Facebook

Praktik Pengelolaan dan Penyaluran Dana Zakat

Zakat merupakan bagian dari rukun islam, keberadaannya membuat kehidupan umat islam menjadi lebih seimbang dan berkah. Zakat memiliki fungsi membersihkan harta yang didapat. Dengan membayar zakat berarti telah melaksanakan hak harta sekaligus hak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.

Menurut Bahasa, zakat memiliki arti; tumbuh dan berkembang, suci dan baik. Sedang menurut istilah, zakat berarti memberikan harta tertentu kepada orang-orang tertentu dengan syarat-syarat tertentu pula.

Pengelolaan zakat adalah kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dan pendistribusian serta pendayagunaan zakat. Untuk mencapai tujuan menciptakan zakat yaitu mencapai keadilan sosial ekonomi bagi umat islam dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mencapainya.

Penyaluran dana zakat telah diperuntukkan bagi 8 (delapan) asnaf, sesuai dengan Quran surah At Taubah ayat 60. Dilansir dari Like Center, dalam prakteknya, zakat yang dihimpun oleh amil secara umum disalurkan dalam bentuk, yaitu secara konsumtif (zakat konsumtif) dan produktif (zakat produktif).

Perbedaan diantara keduanya adalah:

Zakat Konsumtif, disalurkan untuk santunan fakir miskin, beasiswa Pendidikan dan pelayanan Kesehatan.

Zakat Produktif, umumnya disalurkan dalam bentuk modal usaha

Apa dampak penyaluran zakat melalui dua bentuk tersebut?

Menurut Ali et.al (2016) zakat konsumtif dan produktif dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan tingkat kesejahteraan. Namun, zakat produktif lebih mampu menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan tingkat kesejahteraan. Hal ini disebabkan karena adanya pendampingan terhadap mustahik baik pendampingan usaha maupun pendampingan spiritual.

Berdasarkan undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat, bahwa pendayagunaan zakat secara produktif dalam rangka penanganan fakir miskin dan peningkatan kualitas umat dilakukan apabila kebutuhan dasar mustahik terpenuhi.

Zakat memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat dan berkontribusi dalam penurunan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Jadi, apabila Anda sudah mencapai nishab dan wajib membayar zakat jangan lupa ditunaikan.

“Dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuk allah beserta orang-orang yang rukuk” (QS Al Baqarah ayat 43)

Penyaluran zakat yang tepat sasaran akan memaksimalkan peran zakat dalam merubah mustahik menjadi muzakki.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) membantu masyarakat dalam menyalurkan dana-dana ZIS nya dengan lebih profesional. Untuk meluaskan maslahat maka dicanangkan program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Walaupun berdonasi dengan jumlah yang tidak terlalu besar namun kebermanfaatannya sangat memiliki dampak yang besar.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari