Didik Umat

ISDP : Tadabbur Hikmah Kisah Musibah Nabi Yusuf AS.

Pengusaha muda yang sukses dan taat beragama saat ini sangat dibutuhkan. Hal ini karena kondisi krisis ekonomi yang sedang terjadi membutuhkan pengusaha-pengusaha yang memiliki akhlak yang mulia. Untuk membentuk sociopreneur yang memiliki keimanan yang kuat, ISDP melaksanakan pembinaan keislaman yang diadakan pada pagi hari Jum’at 9 Juli 2021. Pembinaan Islam kali ini mengambil tema, “Keberkahan di balik Musibah : Tadabbur hikmah, kumpulan musibah Nabi Yusuf Alaihis Salam.” Acara diikuti oleh 30 peserta penerima beasiswa ISDP dan diselenggarakan secara online.

Sebagai narasumber dalam kajian keislaman ini adalah Us. H. M. Azzam Ismail, Lc., MA., Alumni Universitas Madinah Program Doktoral Fiqh & Ushul, IIUM, Malaysia. Melalui materi yang diberikan diharapkan para sociopreneur memahami arti penting dari sebuah ujian dan dapat mengambil hikmah dari setiap ujian yang diberikan oleh Allah Ta’ala.

Beberapa hikmah yang dapat diambil dari kisah nabi Yusuf Alaihis Salam yaitu :
1. Menuju kesuksesan kita perlu mengkondisikan keluarga agar dapat mensupport tindakan yang akan diambil. Karena ujian terberat dalam hidup ini adalah ketika keluarga tidak menerima atau tidak support terhadap yang kita lakukan. Dalam kisah Nabi Yusuf, saudaranya tidak menyukainya karena mereka iri akan perhatian yang diberikan ayah mereka kepada yusuf. Padahal ayah Nabi Yusuf (Nabi Ya’qub) telah mengetahui bahwa garis keturunan kenabian akan diwarisi oleh Yusuf. Karena rasa iri dan dengki dari para saudaranya banyak permasalahan yang timbul karenanya.
2. Ujian wanita dalam kisah Nabi Yusuf merupakan salah satu skenario Allah untuk dia yang termasuk manusia yang mukhlas (orang yang sudah teruji keimananannya). Walaupun kondisi sudah mendukung untuk berbuat keji, namun nabi Yusuf termasuk hamba yang mukhlas ketika diuji masalah wanita. Menjadi manusia yang mukhlas bisa dibentuk dengan rajin melakukan ibadah dengan tetap memperhatikan keikhlasan dalam beramal. Pribadi yang mukhlas bisa menjadikan seorang hamba kebal dari godaan setan.
3. Selanjutnya adalah ujian karakter. Ujian sexsual menjadi cara yang paling ampuh untuk menjatuhkan karakter seseorang. Nabi Yusuf dibuat secara skenario sosial menjadi orang yang bersalah sehingga akhirnya di masukkan ke dalam penjara. Namun walaupun didalam penjara beliau tetap berbuat baik dan selalu berdakwah.

Musibah yang kita alami merupakan sebuah cara Allah untuk meninggikan derajat. Namun kita harus dapat menjadikan musibah menjadi sarana bersyukur dan semakin dekat kepada Allah. Sehingga setiap musibah akan terasa ringan dan keimanan kepada Allah semakin bertambah.

Dalam penutupan acara pembinaan keislaman ISDP Lia Apriliyanti selaku Manager memberi pesan, “Begitu banyak hikmah dari siroh para nabi yang harus kita ketahui. Semua yang terjadi dalam kehidupan kita adalah skenario dari Allah yang pernah juga terjadi di jaman terdahulu, saat ini bagaimana kita bisa mengkajinya, mengimaninya, dan bertawakkal kepada Allah sebagaimana yang telah di tulis di dalam Al-Qur’an. Menjadi value ISDP adalah pembinaan keislamanan agar menjadi seorang entrepreneur yang memiliki aqidah yang kuat kepada Allah Ta’ala sebagaimana siroh nabi Yusuf Alaihis Salam. Pandemi adalah ujian, semoga Allah menjadikan kita menjadi lebih baik”.

Meneladani Kesuksesan Bisnis Abdurrahman bin Auf

Menjadi orang kaya adalah impian banyak orang tapi tahapan menuju ke sana penuh dengan perjuangan. Salah satu sahabat nabi yang terkenal kekayaannya adalah Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisahnya mengenai mengelola bisnis sehingga menjadi sukses. Berdasarkan hal tersebut Laznas BSMU pada Jum’at 25 Juni 2021 mengadakan pembinaan untuk awardee ISDP UNAIR dan UNAND.

Dengan mengangkat tema  kisah Sahabat Rasulullah “Abdurarahman bin Auf” ini diharapkan dapat meneladani sepak terjangnya. Kajian kali ini masih dilaksanakan secara online dengan dihadiri oleh 38 awarde ISDP. Pembinaan kali ini merupakan bentuk coaching one on one kepada awardee ISDP. Dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan 07.00 WIB.

Pembicara yang mengisi acara kali ini adalah Ust. Salahudi El Ayyubi, Lc., MA., Dosen Program Studi Ilmu Ekonomi Syariah IPB dan Direktur Mualaf Center Baznas. Materi yang disampaikan adalah seputar kisah berhijrahnya Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu, karakter dan kemampuannya sebagai entrepreneur, serta kisah kedermawanannya dalam membantu perjuangan islam.

Dalam kajian tersebut diberikan pelajaran mengenai rahasia bisnis Abdurrahman bi Auf Radhiallahu Anhu, yaitu:

  1. Selalu menyakini bahwa dirinya akan sukses dalam berbisnis. Memiliki ‘believe’ terhadap yang dijalani sehingga melakukan totalitas dalam membangun bisnisnya. Terpatri dalam hati bahwa hanya Allah Ta’ala yang memberi rezeki dan tidak akan pernah tertukar rezeki seorang hamba. Untuk mendapatkan ‘believe’ harus melalui proses-proses pembuktian. Pikiran juga akan mempengaruhi cara dalam bertindak. Memiliki pikiran yang negatif dapat berakibat buruk bagi usaha yang sedang dijalani.
  2. Pandai melihat peluang/kesempatan. Dimasa pandemi seorang pengusaha harus bisa melihat peluang dengan merubah cara penjualan, yang semula bertumpu kepada penjualan offline saat ini harus beralih ke online. Tanpa melakukan perubahan maka usaha tersebut tidak akan bertumbuh dan bisa akan kalah dengan pesaingnya.
  3. Kualitas barang dan jujur dalam pelayanan. Seorang pebisnis juga harus memperhatikan kualitas produk yang diproduksi dan selalu menjaga kualitas tersebut, dengan kualitas yang baik akan lebih dipercaya oleh pelanggannya. Dalam berniaga juga harus jujur, karena jujur merupakan sifat yang mulia.

Dari Abdullah Ibnu Mas’ud Radhiallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

(عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَاِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ اِلَى الْبِرِّ اِنَّ الْبِرِّيَهْدِيْ اِلَى الْجَنَّةِ (رواه البخارى ومسل

Artinya:

“Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Kempemimpinan yang terpercaya dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dan berbagainya.
  2. Sedekah. Abdurrahman bin Auf Radhiallahu Anhu tidak pernah perhitungan dalam bersedekah.

Laznas BSMU senantiasa berusaha untuk melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang memiliki jiwa sosial sehingga dengan usahanya dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Melalui dana-dana ZISWAF yang diberikan melalui lembaga maka akan memberikan dampak yang lebih besar. Tidak hanya menguntungkan secara individu tetapi juga masyarakat yang tidak mampu disekitar usaha tersebut menjadi terbantu.

NGOPI: Merasa Insecure ? BTS-in aja

Laznas BSMU kembali mengadakan pembinaan untuk para Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) dengan mengangkat tema NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) yaitu ‘Merasa Insecure? BTS-in aja’. Topik ini diangkat dengan harapan peserta Sahabat Pelajar Indonesia tetap fokus pada kemampuan diri dan selalu bersyukur atas apapun yang dimiliki tanpa perlu merasa khawatir akan pencapaian orang lain.

Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan Live Youtube dengan total peserta sebanyak 2.150 pelajar. Jumlah tersebut semakin meningkat dibanding NGOPI bulan sebelumnya. Acara ini diadakan pada Ahad (27/6) dengan dua orang narasumber yaitu Wirdatul Anisa, Psikolog dan Ridho Maulana, Awardee ISDP Universitas Andalas.

Pembicara pertama menyampaikan bahwa pengertian insecure adalah perasaan tidak mampu, kurang percaya diri dan ketidakmampuan untuk mengatasi, disertai dengan ketidakpastian dan kecemasan tentang tujuan seseorang, kemampuan atau hubungan dengan orang lain. Karakteristik orang yang insecure; 1. Perasaan tertolak, tidak dicintai 2. Perasaan gelisah, tidak aman, yang kosisten 3. Perasaan dikucilkan, tertinggal, diabaikan 4. Perasaan tidak percaya, iri, cemburu 5. Pandangan negative tentang dunia dan kehidupan 6. Pesimis, berfikir terburuk 7. Pandangan negative terhadap orang lain 8. Tidak bahagia, tidak puas.

Adapun penyebab merasa insecurity yaitu penolakan atau kegagalan, kecemasan sosial dan perfeksionis. Harus diyakini bahwa setiap orang memiliki potensi yang berbeda-beda, sehingga mulailah dari sekarang untuk berhenti membanding-bandingkan dengan orang lain. Insecure dapat diatasi dengan BTS (Bersyukur Tiap Saat), dengan lisan hati dan perilaku baik itu yang bernilai kecil atau besar. Awali setiap hari dengan bersyukur agar hidup yang akan dijalani menjadi lebih baik. Berfikir positif dan senantiasa berbuat baik juga bisa membuat diri menjadi lebih bersyukur.

Pembicaraan kedua menyampaikan tentang pengalamannya menjadi seora wirausaha muda. Menurutnya pencapaian hari ini bukan berarti tanpa halangan dan tantangan tapi tetap memiliki keyakinan bahwa esok akan lebih baik.  Walaupun hari ini belum sesuai dengan yang diinginkan tetapi tidak mematahkan semangat untuk terus berusaha. Untuk mendapatkan kesuksesan kita harus berani keluar dari zona nyaman dan melakukan yang terbaik dari pilihan yang telah dipilih. Bertemanlah dengan orang-orang baik untuk saling menyemangati agar tidak mudah insecure.

Liana Asti, Kelas 12 SMAN 1 Sukaraja sebaga salah satu peserta menyatakan, “saya jadi mendapat inspirasi agar lebih bersyukur dan mencintai diri sendiri dan juga menumbuhkan rasa semangat agar tidak insecure terhadap orang lain, selalu berfikir positif juga semangat menjadi manusia yang berguna bagi sekitar”.

Rizqi Okto Priansyah selaku direktur jadiberkah.id ikut serta memberikan pesan pada acara ini, “Perasaan ketakutan, kegagalan dapat diatasi dengan 3 rumusan yaitu, Mau, Tahu dan Mampu. Yang paling terpenting kita harus bisa melawan diri sendiri untuk berubah”.

Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia Wujudkan Mimpi Menjadi Hafidz Al-Quran

Rumah tahfidz BSI di Cimahi baru diresmikan pada bulan Ramadan kemarin, usianya belum genap 2 bulan berjalan. Anak-anak yang mondok disana saat ini berjumlah 8 orang dengan rata-rata usia kelas X. Selain fokus untuk menghafal Al-Qur’an, disini juga mendapatkan ilmu tentang keislaman. Di rumah Tahfidz anak-anak juga diajarkan untuk mandiri, salah satunya dalam hal mempersiapkan makanan.

Kepulangan mereka kerumah karena libur lebaran menimbulkan rasa kangen tersendiri bagi mereka hingga tidak sabar untuk kembali mondok di rumah tahfidz. Sambutan yang baik juga diberikan oleh orang tua santri yang merasakan perkembangan anaknya yang meningkat selama mondok. Tidak ada lagi kekhawatiran di hati mereka untuk melepaskan anak-anaknya kembali belajar di rumah tahfidz BSI.

Salah satu santri yang bernama Azka dari Sukabumi memberikan pengalamannya selama bergabung di rumah Tahfidz BSI Cimahi.

“Saya merasa bersyukur, bangga, dan merasa beruntung karena tak semua orang dapat masuk di tempat ini. Untuk kesan di Rumah Tahfidz bagus sekali karena sangat membantu terutama kepada para pemuda yang ingin menghafal Al Qur’an dan menjadi teladan yang bisa berguna di masyarakat. Sewaktu pulang kerumah ke Sukabumi saya jadi terbiasa untuk mengerjakan ibadah seperti shalat qiyamul lail, shalat dhuha, menghafal Al-Quran, tilawah, al-ma’surat pagi & petang, dan membantu orangtua dirumah”.

Tanggapan positif juga diberikan oleh orangtua santri. Alhamdulillah dengan anak kami berada di rumah tahfidz, hafalannya semakin terjaga dan kebutuhannya terpenuhi. Kami sangat berbahagia dengan kemajuan yang diperoleh anak kami.

Melalui dana ZISWAF yang disalurkan melalui Laznas BSMU, semakin banyak anak-anak yang bisa mencintai Al-Qur’an sekaligus menghafalnya. Semoga keinginan mereka dapat menjadi kenyataan bersama para muzakki.

Pelatihan Daurah Janaiz untuk Santri Rumah Tahfidz Parung

Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) menyelenggarakan kegiatan Dauroh Jana’iz bertempat di Aula Rumah Tahfidz Parung Bogor, Sabtu (12/6). Tujuan dilakukan kegiatan tersebut untuk mempersiapkan santri tahfidz yang siap terjun langsung untuk menangani proses pengurusan jenazah.

Kegiatan ini dikhususkan untuk santri rumah tahfidz, dengan jumlah total mahasiswa sekitar 18 orang. Kegiatan diawali dengan pemberian materi oleh Ustd. Madroi, S.Sos.I. tentang tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan sunah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Setelah itu, peserta mempraktekkan secara langsung tata cara yang baik dan benar tentang pengurusan jenazah mulai dari pemandian hingga pemakaian kain kafan.

Pengurusan jenazah dalam Islam hukumnya fardhu kifayah, artinya wajib dilakukan namun apabila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur. Pengurusan jenazah harus dilakukan secepat mungkin. Sri Wahyuni selaku perwakilan Laznas BSMU menyatakan bahwa dauroh jana’iz sangat penting dilakukan, selain sebagai salah satu bentuk pembinaan nila-nilai keislaman juga mengkader santri untuk faham dalam mengurus janaiz. Sehingga kebermanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Workshop Strategi Menguasai Pasar

Padang – saat ini kita dihadapkan pada bonus demography yang cukup besar, sehingga mengakibatkan usia produktif pencari kerja lebih besar daripada lapangan kerja yang tersedia. Hal ini menjadi masalah tersendiri yang harus segera untuk diatasi, mengingat hal tersebut Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat melalui Islamic Development Program bermaksud menjadi solusi dengan menumbuhkan wirausaha muda baru. Salah satu daerah yang terpilih adalah Padang. Terpilihnya Padang karena banyak melahirkan pengusaha-pengusaha yang sukses .

Sedangkan, Universitas yang terpilihnya bernama Universitas Andalas (UNAND) yang merupakan Universitas negeri di kota Padang. Terpilihnya UNAND sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat serta pembinaan yang intensif agar dapat membentuk karakter pengusaha sukses. Untuk menjadi seorang wirausaha, sikap mental berani tetapi dengan perhitungan yang matang sangat membantu keberhasilan. Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan persaingan ekonomi global, maka kreativitas menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Dunia bisnis saat ini memerlukan sumber daya manusia kreatif dan inovatif.

Berangkat dari persoalan persoalan tersebut, peran serta lambaga zakat sangat dibutuhkan. ISDP Laznas BSMU mengadakan Workshop Pilar Pasar pada Sabtu-Minggu, 12-13 Juni 2021. Seminar ini merupakan suatu kegiatan yang bersifat edukatif dan wahana menambah wawasan bagi Awardee ISDP agar dapat mengembangkan usaha itu menjadi lebih dikenal oleh masyarakat (konsumen). Peserta seminar dapat menyampaikan argumentasi (pertanyaan, diskusi) langsung dengan narasumber dan bagi peserta yang sudah memulai berwirausaha, dapat membagi pengalaman seperti apa permasalahan permasalahan yang dihadapi dalam berwirausaha.

Narasumber yang mengisi di acara seminar ini memiliki latar belakang entrepreneur. Pembicara pertama adalah seorang pria yang masih muda, yang aktif dalam pengembangan wirausaha muda bernama Muhammad Rifki. Menurutnya, usaha akan lebih mudah jika kita memahami apa yang diinginkan oleh pasar. Awardee ISDP juga diharapkan mampu menguasai ilmu pemasaran secara umum.

Pembicara kedua bernama Al Ghazali Putra Pratama, seorang praktisi digital marketing yang sudah menangani banyak project. Disini Awardee ISDP tidak hanya diajarkan teori mengenai digital marketing tetapi langsung praktek dan melakukan simulasi sesuai dengan usaha yang dijalankannya. Diharapkan, usai mendapatkan materi ini mereka langsung mampu mempraktekkannya di dunia nyata.

Di akhir kegiatan workshop, Aprilia Eviyanti selaku Manager Laznas BSMU menyatakan harapannya, “semoga dengan pembinaan yang dilakukan dapat membentuk menjadi wirausaha muda yang sukses, tidak hanya sukses secara duniawi namun sukses secara ukhrowi sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya”.

Workshop Pilar Pasar ISDP Universitas Airlangga

Surabaya – Menjadi pengusaha diusia muda tidaklah mudah, butuh perjuangan yang keras untuk memetik hasil yang terbaik dikemudian hari. Apalagi merintis usaha sambil kuliah, akan dipenuhi banyak rintangan. Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) Laznas BSMU membentuk pengusaha milineal yang tangguh dari kalangan kampus. Salah satu kampus tersebut adalah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jawa Timur. Dalam rangka pembinaan untuk peningkatan kualitas pengusaha muda tersebut pada tanggal 29 – 30 Mei 2021 telah dilaksanakan Workshop Pilar Pasar, dari pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Workshop ini diikuti oleh 16 peserta ISDP UNAIR. Dengan mengundang dua orang narasumber yang ahli dibidangnya yaitu Dedy Cahyadi dan Muhammad Isra Anwar. Diharapkan dengan diadakan workshop ini peserta mengetahui tentang prinsip fundamental pemasaran sehingga mampu bersaing didunia bisnis.

Pada sesi pertama, mahasiswa diajarkan mengenai ilmu mengenai pemasaran secara global. Dengan diberikan bekal ilmu pemasaran beserta contoh kasusnya diharapkan peserta workshop dapat mengatasi kendala-kendala yang akan terjadi berkaitan dengan pemasaran. Selain itu juga dapat menemukan strategi pemasaran yang lebih pas diterapkan dalam mengembangkan bisnisnya.

Pada sesi kedua, peserta workshop diberikan ilmu mengenai pemasaran digital, sehingga awardee ISDP mampu bersaing di bisnis global menggunakan media internet. Tidak dapat dipungkiri saat ini, siapa yang menguasai pasar adalah yang menguasai pemasaran di internet. Sehingga sudah banyak melahirkan para milyuner baru dari pendapatan yang berasal dari internet. Dengan mengetahui secara mendalam mengenai pemasaran digital akan dapat membuat produknya menjadi pemimpin divariannya.

Program beasiswa ISDP merupakan program yang dijalankan dalam bentuk program pembinaan dan pelatihan usaha bagi mahasiswa untuk menjadi wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat. Tujuan program untuk membentuk pemuda Islam yang memiliki wawasan, pemahaman keIslaman yang menyeluruh dan berakhlaq Islami, melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswa sebagai sociopreneur, mencetak alumni program yang mandiri dan peduli dengan masalah sosial sekaligus menjadi agen mitra dalam pemberdayaan masyarakat.

Bantuan Dana untuk Ma’had Tahfidz Al-Quran Silmi Kaffah

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap dunia pendidikan. Terlihat dari berbagai bantuan yang diberikan agar pendidikan terus berjalan. Salah satunya adalah bantuan untuk sewa kontrakan bagi Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Silmi Kaffah yang terletak di kelurahan Sukatani Depok Jawa Barat.

Santri di Ma’had ini berasal dari masyarakat yang kurang mampu. Dengan total anak terdaftar sebanyak 46 santri. Direncanakan pada bulan Syawal terdapat 40 santri mukim, yang terdiri dari 25 santri putra dan 15 santri putri. Bantuan yang diberikan sebesar Rp 30juta.

Saya selaku pengasuh Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Yatim dan Dhuafa Yayasan Silmi Kaffah menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan dana dari Laznas BSMU,  ujar Ust Said Achmad selaku pembina.

Anak yatim dan dhuafa disana juga turut mendoakan kepada para donatur semoga Allah curahkan keberkahan atas semua hartanya dengan berlipat-lipat ganda. Aamiin yaa Allah yaa robbal’alamiin

Dengan bantuan dana ini, santriwan dan santriwati sudah bisa merasa lebih konsentrasi dan semangat dalam menuntut ilmu. Sehingga bisa menjadi penghafal Alquran dan berguna bagi lingkungan sekitarnya.

PROFIL AWARDEE ISDP 2021

Berikut ini sekilas profil awarder ISDP tahun 2021, melalui ISDP Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) lahirlah pengusaha-pengusaha milineal baru yang memiliki cita-cita yang sama yaitu memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian masyarakat disekitarnya dengan menciptakan lapangan kerja baru. Jatuh bangun telah mereka lewati hingga sampai ketitik saat ini.

SUGENG JAYA FARM

Koes Hendra Agus Setiawan, Benny Akbar Kurniawan

Fakultas Peternakan – IPB

ISDP Beasiswa ‘Paket Komplit’

Semula teman – teman di bangku kuliah meremehkan keputusan yang kami buat. Kali pertama membudidayakan ulat hongkong dilakukan pada September 2016 saat kami menginjak semester 5 di bangku kuliah dengan penuh perjuangan, hingga pada akhirnya tim yang dinamai Sugeng Jaya Farm ini bisa sampai menjadi badan usaha berbadan hukum yang bernama PT. Sugeng Jaya Grup pada April 2019. Saat itu saya, Benny Akbar Kurniawan beserta kedua sahabat saya yaitu Ongky Pratama dan Koes Hendra AS memutuskan untuk memulai dunia baru dengan memelihara ulat hongkong disebuah kandang tidak terpakai berukuran 3 x 4 meter persegi di dalam komplek kandang Fakultas Peternakan IPB. 

Jatuh bangun telah kami rasakan dalam membangun usaha, tetapi kami tetp bertahan dengan tekad terus mempertahankan apa yang sedang dirintis. Masa – masa sulit akhirnya berlalu, kami juga berinovasi dengan menciptakan beberapa produk inovasi lainnya yaitu ulat hongkong kering dalam kemasan yang saat ini berkambang dengan memproduksi aneka serangga kering dalam kemasan dan juga memproduksi konsentrat pakan untuk ruminansia. Berbagai perlombaan tentang kewirausahaan pun berhasil kami raih hingga Juara 1 Nasional.

Akhir tahun 2017 kami ikut program beasiswa ISDP (Islamic Sociopreneur Development Program). Beasiswa ini merupakan “paket komplit” karena fasilitasnya sangat menunjang para mahasiswa wirausaha. Paket mendapatkan subsidi SPP kuliah, uang pembinaan, pembinaan keislaman, pembinaan bisnis secara berkala, pendampingan bisnis hingga pemberian permodalan untuk scale up usaha yang telah berjalan maupun untuk yang akan baru memulainya. Kami mendapatkan banyak ilmu tentang usaha baik mengelola usaha, mengelola keuangan, mengelola SDM, ilmu marketing, hingga penerapan ekonomi dalam islam. Hal ini membuat orang tua saya di kampung halaman turut bangga.

Di akhir 2018 LAZ BSMU melalui program ISDP memberikan amanah kepada usaha kami dengan pemberian modal usaha yang alhamdulillah bisa membantu kami mendirikan badan usaha dan mendirikan sebuah bangunan untuk produksi di lahan aset perusahaan kita. ISDP adalah beasiswa yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa terutama mahasiswa enterpreneur sejati.

KIWAE

Latifriansyah Usman Ali

Fakultas Teknologi Pertanian – UGM

Ingin Memberikan Manfaat yang Lebih

Jogjakarta, kota wisata dan kota pelajar yang sudah familiar diketahui masyarakat Indonesia. Beragam pilihan tempat wisata, salah satu kedai makan yang menarik untuk disorot adalah ‘Kiwae’, sebuah kedai yang tidak hanya memiliki varian menu yang menggugah selera dengan harga yang terjangkau, tetapi juga misi sosialnya untuk mendukung lahirnya para UMKM (Usaha Mikro, Kecil & Menengah) di Jogjakarta.

Kedai Kiwae, didirikan oleh seorang mahasiswa UGM jurusan Teknologi Pertanian bernama Muhammad Latifriansyah Usman Ali. Ian, begitu panggilan akrabnya merintis kedai ini. Setelah mengalami jatuh bangun berkali-kali dalam bisnisnya, akhirnya Kedai Kiwae berdiri. Ian juga merupakan salah satu penerima beasiswa ISDP (Islamic Sociopreneur Development Program) dari lembaga sosial LAZNAS BSM Umat. Selama melalui hampir dua tahun mendapatkan pembinaan ISDP dan berkesempatan mendapatkan permodalan usaha sehingga dapat memperbesar Kedai Kiwae miliknya.

Dari awal berdiri pada November 2018, Kedai Kiwae memberikan pelatihan bisnis gratis bagi para UMKM di Jogjakarta. “Banyaknya beda-beda, biasanya minimal 3 kali sebulan hingga pernah 12 kali dalam sebulan” jelas Ian saat ditanyakan mengenai intensitas pelatihan yang diberikan. Hingga saat ini, ada sekitar 20 UMKM yang menjadi binaannya.

“Kedepan kami ingin lebih memberikan manfaat yang lebih, dan kami akan terus menambah aspek sociopreneur dalam usaha kami,” jelas Ian mengenai rencana pengembangan bisnisnya ke depan. Semoga Kiwae semakin maju dan semakin banyak para wirausaha yang mendukung UMKM lainnya.

PROFISH INOVASI INDONESIA

Fikrang

Ilmu Kelautan dan Perikanan, UNHAS 2015

Bertumbuh dan Berkembang Bersama Nelayan dan Petambak Indonesia

Fikrang, asli Bugis Sulawesi Selatan. Dilahirkan dari seorang ibu yang sangat hebat dan penuh kasih sayang dan dididik dengan penuh ketegasan dari seorang ayah. Fikrang adalah salah satu mahasiswa Universitas Hasanuddin. Melihat potensi lingkungan yang cukup besar dalam hal perikanan tapi belum diolah dengan maksimal sehingga belum dapat mensejahterakan kehidupan nelayan maupun petambak.

Usahanya telah mengalami ujian ditinggal partner bisnis, pelanggan yang diakuisisi oleh competitor, diusir calon pelanggan, cash flow berantakan sampai pernah uang dibawa kabur. Timnya yang awalnya berjumlah 4 orang kini tinggal 2 orang saja. Pada akhir tahun 2018 dia diumumkan lulus sebagai penerima manfaat ISDP Laznas BSMU. “Bersyukur saat terpuruk saya mendapatkan masukan dari pembina dan para mentor yang berpengalaman dari tim ISDP” ujar Fikrang.

Pada tahun 2019 didirikanlah perusahaan yang bernama PT. Profish Inovasi Indonesia (PT.PII). Perusahaan yang bergerak dibidang perikanan terpadu dengan menggunakan teknologi terdepan dan berkelanjutan. Memiliki visi menjadi perusahaan perikanan terbesar pada tahun 2045. Kini Profish memiliki 3 produk utama, pertama fintech perikanan sebagai upaya membantu para nelayan, petambak dan pata pelaku usaha perikanan untuk dapat mengakses permodalan dengan system syariah dengan prinsip gotong royong.

Kedua, budidaya udang Vanamei intensif dan semi insentif dengan tambak milenial digital. Produk ini lahir sebagai penyesuaian melihat petambak-petambak yang ada di daerah masih tertinggal secara teknologi. Selain itu juga sebagai proyek percontohan bagi para petambak wabil khusus kab. Barru. Beberapa kelebihan tambak ini adalah kontruksi dapat dibongkar pasang, penerapan teknologi pada system keamanan tambah melalui pengenalan citra wajah dan pengukuran pompa air dengan sensor ultra sonic.

Ketiga, budidaya penampungan dan ekspor kepiting bakau dengan teknologi VCF. Produk ketiga lahir dari potensi kepiting yang melimpah dan belum dimaksimalkan sehingga diexploitasi oleh kabupaten lain. Hal ini menyebabkan kesejahteraan nelayan lokal tidak sesuai dengan sumberdaya alamnya. Awalnya harga jual kepiting berkisar Rp 15.000 – Rp 45.000 per kilo kini menjadi Rp 70.000 – Rp 140.000 per kilo. Sehingga mengalami kenaikan sebesar 2 s/d 3 kali lipat. Produk yang sudah tersedia bekerjasama dengan perusahaan di Makassar untuk di ekspor.

Setelah mendapatkan bimbingan dan pembinaan dari ISDP, kini usahanya  telah mendapat omset sebesar 9-45 juta rupiah perbulan dan mulai bangkit dari keterpurukan. Usahanya pun saat ini telah memiliki 6 karyawan tetap, 20 karyawan harian, 34 mitra nelayan dan 13 titik manfaat yang berfokus di kab. Barru.

Forum Mentor SPI Guna Menunjang Target Hafalan Al-Qur’an Selama Ramadhan

Jakarta, Ahad 4 April 2021 telah diselenggarakan forum mentor untuk mengkoordinasikan mentor terkait target bulan ramadan hafalan 1 juz bagi peserta Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) terutama juz 30. Acara ini mendatangkan pembicara yang kompeten dibidangnya untuk meningkatkan keterampilan dan motivasi para  mentor agar dapat membimbing para mentee mencapai target yang telah ditetapkan.  Forum mentor kali ini diadakan secara virtual dan  dihadiri oleh 143 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Aprilia Eviyanti Manager Development Implementasi ZIS berpesan kepada para mentor untuk terus menjaga niat, selalu mengharap ridho Allah dalam setiap melaksanakan tugasnya. Karena program SPI adalah program pembinaan yang fokus terhadap tiga hal, yaitu : menguatkan aqidah, melatih kekuatan mental, dan meningkatkan kemampuan aqliyah.

Acara forum mentor kali ini diisi dengan materi tahfiz yang membahas tentang membina generasi qur’ani, sebagai pengisinya adalah ust. Ahmad Baidhowi dari rumah qur’anku. Beberapa materi yang disampaikan adalah:

  1. Motivasi dasar menghafal Al-Qur’an
  2. Bagaimana menghafal yang mudah
  3. Kiat-kiat menjaga hafalan ala sahabat
  4. Menjaga semangat menghafal Al-Qur’an
  5. Tips and Trick Menghafal Juz 30

Semoga dengan materi yang diberikan dapat mempermudah para mentor untuk membimbing para mentee  dalam menghafalkan Al-qur’an selama pada khususnya bulan Ramadhan

Scroll to top