Facebook

Tiga Musibah Kehidupan yang Manusia Sering Lalai

Musibah dan ujian datang tanpa pernah permisi. Geografik Indonesia yang berada pada Ring of Fire menyebabkan potensi bencana menjadi lebih tinggi. Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan kabar duka bencana seperti banjir di Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, Lombok dan juga erupsi gunung Semeru.

Kita merasa sangat takut ketika musibah sedang menghampiri terutama musibah bencana alam akan membuat ketakutan massal bagi masyarakat yang terdampak. Namun kita terkadang lalai dengan musibah yang sebenarnya setiap detik mengintai kehidupan kita. Ada 3 musibah yang senantiasa luput dari pikiran kita yaitu :

1. Musibah hilangnya usia

Orang senantiasa panik jika hartanya berkurang, omsetnya berkurang, uangnya berkurang atau kehilangan jabatan, atau wanita (pasangan) jarang yang panik ketika usia berlalu begitu saja. Padahal setiap waktu yang dipergunakan di dunia ini akan ditanya untuk apa dihabiskan. Allah dalam surah al ‘Ashr menyatakan sungguh merugi kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran. Hal ini sama seperti kita melakukan sedekah dengan membagikan konten yang bermanfaat serta menginfakkan sebagian rezeki yang didapat. Setelah itu sabar atas prosesnya karena tidak semua perbuatan baik akan diartikan baik oleh orang lain. Ikhlaslah berbuat karena Allah, sesungguhnya hanya Allah pemberi pembalasan yang terbaik. Maka manfaatkanlah usia yang telah Allah berikan sebaik mungkin.

2. Musibah dari harta yang dimiliki

Setiap hari kita memakan rezeki dari Allah padahal setiap yang dimakan atau dipergunakan tubuh akan ditanya oleh Allah Subhanahu wata’ala, darimana kita dapatkan dan bagaimana kita mepergunakan harta akita tersebut karena jika harta tersebut halal maka akan dihisab oleh Allah, jika harta tersebut haram maka akan disiksa oleh Allah Subhanahu wata’ala.

3. Musibah terlalu bersungguh-sungguh dalam mengejar dunia

Setiap hari kita semakin dekat mendekati akhirat dan semakin jauh meninggalkan dunia. Anehnya orang yang sadar setiap hari melagkah mendekati akhirat dan semakin menjauhi dunia tapi mati-matian mengejar dunia. Padahal jelas dunia itu akan ditinggalkan dan akhirat tempat abadi.

Musibah yang senantiasa ada dalam hidup bisa diminimalisir dengan senantiasa berdoa kepada Allah untuk memohon perlindungan-Nya.

Salah satu doa yang sudah cukup terkenal di masyarakat adalah Khalifah Utsman bin Affan beliau pernah mendengar Rasulullah menganjurkan doa agar terhindar dari musibah.

Berikut doanya :

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

“Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).”

Selain itu juga kita bisa menghindari keburukan musibah dengan bersedekah, dengan melakukan kebaikan dari setiap kekuasaan yang dimiliki sehingga semua dapat bernilai ibadah.

Yayasan BSMU memiliki program untuk menambah keberkahan rezeki yang dimiliki, yaitu melalui program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Walaupun nominal tidak terlalu besar tetapi kebermanfaatannya akan dapat dirasakan menjadi sejuta kebaikan. Donasi online dapat dilakukan melalui jadiberkah.id atau bsmu.or.id/sejutakebaikan.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari