Mengenal Wakaf Produktif Lebih Dekat

Wakaf dalam hal penggunaannya terbagi menjadi dua, yaitu wakaf mubasyir dan wakaf istismari. Wakaf mubasyir adalah harta wakaf yang menghasilkan pelayanan masyarakat dan bisa digunakan secara langsung seperti madrasah dan rumah sakit. Sedangkan wakaf istismari adalah harta wakaf yang ditujukan untuk penanaman modal dalam produksi barang- barang dan pelayanan yang dibolehkan syara’ dalam bentuk apapun kemudian hasilnya diwakafkan sesuai keinginan wakif.

Wakaf istismari biasa disebut juga wakaf produktif, yaitu wakaf harta yang digunakan untuk kepentingan investasi, baik di bidang pertanian, perindustrian, perdagangan, dan jasa. Manfaat pada wakaf produktif tidak diperoleh dari benda wakaf secara langsung, melainkan dari keuntungan atau hasil pengelolaan wakaf. Kata produktif merupakan kata sifat yang berasal dari kata produk yang berarti hasil, hasil kerja, barang atau benda yang dihasilkan.

BACA : 5 Manfaat Wakaf Yang Harus Kamu Ketahui

Wakaf produktif menurut Depag RI tahun 2008 adalah sebuah skema pengelolaan donasi wakaf dari umat, yaitu dengan memproduktifkan donasi tersebut, hingga mampu menghasilkan surplus yang berkelanjutan. Donasi wakaf dapat berupa benda bergerak, seperti uang dan logam mulia, maupun benda tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan. Surplus wakaf produktif Wakaf produktif inilah yang menjadi sumber dana abadi bagi pembiayaan kebutuhan umat, seperti pembiayaan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.(sumber : bwi.go.id)

Di tengah masih berlangsungnya Pandemi Covid-19, instrumen keuangan seperti wakaf uang yang digunakan secara produktif, juga turut dapat berkontribusi melalui peningkatan efisiensi dan menurunkan biaya perekonomian. Saat ini telah ada instrumen integrasi keuangan komersial dan sosial syariah, seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) yang telah diterbitkan Pemerintah, hal ini turut mendukung upaya pemulihan ekonomi melalui pengembangan prasarana seperti kesehatan bagi masyarakat dan program pemberdayaan masyarakat lainnya.

BACA : Yuk Simak Sejarah Berkembangnya Wakaf Uang Di Indonesia

Pengembangan sektor wakaf produktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital diyakini akan mendorong perkembangan yang lebih signifikan dari sektor perwakafan nasional. Teknologi digital akan menjadi katalisator bagi aspek mobilisasi dan penyaluran dana wakaf. Teknologi digital juga akan mendorong efisiensi pada pengelolaan dan efektivitas pada penggunaan dana atau aset wakaf yang dilakukan banyak lembaga keuangan sosial syariah di Indonesia.(sumber:bi.go.id)

Salah satu lembaga wakaf yang telah berperan serta dalam wakaf produktif adalah Nazhir Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU). Berkolaborasi bersama Bank Syariah Indonesia tbk membantu mengentaskan permasalahan perekonomian masyarakat di wilayah Aceh. Wakaf produktif memiliki keuntungan ganda yaitu dengan nilai uang yang tetap namun dapat memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search