Facebook

Bantuan Untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru Jawa Timur

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) bersama Bank Syariah Indonesia berkomitmen untuk membantu para penyintas erupsi Gunung Semeru. Bantuan yang diberikan ini juga tetap memperhatikan keamanan dan tingkat keterjangkauan penyintas dengan mendirikan posko berjarak 14,8 km. Posko ini menjadi sentra pelayanan dalam penyaluran bantuan. Terletak di dusun Kebon Agung,  Desa Sumber Wuluh,  kecamatan Candipuro,  kab Lumajang Jawa Timur.

Bantuan (barang dan jasa) yang sudah tersalurkan meliputi evakuasi pencarian korban, layanan Kesehatan, bantuan logistik (sandang dan pangan, masker, pembalut), pembuatan dapur PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak) dan psikososial bagi warga yang terdampak gunung semeru.

Evakuasi resmi ditutup pada Kamis, 16 Desember 2021. Dalam upaya pencarian korban erupsi tim Rescue BSMU Care juga turut andil di dalamnya. Pelaksanaan layanan kesehatan pun dilakukan guna membantu warga yang mengalami berbagai penyakit akibat erupsi Gunung Semeru.

Penyaluran Logistik dilakukan di kecamatan Pasrujambe, Desa Suco, Desa Kunal, Desa Jambi Kumbu. Jumlah warga yang menerima bantuan sebanyak 392 jiwa atau 79 KK.

Sejak Rabu, 15 Desember 2021, YBSMU peduli gizi bayi dan anak  membagikan makanan di 3 titik pos pengungsian yaitu di balai desa Pasirian, SMP 2 Candipuro, SMA Negeri Candipuro. Bekerjasama dengan dinas kesehatan dan persagi kab. Lumajang, membuat 100 porsi makanan di dapur PMBA untuk pemberian 3x makan (pagi, siang, malam) selama 7 hari.

Sabtu, 18 -20 Desember, diberikan support yang bernama PFA (Psychological First Aid). Jumlah terdampak bencana yang sudah menerima bantuan psikososial sebanyak 30 anak-anak dan 3 ibu rumah tangga.

Bencana datang tidak pernah bisa diduga, manusia hanya bisa melakukan Tindakan pencegahan agar dampak musibah tidak meluas. Dana yang terhimpun untuk membantu warga yang terdampak gunung semeru dikelola dengan efektif agar dapat diberikan tepat sasaran untuk meringankan beban.

Pemulihan berbagai sektor yang terdampak akibat bencana membutuhkan waktu yang lama. Dengan demikian warga secara jangka panjang juga membutuhkan bantuan orang lain untuk menata kembali kehidupannya.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari