Facebook

Panduan MUI Agar Hewan Kurban Terhindar Wabah PMK

Sebentar lagi, 09 Juli 2022, umat islam akan merayakan hari raya Idul Adha. Sebagai salah satu lembaga kemanusiaan Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) melakukan banyak persiapan untuk menyambutnya. Program penghimpunan membuka peluang yang sangat besar kepada orang yang ingin berkurban untuk menyalurkan kepada para mustahik.

Berkurban merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah maka alangkah baiknya dengan kurban terbaik dan bisa dirasakan oleh orang yang membutuhkan.

Direktur Eksekutif Laznas BSMU, Sukoriyanto Saputro berharap dengan Campaign Kurban 1443 H “Inspirasi Kebaikan” bisa membantu masyarakat yang berkurban (mudhohi) menyebarkan kebaikan kurban ke seluruh pelosok negeri. “Hal ini seiring dengan harapan mitra strategis BSI yaitu menjadi energi baru dan serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas,” kata Sukoriyanto.

Hewan kurban yang akan diberikan juga harus dalam keadaan sehat. Saat ini sedang meningkat kasus PMK dibeberapa daerah meningkat.

MUI mengeluarkan panduan agar dapat bahaya PMK saat merayakan hari raya Idul Adha. Dilansir dari halaman MUI.go.id berikut ringkasannya:

Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 Tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban saat Kondisi wabah PMK. Ditetapkan pada Selasa, (31/5) yang disampaikan langsung oleh Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh di Gedung MUI, Jakarta Pusat.

Berikut 10 panduan ibadah berkurban untuk mencegah hewan terpapar PMK:

 1. Umat Islam yang akan berkurban dan penjual hewan kurban wajib memastikan hewan yang akan dijadikan hewan kurban memenuhi syarat sah, khususnya dari sisi kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

2. Umat Islam yang melaksanakan kurban tidak harus menyembelih sendiri dan/atau menyaksikan langsung proses penyembelihan.

3. Umat Islam yang menjadi panitia kurban bersama dengan tenaga kesehatan perlu mengawasi kondisi kesehatan hewan dan proses pemotongan serta penanganan daging, jeroan, dan limbah.

4.   Dalam hal terdapat pembatasan pergerakan ternak dari daerah wabah PMK ke daerah lain yang menyebabkan kurangnya stok, maka umat Islam yang hendak berkurban:

a. dapat berkurban di daerah sentra ternak baik secara langsung maupun tidak langsung dengan mewakilkan (tawkil) kepada orang lain.

b. berkurban melalui lembaga sosial keagamaan yang menyelenggarakan program pemotongan hewan kurban dari sentra ternak.

 5. Lembaga Sosial Keagamaan yang memfasilitasi pelaksanaan kurban dan pengelolaan dagingnya agar meningkatkan sosialisasi dan menyiapkan layanan kurban dengan menjembatani calon pekurban dengan penyedia hewan kurban.

6.   Daging kurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk daging segar atau daging olahan.

7.  Panitia kurban dan lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan ibadah kurban diwajibkan menerapkan prinsip kebersihan dan kesehatan (higiene sanitasi) untuk mencegah penyebaran virus PMK secara lebih luas. 

8. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban bagi masyarakat muslim. Namun, bersamaan dengan itu Pemerintah wajib melakukan langkah pencegahan agar wabah PMK dapat dikendalikan dan tidak meluas penularannya.

9. Pemerintah wajib memberikan pendampingan dalam penyediaan, penjualan, dan pemeliharaan hewan kurban untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban.

10. Pemerintah wajib mendukung ketersediaan sarana prasarana untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban melalui rumah potong hewan (RPH) sesuai dengan fatwa MUI tentang standar penyembelihan halal agar penyebaran virus PMK dapat dicegah semaksimal mungkin.

Program kurban Laznas BSMU menjaga kualitas hewan yang akan dijadikan hewan kurban. Hal ini agar kurban yang dilakukan memberikan keberkahan bagi semua pihak. Mitra ternak Laznas BSMU senantiasa menjaga kesehatan hewan dengan perawatan yang optimal.

Masyarakat bisa berkurban melalui Laznas BSMU melalui transfer ke rekening PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 7001361036 a/n Yayasan BSMU – Qurban.   Untuk langsung berkurban bisa langsung melalui Website BSMU https://www.bsmu.or.id/kurban1443h/ atau untuk mendapatkan informasi lebih jelas dapat menghubungi tim kurban BSMU di nomor telp https://wa.me/628111888465.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari