Facebook

Wisuda Santri Rumah Tahfidz BSI Sudah Hafidz 30 Juz

Alhamdulillah pada Desember atau di penghujung tahun 2021, Rumah Tahfidz Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) telah mewisuda 5 orang santri. Dengan segala suka dan duka, akhirnya para santri telah mampu menghafalkan 30 juz.

Hal ini menjadi sebuah kegembiraan yang tidak ternilai baik untuk guru, orang tua, sekaligus para wakif, muzakki dari YBSMU.

Pelaksanaan wisuda dilaksanakan pada hari 11 Desember 2021 di Aula Serba Guna Gedung Masjid Raya Bintaro Jaya (Mrbj) Pondok Aren Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan Banten. Turut hadir dalam acara wisuda tersebut bapak Sukoriyanto Saputro selaku Direktur Eksekutif Laznas BSMU dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan H. Pilar Saga Ichsan. Narasumber tersebut menjadi tamu kehormatan untuk menyematkan tanda wisuda hafidz 30 juz.

Santri tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda, semangat yang membara untuk menjadi seorang hafidz al quran membuatnya tidak kenal Lelah untuk terus menghafal. Menjadi seorang hafidz Qur’an membutuhkan kegigihan, selain membutuhkan ingatan yang cerdas juga membutuhkan mental dan akhlak yang baik karena Al Qur’an itu suci dan menyukai jiwa yang suci.

Beberapa nama santri yang telah diwisuda adalah :

  1. Risky Juni Edi Pane, santri kelahiran Padang Sidempuan tahun 2000 merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Bergabung di Rumah Tahfidz BSI sejak 1 – Januari – 2021 (11 Bulan). Risky memiliki motivasi mulia dalam menghafal Al Qur’an adalah ingin memberi mahkota untuk kedua orang tua.
  2. Hafidz Afza Nurrohman, santri kelahiran Ciamis tahun 1995 merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Bergabung di rumah tahfidz parung bogor sejak 14 Desember 2020 (11 bulan). Hafidz memiliki motivasi mulia untuk menghafal Al qur’an yaitu untuk membahagiakan kedua orang tua beserta kakek dan nenek serta sanak saudara.
  3. Genta Mahesa, santri kelahiran Tangerang tahun 2003, merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Bergabung ke Rumah Tahfidz BSI sejak 05 November – 2019 ( 1 Tahun 11 Bulan). Genta memiliki motivasi menghafal Qur’an karena Ingin membangun generasi millenial yang hafal Al-Qur’an.
  4. Muhammad Taufiqurrohman, santri kelahiran Jepara tahun 2000, merupakan 5 bersaudara. Bergabung ke Rumah Tahfidz BSI sejak 02 November – 2019 ( 1 Tahun 11 Bulan). Taufiq memiliki motivasi karena orangtua dan hafidz kecil.
  5. Mohammad Syamiel Basyayef, merupakan hafidz 30 juz termuda, merupakan santri kelahiran Jepara tahun 2004, merupakan 6 bersaudara. Bergabung ke Rumah Tahfidz BSI sejak 11 Desember – 2019 (1 Tahun 11 Bulan). Taufiq memiliki motivasi ingin menjadi pemenang, karena menjadi pemenang kita tidak boleh menyerah, menyerah bukanlah sebuah solusi, berjuanglah dan carilah jalan agar bisa dengan segera mendapat menuju garis akhir.

 

Para santri sangat senang berada di Rumah Tahfidz BSI, suasana yang cukup mendukung membuat mereka mudah dalam menghafal Al Qur’an. Bahkan para santri memiliki tempat-tempat favorite tersendiri untuk menghafal. Semua santri di Rumah Tahfidz BSI tidak dipungut biaya karena berasal dari keluarga yang kurang mampu.

YBSMU berkomitmen untuk menghasilkan generasi qur’ani yang berkualitas. Selain mendapatkan ilmu agama juga mendapatkan keterampilan yang dapat digunakan di masyarakat setelah lulus dari rumah tahfidz. Sehingga kebermanfaatan dana ZISWAF yang telah disalurkan menjadi berkepanjangan.

YBSMU memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Dengan hanya berdonasi 10 ribu tetapi sejuta kebaikan yang dapat dibagikan untuk orang yang membutuhkan. Berwakaf bisa juga dilakukan dengan berdonasi 10ribu. Wakaf online dapat dilakukan melalui jadiberkah.id atau bsmu.or.id/sejutakebaikan.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari