Literasi ZISWAF

Potensi ZIS Dimasa Pandemi

Jakarta – Pada 8 April 2021 telah diadakan diskusi menarik mengenai potensi ZIS dimasa pandemi, serta strategi dalam pemanfaatan donasi melalu digital. Diskusi ini  disiarkan langsung  di radio Smart FM dalam program Smart Branding, pukul 07.00. Bersama Risyad Iskandar selaku Direktur Marketing & Network Laznas BSMU, Yuswohady selaku Managing Partner Inventure dan sebagai hostnya adalah Daryl Adam.

Dalam diskusi ini menyebutkan tentang WHO mengatakan bahwa pandemi corona saat ini sudah berubah menjadi endemi. Otomatis banyak yang berubah termasuk strategi Branding dan Comunication, saat ini yang paling ampuh dimasa pandemi bukan lagi hardselling tetapi yang menyentuh sisi emosi, empati dan kepedulian terhadap konsumen.

Dalam diskusi juga membahas potensi yang sangat luar biasa yang dapat dimanfaatkan ZIS dimasa pandemi. Saat ini banyak orang yang susah, sulit dan meninggal, implikasi dari krisis kesehatan yang berlanjut pada krisis ekonomi. Banyak usaha yang gulung tikar, bahkan sebanyak 80% UKM dikabarkan telah tutup. Ketika banyak orang yang mengalami kesusahan ekonomi, ada harapan untuk bangkit karena tradisi bangsa Indonesia yang terkenal suka gotong royong, suka membantu orang yang sedang kesulitan dapat menjadi solusi tersebut.

Dalam prediksinya Yuswohadi mengatakan 4 perubahan consumer besar dari masa pandemi salah satunya adalah kita menuju emphatic society. Kaitannya dengan ziswaf adalah dimasa pandemi banyak orang yang menjadi rajin untuk memberi dan berderma  membantu saudaranya yang sedang mengalami kesulitan.

Risyad Iskandar mengatakan bahwa untuk menjawab tantangan ini, Laznas BSMU sebagai lembaga philantrophy korporasi harus mampu menangkap momentum dengan berbagai inovasinya, salah satunya memanfaatkan dunia digital serta tidak harus selalu melakukan  ‘hardselling’. Pandemi memberikan banyak pelajaran salah satunya dalam hal penyaluran yang dapat  bekerjasama dengan philantrophy yang lain untuk menebarkan kemashlahatan, misalnya, menggunakan channel digital (contohnya jadiberkah.id) dalam menyampaikan pesan-pesannya. Bersambung page 2 ..

Pages: 1 2

Tunai Zakat Tuai Manfaat

BSM Umat – Setiap harta yang kita dapatkan ternyata terdapat harta milik saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Dan harta tersebut harus dikembalikan melalui zakat, yang nantinya akan disalurkan kepada saudara-saudara yang tidak memiliki keburuntungan sebagaimana yang kita miliki saat ini.

Berzakat tidak hanya sekedar melakukan kewajiban kita, tapi juga terdapat keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala didalamnya. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya (QS. Saba: 39).

Dalam ayat tersebut Allah subhanahu wa ta’ala akan menambah harta hambanya yang telah rela melakukan kewajibannya untuk berzakat. Dan artinya zakat tidaklah mengurangi harta, tapi justru akan menambahkannya.

Sebelum hak saudara-saudara kita, yang Allah subhanahu wa ta’ala titipkan melalui gaji atau pendapatan, terpakai oleh kita, segerakanlah untuk menyalurkannya. Berikut informasi zakat BSM Umat bisa di unduh disini atau http://bit.ly/zakatjadiberkah.

Zakat bisa di golongkan menjadi beberapa, yaitu:

  1. Zakat Hewan Ternak

Adalah zakat yang meliputi hasil dari peternakan hewan. Perhitungan zakat untuk tiap tipe hewan ternak, baik nishabmaupun kadarnya berbeda-beda dan sifatnya bertingkat. Sedangkan haulnya, yakni satu tahun untuk setiap hewan.

  1. Zakat Emas dan Perak

Merupakan zakat yang wajib hukumnya dikeluarkan oleh seorang muslim dan muslimah yang mempunyai harta emas dan perak apabila telah mencapai nishab dan haul.

  1. Zakat Pertanian

Setiap tanaman yang merupakan makanan pokok dan dapat disimpan, menurut ulama Syafi’iyah, wajib dizakati. Objeknya meliputi hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis, seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan dll.

  1. Zakat Perdagangan

Apabila nilai dagangannya telah mencapai seharga emas 93,6 gram atau harga perak 624 gram, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

  1. Zakat Hasil Tambang

Hasil tambang emas atau perak apabila telah sampai nishabnya, maka wajib dikeluarkan zakatnya pada waktu penambangan dilakukan tanpa harus dimiliki selama satu tahun.

  1. Zakat Rikaz

Apabila kita menemukan harta terpendam seperti emas dan pera, maka wajib mengeluarkan zakatnya 1/5 (20%).

  1. Zakat Profesi

Zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi (hasil profesi) bila telah mencapai nishab. Profesi tersebut misalnya pegawai negeri atau swasta, konsultan, dokter, notaris, akuntan, artis dan wiraswasta.

  1. Zakat Fitrah

Zakat pribadi yang dikeluarkan pada sebelum hari Idul Fitri dan pembagiannya diprioritaskan untuk fakir miskin karena maksud utamanya adalah untuk membantu mereka pada hari lebaran.

Zakat Dalam Islam

BSM Umat – Zakat dalam terminology artinya berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. al-Baqarah[2]

Zakat merupakan salah satu rukun islam dan menjadi pilar penegak pondasi syariah islam. Dengan demikian hukum zakat menjadi wajib bagi yang sudah memenuhi syarat-syarat tertentu. Pengertian zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh orang Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima, seperti fakir miskin dan semacamnya, sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariah.

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian”. Ayat tersebut diambil dari Al Quran QS. Adz Dzariyaat : 19.

Setiap harta yang kita dapatkan ternyata terdapat harta milik saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Dan harta tersebut harus dikembalikan melalui zakat, yang nantinya akan disalurkan kepada saudara-saudara yang tidak memiliki keburuntungan sebagaimana yang kita miliki saat ini.

Macam-macam zakat terbagi 2, yaitu :

1. Zakat Nafs (jiwa), yaitu zakat fitrah

2. Zakat Mal (harta)

Zakat Maal terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. Zakat perdagangan

2. Zakat pertanian

3. Zakat hewan ternak

4. Zakat emas dan perak

Berzakat tidak hanya sekedar melakukan kewajiban kita, tapi juga terdapat keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala didalamnya. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya (QS. Saba: 39).

Dalam ayat tersebut Allah subhanahu wa ta’ala akan menambah harta hambanya yang telah rela melakukan kewajibannya untuk berzakat. Dan artinya zakat tidaklah mengurangi harta, tapi justru akan menambahkannya.

Sebelum hak saudara-saudara kita, yang Allah subhanahu wa ta’ala titipkan melalui gaji atau pendapatan, terpakai oleh kita, segerakanlah untuk menyalurkannya. Berikut informasi zakat BSM Umat http://bit.ly/zakatjadiberkah.

 

Sudahkah Kita Membayar Zakat Profesi?

Laznas BSM Umat – Zakat Penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapai nisab. Zakat ini dibayarkan dari penghasilan profesi jika telah mencapai nisab. Nisab zakat penghasilan atau profesi setara dengan 653 Kg gabah atau setara 520 kg beras, dengan besaran zakat 2,5% dari penghasilan.

Allah SWT berfirman bahwa zakat yang dibayarkan adalah untuk pensuci jiwa dan pembersih harta. Selain itu, dengan berzakat bisa membantu kondisi sekitar atau lainnya yang dalam kondisi membutuhkan. Zakat juga menjadi penyeimbang agar kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin tidaklah semakin lebar.

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat kamu membersihkan dan menyucikan mereka. Sesungguhnya doa kamu menjadi ketentraman jiwa mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At Taubah: 103)

Manfaat zakat dari segi sosial, sesungguhnya sangat memberi dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar. Tentunya penyaluran zakat diharapkan bisa melalui lembaga-lembaga zakat yang ada, contohnya Laznas BSM Umat.

Sehingga pemberian zakat bisa disalurkan secara merata ke wilayah atau daerah yang warganya membutuhkan bantuan. Hal ini berimplikasi pada meningkatnya solidaritas persaudaraan atau ukhuwah islamiyah.

Karena menunaikan zakat bisa menghilangkan jarak antara si kaya dan si miskin. Di sisi lain, kenapa harus membayar zakat di Laznas BSM Umat. Karena di lembaga ini penggunaan dana zakat akan dikelola agar penyalurannya dan kemanfaatan dana zakat bisa lebih meluas.

Seperti untuk membantu para yatim dan dhuafa, korban bencana, pembangunan masjid/mushola, dan tahfidz Alquran. Semoga zakat yang Sahabat berikan bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Amin

Yuk Kita Segera Tunaikan Zakat Penghasilan atau Profesi ke Laznas BSM Umat melalui rekening Bank Syariah Mandiri 702 620 2595 bisa juga melalui QR Code Zakat.

#Zakat #ManfaatZakat #YukZakat #LaznasBSMUmat #Ramadhan #SinergiUntukUmat #PastiBerkah

Diskusi Publik Gerakan Zakat, Ekonomi Islam, & Strategi Pengentasan Stunting

HADIRILAH DISKUSI PUBLIK !

Hari/tanggal : Jumat, 8 Maret 2019
Pukul : 13.30 – 17.00 WIB
Tempat : Surabi Bandung Enhaii, Cempaka Putih Jakarta Pusat

“Tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, peribahasa yang menggambarkan bumi Nusantara ini tidak mampu menjadi bahan bakar dalam mencegah terjadinya stunting. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 3 dari 10 anak Indonesia mengalami stunting (29,6%, berdasarkan PSG 2017). 

Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis bisa mengakibatkan bonus demografi yang terjadi di Indonesia sia-sia. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan hal ini sembari menegaskan bahwa selama ini stunting tidak disadari sebagai masalah serius.

Stunting terjadi karena kurangnya asupan makanan yang bergizi dalam jangka waktu lama, hal ini lebih banyak disebabkan karena kurangnya supply makanan, pola asuh yang tidak tepat, kemiskinan, dan variasi makanan yang kurang termanfaatkan dibalik beraneka ragamnya kekayaan alam Indonesia. Disisi lain, geliat gerakan Zakat, Infak dan Sedekah semakin meluas dan berkembang lebih dalam. Bagaimana baiknya strategi mobilisasi ZIS dan konstribusi sosial perusahaan dalam penanggulangan stunting? Ikuti diskusi public dengan tema : “Gerakan Zakat, Ekonomi Islam dan Strategi Pengentasan Stunting. Catatan Pembelajaran Respon Bencana Lombok dan Sulawesi Tengah”.

Undangan untuk pegiat zakat, relawan sosial, lembaga sosial dan pemangku kepentingan dalam pengentasan stunting.

Pendaftaran : 
Dedi : 0811313450
Anis : 0895605167280
 

Manfaat Zakat untuk Umat

Membayar zakat adalah suatu kewajiban bagi umat Muslim.

Continue Reading

Tabel Perhitungan Zakat Maal

Hitung Zakat dengan Kalkulator Zakat BSM Umat – Idul Fitri tinggal menghitung hari, sudahkan kita tunaikan zakat? Ada sejumlah aset atau harta yang dimiliki seseorang jika sudah mencapai ukuran tertentu, maka wajib dizakatkan. 

Semoga tabel zakat ini bisa memberikan kemudahan bagi Sahabat ya. 

1. Zakat profesi atau penghasilan adalah zakat yang harus dikeluarkan apabila mencapai nisab ukuran tertentu. Saat ini ukurannya adalah pendapatan setara 520 kilogram beras atau emas sebanyak 85 gram, wajib mengeluarkan zakat 2,5%.

2. Zakat perdagangan atau penghasilan hasil dari berniaga (berdagang) wajib dikeluarkan zakatnya. Jika total dari kekayaan kegiatan berdagang tersebut, setelah dikurangi kewajiban utang, telah mencapai nisab (yaitu setara nilai 85 gram emas) dan telah berusia satu tahun haul, maka besar zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5%.

3. Zakat emas dan perak apabila sudah haul satu tahun dan mencapai nisab 85 gram emas murni, besar zakatnya 2,5%. Sementara zakat perak harus mencapai haul setahun, dengan capaian nisab 595 gr perak, besar zakatnya 2,5%.

4. Zakat tabungan, yakni setiap orang Islam yang memiliki uang dan telah disimpan selama satu tahun dan nilainya setara 85 gr emas wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5%.

5. Zakat pertanian, cara penghitungannya dengan capaian nisab 653 kg gabah atau 520 kg beras jika yang dihasilkan adalah makanan pokok.

Jika selain makanan pokok, maka nisabnya disamakan dengan makanan pokok paling umum di sebuah daerah. Kadar zakat 10% bila dengan air hujan atau sungai. Kadar zakat jika diairi melalui irigasi, maka zakatnya 5%.

Segera zakat, jangan ditunda ya, biar makin berkah puasanya.

Rekening zakat Bank Syariah Mandiri (BSM): 702 620 2595 a/n Yayasan BSMU -ZKT 2

Bisa melalui QR Code BSM. Cukup scan QR codenya dari #ponsel atau #smartphone, pastikan sudah update BSM mobile banking terbaru ya.

Call Center Laz BSM Umat 08119 466 466/0813  1747 4702 atau 021-4228999

#YukZakat #Zakat #SemangatBerzakat #ManfaatZakat #BerkahZakat #Ramadhan #SinergiUntukUmat #PastiBerkah

[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Zakat

0%
Rp5.846.574,00
dari target Rp0,00

Infaq

0%
Rp150.000,00
dari target Rp0,00

Wakaf

0%
Rp50.000,00
dari target Rp0,00
  • All
  • Infaq
  • Wakaf
  • Zakat

Paket Sembako

0%
Rp0,00
dari target Rp2.500.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile 30 Juz

0%
Rp0,00
dari target Rp200.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile Per Juz

20.00%
Rp1.500.000,00
dari target Rp7.500.000,00
0 hari lagi

BSMU Care Untuk Mamuju

0%
Rp0,00
dari target Rp1.000.000.000,00
0 hari lagi

Tanggap Bencana Nasional

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Sociopreneur Program

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Beasiswa Anak Yatim

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Pengobatan Dhuafa

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Wakaf Rumah Tahfidz Dhuafa

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Bank Wakaf Mikro (BWM)

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Manfaat ketika Menunaikan Zakat Bonus

BSM Umat – Selamat atas bonus yang telah diberikan. Semoga dengan Bonus yang diterima dapat memacu prestasi  seluruh pegawai  Bank Syariah Mandiri.

Menunaikan kewajiban kepemilikan harta dengan berzakat membuat hidup #jadiberkah. Menjadikannya suci, serta mendapat janji Allah yaitu harta yang kita miliki tidak akan berkurang malah bisa berlipat ganda .

Banyak pertanyaan tentang bagaimana cara menghitung zakat bonus.

Berdasarkan pendapat Dewan Syariah Laznas BSM menyatakan bahwa Zakat Bonus pegawai tergolong kedalam zakat profesi. Dengan perhitungan 2,5% dari bonus yang didapatkan. Hal ini berdasar pada dalil :

“Jika engkau memiliki perak 200 dirham dan telah mencapai haul (satu tahun), maka darinya wajib zakat 5 dirham. Dan untuk emas, anda tidak wajib menzakatinya kecuali telah mencapai 20 dinar, maka darinya wajib zakat setengah dinar, lalu dalam setiap kelebihannya wajib dizakati sesuai prosentasenya.” (HR. Abu Dawud).

Zakat merupakan salah satu pondasi dari rukun islam. Zakat sering disebut sebagai saudara kandung sholat, karena dalil yang disebutnya sering beriringan.

Manfaat dari Zakat untuk yang menunaikannya sangat banyak, beberapa diantaranya antara lain :

1.            Zakat dapat menghapuskan dosa, sebagaimana air memadamkan api.

2.            Menjadi penyempurna islam seseorang.

3.            Menjadi bukti keimanan seorang muslim.

4.            Zakat dapat melipat gandakan harta.

5.            Zakat membersihkan harta dari unsur yang haram.

Dengan banyaknya manfaat zakat maka sebaiknya tidak menyia-nyiakan kesempatan berzakat saat mempunyai  rizki.

Mari bantu dan bahagiakan orang lain dengan membayar zakat di BSM Umat.

 

Cara Menghitung Zakat Aset Anda

Laznas BSM Umat – Aset atau harta yang dimiliki seseorang punya ukuran tertentu wajib dizakatkan.

1. Zakat perdagangan. Di mana setiap kekayaan atau penghasilan hasil dari berniaga atau berdagang wajib dikeluarkan zakatnya.

Jika nilai total dari kekayaan kegiatan berdagang tersebut, setelah dikurangi kewajiban utang, telah mencapai nisab (yaitu setara nilai 85 gram emas) dan telah berusia satu tahun haul, maka besar zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5%.

Rumusnya: (Modal yang diputar+keuntungan+piutang yang dapat dicairkan) – (utang-kerugian) x 2,5 %

2. Zakat pertanian. Cara penghitungannya dengan capaian nisab 653 kg gabah atau 520 kg jika yang dihasilkan adalah makanan pokok.

Sedangkan jika selain makanan pokok, maka nisabnya disamakan dengan makanan pokok paling umum di sebuah daerah.

Kadar zakat apabila diairi dengan air hujan, sungai, atau mata air, maka 10%.
Kadar zakat jika diairi dengan cara disiram atau irigasi, maka zakatnya 5%.  Zakat dibayarkan setiap masa panen.

3. Zakat hewan ternak. Ketentuan ini berlaku bagi muslim yang memiliki hewan ternak.

Rumusnya: Untuk hewan ternak unta antara 5-9 ekor unta, maka zakatnya senilai 1 ekor kambing. Jika 10-14 ekor unta zakatnya 2 ekor kambing. 

Untuk 15-19 ekor unta, zakatnya 3 ekor kambing. Sementara  20-24 ekor unta, zakatnya 4 ekor kambing.

Sedangkan zakat hewan ternak sapi atau kerbau, rumusnya yakni, antara 30-39 ekor sapi/kerbau, zakatnya 1 (satu) ekor sapi jantan/betina usia 1 tahun. Untuk 40-59 ekor sapi/kerbau, zakatnya 2 (dua) ekor anak sapi betina usia 2 tahun.

Jika 60-69 ekor sapi/kerbau, maka zakatnya 2 ekor anak sapi jantan. Kalau 70-79 ekor sapi/kerbau, zakatnya 2 (dua) ekor anak sapi betina usia 2 tahun  ditambah 1 (satu) ekor anak sapi jantan 1 tahun. Begitu pun perhitungan seterusnya.

Untuk kambing/domba. Jika 120 ekor, maka zakatnya 1 ekor kambing/domba. Sedangkan 120-200 ekor, zakatnya 2 ekor kambing. Sementara jika ada 201-399 ekor, maka  zakatnya 3 ekor kambing.

Kalau ada 400-499 ekor, zakatnya 4 kambing dan seterusnya setiap 100 (seratus) ekor zakatnya ditambah 1 ekor kambing.

4. Zakat emas dan perak apabila sudah haul satu tahun dan mencapai nishab 85 gram emas murni, besar zakatnya 2,5%.

Sementara zakat perak harus mencapai haul setahun, dengan capaian nisab 595 gr perak, besar zakatnya 2,5%.

5. Zakat profesi atau penghasilan. Ini adalah zakat yang harus dikeluarkan apabila pendapatan atau penghasilan mencapai nisab ukuran tertentu. Saat ini ukurannya adalah pendapatan setara 520 kilogram beras wajib mengeluarkan zakat 2,5%.

6. Zakat investasi. Zakat ini dikenakan terhadap harta yang diperoleh dari hasil investasi. Contohnya, bangunan kontrakan atau kendaraan yang disewakan.

Zakat investasi dikeluarkan pada saat menghasilkan, sedangkan modal tidak dikenai zakat. Besar zakat yang dikeluarkan 5% untuk penghasilan kotor dan 10% untuk penghasilan bersih.

7. Zakat tabungan, yakni setiap orang Islam yang memiliki uang dan telah disimpan selama satu tahun dan nilainya setara 85 gr emas wajib mengeluarkan zakat  sebesar 2,5%.

8. Zakat rikaz adalah harta temuan bisa berupa emas atau perak yang tidak diketahui pemiliknya maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 20%.

9. Zakat fitrah atau penyucian jiwa. Zakat ini wajib dibayarkan setahun sekali. Besarnya sekira 3,5 liter atau 2,7 kilogram beras atau bahan makanan yang dimakan sehari-hari.

Zakat ini dibayarkan di bulan Ramadhan sampai sebelum salat Idul Fitri. kamu yang menjadi kepala keluarga dan menafkahi banyak orang, berkewajiban pula mengeluarkan zakat fitrah tanggungan seperti anak, istri, orangtua, dan sebagainya.

Untuk meringankan pembayaran zakat, disarankan agar menyicilnya sehingga tidak perlu merasa kewalahan ketika semua kewajiban zakat jatuh tempo.

6 Keutamaan Sedekah

Laznas BSM Umat – Berbagi atau bersedekah merupakan anjuran dalam Islam, yang bertujuan untuk meringankan atau membahagiakan orang lain. Karena senang dan bahagia tak akan selamanya dirasakan, ada kalanya rasa terhimpit dan kesusahan datang.

Untuk itulah kenapa harus berbagi. Ada beberapa poin keutamaan sedekah, berikut penjelasannya:

Pertama, Allah SWT akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah. Poin ini terdapat dalam Alquran Surah Al-Hadid: 18.

“Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.”

Kedua, sedekah jadi penghapus dosa. Maka Allah SWT berjanji untuk menghapus dosa-dosanya. Keutamaan tersebut terdapat dalam hadist Rasulullah SAW yang berbunyi, “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR Tirmidzi)

Ketiga, sedekah sebagai naungan di hari akhir. Selain mendapatkan ampunan yang besar dari Allah SWT, seseorang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir nanti. Dalam sebuah hadist dinyatakan terdapat tujuh orang yang akan mendapatkan naungan dari Allah, di mana pada saat tersebut tidak ada lagi naungan selain naungan-Nya. Di antara tujuh golongan tersebut, salah satunya adalah orang yang suka bersedekah.

“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya akan menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan.” (HR Bukhari)

Keempat, adanya pintu surga khusus untuk mereka yang gemar sedekah. Pernyataan ini berdasarkan HR Bukhari dan Muslim. “Orang yang menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka dia akan dipanggil oleh salah satu pintu surga: Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan. Jika dia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, dia dipanggil dari pintu shalat. Yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad. Jika dia berasal dari golongan orang yang gemar bersedekah, maka akan dipanggil dari pintu sedekah.”

Kelima, terbebas dari siksa kubur. Di hari akhir nanti, selain bisa masuk lewat pintu khusus menuju surga, seseorang yang bersedekah akan terbebas dari siksa kubur yang menyedihkan. Rasulullah SAW bersabda: “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR Ath Thabrani)

Keenam, dijauhkan dari api neraka. Ganjaran ini merupakan janji Allah SWT bagi mereka yang gemar bersedekah adalah dijauhkan dari siksa api neraka yang menyala-nyala. Meskipun harta yang disedekahkan sedikit, namun jika dilakukan dengan keikhlasan, maka sedekah yang kecil tersebut akan berdampak besar dari dijauhkannya siksa api neraka pada diri kita.

Rasulullah SAW pun bersabda: “Jauhilah api neraka walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimat Thayyibah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari berbagai sumber

[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Zakat

0%
Rp5.846.574,00
dari target Rp0,00

Infaq

0%
Rp150.000,00
dari target Rp0,00

Wakaf

0%
Rp50.000,00
dari target Rp0,00
  • All
  • Infaq
  • Wakaf
  • Zakat

Paket Sembako

0%
Rp0,00
dari target Rp2.500.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile 30 Juz

0%
Rp0,00
dari target Rp200.000.000,00
0 hari lagi

Paket Wakaf Qur’an Braile Per Juz

20.00%
Rp1.500.000,00
dari target Rp7.500.000,00
0 hari lagi

BSMU Care Untuk Mamuju

0%
Rp0,00
dari target Rp1.000.000.000,00
0 hari lagi

Tanggap Bencana Nasional

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Sociopreneur Program

0.02%
Rp100.000,00
dari target Rp500.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Beasiswa Anak Yatim

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Zakat Pengobatan Dhuafa

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Wakaf Rumah Tahfidz Dhuafa

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi

Bank Wakaf Mikro (BWM)

0.02%
Rp50.000,00
dari target Rp300.000.000,00
0 hari lagi
Scroll to top