Facebook

Jenis Amal dan Ibadah yang Dicintai Allah SWT

Dalam Islam banyak cara untuk mendapatkan pahala. Hampir setiap aktivitas kehidupan manusia dapat menjadi bernilai ibadah dengan mengingat Allah didalamnya. Mengawali dengan basmalah dan mengakhiri dengan hamdalah bisa menjadi meningkatkan catatan amal kebaikan.

Ada dua kategori ibadah dalam agama islam, yaitu ibadah ibadah individual (shirah) dan ibadah ibadah sosial (muta’adiyah). Ibadah individu adalah ibadah yang manfaatnya hanya dirasakan oleh pelakunya, seperti ibadah shalat, puasa, dzikir dan haji.

Sedangkan ibadah sosial adalah ibadah yang manfaatnya dirasakan oleh pelakunya dan dirasakan pula oleh orang lain, seperti mengeluarkan zakat, menyantuni anak yatim, dan menyedekahkan harta kepada fakir miskin.

Ibadah individu akan terputus pahalanya ketika sang pelaku berhenti dari melaksanakan ibadah tersebut. Sedangkan ibadah sosial, selama orang lain terus menerus merasakan manfaat, pahalanya akan tetap mengalir walaupun sang pelaku sudah tidak lagi melaksanakan ibadah tersebut, bahkan walaupun sang pelaku sudah meninggal dunia.

Dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang meninggal dunia, amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya.” (HR Muslim).

Sedekah menjadi salah satu contoh ibadah sosial, karena selama kebermanfaatannya masih bisa dirasakan orang yang bersedekah akan mendapat pahala. Seperti memberikan makanan/minum, setelah mengkonsumsinya akan menghasilkan tenaga dan selama tenaga itu dipergunakan untuk kebaikan maka pahalanya akan terus mengalir.

Sedekah harta terbagi 3 yaitu, Zakat (bersifap wajib bagi yang mampu), Infaq (bersifat sukarela) dan Wakaf (amalan yang lebih mendekatkan kepada Allah). Dalam bersedekah kita harus memberikan yang terbaik dan paling dicintai karena sesungguhnya Allah mengetahui manusia memiliki kecintaan kepada harta yang dimiliki.

Pemberian itu sesungguhnya seperti memberikan kepada Allah. Sebagaimana firman Allah subhanahu Wata’ala dalam quran surah Al ‘Adiyat ayat 8

وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

Dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.” (QS. Al-‘Adiyat: 8)

Harta menjadi benda yang paling dicari dan dicintai. Dengan mewajibkan zakat Allah membersihkan jiwa orang muslim.  Menunaikan zakat bisa menambah harta dan meningkatkan keberkahan harta. Allah menurunkan syariat zakat sesungguhnya untuk kebaikan manusia itu sendiri, maka merugilah orang yang tidak melaksanakannya.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) ingin mempermudah para muzakki untuk membayar zakat yaitu melalui online. Pembayaran zakat bisa melalui BSI Mobile, Jadiberkah.id atau bsmu.or.id.

Untuk meluaskan kemaslahatan YBSMU melaksanakan program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Dalam program 10 ribu untuk sejuta kebaikan dana zakat yang terhimpun digunakan untuk bantuan biaya pendidikan dan pembinaan bagi siswa-siswi binaan dari keluarga kurang mampu melalui program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI).

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari