Facebook

Ada Aturan Baru JHT, Ini 4 Tips Persiapan Dana Pensiun dengan Aman

Pemerintah resmi mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No 2/2022 tentang Tata Cara Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT). Hal ini membuat seorang pekerja baru bisa mencairkan seluruh dana JHT saat pensiun di usia 56 tahun. 

 

Aturan baru ini menyadarkan kita pentingnya mempersiapkan dana pensiun dan dana darurat ketika kita sudah tidak mempunyai pendapatan dari bekerja. Menyadur dari beberapa saran dari perencana keuangan setidaknya ada beberapa tips yang bisa disiapkan agar bisa mengumpulkan dana pensiun dengan aman. 

 

  1. Menghitung lama pensiun 

 

Pada dasarnya, dana pensiun yang perlu disiapkan bisa menutup jumlah pengeluaran selama masa pensiun sampai dengan sisa usiamu.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistika Indonesia, angka harapan hidup masyarakat Indonesia di tahun 2020, yaitu 73,46 tahun bagi wanita dan 69,59 tahun bagi pria.

 

Sehingga bila seorang pria pensiun pada usia 50 tahun, maka harus menyiapkan dana pensiun untuk biaya hidupnya selama 15 tahun. Setelah mendapatkan jangka waktu tersebut, kamu bisa menghitung berapa jangka waktu menabung dari saat ini hingga usia pensiun nanti.

 

  1. Menjaga Kesehatan finansial 

 

Untuk mewujudkan masa pensiun yang sejahtera, perlu untuk menjaga kesehatan finansial sejak dini. Beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya penentuan alokasi gaji untuk kebutuhan sehari-hari, dan konsisten menabung dana darurat serta dana pensiun. 

 

Untuk mengoptimalkan pengumpulan dana pensiun, sebaiknya, menghindari untuk berhutang untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif. Jangan lupa juga untuk menyisihkan uang kamu untuk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

 

Ketika tiba waktunya masa pensiun kamu nanti, bisa juga melakukan pembelian aset yang bisa memberikan kamu passive income setiap bulannya dengan sebagian dana pensiun kamu yang terkumpul. 

 

  1. Menentukan Jumlah Dana Pensiun yang Dibutuhkan

 

Dalam membuat perencanaan pensiun secara mandiri tentu akan berbeda, karena tergantung dari kebutuhan dan gaya hidup setiap individu. Secara sederhana, perhitungan nilai di masa depan (Future Value) adalah dari kebutuhan dana kamu selama masa pensiun nanti.

 

  1. Melakukan investasi untuk Dana Pensiun

 

Dalam persiapan dana pensiun, tantangan terbesarnya adalah mencari instrumen investasi yang mampu bersaing dengan inflasi namun tetap harus mempertimbangkan manajemen risikonya.

 

Pemilihan instrumen untuk jangka Panjang penting dilakukan seperti reksadana atau saham. Sistem investasinya pun bisa dilakukan secara bertahap dengan mencicil setiap bulannya. Tentunya, pilihan instrumen investasi harus disesuaikan lagi dengan kondisi keuangan kamu saat ini.

 

Selain mempersiapkan pensiun, kalian juga bisa berinvestasi untuk kebutuhan akhirat dengan melakukan donasi campaign Go Happy. Dengan Rp 5 ribu kalian bisa melakukan donasi ZISWAF di website http://www.bsmu.or.id

 

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari