Facebook

Potensi Wakaf Sebagai Pilar Ekonomi Umat

Wakaf merupakan kekuatan yang sangat besar dari sisi ekonomi untuk membangun peradaban, pendidikan dan kesejahteraan ekonomi. Hal ini merupakan salah satu poin utama yang dibahas dalam Webinar Jadiberkah.id dengan judul: Mengembalikan Wakaf Sebagai Pilar Ekonomi Umat pada Jumat (12/11).

Dalam acara yang dihadiri oleh narasumber yaitu  Wakil Ketua I Badan Wakaf Indonesia (BWI), Imam Teguh Saptono.  Dalam materinya Imam Teguh Saptono menyampaikan bahwa peradaban islam tidak lepas dari peran wakaf sebagai salah satu sumber permodalan. “Konsep wakaf adalah konsep pemberian harta yang terbaik,” kata Imam.

Dalam sejarah, beberapa rumah sakit dan universitas  tertua di dunia dibiayai oleh uang wakaf. Apalagi pada saat masa kekhalifahan Turki Utsmani, lembaga wakaf uang tercatat sangat berkembang sebagai instrumen ekonomi negara. Selama berabad abad, wakaf uang telah menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Turki dan dunia.

Pada puncaknya, di abad 15-17 peran wakaf uang ini mencapai separuh dari APBN Turki Usmani. Tak kalah, di Indonesia peran wakaf juga cukup penting dalam pembangunan beberapa aset ekonomi.

Yayasan Al-Azhar Indonesia contohnya, saat ini telah memiliki 150 cabang masjid di Indonesia belum lagi sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan salah satu contoh riil investasi wakaf di Indonesia.

Beberapa lembaga pendidikan seperti Pesantren Gontor juga beberapa asetnya berasal dari wakaf. Saat ini, Pesantren Gontor mempunyai 20 cabang dan 400 alumni yang tersebar di seluruh nusantara.

Sekolah dan pesantren yang berasal dari ormas Muhammadiyah dan NU juga berasal dari dana wakaf. Secara umum Imam Teguh Saptono memberikan gambaran bahwa total aset wakaf yang tercatat di Indonesia adalah 53.342 ha di 399 lokasi. Sedangkan potensi wakaf uang di Indonesia ada sebanyak Rp180 triliun per tahun.

Namun sayangnya, potensi wakaf di Indonesia belum banyak digali karena masih menjadi skema umum bank wakaf. Dari sisi literasi, kurikulum yang membahas mengenai wakaf juga masih tertinggal.

Untuk mencoba meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berwakaf, Yayasan BSMU mempunyai program unggulan yaitu Wakaf Uang Produktif, Wakaf Ambulance, dan Wakaf Masjid Bakauheni. Dana yang terkumpul dari wakaf ini akan digunakan untuk program produktif, pembelian ambulance, serta pembangunan masjid bakauheni.  

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berwakaf dengan Rp10 ribu atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui scan QR dan aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, serta jadiberkah.id


Berita Terkait

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari