harta yang sudah diwakafkan sepenuhnya menjadi milik Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

  1. Pahalanya terus mengalir walau wakiftelah meninggal

Berwakaf hukumnya sunnah. Namun siapapun yang melakukannya, atas dasar keridhaan Allah Ta’ala, niscaya mendapatkan ganjaran yang begitu besar. Hal ini karena pahala wakaf akan terus mengalir, meskipun sang wakif telah tiada, selama pemanfaatan harta wakaf masih berlangsung.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

Keterangan mengenai pahala wakaf juga terdapat dalam sabda Rasulullah:

Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah SAW telah bersabda, “Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus, kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakannya.” (Hr. Muslim)

  1. Membangun peradaban muslim yang kuat

Lain hal dengan zakat, penerima manfaat harta wakaf tidak terbatas golongan tertentu. Terlebih, harta tersebut terus abadi lintas generasi. Bentuk fisiknya tetap utuh terpelihara, terjamin kelangsungannya, dan tidak boleh hilang atau berpindah tangan.

Karena sifatnya yang demikian, wakaf sangat berguna demi memajukan dakwah Islam, menghidupkan lembaga sosial keagamaan, mengembangkan potensi dan menyejahterakan umat, memberantas kebodohan, memutus mata rantai kemiskinan, serta memupus kesenjangan sosial. Produktivitas dari pengembangan harta wakaf tersebut niscaya semakin mengokohkan persatuan umat dan meneguhkan peradaban Islam.

…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa serta pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (Qs. Al-Maidah: 2).

Sumber:

https://jadiberkah.id/artikel/3-keistimewaan-wakaf-sedekah-pun-jadi-lebih-produktif

FEATURED

ISDP: Belajar Bisnis Langsung dari Pebisnis yang Sukses

Menjadi pengusaha sukses tidak cukup hanya dengan ilmu yang dimiliki namun juga harus belajar dari pengalaman para pengusaha yang telah lebih dahulu sukses. Mendapatkan ilmu praktek secara langsung dapat menjadi bekal yang terbaik dalam menjalankan sebuah usaha. Oleh karena penting hal tersebut Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dalam program Islamic Development Program (ISDP) melaksanakan kegiatan ‘Workshop ISDP Internship Series’.

Pada pembukaan turut hadir juga Aris Widi Setiawan selaku Sustainable Finance Department Head, Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU beserta jajarannya. Kegiatan dilaksanakan melalui virtual dan diikuti oleh penerima beasiswa ISDP Universitas Airlangga dan Universitas Andalas .

Pelaksanakan kegiatan akan diselenggarakan selama 4 hari, dimulai dari 9, 11, 18 dan 28 Agustus 2021. Narasumbernya terdiri dari para pengusaha yang sukses dan juga Alumni ISDP yang telah sukses dalam membangun bisinisnya. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 sampai dengan 12.00 WIB.

Pada Senin, 9 Agustus merupakan hari pertama workshop ISDP internship series, dengan mengambil tema  ‘ISDP SMEs Intership Openening’. Menghadirkan seorang pengusaha sukses yang bernama Hendy Setione, Founder Baba Rafi. Beliau membagikan pengalamannya sebagai pengusaha,dari mulai alasannya membangun bisnis, gambaran cara membangun bisnis, cara mengembangkan bisnis dan juga ujian pada saat membangun bisnis.

Rabu, 11 Agustus diadakan workshop internship seri kedua. Pembicara yang luar biasa bagus yaitu Ir. Iriana Ekasari – Commissioner PT Sila Agri Inovasi, Bintang Wijaya – CEO Bikin Bareng Creative, Hendy Suryo – Founder/CEO Vosco Coffe, Fahmi Hendrawan – Founder & CEO Fatih Indonesia. Pembicara di seri kedua juga merupakan pembicara dalam seri yang ketika.

Dalam seri kedua peserta diharapkan mampu menguasai trategi marketing yang efektif, sehingga peserta mendapatkan menentukan target market yang tepat. Memilih channel marketing yang tepat, mengetahui proses campaign, berapa tim yang dibutuhkan dan strategi marketing terbaru.

Sukoriyanto Saputro dalam sambutannya berpesan, “Para peserta ISDP dapat menyimak dengan seksama apa yang akan disampaikan oleh Hendi Setiono agar dapat diimplementasikan dalan kegiatan berusaha sehari-hari. Semoga peserta ISDP dapat menjadi wirausaha muda muslim yang mandiri.”

Workshop Internship Series ini bertujuan untuk menghasilkan banyak entrepreneur muda yang memiliki wawasan keislaman sehingga dapat menjadi solusi bagi permasalahan perekonoman di masyarakat.

FEATURED

Kisah Dan Hikmah Dibalik Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam

Hijrah merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat islam. Peristiwa Hijrah adalah penanda dibentuknya peradaban Islam di kota Madinah. Banyak hikmah yang dapat dipelajari dari peristiwa hijrah tersebut, sehingga sebagai umat muslim kita sudah selayaknya mengetahuinya.

Makna Hijrah

Hijrah, dalam kamus Al-Munawir Arab Indonesia, berarti pindah ke negeri lain, hijrah dan migrasi. Kata ini berasal dari kata dasar hajara-yahjuru yang berarti memutuskan dan meninggalkan.

Sementara Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam bentuk nominal hijrah diartikan dengan perpindahan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersama sebagian pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum kafir Quraisy, Makkah. Dan dalam bentuk verbal, berpindah atau menyingkir untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu (keselamatan, kebaikan, dan sebagainya).

Hijrah adalah istilah yang sudah lama berkembang dalam kepustakaan Islam. Hal ini disebabkan karena sebutan hijrah itu mempunyai makna tersendiri lebih dari sekedar harfiyahnya. Hijrah membawa akibat yang sangat jauh dalam pemantapan ajaran Islam dilihat dari segi sosial, politik, ekonomi, pendidikan dan sebagainya.

Demikian jelas Ishom El Saha dalam Sketsa Al-Qur’an. Perpindahan ini bukan sekedar peralihan dari satu daerah ke daerah lainnya tetapi mengambil makna perpindahan dari satu situasi yang tidak baik ke situasi yang lebih baik. Demikian tulisnya lebih lanjut.

Dari pengertian hijrah di atas, maka ada dua makna yang dapat diambil, yaitu hijrah makani (perpindahan tempat), yakni dalam konteks fisik dan hijrah ma’nawi, yakni pada konteks non fisik.

Peristiwa Hijrah

Kapankah tepatnya beliau hijrah ke Madinah? Beragam informasi dijumpai pada kitab-kitab tarikh tentang peristiwa itu. Imam at-Thabari dan Ibnu Ishaq menyatakan, “Sebelum sampai di Madinah (waktu itu bernama Yatsrib), Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam singgah di Quba pada hari Senin 12 Rabi’ul Awwal tahun 13 kenabian atau 24 September 622 M waktu Dhuha (sekitar jam 8.00 atau 9.00).

Di tempat ini, beliau tinggal di keluarga Amr bin ‘Auf selama empat hari (hingga hari Kamis 15 Rabi’ul Awwal atau 27 September 622 M dan membangun masjid pertama; Masjid Quba. Pada hari Jumat 16 Rabi’ul Awwal atau 28 September 622 M, beliau berangkat menuju Madinah. Di tengah perjalanan, ketika beliau berada di Bathni Wadin (lembah di sekitar Madinah) milik keluarga Banu Salim bin ‘Auf, datang kewajiban Jum’at (dengan turunnya ayat 9 surat al-Jum’ah). Maka Nabi shalat Jum’at bersama mereka dan khutbah di tempat itu. Inilah shalat Jum’at yang pertama di dalam sejarah Islam. Setelah melaksanakan shalat Jum’at, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Keterangan di atas menunjukkan bahwa Nabi tiba di Madinah pada hari Jum’at 16 Rabi’ul Awwal atau 28 September 622 M. Sedangkan ahli tarikh lainnya berpendapat hari Senin 12 Rabi’ul Awwal atau 5 Oktober 621 M, namun ada pula yang menyatakan hari Jum’at 12 Rabi’ul Awwal atau 24 Maret 622 M.

Terlepas dari perbedaan tanggal dan tahun, baik hijriyah maupun masehi, namun para ahli tarikh semuanya bersepakat bahwa hijrah Nabi terjadi pada bulan Rabi’ul Awwal, bukan bulan Muharram (awal Muharram ketika itu jatuh pada tanggal 15 Juli 622 M).

Faktor Hijrah

Ada tiga peristiwa hijrah yang terjadi pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Hijrah pertama pada bulan Rajab tahun ke lima setelah kenabian, ke Habasyah, dilaksanakan oleh sekelompok sahabat yang terdiri dari dua belas orang laki-laki dan orang wanita, yang dipimpin Ustman bin Affan.

Hijrah ini didorong oleh berbagai tekanan yang dilancarkan orang-orang Quraisy sejak pertengahan atau akhir tahun keempat kenabian, terutamu diarahkan kepada orang-orang yang lemah. Hari demi hari dan bulan demi bulan tekanan mereka semakin keras hingga pertengahan tahun kelima, sehingga Makkah terasa sempit bagi orang-orang Muslim yang lemah itu.

Mereka mulai berpikir untuk mencari jalan keluar dari siksaan yang pedih ini. Dalam kondisi yang sempit dan terjepit ini, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan beberapa orang Muslim hijrah ke Habasyah, melepaskan diri dari cobaan sambil membawa agamanya.

Habasyah atau sekarang Ethiopia suatu daerah di ujung Utara Afrika, merupakan daerah yang dikuasai oleh seorang raja yang adil bernama Ashamah An-Najasyi, tidak akan ada seorang pun teraniaya di sisinya.

Peristiwa hijrah kedua pada bulan Syawwal tahun kesepuluh setelah kenabian, ke Tha’if, suatu daerah di sebelah tenggara Makkah, dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri dengan berjalan kaki bersama sahabat Zaid bin Haritsah.

Hijrah ini dilaksanakan setelah terjadi dua peristiwa besar yang berpengaruh pada diri Rasullah, khususnya dan orang-orang Muslim pada umumnya, yaitu meninggalnya Abu Thalib, paman beliau. Abu Thalib benar-benar menjadi benteng yang ikut menjaga dakwah Islam dari serangan orang-orang yang sombong dan dungu. Peristiwa meninggalnya Abu Thalib ini terjadi pada bulan Rajab tahun kesepuluh dari kenabian.

Kira-kira tiga bulan berselang setelah meninggalnya Abu Thalib, istri Rasulullah, Ummul Mukminin Khadijah Al-Kubra meninggal dunia pula, tepatnya pada bulan Ramadhan pada tahun kesepuluh setelah kenabian.

Dua peristiwa ini menorehkan perasaan duka dan lara di hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Belum lagi cobaan yang dilancarkan kaumnya, karena dengan kematian keduanya mereka semakin berani menyakiti dan mengganggu beliau. Sehingga beliau hampir putus asa menghadapi mereka.

Untuk itu beliau pergi ke Tha’if, dengan setitik harapan mereka, penduduk Tha’if, berkenan menerima dakwah atau minimal mau melindungi dan mengulurkan pertolongan dalam menghadapi kaum beliau. Sebab beliau tidak lagi melihat seseorang yang bisa memberi perlindungan dan pertolongan. Tetapi mereka menyakiti beliau secara kejam, yang justru tidak pernah beliau alami sebelum itu dari kaumnya.

Karena penderitaan yang bertumpuk-tumpuk pada tahun itu, maka beliau menyebutnya sebagai ‘Amul-huzni’ (Tahun Duka Cita), sehingga julukan ini pun terkenal dalam sejarah.

Peritistiwa hijrah ketiga menurut Syekh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri terjadi pada tahun ke-14 setelah kenabian, ke Madinah (sebelumnya disebut Yatsrib, yang jaraknya kurang-lebih 400 kilometer dari Makkah), dilakukan secara bergelombang. Diawali oleh Abu Salamah Radhiyallahu Anhu, kemudian diikuti oleh Mush’ab bin Umair Radhiyallahu Anhu, lalu disusul oleh para sahabat lainnya.

Sedangkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri meninggalkan rumah beliau pada malam hari tanggal 27 Shafar menuju rumah sahabat sejatinya, Abu Bakar Radhiyallahu Anhu. Lalu mereka berdua meninggalkan rumah dari pintu belakang untuk keluar dari Makkah secara tergesa-gesa sebelum fajar menyingsing.

Di antara hal yang mendorong Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk hijrah ke Madinah adalah ketiadaan bantuan dan perlindungan dari sanak familinya, yaitu setelah wafatnya Abu Thalib dan tampuk kepemimpinan Bani Hasyim beralih ke tangan Abu Lahab yang sama sekali menolak memberi perlindungan kepada beliau. Di samping itu juga, kesediaan penduduk Madinah untuk menerima Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan membantu beliau menyiarkan Islam.

Setelah hijrah ke Madinah, posisi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan sendirinya mengalami perubahan dan perkembangan. Kalau di Makkah beliau hanya berfungsi sebagai Rasul yang mengajak manusia mengesakan Allah ta’ala, sementara di Madinah beliau berperan tidak hanya sebagai sebagai Rasul tetapi sebagai pemimpin suatu masyarakat.

Beberapa pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa hijrah, antara lain:
1. Hendaknya selalu berusaha mengubah kemunkaran sekuat tenaganya, dan jika tidak mampu maka hendaknya meninggalkan tempat kemunkaran itu dan tidak berdiam di tempat kemunkaran atau kemaksiatan tersebut. Tetapi selama usaha perubahan masih dapat dilakukan walaupun sedikit demi sedikit, maka tidak mengapa berdiam di sana sambil terus mengupayakan perbaikan.

2. Betapa rapinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam merancang dan membuat “program” dakwah. Walaupun dakwah ini pasti akan ditolong oleh Allah Ta’ala dan beliau adalah seorang Rasul yang dijamin tidak akan dicelakai dan tidak akan dapat dikalahkan, tetapi beliau tetap menjalani semua sunnatullah (hukum sebab akibat) dalam keberhasilan dakwahnya sebagaimana manusia biasa lainnya.

3. Betapa luar biasanya usaha yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang selalu mencoba berbagai inovasi baru dalam dakwahnya. Terobosan-terobosan yang beliau lakukan ini nampak dari pemilihan berbagai tempat beserta alasan-alasan yang relevan yang melatar-belakanginya.

4. Sebagai pemimpin, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat memikirkan masyarakatnya. Segala cara beliau usahakan agar para sahabatnya tidak disiksa dan diprovokasi oleh pihak lain. Beliau pula yang paling akhir keluar dari Makkah setelah semua sahabatnya selamat.

Dan mestinya masih banyak lagi i’tibar atau pelajaran yang dapat dipetik darinya. Semoga ulasan singkat ini bisa menjadi penggugah untuk memulai langkah awal menuju yang baik dan yang lebih baik. Amin.

Sumber : https://www.republika.co.id/berita/q6f377440/arti-dan-hikmah-hijrah-rasulullah-saw

FEATURED

Pentingnya Persaudaraan Dalam Islam

Tahun baru Hijriyah adalah sebuah penanda peristiwa yang luar biasa, yaitu hijrahnya rasulullah dari Mekkah ke Madinah. Perpindahan Nabi Muhammad SAW bersama sebagian pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum kafir Quraisy, Makkah.

Ketika Rasulullah tiba di Madinah saat Hijrah, yang beliau lakukan pertama kali adalah mempersaudarakan kaum Anshar dengan kaum Muhajirin. Persaudaraan menjadi fondasi yang sangat penting untuk memulai peradaban islam di Madinah. Kaum Anshor dan Muhajirin saling bantu termasuk dalam hal ekonomi, hal itu yang seharusnya terus dilestarikan hingga kini terutama dimasa pandemi saat ini.

Pentingnya persaudaraan dalam islam

Dilansir akurat.co dinyatakan pentingnya persaudaraan Islam Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadisnya sebagai berikut:

وَعَنْ أنَسٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عليهِ وسلم : لاَتَقَا طَعُوا وَلاَتَدَا بَرُوا وَلَاتَبَا غَضُوا وَلاَتَحَا سَدُوا ، وَكُونُواعِبَادَ اللهِ إخْوَانًا ، وَلاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يَهْجُرَ أخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .

Artinya: “Anas RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: jangan putus-memutus hubungan dan jangan belakang-membelakangi dan jangan benci-membenci, dan jangan hasud-menghasud dan jadilah kamu hamba Allah sebagai saudara, dan tidak dihalalkan bagi seorang muslim memboikot saudaranya sesama muslim lebih dari tiga hari.” (HR Bukhari Muslim).

Mengapa Islam amat menganjurkan persatuan dan persaudaraan, sebab pada hakikatnya semua manusia adalah satu saudara. Tidak mungkin ada saudara yang mau menyakiti saudaranya yang lain. Rasulullah bersabda:

عَنْ أبْنِ عُمَرَ رَضِى الله عَنْه قَالَ: قَالَ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ: الْمُسْلِمُ أَخُوْ الْمُسْلِمِ لا يَضْلِمُهُ ولايخذله وَلا يُسْلِمُهُ

 Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Umar, beliau berkata: “Rasulullah SAW bersabda: Seorang muslim itu adalah saudara muslim yang lain. Oleh sebab itu, jangan menzalimi dan meremehkannya dan jangan pula menyakitinya.” (HR. Ahmad, Bukhori dan Muslim).

Tidak bolehnya kita menyakiti orang lain dan harus mengedepankan persaudaraan sebab kita sendiri menginginkan selalu dijadikan orang-orang yang ingin dicintai. Maka demikian kita pun harus mencintai orang lain.

Rasulullah kembali bersabda demikian:

. قَالَ عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَخْبَرَنَا سَيَّارٌ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْقَسْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِجَدِّهِ يَزِيدَ بْنِ أَسَدٍ أَحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ – أحمد

Artinya: “Abdullah berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Ma’mar telah menceritakan kepada kami Hutsaim berkata; telah mengabarkan kepada kami Sayyar dari Khalid bin Abdullah Al Qasri dari Bapaknya sesungguhnya Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda kepada kakeknya, Yazid bin Asad, “Cintailah kepada manusia sebagaimana kamu mencintai dirimu.” (HR.Ahmad).

FEATURED

Pencarian Orang Tenggelam di Danau Sunter Jakarta Utara

Laznas BSMU mendapatkan laporan bahwa ada seorang pemancing yang tenggelam di Danau Sunter Jakarta Utara. Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim Distater Care (DSC) Laznas BSMU bergerak menujuk lokasi tempat kejadian.

Pada Senin, 9 Agustus 2021 tim bergerak dengan melibatkan personil SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Damkar Jakarta Utara, Kolinlamil TNI AL, Polres Jakarta Utara, YonMarHanLan III Jakarta, DMC, ACT, Squad PB, Korgad Rescue, URC, IEA, Irres, GMCI, SAR MTA, YonMarHanLan III, Rufaidah, Bunda amelia, Laznas BSMU, Sabhawana, AGD DKI dan masyarakat sekitar.

Laznas BSMU mengerahkan 4 personil tim DSC dengan peralatan yang dipergunakan diantaranya, Palsar (Peralatan SAR) Lengkap yaitu mobil rescue dan perahu LCR.

Operasi SAR pada hari ini dibagi menjadi 3 (tiga) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian dengan luas area 60 M2, kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual di bantaran danau Sunter sejauh 600 M, dan SRU ketiga melakukan penyelaman pada kedalaman 6 meter di sekitar lokasi kejadian dengan radius 10 M.

Pukul 10.07 WIB pencarian selesai dengan hasil korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban yang bernama Adistyo Rifai yang berusia 27 tahun ditemukan pada radius 50 meter dari lokasi kejadian oleh tim SAR gabungan beserta masyarakat setempat. Korban langsung dievakuasi menuju rumah duka. Evakuasi dilakukan menggunakan Mobil Ambulance Laznas BSMU yang telah standby.

FEATURED

Cara Bersedekah yang Baik

Saat ini sedang viral dibicarakan di sosial media tentang ikoy-ikoyan. Yaitu berbagi dengan cara dm di akun instagram. Hal itu tidak sepenuhnya jelek tapi tidak semua orang menyukai cara tersebut, sehingga cara tersebut menjadi pro dan kontra di masyarakat.

Contoh kasus sedekah yang sedang viral lainnya adalah donasi yang dilakukan seseorang dan setelah diapresiasi oleh masyarakat ternyata donasinya itu adalah hoax. Kasusnya kinipun sedang ditangani oleh kepolisian.

Kehidupan masyarakat saat ini sedang terhimpit sehingga pemberitaan mengenai donasi ataupun sedekah menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan. Walaupun tangan diatas lebih baik daripada tangan yang dibawah tapi kondisi pandemi yang berlangsung terus menerus menjadikan penghasilan menurun sampai titik minus. Berdasarkan data statistik seperti dikutip dari laman Kompas.com, semenjak pandemi angka penduduk miskin Indonesia naik menjadi 27,55 Juta akibat Covid-19.

Lalu, bagaimana cara bersedekah yang baik. Dilansir dari islam.nu.or id  dijelaskan oleh Imam al-Ghazali dalam risalahnya yang berjudul al-Adab fid Din dal Majmu’ah Rasail al-Imam Al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Tufiqiyyah) hal.438, sebagai berikut:

آداب المتصدق: ينبغي له أداؤها قبل المسألة ، وإخفاء الصدقة عند العطاء ، وكتمانها بعد العطاء ، والرفق بالسائل ولا يبدؤه برد الجواب ، ويرد عليه بالوسوسة في الوسوسة ، ويمنع نفسه البخل ، ويعطيه ما سأل أو يرده ردا جميلا ، فإن عارضه العدو إبليس لعنه الله أن السائل ليس يستحق فلا يرجع بما أنعم الله به عليه بل هو مستحق لها

Artinya: “Adab orang bersedekah, yakni: hendaknya memberikan sedekah sebelum diminta, tidak diketahui orang (lain) ketika memberikan, menjaga kerahasiaan setelah memberikan, bersikap ramah terhadap orang yang memintanya, tidak menjawab dengan penolakan, hendaknya menjawab dengan suara lirih ketika menolak, menghindari sikap bakhil, memberikan apa yang diminta atau menolaknya dengan penolakan yang baik; jika iblis la’natullah menghalanginya dengan membisikkan bahwa sesungguhnya si peminta tidak berhak menerima, maka hendaknya ia tidak menarik kembali apa yang telah diberikan Allah sebagai nikmat sedang peminta itu berhak atasnya.”

Dari kutipan di atas dapat diuraikan kesembilan adab orang bersedekah sebagaia berikut:

Pertama, hendaknya memberikan sedekah sebelum ada permintaan. Memberikan sedekah tidak perlu menunggu hingga ada orang meminta. Sedekah dapat diberikan kapan saja, terlebih di bulan Ramadhan, terutama kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan. 

Kedua, tidak diketahui orang (lain) ketika memberikan. Sedekah kepada perorangan sebaiknya tidak diketahui orang lain. Hal ini untuk menjaga privasinya. Sedekah kepada bukan perorangan kadang-kadang diumumkan dalam laporan oleh pihak pengelola sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi. Hal ini tidak menjadi masalah, dan diharapkan tidak mempengaruhi atau mengurangi keikhlasan orang bersedekah.

Ketiga, menjaga kerahasiaan setelah memberikan. Sedekah yang diberikan kepada siapapun sebaiknya tidak diceritakan oleh pihak pemberi kepada siapa pun kecuali ada alasan yang memaksa. Hal ini untuk menghindari riya’ yang dapat menghilangkan pahalanya.  Keempat, bersikap ramah terhadap orang yang memintanya. Seorang pemberi sedekah atau donatur tidak boleh bersikap arogan kepada para peminta sedekah. Ia tidak boleh memandang rendah kepada mereka sebab dalam sedekah sebetulnya masing-masing pihak mendapatkan manfaat masing-asing baik secara agama maupun sosial.

Kelima, tidak menjawab dengan penolakan. Sebaiknya permintaan sedekah tidak ditolak kecuali ada alasan-alasan tertentu yang relevan. Bagaimanapun tangan di atas lebih dari pada tangan di bawah. Artinya lebih baik memberi dari pada diberi, apalagi menolaknya. 

Keenam, hendaknya menjawab dengan suara lirih ketika menolak. Dalam keadaan tertentu seseorang mungkin berpikir lebih baik tidak memenuhi permintaan sedekah yang sudah ada di depannnya. Jika memang demikian halnya, maka penolakan itu hendaknya dengan suara lembut atau lirih. Maksudnya penolakan itu bisa dilakukan tanpa harus membentak-bentak atau berkata kasar kepada pihak peminta yang tentu saja bisa menyakiti perasaannya.

Ketujuh, menghindari sikap bakhil. Dalam memberikan sedekah atau infaq sebaiknya seseorang tidak sengaja bersikap bakhil dengan memberikan sedekah dalam jumlah yang tidak memadai. Sikap semacam ini bisa menimbulkan penyesalan kelak di kemudian hari ketika seseorang menyadari amal kebaikannya ternyata kurang semasa hidupnya. 

Kedelapan, memberikan apa yang diminta, atau menolaknya dengan penolakan yang baik. Dalam mengahadapi peminta, memamg hanya ada dua pilihan, yakni memberi atau menolak. Jika terpaksa memang harus menolak karena ada pertimbangan-pertimbangan tetentu, maka sekali lagi penolakan itu harus dilakukan dengan cara yang baik. 

Kesembilan, jika iblis la’natullah menghalangi dengan berbisik bahwa si peminta sebetulnya tidak berhak menerima, maka hendaknya ia tidak menarik kembali apa yang telah diberikan Allah sebagai nikmat sedang peminta itu memang berhak atasnya. Terkadang setan memang menggoda anak cucu Adam untuk menarik kembali sedekah yang telah diberikan dengan berbagai alasan. Bisikan semacam ini sebaiknya tidak usah diindahkan.

Demikianlah adab bersedekah menurt al Imam Al Ghazali. Untuk menghindari dari sifat riya’ kamu bisa menyalurkan sedekahmu melalui lembaga amil zakat yang terpercaya

FEATURED

Resep Mendapatkan Berkahnya Rezeki

Dalam salah satu IG Live yang dilakukan LIKES (Literasai Keuangan dan Ekonomi Syariah) mengangkat sebuah tema yaitu ‘Resep Berkahnya Rezeki’. Sebagai narasumbernya adalah Ust. Jundi Imam Syuhada, Lc., yang juga merupakan salah seorang penulis buku.

Rezeki menjadi permasalahan hidup setiap manusia, apalagi ketika berada dalam pandemi banyak orang yang merasa khawatir dengan rezekinya. Padahal Allah telah menjamin rezeki seorang hamba.

Dalam pembahasana  literasi islam, seorang muslim dalam hal mencari rezeki harus mengacu kepada rasulullah. Bagaimana rasulullah mengajarkan umat ini dalam mencari rezeki. Salah satu ketampilan yang sudah mulai hilang saat ini adalah ketrampilan tangan. Mencari rezeki dengan ketrampilan tangan mengolah sesuatu contohnya yang dilakukan oleh istri rasulullah yang bernama  Zainab bintu Jahsy.

Beliau memiliki ketrampilan berdagang dan menyamak kulit dengan cukup handal. Hasil samakan yang sangat bagus sehingga dihargai sangat mahal. Jadi walaupun dirumah saja beliau tetap bisa mendapatkan penghasilan.

Konsep pekerjaan yang baik yang rasulullah ajarkan kepada sahabat yaitu bekerja dengan tangannya dan makan dengan hasil tangannya. Selain itu rasulullah juga menganjurkan untuk berdagang, karena dalam setiap jual beli itu ‘mabrur’ (berkah). Kata mambrur di fiqh muamalah berarti yang paling berkah.

Sejarah itu berulang, zaman dahulu dan zaman sekarang memiliki permasalahan yang sama yaitu masalah pengangguran. Jika kita mempelajari dengan kacamata islam akan mendapatkan solusi.

Salah satu contoh dari rezeki yang berkah yaitu dari kisah Umar bin Khottab ketika sedang ‘blusukan’ ke rumah-rumah penduduk. Disebuah ruamah beliau mendengar seorang anak disuruh mencampur susu dengan air oleh orangtuanya namun menolak, dengan mengatakan,”Walaupun khalifah Umar tidak melihatnya maka Allah senantiasa melihat apa yang dilakukannya”. Tindakan tersebut membuat hati kahlifah tersentuh dan menangis, kemudian sepulangnya ke rumah Khalifah Umar meminta anaknya untuk menikahi wanita tersebut. Dari keturunan wanita tersebut kemudian terlahir seorang khalifah yang terkenal ke zuhudan dan kearifannya yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Ketika Rasulullah didatangi oleh pemuda untuk meminta-minta, beliau tidak langsung mengabulkannya padaha beilau adalah orang yang paling pemurah hatinya. Namun beliau menyuruh pemuda tersebut untuk pulang dan membawa barang yang ada dirumahnya untuk dijual kepada para sahabat. Ternyata yang ada hanya ceret yang sudah tua dan tikar yang sudah lusuh. Rasulullah menawarkan kepada para sahabat untuk membelinya, kemudian ada sahabat yang mengerti maksud rasulullah tersebut kemudian membelinya dengan harga 2 dirham. Rasulullah memberi wejangan kepada pemuda tersebut, 1 diraham beli roti untuk makan keluarga dan 1 dirhan untuk membli kampak dan kemudian datang lagi kesini. Kemudian disuruh kepasar dan jangan balik lagi kesini sebelum 15 hari. Kemudian dia ternyata bekerja dengan kampak tersebut. Ini salah satu cara rasulullah untuk mendidik umatnya yang masih muda untuk bekerja agar mendapatkan penghasilan.

Saat ini banyak orang yang ingin kaya namun malas untuk berusaha, senangnya rebahan. Merasa malu ketika diajak untuk berdagang.  

Literasi harta berkah yang lainnya adalah imam al laits. Beliau adalah ulama yang kaya raya, sehingga menyuruh orang-orang untuk belajar kepadanya secara gratis. Walaupun beliau kaya namun hartanya tidak pernah mencapai haul karena hartanya selalu diberikan kepada orang lain.

Dahulu salah satu sahabat nabi bernama Saad bin Ubadah pernah berdoa, “Ya Allah sepertinya saya tidak cocok diberi rezeki yang sedikit saya cocoknya diberi rezeki yang banyak.” Dan doa sahabat tersebut dikabulkan oleh Allah dan mental kayanya sangat terlihat dari pada saat makan malam yaitu selepas isya dia membawa orang sebanyak 80 orang untuk makan bersama.

Dalam sebuah buku yang berjudul Ishlahul Maal karya ulama asal Bagdad Ibnu Abdi Dunya, dalam sub bab Ihtiraf, yaitu pekerjaan-pekerjaan yang rasulullah rekomendasikan sebuah usaha yaitu, usaha kain (sebagaimana  yang dilakukan imam abu hanifah), usaha parfum, usaha pangan.

Salah satu cara untuk rezeki berkah yaitu dengan mengawali aktifitas di pagi hari. Dahulu rasulullah selalu mengirim pasukan (baik besar maupun keci) diawal hari (pagi hari). Hal ini diikuti oleh para sahabat, yaitu dengan mengirimkan barang dagangan di pagi hari.

Dari pembahasan tersebut diatas bisa disimpulkan resep agar mendapat berkah rezeki adalah :

  1. Selalu Bangun pagi, prorduktivitas mulai dari pagi hari
  2. Menggunakan ketampilan tangan untuk mendapatkan rezeki
  3. Dagang, karena disetiap juali beli itu mabrur
  4. Memiliki jiwa mandiri, tidak bergantung kepada orang lain dalam mendapatkan rezeki
  5. Memperbaiki niat untuk menjadi orang kaya, agar menjadi orang kaya yang bersyuku bukan kufur.
FEATURED

Cara Pembayaran Zakat Deposito Syariah

Kondisi perekonomian yang tidak menentu membuat banyak orang yang semakin peduli terhadap investasi. Terutama investasi yang mudah dan dijamin keamanannya, salah satu instrument investasi tersebut adalah deposito. Walaupun deposito tidak menawarkan bagi hasil yang tidak tinggi namun masih memiliki banyak peminat.

Sebagai umat muslim kita tentu menginginkan harta yang kita miliki bersih dari hak-haknya sehingga depositopun harus dipikirkan pengeluaran zakatnya. Bagaimana jika deposito tersebut diletakkan pada Bank Syariah, apakah masih wajib mengeluarkan zakat dan bagaimana cara mengeluarkannya.

Ust. Oni Sharoni sebagai anggota Dewan Syariah Nasional MUI sekaligus DPS Bank Syariah Indonesia menyatakan dalam jawabannya yang dilansir dari republika.co.id.

Deposito itu wajib ditunaikan zakatnya sebesar 2,5 persen saat saldo depositonya di akhir bulan kedua belas itu mencapai minimal senilai 85 gram emas.

Kesimpulan ini bisa dijelaskan dalam poin-poin berikut. Pertama, deposito seperti yang dipraktikkan di bank-bank syariah itu wajib ditunaikan zakatnya oleh deposan sebesar 2,5 persen saat saldo depositonya telah melewati genap dua belas bulan dan mencapai minimal senilai 85 gram emas.

Di antara ilustrasinya adalah A membuka deposito di bank syariah dan menempatkan dananya Rp 100 juta pada Januari 2020. Kemudian, pada 1 Januari 2021, total saldo depositonya mencapai Rp 120 juta. Rp 100 juta sebagai modal investasi dan Rp 20 juta sebagai bagi hasilnya, maka A wajib mengeluarkan zakat atas depositonya. Karena, jika kita asumsikan bahwa harga 1 gram emas itu Rp 1 juta, maka 85 gram emas berarti Rp 85 juta. Praktis saldo depositonya sudah mencapai nishab, maka yang harus ditunaikannya adalah 2,5 persen dari Rp 120 juta, yaitu Rp 3 juta.

Jika seseorang membuka deposito di bank konvensional, maka yang menjadi obyek wajib zakat adalah deposito yang disetor, sedangkan bunga yang diterimanya itu bukan obyek wajib zakat, tetapi harus ditunaikan menjadi sedekah. Misalnya, A menyetorkan dana di deposito konvensional sebesar Rp 100 juta pada 1 Januari 2020. Pada 1 Januari 2021 saldo depositonya berjumlah Rp 110 juta. Dengan demikian, perhitungan zakatnya adalah 2,5 persen dari Rp 100 juta, yaitu Rp 2,5 juta. Sedangkan yang Rp 10 juta disalurkan sebagai sedekah karena dikategorikan dana nonhalal (bunga ribawi).

Kedua, kesimpulan tersebut didasarkan pada:

(a) Ketentuan zakat deposito itu adalah ketentuan yang berlaku pada zakat perdagangan dalam nisab, waktu mengeluarkan beserta tarifnya, itu karena kesamaan substansi antara keduanya.

Saat membuka dan menempatkan dananya di deposito bank syariah, maka pemilik deposito adalah pemilik modal yang menitipkan dananya kepada bank syariah untuk dikelola dalam usaha-usaha yang halal dengan keuntungan yang dibagihasilkan antara pihak ketiga, bank syariah, dan deposan.

Jadi, ada unsur investasi dan perputaran barang dan jasa sebagaimana disampaikan al-Qardhawi, “Setiap sesuatu yang digunakan untuk jual beli”. Dan dengan siklus ini, bisa disimpulkan bahwa ada unsur an-nama (berkembang) dalam deposito tersebut.

(b) Saat ketentuan yang berlaku dalam zakat deposito itu adalah zakat perdagangan, maka dalil kewajiban zakat deposito itu juga sama dengan dalil zakat perdagangan, yaitu firman Allah SWT, “… nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik ….” (QS al-Baqarah: 267)

Kemudian, hadis Rasulullah SAW, “Dari Samrah bin Jundab ia berkata, ‘Sesungguhnya Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami untuk mengeluarkan zakat dari yang kami persiapkan untuk berjual beli.” (HR. Abu Dawud).

Selain itu, ijma’ sahabat dan tabi’in, seperti pendapat Ibnu Umar dan Ibnu Abdul Aziz, tidak satu pun yang berbeda pendapat dan melarang zakat perdagangan ini.

(c) Sebagaimana regulasi terkait, zakat mal meliputi zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya, zakat uang dan surat berharga lainnya, serta zakat perniagaan. (PMA RI Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif).

Ketiga, di antara pilihan teknis mengeluarkan zakat yakni ditunaikan zakatnya oleh bank syariah sebelum dibagihasilkan kepada para pihak terkait atau bank syariah membagihasilkan keuntungan kepada para pihak terkait (termasuk pemilik modal), kemudian masing-masing (termasuk pemilik modal) yang menunaikan kewajiban zakatnya. Wallahu a’lam

FEATURED

Perbedaan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

Indonesia masih belum terbebas dari virus Covid-19, walaupun kasus diberbagai daerah mengalami angka penurunan namun kondisi tersebut belum berarti keadaan sudah aman. Para epidimolog menyarankan untuk meneruskan PPKM Level 4 agar bisa terbebas dari pandemi.

Selain itu untuk mempercepat Herd Immunity pemerintah juga menggencarkan vaksin kepada masyarakat. Mengutip data dari kompas.com, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua sebanyak 20.673.079 orang atau 9,93 persen dari total target sasaran vaksinasi. Hal ini masih jauh dari angka yang ditetapkan yaitu 208.265.720 orang.

Dalam pelaksanaannya di Indonesia, tercatat masih menggunakan 2 jenis vaksin yaitu Sinovac dan AstraZeneca. Walaupun keduanya memiliki tujuan yang sama namun mengenali kedua vaksin tersebut secara detail dapat menjadi informasi bermanfaat. Informasi seperti kandungan, dosis, efek samping, teknologi yang digunakan, hingga efikasinya tentu perlu perhatikan. Kedua vaksin tersebut telah dinyatakan memenuhi standar internasional oleh WHO, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran lagi.

Dilansir dari Liputan6.com, Senin (2/8/2021) berikut ini informasi tentang perbedaan vaksin AstraZeneca dan vaksin Sinovac.

Asal, Kandungan, dan Usia Penerima

Kandungan kedua jenis vaksin ini merupakan perbedaan yang paling mendasar yang perlu kamu ketahui.Vaksin AstraZeneca dikembangkan oleh perusahaan AstraZeneca dan Universitas Oxford Inggris, sedangkan vaksin Sinovac dikembangkan perusahaan farmasi Sinovac dari China.

Vaksin Sinovac menggunakan platform inactivated virus atau virus tidak aktif, sedangkan vaksin AstraZeneca menggunakan vektor adenovirus. Bahan dasar vaksin Sinovac adalah virus corona (SARS-CoV-2) yang telah dimatikan. Sementara itu, bahan dasar vaksin AstraZeneca adalah vector adenovirus atau virus hasil rekayasa genetika.

Perbedaan vaksin AstraZeneca dan Sinovac juga bisa dilihat dari usia penerimanya. Vaksin AstraZeneca bisa diberikan pada orang berusia di bawah 65 tahun, yaitu 18-64 tahun. Sementara vaksin Sinovac dapat diberikan pada orang berusia 18-59 tahun. Namun, di Indonesia BPOM mengizinkan vaksin diberikan pada usia di atas 60 tahun.

Rentang Pemberian Vaksin

Seperti yang telah diketahui, vaksin COVID-19 ini diberikan dalam dua dosis. Jumlah dosis yang disarankan WHO sama untuk keduanya, yaitu 0,5 ml untuk suntikan dosis pertama dan kedua. Perbedaan vaksin AstraZeneca dan Sinovac juga bisa dilihat dari jadwal pemberian vaksin pertama dan kedua ini. Vaksin Sinovac diberikan dalam rentang 2-4 minggu, sedangkan vaksin AstraZeneca diberikan dalam rentang 8-12 minggu.

Efikasi

Perbedaan vaksin AstraZeneca dan Sinovac berikutnya adalah dalam efikasi. Dilansir dari KlikDokter, efikasi adalah persentase penurunan kejadian penyakit pada kelompok orang yang divaksinasi. Jadi, efikasi menunjukkan kemampuan vaksin tapi dalam konteks penelitian.

Efikasi vaksin yang dipersyaratkan WHO adalah lebih dari 50%. Kedua vaksin tersebut memiliki efikasi yang lebih dari 50% seperti yang dipersyaratkan oleh WHO. Vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 56-65%, sementara vaksin AstraZeneca efikasinya sebesar 62-75%. Sehingga, kedua jenis vaksin tersebut dipastikan efektif untuk melindungi tubuh dari paparan virus Corona.

Efek Samping

Efek samping yang dirasakan setelah vaksin AstraZeneca dan Sinovac secara umum sama saja, yaitu nyeri di lokasi suntikan. Namun, terkadang ada juga yang mengalami gejala lainnya seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga kelelahan yang ringan. Biasanya gejala ini akan hiang hanya dalam 1-2 hari saja. Bila kamu merasakan gejala yang berat, segera temui dokter.

Vaksin Sinovac dibuat menggunakan virus mati atau inactivated virus. Hal ini membuat kekerapan demam, sakit kepala, pegal pada penerimanya rendah sekali yakni sekitar 2-4 persen. Terbukti, vaksin Sinovac bisa mencegah penyakit yang berat, termasuk mencegah kematian.

Sementara, vaksin AstraZeneca menggunakan viral vector. Mekanismenya adalah virus Corona yang mati ditumpangkan kepada vektor yang merupakan adenovirus yang dilemahkan. Hal ini mengakibatkan kekerapan demam, pegal-pegal, sakit kepala mencapai 65 persen. Walaupun begitu, dalam uji klinisnya, sebagian besar efek samping vaksin hanya bersifat ringan hingga sedang dan bisa sembuh dalam beberapa hari. Vaksin AstraZeneca juga punya keunggulan lainnya, yakni bisa mencegah penularan COVID-19.

FEATURED

500 Bantuan Tabung Oksigen untuk Rumah Sakit Seluruh Indonesia

Kasus positif di Indonesia pada bulan Juli 2021 mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini menyebabkan beberapa rumah sakit mengalami kolaps. Tidak hanya berdampak pada ketersediaan layanan kesehatan, kondisi ini juga berimbas pada langkanya ketersediaan oksigen dimasyarakat.

Dalam rangka melakukan pencegahan terhadap menularan virus corona Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan bantuan tabung oksigen ke sejumlah rumah sakit (2/8). Rumah sakit tersebut diantaranya RS Harapan Bunda Jakarta timur, Radjak Hospital Salemba, RS Kartika Pulomas, Primaya Hospital Bekasi Utara dan Primaya Hospital Bekasi Barat. 

Sebelumnya, Jum’at 30 Juli telah diberikan kepada RS Insan Permata Tangerang. Masing-masing rumah sakit mendapatkan bantuan 10 tabung oksigen berukuran 6 meter kubik. Penyerahan bantuan dilaksanakan halaman kantor Laznas BSMU di Pengadegan Jakarta Selatan.

Laznas BSMU beserta BSI akan memberikan 500 tabung oksigen yang akan didistribusikan kepada rumah sakit di seluruh Indonesia sebagai langkah nyata membantu bangsa Indonesia dalam melwati masa pandemi.

Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU mengucapkan, “Semoga bantuan tabung yang diberikan dapat  bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan. Terima Kasih kepada nasabah Bank Syariah Indonesia sehingga program dapat terlaksana.”

FEATURED

Keteladanan Berbisnis Dari Utsman bin Affan

Jum’at 30 Juli merupakan hari persahabatan sedunia. Dalam islam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah mencontohkan persahabatan yang terbaik, yaitu persahabatan karena Allah. Dengan memiliki sahabat-sahabat yang baik tentu akan lebih mudah dalam menuju cita-cita. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah meninggalkan generasi yang terbaik untuk menyebarkan nilai-nilai islam yang sempurna.

Untuk mempelajari nilai-nilai luhur tersebut Laznas BSMU mengadakan pembinaan keislaman dalam program Islamic Social Development Program. Bertepatan dengan Hari Persahabatan Se-dunia, pembinaan keislaman kali ini dibahas mengenai salah satu kisah sahabat nabi yang bernama Utsman bin Affan. Pesertanya terdiri dari penerima beasiswa ISDP yang terdiri dari beberapa kampus yaitu UNAIR dan UNAND, IPB, UGM,  UNHAS, UIN Jakarta dan STEI SEBI.

Dimulai sejak awal pagi yaitu setelah sholat subuh, diharapkan kajian ini mampu dapat menjadi awal hari yang lebih baik. Narasumber kali ini adalah Abdul Fattah Ismail Farras Founder dari Huda Institute (@hudainstitute ) dan berbagai aktifitasnya yang luarbiasa lain. Walaupun acara telah dimulai dari ba’da subuh tapi tidak mengurangi antusiame dari peserta, dilihat dari jumlah yang hadir sebanyak 33 orang.

Dalam kisah Utsman bin Affan adalah salah satu sahabat yang dekat dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena beliau juga memiliki hubungan nasab yang dekat kepada rasulullah. Yaitu Bibi Rasulullah yaitu Ummu Haqiim adalah nenek dari sahabat Utsman bin Affan. Beliau juga merupakan Assabiqul Awwalun dalam memeluk agama islam tepatnya adalah laki-laki yang keempat. Beliau juga termasuk sahabat yang telah dijanjikan syurga walaupun dirinya masih hidup.

Beliau juga merupakan sosok yang yang berjasa dalam menyatukan Al-Quran dalam satu mushaf. Dalam kekhalifan Abu Bakar Ashshidiq dan Umar bin Khattab beliau juga memiliki peran yang penting. Sahabat Utsman bin Affan mendapatkan gelar Zunnurain sosok yang memiliki dua cahaya karena beliau menikah dengan dua putri Rasulullah. Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu mengenal islam di usia 30-an melalui Abu Bakar Radhiyallahu Anhu.

Dalam pertemuan ini akan dibahas mengenai bagaimana Utsman menjalankan bisnisnya. Utsman bin Affan berasal dari keluarga yang berada, walaupun demikian ketika berhijrah hanya membawa satu pedang saja. Walaupun tidak bermodalkan harta tapi beliau termasuk orang yang cepat dalam memiliki harta ketika berda di Madina. Sehingga beliau termasuk orang yang banyak berinfak untuk kepentingan umat islam.

Ada beberapa kunci sukses yang dilakukan oleh Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu dalam menjalankan bisnisnya:

  1. Menjalani dan mengawasi bisnisnya sendiri secara langsung. Walaupun sudah memiliki banyak anak buah tapi beliau tidak pernah melepaskan bisnisnya kepada pegawainya. Beliau bertemu langsung dengan pelanggan, melihat masalah secara langsung dan dapat memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggannya.
  2. Mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk pengembangan bisnis , tidak dihabiskan keuntungannya untuk dipakai.
  3. Tidak pernah meremehkan keuntungan sedikitpun. Tujuannya adalah ketika berbisnis adalah mendapatkan customer dan adanya perputaran barang. Semakin banyak customer dan memiliki hubungan baik dengan customer membuat bisnisnya terus berjalan.
  4. Tidak membeli/menjual barang-barang yang kadaluarsa. Selalu menjual yang dibutuhkan oleh pembeli.
  5. Tidak menaruh seluruh hartanya dalam satu dagangan saja. Sehingga bisnisnya menjadi terus bertumbuh.

Ini adalah 5 tips berdagang dari Utsman bin Affan.

Utsman bin Affan menjadi khulafur rasyidin selama 13 tahun, senantiasa mendengarkan keluhan orang dan sewaktu musim haji turut berkumpul dengan orang-orang sehingga dapat mendengarkan masukan melalui orang-orang islam yang berdatangan dari penjuru islam.

Dalam pertemuan Aprilia Evianti selaku Manager Development Implementation Group berpesan, “Banyak hikmah yang telah Allah berikan dengan pandemi ini, tetapi banyak ayat-ayat dalam Al qur’an yang menyatakan bahwa tidak perlu khawatir karena orang beriman masih punya Allah. Namun, kita perlu memastikan bahwa apa yang kita jalani diridhoi Allah dengan cara yang Allah inginkan.”

FEATURED

Niat Puasa Senin Kamis dan Manfaatnya

Senin-Kamis merupakan hari yang disunnahkan untuk melakukan puasa. Umat muslim yang melakukannya akan mendapatkan pahala dan banyak keutamaan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Amal itu diperlihatkan di hadapan Allah pada hari Senin dan hari Kamis. Aku gembira sekali amalku diperlihatkan di saat aku sedang berpuasa.” (HR Turmudzi).

Cara melakukannya sama dengan puasa yang lainnya.Salah satu yang paling penting adalah membaca niat puasa Senin Kamis. Adapun lafadz niatnya adalah;

Niat Puasa Hari Senin

 نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Itsnaini Sunnatal Lillaahi Ta’aalaa

Artinya, “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Hari Kamis

 نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatal Lillaahi Ta’aalaa

Artinya, “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”

Agar tidak lupa berniat umat muslim bisa niat puasa sejak magrib. Namun untuk puasa Sunnah Namun bila puasa sunnah, maka niatnya tidak harus sejak terbit fajar, boleh dilakukan di siang hari ketika tidak mendapatkan makanan.

Manfaat Puasa Senin Kamis

Manfaat Puasa Senin Kamis Banyak manfaat yang bisa didapatkan saat seseorang menjalankannya, selain bernilai ibadah ada beberapa manfaat yang didapkan dari berpuasa Senin Kamis. Dilansir dari tirto.id berikut ini beberapa manfaat lainnya yang bisa diperoleh seperti:

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Berat badan berlebih akan menimbulkan banyak masalah, cara yang amal untuk menurunkannya adalah dengan berpuasa yang benar.

  1. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah periode puasa, insulin menjadi lebih efektif dalam memerintahkan sel untuk mengambil glukosa dari darah.

  1. Mempercepat Metabolisme

Puasa memberi istirahat pada sistem pencernaan di tubuh, dan ini dapat memberi energi metabolisme untuk membakar kalori lebih efisien. Jika pencernaan buruk, ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak.

  1. Dapat Memperpanjang Umur

Percaya atau tidak, semakin sedikit orang makan, semakin lama orang akan hidup. Salah satu efek utama penuaan adalah metabolisme yang lebih lambat. Semakin muda tubuh, maka semakin cepat dan efisien metabolismenya. Semakin sedikit Anda makan, semakin sedikit tol yang dibutuhkan sistem pencernaan Anda.

  1. Meningkatkan Rasa Lapar

Berpuasa membantu mengatur hormon dalam tubuh manusia sehingga Anda mengalami rasa lapar yang sebenarnya. Kita tahu bahwa orang gemuk tidak menerima sinyal yang benar untuk membuat mereka tahu bahwa mereka kenyang karena pola makan yang berlebihan. Pikirkan tentang puasa sebagai tombol reset: semakin lama Anda berpuasa, semakin banyak tubuh Anda dapat mengatur dirinya sendiri untuk melepaskan hormon yang benar.

  1. Meningkatkan Pola Makan

Dengan puasa Senin Kamis dapat memungkinkan untuk makan pada waktu yang ditentukan yang sesuai dengan gaya hidup seseorang.

  1. Meningkatkan Fungsi Otak

Puasa terbukti meningkatkan fungsi otak karena meningkatkan produksi protein yang disebut faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF). BDNF mengaktifkan sel batang otak untuk diubah menjadi neuron baru, dan memicu banyak bahan kimia lain yang meningkatkan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel-sel otak dari perubahan yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, mengatur kondisi peradangan dalam tubuh dan membuat sel-sel kanker kelaparan

  1. Berkontribusi Pada Pencerahan Diri

Berpuasa telah membantu banyak orang merasa lebih terhubung dengan kehidupan selama latihan membaca, meditasi, yoga, dan seni bela diri dll. Dengan tubuh yang lebih ringan dan pikiran yang lebih jernih, kita menjadi lebih sadar dan bersyukur atas hal-hal di sekitar kita.

  1. Membantu Membersihkan Kulit dan Mencegah Jerawat

 Puasa dapat membantu membersihkan kulit karena dengan tubuh sementara dibebaskan dari pencernaan, puasa dapat memfokuskan energi regeneratifnya pada sistem lain.

FEATURED

Cara Mendapatkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Saat ini sertifikat vaksin menjadi salah satu syarat untuk melakukan perjalanan jarak jauh. Sertifikat dapat berbentuk kartu  dan digital. Namun, bagi anda yang sudah vaksin tidak perlu lagi khawatir jika tidak mendapat sertifikat dalam bentuk kartu, karena sertifikat vaksin sudah dapat dengan mudah didownload di aplikasi PeduliLindungi.id.

Setiap peserta yang sudah komplit vaksin akan mendapatkan dua sertifikat. Cara mendownloadnya adalah cukup mudah. Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk download sertifikat vaksin Covid-19.

Pertama, Download Sertifikat vaksin melalui SMS

Peserta yang sudah melakukan vaksin Covid-19, akan memperoleh SMS dari nomor 1199 yang menyatakan telah berhasil mengikuti vaksinasi.

SMS itu berisi nama lengkap, nomor NIK, nomor tiket vaksin, dan jadwal vaksin dosis kedua lengkap dengan tanggal serta lokasi vaksinasi (bagi yang baru menjalani vaksin tahap pertama).

Di dalam pesan singkat tersebut, juga tercantum link untuk melihat sertifikat vaksin digital sebagai bukti telah selesai melakukan vaksin.

Kedua, Download sertifikat vaksin dari situs PeduliLindungi

Selain melalui SMS, sertifikat vaksin Covid-19 juga bisa didownload dengan mengakses situs resmi PeduliLindungi. Berikut adalah cara-caranya.

  • Kunjungi situs PeduliLindungi dengan cara mengeklik tautan berikut ini https://pedulilindungi.id/
  • Di halaman utama, pilih opsi “Lihat Tiket & Sertifikat Vaksinasi”.
  • Ketika di-klik, Anda diminta untuk memasukkan nomor HP yang telah didaftarkan untuk melaksanakan program vaksinasi.
  • Selanjutnya, masukkan kode OTP yang dikirim lewat SMS untuk proses verifikasi.
  • Setelah berhasil masuk, klik menu “Sertifikat Vaksin” yang berada di samping kiri.
  • Nantinya, akan muncul sertifikat vaksin Covid-19 tahap pertama maupun tahap kedua.
  • Setelah mengikuti langkah-langkah cara download sertifikat vaksin Covid-19 di atas, Anda pun bisa langsung mencetak sertifikat vaksin Covid-19 dengan printer pribadi, atau membawanya ke penyedia jasa print, seperti warnet atau fotocopy.

Ketiga, Download sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi

Selain melalui situs juga bisa melalui aplikasi PeduliLindungi.id. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS). Berikut cara melihat sertifikat vaksin Covid-19 lewat aplikasi PeduliLindungi:

  • Buka aplikasi PeduliLindungi lewat smartphone Anda (Android/iOS).
  • Kemudian, isi nama lengkap dan nomor HP Anda di kolom yang tersedia.
  • Nantinya, Anda akan menerima kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
  • Buka kembali aplikasi PeduliLindungi, lalu masukkan kode OTP tersebut.
  • Setelah selesai membuat akun, pengguna Anda akan menjumpai halaman utama (beranda).
  • Untuk mengecek sertifikat vaksin Covid-19, klik ikon “Profil” yang terletak di sebelah kanan kolom “Cari Zonasi”.
  • Pada menu “Profil”, klik opsi “Sertifikat Vaksin”, lalu pilih “Periksa”.
  • Isi NIK dan nomor HP yang didaftarkan untuk melaksanakan program vaksinasi.
  • Di halaman selanjutnya, akan tertera sertifikat tahap pertama dan tahap kedua.
  • Jika ingin mendownload sertifikat tersebut, Anda cukup mengeklik salah satu tahap penyuntikan vaksinasi.
  • Setelah itu, klik “Ya” untuk mengunduh sertifikat vaksinasi.

Jika proses download selesai, nantinya sertifikat vaksin Covid-19 akan tersimpan di penyimpanan smartphone Anda secara otomatis.

Demikian cara mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19 dan cara cetak sertifikat vaksin Covid-19. 


Donasi Covid-19

FEATURED

Cerita Dalam Live Streaming Qurban 1442 H

Penyelenggaraan live streaming tahun 2021 dibuka dengan acara simbolis penyerahan hewan qurban dari Bank Syariah Indonesia (BSI) kepada Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU). Penyerahan diwakili kepada 3 masjid yaitu Baitus Masjid Baitus Salamil Ikram yang berada di tol Cipularang KM 88A, Tol Cipali KM 165 dan Gunung Bromo. Serah terima hewan qurban ini juga sekaligus mewakili semua mudhohi yang telah mengamanahkan pembayaran hewan qurbannya melalui BSI.

Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU dalam sambutannya menyatakan, “ Terima kasih kepada para mudhohi/pequrban yang telah mempercayakan hewan qurbannya kepada Yayasan BSMU sebagai lembaga penyalur hewan qurbannya ditahun ini. Semoga momen Idul Adha ini menjadi salah satu langkah terbaik untuk mendapatkan keberkahan dan kemaslahatan seluas-luasnya dan kami doakan agar Bapak/Ibu dan Negeri ini diberikan kekuatan dan keselamatan dalam melewati pandemi.”

Mudhohi Laznas BSMU dapat menyaksikan live streaming dan juga siaran relay penyembelihan hewan qurbannya melalui channel Youtube Laznas BSMU. Live Streaming dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dari tanggl 21-23 Juli 2021 dimulai dari jam 08.00 sampai dengan selesai. Ada 16 titik potong yang dilakukan live streaming yaitu meliputi wilayah yaitu Bogor, Purbalingga, Kendal, Temanggung, Sleman, Trenggalek, Tuban, Magetan, Banyuwangi, Malang, Lombok NTB, Bima NTB, Ambon Maluku, Rote Ndao NTT, Madiun, Palembang, Bandung, Banjarmasin dan Makassar.

Acara live streaming juga dimeriahkan dengan menghadirkan influencer Umaru Takeda dan Salim Bahanan. Pembacaan kalam ilahi sebagai pembuka acara penyembelihan hewan qurban dilakukan oleh Salim Bahanan. Dalam melaksanakan live streaming, tim lapangan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti : menggunakan masker double, faceshild, baju lengan panjang dan tidak berkerumun.

Salah satu daerah tempat peyembelihan terletak diberbagai daerah sulit terjangkau akses, sehingga awan saja sudah bisa menghilangkan sinyal internet. Terkadang membuat live streaming harus ditunda. Hujan deras yang mengguyur beberapa titik penyembelihan tidak menurutkan tim untuk terus memberikan siaran live streaming terbaik kepada para mudhohi.

Muhsini Aini sebagai penerima manfaat dari Magetan berkata, “Alhamdulillah, semoga semua yang berqurban melalui Laznas BSMU diberikan panjang umur dan diberikan rezeki yang banyak dan berlimpah.”

FEATURED

Laznas BSMU Bantu Percepat Target Vaksinasi di Indonesia

Laznas Bangun sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)  berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat menggelar vaksinasi COVID-19 secara door to door dan jemput bola kepada 400 warga Jakarta selama dua hari pada 24-25 Juli 2021. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat target vaksinasi pemerintah secara maksimal, terutama pada wilayah-wilayah padat penduduk yang tidak tersentuh sentra vaksinasi.

Program kolaborasi bernama “Vaksinasi untuk Indonesia Tangguh” ini dilangsungkan di dua lokasi di Jakarta Pusat yaitu di Masjid Jami Aisyah Gani pada 24 Juli 2021 dan Masjid Jami’ An-Nur Yayasan Wihdatul Muslimat pada 25 Juli 2021 dengan menghadirkan ambulans vaksinasi yang dilengkapi dengan tenaga kesehatan. Rentang usia peserta yang dapat ikut dalam program vaksinasi ini mulai dari anak-anak dengan usia minimal 12 tahun hingga lansia.

Pelaksanaan hari pertama Vaksinasi untuk Indonesia Tangguh dihadiri oleh Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia M. Arief Rosyid Hasan, Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma, dan Direktur Implementation Yayasan BSMU, Fauzi Indrianto .

Program kolaborasi vaksinasi ini dilaksanakan secara door to door dan jemput bola, sehingga diharapkan dapat mengurangi terjadinya kerumunan dan antrean panjang khususnya pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jakarta.

Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma berharap kegiatan vaksinasi ini bisa diikuti oleh stakeholder dan perusahaan lain agar target percepatan pemerintah bisa tercapai. “Hal ini karena secara fakta di lapangan masih banyak warga yang belum melakukan vaksin,” kata Dhany Sukma.

Direktur Implementation Yayasan BSMU, Fauzi Indrianto berharap dengan kolaborasi program yang dilakukan dapat memudahkan masyarakat khususnya di Jakarta Pusat untuk mengakses vaksin COVID-19. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi Yayasan BSMU dalam upaya penanganan kasus COVID-19 di DKI Jakarta,” kata Fauzi.

FEATURED

Tips Meningkatkan Saturasi Oksigen

Mengecek kadar oksigen dalam tubuh terutama bagi pasien isolasi mandiri dirumah harus dilakukan secara berkala. Alat yang bernama alat puls oximeter.  Pengukuran saturasi oksigen untuk mengetahui kondisi saturasi, sehingga apabila saturasi rendah bisa segera melakukan tindakan.

Level Saturasi Oksigen

95 – 100        Dalam kondisi baik

93-94             Perlu berbaring untuk meningkatkan kadar oksigen

< 92                Perlu ke RS untuk mendapatkan perawatan dokter

< 80                Perlu menggunakan ventilator

Pada saat mengetahui kondisi saturagi dalam tubuh menurun, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Cara sederhana yang bisa dilakukan saat pasien isolasi mendiri di rumah adalah menggunakan teknik proning.

Adapun teknik pernapasan ini, pasien harus dalam posisi berbaring tengkurap untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen, posisinya sebagai berikut:

  1. Posisi pertama: Gunakan alas dan bantal dibawah leher, pinggul dan kaki. Berbaring di atas perut dalam 30 menit.
  2. Posisi Kedua: Gunakan alas dan bantal dibawah leher, pinggul dan dijepit kedua kaki. Berbaring ke sisi kanan dalam 30 menit.
  3. Posisi Ketiga: Gunakan penyangga bantal dengan posisi setengah duduk. Berbaring sambil duduk dalam 30 menit.

Lakukan teknik ini berulang kali. Upayakan selama melakukan teknik ini berada di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Apabila setelah melakukan secara sering teknik ini namun belum bisa bisa meningkatkan saturasi oksigen, segera ke fasyankes terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sumber : Kemenkes

FEATURED

Cara Menghadapi Siaga 1 Bencana Covid-19

Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi siaga 1 Covid-19 gelombang kedua. Dalam rangka mendapatkan informasi yang tepat Laznas BSMU mendatangkan ahlinya yaitu Dewi Nur Aisyah, BSc. (Hons), MSc, DIC, PhD, Ketua Bidang Data & Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Nasional.

Indonesia saat ini mengalami penambahan kasus tertinggi di dunia yaitu 56.757 kasus (16/7). Angka saat ini mengalami kenaikan pada puncak yang pertama yaitu di bulan Februari. Hal ini dikarenakan mobilisasi massa dan varian baru yang masuk ke Indonesia. Dampaknya adalah tingginya angka kematian, dengan angka kematian dibulan Juli sudah mencapai 11.701, yang biasanya sebulan hanya 7ribu ini baru ditengah bulan sudah mencapai angka tersebut. Angka kesembuhan yang ditetapkan oleh WHO adalah 5% sedangkan Indonesia belum pernah mencapainya.

PPKM darurat menjadi sebuah solusi bagi kondisi saat ini, walaupun bukan merupakan kondisi ideal bagi sebagian orang. Saat ini zona merah tidak hanya di pulau Jawa saja tetapi juga telah merabah ke pulau Sumatra dan Kalimantan. Untuk menanggulanginya dibutuhkan kepatuhan secara individu dan kepatuhan secara kolektif. Menjaga diri kita dan keluarga adalah tetap dengan menggunakan 3M.

Sesuai dengan penelitian Internasional bahwa penularan hanya dapat dilakukan dengan cara pencegahan.  Pencegahan yang paling efektif adalah jaga jarak, dengan jaga jarak 1 m maka akan mengurangi angka penularan sebanyak 85%. Kombinasi harus dilakukan agar dapat melakukan pencegahan secara  maksimal, tidak bisa dilakukan hanya salah satu dari 3M.

Pentingnya menjaga Iman (menjalankan ibadah sesuai dengan agama), Aman (memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan mencuci tangan), Imun (olah raga teratur, istirahat cukup, tidak panik dan makanan bergizi).

Ada beberapa cara melindungi diri dan keluarga:

  1. Gunakan masker Double, dengan cara penggunaan masker medis didalam dan masker kain di luar
  2. Saat menerima pengantaran makanan jaga jarak dengan pengirim, disinfektan dan cuci tangan setelahnya
  3. Mandi setelah sampai rumah setelah bepergian
  4. Tetap menggunakan masker dan jaga jarak saat bertemu teman, saudara maupuntetangga
  5. Minum vitamin untuk meningkatkna daya tahan tubuh
  6. Tidak berkumpul pada kegiatan sosial (arisan, acara ulang tahun, pernikahan, dst)
  7. Saling mengingatkan kepatuhan protkes
  8. Jika muncul gejala, gunakan masker dan isoman hingga hasil tes keluar
  9. Lakukan vaksinasi 2 dosis

Seluruh upaya bersama untuk perlindungan maksimal adalah dengan melakukan pencegahan secara berlapir, yang merupakan kewajiban pribadi dan juga kewajiban bersama.


Donasi Covid

FEATURED

Penyelenggaraan Penyembelihan Hewan Qurban di Laznas BSMU

Pemerintah telah menetapkan Idul Adha tahun ini jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Pandemi masih menyelimuti perayaan hari besar tersebut. Berdasarkan keputusan Menteri Agama dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021 yang mengatur pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan salat Idul Adha.

Dalam rangka penerapan peraturan tersebut Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU)  memulai penyelenggaraan qurban dari tanggal 11 Dzulhijjah atau 21 Juli 2021. Pelaksanaan dilakukan pada wilayah yang aman dan protokol kesehatan yang ketat. Seperti penggunaan double masker, sarung tangan dan tidak bergerombol di tempat pemotongan.

Salah satu keistimewaan dari qurban di Laznas BSMU adalah para pequrban (mudhohi) dapat menyaksikan secara langsung prosesi pemotongan hewan qurbannya. Sebagai ketentuan bagi yang membeli qurban batas akhir pada jum’at 16 Juli maka akan dapat menyaksikan hewan qurbannyanya tetapi jika lewat dari itu maka tidak bisa menyaksikan. Setiap mudhohi yang memenuhi syarat akan mendapatkan link live streaming H-1 dari hari raya Idul Adha.

Tanggal 21 Juli 2021/11 Dzulhijjah 1442H merupakan awal dari prosesi penyelenggaraan hewan qurban di Laznas BSMU. Acara diawali dengan sambutan dari Heri Gunardi, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia dan Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU. Pada pembukaan live streaming juga diserahkan secara simbolis hewan qurban kepada Masjid BSI Cipularang, Masjid BSI Cipali dan Masjid BSI Bromo.

Titik pemotongan tahun 2021 sebanyak 10 daerah dengan 19 Kota/Kabupaten seluruh Indonesia jumlah ini hanya yang dilakukan oleh kantor pusat Laznas BSMU dan belum ditambah dengan titik potong yang berasal dari Unit respresentatif office.

Acara live streaming dimulai pada pukul 08.00 sampai selesai, yang akan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Live streaming akan dipandu oleh influencer muda yaitu Umaru Takeda dan Salim Bahanan. Untuk menambah kekhusyu’an dari penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban maka dibacakanlah surah Al Qur’an oleh Salim Bahanan. Penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban di awali dari timur Indonesia yaitu Ambon, Maluku.

Muhsinin Ainil mewakili penerima hewan qurban dari Laznas BSMU menyatakan, “Semoga semua yang berqurban diberikan panjang umur, sehat dan rezeki yang banyak serta baroka. Terima kasih dari warga kaki Gunung Lawu, Magetan”.

FEATURED

Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya

Besok kita akan merayakan hari raya umat islam yang kedua yaitu Hari Raya Idul Adha. Tahun 2021 adalah tahun kedua bangsa Indonesia merayakan Idul Qurban ditengah pandemi virus corona. Ditambah berita buruknya saat ini bangsa Indonesia sedang berada dalam kondisi Siaga 1 Covid-19 gelombang ke dua.

Untuk menekan angka penambahan kasus aktif virus corona pemerintah mengambil kebijakan dengan mengambil keputusan melalui Surat Edaran pemerintah bahwa sholat Idul Adha untuk kawasan di zona merah dengan pemberlakuan PPKM darurat dihimbau untuk melaksanakan sholat Ied di rumah saja.

Apapun kondisinya sholat Idul Adha disunnahkan untuk tetap dilakukan untuk mendapatkan keutamaan hari raya. Bagi yang belum mengetahui tata cara dalam melaksanakan shalat Idul Adha.  

Berikut tata cara sholat Iedul Adha dan bacaannya:

  1. Niat Sholat Idul Adha

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــــــالَى

“Ushallii sunnatan liidil adha rok’ataini (makmuman / imaaman) lillahi ta’alaa.”

Artinya: “Aku berniat salat Iduladha dua rakaat [sebagai makmum / imam] karena Allah ta’ala.”

  1. Membaca takbiratul ihram dan membaca doa iftitah.
  2. Untuk rakaat pertama, dilakukan 7 (tujuh) kali takbir dan di antara tiap takbir itu disunahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallaahi walhamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.”

  1. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah dari Alquran yakni Surat Qaf dan surat Al-A’la.
  2. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.
  3. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan.
  4. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surt Al Ghasyiyah.
  5. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam
  6. Setelah salam, maka disunahkan mendengarkan khutbah Idul Adha.

 

Adapun panduan sholat Idul Adha dirumah merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No.28 Tahun 2020  tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Adha saat pandemi Covid-19.

Berikut panduan sholat Idul Adha di rumah pada masa pandemi:

  1. Shalat Idul Adha yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjamaah dan dapat dilakukan secara sendiri (munfarid)
  2. Jika shalat Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah, maka ketentuannya sebagai berikut:
  3. Jumlah jamaah yang sholat minimal 4 orang, satu orang imam dan 3 orang makmum
  4. Tata cara shalatnya mengikuti ketentuan shalat berjamaah
  5. Usai shalat Ied, khatib melaksanakan khutbah dengan mengikuti ketentuan khutbah
  6. Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksaan shalat jamaah dirumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka shalat Idul Adha boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah
  7. Jika shalat Idul Adha dilaksanakan secara sendiri (munfarid), maka ketentuannya sebagai berikut:
  8. Berniat Idul Adha secara sendiri yang jika dilafalkan berbunyi : Usholli sunnatan li ‘idil Adha rak’ataini lillahi ta’ala
  9. Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr)
  10. Tata cara pelaksanaannya mengacu pada tata cara shalat berjamaah
  11. Tidak ada khutbah
FEATURED

Bacaan Niat Untuk Qurban

Berqurban merupakan Sunnah paling utama ketika datangnya bulan Dzulhijjah. Berqurban merupakan cara untuk bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Berqurban merupakan salah satu ajaran yang diwariskan dari nabi terdahulu mulai dari nabi adam, kemudian nabi Ibrahim dan dilanjutkan oleh nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam .

Perintah melaksanakan kurban sendiri telah tertuang dalam Surat Al Kautsar ayat 1-3. Allah berfirman:

Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).

Pelaksanaan kurban hukumnya sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan terutama bagi yang mampu. Bagi yang mampu tetapi tidak melakukannya hukumnya adalah makruh, tidak disukai oleh Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.

Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sejak 10 Dhulhijjah sampai 3 hari setelahnya yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah atau disebut juga hari tasyrik, selain hari ini tidak dinakan sebagai qurban.

Niat Qurban

Sebagaimana amalan lain seperti puasa, sholat, dan zakat, kurban juga dilakukan dengan membaca niat terlebih dahulu. Niat inilah yang menentukan apakah ibadah itu diterima atau tidak oleh Allah Ta’ala.

Mengutip buku Fiqih Qurban Perspektif Madzhab Syafi’iy oleh Muhammad Ajib Lc., MA., niat kurban dapat diucapkan ketika menyembelih. Namun, boleh juga dilakukan dalam hati sejak tanggal 1 Dzulhijjah.

Adapun niatnya adalah sebagai berikut:

نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى

Nawaitu an udhahhi Lillaahi Ta’ala.

Artinya: “Saya niat berkurban karena Allah Ta’ala.”

Dilansir dari perkataan Buya Yahya, dalam Mazhab Imam Syafi’I niat tidak wajib untuk diucapkan. Ketika sesorang berniat untuk membeli hewan qurban itu juga bisa disebut sebagai niat qurban.

FEATURED

Bantu Peternak Dhuafa di Idul Adha 1442 H

Idul Adha adalah waktu bagi para peternak panen. Tetapi kondisi tahun ini berbeda, bahkan dengan tahun lalu yang sama-sama dalam kondisi pandemi virus corona. Hal tersebut dikarenakan angka kenaikan kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi diakibatkan oleh adanya varian baru yang daya paparnya lebih cepat 6x lipat.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah tidak dapat terelakkan. Dari mulai diberlakukan di Jawa – Bali kini mulai diperluas ke 5 wilayah Sumatra dan Kalimantan. Tak urung hal ini semakin membatasi pergerakan dalam rangka penjualan hewan ternak untuk qurban. Padahal persiapan untuk hewan qurban sudah dimulai sejak 11 bulan yang lalu.

Petugas mendata hewan kurban yang dijual di Pusat Pengadaan Hewan Qurban Angkatan Muda Muhammadiyah Kotagede di Giwangan, Umbulharjo, D.I Yogyakarta, Senin (12/7). Pengelola mengaku saat Pandemi COVID-19 penjualan kambing yang digunakan untuk qurban mengalami penurunan sekitar 50 persen dibanding saat normal dari 400 hewan qurban menjadi 200 hewan qurban dalam satu momentum perayaan Idul Adha.

Dua pekerja memberikan makan sapi qurban yang akan dijual di Dungingi, Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin (12/7). Sejumlah pedagang mengaku pandemi COVID-19 berdampak pada penurunan penjualan sapi yang dijual mulai harga Rp9 juta hingga Rp20 juta per ekor hingga 25 persen.

Tidak hanya pedagang yang terkena imbasnya para peternakpun akan sangat berdampak. Harapan mereka akan mendapat untung yang lumayan menjadi pupus, terutama bagi peternak dhuafa, sehingga angka kemiskinan akan semakin besar.

Program Qurban 1442 H Laznas Bangun Sejatera Mitra Umat membantu peternak dhuafa melalui qurban online. Dengan membeli hewan qurban melalui peternak binaan dari peternak yang tidak mampu. Pembelian langsung ke sentra ternak sehingga kualitas selalu terjamin mutunya. Ibadah qurban selain dapat pahal juga bisa membantu perekonomian masyarakat tidak mampu di desa.

Program ini didukung melalui unit respresentatif office di 8 wilayah yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar. Harapannya semakin banyak daerah yang dijangkau, semakin luas kebermanfaatan yang diberikan.

FEATURED

Bantuan Sembako Bagi Isoman Covid-19

Indonesia saat ini sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Hal tersebut menyebabkan ketersediaan Bed Occupation Rate (BOR) Rumah sakit semakin menipis, sehingga banyak pasien Covid-19 yang memutuskan untuk melakukan Isolasi Mandiri (ISOMAN). Laznas BSMU melalui tim BSMU Care mengambil peranan dalam membantu pasien yang terpapar virus corona dengan gejala ringan dan melakukan ISOMAN.

Ahad 11 Juli 2021 Laznas BSMU membantu meringankan para terdampak Covid-19 kepada warga di Pengadegan, Jakarta Selatan. Sejumlah keluarga Isoman telah menerima bantuan dari para donatur, yang diwakili oleh bapak Lurah Pengadegan. Adapun bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, dan pendampingan dokter selama Isoman. Bantuan yang diberikan selama periode oktober 2020 – Juni 2021 untuk daerah Jabodetabek. Pada periode ini penerima manfaat yang telah diberikan bantuan sebanyak 76 jiwa.

Peran aktif Laznas BSMU dalam penanggulangan Covid-19 masih terus berjalan. Distribusi penerima manfaat akan diluaskan menjadi seluruh Indonesia dengan bekerjasama dengan Unit Respresentative Office di 8 wilayah, yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar.

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunasi Sadikin, varian delta Covid-19 telah menyebar ke luar Pulau Jawa. Kondisi ini mengkhawatirkan. Ada 7 provinsi di luar Pulau Jawa yang menjadi perhatian yakni 5 provinsi dari Sumatra dan 2 dari Pulau Kalimantan.

Permasalahan pandemi virus corona adalah masalah bangsa yang harus diselesaikan bersama – sama. Laznas BSMU mengajak semua masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menekan angka kasus positif dengan cara tetap menjaga 5M dan membantu para penderita Covid-19.

FEATURED

ISDP : Tadabbur Hikmah Kisah Musibah Nabi Yusuf AS.

Pengusaha muda yang sukses dan taat beragama saat ini sangat dibutuhkan. Hal ini karena kondisi krisis ekonomi yang sedang terjadi membutuhkan pengusaha-pengusaha yang memiliki akhlak yang mulia. Untuk membentuk sociopreneur yang memiliki keimanan yang kuat, ISDP melaksanakan pembinaan keislaman yang diadakan pada pagi hari Jum’at 9 Juli 2021. Pembinaan Islam kali ini mengambil tema, “Keberkahan di balik Musibah : Tadabbur hikmah, kumpulan musibah Nabi Yusuf Alaihis Salam.” Acara diikuti oleh 30 peserta penerima beasiswa ISDP dan diselenggarakan secara online.

Sebagai narasumber dalam kajian keislaman ini adalah Us. H. M. Azzam Ismail, Lc., MA., Alumni Universitas Madinah Program Doktoral Fiqh & Ushul, IIUM, Malaysia. Melalui materi yang diberikan diharapkan para sociopreneur memahami arti penting dari sebuah ujian dan dapat mengambil hikmah dari setiap ujian yang diberikan oleh Allah Ta’ala.

Beberapa hikmah yang dapat diambil dari kisah nabi Yusuf Alaihis Salam yaitu :
1. Menuju kesuksesan kita perlu mengkondisikan keluarga agar dapat mensupport tindakan yang akan diambil. Karena ujian terberat dalam hidup ini adalah ketika keluarga tidak menerima atau tidak support terhadap yang kita lakukan. Dalam kisah Nabi Yusuf, saudaranya tidak menyukainya karena mereka iri akan perhatian yang diberikan ayah mereka kepada yusuf. Padahal ayah Nabi Yusuf (Nabi Ya’qub) telah mengetahui bahwa garis keturunan kenabian akan diwarisi oleh Yusuf. Karena rasa iri dan dengki dari para saudaranya banyak permasalahan yang timbul karenanya.
2. Ujian wanita dalam kisah Nabi Yusuf merupakan salah satu skenario Allah untuk dia yang termasuk manusia yang mukhlas (orang yang sudah teruji keimananannya). Walaupun kondisi sudah mendukung untuk berbuat keji, namun nabi Yusuf termasuk hamba yang mukhlas ketika diuji masalah wanita. Menjadi manusia yang mukhlas bisa dibentuk dengan rajin melakukan ibadah dengan tetap memperhatikan keikhlasan dalam beramal. Pribadi yang mukhlas bisa menjadikan seorang hamba kebal dari godaan setan.
3. Selanjutnya adalah ujian karakter. Ujian sexsual menjadi cara yang paling ampuh untuk menjatuhkan karakter seseorang. Nabi Yusuf dibuat secara skenario sosial menjadi orang yang bersalah sehingga akhirnya di masukkan ke dalam penjara. Namun walaupun didalam penjara beliau tetap berbuat baik dan selalu berdakwah.

Musibah yang kita alami merupakan sebuah cara Allah untuk meninggikan derajat. Namun kita harus dapat menjadikan musibah menjadi sarana bersyukur dan semakin dekat kepada Allah. Sehingga setiap musibah akan terasa ringan dan keimanan kepada Allah semakin bertambah.

Dalam penutupan acara pembinaan keislaman ISDP Lia Apriliyanti selaku Manager memberi pesan, “Begitu banyak hikmah dari siroh para nabi yang harus kita ketahui. Semua yang terjadi dalam kehidupan kita adalah skenario dari Allah yang pernah juga terjadi di jaman terdahulu, saat ini bagaimana kita bisa mengkajinya, mengimaninya, dan bertawakkal kepada Allah sebagaimana yang telah di tulis di dalam Al-Qur’an. Menjadi value ISDP adalah pembinaan keislamanan agar menjadi seorang entrepreneur yang memiliki aqidah yang kuat kepada Allah Ta’ala sebagaimana siroh nabi Yusuf Alaihis Salam. Pandemi adalah ujian, semoga Allah menjadikan kita menjadi lebih baik”.

FEATURED

Larangan Memotong Kuku Dan Rambut Bagi Para Pequrban

Nabi Muhammad SAW melarang memotong kuku dan rambut bagi Muslimin yang ingin berqurban. Larangan ini mulai berlaku memasuki bulan Dzulhijjah atau tanggal 1 Dzulhijjah hingga penyembelihan hewan qurban.

 “Jika kalian telah melihat hilal Dzulhijah (yakni telah masuk satu Dzulhijah, pen) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban membiarkan (artinya tidak memotong) rambut dan kukunya. (HR. Bukhori)

 Ada perbedaan pendapat yang cukup kuat di kalangan para ulama terkait hukum larangan ini.

Mazhab Syafi’i berpandangan larangan pada hadis di atas bermakna makruh.

Sementara dalam Imam Ahmad dan Ishaq, larangan pada hadis di atas bermakna haram. Pendapat inilah yang dinilai kuat oleh komisi fatwa kerajaan Saudi Arabia (Lajnah Da-imah). (Lihat : Fatawa Lajnah Da-imah nomor 1407)

Rambut yang dilarang dipotong mencakup rambut mubah dan yang mustahab. Rambut mubah maksudnya adalah seluruh rambut yang ada di tubuh kita, yang tidak ada anjuran mencukurnya. Adapun rambut mustahab maksudnya, rambut yang dianjurkan untuk dicukur, seperti kumis, bulu kemaluan dan mencabut bulu ketiak. (Lihat : Bidayatul Faqiih, Karya Dr. Salim Al-Ajmi, hal. 472)

Melansir laman Konsultasisyariah pada Kamis (8/7/2021) disebutkan, kemudian, qurban termasuk jenis ibadah yang pahalanya dapat kita niatkan untuk dibersamakan, seperti berqurban dengan niat diri kita untuk keluarga, atau handai taulan atau yang lainnya. Sebagaimana pernah dilakukan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam saat beliau menyembelih hewan qurban beliau, beliau berdoa,

“Ya Allah ini –qurban– dariku dan dari umatku yang tidak berqurban.” (HR. Abu Daud, no.2810 dan Al-Hakim 4:229 dan dishahihkan Syekh Al-Albani dalam Al Irwa’ 4:349).

Dalam hadits dari sahabat Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang dinyatakan,ِ

”Pada masa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR. Tirmidzi, ia menilainya shahih, Minhaajul Muslim, Hal. 264 dan 266).

Namun kemudian muncul pertanyaan, larangan memotong kuku dan rambut apakah berlaku juga untuk orang-orang yang dicakupkan dalam niat qurban kita ?

Jawabannya adalah, larangan tersebut hanya berlaku untuk si pengqurban saja, tidak untuk keluarga yang dia niatkan.

Hal ini berdasarkan dzohir hadis berikut,

 “Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.” (HR. Muslim).

Pada hadis di atas, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam mengaitkan larangan memotong kuku dan rambut dengan si pengkurban saja. Yakni yang keluar biaya untuk beli kurban atau yang mengqurbankan hewan qurban piaraannya.

Dalam Fatawa Lajnah Da-imah diterangkan,

Dari hadis di atas tampak jelas, bahwa hadis ini khusus berkenaan dengan orang yang hendak berkurban saja. Adapun orang-orang yang dicakupkan dalam niat kurban, baik dewasa maupun kanak-kanak, tidak ada larangan untuk memotong rambut atau kukunya. Hal ini berdasarkan hukum asal memotong rambut dan kuku adalah mubah. Dan kami tidak mendapati dalil yang menyelisihi hukum asal ini. (Lihat : Fatawa Lajnah Da-imah nomor 1407)

FEATURED

Peduli Lingkungan untuk Hidup Lebih Sehat

Berdasarkan studi National Plastic Action Partnership tahun 2020, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik terbesar urutan ke-2 di dunia, dengan volume sampah plastik sebesar 6,8 juta ton per tahun.

Selain itu juga, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia menyebutkan bahwa sebanyak 72% masyarakat Indonesia masih tidak peduli akan pengelolaan sampah plastik yang dihasilkan. 

Keprihatinan ini membuat Bank Syariah Indonesia bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) mengadakan Launching Program Plasticpay, “Small Movement For Green Economy”, Jumat (9/7). Acara diselenggarakan dalam rangka Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Juli.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bapak Novrizal Tahar, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia, Bapak Arief Rosyid Hasan, Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia, Bapak Ngatari, Chief Executive Officer Plasticpay, Bapak Suhendra Setiadi dan jajaran karyawan BSI.

Ngatari menyatakan dalam sambutannya, “Dalam rangka meningkatkan awareness segenap pegawai dan nasabah BSI mengenai betapa pentingnya lingkungan hidup, kami mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah sampah dan implementasi kegiatan perilaku peduli lingkungan melalui program plasticpay BSI dengan mengubah sampah botol plastic yang merusak lingkungan menjadi bermanfaat”.

Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Novrizal Tahar menyatakan apresiasi dan ucapan selamat atas launching program plasticpay Bank Syariah Indonesia.

“Tentu ini sangat membanggakan dan membahagiakan bagi pemerintah, terutama karena masuknya lembaga keuangan dalam ekosistem pengelolaan sampah dan banyaknya muncul social enterpreneur yang memudahkan masyarakat untuk mengelola sampah. Semoga program ini dapat turut memecahkan persoalan sampah di Indonesia,” tutur Novrizal.

Mesin daur ulang sampah plastik tersebut pada tahap pertama ditempatkan di Gedung BSI Wisma Mandiri 1 Jakarta dan selanjutnya mesin tersebut juga akan ditempatkan di area umum di Jabodetabek dengan menggandeng Plasticpay untuk mengedukasi daur ulang sampah plastik.

FEATURED

Hukum Berqurban untuk Orang yang Sudah Meninggal

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah, hal itu berarti kita akan bertemu dengan hari raya kedua umat islam yaitu Idul Adha, dimana disyariatkan untuk melakukan Qurban didalamnya. Tetapi masih banyak pertanyaan dari benak umat muslim, apakah boleh jika berqurban untuk orang yang sudah meninggal. Jumhur ulama berpendapat boleh berqurban untuk orang yang sudah tiada.

Menurut Buya Yahya, hukum berqurban untuk orang yang sudah meninggal adalah sah meskipun orang yang meninggal tidak berwasiat.

Dilansir dari islam.nu.or.id, hukum berqurban merupakan adalah Sunnah muakad. Tetapi khusus untuk Rasulullah saw hukumnya adalah wajib. Jadi jika dalam keluarga sudah ada satu orang yang menjalankannya maka gugurlah kesunahan yang lain, tetapi jika hanya satu orang maka hukumnya adalah Sunnah ‘ain. Kesunnahan berqurban ini ditujukan kepada muslim yang merdeka, baligh, berakal dan mampu.

Beberapa pendapat ulama mengenai hukum berqurban bagi orang yang sudah meninggal, yaitu:

Pendapat pertama, berasal dari mazhab Syafi’i. Para ulama mazhab Syafi’i berpendapat bahwa tidak ada ketentuan qurban bagi orang yang sudah meninggal, kecuali apabila ia berwasiat ingin berqurban. Jadi, qurban untuk orang yang sudah meninggal diperbolehkan, hanya jika shohibul qurban yang sudah tidak hidup itu pernah mewasatkan. Secara logis, orang yang sudah meninggal memang tidak bisa berqurban, maka lazimnya qurban ini dilakukan oleh keluarganya.

Sementara jika tanpa ada wasiat dari orang yang meninggal maka qurban itu tidak sah. Sebab tidak sahnya qurban untuk orang yang meninggal dijelaskan Imam Muhyiddin Syarf an-Nawawi, ulama dari mazhab syafi’I, dalam kitan Minhaj Ath-Thalibin. Penyebabnya adalah berqurban mensyaratkan adanya niat ibadah. Orang yang sudah meninggal tidak bisa lagi berniat ibadah untuk dirinya sendiri sehingga tidak sah berkurban untuk orang yang sudah meninggal, kecuali jika ia berwasiat atas hal tersebut.

“Tidak sah berqurban untuk orang lain [yang masih hidup] tanpa seizinnya, dan tidak juga untuk orang yang telah meninggal dunia apabila ia tidak berwasiay untuk diqurbani,” (hlm.321)

Pendapat kedua, datang dari para ulama mazhab Hanafi, Maliki dan Hanbalu yang menyatakan bahwa berqurban untuk orang yang sudah meninggal sah hukumnya karena dimaksudkan sebagai sedekah. Jika qurban untuk orang yang sudah mati dianggap sedekah, maka bersedekah untuk orang yang sudah meninggal hukumnya hukumnya sah dan pahalanya bisa sampai kepada yang diqurbani.

Pendapat ini merujuk pada riwayat mengenai qurban yang dilaksanaka Ali bin Abi Thalib Radhiallahu Anhu: “Bahwasanya Ali Radhiallahu Anhu pernah berqurban atas Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan menyembelih dua ekor kaming kibasy. Dan beliau berkata: Bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallammenyuruhnya melakukan demikan,” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad, Hakim dan Baihaqi).

FEATURED

Layanan Call Center BSM Umat Care Membantu untuk Negeri

Covid-19 atau Corona Virus yang meresahkan warga Indonesia sejak beberapa minggu terakhir. Angka yang terjangkit virus ini semakin mengkhawatirkan, sehingga pada tanggal 3 Juli sampai 20 Juli Pemerintah melakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Akibat lonjakan kasus Covid-19. Tidak sedikit rumah sakit di berbagai daerah dibuat kerepotan. Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 banyak yang sudah melebihi 90 persen.

Pneumonia 2019-nCoV atau COVID-19 pertama kali terjadi di Wuhan yang kemudian menyebar hampir keseluruh dunia melalui transmisi dari orang ke orang melalui droplets (air ludah). Pneumonia secara umum adalah peradangan pada parenkim paru (kantung udara di paru-paru) dengan penyebab bakteri, virus, jamur yang menimbulkan gejala sesak nafas, demam, batuk berdahak dan pada kasus pneumonia berat dapat menimbulkan kematian. Pneumonia yang disebabkan oleh CPVID-19 juga bisa menyerang siapa saja, lebih banyak pada balita dan usia lanjut.

Virus COVID-19 bersifat zoonosis (penularan dari hewan ke manusia), tidak tahan sinar matahari, tidak tahan panas diatas 56 derajat Celcius, dapat di inaktivasi dengan desinfektan yang mengandung alcohol diatas 70%. Pada kelembaban rendah atau suhu dingin dapat bertahan selama 48 jam. Pada kondisi kering inefektivitas virus dapat bertahan sampai 6 hari. Penelitian terbaru dapat bertahan 1 bulan pada suhu sangat dingin/beku. Angka kematian COVID-19 sebesar 2,9 % (3-4 %) terbesar di China, lebih rendah di banding SARS sebesar 10 % dan MERS sebesar 37 %. Tingginya angka penularan COVID-19 saat ini diindikasikan karena adanya varian lainnya yaitu Alpha, Beta, Delta dan dua varian terbaru yaitu Eta dan Kappa. Dari total tersebut, varian Delta masih paling mendominasi di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.Hal ini disebabkan karena Varian dekat diidentifikasi mudah menularkan.

COVID-19 dapat dicegah penularannya dengan melakukan aktivitas yang meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi kemungkinan masuknya virus kedalam tubuh. Meskipun memiliki angka kematian rendah mengakibatkan kehebohan di masyarakat karena kekeliruan pemahaman dan tata cara pengelolaan di level rumah tangga atau grassroot terutama kelompok miskin dan marginal yang tidak memiliki akses terhadap masker yang mulai meningkat harganya serta makanan bergizi yang memiliki fungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang akan mengurangi kemungkinan angka kejadian COVID-19.

Faktor sosial ekonomi terpengaruh dengan adanya isu ini ditandai dengan kenaikan harga dan HOAX yang meluas yang menyebabkan kerusuhan dan kurangnya produktivitas. Ini tidak sejalan dengan tujuan ekonomi syariah untuk mensejahterakan umat dan menurunkan produktivitas masyarakat. Dari sisi kemanusiaan, kelompok utama yang menjadi korban adalah kelompok dengan literasi rendah, marginal, tingkat ekonomi lemah serta masyarakat rentan seperti manula, orang sakit dan anak-anak.

Dengan bertujuan untuk mengurangi dampak langsung COVID-19 terhadap kesejahteraan umat, telah dibuka pelayanan Call Center BSM Umat Care dengan melayani :
1. Konsultasi online COVID-19 secara online melalui WA 0812-9641-2453
2. Screening kasus awal secara online (membedakan kasus COVID dengan flu biasa di level awam)
3. Rujukan informasi dan konsultasi penanganan kasus di level masyarakat hingga ke RS rujukan resmi.
4. Perpanjangan tangan informasi update kasus dari pemerintah (Pusat Krisis Kesehatan).
5. Meminimalisir HOAX dan penanganan keliru mengenai COVID-19

Call Center BSM Umat Care merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Pusat Krisis Kesehatan), Mandiri Syariah, Forum Organisasi Zakat, Perhimpunan Dokter Paru, Pemerintah DKI Jakarta dan RS Rujukan COVID-19 dan mitra donatur BSM Umat.

Diharapkan dengan adanya Call Center BSM Umat Care akan semakin banyak masyarakat yang tidak mampu dapat terbantu dan secara tidak langsung sudah dapat mengurangi penyebaran Virus Covid-19.

FEATURED

Tata Cara Penyembelihan Hewan Qurban Sesuai Syariat Islam

Idul Qurban 1442 H sebentar lagi akan tiba, banyak persiapan yang harus dilakukan dalam menyambutnya. Termasuk dalam hal tata cara penyembelihan hewan qurban. Agama islam telah mengaturnya secara sempurna yang berkaitan dengan syarat hewan qurban sampai dengan tata cara penyembelihannya. Jika sebelumnya telah dibahas mengenai syarat berqurban kali ini akan diuraikan mengenai tata cara penyembelihan hewan qurban.

Pelaksanaan tata cara penyembelihan yang menurut syariat islam harus difahami, terutama bagi orang yang berqurban atau shohibul qurban saat Idul Adha nanti.

Tata Cara Penyembelihan Hewan Qurban yang Benar

Bagi para shohibul qurban (orang yang berqurban), dianjurkan untuk memahami aturan serta tata cara menyembelih hewan qurban yang baik dan benar agar dapat mengambil hikmah dari hewan qurban tersebut.

Adapun tata cara penyembelihannya sebagai berikut:

  1. Menyebut nama Allah

“Dan janganlah kamu sekalian memakan daging binatang-binatang yang tidak disebut Nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al An’am ayat 121)

  1. Membaca Sholawat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.”

Menghadap ke arah kiblat (bagi hewan yang disembelih dan orang yang menyembelih).

  1. Robohkan dengan perlahan hewan qurbanke sisi kiri dengan bagian kepala menghadap ke arah kiblat. Saat merobohkan hewan yang akan disembelih, harus dengan cara yang baik, tidak kasar, tidak dibanting, tidak diinjak, tidak ditarik ekor atau kepalanya.
  2. Kemudian, orang yang menyembelih qurban (dzabih) dianjurkan agar menginjakkan kaki di bagian samping hewan.Para ulama menganjurkan agar membiarkan kaki kanan hewan bergerak.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan dua domba yang berwarna putih yang ada hitamnya, dan bertanduk, beliau menyembelihnya dengan tangannya, menyebut nama Allah dan bertakbir, dan meletakkan kakinya di bagian samping kambing.” (HR. al-Bukhari, 5558 dan Muslim, 1966 )

  1. Membaca Takbir sebanyak 3 kali bersama-sama.

“Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd.”

Setelah membaca ‘Bismillah Allahu Akbar’, penyembelih hewan qurban dibolehkan membaca salah satu di antara bacaan berikut ini:

a. “Hadza minka wa laka.”(HR. Abu Dawud 2795)

b. “Hadza minka wa laka ‘anniatau ‘an fulan (sebutkan nama orang yang berqurban/shohibul qurban)”. Bacaan ini berlaku jika orang yang menyembelih bukan shohibul qurban.

c. Berdoa agar Allah menerima qurban dengan doa, “Allahumma taqabbal minni atau min fulan (sebutkan nama shohibul qurban).”

d. Doa menyembelih hewan qurban sesuai sunnah: “Allahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim.”(Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini, aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya, Wahai Tuhan Maha Pemurah, terimalah taqarrubku)
Catatan: Tidak ada do’a khusus yang panjang bagi shohibul qurban ketika hendak menyembelih hewan qurbannya sendiri.

  1. Tidak memperlihatkan alat potong pada hewan kurban.
  2. Menggunakan pisau yang tajamagar tidak menyakiti hewan kurban.
  3. Syarat sah penyembelihan hewan qurbanharus memutus tiga saluran di leher bagian depan (posisinya di sisi bawah jakun), meliputi; saluran pernapasan atau hulqum, saluran makanan atau mari’, dua pembuluh darah atau wadajaain (dua otot yang ada di samping kanan dan kiri).
  4. Setelah disembelih, hewan qurban tidak boleh diproses lebih lanjut, tidak boleh diikuti, serta tidak boleh dipotong ekornya, kakinya dan kepalanya, kecuali diyakini telah mati dengan sempurna.

“Dari Abu Waaqid Al Laitsy radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘Bagian apa saja yang dipotong dari hewan ketika hewannya masih hidup, maka ia adalah bangkai’.” (Hadits Riwayat Abu Dawud dan At Tirmidziy)

  1. Lalu, gantung hewan qurban menggunakan tali yang kuatdi tiang pancang atau pengait secara terbalik dengan kepala mengarah ke bawah. Darah pun akan mengalir keluar dengan lancar untuk mempermudah proses pembagian daging qurban.
  2. Ikat bagian usus dan anussupaya isi lambung dan usus tidak mengotori daging qurban.
  3. Tata cara penyembelihan hewan qurban diteruskan dengan proses pengulitan, dimulai dengan membuat sayatan di tengah sepanjang kulit dada dan perut hingga kaki tengah.
  4. Selesai pengulitan, dilanjutkan dengan membersihkan sisa kotoran di saluran makanan. Pastikan semuanya benar-benar bersih supaya usus dan lambung tidak robek terkena pisau.
  5. Lalu, ambillah bagian dalamnyaseperti hati, ginjal, lambung, usus, paru, limpa, jantung, dan esofagus.
  6. Tempatkan daging hewan qurban yang sudah dipotongrata ke kantong plastik atau wadah, sebelum dibagi kepada orang yang berhak menerima daging qurban.
  7. Bersihkan sisa penyembelihandan buang limbah ke tempat sampah dengan cara membungkus menggunakan plastik atau karung.

Demikianlah tata cara dalam dalam menyebelih hewan qurban sesuai syariat islam. Jika tidak bisa melakukan sendiri, mengamanahkan hewan qurban kepada lembaga yang terpercaya akan lebih baik hasilnya.

FEATURED

Meneladani Kesuksesan Bisnis Abdurrahman bin Auf

Menjadi orang kaya adalah impian banyak orang tapi tahapan menuju ke sana penuh dengan perjuangan. Salah satu sahabat nabi yang terkenal kekayaannya adalah Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisahnya mengenai mengelola bisnis sehingga menjadi sukses. Berdasarkan hal tersebut Laznas BSMU pada Jum’at 25 Juni 2021 mengadakan pembinaan untuk awardee ISDP UNAIR dan UNAND.

Dengan mengangkat tema  kisah Sahabat Rasulullah “Abdurarahman bin Auf” ini diharapkan dapat meneladani sepak terjangnya. Kajian kali ini masih dilaksanakan secara online dengan dihadiri oleh 38 awarde ISDP. Pembinaan kali ini merupakan bentuk coaching one on one kepada awardee ISDP. Dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan 07.00 WIB.

Pembicara yang mengisi acara kali ini adalah Ust. Salahudi El Ayyubi, Lc., MA., Dosen Program Studi Ilmu Ekonomi Syariah IPB dan Direktur Mualaf Center Baznas. Materi yang disampaikan adalah seputar kisah berhijrahnya Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu, karakter dan kemampuannya sebagai entrepreneur, serta kisah kedermawanannya dalam membantu perjuangan islam.

Dalam kajian tersebut diberikan pelajaran mengenai rahasia bisnis Abdurrahman bi Auf Radhiallahu Anhu, yaitu:

  1. Selalu menyakini bahwa dirinya akan sukses dalam berbisnis. Memiliki ‘believe’ terhadap yang dijalani sehingga melakukan totalitas dalam membangun bisnisnya. Terpatri dalam hati bahwa hanya Allah Ta’ala yang memberi rezeki dan tidak akan pernah tertukar rezeki seorang hamba. Untuk mendapatkan ‘believe’ harus melalui proses-proses pembuktian. Pikiran juga akan mempengaruhi cara dalam bertindak. Memiliki pikiran yang negatif dapat berakibat buruk bagi usaha yang sedang dijalani.
  2. Pandai melihat peluang/kesempatan. Dimasa pandemi seorang pengusaha harus bisa melihat peluang dengan merubah cara penjualan, yang semula bertumpu kepada penjualan offline saat ini harus beralih ke online. Tanpa melakukan perubahan maka usaha tersebut tidak akan bertumbuh dan bisa akan kalah dengan pesaingnya.
  3. Kualitas barang dan jujur dalam pelayanan. Seorang pebisnis juga harus memperhatikan kualitas produk yang diproduksi dan selalu menjaga kualitas tersebut, dengan kualitas yang baik akan lebih dipercaya oleh pelanggannya. Dalam berniaga juga harus jujur, karena jujur merupakan sifat yang mulia.

Dari Abdullah Ibnu Mas’ud Radhiallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

(عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَاِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ اِلَى الْبِرِّ اِنَّ الْبِرِّيَهْدِيْ اِلَى الْجَنَّةِ (رواه البخارى ومسل

Artinya:

“Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Kempemimpinan yang terpercaya dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dan berbagainya.
  2. Sedekah. Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu tidak pernah perhitungan dalam bersedekah.

Laznas BSMU senantiasa berusaha untuk melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang memiliki jiwa sosial sehingga dengan usahanya dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Melalui dana-dana ZISWAF yang diberikan melalui lembaga maka akan memberikan dampak yang lebih besar. Tidak hanya menguntungkan secara individu tetapi juga masyarakat yang tidak mampu disekitar usaha tersebut menjadi terbantu.

FEATURED

Yuk Kenali Syarat Berqurban Menurut Syariat Islam

Idul Adha atau Idul Qurban sebentar lagi akan tiba. Pelaksanaannya terbatas hanya 4 hari saja, yaitu 10,11,12 dan 13 Dzulhijjah diluar itu tidak dapat disebut qurban namun hanya sedekah biasa. Karena waktunya yang cukup pendek sudah selayaknya kita sebagai umat islam harus mempersiapkannya untuk dapat ambil peranan didalamnya.

Keutamaan dalam berqurban sangat banyak salah satunya mendapatkan banyak kebaikan sebanyak bulu hewan yang dijadikan kurban. Dalam hadist riwayat Imam Abu Daud dari Zaid bin Arqam, dia berkata;

قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الأَضَاحِىُّ قَالَ سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ. قَالُوا فَمَا لَنَا فِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ. قَالُوا فَالصُّوفُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنَ الصُّوفِ حَسَنَةٌ.

“Para sahabat bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam., ‘Wahai Rasulullah, apakah maksud dari hewan-hewan kurban seperti ini?. Beliau menjawab; ‘Ini merupakan sunnah (ajaran) bapak kalian, Nabi Ibrahim.’ Mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan kami dapatkan dengannya?’ Beliau menjawab; ‘Setiap rambut terdapat satu kebaikan.’ Mereka berkata, ‘Bagaimana dengan bulu-bulunya wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab: “Dari setiap rambut pada bulu-bulunya terdapat satu kebaikan.”

Namun demikian, umat Islam harus memperhatikan syarat sah berqurban. Sebab, jika salah satu syarat tidak dipenuhi, qurban bisa dianggap tidak sah. Apa saja syarat-syarat sah kurban? Berikut penjelasannya:

Syarat Muslim yang Berqurban
Seseorang yang berniat untuk berkurban harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

Muslim: qurban merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Oleh sebab itu, non muslim tidak memiliki kewajiban untuk berkurban.

Mampu: Perintah berkurban lebih dianjurkan kepada umat muslim yang mampu secara finansial untuk membeli hewan qurban. Seseorang dianggap mampu berkurban jika telah menyelesaikan kewajiban nafkah terhadap keluarganya.

Baligh dan Berakal: Ibadah qurban ditujukan untuk orang dewasa yang berakal sehat. Maka, orang yang belum baligh dan tidak berakal tidak dibebani kurban.

Syarat Hewan yang Akan Dikurbankan

Tidak semua jenis hewan dapat dikurbankan. Hewan-hewan tersebut harus memenuhi persyaratan berikut ini:

  • Hewan ternak (sapi, unta, kambing, atau domba)
  • Cukup umur (kambing harus berusia 1 tahun atau lebih, sapi dan kerbau minimal berusia 2 tahun, dan unta minimal 5 tahun.
  • Kondisi fisik yang prima (sehat, gemuk, tidak cacat, tidak pincang, dan tidak buta)

Lebih Mudah Berqurban Bersama Laznas BSMU

Bagi kamu yang tidak terlalu bisa memilih dan mengerti hewan qurban, Laznas BSMU memberikan solusi cerdas qurban mudah dan sesuai syariah. Kamu hanya perlu tentukan mana hewan qurban yang diinginkan, lakukan transaksi maka akan dilakukan qurban sesuai dengan syariat dan didistribusikan secara tepat.

Syarat qurban yang sah sangat penting untuk diketahui, agar amalan yang dilakukan diterima oleh Allah Ta’ala. Kini ada banyak kemudahan berqurban, salah satunya lewat Laznas BSMU

FEATURED

Cara Isolasi Mandiri Yang Baik dan Benar Di Rumah

Kasus Covid-19 saat ini sedang naik di Indonesia. Sehingga mengakibatnya terisi penuhnya rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19. Bed Occupation Rate (BOR) secara nasional sudah mencapai 75% dan di wisma Atlit sendiri mencapai hampir 90% (sumber : detik.com). Hal ini menyebabkan pasien yang terindikasi positif covid tidak bisa seluruhnya ditampung. Sehingga pilihannya adalah untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Jika Anda suspek atau sudah positif kena Covid-19, dapat melakukan isolasi mandiri. Sedangkan kalau Anda menjadi salah satu kontak erat dengan pasien corona, lakukan karantina mandiri. Sebetulnya sama saja. Tetapi istilah isolasi mandiri untuk orang sakit, sementara kalau sehat, dinamakan karantina mandiri.

Isolasi mandiri di rumah harus dilakukan secara benar guna memutus mata rantai penularan. Apabila salah dalam pengaplikasian, isolasi mandiri justru akan memunculkan klaster keluarga.

Berikut cara isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 yang benar, seperti dikutip cermati.com beberapa kriteria yang boleh melakukan solasi mandiri, diantaranya:

  • Tanpa gejala
  • Mengalami gejala ringan dan sedang, seperti demam atau riwayat demam dengan suhu di atas 38 derajat celsius, atau batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, dan pilek
  • Tidak memiliki penyakit penyerta
  • Rumah memenuhi syarat untuk isolasi mandiri
  • Lingkungan mendukung pemenuhan kebutuhan fisik, mental, dan medis pasien
  • Pada kondisi tertentu pun bisa isolasi mandiri atas izin dokter, misal karena rumah sakit penuh.

Keluarga Anda yang tinggal bersama orang yang isoman juga wajib karantina mandiri selama 14 hari.

Rumah yang menjadi tempat isolasi mandiri pun tidak boleh sembarangan, harus memenuhi syarat, seperti:

  • Memiliki ruangan khusus terpisah untuk isolasi dengan ventilasi yang baik (pintu dan jendela)
  • Memiliki kamar mandi terpisah, jika hanya satu buka ventilasi udara dan beri jeda sebelum digunakan kembali.
  • Ruangan yang sering digunakan bersama, seperti dapur mesti punya ventilasi yang baik.
  • Jika hanya memiliki satu kamar, gunakan Kasur yang berbeda dengan minimal jarak 1m
  • Rutin bersihkan kamar mandi atau toilet dengan air dan sabun atau deterjen, terutama pada permukaan yang sering dipegang bersama, seperti gagang pintu, keran, flush toilet, gayung, dan lainnya.

 

Selama isolasi mandiri, Anda harus membatasi aktivitas di luar kamar dan senantiasa menggunakan masker. Menggunakan alat makan, minum serta mandi terpisah. Konsumsi makanan bergizi, tidur cukup 6-8 jam per hari, hindari stres, minum obat sesuai anjuran dokter, dan selalu melaporkan perkembangan kondisi ke dokter

Keluarga pasien di rumah pun perlu melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut:

  • Batasi hanya satu orang yang berinteraksi khusus merawat pasien (pilih orang yang sehat tanpa penyakit lain yang melemahkan daya tahan tubuh)
  • Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien, kemudian mengeringkannya dengan handuk kertas
  • Memakai masker medis bila berinteraksi dengan pasien atau ke kamar isolasi
  • Menggunakan sarung tangan dan masker medis bila kontak dengan darah/tinja/air kencing/cairan tubuh pasien
  • Memberi dukungan kepada pasien
  • Selalu mengawasi perkembangan gejala pasien dan melapor ke dokter.

Anda juga harus memperhatikan cara mencuci perabotan dan mengurus sampah medis, seperti masker dan sarung tangan dengan benar. Jika tidak, ini bisa jadi sumber penularan virus covid-19. Cara mencuci perabotan yang benar:

  • Pakaian, sprei, handuk, masker kain yang kotor ditempatkan di kantong khusus
  • Cuci dengan sabun cuci dan air suhu 60-90 derajat celcius
  • Alat makan dicuci dengan sabun dan air hangat
  • Gunakan sarung tangan saat mencuci
  • Sampah masker dan sarung tangan dijadikan satu di tempat yang tertutup rapat sebelum dibuang
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memakai dan melepas sarung tangan maupun masker.

Bila dokter sudah memberi lampu hijau isolasi mandiri selesai, langkah berikutnya Anda harus membersihkan kamar. Cara yang baik dan benar:

  • Buka ventilasi jendela
  • Bersihkan permukaan perabotan dan lantai dengan air dan deterjen atau desinfektan
  • Ganti dan cuci sprei, sarung bantal dan guling, serta handuk.

Kalau gejala Covid-19 yang Anda rasakan makin memburuk, segera pergi ke rumah sakit.

FEATURED

Ketahanan Pangan Keluarga di Masa Pandemi

Kemarin, tepatnya Selasa (29/6), Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020. Momen ini seyogianya diperingati dalam upaya menumbuhkan rasa kebersamaan antar-anggota keluarga. Harganas menjadi momen untuk berkumpul dan saling menguatkan diri di tengah kondisi kasus covid yang sedang naik. Apalagi jika ada salah satu anggota yang positif covid, hal ini tentu membutuhkan dukungan dari keluarga yang sehat untuk dapat melewatinya.

Masalah Covid adalah masalah bersama, sehingga tidak mungkin bisa diatasi sendiri, minimal keluarga pasti akan terlibat. Dimasa pandemi saat ini peran keluarga sangat penting, dengan saling mengingatkan keluarga akan bahaya. Dengan memberikan asupan makanan yang bergizi dalam keluarga diharapkan akan meningkatkan imunitas.

Imunitas yang baik akan dapat menangkal dari infeksi virus corona. Asupan makanan yang bergizi tidak hanya cukup kenyang saja, melainkan bisa memiliki berbagai unsur yaitu karbohidrat, protein, mineral dan vitamin.

Ketahanan pangan pada dasarnya bicara soal ketersediaan pangan (food avaibilitas), stabilitas harga pangan (food price stability), dan keterjangkauan pangan (food accessibility).
Sumber pangan untuk masyarakat perkotaan sampai saat ini masih tergantung stok dari desa. Untuk penyediaan pangan mandiri masih terkendala beberapa faktor. Hal ini menjadi semakin dipersulit dengan menurunnya kondisi ekonomi masyarakat, sehingga tidak dapat membeli makanan yang dibutuhkan.

Permasalahan pangan saat ini menjadi permasalahan bersama yang harus diselesaikan secara gotong royong. Yang berlebih membantu yang kekurangan itulah prinsip tolong menolong (taawun) dalam islam. Peranan lembaga zakat dalam hal penyediaan makanan sangat dirasakan manfaatnya. Contohnya yang dilakukan Laznas BSMU yang memberikan bantuan bahan makanan pokok kepada keluarga disabilitas yang ada di Bekasi dan masih banyak lainnya.

Dengan menggunakan dana ZISWAF yang disalurkan melalui lembaga yang terpercaya kebermanfaatannya akan jauh lebih terasa oleh umat. Selain itu juga potensi merubah mustahik menjadi muzakki akan mudah terwujud karena dalam program pelaksanaan programnya sangat diperhatikan proses dari hulu hingga hilir agar tepat sasaran.

FEATURED

NGOPI: Merasa Insecure ? BTS-in aja

Laznas BSMU kembali mengadakan pembinaan untuk para Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) dengan mengangkat tema NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) yaitu ‘Merasa Insecure? BTS-in aja’. Topik ini diangkat dengan harapan peserta Sahabat Pelajar Indonesia tetap fokus pada kemampuan diri dan selalu bersyukur atas apapun yang dimiliki tanpa perlu merasa khawatir akan pencapaian orang lain.

Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan Live Youtube dengan total peserta sebanyak 2.150 pelajar. Jumlah tersebut semakin meningkat dibanding NGOPI bulan sebelumnya. Acara ini diadakan pada Ahad (27/6) dengan dua orang narasumber yaitu Wirdatul Anisa, Psikolog dan Ridho Maulana, Awardee ISDP Universitas Andalas.

Pembicara pertama menyampaikan bahwa pengertian insecure adalah perasaan tidak mampu, kurang percaya diri dan ketidakmampuan untuk mengatasi, disertai dengan ketidakpastian dan kecemasan tentang tujuan seseorang, kemampuan atau hubungan dengan orang lain. Karakteristik orang yang insecure; 1. Perasaan tertolak, tidak dicintai 2. Perasaan gelisah, tidak aman, yang kosisten 3. Perasaan dikucilkan, tertinggal, diabaikan 4. Perasaan tidak percaya, iri, cemburu 5. Pandangan negative tentang dunia dan kehidupan 6. Pesimis, berfikir terburuk 7. Pandangan negative terhadap orang lain 8. Tidak bahagia, tidak puas.

Adapun penyebab merasa insecurity yaitu penolakan atau kegagalan, kecemasan sosial dan perfeksionis. Harus diyakini bahwa setiap orang memiliki potensi yang berbeda-beda, sehingga mulailah dari sekarang untuk berhenti membanding-bandingkan dengan orang lain. Insecure dapat diatasi dengan BTS (Bersyukur Tiap Saat), dengan lisan hati dan perilaku baik itu yang bernilai kecil atau besar. Awali setiap hari dengan bersyukur agar hidup yang akan dijalani menjadi lebih baik. Berfikir positif dan senantiasa berbuat baik juga bisa membuat diri menjadi lebih bersyukur.

Pembicaraan kedua menyampaikan tentang pengalamannya menjadi seora wirausaha muda. Menurutnya pencapaian hari ini bukan berarti tanpa halangan dan tantangan tapi tetap memiliki keyakinan bahwa esok akan lebih baik.  Walaupun hari ini belum sesuai dengan yang diinginkan tetapi tidak mematahkan semangat untuk terus berusaha. Untuk mendapatkan kesuksesan kita harus berani keluar dari zona nyaman dan melakukan yang terbaik dari pilihan yang telah dipilih. Bertemanlah dengan orang-orang baik untuk saling menyemangati agar tidak mudah insecure.

Liana Asti, Kelas 12 SMAN 1 Sukaraja sebaga salah satu peserta menyatakan, “saya jadi mendapat inspirasi agar lebih bersyukur dan mencintai diri sendiri dan juga menumbuhkan rasa semangat agar tidak insecure terhadap orang lain, selalu berfikir positif juga semangat menjadi manusia yang berguna bagi sekitar”.

Rizqi Okto Priansyah selaku direktur jadiberkah.id ikut serta memberikan pesan pada acara ini, “Perasaan ketakutan, kegagalan dapat diatasi dengan 3 rumusan yaitu, Mau, Tahu dan Mampu. Yang paling terpenting kita harus bisa melawan diri sendiri untuk berubah”.

FEATURED

Distribusi Makanan Untuk Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantar Gebang

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) terus melanjutkan kebaikan dengan cara memberikan makanan melalui warteg mobile. Pelaksanaan acara dilakukan pada tanggal 26, 28 dan 29 Mei 2021. Sasaran pelaksanaan program adalah daerah kumuh dan miskin (KUMIS) yang ada di sekitar Jabodetabek, tepatnya di TPA Bantar Gebang, Bintara Bekasi dan Cipayung Jakarta Timur. Dana yang disalurkan berasal dari pembayaran fidyah dari para donatur.

Pada hari Rabu, 26 Mei 2021 tim Laznas BSMU mendistribusikan 1.000 porsi makanan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Bekasi, tepatnya di kelurahan Sumur Batu Rt 02/01. Penyaluran warteg mobile diserahkan langsung kepada penerima manfaat dengan mendatangi satu persatu rumah warga. Selain itu juga dilakukan pembagian yang dipusatkan di rumah ketua RT setempat. Warga disekitar pembagian rata-rata berada dibawah garis kemiskinan yang beprofesi sebagai pemulung.

Selain TPST Bantar gebang, Laznas BSMU juga mendistribusikan 500 paket makanan untuk Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bintara Bekasi pada hari Jum’ta (28/05) dan 300 paket makanan untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Cipayung, sabtu (29/05).

Bantar Gebang merupakan  salah satu tempat pembuangan sampah dari warga DKI Jakarta sejak tahun sejak 1985. TPST ini memiliki kapasitas sebesar 49 juta ton, namun tumpukan sampahnya hingga sekarang sudah mencapai ketinggian 50 meter dan ada 7.000 lebih pemulung menggantungkan hidupnya di TPST ini. Bau yang cukup menusuk di sekitar tidak menyurutkan langkah untuk mendistribusikan paket makanan warteg mobile.

Makanan yang didistribusikan, penyajiannya bekerjasama dengan Yatim Seribu Pulau (YSP), sehingga dalam sekali penyaluran ada dampak ganda yang diperoleh, yaitu membantu perekonomian anak yatim di YSP dan memberikan makanan yang bergizi bagi kaum dhuafa yang membutuhkan. Hidup di lingkungan yang berdekatan dengan TPST harus senantiasa sehat agar tidak mudah terserang penyakit.

Salah satu penerima manfaat menyatakan, “Alhamdulillah saya senang sekali mendapatkan makan siang gratis dari Laznas BSMU. Terima kasih donatur Laznas BSMU dan Nasabah Bank Syariah Indonesia, semoga saya bisa menerima ini dengan ikhlas, semoga yang memberi bisa terus memberi lagi dan dilancarkan segala usahanya supaya kembali lagi berbagi di tempat yang kumuh ini”, ujar  Ibu Neri.

Sukoriyanto mengatakan harapannya, “Semoga program dapat berjalan secara berkesinambungan dengan begitu banyak orang yang akan memperoleh manfaatnya. Terima Kasih juga kepada para donatur yang telah mempercayakan dana-dana ZISWAF nya untuk dikelola oleh BSMU.”

FEATURED

Inilah Amal yang Dicintai Allah

Amal merupakan kata kerja yang berarti perbuatan atau tindakan. Jika diartikan dari definisi agama, amal merupakan perbuatan seseorang yang berhubungan dengan hal-hal yang baik sesuai tuntutan agamanya, misalnya sholat dan bersedekah atau menolong orang lain.

Peranan dan keberadaan amal ditengah-tengah umat islam begitu penting karena saat ini umat tengah mengalami penurunan kuantitas amal. Amal merupakan cermin dari iman. Iman yang dianggap mati bisa dikarenakan ketiadaan amal seseorang. Korelasi antara iman dan amal sedemikian dekat karena dua kata ini selalu disebut secara beriringan di dalam Al Qur’an, seperti; “Barangsiapa beriman dan beramal shalih…”, atau “…kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih…”.

Banyak beramal lebih disukai Allah daripada hanya berdiam diri saja. Dengan beramal akan mampu merubah keadaan menuju kearah lebih baik. Manusia yang senang beramal merupakan generasi yang didam-idamkan. Allah SWT menciptakan manusia  untuk beramal. Bahkan Allah swt juga menguji amal seseorang untuk melihat sejauh mana tingkat ihsan dalam beramal karena setiap amal ada perhitungan dan ganjarannya.

Amal merupakan bukti Rasa syukur. Tingkatan rasa syukur bisa diukur dan  ditentukan oleh amal yang dilakukan. Contoh, dalam konteks di kehidupan sehari-hari, bukti bersyukur adalah senantiasa dapat memotivasi diri untuk berperan dan memberi kontribusi aktif dalam rangka kemajuan umat dimasa yang akan datang.

Bagi orang yang beramal pada tingkatan tertentu, mereka berharap bahwa amal yang dilakukan bisa mengantarkannya meraih kehidupan yang lebih baik dan berkualitas  (hayatan thayyibah) dalam bentuk perlindungan dan kemudahan hidup dari Allah SWT serta bisa mendapatkan  taufiq untuk merasakan manisnya taat beribadah kepada Allah SWT. Sebagaimana firmannya :

“Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami akan memberikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (An-Nahl:97)

Dalam konteks amal, akan amal yang diinginkan dalam islam adalah  amal yang ihsan dan ahsan. Ihsan artinya mampu melakukan amal diatas yang biasa dilakukan oleh umat islam pada umumnya. Contohnya, ketika umumnya umat islam bersedekah sekali sehari, ia mampu bersedekah setiap hari. Sedangkan yang dimaksud ahsan adalah amal amal yang memenuhi kriteria, yaitu tepat dan tidak bertentangan dengan syariah, serta ikhlas dalam melakukannya.

Setiap mukmin dapat memaksimalkan amal-amal mereka apapun kondisinya dan sesuai kemampuannya. Misalnya, jika seseorang tidak mampu melakukan amal dengan perbuatannya maka ia bisa melakukannya dengan harta yang dimilikinya yaitu melalui sedekah. Dengan amal sedekah saja dapat memiliki dampak yang luar biasa dan dapat merubah kondisi kehidupan atau ekonomi penerima manfaat. Oleh karena itu jangan enggan untuk beramal karena Allah SWT menyukai amal yang dilakukan meskipun sedikit namun tidak putus melakukannya. Wallahu ‘alam bishowab.

FEATURED

Qurban dulu atau Bayar Hutang Dulu

Seringkali kita dihadapkan sebuah pilihan berqurban atau membayar hutang terlebih dahulu disaat rezeki hanya bisa untuk memilih salah satunya. Mudah-mudahan tulisan ini  dapat menjadi bahan pertimbangan untuk masalah diatas.

Bersumber dari  yang disampaikan oleh Dr. Oni Sahroni, MA dalam kajian konsultasi syariah yang diadakan oleh LIKES dari Laznas BSMU, terlebih dahulu kita perlu membedah kondisi hutang yang perlu dibayar. Pertama, apakah utang tersebut jatuh tempo atau belum. Kedua apakah kewajiban atau hutang tersebut adalah hutang primer, sekunder atau pelengkap. Kenapa harus dipilah? karena tradisi berhutang untuk sebagian masyarakat nyaris tidak dapat dihindarkan. Kondisi yang sebagian masyarakat atau keluarga kita harus membayar spp bulanan untuk anak-anaknya. Bahkan ada sebagian masyarakat memiliki hutang untuk kebutuhan sekunder, kebutuhan pelengkap. Maka ditengah kondisi tersebut tidak dapat direspon dan dijawab dengan langsung menjawab ‘Ya atau Tidak’. Tapi harus dipilah  kembali menjadi 2 bagian yaitu:

  1. Saat hutang atau kebutuhannya jatuh tempo, kebutuhan hutang yang halal atau primer atau sekunder, maka membayar kewajiban atau hutang didahulukan. Seperti terjadi dalam satu waktu dimana seseorang dalam satu waktu harus membayar hutang kepada pihak lain misalnya 5 juta pada saat yang sama memiliki keinginan untuk berqurban maka membayar hutang kepada pihak lain didahulukan. Contoh ini memperjelas kondisi bahwa hal ini terjadi dalam satu waktu dimana harus didahulukan salah satunya. Hal ini sebagaimana tuntunan hadits Rasulullah SAW, salah satu substansinya adalah menunda-nunda pembayaran kewajiban kepada pihak lain tidak dibolehkan atau makna lainnya membayar dengan tepat waktu itu menjadi kewajiban.
  2. Jika kewajiban atau utangnya itu belum jatuh tempo, pilihan untuk berqurban atau bayar utang tidak pada waktu yang sama, maka berqurban menjadi keutamaannya. Seperti sebagian keluarga kita, setiap bulan memiliki kewajiban seperti setiap tanggal 1 bayar SPP anak-anak, setiap tanggal 5 membayar asuransi pendidikan anak-anak di asuransi syariah, setiap tanggal sekian mengirim nafkah untuk orang tua dan mertua. Dalam perencanaan keuangan keluarga semua ada tanggalnya dan menjadi kewajiban. Dalam kondisi ini, bisa menjadi pilihan dan keutamaan untuk berqurban karena pilihannya dalam waktu yang longgar. Sehingga saat seseorang memilih berqurban di pertengahan bulan dan ia masih bisa berikhtiar untuk menunaikan utang kewajiban seperti spp anak-anak dan lain-lain tepat pada waktunya. Disini berqurban menjadi keutamaan dan pilihan. Keutamaan, fadilah bagi setiap kelurga yang berqurban.

Jadi kesimpulannya, memilih qurban dahulu atau bayar hutang dahulu disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Jangan sampai memiliki hutang menjadi sebuah alasan untuk tidak berqurban karena berqurban memiliki banyak keutamaan.

FEATURED

Bantuan Mesin Air Alkaline untuk Kemandirian Pesantren

Ditengah kondisi pandemi yang memburuk, ketahanan pangan menjadi hal yang sangat  ‘urgent’ untuk dicarikan solusinya. Dengan memiliki rencana dan program ketahanan pangan yang baik dapat menghindari adanya kemungkinan yang terburuk misalnya kelaparan dan kekurangan pangan.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dalam program ketahanan pangan, telah membidik pondok pesantren terutama pondok pesantren untuk kaum dhuafa untuk dibantu dalam program tersebut. Diharapkan, dengan bantuan yang diberikan itu menjadikan pesantren tersebut dapat mandiri dalam hal ekonomi sehingga ketergantungan terhadap bantuan pihak luar bisa semakin dikurangi, bahkan hilang sama sekali. Pesantren selain menjadi tempat pusat menimba ilmu, juga diharapkan mampu menjadi pusat perekonomian masyarakat disekitarnya.

Adapun saat ini,  bantuan diberikan kepada pondok pesantren As Syafi’iyah Pondok Gede dan pondok pesantren Al Muhtadin. Bantuan diberikan berupa mesin air Alkaline dengan total bantuan  sebesar Rp 174 juta. Masing-masing pesantren mendapatkan 1 unit mesin. Dalam sehari mesin tersebut dapat menghasilkan kurang lebih 80 galon. Selain dipergunakan untuk konsumsi pondok pesantren, sebagiannya juga dijual untuk menambah pendapatan pondok.

Adapun alasan dipilihnya dua pesantren tersebut karena merupakan pesantren untuk anak-anak yatim yang tidak memungut biaya untuk santrinya serta dapat memberdayakan masyarakat kurang mampu disekitar pesantren. Total penerima manfaat untuk dua pesantren tersebut adalah sebanyak 300 santri.

Syifa Fauziya selaku perwakilan pondok pesantren Asy Syafi’iyyah menyatakan, “Kami mendapatkan bantuan mesin kangen water yang insya Allah akan menjadi manfaat bagi santri-santri khususnya yatim Asy Syafi’iyyah. Kami sangat bersyukur dan bergembira atas program ini dan semoga ini bisa menjadi satu unit usaha pesantren kedepannya. Terima kasih untuk seluruh donatur Laznas BSMU, semoga Allah memberikan keridhoannya kepada kita semua.”

Program kemandirian ekonomi melalui program ketahanan pangan terlaksana berkat dana ZISWAF yang diamanahkan melalui Laznas BSMU. Tentunya selama peralatan masih dipergunakan maka pahala akan terus mengalir kepada donatur. Pengelolaan dana ZISWAF melalui lembaga akan berdampak besar bagi perekonomian masyarakat.

FEATURED

Yuk, Tunaikan Qurban

Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha akan tiba, yang artinya sama dengan sebentar lagi kita dianjurkan untuk berqurban. Berqurban sesungguhnya merupakan sebuah sarana dalam rangka mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah. Sesuai dengan asal katanya yaitu qariba-yaqrabu-qurbanan yang berarti dekat atau mendekatkan. Berqurban tidak hanya masalah harta, tetapi juga kemauan untuk memberikan yang terbaik untuk Allah.

Ibadah qurban dilakukan pada hari Idul Adha dan hari tasyrik, yakni 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Dilaksanakan bagi orang yang tidak dapat menunaikan haji pada tahun tersebut. Anjuran berqurban dijelaskan dalam hadits riwayat Aisyah, Radhiyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Bersabda:

“Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117).”

Tahun 2021 Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mengusung program Qurban dengan tema “Qurban Hebat, Alirkan Kebaikan untuk Negeri” dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan dan selain itu pequrban juga bisa menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan qurban yang telah dibeli.

Lewat program ini, hewan qurban akan dibeli langsung dari mitra peternak binaan di desa, disembelih dan kemudian didistribusikan di desa yang membutuhkan di delapan titik seluruh Indonesia. Jadi di samping aspek ketauhidan terhadap Allah Ta’ala, program qurban dapat berdampak di berbagai sektor kehidupan, terutama ekonomi.

Daftar Harga hewan qurban Laznas BSMU:

  1. Domba Ekonomis (23 – 25kg) Rp 1.800.000
  2. Domba Medium (26 – 28kg) Rp 2.150.000
  3. Domba Premium (29 – 31kg) Rp 2.450.000
  4. Sapi Indonesia Timur (250 – 300kg) Rp 14.500.000
  5. Sapi Indonesia Barat (250 – 300kg) Rp 19.250.000

*Harga sudah termasuk jasa pemotongan, distribusi daging kepada mustahik, serta laporan.

FEATURED

Indonesia Waspada Covid-19

Kasus infeksi SARS-CoV-2, virus Corona penyebab Covid-19, terus meningkat belakangan ini. Pencetusnya adalah empat varian baru virus yang sejauh ini sudah diidentifikasi lebih mudah menginfeksi dan menyebar. Tidak terkecuali di Indonesia. Hasil pengurutan gen yang dilakukan telah menemukan tiga dari empat varian itu dalam sampel specimen Covid-19 tanah air. Ketiganya adalah Covid-19 varian Alpha atau B.1.1.7; varian Beta atau B.1.351; dan varian Delta atau B.1.617.

Penyebaran virus Covid-19 mengakibatkan lonjakan angka pasien yang terinfeksi virus tersebut. Pertambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia terus menanjak. Pada Minggu (20/6) tercatat tambahan kasus sebanyak 13.737 kasus. Sehari sebelumnya tercatat 12.906 pasien pada hari ini Sabtu (19/6/2021). Pada Jumat (18/6) tercatat 12.990 kasus.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus Covid-19 bisa menembus angka 2 juta dalam hitungan hari.Sedangkan data pasien sembuh ‘hanya’ 6.385 orang. Namun, kabar buruknya lagi dalam sehari ada 371 orang meninggal, sehingga total meninggal 54.662 orang.

Kenaikan ini juga terasa pada beberapa kota besar sehingga terjadi kondisi ‘kolaps’ di rumah sakit karena sudah tidak adanya tempat untuk menampung pasien Covid-19. Hal ini terjadi karena masyarakat mulai  melonggarkan  protokol kesehatan. Padahal, vaksinasi yang telah diberikan tidak bisa 100% menangkal infeksi virus corona. Di DKI Jakarta kini ketersediaan daya tampung RS untuk pasien positif Corona mencapai 80%.

Situasi ini hanya bisa diatasi dengan melakukan kembali  protokol kesehatan yang sesuai standar. Dengan cara, meski sudah divaksin, tetap harus menggunakan masker secara benar. Mencuci tangan hingga bersih, minimal 20 detik dengan air mengalir dan sabun. Menjaga jarak setiap saat sepanjang 2m. Mengurangi mobilitas, bepergian hanya dalam kondisi darurat dan lakukan kegiatan bersama keluarga di rumah. Menghindari keramaian, hindari tempat dengan jumlah orang yang banyak seperti mall, pasar, tempat umum lainnya. Menghindari makan bersama, saling menjaga dengan makan secara bergiliran.

FEATURED

Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia Wujudkan Mimpi Menjadi Hafidz Al-Quran

Rumah tahfidz BSI di Cimahi baru diresmikan pada bulan Ramadan kemarin, usianya belum genap 2 bulan berjalan. Anak-anak yang mondok disana saat ini berjumlah 8 orang dengan rata-rata usia kelas X. Selain fokus untuk menghafal Al-Qur’an, disini juga mendapatkan ilmu tentang keislaman. Di rumah Tahfidz anak-anak juga diajarkan untuk mandiri, salah satunya dalam hal mempersiapkan makanan.

Kepulangan mereka kerumah karena libur lebaran menimbulkan rasa kangen tersendiri bagi mereka hingga tidak sabar untuk kembali mondok di rumah tahfidz. Sambutan yang baik juga diberikan oleh orang tua santri yang merasakan perkembangan anaknya yang meningkat selama mondok. Tidak ada lagi kekhawatiran di hati mereka untuk melepaskan anak-anaknya kembali belajar di rumah tahfidz BSI.

Salah satu santri yang bernama Azka dari Sukabumi memberikan pengalamannya selama bergabung di rumah Tahfidz BSI Cimahi.

“Saya merasa bersyukur, bangga, dan merasa beruntung karena tak semua orang dapat masuk di tempat ini. Untuk kesan di Rumah Tahfidz bagus sekali karena sangat membantu terutama kepada para pemuda yang ingin menghafal Al Qur’an dan menjadi teladan yang bisa berguna di masyarakat. Sewaktu pulang kerumah ke Sukabumi saya jadi terbiasa untuk mengerjakan ibadah seperti shalat qiyamul lail, shalat dhuha, menghafal Al-Quran, tilawah, al-ma’surat pagi & petang, dan membantu orangtua dirumah”.

Tanggapan positif juga diberikan oleh orangtua santri. Alhamdulillah dengan anak kami berada di rumah tahfidz, hafalannya semakin terjaga dan kebutuhannya terpenuhi. Kami sangat berbahagia dengan kemajuan yang diperoleh anak kami.

Melalui dana ZISWAF yang disalurkan melalui Laznas BSMU, semakin banyak anak-anak yang bisa mencintai Al-Qur’an sekaligus menghafalnya. Semoga keinginan mereka dapat menjadi kenyataan bersama para muzakki.

FEATURED

Peranan Laznas BSMU Dalam Ketahanan Pangan

Problematika ketahanan pangan meliputi beberapa aspek, mulai dari  produksi, distribusi serta konsumsi produk pangan. Kondisi saat ini menyebabkan harga bahan pangan menjadi tidak menentu. Permasalahan ini tentunya tidak dapat dibebankan kepada pemerintah saja tetapi juga masyarakat harus terlibat didalamnya salah satunya lembaga zakat.

Berdasarkan permasalahan tersebut, Laznas BSMU berupaya untuk berperan aktif didalamnya, yaitu bersama Bank Syariah Indonesia berkolaborasi dalam membuat desa binaan dengan berbagai produk unggulannya. Diantara desa binaan tersebut adalah Desa Rejoasri Lampung Tengah untuk kluster padi, Desa Kedarpan untuk kluster kambing/domba dan Trenggalek untuk kluster sapi.

Laznas BSMU juga membuat program untuk mengatasi masalah distribusi pangan kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang tidak mampu dapat tercukupi pangannya, melalui:

  1. Program Warteg Mobile, dengan menggunakan konsep penyaluran makanan siap saji (siap konsumsi) untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam mencukupi kebutuhan pangan, dengan target sasaran pemetik manfaat seperti masyarakat di pemukiman padat/kumuh, komunitas disabilitas, komunitas pengemudi angkot/taksi/ojek, serta masyarakat yang terdampak bencana (kebakaran, kebanjiran , dll). Total penerima manfaat sejak tahun 2020 mencapai 144.284 jiwa.
  2. Program Ketahanan Pangan, merupakan bantuan sosial sebagai bentuk respon kepedulian terhadap kondisi bangsa khususnya pesantren, masyarakat sekitar masjid dan kelompok disabilitas yang saat ini menghadapi kesulitan akibat wabah virus corona. Program ini berbentuk charity berupa bahan pokok serta pengembangan usaha ekonomi bagi kemandirian pesantren. Adapun jumlah penerima bantuan program yaitu 30 pesantren dan 500 orang disabilitas dengan total penerima manfaat 16.000 jiwa.
  3. ATM Beras, program pemberian bantuan beras untuk mustahik yang dapat diambil melalui mesin ATM beras yang ditempatkan dilingkungan masjid. Telah ditempatkan ATM beras di 35 titik (masjid) dengan total penerima manfaat mencapai 14.000 jiwa.

Jumlah tersebut masih jauh dari kata cukup untuk dapat mengatasi masalah ketahanan pangan di Indonesia. Namun, merupakan langkah yang berarti untuk dapat membantu sesama yang membutuhkan. Semua program yang telah dilakukan menggunakan dana ZIS yang berasal dari muzakki. Dengan pengelolaan dana ZIS secara lembaga, kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih besar.

FEATURED

Pelatihan Daurah Janaiz untuk Santri Rumah Tahfidz Parung

Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) menyelenggarakan kegiatan Dauroh Jana’iz bertempat di Aula Rumah Tahfidz Parung Bogor, Sabtu (12/6). Tujuan dilakukan kegiatan tersebut untuk mempersiapkan santri tahfidz yang siap terjun langsung untuk menangani proses pengurusan jenazah.

Kegiatan ini dikhususkan untuk santri rumah tahfidz, dengan jumlah total mahasiswa sekitar 18 orang. Kegiatan diawali dengan pemberian materi oleh Ustd. Madroi, S.Sos.I. tentang tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan sunah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Setelah itu, peserta mempraktekkan secara langsung tata cara yang baik dan benar tentang pengurusan jenazah mulai dari pemandian hingga pemakaian kain kafan.

Pengurusan jenazah dalam Islam hukumnya fardhu kifayah, artinya wajib dilakukan namun apabila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur. Pengurusan jenazah harus dilakukan secepat mungkin. Sri Wahyuni selaku perwakilan Laznas BSMU menyatakan bahwa dauroh jana’iz sangat penting dilakukan, selain sebagai salah satu bentuk pembinaan nila-nilai keislaman juga mengkader santri untuk faham dalam mengurus janaiz. Sehingga kebermanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

FEATURED

Workshop Strategi Menguasai Pasar

Padang – saat ini kita dihadapkan pada bonus demography yang cukup besar, sehingga mengakibatkan usia produktif pencari kerja lebih besar daripada lapangan kerja yang tersedia. Hal ini menjadi masalah tersendiri yang harus segera untuk diatasi, mengingat hal tersebut Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat melalui Islamic Development Program bermaksud menjadi solusi dengan menumbuhkan wirausaha muda baru. Salah satu daerah yang terpilih adalah Padang. Terpilihnya Padang karena banyak melahirkan pengusaha-pengusaha yang sukses .

Sedangkan, Universitas yang terpilihnya bernama Universitas Andalas (UNAND) yang merupakan Universitas negeri di kota Padang. Terpilihnya UNAND sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat serta pembinaan yang intensif agar dapat membentuk karakter pengusaha sukses. Untuk menjadi seorang wirausaha, sikap mental berani tetapi dengan perhitungan yang matang sangat membantu keberhasilan. Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan persaingan ekonomi global, maka kreativitas menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Dunia bisnis saat ini memerlukan sumber daya manusia kreatif dan inovatif.

Berangkat dari persoalan persoalan tersebut, peran serta lambaga zakat sangat dibutuhkan. ISDP Laznas BSMU mengadakan Workshop Pilar Pasar pada Sabtu-Minggu, 12-13 Juni 2021. Seminar ini merupakan suatu kegiatan yang bersifat edukatif dan wahana menambah wawasan bagi Awardee ISDP agar dapat mengembangkan usaha itu menjadi lebih dikenal oleh masyarakat (konsumen). Peserta seminar dapat menyampaikan argumentasi (pertanyaan, diskusi) langsung dengan narasumber dan bagi peserta yang sudah memulai berwirausaha, dapat membagi pengalaman seperti apa permasalahan permasalahan yang dihadapi dalam berwirausaha.

Narasumber yang mengisi di acara seminar ini memiliki latar belakang entrepreneur. Pembicara pertama adalah seorang pria yang masih muda, yang aktif dalam pengembangan wirausaha muda bernama Muhammad Rifki. Menurutnya, usaha akan lebih mudah jika kita memahami apa yang diinginkan oleh pasar. Awardee ISDP juga diharapkan mampu menguasai ilmu pemasaran secara umum.

Pembicara kedua bernama Al Ghazali Putra Pratama, seorang praktisi digital marketing yang sudah menangani banyak project. Disini Awardee ISDP tidak hanya diajarkan teori mengenai digital marketing tetapi langsung praktek dan melakukan simulasi sesuai dengan usaha yang dijalankannya. Diharapkan, usai mendapatkan materi ini mereka langsung mampu mempraktekkannya di dunia nyata.

Di akhir kegiatan workshop, Aprilia Eviyanti selaku Manager Laznas BSMU menyatakan harapannya, “semoga dengan pembinaan yang dilakukan dapat membentuk menjadi wirausaha muda yang sukses, tidak hanya sukses secara duniawi namun sukses secara ukhrowi sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya”.

FEATURED

Peresmian LKMS-BWM Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya

Tasikmalaya. Bertempat di halaman induk Ponpes Cipasung Tasikmalaya, pada Selasa, 8 Juni 2021. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dan Otoritas Jasa Keuangan meresmikan LKMS-BWM di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya Jawa Barat. Peresmian dilakukan oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin secara hybrid dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Hadir mendampingi Wapres adalah,  Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Direktur BSI Heri Gunadi, Diektur Eksekutif Laznas BSMU Sukoriyanto Saputro dan pimpinan pondok pesantren Cipasung Bapak Drs.KH. A.Bunyamin Ruhiyat, M.Si. dan tamu undangan lainnya.

Selesai acara peresmian, Direktur Eksekutif Laznas BSMU Sukoriyanto  juga meninjau kesiapan kantor BWM Cipasung serta berkoordinasi memastikan agar pelaksanaan operasional  BWM nantinya dapat berjalan dengan baik sesuai SOP dan Panpro program.

Pendirian BWM di pasantren-pesantren di banyak daerah berperan untuk mneyediakan akses permodalam bagi masyarakat kecil yang belum mendapatkan akses keuangan formal. Diharapkan dengan adanya BWM dapat membantu dalam mengentaskan kemiskinan.

Drs. KH A.Bunyamin Ruhiyat, MSi. selaku Pimpinan Ponpes Cipasung menyatakan,  “Kami selaku Pengurus BWM Cipasung berterima kasih dengan program BWM ini, kami sangat yakin bahwa program ini akan bermafaat bagi masyarakat sekitar Ponpes Cipasung, dan memang masyarakat sudah menunggu dengan antusias”.

Saat ini sudah berdiri 61 LKMS_BWM seluruh Indonesia. Sinergi antara LKMS-BWM dengan Pondok Pesantren akan meningkatan kapasitas bagi usaha mikro masyarakat sekitar ponpes. Saat ini LKMS-BWM sudah  menuju kepada layanan digitalisasi nasabah dalam rangka mewujudkan kelembagaan yang profesional dan akuntabel, serta mampu melahirkan wirausahawan yang sukses, lahir bathin, duniawi ukhrowi.

Sukoriyanto selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU menyatakan akan terus berkomitmen mengembangkan ekonomi usaha mikro UMKM masyarakat di sekitar Ponpes Cipasung melalui LKMS-BWM Cipasung. Ponpes Cipasung  akan kami dukung untuk memajukan BWM dan dapat berprestasi serta bermanfaat bagi ummat.

Pasca peresmian tahapan menuju operasional sudah dipersiapkan  agar kebutuhan teknis dan non teknis.

Cipasung Tasik, 08 Juni 2021.

Div LKMS BSMU

Islah Milono.

FEATURED

Bantuan Dana untuk Ma’had Tahfidz Al-Quran Silmi Kaffah

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap dunia pendidikan. Terlihat dari berbagai bantuan yang diberikan agar pendidikan terus berjalan. Salah satunya adalah bantuan untuk sewa kontrakan bagi Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Silmi Kaffah yang terletak di kelurahan Sukatani Depok Jawa Barat.

Santri di Ma’had ini berasal dari masyarakat yang kurang mampu. Dengan total anak terdaftar sebanyak 46 santri. Direncanakan pada bulan Syawal terdapat 40 santri mukim, yang terdiri dari 25 santri putra dan 15 santri putri. Bantuan yang diberikan sebesar Rp 30juta.

Saya selaku pengasuh Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Yatim dan Dhuafa Yayasan Silmi Kaffah menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan dana dari Laznas BSMU,  ujar Ust Said Achmad selaku pembina.

Anak yatim dan dhuafa disana juga turut mendoakan kepada para donatur semoga Allah curahkan keberkahan atas semua hartanya dengan berlipat-lipat ganda. Aamiin yaa Allah yaa robbal’alamiin

Dengan bantuan dana ini, santriwan dan santriwati sudah bisa merasa lebih konsentrasi dan semangat dalam menuntut ilmu. Sehingga bisa menjadi penghafal Alquran dan berguna bagi lingkungan sekitarnya.

FEATURED

Operasi Katarak untuk Warga Bengkalis Riau

Bengkalis – Katarak adalah suatu penyakit ketika lensa mata menjadi keruh dan berawan. Pada umumnya, katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun, lama-kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pengidap merasa seperti melihat jendela berkabut, sulit menyetir, membaca, serta melakukan aktivitas sehari-hari. Penyakit ini merupakan penyebab kebutaan utama di dunia yang dapat diobati.

Menurut data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, katarak menjadi salah satu penyebab terbanyak kebutaan di Indonesia. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto menyebut katarak merupakan penyebab tertinggi kebutaan sekitar 81%.

Dalam rangka membantu masyarakat yang kurang mampu untuk dapat melihat lebih jernih, Bank Syariah Indonesia bersama Laznas BSMU dan Bulan Sabit Merah Indonesia cabang Bengkalis mengadakan acara operasi katarak. Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 2 April sampai dengan 4 April 2021 di Kab. Bengkalis Riau.

Penerima manfaat sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah dan Laznas BSMU karena telah memberikan bantuan operasi katarak ini sehingga mereka bisa memiliki penglihatan yang baik lagi.

Semoga semakin banyak warga yang tidak mampu yang mendapatkan bantuan untuk operasi katarak.

FEATURED

Perbedaan Zakat dan Sedekah

Zakat dan sedekah merupakan amalan bagi umat Muslim. Keduanya hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang memiliki kelebihan harta. Namun demikian, terkadang orang masih sering keliru dalam penyebutannya. Banyak keutamaan bagi orang yang mampu menjalankannya.

Perbedaan zakat dan sedekah sangat penting untuk dipahami tiap umat Muslim. Dengan mengetahui perbedaannya, kamu bisa memilih bentuk amal yang tepat sesuai kemampuan.

Untuk mengupas tuntas mengenai hal ini Ustadz Ammi Nur Baits menerangkan dalam tulisannya;

Secara Bahasa:

 Zakat artinya tumbuh (an-Nama’), bertambah (ar-Rii’), keberkahan (al-Barakah), dan mensucikan (at-Tathiir). (Lisan al-Arab, 14/358 dan Fathul Qadir, 2/399).

Sementara kata sedekah turunan dari kata as-Shidq yang artinya kejujuran. Karena sedekah adalah kejujuran iman orang yang mengeluarkannya. (Fathul Qadir, 2/399).

Sedangkan pengertiannya secara syariat,

▶️ Zakat: beribadah kepada Allah – Ta’ala – dengan mengeluarkan barang yang wajib dizakati untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya, dengan ukuran tertentu sesuai yang dijelaskan syariat.

▶️ Sedekah: beribadah kepada Allah dengan menginfakkan harta yang tidak diwajibkan syariat.

Meskipun terkadang istilah sedekah digunakan untuk menyebut zakat.

Dalam beberapa ayat, Allah menyebut zakat dengan sedekah.

Seperti firman Allah yang menjelaskan orang-orang yang berhak menerima zakat,

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ

Sesungguhnya sedekah itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, … (QS. at-Taubah: 60)

Yang dimaksud sedekah pada ayat ini adalah zakat.

Diantara perbedaan sedekah dan zakat,

✅ [1] Zakat adalah kewajiban dalam islam untuk komoditas tertentu, seperti emas, perak, pertanian, binatang ternak, dst.

Sementara sedekah bukan kewajiban dan tidak dibatasi jenis komoditasnya.

✅ [2] Ada syarat tertentu untuk zakat, seperti harus mencapai nishab, bertahan selama satu tahun (haul), dan dikeluarkan dengan nilai tertentu.

Sementara sedekah, tidak ada syarat khusus, tidak ada nishab (batas minimal harta), tidak harus menunggu haul, dan bisa dikeluarkan dengan jumlah berapapun, selama tidak merugikan diri sendiri atau keluarga.

✅ [3] Zakat diwajibkan untuk diserahkan kepada golongan tertentu yang telah disebutkan oleh Allah. dan tidak boleh diberikan kepada selain mereka.

Sementara sedekah bisa diberikan kepada selain 8 ashnaf, seperti anak yatim, dst.

✅ [4] Orang yang mati dan belum menunaikan zakat, wajib dibayarkan oleh ahli warisnya.

Dan pembayaran utang zakat, lebih didahulukan dari pada pembagian wasiat atau warisan.

Sementara untuk sedekah tidak ada kewajiban semacam ini.

✅ [5] Orang yang tidak membayar zakat, mendapatkan hukuman khusus di dunia dan di akhirat

Di dunia, dihukum dalam bentuk ditarik paksa zakatnya dan dihukum ta’zir sesuai keputusan pemimpin.

Ibnu Qudamah mengatakan,

وإن منعها معتقدا وجوبها, وقدر الإمام على أخذها منه, أخذها وعزره

“Orang yang tidak membayar zakat, dengan tetap meyakini bahwa itu wajib, sementara pemimpin memungkinkan untuk mengambil hartanya, maka pemimpin boleh memaksa dan memberinya hukuman ta’zir. (al-Mughni, 2/434)

Dan berhak mendapat hukuman di akhirat seperti yang disebutkan dalam hadis.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَلَمْ يُؤَدِّ زَكَاتَهُ مُثِّلَ لَهُ مَالُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُجَاعًا أَقْرَعَ لَهُ زَبِيبَتَانِ يُطَوَّقُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ يَأْخُذُ بِلِهْزِمَتَيْهِ يَعْنِي بِشِدْقَيْهِ ثُمَّ يَقُولُ أَنَا مَالُكَ أَنَا كَنْزُكَ

“Siapa yang diberi harta oleh Allah, lalu dia tidak menunaikan zakatnya, maka pada hari kiamat hartanya dijadikan seekor ular jantan aqra’ (botak karena di kepalanya ada banyak racun), yang berbusa dua sudut mulutnya. Ular itu dikalungkan (di lehernya) pada hari kiamat. Ular itu memegang dengan kedua sudut mulutnya, sambil berkata,’Saya adalah hartamu, saya adalah simpananmu.” (HR. Bukhari 1403).

Sementara untuk orang yang tidak menyerahkan sedekah, tidak ada ancaman semacam ini.

✅ [6] Menurut 4 madzhab, zakat tidak boleh diberikan kepada anak, cucu dst ke bawah, juga tidak boleh diberikan ke bapak, kakek, dst. ke atas.

Sementara sedekah bisa diberikan kepada anak atau orang tua.

Sekarang kamu tidak perlu bingung lagi mengenai perbedaan zakat dan sedekah. Kamupun dapat menunaikannya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Lanjutkan kebaikan dengan mengajak orang lain untuk menunaikannya.

FEATURED

Yayasan BSMU Resmikan Rumah Belajar Quran Bina Santri Indonesia

Jakarta, 10 Mei 2021 – Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan peresmian Rumah Belajar Quran Bina Santri Indonesia pada hari Jum’at (7/5) di Cikupa, Tangerang.

Setelah sebelumnya diresmikan Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia di Cimahi, Jawa Barat pada Jum’at (16/4), acara peresmian di Cikupa ini merupakan peresmian bangunan wakaf kedua yang diadakan pada bulan Ramadan 1442 H. Seremonial peresmian ini dilaksanakan secara hybrid, dan dihadiri oleh Suhendar selaku Ketua Pengurus Yayasan BSMU, Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif BSMU, Gunawan Hartoyo selaku RCEO IV Jakarta 1 BSI sekaligus wakif atas Rumah Belajar Quran, serta Ustadz Didin selaku Pembina Rumah Belajar Quran Cikupa, serta tokoh masyarakat sekitar.

Rumah belajar quran ini merupakan bangunan wakaf yang pengelolaannya diserahkan kepada Yayasan BSMU, dan berbeda dengan peresmian rumah tahfidz sebelumnya yang dapat menampung penginapan bagi para santri, untuk rumah belajar quran di Cikupa ini hanya diperuntukan bagi santri yang pulang pergi dalam pelaksanaan pembelajarannya, dan terbuka untuk umum setiap akhir pekannya. Usia santri yang belajar disini mulai dari TK sampai dengan SMA, serta penyediaan kurikulum pembelajarannya juga akan
dikelola langsung oleh Yayasan BSMU. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan simbolis penyerahan program santunan THR Yatim kepada 50 anak yatim yang diserahkan langsung oleh Sukoriyanto.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program Ramadan Hebat dan Wakaf Rumah Tahfidz yang diusung oleh Yayasan BSMU secara berkelanjutan, dengan tujuan dapat menebar manfaat bagi yang membutuhkan, serta meraih keberkahan khususnya pada bulan suci Ramadan 1442 H ini, sehingga dapat memberikan kemaslahatan secara merata, sesuai dengan konsep Sustainable Development Goals (SDGs). Ketua Pengurus Yayasan BSMU, Suhendar mengemukakan bahwa program ini diharapkan dapat melahirkan santri yang tidak hanya hafal 30 Juz Al-Qur’an, namun juga terampil dari segi akademik, sosial, entrepreneur, dan berakhlak mulia.

“Terima kasih kepada para wakif sehingga peresmian Rumah Belajar Quran Bina Santri Indonesia ini dapat berjalan dengan baik. Semoga program berkelanjutan ini dapat terus terlaksana di daerah lainnya tanpa kendala biaya, karena hadirnya wakaf tunai yang juga difasilitasi Bank BSI”, ujar Suhendar.

Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif BSMU menambahkan, “Dengan adanya program ini kami berharap agar semakin banyak orang yang tergugah untuk berwakaf, dan semoga hadirnya Rumah Belajar Quran ini membawa keberkahan bagi kita semua, khususnya warga di sekitar rumah belajar quran. Wakaf tentunya akan digunakan untuk tujuan sosial yang memberikan dampak membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Semoga program-program ini dapat terus berlanjut dan hadir di wilayah lainnya. Terima kasih juga kepada para donatur yang telah mempercayakan dana-dana ZISWAF nya untuk dikelola oleh BSMU.”

FEATURED

Laznas BSMU Resmikan Rumah Tempe dan Salurkan THR Yatim Dhuafa

Jakarta, 10 Mei 2021 – Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) melakukan peresmian Rumah Tempe yang berlokasi di Yayasan Seribu Pulau (YSP) Setu Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (6/5). Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan dan kolaborasi antara Laznas BSMU dengan YSP yang merupakan mitra dalam membina anak-anak yatim dhuafa. Para yatim dhuafa yang berada di YSP ini diberikan tiga kemampuan dasar yaitu, dalam memahami Al-Qur’an, bahasa, serta entrepreneur.

Rumah Tempe merupakan tempat khusus untuk mengolah dan memproduksi tempe, mulai dari bahan mentah sampai dengan produk yang siap dipasarkan. Dengan diresmikannya Rumah Tempe ini, para yatim dhuafa di YSP jadi punya tempat untuk memproduksi tempe yang berkualitas, dan juga langsung dapat dipasarkan di sekitar YSP. Salah satu kelebihan yang dimiliki adalah, limbah dari tempe ini nantinya akan digunakan kembali sebagai pakan ikan, sehingga dapat menjadi produk yang siap untuk dijual, dan tidak ada lagi limbah dari tempe yang tersisa atau terbuang. Hadirnya Rumah Tempe ini juga diharapkan dapat memberikan keterampilan dan kemampuan bagi para yatim dhuafa untuk menjadi seorang entrepreneur di masa depan.

Fauzi Indrianto selaku Direktur Implementation & Program mengatakan, “Semoga anak-anak yatim yang ada disini nanti akan lulus dan dapat menjadi entrepreneur yang sukses. Semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat untuk pengembangan Yayasan Seribu Pulau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mengamanahkan dananya untuk dapat disalurkan kepada yang membutuhkan.”

Iman Surahman selaku Pendiri Yayasan Seribu Pulau menyatakan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan untuk rumah tempe dan juga THR yatim. Semoga anak-anak ini dapat menjadi orang yang sukses dan donatur diberikan keberkahan karena telah mewujudkan mimpi bagi anak-anak yatim dhuafa disini.

Selain itu, dihari yang sama Laznas BSMU juga memberikan paket THR Yatim Dhuafa bagi 60 anak yatim yang berada di YSP, dan kegiatan penyaluran paket THR Yatim Dhuafa lainnya yang dilakukan di beberapa titik lain di Jabodetabek. Salah satunya pada hari Kamis (6/5) pagi pukul 10.00 WIB, Laznas BSMU bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) juga telah memberikan paket THR Yatim Dhuafa kepada 50 anak yatim dhuafa yang lokasi penyerahannya dilakukan di Masjid Al Ihsan, Wisma Mandiri Jakarta.

Penyaluran paket THR Yatim Dhuafa ini merupakan rangkaian tebar kebaikan dari program Ramadan Hebat yang diadakan oleh Laznas BSMU sejak awal Ramadan, dan penyaluran bantuan ini akan terus dilakukan sampai dengan akhir Ramadan 1442 H.

FEATURED

Zakat Harta yang tidak boleh dilupakan

Bulan Ramadan umat muslim berbondong-bondong untuk melaksanakan kewajibannya yaitu zakat fitrah. Selain itu ada juga yang membayarkan zakat harta atau disebut juga zakat maal. Pengertian zakat harta adalah Zakat adalah harta tertentu yang dikeluarkan apabila telah mencapai syarat yang diatur sesuai hukum islam, dikeluarkan kepada 8 asnaf penerima zakat. Menurut Bahasa kata “zakat” berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah.

Bagi seseorang yang sudah memiliki penghasilan, Zakat ini merupakan sebuah kewajiban. Karena sudah memiliki kehidupan yang layak dan disarankan untuk berbagi dengan masyarakat lainnya yang belum beruntung secara keuangan dan kesejahteraan.

Ketika seorang muslim memiliki harta yang sudah sampai syarat menunaikan zakat, maka ia wajib menunaikannya karena zakat merupakan kegiatan ibadah yang harus dipenuhi. Zakat harta atau zakat mal dikeluarkan ketika sudah mencapai haul (masa) 1 tahun dan nishabnya sebesar 85 gram emas yang kemudian di setarakan dengan nilai emas yang sedang berlaku saat ini. Dari nilai tersebut yang berhak di zakati hanya 2,5%.

Ketentuan lebih lengkapnya yang berlaku bagi seseorang individu yang disarankan untuk membayarkan zakat adalah sebagai berikut:

  1. Zakat mal merupakan bagian harta miliki penuh seorang individu.
  2. Harta tersebut berkembang atau memiliki potensi yang menguntung jika dijalankan.
  3. Memiliki nisab, yaitu harta tersebut berada dalam jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan. Namun, jika belum mencapai nishab tidak diwajibkan menjadi bagian dari zakat.
  4. Seseorang yang akan berzakat memiliki kebutuhan pokok yang harus terpenuhi terlebih dahulu sebelum menyumbangkan sebagian hartanya.
  5. Seseorang yang akan berzakat tidak memiliki utang. Cara ini penting dalam tata hukum Islam, karena jika seseorang individu masih memiliki utang dan dihitung ke harta yang dizakatkan tidak memenuhi syarat nisab yang sudah ditentukan.
  6. Kepemilikan harta sudah berlangsung selama satu tahun.

Jika kamu adalah seorang muslim dan sudah memiliki ketentuan diatas maka sebaiknya disarankan untuk mambayarkan zakat harta sebagai bagian dari kehidupan beragam.

Dengan zakat dapat memberdayakan perekonomian masyarakat yang tidak mampu (mustahik) agar dapat menjadi mampu dan kemudian berzakat. Pengelolaan zakat secara professional membuat hal tersebut mungkin dilaksanakan, sehingga dana zakat yang diberikan dapat menyelesaikan perekonomian dan tidak hanya menjadi konsumsi sesaat saja.

FEATURED

Penyaluran Kupon CWLS SWR001 di Tambora

Tambora salah satu wilayah yang terletak di Jakarta Barat. Disalah satu Kelurahannya yaitu Angke menjadi salah satu wilayah terpadat, mayoritas warganya berada dibawah garis kemiskinan. Berdasarkan data BPS (2016) Angke memiliki jumlah penduduk sebanyak 35.327 jiwa dengan tingkat kepadatan 44.441 jiwa/km2 dan 11.758 KK. Masyarakat disana memiliki pendidikan rata-rata hanya tamat SD.  Diketahui penduduk Angke memiliki tingkat pendapatan ekonomi yang rendah.

Di wilayah tersebut terdapat pemukiman kumuh dan miskin (Kumis). Pada bulan Ramadan Hebat yang penuh berkah ini Wakaf BSMU melakukan penyalurkan Kupon CWLS SWR001 kepada warga di Jl. Jembatan 2 Barat RT. 01 RW. 010 Kel. Angke, Kec. Tambora Jakarta Barat, tepatnya di Musholla Al Ikhlas pada Sabtu (24/4).

Penyaluran Kupon CWLS SWR001 berupa alat bantu dengar untuk 4 orang, sembako untuk 30 orang dan beasiswa untuk pelajar yatim dhuafa berjumlah 30 orang, dengan total penerima manfaat sebanyak 64 orang.

Saefullah selaku Ketua RW 010 mengatakan, “Sangat berterima kasih atas penyaluran Kupon CWLS Retail Seri SWR001 di wilayahnya dan sangat membantu bagi warga yang membutuhkan”.

Fauzi Indrianto selaku  Direktur Development and Implementation mengatakan “Semoga bantuan yang diberikan yang berasal dari dana wakaf nasabah Bank Syariah Indonesia menjadi bermanfaat”.

Penerbitan CWLS Ritel seri SWR001 tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah untuk mendukung Gerakan Wakaf Nasional, guna membantu pengembangan  investasi sosial dan pengembangan wakaf produktif di Indonesia. Melalui CWLS Ritel seri SWR001, Pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen agar dapat menempatkan wakaf uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.

FEATURED

Penyaluran Program Ramadan Hebat hari ke-14

Indonesia kini sedang terpuruk, pandemi menyebabkan banyak pekerja yang dirumahkan. Mereka saat ini sedang berjuang untuk sekedar bertahan hidup. Mereka inilah yang harus segera mendapatkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan hidup primernya agar tercipta keadilan.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat bersama Bank Syariah Indonesia melaksanakan serangkaian program Ramadan Hebat 1442H. Adapun programnya yaitu paket berbuka puasa dan sahur, paket sembako, paket santunan yatim dan dhuafa, wakaf qur’an braille dan  layanan zakat dan fidyah.

Sasaran dari program ini adalah para buruh harian lepas, orang yang terkena PHK, guru ngaji/i, guru honorer, panti asuhan, panti jompo, dan juga pondok pesantren yang sangat membutuhkan bantuan karena berkurangnya pendapatan mereka.

Hingga tanggal 14 Ramadan 1442 H/2021 telah disalurkan bantuan paket sahur 30.100, 200 paket santunan yatim dhuafa, dan 200 paket sembako. Titik salurnya meliputi wilayah Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, dan Makasar.⁠

Rizqi Okto Priansyah menyampaikan terima kasih kepada nasabah Bank Syariah Indonesia dan para donatur Laznas BSMU yang telah menyalurkan dana ZISWAF. Bantuan ini sangat berharga sekali bagi mereka. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak/ibu”.

Ramadan hebat masih bersama kita, masih ada kesempatan untuk berbuat baik. Membayar ZISWAF di Laznas BSMU sangat muda dengan menggunakan kanal digital seperti QRIS, BSI Mobile, Transfer dan Jadiberkah.

FEATURED

Laznas BSMU Bangun Hunian Sementara di Mamuju dan Majene

BSMU Care – Pasca gempa magnitudo 6,2 yang melanda Sulawesi Barat pada Januari 2021 lalu, sebanyak 8.000 bangunan rusak sehingga membutuhkan perbaikan. Laznas BSMU melalui tim Disaster Emergency & Recovery Center (DERC) BSMU Care turut membantu masa recovery Sulawesi Barat dengan membangun 2 musholla di Kabupaten Majene dan hunian sementara (huntara) di 6 titik lokasi.

“Selain menyalurkan bantuan logistik, pembuatan MCK dan musholla pada masa tanggap darurat kemarin, kami sekarang juga membangun huntara yang berkonsep rumah tumbuh bagi masyarakat di Mamuju dan Majene, “ terang Dedy Muhardi, Koordinator DERC (Disaster Emergency & Recovery Center) BSMU Care.

Bantuan yang diberikan Laznas BSMU dikhususkan pada masyarakat yang rumahnya rata dengan tanah, memiliki kartu identitas resmi dan memiliki surat kepemilikan lahan. Huntara berukuran 4×6 meter ini dibangun melibatkan relawan dan masyarakat.

Proses pembangunan huntara masih terus berjalan hingga saat ini, BSMU Care sebagai pengeksekusi jalannya proses pembangunan merasakan tantangan tersendiri.

“Waktu pembuatan musholla kemarin dimulai sebelum Ramadan dan menghabiskan waktu sekitar 10 hari agar bisa digunakan masyarakat saat Ramadan. Sedangkan untuk pembangunan huntara dimulai saat Ramadan, sambil berpuasa kami tetap membuat huntara agar rampung sesuai jadwal awal Mei ini. Memang agak berat, namun tetap dijalani,” ujar Nanung, Relawan BSMU Care.

FEATURED

PROFIL AWARDEE ISDP 2021

Berikut ini sekilas profil awarder ISDP tahun 2021, melalui ISDP Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) lahirlah pengusaha-pengusaha milineal baru yang memiliki cita-cita yang sama yaitu memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian masyarakat disekitarnya dengan menciptakan lapangan kerja baru. Jatuh bangun telah mereka lewati hingga sampai ketitik saat ini.

SUGENG JAYA FARM

Koes Hendra Agus Setiawan, Benny Akbar Kurniawan

Fakultas Peternakan – IPB

ISDP Beasiswa ‘Paket Komplit’

Semula teman – teman di bangku kuliah meremehkan keputusan yang kami buat. Kali pertama membudidayakan ulat hongkong dilakukan pada September 2016 saat kami menginjak semester 5 di bangku kuliah dengan penuh perjuangan, hingga pada akhirnya tim yang dinamai Sugeng Jaya Farm ini bisa sampai menjadi badan usaha berbadan hukum yang bernama PT. Sugeng Jaya Grup pada April 2019. Saat itu saya, Benny Akbar Kurniawan beserta kedua sahabat saya yaitu Ongky Pratama dan Koes Hendra AS memutuskan untuk memulai dunia baru dengan memelihara ulat hongkong disebuah kandang tidak terpakai berukuran 3 x 4 meter persegi di dalam komplek kandang Fakultas Peternakan IPB. 

Jatuh bangun telah kami rasakan dalam membangun usaha, tetapi kami tetp bertahan dengan tekad terus mempertahankan apa yang sedang dirintis. Masa – masa sulit akhirnya berlalu, kami juga berinovasi dengan menciptakan beberapa produk inovasi lainnya yaitu ulat hongkong kering dalam kemasan yang saat ini berkambang dengan memproduksi aneka serangga kering dalam kemasan dan juga memproduksi konsentrat pakan untuk ruminansia. Berbagai perlombaan tentang kewirausahaan pun berhasil kami raih hingga Juara 1 Nasional.

Akhir tahun 2017 kami ikut program beasiswa ISDP (Islamic Sociopreneur Development Program). Beasiswa ini merupakan “paket komplit” karena fasilitasnya sangat menunjang para mahasiswa wirausaha. Paket mendapatkan subsidi SPP kuliah, uang pembinaan, pembinaan keislaman, pembinaan bisnis secara berkala, pendampingan bisnis hingga pemberian permodalan untuk scale up usaha yang telah berjalan maupun untuk yang akan baru memulainya. Kami mendapatkan banyak ilmu tentang usaha baik mengelola usaha, mengelola keuangan, mengelola SDM, ilmu marketing, hingga penerapan ekonomi dalam islam. Hal ini membuat orang tua saya di kampung halaman turut bangga.

Di akhir 2018 LAZ BSMU melalui program ISDP memberikan amanah kepada usaha kami dengan pemberian modal usaha yang alhamdulillah bisa membantu kami mendirikan badan usaha dan mendirikan sebuah bangunan untuk produksi di lahan aset perusahaan kita. ISDP adalah beasiswa yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa terutama mahasiswa enterpreneur sejati.

KIWAE

Latifriansyah Usman Ali

Fakultas Teknologi Pertanian – UGM

Ingin Memberikan Manfaat yang Lebih

Jogjakarta, kota wisata dan kota pelajar yang sudah familiar diketahui masyarakat Indonesia. Beragam pilihan tempat wisata, salah satu kedai makan yang menarik untuk disorot adalah ‘Kiwae’, sebuah kedai yang tidak hanya memiliki varian menu yang menggugah selera dengan harga yang terjangkau, tetapi juga misi sosialnya untuk mendukung lahirnya para UMKM (Usaha Mikro, Kecil & Menengah) di Jogjakarta.

Kedai Kiwae, didirikan oleh seorang mahasiswa UGM jurusan Teknologi Pertanian bernama Muhammad Latifriansyah Usman Ali. Ian, begitu panggilan akrabnya merintis kedai ini. Setelah mengalami jatuh bangun berkali-kali dalam bisnisnya, akhirnya Kedai Kiwae berdiri. Ian juga merupakan salah satu penerima beasiswa ISDP (Islamic Sociopreneur Development Program) dari lembaga sosial LAZNAS BSM Umat. Selama melalui hampir dua tahun mendapatkan pembinaan ISDP dan berkesempatan mendapatkan permodalan usaha sehingga dapat memperbesar Kedai Kiwae miliknya.

Dari awal berdiri pada November 2018, Kedai Kiwae memberikan pelatihan bisnis gratis bagi para UMKM di Jogjakarta. “Banyaknya beda-beda, biasanya minimal 3 kali sebulan hingga pernah 12 kali dalam sebulan” jelas Ian saat ditanyakan mengenai intensitas pelatihan yang diberikan. Hingga saat ini, ada sekitar 20 UMKM yang menjadi binaannya.

“Kedepan kami ingin lebih memberikan manfaat yang lebih, dan kami akan terus menambah aspek sociopreneur dalam usaha kami,” jelas Ian mengenai rencana pengembangan bisnisnya ke depan. Semoga Kiwae semakin maju dan semakin banyak para wirausaha yang mendukung UMKM lainnya.

PROFISH INOVASI INDONESIA

Fikrang

Ilmu Kelautan dan Perikanan, UNHAS 2015

Bertumbuh dan Berkembang Bersama Nelayan dan Petambak Indonesia

Fikrang, asli Bugis Sulawesi Selatan. Dilahirkan dari seorang ibu yang sangat hebat dan penuh kasih sayang dan dididik dengan penuh ketegasan dari seorang ayah. Fikrang adalah salah satu mahasiswa Universitas Hasanuddin. Melihat potensi lingkungan yang cukup besar dalam hal perikanan tapi belum diolah dengan maksimal sehingga belum dapat mensejahterakan kehidupan nelayan maupun petambak.

Usahanya telah mengalami ujian ditinggal partner bisnis, pelanggan yang diakuisisi oleh competitor, diusir calon pelanggan, cash flow berantakan sampai pernah uang dibawa kabur. Timnya yang awalnya berjumlah 4 orang kini tinggal 2 orang saja. Pada akhir tahun 2018 dia diumumkan lulus sebagai penerima manfaat ISDP Laznas BSMU. “Bersyukur saat terpuruk saya mendapatkan masukan dari pembina dan para mentor yang berpengalaman dari tim ISDP” ujar Fikrang.

Pada tahun 2019 didirikanlah perusahaan yang bernama PT. Profish Inovasi Indonesia (PT.PII). Perusahaan yang bergerak dibidang perikanan terpadu dengan menggunakan teknologi terdepan dan berkelanjutan. Memiliki visi menjadi perusahaan perikanan terbesar pada tahun 2045. Kini Profish memiliki 3 produk utama, pertama fintech perikanan sebagai upaya membantu para nelayan, petambak dan pata pelaku usaha perikanan untuk dapat mengakses permodalan dengan system syariah dengan prinsip gotong royong.

Kedua, budidaya udang Vanamei intensif dan semi insentif dengan tambak milenial digital. Produk ini lahir sebagai penyesuaian melihat petambak-petambak yang ada di daerah masih tertinggal secara teknologi. Selain itu juga sebagai proyek percontohan bagi para petambak wabil khusus kab. Barru. Beberapa kelebihan tambak ini adalah kontruksi dapat dibongkar pasang, penerapan teknologi pada system keamanan tambah melalui pengenalan citra wajah dan pengukuran pompa air dengan sensor ultra sonic.

Ketiga, budidaya penampungan dan ekspor kepiting bakau dengan teknologi VCF. Produk ketiga lahir dari potensi kepiting yang melimpah dan belum dimaksimalkan sehingga diexploitasi oleh kabupaten lain. Hal ini menyebabkan kesejahteraan nelayan lokal tidak sesuai dengan sumberdaya alamnya. Awalnya harga jual kepiting berkisar Rp 15.000 – Rp 45.000 per kilo kini menjadi Rp 70.000 – Rp 140.000 per kilo. Sehingga mengalami kenaikan sebesar 2 s/d 3 kali lipat. Produk yang sudah tersedia bekerjasama dengan perusahaan di Makassar untuk di ekspor.

Setelah mendapatkan bimbingan dan pembinaan dari ISDP, kini usahanya  telah mendapat omset sebesar 9-45 juta rupiah perbulan dan mulai bangkit dari keterpurukan. Usahanya pun saat ini telah memiliki 6 karyawan tetap, 20 karyawan harian, 34 mitra nelayan dan 13 titik manfaat yang berfokus di kab. Barru.

FEATURED

BSI dan Laznas BSMU Berikan Bantuan Rambu Peringatan Bencana ke Provinsi Sulawesi Barat

Mamuju, Sul-Bar – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) turut mendukung Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati setiap 26 April, dengan menyerahkan bantuan rambu peringatan bencana ke Provinsi Sulawesi Barat.

Penyaluran bantuan diwakili oleh BSMU Care, URO VIII Makassar, dan BSI KC Mamuju yang diterima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeni Anwar dan pemasangan langsung diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Sulawesi Barat dan Kab. Mamuju. 

Koordinator BSMU Care, Dedy Muhardi menerangkan bahwa, ada tiga jenis rambu kebencanaan yang diberikan. Tiga jenis rambu yang diberikan adalah rambu peringatan kawasan rawan gempa dan tsunami, jalur evakuasi dan titik kumpul. 

“Sewaktu menjalankan program respon di masa tanggap bencana, kami mengamati masih kurangnya rambu peringatan bencana. Hal inilah yang mendasari Laznas BSMU untuk memberikan bantuan selanjutnya berupa rambu peringatan bencana. Rambu peringatan bencana ini ada tiga jenis dan totalnya ada 56 rambu,” kata Dedy, Senin (26/4). 

Branch Manager BSI Mamuju, Basri menyampaikan BSI turut mendukung Hari Kesiapsiagaan Bencana. BSI berkomitmen terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan.

“BSI bekerja sama dengan Laznas BSMU memberikan bantuan berupa rambu peringatan bencana. Ini sebagai upaya kami mendukung Pemerintah dalam hal penanggulangan bencana,” ujar Basri dalam keterangan pers.

Bantuan yang disalurkan menggunakan dana zakat yang selama ini dihimpun oleh Laznas BSMU. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, zakat yang berhasil dikumpulkan Laznas BSMU rata-rata mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

FEATURED

Laznas BSMU Raih 2 Kategori Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2021

Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) yang merupakan mitra strategis dari Bank Syariah Indonesia (BSI) menerima 2 kategori penghargaan pada ajang Top CSR Awards 2021, pada Kamis (22/4) bertempat di Hotel Raffles, Jakarta. Top CSR Award merupakan ajang penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility (CSR) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business, dan bekerjasama dengan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) serta sejumlah asosiasi CSR terkemuka nasional lainnya.

Penghargaan yang diterima oleh Laznas BSMU adalah Top CSR Awards 2021 sebagai Mitra Pengelola CSR dengan predikat bintang 4, serta Top Leader on CSR Commitment Award 2021 sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi para pimpinan dalam mengawal setiap kegiatan yang dilakukan oleh Laznas BSMU. Hal ini tidak terlepas dari program-program yang dihadirkan oleh Laznas BSMU, yang dinilai memberikan dampak kemaslahatan yang luas oleh dewan juri, seperti 2 program unggulan berkelanjutanyaitu Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) dan Desa Berdaya Sejahtera Mandiri.

 

Pemberian penghargaan ini tentunya didasari oleh 3 aspek utama dalam penilaian, yaitu aspek kepatuhan (compliance) terhadap ISO 26000 tentang social responsibility, aspek GCG, dan aspek keselarasan program CSR dengan strategi dan daya saing bisnis.

Suhendar selaku Ketua Yayasan BSMU mengatakan, “Alhamdulillah, Laznas BSMU dapat memperoleh 2 kategori penghargaan pada Top CSR Award tahun 2021 ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia sebagai mitra strategis Laznas BSMU, dan juga tentunya kepada para nasabah, karyawan, serta para donatur yang telah mengamanahkan kepercayaannya kepada kami. Kami akan terus berkomitmen, serta berupaya memberikan layanan dan program-program yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat secara luas dan merata.”

Rizqi Okto Priansyah selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU menambahkan, “Penghargaan ini merupakan amanah dan dukungan yang harus diemban sebaik mungkin. Kami berharap melalui program-program yang sifatnya langsung, maupun berkelanjutan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.”

Pada bulan Ramadan 1442 H ini, Laznas BSMU juga turut serta aktif dalam menyalurkan bantuan kepada para masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi covid-19 yang belum usai. Melalui program donasi Ramadan Hebat, Laznas BSMU menghadirkan program bantuan berupa paket berbuka dan sahur, paket sembako, paket santunan yatim dhuafa, paket wakaf qur’an braille, serta layanan zakat fitrah dan fidyah yang dapat diakses melalui aplikasi Bank Syariah Indonesia Mobile atau portal Jadiberkah.id.

FEATURED

Laporan Kegiatan Penyaluran Kupon CWLS SWR001

Program penangkaran benih padi yang dilaksanakan oleh kelompok Tani Gapsera Sejahtera Mandiri merupakan program usaha tani yang telah dilaksanakan sejak tahun 2019 dengan melibatkan petani yang belum menerima manfaat program desa Berdaya Sejahtera Mandiri. Usaha tani penangkaran benih padi setempat tidak dilaksanakan satu musim tanam di tahun 2020 dikarenakan adanya keterbatasan.

Saat ini kelompok Tani Gapsera Sejahtera Mandiri telah melaksanakan musim tanam pertama untuk penangkaran benih padi dengan melibatkan 8 petani dengan luasan areal penangkaran mencapai 5 Ha yang berada di kampung Rejo Asri Kec. Seputih  Raman Kabupaten Lampung Tengah. Petani penerima manfaat menanam tiga jenis varietas diantaranya Nutrizinc, Ciherang dan Sintanur.

Pelaksanaan penyaluran program terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :

  1. Pencarian calon petani penangkar
  2. Pendataan administrasi calon penangkar
  3. Penyaluran melalui mekanisme perjanjian komitmen
  4. Pendampingan pelaksanaan program
  5. Evaluasi pelaksanaan program

Agar program ini dapat lebih berkembang maka diadakan kerja sama dengan  Balai Besar pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BB-PPMB TPH) – Depok Jawa Barat sebagai mitra pengadaan benih sumber dengan mekanisme revolving program. Mitra kerja berikutnya adalah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura bidang BPSBTPH sebagai mitra pengawasan legalitas produksi benih.

Mekanisme Pemberian Modal Usaha

Setiap petani penangkar mendapatkan pinjaman modal untuk usaha tani budidaya penangkaran senilai Rp 500.000 per 0,5 Ha atau setara Rp 2.000.000 per Hektar. Pinjaman yang diberikan kepada petani akan dikembalikan lagi ke kelompok setelah petani penangkar selesai melaksanakan panen calon benih. Kelompok tani juga memberikan keringanan untuk petani yang mengalami gagal panen untuk dapat mengembalikan sesuai waktu yang diinginkan oleh petani. Modal yang diberikan kepada petani berupa pinjaman dikarenakan modal itu akan tetap dan dapat diberikan untuk penanaman penangkaran dimusim selanjutnya.

Kelebihan Pendapatan Penerima Program

Petani yang menerima program akan mendapatkan kelebihan dari penjualan calon benih padi per setiap kilogramnya senilai Rp200. Acuan harga dasar merujuk dari para tengkulak gabah. Contoh : Pembelian gabah dari para petani penangkar, apabila petani mendapatkan hasil panen mencapai 5 ton calon benih padi, dan tengkulak membeli harga gabah pada umumnya senilai Rp5.000 maka Kelompok Tani Gapsera Sejahtera Mandiri akan membeli calon benih dari petani penerima program senilai Rp5.200 yang apabila petani hanya menanam padi seperti biasanya mereka akan mendapatkan hasil senilai Rp25.000.000 dan ketika para petani mengikuti program penangkaran mereka akan mendapatkan omzet senilai Rp26.000.000 setiap musim tanam. Omzet petani akan dapat meningkat Rp1.000.000 per musim dari hasil penjualan.

Daftar Penerima Manfaat Penyaluran Kupon CWLS Seri SWR001.

Lokasi penangkaran terletak di Kampung Rama Kelandungan, Kec. Seputih Raman Kab. Lampung Tengah Provisi Lampung dengan luas tanah 5 Ha. Varietas padi yang ditanan jenis Ciherang, Inpari Nutrizinc dan Sentanur dengan penerima manfaat sebanyak 8 orang. Adapun nama-nama penerima manfaat, yaitu :

  1. Winarto 0.75 Ha jenis padi Sintanur, Ciherang
  2. Suyadi 0.25 Ha jenis padi Inpari Nutrizinc
  3. Muhammad Yusuf 0.625 Ha jenis padi Ciherang
  4. Edi Gunawan 0.75 Ha jenis padi Ciherang
  5. Supriyadi 0.875 Ha jenis padi Ciherang
  6. Hendri 0.25 Ha jenis padi Ciherang
  7. Suyadi 1 Ha jenis padi Ciherang
  8. Supriyanto 0.5 Ha jenis padi Ciherang

Ketika mulai meningkatkan hasil beras dari pedesaan, berarti kita telah mewujudkan ketahanan pangan untuk Indonesia.

FEATURED

Pemberian Santunan Yatim dan Paket Sembako untuk Dhuafa di Cimahi

CIMAHI – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Lembaga Amil zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) menyerahkan santunan yatim piatu dan sembako untuk dhuafa bertepatan dengan peresmian Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia di Jawa Barat, Jum’at (16/4). Santunan yang diberikan berjumlah 100 paket kepada yatim piatu dan dhuafa.

Penyerahan santunan dilakukan oleh Dade Darmawan RCEO BSI Region 7 didampingi oleh Fauzi Indrianto Direktur Development and Implementation ZISWAF. Bantuan diberikan kepada kepada 50 janda dhuafa yang berada di sekitar lingkungan Rumah Tahfidz Bina Santri Qur’an. Setiap penerima manfaat mendapat paket senilai Rp 200 ribu.

Selain itu juga diberikan santunan kepada perwakilan 50 yatim piatu. Setiap anak mendapatkan uang tunai senilai Rp 300 rb per anak. Yatim piatu yang disantuni juga berasal dari lingkungan sekitar Rumah Tahfidz.

Total bantuan yang disalurkan seluruhnya berjumlah Rp 25 juta. Acara peresmian dan santunan yatim piatu serta pemberian paket selesai pada pukul 16.30. Setelah itu dilanjutkan oleh acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh tamu undangan.

Santunan yatim dan dhuafa ini merupakan penyaluran dari rangkaian program Ramadan Hebat 1442 H/ 2021. Salah satu target dari penyalurannya adalah yatim piatu, dhuafa dan orang yang terdampak akibat pandemi Covid -19.

Rizqi Okto Priansyah selaku Direktur eksekutif Laznas BSMU mengatakan, “Terima Kasih kepada seluruh Nasabah Bank Syariah Indonesia dan donatur Laznas BSMU yang telah mengamanahkan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf untuk disalurkan kepada yang berhak menerima. Semoga seluruh amal kebaikan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT”.

FEATURED

Bank Syariah Indonesia dan Yayasan BSMU Resmikan Rumah Tahfidz

Cimahi, 16 April 2021 – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) meresmikan Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia di Cimahi, Jumat (16/4).

Rumah Tahfidz ini merupakan rumah tahfidz kedua yang diresmikan dan dikelola langsung oleh Yayasan BSMU. Acara dengan format hybrid ini dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan BSMU Suhendar, Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, RCEO BSI Region 7 Dade Dermawan, Pembina Rumah Tahfidz Cimahi Ustadz Jumhur, serta tokoh masyarakat sekitar.
 
Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia ini akan menampung para santri dari keluarga yang tidak mampu, dan bangunan yang menjadi rumah tahfidz ini merupakan bangunan wakaf yang pengelolaannya diserahkan kepada Yayasan BSMU. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program Wakaf Rumah Tahfidz yang diusung oleh Yayasan BSMU secara berkelanjutan, dengan tujuan dapat menebar manfaat bagi yang membutuhkan, serta meraih keberkahan khususnya pada bulan suci Ramadan 1442 H ini, sehingga dapat memberikan kemaslahatan secara merata, sesuai dengan konsep Sustainable Development Goals (SDGs).
 
Direktur Sales & Distribution Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna menuturkan, pemanfaatan Wakaf sangat relevan dengan kondisi saat ini. Wakaf tentunya akan digunakan untuk tujuan sosial yang memberikan dampak pada pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Instrumen ini akan mendorong perekonomian, dan secara spesifik juga akan mengendorse keuangan syariah di Indonesia seiring meningkatnya literasi keagamaan di masyarakat.
 
“Saya mengajak kita semua untuk menjadi agen wakaf, bukan hanya menawarkan produk wakaf, tapi juga mencontohkan untuk berwakaf. Ditambah saat ini produk wakaf sudah sangat beragam, ada wakaf tunai, wakaf temporer, dan masih banyak lagi. BSI memiliki produk yang dapat menunjang masyarakat untuk lebih mudah berzakat dan berwakaf, dan bisa diakses secara digital”, kata Anton Sukarna.
 
Ketua Pengurus Yayasan BSMU, Suhendar mengemukakan bahwa program ini diharapkan dapat melahirkan santri yang tidak hanya hafal 30 Juz Al-Qur’an, namun juga terampil dari segi akademik, sosial, entrepreneur, dan berakhlak mulia.
 
“Terima kasih kepada para wakif sehingga peresmian Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia ini dapat berjalan dengan baik. Semoga program berkelanjutan ini dapat terus terlaksana di daerah lainnya tanpa kendala biaya, karena hadirnya wakaf tunai yang juga difasilitasi Bank BSI”, ujar Suhendar.

FEATURED

Bantuan untuk Korban Bencana Alam NTT

Angin kencang dan Hujan deras yang mengguyur selam kurang lebih 7 jam mengakibatkan robohnya banyak pohon, tiang listrik dan terbangnya atap bangunan. Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan air laut naik disertai lumpur. Bencana alam badai tropis siklon seroja terjadi pada Ahad 4 April 2021 pukul 21.30 – Senin, 5 April 2021 pukul 05.00 WITA di Kota dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Akibat bencana tersebut banyak rumah roboh, genangan lumpur dimana-mana dan masyarkat kesulitan mencari air bersih. Korban meninggal di Kupang mencapai 6 jiwa dengan warga yang terdampak sebanyak 743 KK/2.190. Bangunan yang rusak mencapai 657 unit, 10 diantaranya adalah RS. Menurut salah seorang tim lapangan Laznas BSMU kondisi dilapangan jauh lebih buruk.

Penyaluran bantuan yang diwakili oleh URO VI Surabaya dan bersinergi dengan BSI Region Office IX Surabaya dan BSI KC Kupang ini, langsung diserahkan kepada Posko Baobao (paket sembako untuk 100 Kepala Keluarga), Posko Airmata (bahan logistik untuk dapur umum) dan Posko BPBD (peralatan kebersihan dan bahan logistik).

Menurut laporan dari tim BSI dan Laznas BSMU yang terjun ke lapangan, kondisi di Kupang mulai berangsur pulih. Pohon-pohon tumbang dan jalanan mulai dibersihkan. Jaringan listrik dan komunikasi mulai normal setelah sebelumnya mati total.

Regional CEO Surabaya PT. Bank Syariah Indonesia, Ali Muafa menyampaikan, BSI turut prihatin atas banjir yang terjadi di NTT dan wilayah sekitarnya (termasuk Kupang). BSI berkomitmen untuk terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

Dedi Setiawan selaku Manager BSMU Care dari Laznas BSMU menyampaikan, sebagai lembaga yang juga bergerak dalam sosial kemanusiaan, pihaknya langsung bertindak cepat untuk respon bencana di NTT.

“Tahap pertama ini (Jumat, 9 April 2021) kami memberikan bantuan paket sembako dan bahan logistik. Kami juga sedang menyusun program bantuan lanjutan bersama Kemenkes,” ujar Dedi.

FEATURED

Pembangunan Musholla Sementara Di Majene, Sulawesi Barat

Bencana gempa bumi yang menimpa Sulawesi Barat (4/1) dengan kekuatan 6,2 SR telah meluluhlantakan pemukiman dan infrastruktur masyarakat. Untuk membantu recovery bencana akibat gempa di Sulawesi Barat, Laznas BSMU menerjunkan tim Disaster Emergency Recovery Center (DERC) untuk membantu pembangunan 2 Musholla sementara di Majene.

Lokasi pembangunan mushola sementara terletak jaraknya 100 m dari jalan poros Majene dan Mamuju. Lokasi pembangunan musholla pertama ini dekat dengan pusat gempa, tepatnya di Dusun Salutambung Barat, Desa Salutambung, Kec. Ulumanda, Kab. Majene. Mushola tersebut sangat ditunggu kehadirannya oleh warga setempat.

Masyarakat secara swadaya dan gotong royong membantu pembangunannya. Dari mulai pembuatan pondasi, pendirian tiang, pengecoran, lantai semua dilaksanakan degan gotong royong. Untuk mendapatkan material musholla membutuhkan perjuangan karena hanya bisa didapatkan di Mamuju yang lokasinya berjarak 60km dari Desa Salutambung. Penerima manfaatnya sebanyak 60KK atau sekitar 400 orang.

Bangunan sementara yang didirikan oleh Laznas BSMU menggunakan kerangka baja ringan sehingga lebih aman. Semoga pembangunan Musholla sementara ini dapat selesai sebelum Ramadan tiba sehingga dapat dipergunakan untuk shalat tarawih berjamaah.

FEATURED

BSI Bersama BSMU Menyalurkan Dana ke UNHCR

Pada hari Senin 1 Maret 2021 PT Bank Syariah Indonesia Tbk. bersama Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) menyelenggarakan penyaluran bantuan untuk pengungsi muslim melalui UNHCR (The United Nations High Commisioner for Refugees). Dana yang disalurkan merupakan dana zakat. Bantuan yang diberikan untuk program kesehatan dan makanan pengungsi di seluruh Indonesia selama 1 tahun. Dana zakat yang disiapkan sebesar Rp 1 miliar.

Menurut Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna, dukungan program kemanusiaan ini merupakan salah satu komitmen pihaknya untuk memberikan kemaslahatan yang luas bagi masyarakat.

“BSI memiliki komitmen untuk menyejahterakan umat dan memberikan kebaikan bagi seluruh lapisan dan golongan masyarakat. Sinergi dengan lembaga zakat dan organisasi nirlaba seperti UNHCR merupakan salah satu wujud dari komitmen kami tersebut. Mudah-mudahan, langkah ini dapat membantu pengungsi di seluruh Indonesia,” kata Anton Sukarna dalam keterangannya.

Saat ini, dunia mengalami krisis pengungsi terburuk sepanjang sejarah dengan 79,5 juta orang mengungsi secara paksa. Dengan total 42 juta jiwa pengungsi muslim yang terusir dari negaranya karena “krisis”. Salah satu negara yang menjadi tujuan tempat berlindung bagi para pengungsi adalah Indonesia.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search