Facebook

rezeki

Tiga Janji Rasulullah Yang Berkaitan Dengan Rezeki

Rezeki menjadi sebuah tema yang paling banyak dibahas di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik karena akibat pandemi.

Sebagian orang mungkin mengeluh, mengapa rezeki belum datang-datang juga dalam hidup padahal sudah berdoa dan berusaha terus menerus. Hal tersebut jangan sampai memutuskan ikhtiar kita dalam mencari rezeki karena bisa jadi belum dikabulkan adalah sebuah jawaban terbaik dari doa-doa kita sendiri.

Ustadz Ahmad Homsani, Lc., dalam kajian Ngabring Ramadhan bersama Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat dan Bank Syariah Indonesia di Masjid Raya Bintaro Jaya mengingatkan bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa yang kita haturkan dengan cara yang tepat.

Apapun yang diminta kepada Allah bisa jadi tidak diberikan sekarang tapi nanti pada waktu yang tepat. Bisa jadi orang yang meminta jodoh di bulan Ramadhan akan didatangkan oleh Allah jodohnya pada bulan Syawal.

Imam Syafi’i pernah ditanya mengenai apa saja yang dimaksud dengan rezeki? Apakah rezeki hanya harta saja? Rezeki adalah semua yang diberikan oleh Allah dan dapat dirasakan kenikmatannya disebut dengan rezeki.

Jika ada orang yang beranggapan bahwa rezeki itu hanya uang saja maka akan semakin sempit rezeki yang dia dapatkan.

Rasulullah pernah bersumpah dalam tiga perkara dalam hadits riwayat At Tirmidzi: Ada 3 perkara yang saya bersumpah akan terjadi jika dilakukan:

Pertama, Orang yang bersedekah pasti akan bertambah dan tidak mungkin habis.

Ustadz Homsani mengisahkan tentang umat nabi Musa, mereka datang kepada nabi Musa kemudian berkata,  “ ya Musa engkau bisa berbicara dengan Allah, maka mohonkanlah kepada Allah agar saya menjadi kaya . Musa bertanya, “apakah kaya itu enak?”, tapi karena umatnya sudah memaksa maka didoakan dengan syarat hanya satu tahun setelah itu ia akan miskin lagi. Qodarullahnya hewan ternak umat nabi Musa tersebut beranak pinak sehingga menjadi banyak. Kemudian istri umat yang meminta tersebut berkata, “karena kita hanya diberi kaya 1 tahun, kita bagikan saja  kepada orang-orang yang tidak pernah makan daging dan tidak pernah minum susu”. Kemudian suami istri tersebut setiap hari melakukan hal tersebut (sedekah daging dan susu).

Setelah dua tahun datang kembali kepada nabi Musa. Wahai Musa, katanya dulu limit kekayaan hanya satu tahun, kenapa sekarang menjadi dua tahun? Jawaban nabi Musa, “ketika saya berdoa kepada Allah saya minta dibukakan satu pintu rezki kepadamu, kemudian kamu membukakan rezki ratusan orang miskin sehingga bisa makan daging dan minum susu, sehingga Allah tidak akan menutup rezeki yang diberikan kepada kamu”.

Allah menjamin hidup kita tapi Allah tidak menjamin gaya hidup kita. Untuk makan dan minum yang merupakan kebutuhan Allah akan memenuhinya.

Kedua, Tidak mungkin orang yang dizalimi akan menjadi hina dan pasti akan diangkat derajatnya.

Ketika ada orang yang zalim kepada kita maka sikapi dengan baik saja. Jangan sampai kita menjadi orang yang susah melihat orang senang dan senang melihat orang lain susah.

Ketiga, Siapa orang yang selalu membuka pintu untuk selalu meminta belas kasihan kepada orang lain dan merasa selalu kurang maka Allah akan menambahkan kepadanya kefakiran.

Jadi hati-hati dalam bersikap, semakin sering kita meminta (kepada selain Allah ) maka akan dibukakan pintu kefakiran.

Rezeki itu konsepnya adalah menjemput, terlihat dalam firman Allah Swt dalam Surat Hud Ayat 6

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauhil mahfuz)“.

Jika rezeki tidak diikhtiarkan akan termasuk kedalam golongan orang-orang yang malas. Doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam menjemput rezeki.

Mengutip perkataan ustadz Hilman, “Apa saja yang lewat dari diri kita pasti bukan takdir kita tapi jika itu adalah takdir kita, ia akan  menemukan jalan untuk bertemu dengan kita”.

Pada tahun ini, Laznas BSMU mempunyai campaign Go Happy dengan  minimal uang Rp 5.000 kamu sudah bisa memberikan sejuta kebaikan dan maslahat bagi mereka yang membutuhkan melalui https://www.bsmu.or.id/gohappy/

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari