Facebook

Kenali Gejala Virus Covid-19 Varian Terbaru Omicron

Saat ini virus varian baru dari virus corona, yaitu omicron menjadi pembicaraan hampir di seluruh belahan dunia. Kabar munculnya virus omicron menjadi heboh karena ditengarai lebih berbahaya daripada varian sebelumnya, yaitu Delta. Varian omicron memiliki nama varian B.1.1.529, dianggap lebih berbahaya daripada variannya sebelumnya.

Omicron pertama kali muncul pada awal bulan November di Afrika, yang kemudian menyebar ke sebagian besar Eropa dan Amerika Serikat.

Omicron memiliki 50 mutasi dalam kode genetiknya, lebih banyak daripada varian lainnya. Hal ini yang menyebabkan omicron menjadi lebih berbahaya.

Dilansir dari Kompas.com, menurut pakar penyakit menular Kristin Englund, tiga puluh dari mutasi ini mempengaruhi protein lonjakan, yang digunakan oleh vaksin yang saat ini tersedia.

“Sejauh ini, data awal menunjukkan bahwa varian omicron bahkan lebih menular,” kata Englund.

Gejala Omicron

Dilansir dari berbagai sumber, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa ciri-ciri gejala dari varian Omicron adalah sebagai berikut:

  1. demam atau kedinginan
  2. batuk
  3. sesak napas atau kesulitan bernapas
  4. kelelahan
  5. nyeri otot atau tubuh
  6. sakit kepala
  7. kehilangan rasa atau bau baru, sakit tenggorokan
  8. hidung tersumbat atau pilek
  9. mual atau muntah
  10. diare.

Bukti awal menunjukkan bahwa mungkin ada peningkatan risiko infeksi ulang dengan Omicron (Orang yang sebelumnya COVID-19 dapat terinfeksi ulang lebih mudah dengan Omicron), dibandingkan dengan varian kekhawatiran lainnya, meski informasinya terbatas.

Menurut WHO masih belum jelas apakah virus Omicron lebih mudah menular dibandingkan varian lain atau tidak. Selain itu, juga menyampaikan bahwa tingkat risiko keparahannya juga masih belum jelas. Hingga saat ini WHO masih meneliti apakah data lonjakan pasien ini disebabkan oleh peningkatan jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi, atau karena infeksi spesifik dari Omicron.

Bagaimana Melakukan Pencegahan Penularan Virus Omicron

Masyarakat senantiasa diimbau untuk selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan sebagai upaya mengurangi risiko penularan COVID-19.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

– Menggunakan masker yang pas, tidak terlalu longgar dan digunakan dengan semestinya

– Menjaga kebersihan tangan

– Menjaga jarak fisik minimal 1 meter dengan orang lain

– Meningkatkan ventilasi ruangan

– Menghindari keramaian

– Melakukan vaksinasi

– ketika batuk atau bersin tutup dengan siku atau tisu yang ditekuk

Selain terus berusaha menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebagai umat islam juga dianjurkan untuk senantiasa meminta perlindungan dari Allah akan bala dan bencana. Salah satu yang dicontohkan, yaitu dengan melakukan sedekah.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mengajak untuk bersama-sama meringankan beban orang yang sedang kesulitan akibat pandemi Covid-19 dan bencana yang sering melanda, melalui program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Dengan dana yang dikumpulkan bersama akan memperoleh efek kemaslahatan yang berlipat.

Donasi dapat dilakukan secara online melalui jadiberkah.id atau bsmu.or.id/sejutakebaikan 

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari