Facebook

Tips Isi Liburan Maulid Nabi Muhammad Sesuai Al Quran dan Hadist

12 Rabiul Awal tahun ini jatuh pada  Selasa 19 Oktober 2021. Pada hari ini diperingati sebagai hari lahirnya nabi Muhammad SAW. Ada yang berbeda pada maulid tahun ini karena hari liburnya bergeser menjadi tanggal 20 Oktober 2021.

Peringatan hari maulid nabi biasanya diisi dengan kegiatan pembacaan maulid atau kisah perjalanan nabi Muhammad SAW dari lahir hingga wafatnya. Dengan harapan agar umat islam semakin mengenal sosok nabinya. Namun selain itu juga diadakan berbagai kegiatan untuk mensyiarkan islam.

Peringatan maulid nabi ini juga dilakukan oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU)  di salah satu Rumah Belajar Qur’an di Tangerang. Dalam rangka maulid nabi, Rumah Belajar Qur’an Tangerang mengadakan rangkaian acara diantaranya Lomba Tahfiz, Lomba Adzan, Pemutaran film kisah Nabi Muhammad SAW, Lomba kolase Kaligrafi Nabi Muhammad SAW, Lomba shalawat,  dan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan dari tanggal 13 Oktober sampai dengan 21 Oktober 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama yang dilakukan Rumah Tahfidz BSI dan TPA Al Ikhlas yang berada di masjid, sehingga dalam pelaksanaanya dibagi di 2 tempat. Santri yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 45 orang dengan jenjang pendidikan SD  sampai dengan kelas IX.

Bagi temen temen yang ingin mengisi maulid nabi, kita ada beberapa saran kegiatan sesuai syariah:

1.Perbanyak membaca shalawat

Anjuran untuk melakukan sholawat nabi sebagaimana telah tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,” (QS. Al Ahzab: 56).

2.Membaca Siroh/kisah nabi Muhammad

Pembacaan siroh nabawi bisa dilakukan secara bersama-sama ataupun sendirian. Dengan membacanya akan semakin mengenal Rasulullah selain itu juga dapat menumbuhkan kecintaan. Semoga dengan kecintaan yang terpupuk dalam hati mendekatkan kita kepada Rasulullah kelak di hari kiamat.

3.Mencintai orang miskin

Belajar dari Kisah Rasulullah yang sangat mencintai orang miskin. Mencintai orang miskin adalah tanda keikhlasan cinta seseorang, karena dengan mencintai orang miskin maka tidak pelit dalam memberi/bersedekah. Sebagaimana pesan Rasulullah: “Barangsiapa menghilangkan kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan menghilangkannya satu kesusahan di hari Kiamat. Dan barangsiapa memudahkan kesulitan orang yang dililit hutang akan memudahkan atasnya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim no.2699)

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) menyalurkan dana Zakat Infaq masyarakat kepada fakir miskin. Di akhir tahun ini memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Walaupun hanya dengan uang 10 ribu dapat membantu berbagai program meliputi: Orangtua Asuh, Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan. Ada juga program wakaf yaitu, Wakaf Ambulance dan Wakaf Masjid Bakauheni.

4.Berpuasa di hari kelahiran nabi, yaitu hari senin

Rasulullah senantiasa  berpuasa pada hari kelahirannya. Diriwayatkan dari Abu Qatadah al-Anshari bahwa suatu ketika Nabi Muhammad SAW ditanyai mengenai kebiasaannya berpuasa di hari Senin, Nabi Muhammad SAW pun bersabda “Di hari Senin-lah aku dilahirkan dan di hari Senin-lah diturunkan (Al-Qur’an) kepadaku” (HR Muslim).

5.Memperbanyak Zikir dan Beribadah

Sebagai rasa syukur terhadap karunia yang telah Allah berikan sudah selayaknya kita mencotoh rasulullah yang senantiasa berdzikir dan beribadah. Walaupun beliau sudah menjadi manusia paling mulia dan diampuni Allah semua doanya tetap tidak pernah merasa letih untuk beribadah.

Allah SWT telah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul sekaligus menjadi uswah hasanah (suri teladan yang baik) bagi umatnya. “Laqod kaana lakum fii rasulillahi uswatun hasanatun” yang artinya “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS Al-Ahzab : 21). Untuk bisa mencintai dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad secara benar, tentunya kita harus mempelajari serta mengkaji sepak terjang beliau semasa hidupnya. Menjalankan ajarannya merupakan bukti keimanan.

SHARE :

Facebook
Whatsapp


Berita Terkait

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Cari