Facebook

BSI Bersama Yayasan BSMU Perkuat Ekonomi Masyarakat di Sekitar Pesantren

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) berkomitmen untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar pesantren.

Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi BSI dan Yayasan BSMU dalam Peresmian Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien dan Penyaluran KUR Klaster, di Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung (23/12).

Terkait dengan dana wakaf, Yayasan BSMU berperan sebagai nadzir yang bertanggung jawab mengelola wakaf dan mendistribusikan hasil pengelolaan dana wakaf kepada LKMS-BWM sebagai mauquf alaih.

Sedangkan dana donasi secara umum, Yayasan BSMU menyalurkan langsung kepada Bank Wakaf Mikro sebagai dana hibah.  Selain itu Yayasan BSMU adalah penanggung jawab kepada seluruh kegiatan terkait program pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren.

Sedangkan BSI sebagai bank syariah berperan sebagai fasilitator cash management dana donasi dan sebagai LKS PWU dana wakaf.

Kegiatan peresmian dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Jazim Ahmad, Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien serta Pimpinan Perbankan. Selain itu turut hadir Anggota Komisi XI DPR RI yaitu Ella Siti Nuryamah, Farida Hidayati, Fathan, dan A. Junaidi Auly

Peresmian Bank Wakaf Mikro ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah untuk terus memperluas akses keuangan masyarakat terutama mendorong pengembangan sector usaha mikro untuk meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar pesantren.

Program BWM Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien yang berlokasi di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus ini merupakan BWM kedua yang didirikan di Provinsi Lampung.

Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas BWM, pada tahun 2021. Salah satunya dilakukan dengan pengembangan ekosistem digitalisasi BWM yang meliputi beberapa aspek diantaranya adalah operasional; pengawasan; akses informasi; dan pengembangan nasabah BWM.

Untuk aspek operasional BWM, dilakukan melalui peningkatan core system menjadi berbasis cloud, pengembangan aplikasi BWM Mobile yang dapat diakses nasabah untuk kemudahan pencairan pembiayaan dan angsuran secara langsung.

Untuk pengawasan BWM dilakukan melalui pengembangan tools pengawasan LKM/LKMS/BWM serta aplikasi perizinan secara online. Akses informasi seputar BWM dilakukan melalui aplikasi BWM Info (lkmsbwm.id), serta penghimpunan donasi dan wakaf secara online.

Pemerintah juga berkomitmen untuk mengembangkan usaha nasabah BWM berupa akses pasar secara online untuk penjualan produk (on boarding) melalui aplikasi BWM Bumdes, UMKMMU, serta aplikasi e-commerce lainnya.

Bersamaan dengan kegiatan peresmian BWM serta penyerahan KUR Klaster, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara OJK dengan Universitas Muhammadiyah Metro. Nota kesepahaman itu melingkupi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan sektor jasa keuangan, peningkatan edukasi keuangan serta perlindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan.

Selain itu juga untuk mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang merupakan program kebijakan dari pemerintah dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan pendidikan tinggi.

Pada tahun ini, Yayasan BSMU memiliki program unggulan yaitu 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan.   Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi baik melalui zakat, infaq atau wakaf dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.  

 

 

 

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari