Facebook

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Yayasan BSMU di Aceh

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) senantiasa untuk menebarkan kebermanfaatan diberbagai daerah. Melakukan transformasi dari mustahik menjadi muzakki menjadi salah satu tujuan pemberdayaan dari dana Zakat Infak Sedekah yang telah terhimpun.

Penerima manfaat yang tepat akan membuat keberkahan baik untuk para mustahik sekaligus muzakki. Berbagai tempat dikunjungi untuk menilai kelayakan orang yang akan menerima manfaat karena sebagai amil ada tanggung jawab yang sangat besar agar dana zakat diberikan kepada orang yang tepat. Lelah tidak menjadi halangan karena sadar amil adalah tentara Allah yang menebar keberkahan untuk penjuru dunia.

Satu persatu penerima manfaat diseleksi, faktor penilaiannya tidak hanya karena miskin belaka tetapi juga akhlak menjadi salah satu penentu kelayakan seseorang untuk menerima dana zakat untuk pemberdayaan ini. Melalui pemberdayaan ekonomi Yayasan BSMU bukan hanya ingin menjadikan orang miskin menjadi kaya tetapi lebih dari itu, menjadikannya seorang muzakki. Hal ini agar zakat terus berputar untuk menambah keberkahan.

Ada beberapa wilayah yang menjadi penambahan program pemberdayaan ekonomi diantaranya : Aceh, Lebak dan Lampung Timur. Potensi yang dikembangkan masing-masing daerah berbeda-beda disesuaikan dengan potensi wilayah tersebut.

Aceh Timur merupakan daerah terluar desa binaan yang sedang dibentuk. Desa yang menjadi tempat penerima manfaat lokasinya berjarak 6 km dari kota Banda Aceh. Desa tersebut bernama Gampong Meunasah Asan Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Sepanjang mata memandang terhampar tambak bandeng, mayoritas warga disini merupakan peternak bandeng walaupun demikian tidak semua orang kaya.

Selain disediakan sarana dan prasarana para penerima tambak bandeng dibantu untuk mendapatkan pembelinya. Namun setelahnya para peternak dididik untuk dapat melakukan prosesnya secara mandiri dari hulu sampai ke hilir. Dari jumlah 200 hektar tambak yang dibutuhkan yang saat ini baru tersedia 50 hektar yang tersebar di 20 tambak.

Daerah Lebak, mayoritas warga di lingkungan tersebut merupakan peternak kambing/domba, sehingga Yayasan BSMU menjadikannya kluster kambing/domba. Saat ini sedang dalam tahap pembangunan jalan menuju kandang.

Sama halnya seperti Aceh dan Lebak, setelah menyeleksi penerima manfaat di Lampung Timur, tim bersegera membenahi sarana dan prasarana untuk menunjang program pemberdayaan. Di sini akan dikembangkan sebagai klaster padi organik yang sebelumnya sudah dikembangkan di Desa BSI sebelumnya yaitu Desa Rejo Asri. Letaknya bersebelahan dengan Rejo Asri, hal ini diharapkan agar terjalin kolaborasi yang saling menguntungkan antara keduannya.

Desa binaan Yayasan BSMU akan terus bertambah jumlahnya, tidak hanya ada di pulau Jawa atau Sumatera saja tetapi juga aka nada di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga akan semakin banyak mustahiq yang berubah menjadi muzakki melalui program Empowerment dan Sociopreneur Group (ESG).

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari