Facebook

Intip Kegiatan Mitra BSMU, Java Halu Coffee yang Hadir di Coffee Expo Boston, AS

Java Halu Coffee merupakan UMKM yang bergerak di bidang pasca panen kopi dengan standar kopi specialty, menggunakan teknologi hemat air dan energi. UMKM ini mempunyai salah satu farm dengan nama Halu Farm yang merupakan binaan dari Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU). 

 

Pada 8 – 10 April 2022, Java Halu Coffee yang merupakan mitra BSMU ini berkesempatan bisa ikut serta menjadi delegasi Specialty Coffee Expo Boston, Amerika Serikat. Event ini penting karena merupakan salah event terbesar di Amerika dibidang speciality coffee yang mempertemukan antara Buyer, Seller, Trader, Pegiat Kopi seluruh dunia. 

 

Terkait ini BSMU berkesempatan untuk mengulik mengenai apa saja kegiatan Java Halu Coffee selama di Boston. Rani Mayasari, Owner dari Java Halu Coffee menceritakan bahwa selama di Boston, Java Halu Coffee hadir sebagai UMKM pengolah pasca panen kopi. “ Di event ini kami juga membawa petani Kopi Gununghalu atau Halu Farm untuk ikut serta dalam pameran ini,” kata Rani. 

 

Dalam event di Boston ini, Rani mengatakan bisa belajar beberapa hal seperti lokakarya dan kuliah, program pembeli & penjual kopi hijau, Penghargaan Desain Kopi dan Kompetisi & Tampilan Produksi Baru Terbaik, dan Kejuaraan Kopi AS 2022. 

 

Acara ini merupakan  pertemuan profesional kopi spesial terbesar di Amerika Utara.  Specialty Coffee Expo 2022 menampilkan lebih dari 400 UMKM pameran, membawa serta produk-produk industri paling mutakhir dan menampilkan inovasi terdepan dalam kopi special.

 

Rani berharap dengan acara di Boston ini bisa membuka banyak mata pelaku industri kopi dunia tentang apa itu Kopi Jawa Barat, khusus nya Kopi Gunung Halu yg diperkenalkan oleh Java Halu Coffee. Selain itu dengan mengikuti acara ini juga menambah kepercayaan kepercayaan diri Java Halu Coffee bersama anggota petani Halu Farm untuk terus melakukan inovasi untuk kopi yg lebih baik bagi bumi dan ummat. 

 

Awal Java Halu Coffee bisa ikut di pameran ini juga tidak mudah. Rani menjelaskan, awalnya pemerintah melalui Kementerian UMKM menyeleksi UMKM dari 7 daerah untuk ikut. Dari beberapa UMKM di seluruh Indonesia hanya dipilih 6 UMKM saja. 

 

Java Halu Coffee merupakan salah satu UMKM yang sudah memiliki izin ekspor kopi. UMKM ini mengelola pasca panen tanaman kopi hingga menjadi green beans sejalan langkah pemerintah untuk meningkatkan ekspor. 

 

Rani menjelaskan peran Laznas BSMU di Java Halu adalah memberikan dukungan secara penuh atas perkembangan pemberdayaan masyarakat petani kopi di Bandung Barat. Dukungan ini salah satunya diwujudkan dalam wujud pendampingan bersama petani kopi. “Laznas BSMU mewujudkan harapan dan mimpi kami bersama untuk dapat menjadi petani kopi berintegritas,” kata Rani. 

 

Dengan pendampingan ini Java Halu bisa mengembangkan berbagai produk yang sesuai dengan keinginan konsumen sehingga dapat dijual dengan harga tinggi. 

 

Tingginya minat masyarakat terhadap kopi serta menjamurnya café coffee saat ini menjadi peluang pasar untuk produk kopi Halu Farm. Selain itu kebutuhan kopi di Timur Tengah juga menjadi peluang pasar ekspor kopi dari Indonesia. Halu Farm telah menjajaki kerjasama dengan para buyer yang dating langsung melihat proses budidaya dan pengolahan kopi di Desa Mekarwangi. Potensi dan peluang tersebut diharapkan dapat difasilitasi dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Kalian juga bisa loh ikut serta dalam mengembangkan UMKM di Indonesia dengan acara menyumbangkan infaq UMKM melalui https://www.bsmu.or.id/dashboard/pemberdayaan-umkm/ 

 

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari