Didik Umat

Forum Mentor SPI Guna Menunjang Target Hafalan Al-Qur’an Selama Ramadhan

Jakarta, Ahad 4 April 2021 telah diselenggarakan forum mentor untuk mengkoordinasikan mentor terkait target bulan ramadan hafalan 1 juz bagi peserta Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) terutama juz 30. Acara ini mendatangkan pembicara yang kompeten dibidangnya untuk meningkatkan keterampilan dan motivasi para  mentor agar dapat membimbing para mentee mencapai target yang telah ditetapkan.  Forum mentor kali ini diadakan secara virtual dan  dihadiri oleh 143 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Aprilia Eviyanti Manager Development Implementasi ZIS berpesan kepada para mentor untuk terus menjaga niat, selalu mengharap ridho Allah dalam setiap melaksanakan tugasnya. Karena program SPI adalah program pembinaan yang fokus terhadap tiga hal, yaitu : menguatkan aqidah, melatih kekuatan mental, dan meningkatkan kemampuan aqliyah.

Acara forum mentor kali ini diisi dengan materi tahfiz yang membahas tentang membina generasi qur’ani, sebagai pengisinya adalah ust. Ahmad Baidhowi dari rumah qur’anku. Beberapa materi yang disampaikan adalah:

  1. Motivasi dasar menghafal Al-Qur’an
  2. Bagaimana menghafal yang mudah
  3. Kiat-kiat menjaga hafalan ala sahabat
  4. Menjaga semangat menghafal Al-Qur’an
  5. Tips and Trick Menghafal Juz 30

Semoga dengan materi yang diberikan dapat mempermudah para mentor untuk membimbing para mentee  dalam menghafalkan Al-qur’an selama pada khususnya bulan Ramadhan

Ngobrol Pelajar Inspirasi (Ngopi) : Do The Best for Ramadhan

Program NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) adalah program pembinaan terpusat secara virtual untuk para peserta Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) yang digagas oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dan diselenggarakan selama sebulan sekali. Program ini merupakan sarana dari implementasi visi program SPI yakni membentuk generasi muda yang baik secara akademik dan spiritual, berakhlak islami serta memiliki kemandirian.

Topik yang sudah diangkat pada pertemuan sebelumnya adalah ‘Be Smart and Influential Muslim’, ‘Be Outstanding Student’, ‘Pemimpin Lintas Zaman’, dan ‘The Great Leader of Human History’. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, penting bagi peserta SPI untuk mengetahui lebih jauh tentang persiapan beribadah di bulan Ramadhan beserta memahami pemaknaannya lebih dalam.

Dengan mengangkat topik “Do The Best for Ramadan” menjadi pembekalan awal para peserta dalam bersiap diri dan merencanakan aktivitas terbaik secara fisik serta ruhiyah pada bulan Ramadhan. Acara ini dilaksanakan di hari Ahad (28/3) dengan peserta yang hadir mencapai 1.000 siswa.

Dalam sambutannya bapak Nardi Winarno memesankan kepada seluruh peserta SPI untuk jangan mudah menyerah dengan segala keterbatasan, jangan rendah diri dengan segala ketiadaan. Selagi masih memegang api semangat motivasi maka selalu ada jalan dan yakinilah bahwa semesta akan mendukung.

“Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang tidak pernah terputus pahalanya”, lanjutnya.

Dalam acara ini juga diumumkan ada 60 peserta SPI yang lulus Pengguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN.

Ust. Hilman Fauzi menyatakan dalam materinya, dalam mempersiapkan menyambut bulan Ramadhan sangat penting. Persiapan yang dapat dilakukan dapat meliputi : persiapan hati, persiapan ilmu, persiapan harta, dan persiapan amal. Buat perencanaan dan target yang akan diamalkan selama Ramadhan diantaranya : menunaikan puasa, memuliakan al-qur’an, memperbanyak doa, mendirikan sholat, mengeluarkan zakat dan infak.

Acara Ngopi ditutup dengan tanya jawab dari peserta SPI dengan ustadz. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan. Semoga setiap pesan-pesan yang sudah disampaikan oleh pemateri dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan hidup lebih bermakna.

Bank Syariah Indonesia dan LAZ BSMU Cetak Pewirausaha Milenial Lewat Beasiswa Inkubator Bisnis

Jakarta, 25 Maret 2021 – Bank Syariah Indonesia (BSI) berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) mencetak wirausahawan baru dari kalangan milenial lewat program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Program yang berlangsung sejak 2018 serta didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini sudah mencetak 130 mahasiswa enterpreneur dari berbagai universitas di Indonesia.

 

ISDP merupakan program beasiswa inkubator bisnis untuk mencetak generasi milenial sebagai sociopreneur muslim yang cakap berwirausaha, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dan berdaya guna di masyarakat. Program ini merupakan salah satu wujud kepedulian Bank Syariah Indonesia bersama LAZ BSMU terhadap generasi milenial bangsa Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sektor UMKM yang sejalan dengan arahan Presiden RI.

 

Pada 2021, Program ISDP telah meluluskan 77 mahasiswa menjadi sociopreneur baru yang memiliki usaha di berbagai bidang. Dari jumlah tersebut, 3 diantaranya terpilih menjadi pemenang yaitu Latifriansyah – Kiwae Food, Koes Hendra & Benny Akbar – Sugeng Jaya Farm dan Bintang Wijaya – Bikin Bareng Creative. Seremoni wisuda dan penyerahan penghargaan dilakukan di Wisma Mandiri Jakarta, Kamis (25/3). Seremoni tersebut dihadiri juga oleh Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari, Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI Talkah Badrus, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Putu Rahwidhyasa serta Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar.

 

Menurut Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari, Bank Syariah Indonesia bangga dapat menghasilkan pewirausaha baru melalui program ISDP. “Kami berharap, melalui program ini akan muncul enterprenuer muda yang dapat menjadi agen kebaikan dan motor penggerak ekonomi Syariah serta bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga ke depan dapat membantu mendorong ekonomi Indonesia tumbuh ke arah yang jauh lebih baik,” kata Ngatari.

 

Kategori wirausaha pada program ISDP ini meliputi fashion, handy craft & industry kreatif, kuliner, jasa, peternakan & pertanian dan kesehatan. Pemenang dipilih dengan berbagai kriteria penilaian diantaranya proses pemasaran, produksi, keuangan, membangun SDM, pemberdayaan sociopreneur yang melibatkan masyarakat dan ramah lingkungan.

BSI sendiri, lanjut Ngatari, mendorong perkembangan sociopreneur melalui pendampingan dan penguatan modal usaha dengan berbagai produk, dari mulai tabungan, pembiayaan UMKM, serta layanan digital yang dapat memfasilitasi para sociopreneur dalam bertransaksi sesuai prinsip – prinsip syariah.

 

Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar mengemukakan, LAZ BSMU berupaya untuk menjadi Lembaga pengelola ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh, dan Wakaf) dan dan dana sosial serta dana CSR yang terpercaya, terdepan, dan modern. “Dengan bersinergi dengan Bank Syariah Indonesia, ISDP ini diharapkan dapat menciptakan unit usaha sosial yang berkontribusi pada ekonomi, sosial, atau lingkungan sesuai dengan nilai islami,” tutur Suhendar.

Profil Finalis The Most Awardee ISDP 2021

Perjalanan para finalis ISDP Contest 2021 telah sampai pada tahap tiga finalis menuju ISDP Graduation 2021. Itu artinya akan selangkah lebih dekat untuk menemukan siapa The Most Awardee ISDP 2021.

 

ISDP Graduation akan ditayangkan pada Kamis, 25 Maret 2021 pukul 09.00- 12.00 WIB Live di Youtube Laznas bsm umat. Berikut profil tiga finalis yang masuk ke tahap selanjutnya, yaitu: 

  1. Koes Hendra bersama Beny Akbar dengan brand Sugeng Jaya Farm

Berdua bertekad dan fokus untuk memajukan usaha rintisan yang bergerak dibidang budidaya ulat hongkong dan produk turunannya. Saat ini legalitasnya dalam bentuk Perusahaan yang diberi nama PT Sugeng Jaya Group.

 

Dimulai tahun 2016 hanya memproduksi ulat hongkong segar, pada tahun 2017 berinovasi dengan memproduksi ulat hongkong kering dan tahun 2018 kembali berinovasi memproduksi limbah ulat hongkong menjadi konsentrat pakan ternak untuk sapi, kambing, kerbau dan domba. Mereka berdua selalu melakukan inovasi agar dapat bertahan dan berkembang dalam wirausaha ini.

 

Sebelum bergabung dengan ISDP hanya memiliki 3 orang karyawan dan setelah 2 tahun dibina dan diinkubasi oleh ISDP Laznas BSMU dan BSI, kini karyawan telah bertambang menjadi 15 orang. Dengan 10 orang karyawan tetap dan 5 orang karyawan honorer. Semua karyawan adalah pemberdayaan warga sekitar komplek usaha.

 

Koes Hendra dan Beny berharap semoga usahanya dapat terus berkembang menebar kemashlahatan bagi masyarakat sekitar.

  1. Latifriansyah Usman Ali dengan brand Kedai Kiwae dan

Brand Kiwae dari Latifriansyah atau yang sering dipanggil ian mengusung konsep rumah makan ayam kekinian. Saat ini legalitasnya adalah dalam bentuk CV Karya Kiwae yang telah dilengkapi SIUP, TDP dan HKI.

 

Sejak tahun 2019 hingga kini kedai kiwae sudah 2x mengalami krisis. Kemudian kami melakukan startegi customer segmentation dengan melakukan kolektif data, sehingga setiap pengambilan keputusan semua berdasarkan data, hal itu berefek pada meningkatnya penjualan setiap bulannya. Kedai Kiwae di Jogjakarta menyasar segment menengah ke atas, dengan rata rate keuantungannya 20% setiap bulannya.

 

Diawal pandemi corona pada bulan maret, rumah makan sempat tutup dan ini mempengaruhi pendapatan padahal masih harus membiayai karyawan yang sudah bergabung. Alhamdulillah, Ian dan tim masih bisa bertahan sampai bisa berjualan lagi. Selama pandemi tetap mengalami progress pendapatan dari bulan ke bulan.

 

Walaupun pada awal pandemi ruko pertama digusur, hal ini jadi sangat menantang dan Alhamdulillah kami dapat survive, bahkan saat ini telah menambah 1 cabang lagi. Setelah bergabung bersama ISDP yang tadinya hanya ada 3 waitinglist frenchise kini ada 25 waiting list dan setiap bulan bertambah 2 frenchise.

 

Kedai Kiwae juga bekerjasama dengan para UKM dalam penyediaan stok barang, seperti mengambil sayuran dari sana dan diarahkan supaya SOP nya sesuai. Selain itu juga melakukan pembinaan dan diajarkan beberapa metode marketing supaya dapat sama-sama berkembang. Supaya bisa saling rangkul dimasa pandemi ini.

 

Dalam melakukan strategi sosial, Ian banyak belajar dari guru-guru ISDP yaitu ketika banyak mengalami kesulitan maka harus banyak-banyak bersedekah. Hingga saat ini masih terus aktif dalam sosial project diantaranya santunan anak yatim, pemberian makanan gratis, pembebasan piutang, bantuan secara personal dan lain sebaginya. “Alhamdulillah ini sangat bermanfaat bagi kami, mungkin melalui doa merekalah kita bisa sangat progress”, ujar Ian.

  1. Bintang Wijaya dengan brand Bikin Bareng Creative.

Berawal ditahun 2015, saat itu pasar bebas ASEAN mulai dibuka, padahal UMKM di Indonesia belum sanggup untuk bersaing. Walaupun UMKM memiliki produk yang cukup baik namun masih kekurangan dibidang foto produk dan jasa branding. Kami menginisiasi untuk menjadi sebuah jasa bagi UMKM dan starup agar tidak perlu mengeluarkan effort yang cukup besar untuk membranding produknya.

 

Yang dilakukan untuk UMKM meliputi; mengenalkan produk/jasa, menarik perhatian masyarakat untuk mau menggunakan, menaikkan angka penjualan dan menyadarkan masyarakatbahwa produk/jasa tersebut sangat dibutuhkan.

 

Dalam menjalankan bisnis sociopreneur Bintang melaksanakan workshop, sharing season, networking bersama para lulusan SMK dan para talent muda yang tidak dapat melanjutkan kuliah. Setelah itu mereka tergabung dalam program intership sehingga jika ada project yang membutuhkan SDM tambahan akan menggunakan mereka. Bikinbareng memiliki kelebihan yaitu low budget, comparable quality, leisure coordination dan up to date.

 

Setelah bergabung dengan ISDP memiliki banyak peningkatan diantaranya dapat mengukur kinerja karyawan, mampu mengadakan workshop untuk videography dan fotografer dan juga yang semula hanya memiliki 5 orang karyawan kini bertumbuh menjadi 11 karyawan. Client dari Bikinbareng Creative mulai dari UMKM kecil sampai BUMN pernah dikerjakan.

 

LAZ BSMU dan BSI Gelar Kegiatan Islamic Sociopreneur Development Program

Jakarta, 19 Maret 2021 – Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mengadakan kegiatan Islamic Sociopreuner Development Program (ISDP) Contest pada Kamis, 18 Maret 2021. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Road to Graduation ISDP 2021 bagi para mahasiswa terpilih binaan ISDP. Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan 8 mahasiswa terpilih dari berbagai daerah yang beradu konsep serta pola bisnis yang telah mereka terapkan pada usahanya masingmasing.

Hadir pada kesempatan ini Direktur Eksekutif LAZ BSMU Rizki Okto Priansyah, Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia Rosalina Dewi Triswardhani, dan Group Head Micro Business Group Bank Syariah Indonesia Mohammad Isnaeni. Untuk menguji para wirausaha muda ini, ISDP menghadirkan pula para juri yang sangat berkompeten di bidangnya masingmasing, diantaranya Pimpinan Redaksi Republika Irfan Junaedi, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Putu Rahwidhiyasa, Asisten Deputi Pengembangan Ekosistem Bisnis, Kementerian Koperasi dan UMKM Dewi Syarlen dan Founder of Indonesia Startup Center Muhaimin Iqbal.

Pada kesempatan ini para finalis telah sangat baik dalam menyampaikan perkembangan dan dampak positif dari bisnisnya masing-masing, dewan juri sangat antusias mendengar pemaparan dari finalis. Dalam acara ini dipilih 3 finalis terbaik yang akan masuk ke acara puncak ISDP Graduation pada tanggal 25 Maret 2021, yaitu Koes Hendra bersama Beny Akbar dengan brand Sugeng Jaya Farm, Latifriansyah Usman Ali dengan brand Kedai Kiwae dan Bintang Wijaya dengan brand Bikin Bareng Creative.

Direktur Eksekutif LAZ BSMU, Rizqi Okto Priansyah menyampaikan bahwa para penerima beasiswa ISDP dibina dari awal untuk menjadi wirausaha muda yang berdaya guna bagi masyarakat. Lebih lanjut menurutnya program ISDP ini perlu kolaborasi dari berbagai pihak, agar dapat saling membantu awardee ISDP dalam meningkatkan bisnisnya.

Dalam sambutannya, Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia Rosalina Dewi menyampaikan Bank Syariah Indonesia menyambut baik sinergi program ISDP yang telah didukung oleh berbagai pihak. “Hal ini merupakan langkah Bank Syariah Indonesia untuk memberikan kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi umat, melalui sosok sociopreneur milenial yang berakhlak mulia, berjiwa wirausaha dan dapat mencetak lapangan kerja bagi masyarakat. Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi mengembangkan ekonomi umat melalui instrument ZISWAF,” kata Rosalina Dewi.

Muhaimin Iqbal juga memberikan penilaian kepada seluruh finalis, “Semua finalis sudah sangat bagus ide kreatifnya, bisa menjadi contoh bagi wirausaha muda lainnya. Harapannya semoga BSI dan Laznas BSMU dapat memperluas cakupan peserta dan time frame pelaksaan beasiswa ISDP, sehingga manfaatnya bisa lebih luas”. Dewi Syarlen juga sangat apresiasi dengan kegiatan ini, ia merasa program ISDP ini harus menjadi contoh untuk tempat yang lain untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

ISDP merupakan program beasiswa inkubator bisnis yang menyiapkan mahasiswa menjadi sociopreneur muslim yang memiliki kemampuan, memiliki kepedulian sosial, dan berdaya guna di masyarakat. Dari program ISDP ini sudah berhasil membentuk wirausaha muda yang selain sukses dalam bisnisnya, namun juga mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya. Acara ISDP Contest & Graduation 2021 ini bertujuan untuk melahirkan para sociopreuner yang dapat menginspirasi masyarakat Indonesia.

Pembangunan Pondok Tahfidz BSMU

BSMU menjadi pengelola Pondok Tahfidz yang terletak di Parung, Bogor. Saat ini, pondok telah memiliki banyak perubahan dari segi kualitas maupun fasilitas. Alhamdulillah, dari 17 santri kini salah satunya telah hafal 30 juz Al-Qur’an.

Peningkatan kualitas pondok ternyata berjalan lurus dengan penambahan fasilitas. Awalnya, pondok hanya memiliki bangunan induk dan mushola. Namun, kini telah berkembang dengan adanya penambahan kamar mandi santri, 2 saung, tower air, dan lapangan badminton. Selain itu, ada juga pendampingan ustadz dari luar pondok untuk meningkatkan kualitas hafalan para santri.

Semoga dengan penambahan fasilitas di pondok tahfidz tersebut, para santri dapat bertambah semangatnya dalam menghafal Al-Qur’an.

Terima kasih kepada para donatur BSMU yang telah membantu perkembangan Pondok Tahfidz Parung Bogor, semoga menjadi amal jariyah yang tidak akan pernah terputus.

Peresmian Program Sahabat Pelajar Indonesia SMAN 12 Bandung

Pada hari Rabu (10/2) BSM Umat melaksanakan peresmian program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) yang berlokasi di SMAN 12 Bandung. Peresmian ini menandakan program SPI sangat dinantikan oleh masyarakat.

Penerima manfaat dari program ini berjumlah 50 orang, salah satunya adalah Ryad Albir Andrean. Ia berasal dari keluarga yang kurang mampu, namun memiliki segudang prestasi. Selain memiliki banyak prestasi, ia juga aktif dalam beroganisasi, kini dirinya menjabat sebagai ketua OSIS di SMAN 12 Bandung.

“Tidak ada yg tidak mungkin, apapun yang kita lakukan hari ini akan kita dapatkan hasilnya dikemudian hari. Yakini, kalian bisa mencapai apa yang kalian impikan, langkah/kesempatan hari ini akan dapat di tuai hari esok” pesan Lia Dhaliawati sebagai salah satu pembina IIK BSI, sekaligus alumni SMAN 12 Bandung.

Terimakasih kepada para donatur yang telah turut serta dalam program SPI, sehingga program ini dapat terus berjalan dan menebarkan kemaslahatan yang semakin luas.

Inaugurasi Daring ISDP UNAND

Didik Umat – Pendidikan – BSM Umat – Jakarta, 23 September 2020 Laznas BSM Umat bersama Bank Mandiri syariah mengadakan kegiatan Ianugurasi Daring ISDP UNAND. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari seleksi yang telah dilakukan pada 10-28 Agustus 2020. Inaugurasi merupakan pengukuhan 22 penerima beasiswa/Awardee ISDP UNAND yang telah lulus proses seleksi dari total peserta 68 mahasiswa. Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, walaupun ditengah kondisi pandemi pelaksanaan Inaugurasi Awardee ISDP UNAND tetap dilaksanakan. Pelaksanaan daring tidak mengurangi hikmat dari arti sebenarnya dari Inaugurasi. Terlihat dari peserta yang bersemangat dan antusias mengikuti acara dari awal hingga akhir. Inaugurasi daring ISDP UNAND dihadiri oleh : Rektor Universitas UNAND Bapak Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H., beserta jajarannya, Direktur Distribution & Sales PT Bank Syariah Mandiri Bapak Anton Sukarna beserta jajarannya dan Direktur Program Laznas BSM Umat Bapak Fauzi Indrianto. Bapak Anton dalam sambutannya menyampaikan, Padang merupakan bumi para pengusaha sehingga diharapkan akan lahir embrio pengusaha tangguh dimasa depan. Semoga ISDP  dari UNAND akan tumbuh pengusaha-pengusaha yang sholeh dan kaya. Mudah-mudahan BSM menjadi bagian dari memproduksi pengusaha-pengusaha yang sholeh dan kaya. Sehingga suatu hari nanti negeri ini menjadi negeri yang dirahmati oleh Allah SWT. Dengan penandatangan Akad Awardee ISDP Universitas Andalas telah resmi menjadi binaan Laznas BSM Umat dan Mandiri Syariah. Pada Inaugurasi ini 2 orang perwakilan Awarde ISDP UNAND untuk menyampaikan presentasi bisnis. Semoga akan banyak lahir pengusaha muda yang berkah dan memberikan kemaslahatan untuk umat.

Penyaluran Donasi Gerakan Tetap Sekolah

BSM Umat – Hari Jum’at (20/8) bertepatan dengan 1 Muharram 1442 H dengan penuh rasa bahagia telah disalurkan bantuan dari “Gerakan Tetap Bisa Sekolah” yang di inisiasi oleh Mandiri Syariah bekerjasama dengan Laznas BSM Umat.

Dengan total penyaluran Rp 50.500.000 yang terdiri dari 23 paket HP plus data dan 15 paket data saja kepada siswa binaan Laznas BSM Umat di JABODETABEK. Penyaluran bantuan belajar online untuk siswa yang tidak mampu dilaksanakan di kantor Laznas BSM Umat dan juga diberikan langsung ke rumah penerima manfaat. Kegembiraan terpancar dari wajah para siswa ketika menerima paket untuk belajar online dirumah.

Jumlah siswa tidak mampu yang terbantu sebanyak 11 siswa SMP dan 27 siswa SMA sederajat. Hadirnya bantuan paket belajar online membantu mereka untuk terus belajar menggapai cita-cita yang hampir saja terkubur.

Siswa penerima bantuan sangat berterimakasih kepada seluruh Nasabah Mandiri Syariah atas donasi dan bantuannya di program “Gerakan Tetap Bisa Sekolah”. Semoga Allah beri kemudahan untuk setiap rizki yang disedekahkan. Kami berharap semoga program ini terus dilaksanakan agar semakin banyak pelajar yang mendapatkan bantuan.

Untuk dapat terus membantu donasi dapat disalurkan melalui Mandiri Syariah Mobile , web jadiberkah.id atau transfer ke rekening BSM (kode: 451) 703 000 5613 a/n Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat.

Scroll to top