Facebook

Bulan Zulkaidah, Asal Nama & 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam

Zulkaidah tahun 2022 jatuh pada tanggal 1 Juni. Dzulqa’dah merupakan bulan kesebelas dari dua belas bulan hijriah. Zulkaidah adalah bulan istimewa karena termasuk bulan haram. Setiap amal perbuatan dibulan ini akan dilipat gandakan, baik itu perbuatan baik maupun perbuatan buruk. Berberda dengan bulan Ramdhan yang dibuka pintu kebaikan sedangkan pintu keburukan ditutup.

Zulkaidah (Dzulkaidah, Dzulqaidah, Dzulqa’dah, ذو القعدة) dikenal pula dengan nama bulan Dulkangidah, bulan Apit atau Hapit (Jawa Kuno). Menurut masyarakat Jawa, apit berarti “terjepit”, karena bulan ini terletak di antara dua hari raya besar yaitu, Idul Fitri (Syawal) dan Idul Adha (Dzulhijah).

Dinamakan bulan Zulkaidah menurut Jayusman dalam Jurnal Aspek Ketauhidan Dalam Sistem Kalender Hijriah, dinamai Zulkaidah berasal dari kata qa’id yang berarti duduk. Hal ini karena biasanya bulan Zulkaidah berada dipuncak musim panas sehingga orang jaman dahulu lebih senang istirahat duduk di rumah daripada bepergian.

Keistimewaan bulan Zulkaidah karena di bulan ini ada berbagai peristiwa bersejarah yang terjadi diantaranya:

  1. Meninggalnya paman Nabi Muhammad SAW, Abu Thalib
  2. Pada tahun ke-5 hijriah, terjadi perang Bani Quraizhah, yang dipicu pengkhianatan kaum Yahudi terhadap kaum muslim.
  3. Rasulullah senantiasa melaksanakan umroh dan pada Kamis, 6 Zulkaidah tahun ke-10 hijriah, Rasulullah berangkat dari Madinah menuju Mekah untuk melaksanakan Haji Wada’.
  4. Nabi Muhammad SAW menikahi Ummu Habibah, Ramlah binti Abu Sufyan ketika ia berada di negeri Habasyah atau Ethiopia.
  5. Pada Zulkaidah 41 H, Muawiyah bin Abu Sufyan menjadi khalifah pertama Dinasti Umayyah. 

Amalan yang dianjurkan diperbanyak pada bulan Dzulhijjah

Selain memiliki keistimewaan karena merupakan salah satu bulan haram, maka umat islam dianjurkan melakukan banyak amal saleh diantaranya puasa, umroh atau haji, shalat, dzikir dan sedekah. Amal shaleh yang bersifat pribadi seperti puasa, salat, dzikir haji/umroh harus dibarengi dengan amal shaleh yang bersifat sosial seperti sedekah, zakat dan wakaf. Rutin menjalankan ibadah sosial akan mampu mengatasi permasalahan orang lain dan membuat rezeki menjadi lebih berkah.

Orang kaya yang sudah mencapai nisab dan haulnya di bulan Zulkaidah jangan ditunda pembayarannya sampai dengan bulan berikutnya. Bagi orang miskin yang belum memiliki cukup harta tidak perlu berkecil hati karena tidak bisa berzakat karena ada infaq untuk membantu harta menjadi lebih berkah dan bertumbuh. Bagi pemilik harta yang ini memiliki harta yang abadi, wakaf menjadi pilihan untuk berbagi.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) sebagai mitra strategis Bank Syariah Indonesia pada tahun ini mempunyai campaign Go Happy dengan  minimal uang Rp 5.000 kamu sudah bisa memberikan sejuta kebaikan dan maslahat bagi mereka yang membutuhkan melalui https://www.bsmu.or.id/gohappy/ .

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari