Bulan: Agustus 2021

NGOPI : Cara Mendesain Masa Depan Sesuai Dengan Keinginan

Menjadi sukses di masa yang akan datang dibutuhkan persiapan, salah satunya adalah dengan mendesain hidup sedini mungkin. Usia pelajar adalah waktu yang paling tepat untuk memulai mendesain kehidupan, agar hidup lebih terarah dan kesuksesan mudah untuk diraih. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) melalui program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) menginginkan penerima beasiswa menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, kedua orangtua dan bangsanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Ahad, 29 Agustus 2021 diadakan NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) dengan tema ‘Desain Your Life.’ Dihadiri oleh 504 penerima beasiswa SPI dari seluruh Indonesia. Acara masih terus dapat disaksikan oleh para pelajar karena Live melalui Youtube Channel Laznas BSMU.  Narasumber yang mengisi kali ini adalah Nurfahmi Islami Kaffa, seorang trainer yang memiliki banyak prestasi.

Fauzi Indiranto selaku Direktur Program memberikan pesan, “Jika ingin sukses maka pertama kali yang perlu dilakukan adalah mencari keridhoan orangtua. Dengan ridho orangtua maka Allahpun akan ridho kepada kita dan memberi kelancaran terhadap cita-cita kita. Diharapkan, selain peserta SPI memiliki akademis yang bagus, juga memiliki akidah yang baik (bisa baca al quran) dan akhlak yang terpuji. Semoga setelah mencapai kesuksesan tetap menjadi manusia yang rendah hati dan selalu ingat kepada Allah SWT.”

Baca juga : Ngopi: Merasa Insecure? BTS-in Aja

Dalam acara Ngopi tersebut dikatakan bahwa diantara tanda-tanda kekuasaan Allah adalah dengan diciptakannya waktu. Siapa yang dapat memaknai waktu dengan memaksimalkannya dan tidak melewatkannya begitu saja akan mendapatkan banyak manfaat. Perhatian yang cukup besar terhadap waktu terlihat dengan diturunkannya surat Al ‘Ashr dan Ad Dhuha. Ditambah dengan memperbanyak ibadah di waktu malam merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kunci sukses di dunia.

Waktu luang yang tidak dimanfaatkan untuk kebaikan maka akan membuang waktu dengan percuma. Kita harus bisa mendesain hidup sedini mungkin misalkan dengan menuliskan semua mimpi-mimpi yang ingin diraih. Dengan menuliskannya maka mimpi tersebut akan mudah untuk direalisasikan daripada hanya sekedar keinginan.

Bagaimana kita bisa mendesain daily activity, yang benar? Contoh seperti Ibnu Aqil Al Hambali beliau adalah sosok ulama yang sangat mencintai ilmu mengatakan bahwa, tidak halal bagiku menyia-nyiakan sesaat saja dari umurku, lisanku telah membaca dan berdiskusi dan mataku membaca dan menuangkan pikiranku dalam ide-ide yang sangat banyak kemudia ide tersebut di tuangkan dalam tulisan. Aku dapati kesungguhanku dalam belajar lebih kuat saat aku berusia 80 tahun dibadingkan usia 20 tahun.

Usia muda adalah usia banyak godaan dalam belajar tapi siapa yang bisa menyikapinya akan mendapatkan masa depan yang cemerlang. Pemuda tidak boleh lalai dalam merencanakan kehidupan. Karena sebuah prestasi di dunia dapat mengahntarkan kepada posisi yang terbaik di akhirat. Kunci sukses seorang pemimpin adalah ia mampu memimpin dirinya sendiri, mampu berperan serta dalam kehidupan keluarga dan juga sosial.

Masih banyak insight mengenai mendesain kehidupan. Saksikan lebih lanjut di channel youtube Laznas BSMU.

Cara Meningkatkan Imun Dengan Bahagia

Sejumlah penelitian telah membuktikan, bahagia bisa meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat terserang virus. Melansir Healthline, menurut studi pada 2003, ahli dari Carnegie Mellon University, Pittsburgh, AS, sengaja memberikan virus flu pada 300 partisipan sehat. Hasilnya, partisipan yang tidak bahagia berpeluang terserang flu tiga kali lebih besar ketimbang orang-orang yang bahagia.

Riset lain pada 2006, berupaya mengamati 81 partisipan vaksin hepatitis B. Penyakit yang disebabkan virus ini menyerang hati. Dari hasil penelitian ahli dari University of Pittsburgh itu, partisipan yang lebih bahagia cenderung memiliki respons antibodi dua kali lipat lebih kuat daripada partisipan yang sedang tidak bahagia. Dengan kata lain, kelompok yang bahagia itu memiliki sistem daya tahan tubuh yang lebih kuat.

Efek bahagia bisa memengaruhi daya tahan tubuh untuk sementara disimpulkan para ahli terkait dengan aktivitas hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA). Respons di otak ini turut memengaruhi sistem kekebalan tubuh, hormon, kinerja pencernaan, sampai stres. Baca juga: Gejala Infeksi Virus Corona Bisa Berbeda, Tergantung Daya Tahan Tubuh Selain itu, para ahli juga menyimpulkan orang-orang yang bahagia cenderung aktif bergerak dan mau berperilaku sehat.

Namun, bahagia untuk daya tahan tubuh atau kesehatan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Melansir Psychology Today, praktik bahagia untuk kesehatan harus sepenuh hati. Studi menyebutkan, orang yang berpura-pura bahagia selama dua minggu, justru bisa memperburuk suasana hati. Sebaliknya, saat pikiran bersungguh-sungguh bahagia dari hati dengan fokus pada pikiran dan kenangan yang menyenangkan, suasana hati dan produktivitas meningkat.

Pikiran bahagia bisa diciptakan dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Melansir Huffpost, berikut cara agar lebih bahagia:

  1. Tidur yang cukup, tidak berlebihan atau kurang tidur, adalah salah satu menjaga suasana hati tetap positif dan bahagia.
  2. Orang yang susah tidur cenderung mengalami berbagai masalah kesehatan seperti kelebihan berat badan, ganguan suasana hati, sampai imun melemah. Salah satu cara mengatasi masalah susah tidur adalah disiplin tidur saat sudah memasuki jam yang ditentukan. Baca juga: Studi Buktikan Bersyukur Lebih Manjur Sembuhkan Sakit Dibanding Obat

  3. Melatih kecerdasan emosional Orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya percaya diri, punya rencana yang jelas dan berkomitmen menjalankannya, adaptif, dan tidak kaku.

Orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya lebih mudah menghadapi stres dan gampang bangkit dari keterpurukan. Kecerdasan emosional ini bisa dilatih dengan belajar kemampuan sosial, empati, motivasi, menghargai diri sendiri, dan disiplin pada diri sendiri. Anda juga perlu mengenali diri sendiri. Kenali apa kelebihan diri. Serta paham menganalisis kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas diri.

3. Tidak khawatir berlebihan Banyak orang yang punya kebiasaan khawatir berlebihan saat menyikapi sesuatu. Padahal, khawatir kerap berisi skenario terburuk dari suatu keadaan dan belum tentu menjadi kenyataan. Agar tidak melulu khawatir berlebihan, coba melakukan praktik berkesadaran kini dan di sini. Coba pahami apa yang terjadi saat ini agar pikiran tidak jadi khawatir berlebihan. Dengan begitu, Anda jadi punya ruang untuk berbahagia. 

Sumber: https://health.kompas.com/read/2020/04/04/090900068/bahagia-terbukti-tangkal-serangan-virus-begini-caranya-?page=all

Kisah Hijrah Mushab Bin Umair Menjadi Pribadi Luar Biasa

Pemuda hijrah itu bernama Mush’ab bin Umair, merupakan salah satu sahabat nabi yang paling utama. Ia seorang remaja Quraisy terkemuka, gagah dan tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kemudaan.  Para ahli sejarah melukiskan semangat kemudaannya dengan kalimat: “Seorang warga kota Makkah yang mempunyai nama paling harum.”

Mush’ab lahir dan dibesarkan dalam kesenangan, dan tumbuh dalam lingkungan serba berkecukupan. Mungkin tak seorang pun di antara anak-anak muda Makkah yang beruntung dimanjakan oleh kedua orang tuanya sebagaimana yang dialami Mush’ab bin Umair.

Mungkinkah kiranya anak muda yang serba kecukupan, biasa hidup mewah dan manja, menjadi buah-bibir gadis-gadis Makkah dan menjadi bintang di tempat-tempat pertemuan, akan meningkat menjadi tamsil dalam semangat kepahlawanan?

Baca juga : Keteladanan Bisnis Dari Utsman Bin Affan

Suatu hari, anak muda ini mendengar berita yang telah tersebar luas di kalangan warga Makkah mengenai Muhammad Al-Amin, yang mengatakan dirinya telah diutus Allah sebagai pembawa berita suka maupun duka, sebagai dai yang mengajak umat beribadah kepada Allah Yang Maha Esa.

Di antara berita yang didengarnya ialah bahwa Rasulullah bersama pengikutnya biasa mengadakan pertemuan di suatu tempat yang terhindar jauh dari gangguan gerombolan Quraisy dan ancaman-ancamannya, yaitu di bukit Shafa di rumah Arqam bin Abil Arqam.

Maka pada suatu senja, didorong oleh kerinduannya, pergilah ia ke rumah Arqam menyertai rombongan itu. Di tempat itu Rasulullah SAW sering berkumpul dengan para sahabatnya, mengajarkan mereka ayat-ayat Alquran dan mengajak mereka beribadah kepada Allah Yang Maha Akbar.

Baru saja Mush’ab mengambil tempat duduknya, ayat-ayat Alqur’an mulai mengalir dari kalbu Rasulullah bergema melalui kedua bibirnya dan sampai ke telinga, meresap di hati para pendengar. Di senja itu Mush’ab pun terpesona oleh untaian kalimat Rasulullah yang tepat menemui sasaran di kalbunya.

Khunas binti Malik yakni ibunda Mush’ab, adalah seorang yang berkepribadian kuat dan pendiriannya tak dapat ditawar atau diganggu gugat, Ia wanita yang disegani bahkan ditakuti. Ketika Mush’ab memeluk Islam, tiada satu kekuatan pun yang ditakuti dan dikhawatirkannya selain ibunya sendiri.

Bahkan walau seluruh penduduk Makkah beserta berhala-berhala para pembesar dan padang pasirnya berubah rupa menjadi suatu kekuatan yang menakutkan yang hendak menyerang dan menghancurkannya, tentulah Mush’ab akan menganggapnya enteng. Tapi tantangan dari ibunya, bagi Mush’ab tidak dapat dianggap kecil. Ia pun segera berpikir keras dan mengambil keputusan untuk menyembunyikan keislamannya sampai terjadi sesuatu yang dikehendaki Allah.

Demikianlah ia senantiasa bolak-balik ke rumah Arqam menghadiri majelis Rasulullah, sedang hatinya merasa bahagia dengan keimanan dan sedia menebusnya dengan amarah murka ibunya yang belum mengetahui berita keislamannya.

Tetapi di kota Makkah tiada rahasia yang tersembunyi, apalagi dalam suasana seperti itu. Mata kaum Quraisy berkeliaran di mana-mana mengikuti setiap langkah dan menyelusuri setiap jejak. Kebetulan seorang yang bernama Utsman bin Thalhah melihat Mush’ab memasuki rumah Arqam secara sembunyi. Kemudian pada hari yang lain dilihatnya pula ia shalat seperti Muhammad SAW. Secepat kilat ia mendapatkan ibu Mush’ab dan melaporkan berita yang dijamin kebenarannya.

Berdirilah Mush’ab di hadapan ibu dan keluarganya serta para pembesar Makkah yang berkumpul di rumahnya. Dengan hati yang yakin dan pasti dibacakannya ayat-ayat Alquran yang disampaikan Rasulullah untuk mencuci hati nurani mereka, mengisinya dengan hikmah dan kemuliaan, kejujuran dan ketakwaan.

Ketika sang ibu hendak membungkam mulut putranya dengan tamparan keras, tiba-tiba tangan yang terulur bagai anak panah itu surut dan jatuh terkulai, ketika melihat cahaya yang membuat wajah putranya berseri cemerlang itu kian berwibawa. Karena rasa keibuannya, ibunda Mush’ab tak jadi menyakiti putranya. Dibawalah puteranya itu ke suatu tempat terpencil di rumahnya, lalu dikurung dan dipenjarakannya dengan rapat.

Demikianlah beberapa lama Mush’ab tinggal dalam kurungan sampai saat beberapa orang Muslimin hijrah ke Habasyah. Mendengar berita hijrah ini Mush’ab pun mencari muslihat, dan berhasil mengelabui ibu dan penjaga-penjaganya, lalu pergi ke Habasyah melindungkan diri. Ia tinggal di sana bersama saudara-saudaranya kaum Muslimin, lalu pulang ke Makkah. Kemudian ia pergi lagi hijrah kedua kalinya bersama para sahabat atas titah Rasulullah dan karena taat kepadanya.

Pada Suatu hari ia tampil di hadapan beberapa orang Muslimin yang sedang duduk sekeliling Rasulullah SAW. Demi memandang Mush’ab, mereka menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush’ab memakai jubah usang yang bertambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka—pakaiannya sebelum masuk Islam—tak ubahnya bagaikan kembang di taman, berwarna-warni dan menghamburkan bau yang wangi.

Baca juga : Meneladani Kesuksesan Bisnis Abdurrahman Bin Auf

Adapun Rasulullah, menatapnya dengan pandangan penuh arti, disertai cinta kasih dan syukur dalam hati. Pada kedua bibirnya tersungging senyuman mulia, seraya berkata, “Dahulu aku lihat Mush’ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Suatu saat Mush’ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting saat itu. Ia menjadi duta atau utusan Rasul ke Madinah untuk mengajarkan agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah di bukit Aqabah. Di samping itu, ia juga mempersiapkan kota Madinah untuk menyambut hijrah Rasulullah sebagai peristiwa besar.

Sebenarnya, di kalangan sahabat ketika itu masih banyak yang lebih tua, lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush’ab. Tetapi Rasulullah menjatuhkan pilihannya kepada Mush’ab. Dan bukan tidak menyadari sepenuhnya bahwa beliau telah memikulkan tugas amat penting ke atas pundak pemuda itu dan menyerahkan kepadanya tanggung jawab nasib Agama Islam di kota Madinah.

Mush’ab memikul amant itu dengan bekal karunia Allah kepadanya, berupa pikiran yang cerdas dan budi yang luhur. Dengan sifat zuhud, kejujuran dan kesungguhan hati, ia berhasil melunakkan dan menawan hati penduduk Madinah hingga mereka berduyun-duyun masuk Islam. Ketika tiba di Madinah pertama kali, ia mendapati kaum Muslimin tidak lebih dari dua belas orang, yakni hanya orang-orang yang telah baiat di bukit Aqabah. Namun beberapa bulan kemudian, meningkatlah jumlah orang-orang yang memenuhi panggilan Allah dan Rasul-Nya.

Mush’ab memahami tugas dengan sepenuhnya, hingga tak terlanjur melampaui batas yang telah diterapkan. Ia sadar bahwa tugasnya adalah menyeru kepada Allah, menyampaikan berita gembira lahirnya suatu agama yang mengajak manusia mencapai hidayah Allah, membimbing mereka ke jalan yang lurus. Akhlaknya mengikuti pola hidup Rasulullah SAW yang diimaninya yang mengemban kewajiban hanya menyampaikan belaka. Demikianlah duta Rasulullah yang pertama itu telah mencapai hasil gemilang yang tiada taranya, suatu keberhasilan yang memang wajar dan layak diperolehnya.

Dalam Perang Uhud, Mush’ab bin Umair adalah salah seorang pahlawan dan pembawa bendera perang. Ketika situasi mulai gawat karena kaum Muslimin melupakan perintah Nabi, maka ia mengacungkan bendera setinggi-tingginya dan bertakbir sekeras-kerasnya, lalu maju menyerang musuh. Targetnya, untuk menarik perhatian musuh kepadanya dan melupakan Rasulullah SAW. Dengan demikian ia membentuk barisan tentara dengan dirinya sendiri.

Tiba-tiba datang musuh bernama Ibnu Qumaiah dengan menunggang kuda, lalu menebas tangan Mush’ab hingga putus, sementara Mush’ab meneriakkan, “Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul.”

Maka Mush’ab memegang bendera dengan tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Musuh pun menebas tangan kirinya itu hingga putus pula. Mush’ab membungkuk ke arah bendera, lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil berucap, “Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, dan sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul.”

Lalu orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak, dan menusukkannya hingga tombak itu pun patah. Mush’ab pun gugur, dan bendera jatuh. Ia gugur sebagai bintang dan mahkota para syuhada.

Rasulullah bersama para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Ketika sampai di tempat terbaringnya jasad Mush’ab, bercucuranlah dengan deras air matanya.

Tak sehelai pun kain untuk menutupi jasadnya selain sehelai burdah. Andai ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan di kakinya, terbukalah kepalanya. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Tutupkanlah ke bagian kepalanya, dan kakinya tutuplah dengan rumput idzkhir!”

Kemudian sambil memandangi burdah yang digunakan untuk kain penutup itu, Rasulullah berkata, “Ketika di Makkah dulu, tak seorang pun aku lihat yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripadanya. Tetapi sekarang ini, dengan rambutmu yang kusut masai, hanya dibalut sehelai burdah.”

Setelah melayangkan pandang, ke arah medan laga serta para syuhada, kawan-kawan Mush’ab yang tergeletak di atasnya, Rasulullah berseru, “Sungguh, Rasulullah akan menjadi saksi nanti di hari kiamat, bahwa kalian semua adalah syuhada di sisi Allah!”

Kemudian sambil berpaling ke arah sahabat yang masih hidup, Rasulullah bersabda, “Hai manusia, berziarahlah dan berkunjunglah kepada mereka, serta ucapkanlah salam! Demi Allah yang menguasai nyawaku, tak seorang Muslim pun sampai hari kiamat yang memberi salam kepada mereka, pasti mereka akan membalasnya.”

Sumber : https://www.republika.co.id/berita/lqdi5w/kisah-sahabat-nabi-mushab-bin-umair-duta-islam-yang-pertama

Mengenal Vaksin Moderna Lebih Dalam

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kini mengizinkan pemberian  vaksin moderna kepada masyarakat umum di seluruh Indonesia. Vaksin jenis ini juga disebut memiliki efikasi tinggi. Seperti apa faktanya?

Vaksin Moderna sebelumnya hanya diberikan sebagai suntikan booster untuk tenaga kesehatan (nakes). Suntikan booster merupakan suntikan dosis ketiga. Kini, vaksin Moderna sudah boleh diberikan kepada masyarakat non nakes untuk dosis 1 dan 2.

“Ya, ke masyarakat umum (pemberian vaksin Moderna). Tidak ada kelompok khusus sementara ini,” terang juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi pada detikcom, Selasa (10/8/2021) lalu.

Baca juga : Cara Mendapatkan Sertifikat Vaksin

Tempat Produksi

Vaksin Moderna merupakan vaksin buatan Amerika Serikat (AS). Vaksin ini memiliki nama resmi mRNA-1273. Dibuat oleh perusahaan bioteknologi Moderna asal Cambridge, Massachusetts.

Dilansir dari detikHealth, pengembangan mRNA-1273 dibantu oleh National Institute of Allergy and Infectious Disease. Bantuan produksi ditopang oleh Biomedical Advance Research and Development Authority (BARDA), AS.

Sama seperti Pfizer, Moderna menggunakan platform messenger RNA (mRNA). Teknologi ini terbilang baru, belum pernah dipakai pada vaksin apapun sebelumnya.

Tiba Di Indonesia

Vaksin Moderna pertama kali tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (11/7/2021). Sebanyak 3.000.060 dosis vaksin Moderna produksi Negeri Paman Sam siap untuk didistribusikan kepada kelompok rentan di Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pengiriman vaksin Moderna merupakan hasil hubungan kerjasama internasional dari pemerintah AS melalui jalur multilateral COVAX Facility.

“Ini merupakan pengiriman tahap pertama vaksin modern dari pemerintah Amerika Serikat. Vaksin Moderna yang berbasis MRNA ini telah mendapatkan Emergency Use Autorization dari Badan POM pada 2 Juli 2021,” kata Retno Marsudi dalam konferensi virtual, Minggu (11/7), seperti dilansir dari laman Kemenkes.

Tingkat Efikasi

Berdasarkan ujiklinisnya,Moderna disebut memiliki tingkatefikasi hingga 94,1 persen, dalam waktu minimal 14 hari setelah penyuntikan dosis ke-2. Angka ini sudah dilaporkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Baca juga : Perbedaan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

Efek Samping

Efek samping vaksin Moderna di Indonesia masih dikategorikan ringan. Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, menurut laporan dari nakes yang mendapatkan booster, efek yang ditimbulkan dapat sembuh dalam waktu 1-3 hari.

