Facebook

infaq

Rahasia dibalik Senyum, Sedekah yang Manfaatnya Luar Biasa

Senyum adalah upaya yang tidak membutuhkan banyak tenaga tetapi memiliki efek yang luar biasa baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Senyum yang tulus merupakan salah satu tanda keramahan dan akhlak yang baik.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 dengan subjek penelitian 150 pemain Major League Baseball, menunjukkan bahwa pemain yang seringkali memiliki senyum asli dan berseri rata- rata mempunyai umur lebih panjang daripada para pemain yang hanya memiliki setengah senyuman saja.

Selain itu, dalam islam senyum merupakan salah satu bentuk ibadah, karena senyum juga dapat memupuk hubungan baik antar sesama manusia.

Salah satu figure dalam islam yang murah senyum dan senantiasa berbuat baik adalah Rasulullah SAW. Senyum adalah sedekah sebagaimana dalam hadits yang berbunyi :

تَبَسُّمُكَ فيِ وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَة

“Senyummu pada wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR Tirmidzi).

Senyum adalah perbuatan yang mudah dilakukan dan tanpa harus mengeluarkan biaya untuk melakukannya. Walaupun demikian, senyum  yang tulus memiliki manfaat yang luar biasa. Salah satu efeknya adalah dapat menyebarkan kebahagiaan untuk orang yang melihatnya.

Selain itu, senyum juga dapat menarik hati orang lain, yang mungkin sebelumnya orang tersebut tidak mengenal kita bisa menjadi lebih mengenal dan semakin akrab. Hal ini bisa mempermudah kita dalam menjalin komunikasi kepada orang lain. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW,

إنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ النَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ مِنْكُمْ بَسْطُ الْوَجْهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ

Artinya: “Sesungguhnya kalian tidak bisa menarik hati manusia dengan harta kalian. Akan tetapi kalian bisa menarik hati mereka dengan wajah berseri dan akhlak yang mulia” (HR. Al Hakim).

Senyuman yang sedikit namun tulus dan terus menerus dilakukan akan memberikan kebahagiaan kepada makhluk hidup di sekeliling kita dan manfaatnya tentu akan Kembali ke diri kita masing-masing.

Senyum adalah sedekah badan yang bisa kita lakukan kapanpun tetapi jangan pernah menganggap bahwa cukup bersedekah hanya dengan senyum saja. Sedekah harta juga perlu rutin dilakukan agar umat muslim menjadi kuat secara ekonomi. Walaupun hanya mampu bersedekah dengan jumlah yang sedikit, hal itu mampu mendapatkan efek yang besar jika dilakukan secara berjamaah melalui Lembaga yang terpercaya.

Salah satunya melalui Laznas Bangun sejahtera mitra Umat (BSMU) yang memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Program yang dijalankan meliputi, beras untuk santri, infaq Covid, Infaq peduli masjid dan Infaq untuk kemanusiaan. Dalam memberikan bantuan Laznas BSMU melakukan proses assessment yang ketat agar sedekah dapat diterima untuk orang yang benar-benar berhak, ini supaya keberkahan harta semakin bermanfaat.

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Yayasan BSMU di Aceh

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) senantiasa untuk menebarkan kebermanfaatan diberbagai daerah. Melakukan transformasi dari mustahik menjadi muzakki menjadi salah satu tujuan pemberdayaan dari dana Zakat Infak Sedekah yang telah terhimpun.

Penerima manfaat yang tepat akan membuat keberkahan baik untuk para mustahik sekaligus muzakki. Berbagai tempat dikunjungi untuk menilai kelayakan orang yang akan menerima manfaat karena sebagai amil ada tanggung jawab yang sangat besar agar dana zakat diberikan kepada orang yang tepat. Lelah tidak menjadi halangan karena sadar amil adalah tentara Allah yang menebar keberkahan untuk penjuru dunia.

Satu persatu penerima manfaat diseleksi, faktor penilaiannya tidak hanya karena miskin belaka tetapi juga akhlak menjadi salah satu penentu kelayakan seseorang untuk menerima dana zakat untuk pemberdayaan ini. Melalui pemberdayaan ekonomi Yayasan BSMU bukan hanya ingin menjadikan orang miskin menjadi kaya tetapi lebih dari itu, menjadikannya seorang muzakki. Hal ini agar zakat terus berputar untuk menambah keberkahan.

Ada beberapa wilayah yang menjadi penambahan program pemberdayaan ekonomi diantaranya : Aceh, Lebak dan Lampung Timur. Potensi yang dikembangkan masing-masing daerah berbeda-beda disesuaikan dengan potensi wilayah tersebut.

Aceh Timur merupakan daerah terluar desa binaan yang sedang dibentuk. Desa yang menjadi tempat penerima manfaat lokasinya berjarak 6 km dari kota Banda Aceh. Desa tersebut bernama Gampong Meunasah Asan Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Sepanjang mata memandang terhampar tambak bandeng, mayoritas warga disini merupakan peternak bandeng walaupun demikian tidak semua orang kaya.

Selain disediakan sarana dan prasarana para penerima tambak bandeng dibantu untuk mendapatkan pembelinya. Namun setelahnya para peternak dididik untuk dapat melakukan prosesnya secara mandiri dari hulu sampai ke hilir. Dari jumlah 200 hektar tambak yang dibutuhkan yang saat ini baru tersedia 50 hektar yang tersebar di 20 tambak.

Daerah Lebak, mayoritas warga di lingkungan tersebut merupakan peternak kambing/domba, sehingga Yayasan BSMU menjadikannya kluster kambing/domba. Saat ini sedang dalam tahap pembangunan jalan menuju kandang.

Sama halnya seperti Aceh dan Lebak, setelah menyeleksi penerima manfaat di Lampung Timur, tim bersegera membenahi sarana dan prasarana untuk menunjang program pemberdayaan. Di sini akan dikembangkan sebagai klaster padi organik yang sebelumnya sudah dikembangkan di Desa BSI sebelumnya yaitu Desa Rejo Asri. Letaknya bersebelahan dengan Rejo Asri, hal ini diharapkan agar terjalin kolaborasi yang saling menguntungkan antara keduannya.

Desa binaan Yayasan BSMU akan terus bertambah jumlahnya, tidak hanya ada di pulau Jawa atau Sumatera saja tetapi juga aka nada di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga akan semakin banyak mustahiq yang berubah menjadi muzakki melalui program Empowerment dan Sociopreneur Group (ESG).

Keutamaan Sedekah Rutin Menurut Rasulullah SAW

Sedekah atau shodaqoh secara etimologi kata mempunyai dua pengertian, yaitu dalam arti sempit dan luas. Dalam arti sempit, amalan ini berarti menginfakan harta di jalan Allah atau menyisihkan sebagian uang pada fakir miskin. Jika dilihat lebih luas, sedekah juga mencakup dzikir (tasbih, tahmid, dan tahlil) dan segala macam perbuatan baik lainnya.

Adapun pengertian sedekah menurut KBBI adalah pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, diluar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. Pengertian secara umum sedekah adalah mengamalkan harta di jalan Allah dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan, dan semata-mata mengharapkan ridha-Nya sebagai kebenaran iman seseorang. Istilah lain sedekah adalah derma dan donasi.

Sedekah memiliki banyak fadhilah atau manfaat dan keutamaan. Manfaat sedekah yang pertama adalah sebagai penolak bala, penyubur pahala, menahan musibah, dan kejahatan serta rezeki yang dilipat gandakan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah.”

Nabi SAW bersabda, “Asshodaqotu tasuddu sab’iina baaban minas suu-i” artinya: “Shodaqoh itu menutup tujuh puluh pintu kejahatan.”

Itulah di antara manfaat sedekah sebagaimana janji Allah SWT dalam Al-Quran: “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.” (QS. Al-Baqarah: 245).

Dari banyaknya manfaat sedekah yang disebutkan diatas, sudah semestinya kita berlomba untuk bersedekah agar mendapatkan manfaat sedekah. Sedekah dari harta yang kita miliki tidak harus bernilai besar, yang terpenting adalah konsisten dan Istiqomah dalam melakukannya.

Ternyata, Allah mencintai amalan-amalan yang rutin dan berkelanjutan walaupun secara jumlah hanya sedikit. Misalkan sedekah, jika dilakukan secara rutin Allah lebih senang walaupun tidak banyak.

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang berkelanjutan walaupun itu sedikit.” (H.R Muslim)

Mulai sedekah hari ini secara rutin. Tidak apa-apa jumlahnya sedikit apalagi yang kita berikan sedekah yang terbaik dari yang kita punya. Allah Maha Mengetahui dan Maha melihat ketulusan dan kelurusan niat kita. Rutinkan sedekah walau sedikit.

Keutamaan Sedekah Jumat Menurut Rasulullah SAW

Jum’at 22 Oktober bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Para santri memiliki peranan yang besar dalam rangka menyebarkan nilai-nilai keislaman. Santri juga sekaligus menjadi contoh penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Karena masyarakat menilai bahwa santri memiliki ilmu agama lebih banyak daripada masyarakat biasanya.

Jika dahulu santri menjadi penyeru untuk berjihad melawan penindasan, maka saat ini santri berjihad untuk mengajak masyarakat melakukan amal-amal kebaikan. Tidak hanya santri saja yang memiliki kewajiban untuk menyebarkan kebaikan, namun seluruh umat islam wajib menyebarkannya juga. Salah satu waktu yang dianjurkan untuk menyebarkan islam dengan memperbanyak amal kebaikan adalah di hari Jum’at.

Hari Jumat adalah waktu yang utama dan penuh dengan berkah Allah SWT. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW dari Salamah dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, “Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa dimana tidak seorangpun berdo’a kecuali Dia akan mengabulkan do’a itu.” [HR.Muslim].

BACA: Belajar Sedekah Dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga

Selain mengisi hari Jum’at dengan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW pun para ulama juga menganjurkan untuk mengisi hari ini dengan lebih banyak bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Kenapa sedekah di hari Jum’at? Karena banyak keutamaan melakukan amalan itu di hari yang mulia dibandingkan pada hari-hari biasa. Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan anjuran khusus tentang keutamaan sedekah di hari Jum’at. Berikut haditsnya:

“Dari Jabir bin Abdillah berkata, Rasulullah SAW bersabda saat beliau berada diatas mimbarnya, wahai manusia bertaubatlah kalian kepada Tuhan kalian sebelum kalian mati. Bersegeralah kembali pada-Nya dengan amal-amal saleh, sambunglah hubungan antara Tuhan dan kalian dengan memperbanyak dzikir dan sedekahlah disaat sepi dan ramai, maka kalian akan diganjar, ditolong dan diberi rizki” (HR. Al-Kassi dalam kitab al_Muntakhab min Musnad Abd bin Hamid)

Ibnul Qayyim berkata, “Bersedekah pada hari Jum’at dibandingkan hari-hari lainnya dalam sepekan seperti bersedekah pada bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, “Bersedekah di dalamnya lebih besar pahalanya) daripada bersedekah pada hari lainnya.” (hadits mauquf shahih namun memiliki hukum marfu’).

Sangat disayang hari yang mulia dilewatkan tanpa bersedekah di dalamnya. Berapapun rezeki yang dimiliki usahakan untuk dapat menunaikannya.

Laznas BSMU memiliki program unggulan 10 ribu untuk Sejuta Kebaikan. Jadi tidak perlu memiliki uang banyak untuk dapat membantu orang lain. Adapun programnya meliputi Infaq Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19 dan Infaq Kemanusiaan.

Simak, Ini Keutamaan Sedekah Menurut Al-Quran dan Hadist

Sedekah adalah amal yang bisa dilakukan oleh siapa saja, miskin ataupun kaya. Sedekah bisa berbentuk apa saja baik perbuatan maupun dalam bentuk harta. Jika sedekah yang berbentuk harta sering disebut dengan infaq.

Sedekah ada 3 macam yaitu sedekah sunnah, sedekah wajib atau yang biasa disebut zakat dan sedekah yang utama atau wakaf. Dalam beramal Allah akan melihat dari niat bukan dari jumlahnya. Hal ini sesuai dengan Quran surat Al Talaq ayat 7.

Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.”

Baca : Cara Bersedekah Yang Baik

Dilansir dari berbagai sumber disebutkan ada 3 jenis sedekah yang paling utama.

  1. Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah adalah sedekah yang diniatkan untuk kebaikan. Sedekah ini memiliki dampak tidak hanya didunia saja namun juga sampai ke akhirat. Sedekah jariyah lebih dikenal dengan wakaf. Misalnya sedekah dalam pembangunan masjid, saluran air, dan sebagainya.

Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Muslim, “Rasulullah bersabda, Jika seorang anak Adam meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga hal, sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak (sholeh) yang mendoakan orangtuanya.”

  1. Sedekah yang Sembunyi-sembunyi

Dalam bersedekah, kita dianjurkan untuk tidak pamer (riya), untuk menjaga kerahasiaannya bahkan dianjurkan agar tangan yang memberi tidak diketahui oleh tangan yang lain.

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 262 Allah berfirman, “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudia mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti perasaan (si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Allah.”

Selain itu, Allah juga menegaskan firman-Nya dalam Al-Baqarah Ayat 264 bagi orang yang memamerkan amalan sedekahnya. Allah berfirman, ” Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan (si penerima).”

Baca juga : Perbedaan Zakat dan Sedekah

  1. Sedekah Kepada Kerabat

Sanak kerabat memiliki hak terhadap harta yang kita miliki, sehingga bersedekah kepada mereka juga merupakan sebuah keutamaan. Namun, jika ada orang sholeh yang juga membutuhkan bantuan layak untuk dibantu karena harta kita bisa menjadi lebih berkah bila di tangannya.

Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Bersedekah kepada orang miskin adalah satu sedekah dan kepada kerabat ada dua (kebaikan), sedekah, dan silaturrahim.

Masyarakat kita masih lebih banyak bersedekah dengan orang yang terdekat, tidak mengumpulkan melalui lembaga zakat yang terpercaya. Hal ini tentu baik saja,  tetapi lebih menjadi berkah harta jika dikumpulkan karena sedekah yang dikumpulkan bisa menjadi banyak sehingga kebermanfaatannya bisa lebih terasa. Sedekah yang diberikan tidak hanya habis dalam sekali makan, tapi manfaatnya bertubi-tubi yang akan dirasakan oleh masyarakat.

Program Gerakan Waqaf 5.000 Alquran dan 10.000 Iqra’ untuk Trauma Spiritual Healing

BSM Umat – Wakaf Al Quran merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia; wakaf tergolong ke dalam amal jariyah atau amalan yang tidak putus pahalanya bagi orang yang beramal mewakafkan harta bendanya di jalan Allah Swt.

Wakaf Al Qur’an Menjadi Bagian dari 7 (tujuh) Amalan Jariyah :

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar-luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (alquran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Hikmah Wakaf

1. Sebagai pembuka jalan beribadah kepada Allah Swt.,

2. Mengajak muslim yang lain untuk berlomba-lomba di dalam kebaikan (fastabikul khayrat),

3 .Memberikan pahala yang mengalir terus-menerus meskipun orang yang beramal saleh tersebut telah wafat,

4. Demi kebaikan Islam,

5. Membantu mengurangi beban susah fakir miskin serta anak yatim.

Saat ini Lombok belum pulih, masih meninggalkan trauma akibat bencana gempa bumi dengan  kekuatan 6,4 SR. Tak hanya kerugian material, menurut  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kerusakan dan kerugian mencapai Rp 8,8 triliun. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat di Negeri Seribu Masjid itu selama sebulan telah terjadi 1.973 gempa bumi.

Berbagai bantuan materiil telah disalurkan kepada para penyitas Gempa Lombok.

Lalu bagaimana dengan spiritualnya?

Selain membutuhkan bantuan materiil (sandang, pangan dan papan), mereka juga membutuhkan asupan rohani. Oleh karena itu, BSM Umat telah mengirimkan seribu Al Quran. Ditaksir perlu Lima Ribu Al Quran dan 10.000 Iqro’ lagi untuk para penyitas Gempa Lombok.

Paket donasi

Al Qur’an :  Rp  100.000/ mushaf

Iqro’        :  Rp   25.000/ buku

Ingin mendapatkan pahala yang unlimited dan memperbaiki spiritual Masyarakat Lombok?

Yuk, salurkan bantuanmu melalui BSM Umat kepada penyintas Gempa Lombok. Bantuan donasi anda dapat disalurkan ke Rekening Bank Syariah Mandiri 700 133 0068 a/n Yayasan BSMU – Wakaf. Sekecil apapun donasi anda akan sangat mempengaruhi masa depan mereka.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari