Facebook

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa bergaul dengan baik kepada sesama umat manusia. Ajaran toleransi sudah tertanam sejak penanaman nilai-nilai agama. Namun demikian tidak boleh mencampur adukkan urusan agama dengan agama sehingga turunlah Qur’an Surah Al Kafirun ayat 1-6, yang menjadi pedoman untuk bergaul dengan agama yang lain.

Lalu sebagai orang yang baru berhijrah tentu ada pertanyaan, apakah boleh kita berzakat untuk non muslim?

BACA: Ada 8 Golongan Yang Berhak Menerima Zakat

Pada prinsipnya zakat itu terbagi menjadi dua yaitu zakat maal dan zakat fitrah (zakat badan). Dilansir dari nu.or.id imam madzhab berbeda pendapat dal hal boleh atau tidak memberikan zakat kepada non muslim.

Dalam mazhab Syafi’i, zakat fitrah tidak diperbolehkan diberikan kepada non-Muslim, baik kaya atau miskin, dzimmi (yang berdamai) atau harbi (yang memerangi). Larangan tersebut juga berlaku untuk zakat mal. Larangan tersebut berlandaskan dalil hadits Nabi saat mengutus sahabat Mu’adz bin Jabal:

 “Sedekah yang diambil dari orang kaya mereka (Muslimin), kemudian diberikan kepada orang faqir mereka (Muslimin). (HR al-Bukhari dan Muslim).

Namun, boleh memberikan bagian dari harta zakat kepada non-Muslim yang menjabat sebagai petugas penimbang, humasi atau penjaga harta zakat. Kebolehan tersebut bukan pemberian atas nama zakat, namun atas nama upah dari pekerjaan mereka (dari bagian amil zakat).

Menurut pandangan Imam Abu Hanifah dan muridnya Muhammad, dibolehkan memberikan zakat fitrah kepada non-Muslim dzimmi yang fakir. Landasan mereka adalah ayat yang artinya: “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu.” (QS al-Baqarah: 271)

Ayat tersebut tidak membedakan fakir yang Muslim dan non-Muslim, kecuali dalam masalah zakat mal, karena ada larangan khusus dalam haditsnya sahabat Mu’adz, yang kedudukannya men-takhsish ayat ini.

Meski ada celah pembenaran memberikan zakat fitrah kepada non-Muslim, dalam kondisi normal dan masih banyaknya umat Islam yang miskin, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan. Dalam konteks ini lebih utama memberikan zakat fitrah kepada seorang Muslim, sebab zakat dapat membantu mereka untuk melakukan ketaatan.

Sebagai umat muslim kita masih bisa membantu umat yang lain melalui sedekah, selagi penerimanya merupakan kafir dzimmi yang tidak akan memusuhi umat islam.  

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mengajak untuk melipat gandakan rezeki dengan berdonasi dalam program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Hanya dengan bermodal uang sepuluh ribu rupiah tapi kebermanfaatannya sangat banyak sekali. Bersedekah juga merupakan salah satu ciri seorang hamba bersyukur atas nikmat rezeki yang telah didapatkannya.

 


Berita Terkait

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari