Edukasi

Zakat Harta yang tidak boleh dilupakan

Bulan Ramadan umat muslim berbondong-bondong untuk melaksanakan kewajibannya yaitu zakat fitrah. Selain itu ada juga yang membayarkan zakat harta atau disebut juga zakat maal. Pengertian zakat harta adalah Zakat adalah harta tertentu yang dikeluarkan apabila telah mencapai syarat yang diatur sesuai hukum islam, dikeluarkan kepada 8 asnaf penerima zakat. Menurut Bahasa kata “zakat” berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah.

Bagi seseorang yang sudah memiliki penghasilan, Zakat ini merupakan sebuah kewajiban. Karena sudah memiliki kehidupan yang layak dan disarankan untuk berbagi dengan masyarakat lainnya yang belum beruntung secara keuangan dan kesejahteraan.

Ketika seorang muslim memiliki harta yang sudah sampai syarat menunaikan zakat, maka ia wajib menunaikannya karena zakat merupakan kegiatan ibadah yang harus dipenuhi. Zakat harta atau zakat mal dikeluarkan ketika sudah mencapai haul (masa) 1 tahun dan nishabnya sebesar 85 gram emas yang kemudian di setarakan dengan nilai emas yang sedang berlaku saat ini. Dari nilai tersebut yang berhak di zakati hanya 2,5%.

Ketentuan lebih lengkapnya yang berlaku bagi seseorang individu yang disarankan untuk membayarkan zakat adalah sebagai berikut:

  1. Zakat mal merupakan bagian harta miliki penuh seorang individu.
  2. Harta tersebut berkembang atau memiliki potensi yang menguntung jika dijalankan.
  3. Memiliki nisab, yaitu harta tersebut berada dalam jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan. Namun, jika belum mencapai nishab tidak diwajibkan menjadi bagian dari zakat.
  4. Seseorang yang akan berzakat memiliki kebutuhan pokok yang harus terpenuhi terlebih dahulu sebelum menyumbangkan sebagian hartanya.
  5. Seseorang yang akan berzakat tidak memiliki utang. Cara ini penting dalam tata hukum Islam, karena jika seseorang individu masih memiliki utang dan dihitung ke harta yang dizakatkan tidak memenuhi syarat nisab yang sudah ditentukan.
  6. Kepemilikan harta sudah berlangsung selama satu tahun.

Jika kamu adalah seorang muslim dan sudah memiliki ketentuan diatas maka sebaiknya disarankan untuk mambayarkan zakat harta sebagai bagian dari kehidupan beragam.

Dengan zakat dapat memberdayakan perekonomian masyarakat yang tidak mampu (mustahik) agar dapat menjadi mampu dan kemudian berzakat. Pengelolaan zakat secara professional membuat hal tersebut mungkin dilaksanakan, sehingga dana zakat yang diberikan dapat menyelesaikan perekonomian dan tidak hanya menjadi konsumsi sesaat saja.

Bank Syariah Indonesia dan LAZ BSMU Cetak Pewirausaha Milenial Lewat Beasiswa Inkubator Bisnis

Jakarta, 25 Maret 2021 – Bank Syariah Indonesia (BSI) berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) mencetak wirausahawan baru dari kalangan milenial lewat program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Program yang berlangsung sejak 2018 serta didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini sudah mencetak 130 mahasiswa enterpreneur dari berbagai universitas di Indonesia.

 

ISDP merupakan program beasiswa inkubator bisnis untuk mencetak generasi milenial sebagai sociopreneur muslim yang cakap berwirausaha, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dan berdaya guna di masyarakat. Program ini merupakan salah satu wujud kepedulian Bank Syariah Indonesia bersama LAZ BSMU terhadap generasi milenial bangsa Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sektor UMKM yang sejalan dengan arahan Presiden RI.

 

Pada 2021, Program ISDP telah meluluskan 77 mahasiswa menjadi sociopreneur baru yang memiliki usaha di berbagai bidang. Dari jumlah tersebut, 3 diantaranya terpilih menjadi pemenang yaitu Latifriansyah – Kiwae Food, Koes Hendra & Benny Akbar – Sugeng Jaya Farm dan Bintang Wijaya – Bikin Bareng Creative. Seremoni wisuda dan penyerahan penghargaan dilakukan di Wisma Mandiri Jakarta, Kamis (25/3). Seremoni tersebut dihadiri juga oleh Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari, Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI Talkah Badrus, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Putu Rahwidhyasa serta Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar.

 

Menurut Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari, Bank Syariah Indonesia bangga dapat menghasilkan pewirausaha baru melalui program ISDP. “Kami berharap, melalui program ini akan muncul enterprenuer muda yang dapat menjadi agen kebaikan dan motor penggerak ekonomi Syariah serta bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga ke depan dapat membantu mendorong ekonomi Indonesia tumbuh ke arah yang jauh lebih baik,” kata Ngatari.

 

Kategori wirausaha pada program ISDP ini meliputi fashion, handy craft & industry kreatif, kuliner, jasa, peternakan & pertanian dan kesehatan. Pemenang dipilih dengan berbagai kriteria penilaian diantaranya proses pemasaran, produksi, keuangan, membangun SDM, pemberdayaan sociopreneur yang melibatkan masyarakat dan ramah lingkungan.

BSI sendiri, lanjut Ngatari, mendorong perkembangan sociopreneur melalui pendampingan dan penguatan modal usaha dengan berbagai produk, dari mulai tabungan, pembiayaan UMKM, serta layanan digital yang dapat memfasilitasi para sociopreneur dalam bertransaksi sesuai prinsip – prinsip syariah.

 

Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar mengemukakan, LAZ BSMU berupaya untuk menjadi Lembaga pengelola ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh, dan Wakaf) dan dan dana sosial serta dana CSR yang terpercaya, terdepan, dan modern. “Dengan bersinergi dengan Bank Syariah Indonesia, ISDP ini diharapkan dapat menciptakan unit usaha sosial yang berkontribusi pada ekonomi, sosial, atau lingkungan sesuai dengan nilai islami,” tutur Suhendar.

Profil Finalis The Most Awardee ISDP 2021

Perjalanan para finalis ISDP Contest 2021 telah sampai pada tahap tiga finalis menuju ISDP Graduation 2021. Itu artinya akan selangkah lebih dekat untuk menemukan siapa The Most Awardee ISDP 2021.

 

ISDP Graduation akan ditayangkan pada Kamis, 25 Maret 2021 pukul 09.00- 12.00 WIB Live di Youtube Laznas bsm umat. Berikut profil tiga finalis yang masuk ke tahap selanjutnya, yaitu: 

  1. Koes Hendra bersama Beny Akbar dengan brand Sugeng Jaya Farm

Berdua bertekad dan fokus untuk memajukan usaha rintisan yang bergerak dibidang budidaya ulat hongkong dan produk turunannya. Saat ini legalitasnya dalam bentuk Perusahaan yang diberi nama PT Sugeng Jaya Group.

 

Dimulai tahun 2016 hanya memproduksi ulat hongkong segar, pada tahun 2017 berinovasi dengan memproduksi ulat hongkong kering dan tahun 2018 kembali berinovasi memproduksi limbah ulat hongkong menjadi konsentrat pakan ternak untuk sapi, kambing, kerbau dan domba. Mereka berdua selalu melakukan inovasi agar dapat bertahan dan berkembang dalam wirausaha ini.

 

Sebelum bergabung dengan ISDP hanya memiliki 3 orang karyawan dan setelah 2 tahun dibina dan diinkubasi oleh ISDP Laznas BSMU dan BSI, kini karyawan telah bertambang menjadi 15 orang. Dengan 10 orang karyawan tetap dan 5 orang karyawan honorer. Semua karyawan adalah pemberdayaan warga sekitar komplek usaha.

 

Koes Hendra dan Beny berharap semoga usahanya dapat terus berkembang menebar kemashlahatan bagi masyarakat sekitar.

  1. Latifriansyah Usman Ali dengan brand Kedai Kiwae dan

Brand Kiwae dari Latifriansyah atau yang sering dipanggil ian mengusung konsep rumah makan ayam kekinian. Saat ini legalitasnya adalah dalam bentuk CV Karya Kiwae yang telah dilengkapi SIUP, TDP dan HKI.

 

Sejak tahun 2019 hingga kini kedai kiwae sudah 2x mengalami krisis. Kemudian kami melakukan startegi customer segmentation dengan melakukan kolektif data, sehingga setiap pengambilan keputusan semua berdasarkan data, hal itu berefek pada meningkatnya penjualan setiap bulannya. Kedai Kiwae di Jogjakarta menyasar segment menengah ke atas, dengan rata rate keuantungannya 20% setiap bulannya.

 

Diawal pandemi corona pada bulan maret, rumah makan sempat tutup dan ini mempengaruhi pendapatan padahal masih harus membiayai karyawan yang sudah bergabung. Alhamdulillah, Ian dan tim masih bisa bertahan sampai bisa berjualan lagi. Selama pandemi tetap mengalami progress pendapatan dari bulan ke bulan.

 

Walaupun pada awal pandemi ruko pertama digusur, hal ini jadi sangat menantang dan Alhamdulillah kami dapat survive, bahkan saat ini telah menambah 1 cabang lagi. Setelah bergabung bersama ISDP yang tadinya hanya ada 3 waitinglist frenchise kini ada 25 waiting list dan setiap bulan bertambah 2 frenchise.

 

Kedai Kiwae juga bekerjasama dengan para UKM dalam penyediaan stok barang, seperti mengambil sayuran dari sana dan diarahkan supaya SOP nya sesuai. Selain itu juga melakukan pembinaan dan diajarkan beberapa metode marketing supaya dapat sama-sama berkembang. Supaya bisa saling rangkul dimasa pandemi ini.

 

Dalam melakukan strategi sosial, Ian banyak belajar dari guru-guru ISDP yaitu ketika banyak mengalami kesulitan maka harus banyak-banyak bersedekah. Hingga saat ini masih terus aktif dalam sosial project diantaranya santunan anak yatim, pemberian makanan gratis, pembebasan piutang, bantuan secara personal dan lain sebaginya. “Alhamdulillah ini sangat bermanfaat bagi kami, mungkin melalui doa merekalah kita bisa sangat progress”, ujar Ian.

  1. Bintang Wijaya dengan brand Bikin Bareng Creative.

Berawal ditahun 2015, saat itu pasar bebas ASEAN mulai dibuka, padahal UMKM di Indonesia belum sanggup untuk bersaing. Walaupun UMKM memiliki produk yang cukup baik namun masih kekurangan dibidang foto produk dan jasa branding. Kami menginisiasi untuk menjadi sebuah jasa bagi UMKM dan starup agar tidak perlu mengeluarkan effort yang cukup besar untuk membranding produknya.

 

Yang dilakukan untuk UMKM meliputi; mengenalkan produk/jasa, menarik perhatian masyarakat untuk mau menggunakan, menaikkan angka penjualan dan menyadarkan masyarakatbahwa produk/jasa tersebut sangat dibutuhkan.

 

Dalam menjalankan bisnis sociopreneur Bintang melaksanakan workshop, sharing season, networking bersama para lulusan SMK dan para talent muda yang tidak dapat melanjutkan kuliah. Setelah itu mereka tergabung dalam program intership sehingga jika ada project yang membutuhkan SDM tambahan akan menggunakan mereka. Bikinbareng memiliki kelebihan yaitu low budget, comparable quality, leisure coordination dan up to date.

 

Setelah bergabung dengan ISDP memiliki banyak peningkatan diantaranya dapat mengukur kinerja karyawan, mampu mengadakan workshop untuk videography dan fotografer dan juga yang semula hanya memiliki 5 orang karyawan kini bertumbuh menjadi 11 karyawan. Client dari Bikinbareng Creative mulai dari UMKM kecil sampai BUMN pernah dikerjakan.

 

Keajaiban Puasa Ramadan Bagi Kesehatan

BSM Umat – Keajaiban puasa Ramadhan tidak terbantahkan lagi.

Ada jutaan manfaat yang akan dirasakan saat umat muslim menjalankannya.Dalam kondisi pandemi virus Corona banyak budaya puasa yang akan berubah. Kita tidak bisa buka puasa bersama lagi, kegiatan sholat taraweh dibatasi, tapi hal itu tidak perlu membuat cemas karena terbukti kesehatan akan menyertai orang yang berpuasa dengan menjalankan dengan baik dan benar ibadah lahiriah maupun ruhani.

Beberapa manfaat puasa untuk kesehatan adalah :

1. Menetralkan racun dalam tubuh

Berpuasa di bulan Ramadan juga bermanfaat untuk menghilangkan racun dalam tubuh. Sistem yang ada dalam tubuh akan terbantu untuk beristirahat selama beberapa waktu untuk melakukan pembersihan dan regenerasi sel, terutama pada saluran pencernaan. Hal ini berkaitan sistem kekebalan tubuh. Semakin baik keadaan sistem kekebalan tubuh maka proses penghilangan racun akan semakin maksimal.

2. Menurunkan kolesterol

Sudah banyak studi yang telah membuktikan bahwa puasa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Salah satunya adalah studi yang dimuat dalam American Journal of Applied Sciences tahun 2007. Studi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi dampak puasa Ramadan terhadap profil lipid plasma dan glukosa serum pada sejumlah mahasiswa. Hasilnya, studi tersebut menemukan bahwa puasa Ramadan terbukti bisa menurunkan kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL)dan meningkatkan kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL) dalam tubuh.

3. Menurunkan berat badan

Penelitian membuktikan bahwa puasa sepanjang hari dapat mengurangi berat badan hingga 9% dan secara signifikan mengurangi lemak tubuh selama 12-24 minggu.

Sehingga cara ini lebih efektif daripada pembatasan kalori dalam meningkatkan kehilangan lemak sekaligus menjaga jaringan otot. Namun, diperlukan konsumsi makanan sehat selama puasa.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Dengan puasa membantu memfokuskan energi tubuh untuk memerangi infeksi.

Beberapa peneliti di University of Southern California tertarik mempelajari kaitan antara puasa dan daya tahan tubuh. Menemukan bahwa rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang melawan infeksi.

Dilansir Kompas,com, para peneliti menyebut puasa sebagai “pembalik sakelar regeneratif” yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru.

“Ini memberi tanda ‘OK’ bagi sel induk untuk terus maju dan berkembang biak membangun kembali seluruh sistem,” ungkap Profesor Valter Longo dikutip dari Telegraph, Kamis (05/06/2014).

Banyaknya keajaiban puasa membuat kita semakin percaya akan kebenaran hukum dan perintah Allah SWT. Sebelum terlambat persiapkan diri menuju bulan puasa yang penuh berkah. BSM Umat memiliki banyak kegiatan untuk mengisi keberkahannya, yaitu Ramadhan Hebat 1440 H.

 

Cara Penularan Virus Corona atau COVID-19

BSM Umat – Kenaikan jumlah  orang yang positif Corona atau Covid-19 makin tinggi. Berdasarkan data dari detik.com per tanggal 31 Maret 2020 secara global dunia sudah mencapai 787,631 positif, 37,840 meninggal dunia dan 166,276 sembuh. Sedangkan data Indonesia adalah 1,528 positif, 136 meninggal dunia dan 81 sembuh.

Virus Corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).

Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap. Walaupun angka kematian penyakit ini masih rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat.

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui beberapa cara yaitu :

1.         Melalui Dorplet

Virus corona membutuhkan medium untuk tumbuh, droplet menjadi tempat yang tepat untuk bertahan hidup sampai virus tersebut mendapatkan inangnya yaitu pasien positif corona. Droplet yang kita kenal adalah yang terlihat oleh kasat mata padahal cairan droplet yang tidak kasat mata juga ada dan cairan ini bisa menempel pada benda yang lain tanpa disadari.

2.         Kontak dekat dengan personal

Orang yang mengalamii kontak langsung dengan positif corona memiliki kemungkinan besar terinfeksi sehingga para perawat dalam merawat pasien corona memerlukan APD lengkap agar tidak terpapar virus corona.

3.         Menyentuh barang yang pernah tersentuh pasien positif covid-19

Orang yang positif terkena Covid-19 sudah selayaknya melakukan isolasi mandiri karena dikhawatirkan ada virus yang menempel melalui benda-benda disekitarnya tanpa disadari. Sehingga diharapkan orang yang sedang mengisolasi diri dapat melakukan pemisahan dalam peralatan makan dan mandi.

4.         Udara (masih dalam penelitian)

Dalam Report of the WHO-China Joint Mission on Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) terdapat bagian laporan berjudul route of transmission. WHO pun menyebutkan hingga kini belum ditemukan kasus penyebaran virus corona melalui udara sehingga cara penyebaran virus corona melalui udara bukan faktor terbesar penularan penyakit berdasarkan bukti yang ada.

Namun, WHO menyarankan prosedur perlindungan menghadapi penyebaran COVID-19 dari aerosol. Prosedur ini diterapkan di fasilitas kesehatan yang menangani kasus virus corona. Aerosol merujuk pada partikel padat atau cair dalam udara atau gas lain. Partikel ini melayang sebelum mendarat di permukaan sasaran.

Penyebaran COVID-19 sangat cepat sehingga saat ini sudah dinyatakan sebagai pandemik  sudah. Kita tidak bisa berdiam diri saja, harus turut aktif bersama melawan Corona dan peduli terhadap sekeliling. Salah satu caranya bisa dengan “Cuci tangan dan menutup mulut serta hidung saat batuk atau bersin, harus dilakukan sesering mungkin untuk menghadapi virus corona,” tulis WHO dalam laporannya. Untuk informasi mengenai cara mencuci tangan yang baik bisa melihat artikel “Cara Mencuci Tangan Yang Benar”.

Cairan Pembersih Tangan (Hand Sanitizer)

BSM Umat – Saat ini, pasien positif corona semakin meningkat yaitu menjadi 514 orang dengan angka kematian adalah 40 orang dan selamat 30 orang. Hingga saat ini kegiatan mencuci tangan menjadi salah satu cara yang  efektif untuk melakukan pencegahan terhadap COVID-19. Hal ini karena dalam proses mencuci tangan dapat membuat virus tersebut mati. Namun bila kondisi jauh dari air atau sulit mendapatkan air maka hand sanitizer menjadi salah satu alternatif mencuci tangan. 

Mencuci tangan dengan sabun atau pun menggunakan hand sanitizer akan efektif jika dilakukan dengan cara yang benar dan untuk mengetahui caranya kamu bisa membaca artikel tentang Cara Mencuci Tangan Yang Benar. Hand sanitizer adalah cairan atau gel umumnya digunakan untuk mengurangi penularan. 

Pembersih tangan berbasis alkohol, dan “alkohol tangan” atau “agen antiseptik tangan” perawatan kesehatan ada dalam formulasi cairan, busa, dan gel yang mudah mengalir. Produk dengan volume alkohol 60% hingga 95% adalah antiseptik yang efektif. Konsentrasi yang lebih rendah atau lebih tinggi kurang efektif; sebagian besar produk mengandung antara 60% dan 80% alkohol. 

Dengan menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol dapat membunuh banyak jenis bakteri, termasuk bakteri yang resisten antibiotik dan bakteri  Termasuk dapat membunuh virus yang terselubung seperti virus flu, HIV dan virus corona. Kandungan alkohol dalam hand sanitizer (pembersih tangan) membutuhkan waktu 10-15 detik untuk dapat bekerja secara efektif. Sehingga dengan melakukan cara membersihkan tangan dengan benar akan membuat fungsi hand sanitizer menjadi lebih optimal.

Mandiri Syariah dalam hal menjaga kesehatan masyarakat bersama BSM Umat telah memberikan 40 hand sanitizer gratis kepada warga yang tidak mampu di daerah Pancoran Jakarta Selatan. Hal ini dianggap sangat penting karena warga yang tidak mampu sangat rentan untuk terserang virus Corona Covid19. Yuk #hadapibersamacorona dengan peduli dengan lingkungan sekitar. Untuk mendapatkan pelayanan mengenai Wabah Virus Corona dapat menghubungi BSM Umat Crisis Center Covid-19 : 0812 -9641-2453

 

Pentingnya Cuci Tangan Yang Benar

BSM Umat – Setelah melakukan berbagai macam aktivitas terkadang kita sering lupa untuk mencuci tangan, padahal tangan menjadi salah satu tempat berkumpulnya berbagai macam bakteri, kuman, dan virus yang dapat  menjadi penyebab berbagai macam jenis penyakit dan virus. Virus  COVID-19 yang saat ini sedang menjadi pandemi juga bisa menyebar melalui tangan. Hampir 90% penyakit disebarkan melalui tangan , sungguh berbahaya bukan?

Oleh karena itu, untuk mencegah penularan virus Covid 19 kita harus semakin disiplin dalam mencuci tangan setelah  melakukan aktifitas  atau menyentuh sesuatu. Mencuci tangan tidak cukup hanya menggunakan air saja tapi harus dengan menggunakan sabun. Jika hanya menggunakan air saja ada kemungkinan masih ada kuman/virus/bakteri yang tertinggal di tangan.

Tahukah kamu ada enam langkah cuci tangan yang baik dan benar. Hal ini penting agar kegiatan cuci tangan menjadi efektif untuk pencegahan COVID-19.

6 Langkah Cuci Tangan pakai Sabun yang Benar :

• Mulailah membasuh tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu gunakan sabun cuci tangan ke telapak tangan Anda secukupnya. Rekatkan antara tangan kanan dan tangan kiri Anda. Kemudian gosok kedua telapak tangan

• Gosok punggung tangan secara bergantian. Biasanya bagian ini sering terlupa orang yang cuci tangan.

• Gosok sela-sela jari tangan. Bagian jari ini kerap menjadi tempat bersarangnya kotoran dan bakteri usai beraktivitas.

• Posisi kunci tangan, agar lebih merata ke seluruh bagian tangan.

• Putar jempol kearah dalam menggunakan telapak tangan  dan sebaliknya.

• Putar ujung jari jemari tangan kanan ke telapang tangan kiri dan sebaliknya.

Untuk mendapatkan tutorial mencuci tangan dengan baik dan benar kamu bisa mendownload poster Cara Mencuci Tangan Yang Benar.

Untuk memasyarakatkan kebiasaan mencuci tangan ini, pada hari jumat kemran BSM umat telah menyalurkan alat pencuci tangan di Rusun Bidara Cina Jatinegara. Semoga dengan alat ini, masyarakat menjadi semkain mudah untuk menjaga kebersihan tangannya dan  rantai penyebaran COVID19 dapat diputus sesegera mungkin.

Pemberian pelaralatan cuci tangan sangat disamput gembira oleh warga terutama di RW16 Blok A-B Rusun Bidara Cina Jakarta. 

Sumber : Tim Simpati Umat dan www.rsbedahsiaga.co.id

 

Wakaf Al-Qur’an Braile : Cahaya Al-Qur’an untuk Muslim Tuna Netra

BSM Umat – Ramadhan tahun 2020 berbeda dari tahun sebelumnya. Ditengah kondisi serba keterbatasan, kebermanfaatan untuk umat harus tetap berjalan. Kondisi keterbatasan ini sudah dirasakan oleh para tuna netra dalam membaca Al Quran.

 

Salah satu sosok sahabat Rasulullah SAW yang dimuliakan oleh Allah SWT adalah Abdulllah Ibn Maktum. Ia sosok pembelajar yang selalu bersemangat dalam mempelajari Al-Qur’an walaupun kondisi matanya yang buta. Bahkan Rasulullah SAW pernah sampai ditegur oleh Allah karena tidak memprioritaskan Abdullah Ibn Maktum yang ingin belajar Islam ke beliau, kisahnya pun sampai diabadikan dalam surat Abasa. Dalam kisahnya, Abdullah Ibn Maktum juga diberikan kepercayaan oleh Rasulullah untuk menjadi muadzin bergantian dengan Bilal bin Rabbah.

 

Saat ini teman-teman tuna netra telah diberikan fasilitas yang mendukung untuk mempelajari agama, tetapi mereka banyak yang masih kesulitan untuk bisa membaca Al-Qur’an. Hal ini terjadi karena memang sangat sulit untuk mendapatkan Al-Qur’an khusus untuk tuna netra yang biasa disebut dengan Al-Qur’an Braille.

 

Melihat kondisi tersebut Laznas BSM Umat bersama Yayasan Umi Maktum Voice sudah tergerak sejak tahun 2019 untuk bekerjasama dalam hal melakukan pembinaan dan mengajarkan Al Qur’an Braille kepada tuna netra. Hal ini dilakukan sebagai salah satu usaha dalam rangka pemberantasan buta huruf Al Qur’an, sehingga setiap tahun akan terus bertambah tuna netra yang bisa membaca memahami dan mengamalkan Al Qur’an.

 

Dimulai pada tahun 2019 Laznas BSM Umat telah berhasil dana Wakaf Al Qur’an Braille dari nasabah dan pegawai Bank Syariah Mandiri sebesar Rp 90.750.000, dari uang tersebut sudah berhasil tersalurkan sebanyak 55 set Al Qur’an Braille kepada para tuna netra yang telah disalurkan ke 5 provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Gorontalo dan Sumatera Selatan. Adapun pengadaan penyaluran dan pembinaan Al Qur’an Braille bekerjasama dengan Yayasan Umi Maktum Voice.

 

Kemudian pada tahun 2020 ini Laznas BSM Umat mendapatkan amanah dana Wakaf Al Qur’an Braille dari nasabah dan pegawai Bank Syariah Mandiri meningkat pesat menjadi sebesar Rp 431.336.517 di bulan Maret 2020. Dengan meningkatnya dana Wakaf yang diperoleh membuat Laznas BSM Umat berencana memperluas kerjasama pengadaan penyaluran dan pembinaan Wakaf Al Qur’an Braille. Hal ini agar jangkauan manfaat untuk menyebarkan dan pembinaan Al Qur’an Braille lebih luas lagi, setelah pada tahun 2019 hanya bekerjasama dengan Yayasan Umi Maktum Voice, maka pada tahun 2020 juga akan penyaluran Al Qur’an Braille tadarus bersama Yayasan Raudlatul Maktufin.

 

Terkait pola kemitraan bantuan pada tahun 2020, untuk Penyaluran Wakaf Al Qur’an Braille tadarus ukuran 15 x 25 cm akan bekerjasama dengan Yayasan Raudlatul Maktufin Yayasan Raudlatul Maktufin. Selain mencetak Al Qur’an Braille terjemah dan tadarus, mereka juga memiliki program pembinaan Al Qur’an Braille di seluruh Indonesia. Kemudian untuk penyaluran Wakaf Al Qur’an Braille terjemah ukuran 25 x 30 cm akan bekerjasama dengan Yayasan Umi Maktum Voice Yayasan Umi Maktum Voice selain mencetak Al Qur’an Braille terjemah juga memiliki program pembinaan Al Qur’an Braille di seluruh Indonesia. Sehingga selain mendapatkan Al-Qur’an Braille, sahabat tuna netra akan dibina dan dibimbing untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

 

Program ini rencananya akan dilaksanakan selama 9 bulan terhitung dari mulai April 2020 sampai dengan Desember 2020. Kriteria penerima manfaat program ini adalah Tunanetra muslim/muslimah yang mengikuti program pembinaan Al Qur’an bersama dengan yayasan komunitas yang menyelenggarakan pembinaan belajar mengaji tuna netra.

 

Dalam hal jumlah wakaf Al Qur’an yang akan disalurkan sebanyak 255 set Al Qur’an Braille. Data sebaran penyaluran sudah di assessment oleh mitra penyaluran berdasarkan permintaan kebutuhan paket Al Qur’an Braille yang masuk kepada mitra. Disalurkan ke 14 provinsi dari Aceh sampai Maluku Utara, dengan provinsi terbanyak yang memperoleh bantuan adalah di Jawa Tengah (82), NTB (50) dan Jawa Barar (42). Harapannya dalam program ini bisa Memberikan kemudahan dalam mendapatkan Al Qur’an Braille bagi tunanetra muslim di seluruh Indonesia, sehingga nantinya muslim Indonesia akan bebas dari buta baca Al-Qur’an.

Makanan Sehat di Bulan Ramadan

BSM Umat – Ramadhan kali ini sepertinya  lebih prihatin daripada tahun  sebelumnya. Meskipun begitu,  jangan sampai hal ini menjadikan kesenjangan sosial kepada masyarakat. Bagi kamu yang memiliki cukup rezeki,  jangan makan secara berlebihan. Makanlah  secukupnya  dan senantiasa memberikan makanan kepada yang membutuhkan.

Nutrisi yang diperlukan oleh tubuh sangat beragam. Karenanya tidak ada satu jenis makanan yang bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi itu. Hal utama yang harus diperhatikan di makanan sehat saat puasa adalah menu sahur.Makan sahur membantu menjaga metabolisme tubuh tetap dalam kondisi normal.

Berikut ini adalah menu sehat saat puasa lainnya yang bisa Anda coba, di antaranya:

•           Aneka sayuran hijau dan berwarna

Sayuran salah satu manfaatnya adalah untuk mencegah tubuh dari terhidrasi, sehingga akan tetap segar walaupun berpuasa seharian.

•           Daging merah dan ikan (protein)

Protein tak hanya berperan untuk mempercepat terbentuknya jaringan otot pada tubuh kamu. Nutrisi makro ini juga penting sebagai glikogen yang akan dipecah agar tubuh tetap berenergi, meskipun sedang berpuasa. Kamu bisa memilih telur, ayam, atau ikan daripada daging sebagai menu saat bersantap sahur.

•           Susu

Susu adalah sumber kalsium yang baik. Susu juga punya manfaat lain yaitu bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi karena kalsium bisa mencegah penggumpalan darah, memperlancar penyampaian impuls saraf dan menstabilkan detak jantung.

•           Gandum/Beras (karbohidrat)

Nutrisi satu ini juga sangat dibutuhkan tubuh saat berpuasa. Pasalnya, karbohidrat menjadi sumber energi utama yang akan digunakan oleh tubuh untuk menunjang segala aktivitas kamu sehari-hari. Kurangnya asupan karbohidrat pada tubuh tentu akan membuat kamu merasa lesu dan kurang bertenaga.

•           Buah

Buah-buahan menyediakan aneka nutrisi yang melimpah, mulai dari vitamin hingga mineral yang semuanya dibutuhkan tubuh sepanjang hari. Buah yang kaya akan vitamin C seperti jambu, jeruk, apel, nanas, semangka, dan melon dipercaya membantu proses metabolisme tubuh.

Agar badan tetap sehat selama berpuasa di tengah pandemic virus Corona, jangan lupa juga untuk menjaga pola makan. Makanan alami lebih baik daripada buatan. Menambah gula/garam berlebihan akan “merusak” manfaat makanan dan  bukannya sehat,  malah bisa memicu penyakit.

ISLAM MAJU KARENA UMATNYA BERFIKIR

Nabi Muhammad SAW berdakwah untuk mengajak orang lain keluar dari kesesatan seperti yang dilakukan beliau di Mekkah kemudian Madinah.

Kinerja dakwah Nabi terus meningkat dari yang hanya diikuti oleh segelintir orang namun menjadi sangat masif. Jejak ini terus diikuti oleh para sahabat, tabi’in, ulama dan pengikutnya sehingga Islam menyebar luas di seantero jagat.

Yang menarik adalah kalau kita amati kondisi Indonesia dan Dunia khusus Eropa dan Amerika tentang populasi umat Islam.

Di Indonesia dengan populasi masyarakat yang didominasi muslim, hari ini faktanya sudah menurun populasinya hingga 80%an. Hanya dengan waktu satu dekade yang awalnya 85%. Bahkan pernah mencapai 90%an

Mungkin ini bagian dari yang kita tidak sadari bahwa umat lain melakukan “dakwah”nya baik terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, baik memaksa atau tidak memaksa, baik secara damai atau peperangan. Atau dengan cara memberi sembako dan lain-lain. Di satu sisi kita sedih dengan kondisi ini.

Namun sisi lain kita bahagia, kalau diamati pertumbuhan Islam Dunia khususnya Amerika dan Eropa cukup pesat. 

Beberapa penelitian menyebutkan seperti peneliti dari Pew Forum on Religion and Public Life memproyeksikan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk muslim dunia adalah 1,5 persen per tahun, sementara penduduk non muslim hanya tumbuh 0,7 persen per tahun.

Penelitian bertitel ”The Future of the Global Muslim Population” ini memproyeksikan bahwa jumlah penduduk muslim pada 2030 akan mengambil 26,4 persen total populasi dunia yang diperkirakan akan mencapai sekitar 8,3 miliar jiwa.

Luar biasanya peningkatan itu diprediksi akan berlipat ganda dibandingkan peningkatan umat non muslim.

Ada perbedaan signifikan tentang karakter dan kualitas manusia yang perpindah agama ini. Di Indonesia, perpindahan agama dari Muslim menjadi non Muslim banyak karena dorongan ekonomi lemah dan kualitas pendidikan umat yang rendah. Mereka tidak menggunakan akal sehat untuk berpindah agama. Pergerakan ini banyak dialami di negara berkembang atau kecil.

Sedangkan di Eropa dan Amerika, mereka yang berpindah agama dari Non Muslim ke Muslim didominasi dari kalangan ekonomi menengah ke atas dan kualitas pendidikan tinggi. Mereka berpindah karena menggunakan akal sehat mereka dengan sebuah perenungan dan kajian terhadap ayat-ayat Allah SWT. Pergerakan ini banyak dialami di negara-negara maju.

Dampak dari semua ini dapat dibayangkan ke masa depan Islam akan lebih maju, karena orang-orang yang kembali kepada fitrah Islam adalah orang yang menggunakan akal fikirannya dan orang-orang hebat bukan sebaliknya. Tumbuh di negara maju, turun di negara kecil.

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir” (Al Baqarah: 219)

“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir” (QS Al A’raf :176)

Dengan demikian Islam akan menjadi maju dan rahmatan lil Alamin. Tetap berdakwah bil hikmah dan diajak untuk menggunakan akal sehatnya melalu berfikir. Wallahua’lam

Scroll to top