Facebook

Dukungan Psikososial Yayasan BSMU Untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) bersama Bank Syariah Indonesia berkomitmen membantu penyintas erupsi Gunung Semeru. Hal ini dilakukan dengan pendirian posko yang berjarak 14,8km dari letusan gunung.

Harapannya dengan adanya posko ini, bisa menjadi sentra pelayanan dalam penyaluran bantuan dan memperhatikan keamanan dan kemudahan untuk menjangkau para penyintas bencana.

Bantuan (barang dan jasa) yang sudah tersalurkan meliputi evakuasi pencarian korban, layanan Kesehatan, bantuan logistik (sandang dan pangan, masker, pembalut), pembuatan dapur PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak) dan psikososial bagi warga yang terdampak gunung semeru.

Bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam mengakibatkan menimbulkan dampak psikologis. Dampak Psikologi, diantaranya : depresi, cemas, perilaku agresif, bingung, putus asa, sedih, kehilangan, takut, menyendiri dan lain sebagainya. Dengan demikian para penyintas tidak hanya membutuhkan bantuan secara fisik saja namun juga dukungan psikologis sangat diperlukan.

Yayasan BSMU sangat memahami hal tersebut dengan membuka Pelayanan Konseling psikoterapi Islami bagi Penyintas yang masih mengalami kesedihan dan meninggalkan trauma. Pelayanan dilaksanakan sejak tanggal 18 sampai dengan 20 Desember 2021, dengan sasaran penerima manfaat anak-anak dan orang tua. Kegiatan berlangsung di SMPN 1 Candipuro Lumajang.

Dalam tahap pertama diberikan support yang bernama PFA (Psychological First Aid). Dukungan ini tidak harus dilakukan oleh seorang psikolog, namun bisa diberikan oleh orang-orang yang sudah terlatih atau bersertifikat  untuk memberikan dukungan psikososial (terapi) pada masyarakat berdampak (bencana).

Pada kegiatan ini penyintas usia anak 10-14 tahun diajak  melakukan rangkaian kegiatan di mana salah satunya adalah HTP for kids. Pada sesi ini  bagi usia anak menggambar bisa menjadi sarana mengurangi ketegangan, sekaligus memperkenalkan prosedur testing, untuk mendukung rapport sehingga bisa dipilah antara yang masih menyimpan kesedihan dan yang tidak pasca musibah. Setelah metode HTP ini dilakukan, rangkaian play terapi bisa lebih pas di peruntukannya.

Jumlah terdampak bencana yang sudah menerima bantuan psikososial sebanyak 30 anak-anak dan 3 ibu rumah tangga. Untuk setiap pelayanan minimal waktu yang dibutuhkan sekitar 45 menit sampai dengan 1 jam.

Tujuan dari pemberian dukungan psikososial adalah untuk mengembalikan individu, keluarga, masyarakat agar setelah peristiwa bencana terjadi dapat secara bersama menjadi kuat, berfungsi optimal dan memiliki ketangguhan menghadapi masalah sehingga menjadi produktif dan berdaya guna.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari