Corporate Secretary

18 Tahun BSM Umat, Mengukir Kemashlahatan

Press Release – Di usia yang beranjak dewasa, Laznas BSM Umat makin berbenah diri untuk memberikan kemashlahatan yang luas. Motivasi untuk memberikan yang terbaik dan berinovasi melalui program program unggulan dalam bidang perekenomian, pendidikan, kesehatan dan sosial untuk menebarkan kebermanfaatan tak pernah padam. Hingga kini Laznas BSM Umat terus memberikan mashlahat  meski di tengah pandemi.

Dengan mengangkat tema “Mengukir Kemashlahatan” yang memiliki arti mendalam untuk setiap amal yang dilakukan,  perayaan Milad Laznas BSM Umat yang ke-18 tidak hanya didedikasikan untuk lembaga dan pegawai tetapi juga untuk masyarakat pada umumnya. Transformasi budaya dan komunikasi menjadi salah satu target utama agar proses menuju visi dan misi lembaga dapat berjalan sesuai harapan.

Untuk Mensyukuri usia ke-18 Laznas BSM Umat  mengadakan “BSM Umat Competition” yang melibatkan masyarakat melalui Video Contest dan Inspiratif Quotes bertajuk “Mengukir Kemaslahatan ditengah Pandemi” dengan total hadiah jutaan rupiah. Diharapkan dengan  kegiatan ini semakin mendekatkan diri antara Laznas BSM Umat dengan masyarakat selain itu juga memberikan ruang kreatif untuk mengeskspresikan diri di tengah pandemi.

Laznas BSM Umat mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersama sama dalam mengatasi masalah umat agar kedepannya menjadi lebih baik dan mewujudkan misi untuk “Membuat program-program yang mendorong transformasi penerima manfaat menjadi muzakki”. Semoga pandemi COVID-19 membuat Laznas BSM Umat semakin Amanah dan Istiqomah dalam mengukir kemashlahatan.

Mandiri Syariah Resmikan Masjid di Cipali

BSM Umat – Sebagai rangkaian ulang tahun ke-20, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meresmikan Masjid Cipali yang berlokasi di Rest Area km 166  Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) arah Cirebon, (14/11/2019).

Peresmian dilakukan oleh Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari dan juga Asisten Pembangunan & Kesra Kab Majalengka, Abdul Gani. Menurut Toni, Masjid Mandiri Syariah Cipali merupakan sumbangsih Mandiri Syariah dan nasabah untuk masyarakat.

Masjid ini merupakan masjid keempat yang dibangun Mandiri Syariah setelah sebelumnya di Bromo, Merapi, dan Baduy.

Toni menyebutkan, alasan dipilihnya Cipali lantaran pihaknya menimbang bahwa Cirebon sebagai salah satu pusat pengembangan Islam. “Ini sesuai dengan niat kami selain untuk pengembangan syiar ekonomi, tetapi juga syiar agama. Pertimbangan lain, kami lihat tol Jakarta Bandung sudah padat dan sebenarnya ada mushola tapi sudah tidak bisa menampung para traveler atau musafir,” ujar Toni.

Berdiri di atas lahan seluas 2.500 m2, masjid ini dibangun dengan dana sekitar Rp 15-16 miliar. Adapun desain masjid menggunakan konsep modern dilengkapi kearifan lokal melalui penggunaan batu bata terracotta yang berasal dari Majalengka, daerah yang memang dikenal sebagai sentra industri batu bata.

Menurut Toni, masjid tersebut juga sengaja dibangun dengan karakter kuat dan eye catchy, karena berada di daerah berkecepatan tinggi (highway). Selain itu, masjid tersebut juga dapat menampung lebih dari 1.000 jamaah yang dilengkapi fasilitas wudhu, area komersil, area laktasi, children playground hingga ATM Center.

Ia pun berharap masjid ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan kemudahan sebagai tempat ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan area komersil untuk menampilkan produk layanan UKM bagi masyarakat sekitar.

“Mandiri Syariah tidak hanya bertujuan mencari profit semata namun berupaya untuk dapat memberikan kontribusi bagi people (umat) dan planet (negeri), baik melalui penyediaan sarana ibadah (masjid dan mobil mushola), pemberian program beasiswa, sarana dan prasarana pendidikan, bantuan kebencanaan, fasilitas kesehatan, dan sebagainya,” kata Toni.

Sebelumnya Mandiri Syariah juga memperbanyak jumlah unit Mobil Mushola, Mobil Klinik Gigi dan Mobil Jenazah, serta Ambulans yang dapat dimanfaatkan masyarakat di wilayah Jakarta, Bandung dan Surabaya.

“Masjid ini, dari nasabah untuk nasabah. Semoga memberi manfaat untuk masyarakat dan umat. Kami optimis dengan doa dan dukungan nasabah, ke depannya kinerja akan terus lebih baik dan insyaAllah akan semakin banyak masjid yang dapat kita bangun,” tuturnya.

Sampai dengan September 2019, Mandiri Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp 872 miliar atau meningkat 100,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara pembiayaan tumbuh sebesar 13,14% dari Rp65,24 triliun menjadi Rp73,82 triliun di September 2018. Pertumbuhan pembiayaan tersebut disertai perbaikan kualitas yang terjaga baik dengan indikator penurunan NPF Net sebesar 144 basis point (bp) dari 2,51% per September 2018 menjadi 1,07% per September 2019.

 

www.republika.co.id

 

Wujudkan Mimpi Guru Mengaji di Kalimantan Tengah

BSM Umat – Tak pernah sekalipun bermimpi, walaupun hanya berharap. Guru Suhardi, panggilan bagi dai pengajar ngaji di Kalimantan Tengah, cuma bisa berdoa untuk bisa pergi ke tanah suci Mekkah.

Ulun kada pernah bemimpi tulak ke Baitul Makkah, cuma tahu amun Allah Maha Melihat  dan kada pernah tidur“,  katanya sambil menitikkan air mata haru, setelah menerima hadiah Umrah, yang diserahkan oleh Direktur Teknologi dan Operation Mandiri Syariah Bpk. Achmad Syafii.

Dedikasi guru Suhardi, sarjana syariah STAIN Palangkaraya untuk bersyiar kebaikan tanpa pamrih, di wilayah minoritas di Kec. Basarang Kab. Kuala Kapuas  telah mengantarkan dirinya dan istrinya beribadah Umrah di tanah suci dari Mandiri Syariah di Milad ke-20 tahun ini.

Selamat pak Guru, mohon doa agar Mandiri Syariah dapat terus tumbuh memajukan ekonomi ummat dan menebar keberkahan senantiasa. Aamiin YRA.

#bersinergi #tumbuhbersama

Selamat Hari Raya Idul Fittri 1440 H

Setelah kita berpuasa satu bulan lamanya

Menahan nafsu dan tutur kata

Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala

Menerima semua amal ibadah kita

Kami segenap keluarga besar BSM Umat mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H

“Taqabbalallahu Minna Wa Minkum”
Semoga Allah menerima amalan dari kami dan darimu sekalian.

Diskusi Publik Gerakan Zakat, Ekonomi Islam, & Strategi Pengentasan Stunting

HADIRILAH DISKUSI PUBLIK !

Hari/tanggal : Jumat, 8 Maret 2019
Pukul : 13.30 – 17.00 WIB
Tempat : Surabi Bandung Enhaii, Cempaka Putih Jakarta Pusat

“Tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, peribahasa yang menggambarkan bumi Nusantara ini tidak mampu menjadi bahan bakar dalam mencegah terjadinya stunting. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 3 dari 10 anak Indonesia mengalami stunting (29,6%, berdasarkan PSG 2017). 

Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis bisa mengakibatkan bonus demografi yang terjadi di Indonesia sia-sia. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan hal ini sembari menegaskan bahwa selama ini stunting tidak disadari sebagai masalah serius.

Stunting terjadi karena kurangnya asupan makanan yang bergizi dalam jangka waktu lama, hal ini lebih banyak disebabkan karena kurangnya supply makanan, pola asuh yang tidak tepat, kemiskinan, dan variasi makanan yang kurang termanfaatkan dibalik beraneka ragamnya kekayaan alam Indonesia. Disisi lain, geliat gerakan Zakat, Infak dan Sedekah semakin meluas dan berkembang lebih dalam. Bagaimana baiknya strategi mobilisasi ZIS dan konstribusi sosial perusahaan dalam penanggulangan stunting? Ikuti diskusi public dengan tema : “Gerakan Zakat, Ekonomi Islam dan Strategi Pengentasan Stunting. Catatan Pembelajaran Respon Bencana Lombok dan Sulawesi Tengah”.

Undangan untuk pegiat zakat, relawan sosial, lembaga sosial dan pemangku kepentingan dalam pengentasan stunting.

Pendaftaran : 
Dedi : 0811313450
Anis : 0895605167280
 

Scroll to top