Facebook

Indonesia

Potensi Indonesia Sebagai Pusat Pengembangan Keuangan Syariah Dunia

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, sudah selayaknya Indonesia menjadi pelopor dalam pengembangan keuangan syariah di dunia. Hal ini bukan merupakan impian yang mustahil karena potensi Indonesia untuk menjadi global player dalam keuangan syariah sangat besar, antara lain adalah: (1) Jumlah penduduk muslim yang besar menjadi potensi nasabah industri keuangan syariah. (2) Prospek ekonomi yang cerah, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi (3) Memiliki sumber daya alam yang melimpah yang dapat dijadikan sebagai underlying transaksi industri keuangan syariah.

Membangun Kesadaran Menjadi Entrepreneur Muslim Yang Berkelanjutan

Dalam pandangan Islam, bekerja dan berusaha, termasuk berwirausaha merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia karena keberadaannya sebagai khalifah fil-ardh dimaksudkan untuk memakmurkan bumi dan membawanya ke arah yang lebih baik. Dalam Islam, anjuran untuk berusaha dan entrepreneurship dan giat bekerja sebagai bentuk realisasi dari kekhalifahan manusia.

Cek Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Halal untuk Liburan Akhir Tahun

Berwisata sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat perkotaan. Banyak hal positif yang akan didapatkan ketika melakukan perjalanan wisata. Namun, perjalanan wisata bisa menjadi rusak agendanya ketika tidak mendapatkan sesuai dengan harapan. Contohnya saja ketika ingin makan ternyata makanan disekitarnya banyak yang tidak makan, tentu ini membuat liburan tidak menyenangkan.

Berdasarkan penilaian Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2019, Indonesia dinobatkan sebagai wisata halal yang diakui oleh dunia. Mengungguli 130 destinasi lainnya di seluruh dunia, wisatawan tidak perlu khawatir lagi ketika ingin berwisata ke Indonesia.

Pariwisata halal di Indonesia tidak hanya mengacu kepada makanan halal saja, melainkan juga ketersediaan fasilitas ibadah, penginapan berbasis syariah, serta lingkungan dan layanan yang mendukung.

Lima tempat wisata religi yang dinobatkan sebagai halal terbaik di Indonesia tersebut yaitu Aceh, Riau & Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Jakarta dan Lombok. Walaupun demikian bukan berarti daerah ditempat lain di Indonesia tidak bersahabat dengan wisatawan muslim. Kini sudah banyak wisata halal di seluruh Indonesia, seperti banyaknya hotel syariah, restoran yang memiliki label halal dan juga tempat wisata yang mengakomodir tempat ibadah.

Destinasi Wisata Halal Terbaik Indonesia

  1. Lombok

Merupakan destinasi wisata halal terbaik di Indonesia yang menduduki peringkat pertama. Lombok berhasil menjadi yang terdepan karena memiliki restoran halal yang bersertifikasi dan tersedianya fasilitas beribadah umat Muslim. Hebatnya lagi, Lombok ternyata punya banyak masjid yang bisa diakses oleh wisatawan domestik maupun internasional.

Lombok memiliki  julukan sebagai Pulau Seribu Masjid. Jika ke Lombok, pastikan kamu mengunjungi Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center NTB, masjid terindah dan terbesar yang ditetapkan sebagai ikon wisata religi di Lombok. Kemudian ada Masjid Kuno Bayan, yang menjadi saksi bisu masuknya ajaran agama Islam di Pulau Lombok.

Jangan lupa menikmati indahnya pantai Pink, Gili Trawangan, Senggigi, dan berbagai pantai lainnya.

 2. Aceh

Aceh terkenal dengan sebutan Serambi Mekah, juga dinobatkan sebagai destinasi wisata halal peringkat kedua di Indonesia. Sebagai provinsi yang jumlah penduduk Muslim-nya tertinggi di Indonesia, tak heran jika Aceh sangat menjunjung tinggi nilai agama. Tempat wisata religi yang wajib dikunjungi ketika di Aceh, yaitu Masjid Raya Baiturrahman, yang menjadi saksi bisu peristiwa gempa dan tsunami tahun 2004. Aceh juga mempunyai banyak destinasi wisata memesona yang wajib dikunjungi, seperti pantai Lampuuk, pantai Lhoknga, dan pulau Sabang.

 3. Riau & Kepulauan Riau

Sebagai peringkat ketiga terbaik, Riau dan Kepulauan Riau sangat menarik untuk dikunjungi oleh umat Muslim. Bukti kejayaan penyebaran agama Islam, Riau memiliki tempat wisata religi, salah satunya Istana Siak Sri Indrapura. Istana peninggalan kerajaan Melayu Islam terbesar di Riau ini, menyimpan benda koleksi kerajaan, seperti kursi singgasana berbalut emas, mahkota, brankas, hingga tombak kerajaan.

Sementara itu di Kepulauan Riau, terdapat Masjid Raya Sultan Riau yang berada di Pulau Penyengat. Konon, dinding masjid ini terbuat dari putih telur sebagai bahan perekatnya. Di masjid ini pula, ada benda peninggalan sejarah yaitu Alquran berukuran besar yang ditulis dengan tangan.

 4. DKI Jakarta

DKI Jakarta menempati posisi keempat destinasi wisata halal terbaik dan terfavorit di Indonesia. Sebagai ibu kota Indonesia, wajar saja jika Jakarta unggul karena punya tempat wisata religi yang memadai bagi umat Muslim. Jakarta memiliki sekitar 7.795 bangunan masjid, 510 hotel dengan sertifikat halal, dan 20 situs heritage Islam.

Tempat wisata religi yang wajib dikunjungi ketika di Jakarta yaitu Masjid Istiqlal, yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, sambangi pula Jakarta Islamic Center yang memiliki koleksi Alquran raksasa berukuran 100 cm x 50 cm.

Kepulauan Seribu juga tengah dibangun sebagai solusi pariwisata bahari yang mendukung pelayanan bagi wisatawan Muslim dari seluruh dunia.

  1. Sumatera Barat

Peringkat kelima destinasi wisata halal terbaik di Indonesia ditempati oleh Provinsi Sumatera Barat. Mayoritas masyarakat Sumatera Barat yang beretnis Minangkabau, keseluruhannya memeluk agama Islam. Memiliki falsafah “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” atau adat bersendikan agama, agama bersendikan Alquran, konsep wisata berbasis halal bukanlah hal yang baru bagi Sumatera Barat.

Berdasarkan sejarahnya, provinsi ini pernah menjadi pusat pendidikan Islam di Pulau Sumatera dengan surau sebagai basis utamanya. Makanya, jumlah rumah ibadah bagi umat Muslim hingga kini mencapai 5.218 masjid dan 9.661 musala atau langgar.

Tempat wisata yang tak boleh dilewatkan di Sumatera Barat, yaitu Masjid Raya Sumatera Barat yang mihrab masjidnya menyerupai Hajar Aswad. Ingin melihat Makkah? Kunjungi saja Miniatur Makkah, tempat manasik haji, yang di dalamnya terdapat bangunan mirip Kabah. Jangan lupa menikmati keindahan Jam Gadang dan Pantai Air Manis yang punya objek wisata batu Malin Kundang sedang bersujud.

Wisata halal membuat wisata menjadi lebih tenang dan sekaligus belajar mengenai sejarah islam di Nusantara. Selamat menikmati liburan dan menebarkan keberkahan harta dengan senantiasa bersedekah.

BSI Bersama Yayasan BSMU Luncurkan Program BSI Scholarship

Jakarta, 2 Desember 2021 – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat komitmennya untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dengan meluncurkan beasiswa BSI Scholarship bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU).

BSI Scholarship adalah wujud kepedulian Bank Syariah Indonesia dalam penguatan kualitas pendidikan generasi milenial di Tanah Air. Meski baru secara resmi diluncurkan, sebanyak 4.418 mahasiswa sudah mendaftar untuk mengikuti BSI Scholarship. Namun hanya 463 mahasiswa yang terpilih sebagai awardee. Para mahasiswa yang terpilih berasal dari 38 universitas ternama di Indonesia.

Wakil Direktur Utama 1 BSI Ngatari menyampaikan, program ini menjadi bentuk keseriusan pihaknya dalam membangun generasi muda yang bermartabat dengan memiliki pendidikan yang tinggi. Sehingga diharapkan para mahasiswa penerima BSI Scholarship dapat menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang kompeten, dan memiliki akhlak yang mulia serta dapat memberikan kontribusi optimal bagi bangsa Indonesia.

“Semoga program ini dapat menjadi spirit BSI untuk terus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia,” kata Ngatari.

Dalam peluncuran BSI Scholarship ini, dibahas juga mengenai tips bagi para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi shariah young leader di masa yang akan datang. Ngatari menegaskan bahwa BSI Scholarship hadir untuk membentuk para pemimpin masa depan umat yang berkarakter, amanah dan dapat menjadi teladan serta mampu berkontribusi khususnya dalam bidang industri ekonomi syariah.

Hadir pada kesempatan ini Direktorat Jenderal (Dirjen) Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendibudristek), Nizam; Tokoh Ekonomi Syariah, Syafii Antonio; CEO Paragon Technology and Innovation, Salman Subakat; Direktur Lembaga Beasiswa BAZNAS, Sri Nurhidayah; Wakil Direktur Utama 1 BSI, Ngatari; Direktur Compliance & Human Capital BSI, Tribuana Tunggadewi; Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia, Komaruddin Hidayat; dan Direktur Eksekutif Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat, Sukoriyanto Saputro.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Sukoriyanto Saputro menyampaikan, melalui program BSI Scholarship mahasiswa akan mendapatkan beberapa fasilitas. Di antaranya adalah bantuan uang pendidikan selama 2 tahun, bimbingan kepemimpinan dan pembangunan karakter.

“Selain itu mahasiswa juga akan mendapatkan pelatihan literasi ekonomi dan keuangan syariah; pendanaan dan pendampingan social project; mentorship pimpinan bank syariah dan magang di industri ekonomi syariah,” ujarnya melengkapi.

Acara peluncuran BSI Scholarship itu pun dihadiri pula Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendibudristek) Nizam. Dia mengapresiasi BSI dan Yayasan BSMU terkait dengan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan.

“Kami memberikan apresiasi terkait beasiswa yang diberikan, diharapkan hal ini bisa menjadi salah satu sumbangsih kita untuk membantu mahasiswa kurang mampu yang berprestasi,” kata Nizam.

Menurut Nizam Indonesia saat ini masuk dalam masa bonus demografi. Bonus demografi ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar bisa lebih kreatif, inovatif, berdaya saing dan berakhlak mulia.

Penyaluran Ziswaf

Selain bekerja sama dalam mendukung program pendidikan, sebelumnya BSI dan Yayasan BSMU telah lebih dahulu berkolaborasi meningkatkan penyaluran zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ZISWAF).

Hingga September 2021, BSI telah menyalurkan dana ZIS melalui Yayasan BSMU sebesar Rp48 miliar. Penyaluran dana ZIS ini dilakukan ke berbagai bidang di antaranya pendidikan, kemanusiaan, dan pembinaan usaha bagi UMKM.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang telah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Agama (Kemenag) per November 2021. Daftar LAZ dari Kemenag ini baik berasal dari Lembaga Amil Zakat nasional hingga skala kabupaten/kota.

Sejarah Wakaf di Masa Sebelum Kemerdekaan Indonesia

Sejak Islam datang ke Indonesia, perwakafan sudah mulai dikenal oleh masyarakat. Peraturan perwakafan kala itu diatur oleh hukum islam belum masuk ke undang undang resmi. Pada saat itu, tata cara perwakafan tanah dilakukan berdasarkan ketentuan-ketentuan fiqh yang terdapat dalam kitab-kitab kuning.

Seiring dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia dengan terbentuk pemerintahan di bawah kekuasaan Hindia Belanda, setiap perbuatan perwakafan tanah harus diketahui oleh negara dalam hal ini Pemerintah.

Hal ini karena wakaf erat kaitannya dengan masalah sosial dan keberadaannya membantu dalam perkembangan peradaban masyarakat Islam.

Berdasarkan sejarah, banyak bukti peninggalan wakaf sejak periode Islam masuk Indonesia atau sebelum kemerdekaan. Adapun sejarah perkembangan perwakafan di Indonesia sebagai berikut:

Wakaf Pada Zaman Kesultanan

Banyak bukti-bukti ditemukan bahwa pada masa kesultanan telah dilakukan praktik wakaf, hal ini dapat dilihat pada peninggalan sejarah, baik berupa tanah dan bangunan masjid, bangunan madrasah, komplek makam, tanah lahan baik basah maupun kering yang ditemukan hampir di seluruh Indonesia terutama yang di zaman dulu kesultanan/Susuhan atau pernah diperintah oleh Bupati yang beragama Islam. Bukti itu antara lain tanah-tanah yang diantaranya berdiri masjid seperti:

1. Masjid Al Falah di Jambi berasal dari tanah Sultan Thah Saifudin;

Masjid wakaf di Indonesia yang satu ini berasal dari Jambi yang berdiri di atas tanah wakaf milik Sultan Thah Saifudin. Masjid Al-Falah dijuluki sebagai masjid seribu tiang dan menjadi ikon kebangaan masyarakat Jambi. Sejak pertama kali dibangun tahun 1971, masjid ini kental dengan nuansa kerajaan melayu. Proses pembangunannya pun memiliki waktu perjuangan yang tidak singkat, yakni 9 tahun.

2. Masjid Kauman di Cirebon wakaf dari Sunan Gunung Jati;

Dibangun pada tahun 1480 oleh Sunan Gunung Djati sebagai pemimpin, lalu Sunan Kalijaga dan Raden Sepat sebagai arsiteknya dan 200 orang pembantunya. Raden Sepat merancang ruang utama masjid berbentuk bujur sangkar seluas 400 meter persegi. Di bagian mihrab, terdapat bermacam-macam ukiran bunga teratai yang dibuat oleh Sunan Kalijaga. Selain itu, ada tiga buah ubin khusus yang melambangkan 3 ajaran pokok, yakni iman, islam, dan ihsan.

3. Masjid di Demak wakaf dari Raden Patah;

Masjid Demak dibangun dengan bantuan walisongo saat mendirikan 4 tiang utama, yaitu Sunan Bonang di sebelah barat laut, lalu Sunan Gunung Jati di sebelah barat daya, Sunan Apel di sebelah tenggara, dan Sunan Kalijaga di sebelah timur laut. Masjid ini terkenal menjadi salah satu masjid wakaf tertua di Indonesia.

4. Masjid Menara di Kudus wakaf dari Sunan Muria;

Wakaf menara masjid yang satu ini berasal dari Sunan Kudus. Menara ini dijuluki sebagai Masjid Al Aqsa dan Masjid Al Manar yang dibangun dari batu bata merah pada tahun 1549 masehi. Coraknya merupakan hasil akulturasi budaya Islam, Hindu, dan Buddha yang merupakan wujud toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

5. Masjid Jamik Bangkalan wakaf dari Sultan Abdul Qodirun;

Masjid Agung Bangkalan Pertama kali dibangun oleh Sultan Raden Maulana Abdul Kadir bergelar Pangeran Adipati Cakra Adiningrat II dan lebih dikenal dengan nama Sultan Kadirun. Pembangunannya dimulai dengan pemancangan pertama pada tanggal 14 Jumadil Akhir 1234 H atau 10 April 1819 M sesudah Sholat Jum’at. Bangunan awal masjid ini berukuran 30 m x 30 m.

6. Masjid Agung Semarang wakaf dari Pangeran Pandanaran;

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan sebuah landmark masjid agung yang terletak di Kota Semarang. Masjid agung semarang ini berdiri di luas lahan sebesar 119 hektar , tanah yang ditempati ini merupakan pemberian (Tanah wakaf) dari Ki Ageng Pandanaran II. Beliau merupakan bupati semarang pada zaman dahulu. Ia merupakan sosok yang dermawan dan suka berbagi , ia mewakafkan ratusan hektar tanahnya untuk digunakan sebagai sarana produktif seperti masjid.

7. Masjid Ampel di Surabaya wakaf dari R. Rochmat Sunan Ampel;

Di dalam Masjid Sunan Ampel terdapat 16 tiang utama yang terbuat dari kayu jati asli. Empat tiang yang menjulang setinggi 17 meter tampil mencolok di tengah. Tiang berdiri tegak lurus tanpa sambungan dan menjadi penyangga pokok atap bersusun tiga di atasnya. Desain atap berupa tajuk tumpang tiga memang menjadi ciri umum masjid-masjid kuno di Jawa, yang melambangkan Islam, iman, dan ihsan.

8. Masjid Agung Kauman di Yogya wakaf dari Sultan Agung;

Masjid Gedhe Kauman, merupakan nama awal sebelum berubah menjadi Masjid Agung, Masjid Besar, dan sekarang Masjid Raya Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertama kali dibangun pada tanggal 29 Mei 1773 atau 6 Robi’ul Akhir 1187 Hijriyah, masih erat kaitanya dengan perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Perjanjian yang menjadi awal mula berdirinya Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

9. Masjid Agung Kauman di Solo wakaf dari Susuhunan Paku Buwono X;

Masjid Agung Surakarta adalah peninggalan Kerajaan Mataram. Masjid Agung Surakarta terletak dekat Keraton sebagai pusat pemerintahan dan tempat tinggal raja, alun-alun sebagai pusat aktivitas masyarakat, dan pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi. Bangunan berbentuk tajug dengan atap tumpang tiga dan berpuncak mustaka (kubah). Makna tajug bertumpang tiga tersebut adalah pokok-pokok tuntunan Islam, yakni iman, Islam, dan ihsan.

Masih banyak masjid yang didirikan dengan wakaf di nusantara, ini membuktikan peranan wakaf dalam membangun peradaban masyarakat.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan, salah satu adalah wakaf masjid Bakauheni yang terletak di Sumatera Selatan. Hanya dengan sepuluh ribu rupiah sudah dapat ikut wakaf pembangunan masjid Bakauheni yang pahalanya akan terus mengalir selama masih digunakan.

Cara pembayaran wakaf dapat dilakukan dengan cara online melalui BSI Mobile, jadiberkah.id dan bsmu.or.id/sejutakebaikan.

Peran Wakaf Dalam Pendidikan di Indonesia

Pendidikan adalah faktor penting dalam kehidupan. Dengan ilmu pengetahuan yang didapat melalui pendidikan dapat menjadi pendorong kemajuan umat dan bangsa. Islam sangat memberikan perhatian yang besar dalam hal pendidikan.

Dalam instrumen ekonomi islam, wakaf bisa menjadi solusi untuk mengembangkan dunia pendidikan, sehingga mulai dikenallah istilah wakaf pendidikan.

Wakaf pendidikan adalah sejumlah harta yang diwakafkan untuk kegiatan pendidikan. Jenis wakaf pendidikan itu sendiri yaitu wakaf produktif, yaitu wakaf yang manfaatnya bukan pada benda wakaf secara langsung akan tetapi dari hasil pengembangan wakaf yang diberikan kepada yang berhak sesuai dengan tujuan wakaf.

Sejarah pendidikan Indonesia tidak luput dari wakaf. Beberapa contoh lembaga yang mengembangkan pendidikan dengan wakaf :

1.Yayasan Al-Azhar Indonesia, kini telah memiliki 150 cabang masjid di Indonesia, belum lagi aset sekolahnya : sekarang hampir di tiap provinsi ada Sekolah Al-Azhar.

2.Gontor memiliki 20 cabang dan 400 pondok alumni tersebar di seantero nusantara bahkan ada yang di luar negeri setelah 90 tahun berdiri

3.Setelah 104 tahun berdiri Muhammadiyah telah memiliki 10.000 lebih sekolah mulai dari PAUD hingga SMU, 170 lebih universitas,

4. NU memiliki 27 ribu pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan bisa lebih dan pesantren tersebut didirikan diatas tanah Wakaf, menurut data dari kemenag.

Masih banyak contoh wakaf lain dalam hal wakaf pendidikan. Dari contoh tersebut disimpulkan  bahwa pendidikan di Indonesia berkembang dengan investasi wakaf. Dalam wakaf, harta yang telah diwakafkan tidak boleh berkurang, sehingga pahala akan terus mengalir selama harta wakaf dipergunakan.

Indonesia memiliki banyak peluang untuk terus mengembangkan instrumen keuangan islam salah satunya yaitu wakaf. Pada saat ini Indonesia merupakan negara yang ditunjuk oleh World Islamic Bank sebagai negara yang akan menjadi pusat perkembangan ZIFWAF dengan didirikannya International Islamic Finance Bank.

Tidak hanya wakaf yang dalam bentuk aset tetap, aset likuid seperti wakaf uang pun dapat dimanfaatkan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang dapat diakses oleh semua orang. Wakaf dimanfaatkan dengan menjadikannya berbagai macam program beasiswa yang dapat digunakan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan.

Badan Wakaf Indonesia menginisiasi Pusat Antar Universitas (PAU) wakaf dalam merupakan ikhtiar mensosialisasikan wakaf dikalangan mahasiswa. Menggandeng berbagai perguruan tinggi untuk ambil peran dalam meningkatkan kesadaran berwakaf dan meningkatkan literasi mengenai wakaf yang dirasa masih rendah. Dengan adanya PAU, diharapkan mahasiswa sebagai agen perubahan dapat memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat lebih luas mengenai urgensi dan keunikan wakaf ini sehingga  semua kegiatan wakaf dapat didukung sepenuhnya oleh masyarakat sekaligus bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.


Berita Terkait

Alhamdulillah, Indonesia Terbebas dari Zona Merah Covid-19

Perkembangan Covid-19 di Indonesia mengalami perkembangan positif.  Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan jumlah wilayah yang ‘nihil’ dari kasus corona di seluruh Indonesia.

Hal tersebut terungkap dalam data terbaru yang dipublikasikan melalui laman covid-19.go.id , seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (9/11).

Data ini merupakan hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah yang diperbaharui secara mingguan. Data per 7 November, zona hijau Covid-19 kini mencapai 19 wilayah.

Mengutip  CNBC Indonesia, zona merah tak lagi terdeteksi di sejumlah wilayah dalam dua bulan terakhir. Sementara itu, zona sedang tak lagi terlihat dalam tiga minggu terakhir.

Adapun zona kuning atau daerah berisiko rendah mengalami penurunan dari 500 kabupaten kota menjadi 495 daerah pada pekan ini. Seluruh wilayah di Pulau Jawa masuk kategori ini.

Meskipun ada kabar menggembirakan ini, kita masih harus terus menjalankan protokol kesehatan Covid-19 karena belum terbebas sepenuhnya dari ancaman Covid-19 ini. Di Jakarta sendiri, dikabarkan ada tren kenaikan kasus Covid-19 selama sepekan terakhir.

Hal ini diungkapkannya dalam konferensi pers evaluasi mingguan PPKM yang ditayangkan secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (8/11/2021). “Di Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hampir semuanya trennya adalah naik (kasus Covid-19). Jadi saya mohon kita semua hati-hati,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves).

“Di Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hampir semuanya trennya adalah naik (kasus Covid-19). Jadi saya mohon kita semua hati-hati,” ujar Luhut.

Meskipun ada tren kenaikan, Luhut pun mengungkapkan, situasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus terjaga pada kondisi yang terkendali.

Untuk tingkat penularan kasus Covid-19 di Jawa berada pada angka 0,93 persen. Kondisi itu menurut Luhut mengindikasikan pandemi di Indonesia saat ini terkendali. Sementara itu, tingkat penularan Covid-19 di Bali sebesar 0,97 persen.

“Tadi kita juga dapat laporan dari epidemiolog kita bahwa tingkat kematian, jumlah pemakaman itu sudah sama (kondisinya) dengan sebelum pandemi,” tutup Luhut.


Berita Terkait

Sosok Dibalik Prestasi Indonesia Meraih Gelar Thomas Cup 2020

Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai final. Piala Thomas yang didapat Indonesia ini merupakan gelar ke-14 setelah terakhir Indonesia menyabet gelar terakhir pada 2002 di Guangzhou, China.

Dalam perjalanannya, Indonesia sukses menyapu bersih tiga pertandingan fase grup, satu pertandingan perempat final, satu laga semifinal dan final Thomas Cup dengan kemenangan.

Kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020 ini didukung oleh kegigihan pemain sehingga bisa mengalahkan dominasi tim Cina yang lebih muda.

Menurut mantan atlet dan yang kini menjadi pembina badminton,Candra Wijaya mengutip BBC News Indonesia salah satu faktor yang membuat Indonesia juara Thomas Cup adalah adanya pelapis-pelapis tim beregu putra yang bisa berjuang dengan cukup gigih di pertandingan yang dilaksanakan di kota Aarhus , Denmark itu.

Total kontingen Indonesia yang bermain di Thomas Cup ada sebanyak 12 orang. Dari kontingen ini, ada nama nama besar seperti Anthony Sinisuka Ginting; Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo; serta Jonathan Christie.

Ada juga nama yang mencuri perhatian dalam pertandingan Thomas Cup tahun ini yaitu, pasangan ganda Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta  Shesar Hiren Rhustavito.

Pasangan ganda Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto dan  saat ini merupakan peringkat tujuh The Badminton World Federation (BWF) dibawah pasangan Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan peringkat pertama dan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan yang merupakan peringkat dua.

Sedangkan Shesar Hiren Rhustavito merupakan peringkat ke-19 BWF dibawah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Namun pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta Shesar Hiren Rhustavito mempunyai andil cukup besar dalam perolehan juara Thomas Cup.

Pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto merupakan penyumbang poin Indonesia di partai final Thomas Cup. Di partai final pasangan peringkat 7 dunia ini selalu unggul dari awal permainan. Keduanya tampil kompak dan solid. Kunci dari keunggulan pasangan Fajar/Rian ini adalah sikap percaya diri dan tenang serta fokus untuk mengeluarkan segenap tenaga.

Hal ini terbukti di partai final melawan China, lawan Fajar/Rian kerap kedodoran menghadapi serangan terutama di gim pertama. Kemenangan atas pasangan China ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa Fajar/Rian bukan sekadar ganda putra pelapis bagi tim Indonesia.

Selain Fajar/Rian ada juga Shesar Hiren Rhustavito. Putra asli Sukoharjo berumur 27 tahun ini mampu mencuri perhatian di panggung Piala Thomas 2021.

Shesar dua kali berhasil menjadi penentu kemenangan Indonesia. Mengutip Solopos.com, Vito panggilan akrabnya merupakan jebolan PB Djarum Kudus. Vito mampu memenangi sejumlah turnamen dan akhirnya berhasil masuk ke Pelatnas Cipayung.

Meskipun namanya kalah tenar dengan dua pasangan Indonesia lain yaitu Anthony Ginting dan Jonatan Christie, Vito mempunyai segudang prestasi di level internasional, Vito pernah menyabet medali emas beregu putra SEA Games 2019 dan tergabung dalam skuad Indonesia saat memenangi Asia Team Championship 2020.

Dukungan pemerintah dan swasta terutama Group Djarum sangat besar terhadap munculnya pahlawan untuk Indonesia. Anda sebenarnya bisa ikut menjadi pahlawan untuk Indonesia dengan mendonasikan 10 ribu Untuk Sejuta Kebaikan. Dengan program ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.  

Hebat, Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan Di Dunia

Charities Aid Foundation (CAF) menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan pada 2020. Berdasarkan World Giving Index 2021 yang disusun CAV, Indonesia memiliki skor 69%, naik dibandingkan pada 2019 yang sebesar 59%.

Dalam laporan WGI, Indonesia memiliki skor tertinggi lantaran orang yang berdonasi di tanah air mencapai 83% pada tahun lalu. Jumlah masyarakat yang menjadi sukarelawan pun mencapai 60%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.

Selain Indonesia yang bertahan di posisi teratas, daftar ini mengalami perubahan signifikan imbas pandemi Covid-19. Sebagai contoh, Amerika Serikat Amerika Serikat yang biasanya berada di posisi lima besar turun ke peringkat 19.

Baca juga: Bantuan 2.000 Paket Sembako untuk Marbot Masjid

Negara-negara yang kemudian mengisi daftar 10 besar pada 2021, antara lain Kenya (58%), Nigeria (52%), Myanmar (51%), dan Australia (49%). Kemudian, Ghana (47%), Slandia Baru (47), Uganda (46%), Kosovo (46%), dan Thailand (46%).

Sedangkan, sejumlah negara memiliki skor yang rendah dalam indeks kedermawanan ini. Mereka adalah Jepang (12%), Portugal (20%), Belgia (21%), Italia (22%), dan Korea Selatan (22%). (sumber: Katadata.co.id)

Indonesia sebagai negara yang mayoritasnya penduduknya beragama islam memberi andil yang besar atas naiknya index kedermawanan. Hal ini karena semakin banyak peduli dan bergotong royong dalam menghadapi pandemi. Karena dalam islam mengajarkan memberi kepada orang lain yang sedang mengalami kesulitan disaat diri sendiri kesulitan adalah perbuatan mulia.

Baca juga : Bantuan Sembako Untuk Isoman Covid-19

Pandemi juga telah mengajarkan bangsa Indonesia akan pentingnya arti sebuah kehidupan. Sehingga memanfaatkan hidup dengan bersedekah dan menunaikan zakat menjadi sebuah kebutuhan.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) yang menghimpun dana-dana ZISWAF dari masyarakat turut menfasilitasi melalui program-program COVID-19. Berberapa program diantaranya, bantuan makanan siap santap, sembako untuk Isoman dan warga yang terdampak, memberikan bantuan tabung-tabung oksigen kepada rumah sakit dan peminjaman tabung untuk individu. Selain itu juga turut serta dalam menyukseskan program vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah dan masih banyak bantuan lainnya yang telah diberikan dari awal pandemi hingga saat ini.

Baca juga : Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19

Sahabat Pelajar Indonesia ‘Road To State’

Pendidikan adalah hal yang penting bagi kehidupan. Pendidikan dapat merubah taraf hidup seseorang. Dahulu orang cukup sekolah hingga ke SMU. Namun sekarang lulus menjadi sarjana S1 menjadi keharusan untuk sebagian besar di masyarakat kita. Melanjutkan kuliah bukanlah monopoli untuk orang yang memiliki harta, setiap orang berhak dan bisa untuk kuliah. Yang perlu dipersiapkan adalah mental untuk suskes dalam menjalankan pendidikan.

Sumber data dari BPS 2020, dari 270 juta penduduk hanya 25,5% angka partisipasi kuliah di perguruan tinggi di Indonesia.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bermaksud untuk merubah mustahik menjadi Muzakki melalui program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI). Melalui beasiswa yang diberikan kepada pelajar SMP/SMA. Untuk mempersiapkan penerima beasiswa menuju jenjang kuliah, pada Sabtu 28 Agustus 2021 dilaksanakan webinar Road To State, dengan tema ‘Persiapan PTN Sejak Dini’. Kegiatan ini dihadiri oleh 204 penerima beasiswa diruang zoom, dan bagi peserta yang berhalangan dapat mengikuto kebali melalui channel Youtube Laznas BSM Umat.

Narasumber yang mengisi acara kali ini adalah Musril Aslin, seorang profesional dibidang pendidikan dari Nurul Fikri. Selain menghadirkan pengisi acara juga dihadirkan 2 orang peseta SPI yang telah berhasil masuk keperguruan tinggi yaitu Yusnavita dan Miranda. Kegiatan ini didesain berupa sharing dan motivasi untuk para peserta SPI yang berasal dari penjuru daerah di Indonesia, tidak hanya berada di kota besar.

Fauzi Indrianto selaku Direktur Implementasi Program berpesan, “tetap semangat dalam menuntut ilmu, Laznas BSMU akan terus support untuk yang akan diterima di PTN. Jangan lupakan Allah dalam setiap tindakan yang akan kita lakukan”.

Beberapa pembelajaran yang didapat dari webinar adalah, dalam mencapai tujuan yang diinginkan kita harus mau untuk berjuang dan tidak mengenal mengeluh dengan kekurangan yang dimiliki. Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akan membuka banyak kesempatan lebih baik dimasa yang akan datang.  Kuliah di PTN juga berarti membuka kesempatan yang luas untuk mendapatkan beasiswa dari berbagai lembaga.

Menurut Musril dikutip dari Nasir saat Webinar Kompas Talks with Universitas Terbuka (UT), “Masalah di Indonesia itu rakyat yang ikut pendidikan tinggi baru 34,58% ini menyedihkan betul. Sementara negara tetangga kita Malaysia itu sudah dekat 50%, singapura 78 kalau kita berbicara Korea Selatan sudah mencapai 98% hampir seluruh rakyatnya usia 18-23 tahun itu sudah mengenyam pendidikan tinggi,”

Yusnavita sebagai salah satu alumni SPI menyatakan, “Sangat bersyukur dapat dipertemukan dengan Sahabat Pelajar Indonesia Laznas BSMU, karena dia saat banyak orang yang mencibir cita-citanya, kini saya sedang berjalan kea rah cita-cita tersebut.”

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Road to Staste Sahabat Pelajar Indonesia dapat di lihat melalui Channel Youtube Laznas BSM

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari