Facebook

Doa dan Adab Ketika Memasuki Musim Penghujan

Di Bulan Oktober 2021 ini kita memasuki musim hujan. Hujan merupakan rahmat dari Allah, kehadirannya membawa berkah kepada makhluk di bumi. Oleh karena itu dalam islam disunnahkan untuk berdoa saat hujan sebagaimana hadits rasulullah yang berbunyi:

Artinya: “Dua doa yang tidak akan ditolak: do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi.)

Begitu besar keutamaan waktu saat hujan, selain bersyukur ketika hujan turun, agar dapat memaksimalkan waktu saat turun hujan kita dapat melakukan adab-adab ketika turun hujan :

1.Takut dan berharap atas rahmat Allah

Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah berkata,

 “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa terbahak-bahak hingga terlihat lidahnya, beliau hanya tersenyum. Apabila beliau melihat awan mendung dan mendengar angin kencang, maka wajah beliau akan segera berubah. ‘Aisyah berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah! Aku memperhatikan apabila manusia melihat awan mendung, maka mereka bergembira karena mengharap hujan akan turun. Namun, aku memperhatikan dirimu, jika mendung datang, kegelisahan nampak di wajahmu.” ‘Aisyah berkata, “Maka Rasulullah pun menjawab, “Wahai ‘Aisyah tidak ada yang dapat menjaminku, bahwa awan tersebut mengandung adzab. Sungguh suatu kaum telah diazab dengan angin kencang sedangkan mereka mengatakan, “Inilah awan yang akan mengirimkan hujan kepada kami” (Al Ahqaaf: 24)” (HR. Muslim).

Rasulullah sebagai manusia yang sudah diampuni dosanya saja selalu berharap-harap cemas jika hujan turun, maka kita sebagai umatnya harus senantiasa memiliki rasa harap dan cemas ketika hujan turun dan berkata yang baik-baik ketika hujan.

2.Berdoa ketika hujan turun

Ketika hujan telah turun berdoalah sebagaimana diriwayatkan ‘Aisyah radhiallahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila melihat hujan, maka beliau berdoa dengan lafadz,

اَللَّهُم صيبا نَافِعًاَّ

 “Ya Allah, turunkanlah hujan yang baik dan bermanfaat.” (HR. Bukhari).

3.Dilarang mencaci hujan

Ada sebagian manusia yang tidak menyukai ketika hujan turun, hal ini bisa dikarenakan hajatnya yang terhalang. Namun sebagai umat islam kita dilarang untuk mencaci hujan, karena hujan adalah anugerah dari Allah. Karena saat hujan adalah salah satu tempat mustajabnya doa, maka berhati-hati dalam berkata itu akan lebih baik.

4.Memperbanyak berdzikir

Bertasbih saat kilat dan guntur bergemuruh. Doa yang dianjurkan sebagai berikut:

يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Yusabbihur Ra’du bihamdihi wal-Malaaikatu min khiifatihi

“Guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya,” (QS. Ar-Ra’du [13]: 13)

5.Tidak menolak hujan

Saat hujan dirasa cukup, kita dilarang untuk menolaknya namun dianjurkan untuk berdoa agar hujan dialihkan ke tempat yang membutuhkan . Sebagaimana doa yang Rasulullah Ajarkan:

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ“

“Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami, tidak di kami. Ya, Allah! turunkanlah hujan di dataran tinggi, di bukit-bukit, di perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

Sebagaimana hamba allah kita berusaha melakukan yang terbaik saat hujan turun, namun ketika hujan berubah menjadi musibah yang tidak terduga itu merupakan ujian bagi keimanan. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dalam program 10 ribu untuk sejuta kebaikan mengajak untuk menebar kemaslahatan kepada orang yang membutuhkan. Termasuk didalamnya yang terkena bencana seperti banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari