Facebook

BSI Dirikan Masjid di Bakauheni Lewat Wakaf

LAMPUNG, 27 Oktober 2021– PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk pembangunan masjid di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Pembangunan Masjid BSI itu akan menyedot dana sekitar Rp25 miliar, yang merupakan hasil crowd funding wakaf dan infaq pegawai dan nasabah BSI, serta dana CSR BSI.

 Pembangunan masjid ini berkolaborasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang juga melakukan crowd funding untuk karyawan dan pengguna angkutan ferry dengan memanfaatkan QRIS BSI dan Mobile Banking BSI.

“Insya Allah masjid BSI di Pelabuhan Bakauheni ini akan rampung pada Mei 2022 nanti. Masjid BSI merupakan salah satu bagian dari Bakauheni Harbour City yang sedang dibangun,” kata Hery dalam acara tersebut, Rabu (27/10).

Masjid BSI berdiri di lahan seluas 4.811 meter persegi dengan luas bangunan hingga 2.954 meter persegi. Rencananya masjid tersebut dapat menampung hingga sekitar 2.000 jemaah.

Selain area shalat, Masjid BSI nantinya akan dilengkapi dengan gedung serba guna, observation deck, dan area hijau. Masjid BSI ini akan berdiri di jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Masjid BSI dibangun di lahan yang dikelola oleh ASDP.

Hery menambahkan, Masjid BSI Bakauheni adalah masjid pertama yang dibangun Bank Syariah Indonesia sejak berdiri pada Februari 2021, setelah dileburnya tiga bank syariah milik BUMN. Masjid ini juga menjadi masjid pertama BSI di Pulau Sumatera.

Pendirian Masjid BSI pun bertujuan untuk pusat ekosistem halal di provinsi yang terletak di ujung paling timur Pulau Sumatra. Rancangan Masjid BSI diselaraskan dengan budaya Provinsi Lampung, yaitu dilatarbelakangi konsep yang disebut sebagai Terusan Sang Siger. Konsep tersebut memiliki asal usul sejarah dan nilai budaya yang tersambung benang merah dengan pakaian adat Lampung.

Area tertinggi disimbolkan dalam bentuk siger, area tengah berupa tangan melambangkan sambutan dengan simbol tepak dan tanggai. Serta bagian bawah badan yang menjalankan nilai ekonomi disimbolkan sebagai motif kain tapis.

Untuk mensukseskan pembangunan masjid tersebut, BSI bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) mempunyai program 10 ribu untuk sejuta kebaikan yang salah satunya ditujukan untuk  Wakaf Pembangunan Masjid Bakauheni.

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu pembangunan masjid melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.    

Melalui campaign Wakaf Pembangunan Masjid Bakauheni ini diharapkan masyarakat bisa menjadi bagian dalam pembangunan masjid. Selain itu dalam program ini BSI bersama Yayasan BSMU juga mengajak masyarakat untuk menginvestasikan harta guna bekal di akhirat.

Acara peletakan batu pertama ini pun dihadiri pula Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, Direktur Bisnis Wholesale & Kelembagaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Agus Nursanto, Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Alexandra Askandar, Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Muhammad Iqbal, serta Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

2 comments

  1. Wismo Subroto berkata:

    Mantaab boss. Ini wakaf pembangunannya no rek berapa di bsi

    1. admin berkata:

      Untuk donasi Masjid Bakauheni dapat di lakukan via website ini di https://www.bsmu.or.id/wakafmasjidbakauheni/ atau ke nomor rekening BSI no : 7085008603 an Wakaf Masjid YBSMU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari