Facebook

13 Adab di Tempat Kerja yang Dapat Meningkatkan Kariermu

Bekerja mencari nafkah merupakan amal sholeh yang pahalanya sangat besar yang juga dinilai sebagai shadaqah. Allah akan memberi keberkahan pada setiap nafkah yang diberikan seseorang kepada keluarganya, dan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik lagi.

 

Dalam bekerja, kita juga bertujuan untuk mencari keberkahan baik individu maupun perusahaan. Oleh karena itu, untuk mencapai keberkahan tersebut, diperlukan adab yang bisa dipedomani bersama dalam satu perusahaan. Menurut Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Ustadz Oni Sahroni, untuk mendapatkan keberkahan dalam bekerja, tidak bisa dieksekusi hanya satu orang karyawan saja tapi juga membutuhkan kerjasama dalam satu perusahaan agar bisa maksimal.

 

Hal ini disampaikan Ustadz Oni Sahroni dalam acara Konsultasi Ahad Pagi, 20 Februari 2022. Dalam acara ini Oni Sahroni menjelaskan bahwa ada beberapa adab yang bisa dilakukan sebagai management dan karyawan.

 

  1. Niat

Motivasi atau niat dari management atau karyawan merupakan kunci penting dari ibadah bekerja. Hal ini karena hanya dengan meniatkan diri untuk bekerja karena Allah SWT akan membuat tujuan kita bekerja bisa lebih berkah. Salah satu kunci sukses dari niat karena Allah ini adalah melakukan perenungan atau evaluasi tiap hari sebagai pengingat kita bahwa bekerja bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi karena untuk Allah SWT semata.

 

  1. Komitmen

Sebagai orang/ karyawan kita pasti berkeinginan mendapatkan imbalan atau gaji yang setimpal dengan apa yang kita kerjakan. Untuk itu, penting untuk memastikan bahwa karyawan melakukan tugasnya bukan hanya sekedar untuk mendapatkan hak salah satunya gaji.

 

Hal ini sesuai dengan Al Quran surah Al Maidah ayat 1 yang menjelaskan bahwa jika kita menunaikan kewajiban, hak kita pasti akan tertunaikan.

 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَوْفُوْا بِالْعُقُوْدِۗ اُحِلَّتْ لَكُمْ بَهِيْمَةُ الْاَنْعَامِ اِلَّا مَا يُتْلٰى عَلَيْكُمْ غَيْرَ مُحِلِّى الصَّيْدِ وَاَنْتُمْ حُرُمٌۗ اِنَّ اللّٰهَ يَحْكُمُ مَا يُرِيْدُ

 

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji. Hewan ternak dihalalkan bagimu, kecuali yang akan disebutkan kepadamu, dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang berihram (haji atau umrah). Sesungguhnya Allah menetapkan hukum sesuai dengan yang Dia kehendaki.

 

  1. Patuh terhadap aturan

Setiap perusahaan pasti memiliki aturan baik tertulis maupun tidak tertulis. Sebagai pegawai, dalam setiap pekerjaan yang dilakukan harus tetap berlandaskan pada aturan ini.

 

Jangan sampai ego masing masing pegawai atau pimpinan bisa menyalahi aturan yang ada. Hal ini akan membuat keharmonisan dan kenyamanan pegawai lain akan terusik. Sehingga setiap ada konflik sebaiknya dilakukan pengelolaan dengan baik dengan cara musyawarah yang berlandaskan keadilan.

 

  1. Profesional dan Amanah

Sebagai professional, pegawai harus terus dituntut untuk mengupgrade diri agar kekurangan yang ada terus diperbaiki. Hal ini lumrah dilakukan agar perusahaan dapat terus berkembang.

 

 

  1. Fokus pada tugas

Jika kita menyenangi pekerjaan yang dilakukan, maka dalam pelaksanaannya tidak akan terlalu berat. Bahkan jika seseorang senang dengan pekerjaan yang dilakukan maka setiap keringat kerja yang menetes akan berefek positif terhadap pengembangan diri.

 

  1. Disiplin dalam waktu kerja

Amanah yang diberikan pada sebuah pekerjaan merupakan hal yang wajib ditunaikan. Meskipun demikian, seorang pegawai harus mengukur diri. Jangan sampai pekerjaan yang diberikan tidak bisa diselesaikan pada akhirnya.

 

  1. Membuat situasi kerja yang kondusif

Jangan sampai masalah yang ada di rumah atau masalah pribadi, bisa mempengaruhi kinerja kita di kantor atau bisnis. Hal ini akan membuat kita terlihat tidak professional.

 

  1. Tidak menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi

Batas-batas menggunakan fasilitas kantor untuk penggunaan pribadi ini harus diperhatikan pegawai. Jangan sampai komitmen kita untuk bekerja dan beribadah bisa ternodai dengan melakukan hal ini.

 

  1. Tidak lalai dalam melakukan tugas

Fokus dan komitmen dalam bekerja merupakan hal yang wajib ditunjukkan oleh karyawan maupun berbisnis. Jangan sampai kita mempunyai pekerjaan sampingan tetapi pekerjaan utama kita tidak selesai. Kalau bisa pilihkan tambahan penghasilan yang tidak mengganggu aktivitas atau pekerjaan utama kita missal investasi saham atau menjadi investor.

 

  1. Hindari gratifikasi 

Gratifikasi dari vendor atau klien yang menyebabkan kita memenangkan klien tersebut merupakan hal yang tidak boleh dilakukan. Apalagi hadiah ini memiliki konsekuensi ada yang diperjanjikan, mendapatkan sesuatu atau merampas hak orang lain .

 

  1. Perhatikan kelemahan kita

Laki-laki atau perempuan mempunyai dua kelemahan diantaranya lawan jenis atau harta. Hal ini harus menjadi perhatian kita karena dengan bisa mengelola dua kelemahan tersebut maka orang bisa lebih optimal dalam bekerja. Jangan sampai hawa nafsu yang dimiliki bisa menyebabkan kita terjerumus dikeluarkan di kantor karena hubungan yang tidak baik dengan lawan jenis.

 

  1. Backup oleh pemimpin

Manajemen memiliki tanggung jawab yang lebih berat dibanding pegawai. Hal ini berpengaruh ke gaji yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jika pegawai ada yang melakukan kesalahan, seorang pemimpin atau manajemen wajib melakukan backup.

 

  1.  Tunaikan zakat

Dengan melakukan zakat baik zakat perusahaan atau karyawan akan membuat manfaat besar ke masyarakat. Dengan dana zakat ini maka dhuafa dan orang miskin akan bisa terangkat harkat hidupnya. Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) sebagai strategic partner BSI pada tahun 2022 mempunyai campaign GoHappy. Dengan menunaikan zakat orang tua asuh sebesar minimal Rp5ribu, masyarakat bisa membantu memberikan solusi terhadap akses pendidikan melalui penguatan ekonomi di https://www.bsmu.or.id/gohappy/

 

 

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari