Facebook

Yuk Ketahui Bagaimana Perhitungan Zakat dalam Investasi Saham

Saham adalah investasi yang sedang digandrungi anak muda. Meskipun sudah ada beberapa anak muda yang sudah melek mengenai saham, namun belum banyak yang mengetahui mengenai zakat saham.

Menurut Baznas, zakat saham ditunaikan atas kepemilikan saham dalam suatu perusahaan Tbk sesuai dengan nilai dan jumlah lembar sahamnya. Zakat saham wajib ditunaikan jika total harga saham bersama dengan keuntungan investasi (Deviden) sudah mencapai nisab dan mencapai haul.

Untuk membantu literasi mengenai zakat saham Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) melalui program Likes mengadakan edukasi zakat saham pada Kamis 30 Desember 2021 dengan tema ‘Bagaimana zakat Dalam Saham’.  Acara diadakan secara live melalui Instagram.

Narasumber dalam acara ini adalah ustadz Oni Sahroni, DPS bank Syariah Indonesia dan Firman Siregar Founder Kuliah Saham.

Pembukaan acara dibuka dengan pengalaman Firman sebelum terjun dalam dunia saham, misalnya, bisa dimulai dengan membuka rekening efek . Tidak harus modal besar untuk memulai investasi saham. Pelajari terlebih dahulu metodenya baik itu fundamental, kinerja sahamnya dari mulai kinerja laporan keuangan dan juga bisa belajar analisa teknikal untuk melihat trend dari pergerakan harga sahamnya.

Kemudian atur money manajemen, jangan sekali-kali investasi dengan dana ‘panas’. Atur porsi yang pas untuk diinvestasikan, pahami batasan resikonya dan perlunya jam terbang, karena dalam investasi satu tahun pertama adalah waktu untuk trail and error.

Ust. Oni menambahkan berinvestasi dalam dunia saham itu sangat sesuai dengan syariah, hal ini karena kita dituntut untuk mandiri secara finansial. Tidak hanya mandiri hari ini, bulan ini, tahun ini tapi juga jangka menengah dan panjang.

Hasan Al Basri mengatakan bahwa Allah menyayangi setiap orang yang sumber pendapatannya halal dan ia Kelola sesuai perencanaan maka ia mampu mengelola sehingga ia menjadi mapan saat usia pensiun.

Jika ingin investasi saham harus di saham syariah. Karena dalam berinvestasi kita ingin dapat untung dan dapat berkah, sehingga batasan-batasan syariah harus diperhatikan.

Bagaimana zakat menjadi salah satu aset yang perlu dizakati.

Menurut Ust. Oni menjawab bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam zakat saham, yaitu:

  1. Investasi saham itu prinsipnya wajib zakat. Karena setiap hasil penembangan bagi pelaku usaha karnea maka wajib zakat.
  2. Kriterianya :
  3. Sahamnya harus saham syariah karena jika tidak saham syariah maka wajib zakatnya bukan 2.5% tapi 100%
  4. Bagi investor yang tahu bahwa perusahaan yang menjadi tempat investasinya belum atau tidak mengeluarkan zakat perusahaan maka tanggung jawab zakat ada di pundaknya.
  5. Literatur zakat saham pada umumnya dikategorikan zakat saham dengan zakat emas, sehingga 2,5% itu atas nilai investasi dan bagi hasilnya atau devidennya ditunaikan 12 bulan setiap tahun apabila nilai investasinya mencapai minimum 85 gram emas

Ust Oni juga mengatakan bahwa dalam membayar zakat saham yaitu dengan menghitung saham dengan nilai saham sesuai waktu pembayarannya.

Dari manfaat zakat saham dapat dipergunakan untuk membantu orang yang membutuhkan baik dalam dunia pendidikan maupun yang lainnya.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat memberikan kemudahan kepada donatur untuk membayar zakat, infak dan wakaf melalui online. Pembayarannya dapat ditunaikan melalui bsmu.or.id dan jadiberkah.id

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari