Facebook

Konsep dan Pengertian Wakaf Menurut Al Qur’an

Wakaf beberapa kali menjadi pembahasan masalah-masalah muamalah dalam kitab fiqh. Oleh karena itu, wakaf menjadi bagian dari bentuk kebaikan dan ibadah yang dianjurkan dalam Islam, sebagaimana bentuk-bentuk kebaikan lainnya, seperti zakat, sedekah dan hibah.

Berdasarkan definisinya, wakaf bertujuan untuk menahan harta yang dapat diambil manfaatnya tetapi bukan untuk dirinya, sementara benda itu tetap ada padanya dan manfaatnya untuk kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah.

Dalil tentang wakaf menurut Al Quran dibahas secara umum, tidak ada ayat Alquran yang secara jelas menjelaskan tentang konsep wakaf. Karena wakaf termasuk dalam infaq fi sabilillah, maka dasar yang digunakan para ulama dalam menjelaskan konsep wakaf didasarkan pada keumuman ayat-ayat al-Qur’an yang menjelaskan infaq fi sabilillah.

Diantara ayat-ayat tersebut adalah:

  1. Q.S. al-Baqarah (2): 261

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan  (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah Maha luas (karunia Nya) lagi Maha Mengetahui.

  1. Q.S. al-Baqarah (2): 267

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ ۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِ ۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

“Hai orang-orang yang beriman ,nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bui untuk kamu dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.

  1. Q.S. Ali-Imron (3): 92

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Artinya : “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”.

Sungguh merugi bagi orang yang telah Allah beri kelebihan rezeki namun tidak mewakafkan Sebagian harta yang dimilikinya karena sesungguhnya harta yang diwakafkan akan dirasakan manfaatnya dunia dan akhirat.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) membantu untuk mempermudah untuk berwakaf melalui online yang bisa ditunaikan melalui bsmu.or.id atau jadiberkah.id. Program wakaf yang telah dilakukan adalah rumah tahfidz, wakaf ambulance, wakaf masjid Bakuheni dan wakaf produktif.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari