Facebook

memberi makan orang berpuasa

Keberkahan dan Pahala Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Berpuasa berarti menahan haus dan lapar, serta segala hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa. Orang yang berpuasa dapat membatalkan puasanya dengan sekedar kemampuannya tanpa harus berlebih-lebihan karena hal ini lebih dekat kepada kesehatan dan arti puasa yang sesungguhnya.

Dalam bulan ramadhan setiap amal kebaikan akan bernilai ganda, tentu hal ini menjadi sebuah kesempatan yang luar biasa untuk menambah pundi pundi amal sholeh sebagai bekal ke akhirat.

Ibnu Abbas ra berkata, “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan. Beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan. Beliau tidak pernah meminta sesuatu kecuali memberikannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Aisyah radhiallahu anha mengatakan, “Rasulullah jika masuk bulan Ramadhan membebaskan setiap tawanan dan memberi setiap orang yang meminta.”(HR.Imam Al Baihaqi)

Salah satu kebutuhan penting dalam berpuasa adalah berbuka, sehingga banyak sekali orang yang berlomba menyediakan makanan berbuka atau takjil.

Pahala memberi makan kepada orang yang berpuasa adalah sebesar pahala orang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang diberi makan itu. Berkahnya nilai dan jenis makanan berbuka yang diberikan bisa di sesuaikan dengan kemampuan namun yang terbaik dan mengenyangkan tentu akan lebih baik.

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192, Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dengan melakukan banyak bersedekah melalui memberi makan berbuka dibarengi dengan berpuasa itulah jalan menuju surga.

Dari ‘Ali bin Abu Thalib ra , beliau berkata, Nabi SAW bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا. فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

“Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.”Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” (HR Tirmidzi no. 1984. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Rasulullah memuji akhlak Abu Bakar As Shidiq dalam sebuah hadits, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ صَائِمًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ تَبِعَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ جَنَازَةً قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ أَطْعَمَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ مِسْكِينًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ عَادَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ مَرِيضًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اجْتَمَعْنَ فِي امْرِئٍ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya (kepada para sahabat), “Siapakah di antara kalian yang pada hari ini berpuasa?” Abu Bakar berkata, “Saya.” Beliau bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengiringi jenazah?” Maka Abu Bakar berkata, “Saya.” Beliau kembali bertanya, “Siapakah di antara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?” Maka Abu Bakar mengatakan, “Saya.” Lalu beliau bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengunjungi orang sakit.” Abu Bakar kembali mengatakan, “Saya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Tidaklah ciri-ciri itu terkumpul pada diri seseorang melainkan dia pasti akan masuk surga.” (HR. Muslim, no. 1028).

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) sebagai lembaga Zakat terpercaya tahun ini  melakukan berbagai kegiatan pada bulan Ramadhan 1443 H dengan tema “Inspirasi Kebaikan”. Program campaign dan penyaluran yang dilaksanakan yaitu: Sembako untuk dhuafa, Paket berbuka dan sahur, zakat fitrah dan fidyah. Donasi bisa disalurkan melalui https://www.bsmu.or.id/ramadan/

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari