Edukasi

Cegah Osteoporosis Dengan Rutin Beribadah

Hari Osteoporosis Sedunia (World Osteoporosis Day / WOD) yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 20 Oktober, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan osteoporosis. Tahun ini tema yang diangkat adalah “THAT’S OSTEOPOROSIS”.

Dilansir dari website resmi World Osteoporosis Day menyatakan bahwa peringatan hari osteoporosis ini akan menekankan hubungan langsung antara osteoporosis (penyakit tersembunyi yang mendasari) dan patah tulang, yang memiliki dampak serius yang mengubah hidup dalam hal rasa sakit, kecacatan, dan kehilangan kebebasan.

Kebutuhan kalsium harian setiap orang berkisar 800 – 1000 mg dan rata-rata bisa didapat dari makanan yang dikonsumsi. Namun, jika asupan harian Anda ternyata belum menjamin kebutuhan kalsium dalam tubuh, bisa dibantu asupannya dari suplemen yang membantu memelihara kesehatan tulang dan mengurangi osteoporosis.

Saat ini osteoporosis tidak hanya menyerang usia lanjut usia saja, namun juga usia muda. Hal ini disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat. Selain itu juga Pada anak muda, terjadinya gangguan hormon, haid yang tidak teratur, dan konsumsi obat-obatan mengandung steroid untuk pengobatan penyakit tertentu bisa menjadi penyebab osteoporosis.

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan untuk mencegah timbulnya osteoporosis secara dini. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan yang sehat dan terus melakukan gerak fisik secara rutin.

Dalam penelitian ilmiah Isniani Herawati yang berjudul Sholat dan kesehatan, dinyatakan bahwa Shalat dapat mendeteksi osteoporosis. Sholat dapat menguatkan tulang, sedangkan osteoporosis melemahkan tulang, terutama tulang belakang, pilar tubuh yang terbungkus dengan daging. Terbentuk di usia 4 minggu masa janin, disitulah terpancang kepala, rongga dada tempat lengan tersangkut, dan panggul tempat tungkai. Pilar ini juga memuat saraf untuk setiap anggota tubuh.

Dengan demikian melakukan gerakan sholat dengan baik dan benar memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Tidak hanya kesehatan tubuh yang akan didapatkan namun juga kesehatan mental, sehingga kehidupan yang akan dijalankan menjadi lebih produktif.

Hidup produktif merupakan salah satu ciri dari keberkahan usia. Kebermanfaatan dalam hidup merupakan sebuah kebahagiaan yang akan dipetik hingga akhirat. Cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang produktif adalah dengan banyak beramal/bersedekah, cukup 10ribu akan ada sejuta kebaikan yang bisa dilakukan.

Tips Isi Liburan Maulid Nabi Muhammad Sesuai Al Quran dan Hadist

Tips Isi Liburan Maulid Nabi Muhammad Sesuai Al Quran dan Hadist

12 Rabiul Awal tahun ini jatuh pada  Selasa 19 Oktober 2021. Pada hari ini diperingati sebagai hari lahirnya nabi Muhammad SAW. Ada yang berbeda pada maulid tahun ini karena hari liburnya bergeser menjadi tanggal 20 Oktober 2021.

Peringatan hari maulid nabi biasanya diisi dengan kegiatan pembacaan maulid atau kisah perjalanan nabi Muhammad SAW dari lahir hingga wafatnya. Dengan harapan agar umat islam semakin mengenal sosok nabinya. Namun selain itu juga diadakan berbagai kegiatan untuk mensyiarkan islam.

Peringatan maulid nabi ini juga dilakukan oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU)  di salah satu Rumah Belajar Qur’an di Tangerang. Dalam rangka maulid nabi, Rumah Belajar Qur’an Tangerang mengadakan rangkaian acara diantaranya Lomba Tahfiz, Lomba Adzan, Pemutaran film kisah Nabi Muhammad SAW, Lomba kolase Kaligrafi Nabi Muhammad SAW, Lomba shalawat,  dan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan dari tanggal 13 Oktober sampai dengan 21 Oktober 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama yang dilakukan Rumah Tahfidz BSI dan TPA Al Ikhlas yang berada di masjid, sehingga dalam pelaksanaanya dibagi di 2 tempat. Santri yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 45 orang dengan jenjang pendidikan SD  sampai dengan kelas IX.

Bagi temen temen yang ingin mengisi maulid nabi, kita ada beberapa saran kegiatan sesuai syariah:

1.Perbanyak membaca shalawat

Anjuran untuk melakukan sholawat nabi sebagaimana telah tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,” (QS. Al Ahzab: 56).

2.Membaca Siroh/kisah nabi Muhammad

Pembacaan siroh nabawi bisa dilakukan secara bersama-sama ataupun sendirian. Dengan membacanya akan semakin mengenal Rasulullah selain itu juga dapat menumbuhkan kecintaan. Semoga dengan kecintaan yang terpupuk dalam hati mendekatkan kita kepada Rasulullah kelak di hari kiamat.

3.Mencintai orang miskin

Belajar dari Kisah Rasulullah yang sangat mencintai orang miskin. Mencintai orang miskin adalah tanda keikhlasan cinta seseorang, karena dengan mencintai orang miskin maka tidak pelit dalam memberi/bersedekah. Sebagaimana pesan Rasulullah: “Barangsiapa menghilangkan kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan menghilangkannya satu kesusahan di hari Kiamat. Dan barangsiapa memudahkan kesulitan orang yang dililit hutang akan memudahkan atasnya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim no.2699)

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) menyalurkan dana Zakat Infaq masyarakat kepada fakir miskin. Di akhir tahun ini memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Walaupun hanya dengan uang 10 ribu dapat membantu berbagai program meliputi: Orangtua Asuh, Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan. Ada juga program wakaf yaitu, Wakaf Ambulance dan Wakaf Masjid Bakauheni.

4.Berpuasa di hari kelahiran nabi, yaitu hari senin

Rasulullah senantiasa  berpuasa pada hari kelahirannya. Diriwayatkan dari Abu Qatadah al-Anshari bahwa suatu ketika Nabi Muhammad SAW ditanyai mengenai kebiasaannya berpuasa di hari Senin, Nabi Muhammad SAW pun bersabda “Di hari Senin-lah aku dilahirkan dan di hari Senin-lah diturunkan (Al-Qur’an) kepadaku” (HR Muslim).

5.Memperbanyak Zikir dan Beribadah

Sebagai rasa syukur terhadap karunia yang telah Allah berikan sudah selayaknya kita mencotoh rasulullah yang senantiasa berdzikir dan beribadah. Walaupun beliau sudah menjadi manusia paling mulia dan diampuni Allah semua doanya tetap tidak pernah merasa letih untuk beribadah.

Allah SWT telah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul sekaligus menjadi uswah hasanah (suri teladan yang baik) bagi umatnya. “Laqod kaana lakum fii rasulillahi uswatun hasanatun” yang artinya “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS Al-Ahzab : 21). Untuk bisa mencintai dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad secara benar, tentunya kita harus mempelajari serta mengkaji sepak terjang beliau semasa hidupnya. Menjalankan ajarannya merupakan bukti keimanan.

Cari Berita

Berita Terbaru

Berita Terkait

Arsip Berita

Sosok Dibalik Prestasi Indonesia Meraih Gelar Thomas Cup 2020

Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai final. Piala Thomas yang didapat Indonesia ini merupakan gelar ke-14 setelah terakhir Indonesia menyabet gelar terakhir pada 2002 di Guangzhou, China.

Dalam perjalanannya, Indonesia sukses menyapu bersih tiga pertandingan fase grup, satu pertandingan perempat final, satu laga semifinal dan final Thomas Cup dengan kemenangan.

Kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020 ini didukung oleh kegigihan pemain sehingga bisa mengalahkan dominasi tim Cina yang lebih muda.

Menurut mantan atlet dan yang kini menjadi pembina badminton,Candra Wijaya mengutip BBC News Indonesia salah satu faktor yang membuat Indonesia juara Thomas Cup adalah adanya pelapis-pelapis tim beregu putra yang bisa berjuang dengan cukup gigih di pertandingan yang dilaksanakan di kota Aarhus , Denmark itu.

Total kontingen Indonesia yang bermain di Thomas Cup ada sebanyak 12 orang. Dari kontingen ini, ada nama nama besar seperti Anthony Sinisuka Ginting; Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo; serta Jonathan Christie.

Ada juga nama yang mencuri perhatian dalam pertandingan Thomas Cup tahun ini yaitu, pasangan ganda Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta  Shesar Hiren Rhustavito.

Pasangan ganda Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto dan  saat ini merupakan peringkat tujuh The Badminton World Federation (BWF) dibawah pasangan Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan peringkat pertama dan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan yang merupakan peringkat dua.

Sedangkan Shesar Hiren Rhustavito merupakan peringkat ke-19 BWF dibawah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Namun pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta Shesar Hiren Rhustavito mempunyai andil cukup besar dalam perolehan juara Thomas Cup.

Pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto merupakan penyumbang poin Indonesia di partai final Thomas Cup. Di partai final pasangan peringkat 7 dunia ini selalu unggul dari awal permainan. Keduanya tampil kompak dan solid. Kunci dari keunggulan pasangan Fajar/Rian ini adalah sikap percaya diri dan tenang serta fokus untuk mengeluarkan segenap tenaga.

Hal ini terbukti di partai final melawan China, lawan Fajar/Rian kerap kedodoran menghadapi serangan terutama di gim pertama. Kemenangan atas pasangan China ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa Fajar/Rian bukan sekadar ganda putra pelapis bagi tim Indonesia.

Selain Fajar/Rian ada juga Shesar Hiren Rhustavito. Putra asli Sukoharjo berumur 27 tahun ini mampu mencuri perhatian di panggung Piala Thomas 2021.

Shesar dua kali berhasil menjadi penentu kemenangan Indonesia. Mengutip Solopos.com, Vito panggilan akrabnya merupakan jebolan PB Djarum Kudus. Vito mampu memenangi sejumlah turnamen dan akhirnya berhasil masuk ke Pelatnas Cipayung.

Meskipun namanya kalah tenar dengan dua pasangan Indonesia lain yaitu Anthony Ginting dan Jonatan Christie, Vito mempunyai segudang prestasi di level internasional, Vito pernah menyabet medali emas beregu putra SEA Games 2019 dan tergabung dalam skuad Indonesia saat memenangi Asia Team Championship 2020.

Dukungan pemerintah dan swasta terutama Group Djarum sangat besar terhadap munculnya pahlawan untuk Indonesia. Anda sebenarnya bisa ikut menjadi pahlawan untuk Indonesia dengan mendonasikan 10 ribu Untuk Sejuta Kebaikan. Dengan program ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.  

Berjaga Menghadapi Gelombang Ketiga COVID-19

Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami penurunan, sudah 2 hari kasus COVID-19 Indonesia di bawah angka 1.000. Hingga Sabtu, 16 Oktober 2021, data Kementerian Kesehatan mencatat, jumlah kasus harian Covid-19 tercatat hanya 997 orang saja.

Update data COVID-19  global pada, Minggu 17 Oktober 2021, Indonesia berada di urutan ke-14 dunia dan ke-4 kasus Corona terbanyak di Asia dengan 4.234.011 akumulasi kasus. Walaupun demikian tetap harus waspada karena virus corona masih ada disekitar kita.

Namun sangat disayangkan saat ini masyarakat mulai terlihat banyak yang mengabaikan protokol kesehatan diantaranya dengan tidak memakai masker, tingkat cuci tangan menurun dan sudah mulai beraktifitas seolah corona sudah tidak ada. Vaksinasi yang dilaksanakan pun sebenarnya bukan penangkal melainkan hanya mengurangi resiko jika terinfeksi virus corona.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memprediksi ancaman gelombang tiga virus corona (COVID-19) yang kemungkinan besar bisa terjadi di Desember 2021, salah satunya dipicu oleh ancaman dari sejumlah varian baru mutasi virus SARS-CoV-2.

Dicky pun menilai, potensi lonjakan kasus COVID-19 tak hanya terkait aktivitas Natal dan Tahun baru (Nataru). Relaksasi dari pemerintah yang juga mulai membuka akses masuk wisatawan mancanegara berpotensi besar membawa penularan baru varian covid-19.

“Kalau saya prediksinya akhir Desember atau awal Januari itu ada potensi gelombang tiga. Penyebabnya ya selain mobilitas warga yang mulai meningkat sebelum Nataru, kemudian ditambah varian Delta yang belum selesai lho ini, dan juga varian baru lain,” kata Dicky mengutip CNNIndonesia.com, Rabu (13/10).

Ikatan Dokter Indonesia pun sedang bersiap mengantisipasi datangnya gelombang ketiga virus corona. Menurut Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI dr. Mahesa Pranadipa Maikel, MH mengatakan, beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan menggencarkan protokol kesehatan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menuntaskan vaksinasi.

“kami berharap jangan sampai terjadi gelombang ketiga, gelombang kedua adalah episode traumatis, kita enggak mau terjadi lagi” ucap dr. Mahesa mengutip antara/jpnn.

Diperlukan kerjasama antar berbagai kalangan untuk mengantisipasi datangnya gelombang ketiga COVID-19. Tidak bisa hanya mengandalkan dari tenaga kesehatan. Pandemi COVID-19 adalah masalah bersama sehingga hanya bisa diatasi jika setiap elemen masyarakat turut serta dalam penanggulangannya.

Menyusun Khutbah Jum’at Yang Sesuai Dengan Syariat Islam

Khutbah berasal dari bahasa arab yang artinya pidato atau ceramah. Namun saat ini, makna yang melekat dari kata khutbah adalah pidato keagamaan pada hari Jum’at, Idul Fitri atau Idul Adha.

Khutbah Jum’at memiliki peran penting dalam penyelenggaraan sholat Jum’at. Tanpa adanya khutbah, sholat Jum’at menjadi tidak sah. Menjadi tantangan tersendiri untuk para da’I/pendakwah untuk  menyusun khutbah yang disampaikan. Penyampaian yang monoton menyebabkan jamaah akan mudah terserang rasa kantuk sehingga tidak dapat mendengar dengan khusyu’.

Menyusun Khutbah Jum’at  membutuhkan kreatifitas agar jamaah menjadi lebih mudah menerima nilai-nilai yang disampaikan. Pembuatan khutbah Jum’at yang kreatif tentu sangat diperbolehkan, namun demikian tidak boleh keluar dari rukun-rukunnya. Adapun rukun-rukun khutbah Jum’at menurut Imam syafi’I adalah sebagai berikut:

1.Memuji Allah di kedua khutbah, yaitu dengan menyebut hamdalah dalam setiap khutbah.

Khutbah Jum’at wajib dimulai dengan  hamdalah, yaitu memuji Allah. Misalnya: Alhamdulillah, Innalhamda lillah atau alhamdulillah. Lafadz ini wajib diucapkan di khutbah pertama dan khutbah kedua.

2.Membaca Sholawat atas Nabi Muhammad SAW di kedua khutbah.

Sholawat kepada nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wassalam harus dilafadzkan dengan jelas. Misalnya usholli ‘ala Muhammad atau As-shalatu ‘ala Muhammad atau Ana mushallai ‘ala Muhammad.

3.Memberi Wasiat untuk bertakwa di kedua khutbah.

Yang dimaksud washiyat adalah perintah atau ajakan/anjuran untuk bertakwa/takut hanya kepada Allah SWT. Perkataan tersebut bisa dalam bentuk kalimat: “takutlah kalian kepada Allah” atau “marlah kita bertaqwa dan menjadi hamba yang taat’”

4.Membaca ayat suci Al-Qur’an di salah satu dari dua khutbah

Dalam khutbah Jum’at minimal ada satu kalimat ayat Alqur’an yang mengandung makna lengkap. Bukan sekedar potongan ayat yang belum lengkap pengertiannya. Belum dikatakan lengkap bila sekedar mengucapkan lafdz,”Tsumma nazhar”. Mengenai tema ayat yang dibawakan bisa bebas disesuaikan dengan tema yang diangkat.

5.Mendoakan kaum mukminin di khutbah kedua, dengan doa-doa yang sudah dikenal

Pada bagian akhir, khatib harus mengucapkan lafadz doa yang meminta kebaikan kepada Allah untuk seluruh umat islam.Misalnya kalimat: Allahummaghfir lil muslimin wal muslimat atau kalimat Allahumma ajirna minannar.

Demikianlah tuntunan dalam menulis khutbah Jum’at dengan baik dan benar. Sebagai jama’ah sholat Jum’at menjadi keutamaan untuk mendengarkan khutbah. Selain bisa mendapat pahala dari mendengarkan khutbah, jamaah sholat Jum’at dapat melipatgandakan ibadah sholat Jum’at dengan bersedekah. Membantu biaya operasional masjid dalam menjalankan aktivitasnya.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Program yang dijalankan di dalamnya salah satunya infaq/sedekah untuk membantu operasional masjid di seluruh Indonesia. Walaupun rezeki yang di infaqkan tidak besar namun kebermanfaatannya dapat menjadi berkah.

Simak Peristiwa Penting Yang Terjadi Bulan Rabiul Awal

Bulan Rabi’ul Awal disebut juga dengan bulan Maulid karena bertepatan dengan kelahiran nabi besar Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam.  Makna ar-Rabi’ mempunyai arti musim dimana tumbuhan mulai menghijau, memunculkan bunga atau musim semi.

Ada sejumlah peristiwa penting yang pernah terjadi pada bulan Rabiul Awal, diantaranya:

  1. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Rasulullah SAW dilahirkan di bulan Rabiul Awal. Tanggal kelahiran Rasulullah SAW ada banyak versi. Ada yang menyebut bahwa Rasulullah SAW lahir pada tanggal 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal dan 17 Rabiul Awal. Namun menurut hadits riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas, Rasulullah dilahirkan pada malam yang tenang :

“Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabiul Awal, Tahun Gajah.” (Imam Ibnu Hisyam, juz 1 hlm 183)

  1. Wafatnya Rasulullah SAW

Peristiwa penting yang kedua adalah bulan Rabiul Awal merupakan bulan wafatnya Rasulullah SAW. Para ulama sejarah bersepakat bahwa Rasulullah SAW wafat pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, tahun 11 Hijriah 8 Juni 632 M.

  1. Hijrahnya Kaum Muslimin

Di bulan Rabiul Awal ini peristiwa penting lainnya adalah hijrah pertama kaum muslimin ke Abisinia atau Habasyah. Rasulullah juga melaksanakan hijrah pada bulan ini.

  1. Rasulullah SAW membangun Masjid Quba

Dalam hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ke Madinah, namun ketika sedang perjalanan dan belum sampai ke Madinah, Rasulullah sempat singgah di daerah Quba, pada hari Senin 12 Rabiul Awal.

Di Quba, Rasulullah SAW tinggal di rumah keluarga Amr bin Auf selama empat hari. Dan di sanalah Rasulullah SAW membangun masjid pertama yaitu masjid Quba.

  1. Menunaikan salat Jumat pertama kali

Setelah empat hari singgah di rumah Amr bin Auf, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Ditengah perjalanan Rasulullah SAW mendapatkan wahyu untuk mengerjakan sholat Jumat.

Maka, Rasulullah SAW melakukan salat jumat bersama para sahabat, lalu berkhutbah. Dan inilah salat jumat pertama kalinya dimulai.

Setelah mengetahui banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Rabiul Awal, kita juga bisa mengisinya bulan agung ini dengan mengalirkan sejuta kebaikan. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki berbagai program untuk berbagi kebaikan. Mulai dari Orangtua Asuh, wakaf Uang, Wakaf ambulance, Wakaf Masjid Bakauheni, Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan.

 

Peran Bayt Al-Hikmah dalam Mendukung Kejayaan Islam pada masa Khilafah Abbasiyah

Islam pernah mengalami kejayaan setelah dari zaman Rasulullah. Jejaknya ada dalam berbagai bidang ilmu. Dilansir dari langit7.id salah satu sentral ilmu pengetahuan dalam peradaban islam adalah rumah kebijaksanaan atau Bayt Al-Hikmah. 

Bayt al-Hikmah merupakan perpustakaan umum pertama di Baghdad sekaligus akademi ilmu pengetahuan pertama milik umat Islam. Perpustakaan dan lembaga yang menerjemahkan naskah tulisan bahasa asing tersebut dibangun di masa Khalifah Harun Ar-Rasyid pada Abad ke-8 M

Lokasinya berada di pusat kota membuat orang mudah untuk mengunjunginya. Karya-karya filsafat, kedokteran, astronomi, matematika yang berasal dari Yunani, Persia, dan India diterjemahkan besar-besaran.

Pada masa  Khalifah Harun ar-Rasyid dan Khalifah al- Ma’mun di Bayt Al-Hikmah, Bayt al-Hikmah mengalami kemajuan cukup besar terutama dalam pengembangan keilmuan. Selama 500 tahun Baghdad menjadi tuan rumah berbagai kegiatan akademis, bahkan mencetak ilmuwan dari seluruh dunia.

BACA : Meneladani Kesuksesan Abdurrahman Bin Auf

Pembangunan Bayt Al-Hikmah

Putra Harun Ar-Rasyid, Khalifah Al-Ma’mun memiliki peran penting dalam perluasan Bayt Al-Hikmah, baik dari segi fisik maupun dari segi manfaat di bidang keilmuan. Pada masa beliau, Bayt Al-Hikmah menjadi pusat studi berbagai cabang Ilmu.

Melalui Bayt Al-Hikmah, umat Islam menyajikan kepada dunia akses ke karya-karya filsuf besar seperti Aristoteles dan Hipocrates. Tanpa peran umat Islam, tradisi keilmuan Yunani mungkin telah hilang selamanya.

Bayt Al-Hikmah tidak hanya menyimpan buku-buku berbahasa Yunani, tapi juga buku berbahasa Farsi, Aram, Ibrani, Syria, India, dan latin. Orang Kristen dan yahudi dari seluruh dunia berbondong-bondong datang dan belajar ke Bayt Al-Hikmah. Menariknya, umat Islam menyambut semua golongan yang belajar di tempat itu tanpa terkecuali.

Memiliki Cabang Ilmu yang Berbeda-beda

Bayt Al-Hikmah tak hanya menjadi tempat pengkajian ilmu filsafat dan teologi. Studi dalam metafisika, ilmu agama, aljabar, kedokteran, fisika, biologi, kimia, trigonometri, astronomi dan banyak disiplin ilmu lain berkembang di pusat intelektual ini.

Setelah mempelajari seni membuat kertas melalui ekspedisi umat Islam ke Cina, Baghdad menjadi salah satu pusat produksi dan reproduksi buku, menyederhanakan proses pembukuan sehingga buku lebih mudah diakses.

BACA : Kisah Hujrah Mus’ab Bin Umair Menjadi Pribadi Yang Luar Biasa

Ada pula observatorium astronomi, yang didirikan sebagai bagian dari Bayt Al-Hikmah, memungkinkan para astronom mengamati alam semesta. Dari situ, para astronom juga menguji kebenaran literasi yang menyinggung masalah astronomi yang dihasilkan ilmuwan India, Yunani, dan Persia.

Proyek ini melampaui kajian astronomi, karena beberapa sejarawan mengklaim kegiatan tersebut sebagai upaya sains skala besar pertama yang didukung oleh negara. Sebuah pelopor proyek astronomi seperti Large Hadron Collider di Jenewa.

Bayt Al-Hikmah menjadi rumah bagi para akademisi dan ilmuwan ternama dunia waktu itu. Ja’far Muhammad ibn Musa ibn Shakir disebut sebagai ilmuwan pertama yang mengeksplorasi gagasan bahwa benda-benda langit di sekitar kita, seperti bulan dan planet-planet, tunduk pada hukum fisika yang sama seperti di bumi.

Ja’far Muhammad menulis buku berjudul ‘Astral Motion and the Force of Attractions’, berisi pemikiran tentang kekuatan fisik yang menginspirasi Newton dan hukum gravitasi universalnya.

Ada pula Al-Kindi, filsuf ternama. Ia adalah salah satu ilmuwan terkemuka di Bayt Al-Hikmah. Ia menerjemahkan karya-karya Aristoteles, dan mengembangkannya dengan teologi Islam. Buah pemikiran Al-Kindi menjadi perdebatan di bidang ilmu Filsafat dan teologi bahkan berabad-abad setelah ia meninggal.

BACA : Berdayakan Ekonomi, Berikut Program Unggulan Laznas BSMU

Al-Khawarizmi, ahli matematika terkemuka, adalah salah satu tokoh hebat Bayt Al-Hikmah. Bersama Al-Kindi, dia memperkenalkan ke seluruh dunia bilangan yang kita gunakan saat ini yakni angka 1,2,3,4 dan seterusnya. Bukunya, Kitab al-Jebr menjadi istilah dalam ilmu matematika, yaitu Aljabar. Ia merupakan tokoh yang pertama kali meletakkan rumus-rumus matematika.

Bayt Al-Hikmah sebagai kekuatan intelektual dunia pada akhirnya runtuh, baik secara fisik maupun metaforis, akibat kekalahan Baghdad oleh bangsa Mongol pada 1258 M.

Pemerataan pendidikan merupakan salah satu kunci untuk mengembalikan kejayaan umat islam. Anak-anak yang pintar namun tidak memiliki biaya untuk sekolah dapat dibantu melalui dana zakat para muzakki.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki program yaitu orang tua asuh. Cara mengikutinya cukup mudah, tidak perlu harta yang banyak sudah dapat membantu pendidikan anak-anak yang tidak mampu. Kontribusinya dapat melalui www.bsmu.or.id atau jadiberkah.id.

Karakter Jiwa yang Sehat, Berdasarkan Perspektif Islam

Sebentar lagi kita akan akan memperingati hari kesehatan jiwa yang jatuh pada tanggal 10 Oktober. Peringatan ini diadakan pertama kali pada tahun 1992 atas prakarsa World Federation for Mental Health (WFMH), sebuah organisasi global kesehatan jiwa dengan anggota lebih dari 150 negara. Peringatan ini bertujuan agar masyarakat dunia menaruh perhatian lebih terhadap masalah kesehatan jiwa dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Kesehatan jiwa memiliki peranan penting dalam menghadapi kehidupan. Dengan jiwa yang sehat akan banyak kontribusi positif yang dapat dilakukan. Selain itu kejiwaan yang sehat juga akan mempengaruhi kesehatan fisik, menjadikan aktivitas fisik tidak terhalang oleh permasalahan yang membebani jiwa.

Menurut Undang-undang No 3 Tahun 1966 yang dimaksud dengan “Kesehatan Jiwa” adalah keadaan jiwa yang sehat menurut ilmu kedokteran sebagai unsur kesehatan, yang dalam penjelasannya disebutkan sebagai berikut:

“Kesehatan Jiwa adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain”. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi) dan memperhatikan semua segi-segi dalam kehidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain.

Islam sudah sejak lama mengajarkan umatnya selalu seimbang dalam menjalani kehidupan.Jiwa yang sehat akan melahirkan ketenangan dan selalu bertindak dengan pikiran yang jernih. Ketenangan jiwa dalam islam tercermin salah satunya adalah dengan khusyu dalam sholat, hal ini merupakan latihan jiwa menuju ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah QS Ar Ra’ad 13:28) yang artinya “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”

Diambil dari tulisan Purmansyah Ariadi yang berjudul ‘Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam’, karakter jiwa yang sehat adalah:

1.Aspek Fisik

 – Perkembangan yang normal

 – Berfungsi dalam melakukan tugas-tugasnya

 – Sehat, tidak sakit-sakitan

2.Aspek Psikis

 – Respek terhadap diri sendiri dan orang lain

 – memiliki insight dan rasa humor

 – Memiliki respon emosional yang wajar

 – Mampu berpikir realistik dan objektif

 – Terhindar dari gangguan-gangguan psikologis

 – Bersifat kreatif dan inovatif

 – Bersifat terbuka dan flexibel, tidak defensif

 – Memiliki perasaan bebas memilih, menyatakan pendapat, dan bertindak

3.Aspek Sosial

 – Memiliki perasaan empati dan kasih sayang (affection) terhadap orang lain, serta senang memberikan pertolongan kepada orang-orang yang memerlukan pertolongan (sikap alturis)

 – mampu berhubungan dengan orang lain secara sehat, penuh cinta kasih dan persahabatan

– Bersifat toleran dan mau menerima tanpa memandang kelas sosial, tingkat pendidikan politik, agama, suku, ras dan warna kulit.

4.Aspek Moral Religius

 – Beriman kepada Allah dan taat mengamalkan ajaran-Nya

 – Jujur, amanah (tanggung jawab) dan ikhlas dalam beramal

Dengan mengetahui karakteristik/ciri jiwa yang sehat, kita dapat sedini mungkin mendeteksi kondisi kesehatan jiwa. Berbuat baik kepada orang lain bisa menjadi sarana untuk memperbaiki jiwa/mental yang sedang sakit.

Menunaikan ZISWAF merupakan salah satu cara Allah untuk menjadikan umat islam untuk selalu dalam keadaan sehat sehingga dapat terus beramal dengan yang terbaik. Menyalurkan dana sedekah kepada yang membutuhkan akan menimbulkan perasaan bahagia bagi pemberi dan penerima.

Belajar Sedekah dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga

Jakarta – Harta kita adalah sebagian milik orang lain. Itu merupakan kalimat yang mungkin sering kita dengar di kehidupan. Dalam islam kita dianjutkan untuk bersikap saling bantu antar sesama dengan cara menyebarkan harta, baik dalam bentuk pemberian maupun dalam bentuk perdagangan serta tidak memendam harta untuk dijadikan miliknya sendiri.  

Syekh Kulaini dalam kitabnya, Al Kafi meriwayatkan hadits dari Imam Ja’far Shadiq, “Obati penyakitmu dengan sedekah, dan hilangkan kesulitan kesulitan dan musibah dengan sedekah. Sedekah membuang tujuh puluh setan dari apa yang ada dalam janggut seseorang, dan sedekah akan lebih dulu sampai ke tangan Allah SWT sebelum sampai ke tangan orang yang membutuhkan.” 

Dalam realitas kehidupan, tidak sedikit manusia lupa bahwa hartanya merupakan amanah Allah serta terdapat hak orang lain dalam harta tersebut. 

Ingin menjadi orang yang senantiasa beruntung? 

Dilansir dari finance.detik.com ada kisah luar biasa di zaman nabi terkait dengan keajaiban sedekah. Dalam buku ‘Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga’ karya Ahmed Al Ali, dikisahkan dari Mullah Fatih Ali bahwa seorang kawan dekatnya, laki-laki mengaku memiliki sejumlah lahan pertanian. Namun, selama setahun perekonomian di daerahnya memburuk sehingga banyak orang menderita akibat kelaparan. Akhirnya, laki-laki itu memutuskan untuk memberikan hasil panen dari salah satu ladang pertaniannya untuk orang-orang miskin. 

Ia pun pergi ke masjid dan mengumumkan kepada semua orang bahwa mereka boleh memanfaatkan tanah ladangnya, dan mengambil semua hasil panennya sesuai kebutuhan.Orang-orang pun berbondong-bondong pergi ke ladang milik sang Laki-laki dan menggarap dalam jumlah besar. Pemilik lahan tersebut cukup sibuk dengan pekerjaanya sehingga tidak pernah memperhatikan ladang pertaniannya. 

Setelah ia memanen semua lahan pertaniannya, ia teringat akan ladang yang diberikan untuk sedekah itu. Segera ia memerintah orang untuk mengumpulkan semua batang kering, tumbuhan, dan bulir-bulir yang masih tersisa. Menakjubkannya, para pegawai melihat bahwa masih ada banyak hasil panen yang tersisa. Mereka juga mendapati hasil panen melebihi hasil panen tanah pertanian yang lain. 

Terlebih lagi, umumnya tanah pertanian yang telah dipanen harusnya dibiarkan terlebih dahulu tanpa ditanami apapun selama setahun agar tanah kembali normal. Selain itu, tanah bisa memiliki mineral-mineral yang hilang.  

Kisah diatas menunjukkan bahwa orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui. Salah satu cara kita untuk memperoleh rezeki adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak bersyukur dan berdzikir. Selain itu sedekah bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu menyelesaikan permasalahan. 

Lembaga Amil Zakat Nasional seperti Bangun Sejahtera Mitra umat (BSMU) bisa menjadi salah satu tempat berinfaq/sedekah. Karena dalam penyaluran dana-dana yang terkumpul sesuai dengan asnaf penerimanya, sehingga sedekah yang disalurkan dapat tepat sasaran.  

Hebat, Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan Di Dunia

Charities Aid Foundation (CAF) menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan pada 2020. Berdasarkan World Giving Index 2021 yang disusun CAV, Indonesia memiliki skor 69%, naik dibandingkan pada 2019 yang sebesar 59%.

Dalam laporan WGI, Indonesia memiliki skor tertinggi lantaran orang yang berdonasi di tanah air mencapai 83% pada tahun lalu. Jumlah masyarakat yang menjadi sukarelawan pun mencapai 60%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.

Selain Indonesia yang bertahan di posisi teratas, daftar ini mengalami perubahan signifikan imbas pandemi Covid-19. Sebagai contoh, Amerika Serikat Amerika Serikat yang biasanya berada di posisi lima besar turun ke peringkat 19.

Baca juga: Bantuan 2.000 Paket Sembako untuk Marbot Masjid

Negara-negara yang kemudian mengisi daftar 10 besar pada 2021, antara lain Kenya (58%), Nigeria (52%), Myanmar (51%), dan Australia (49%). Kemudian, Ghana (47%), Slandia Baru (47), Uganda (46%), Kosovo (46%), dan Thailand (46%).

Sedangkan, sejumlah negara memiliki skor yang rendah dalam indeks kedermawanan ini. Mereka adalah Jepang (12%), Portugal (20%), Belgia (21%), Italia (22%), dan Korea Selatan (22%). (sumber: Katadata.co.id)

Indonesia sebagai negara yang mayoritasnya penduduknya beragama islam memberi andil yang besar atas naiknya index kedermawanan. Hal ini karena semakin banyak peduli dan bergotong royong dalam menghadapi pandemi. Karena dalam islam mengajarkan memberi kepada orang lain yang sedang mengalami kesulitan disaat diri sendiri kesulitan adalah perbuatan mulia.

Baca juga : Bantuan Sembako Untuk Isoman Covid-19

Pandemi juga telah mengajarkan bangsa Indonesia akan pentingnya arti sebuah kehidupan. Sehingga memanfaatkan hidup dengan bersedekah dan menunaikan zakat menjadi sebuah kebutuhan.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) yang menghimpun dana-dana ZISWAF dari masyarakat turut menfasilitasi melalui program-program COVID-19. Berberapa program diantaranya, bantuan makanan siap santap, sembako untuk Isoman dan warga yang terdampak, memberikan bantuan tabung-tabung oksigen kepada rumah sakit dan peminjaman tabung untuk individu. Selain itu juga turut serta dalam menyukseskan program vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah dan masih banyak bantuan lainnya yang telah diberikan dari awal pandemi hingga saat ini.

Baca juga : Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search