“Ada (laporan efek samping vaksin Moderna pada nakes), tetapi sifatnya ringan dan dalam 1-3 hari sembuh. Seperti demam, nyeri kepala. Terbanyak pegal dan sakit di tempat penyuntikan,” terang dr Nadia, seperti dilansir dari detikHealth.

Dilansir dari FDA, berikut beberapa efek samping yang ditimbulkan pasca penggunaan vaksin Moderna:

-Nyeri di tempat suntikan
-Kelelahan
-Sakit kepala
-Nyeri otot
-Menggigil
-Nyeri sendi
-Pembengkakan kelenjar getah bening di lengan yang sama dengan injeksi
-Mual dan muntah
-Demam

FDA juga melaporkan, efek samping lebih banyak dialami pada penerima dosis kedua daripada setelah dosis pertama.

Apa yang harus dilakukan sebelum menerima vaksin Moderna?

FDA menegaskan, penerima vaksin harus memberitahukan kepada tenaga vaksinasi tentang kondisi kesehatan diri sendiri. Termasuk jika memiliki riwayat kesehatan berikut ini:

-Memiliki alergi
-Pernah mengalami miokarditis (radang otot jantung) atau perikarditis (radang
lapisan di luar jantung)
-Sedang demam
-Mengalami gangguan pendarahan atau sedang menjalani pengencer darah
-Immunocompromised atau sedang menjalani pengobatan yang mempengaruhi sistem kekebalan Anda
-Sedang hamil atau berencana untuk hamil
-Sedang menyusui
-Telah menerima vaksin COVID-19 lainnya

Sumber : https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5696856/dear-pelajar-mari-mengenal-vaksin-moderna-produksi-hingga-efek-sampingnya

Jangan Sampai Keliru, ini 8 Golongan Penerima Zakat

Zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang hartanya sudah mencapai haul. Bagi muslim yang memang tidak mampu membayar, maka gugur kewajibannya untuk membayar zakat. Bagi yang tidak mempu membayar zakat, maka muslim tersebut berhak menerima zakat.

Lantas siapa saja golongan yang berhak menerima zakat? Golongan yang berhak menerima zakat disebut mustahik. Mustahik adalah golongan muslim yang tidak wajib membayar zakat, tapi mereka malah berhak menerima zakat. Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat. Berikut adalah delapan golongan yang berhak menerima zakat.

Allah telah mengatur siapa saja yang menerima dalam Al-Qur’an:

 “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, yang dibujuk hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(QS. At-taubah:60).

Dari ayat tersebut, maka berikut adalah delapan golongan yang berhak menerima zakat.

1. Fakir

Pertama ada golongan fakir. Golongan ini adalah yang diutamakan dalam penerimaan zakat. Fakir adalah orang yang memang tidak memiliki harta, usaha, dan tenaga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam mazhab Syafi’i, fakir bisa saja adalah orang yang sebenarnya memiliki usaha, tapi penghasilannya kurang dari setengah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Miskin

Yang disebut sebagai miskin adalah yang tidak cukup penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan dalam keadaan serba kekurangan.

Pada pandangan mazhab Syafi’i, orang miskin adalah orang yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya setengah yang dibutuhkan, tapi masih belum mencukupi.

3. Riqab

Riqab atau hamba sahaya adalah budak. Ya, di zaman Nabi dahulu memang banyak sekali orang yang dijadikan budak. Pada awal perkembangan Islam, zakat juga digunakan untuk memerdekakan para budak atau hamba sahaya dari majikannya. Budak yang sudah merdeka, maka mereka bisa hidup bebas.

Mungkin praktik perbudakan saat ini memang sudah tidak ada lagi. Tapi istilah ini bisa juga diartikan upaya untuk melepaskan para muslim yang sedang ditawan oleh pihak lain.

4. Gharim

Kemudian ada golongan gahrim yang merupakan golongan orang yang berhak juga dalam menerima zakat. Gahrim adalah orang yang memiliki banyak utang. Apakah semua orang yang memiliki utang berhak menerima zakat? Nah, Gahrim di sini ada dua jenis, yaitu:

Ghârim limaslahati nafsihi, adalah orang yang berhutang demi kemaslahatan dirinya dan keluarganya. Ghârim li ishlâhi dzatil bain, adalah orang yang berhutang untuk mendamaikan orang-orang yang bersengketa.

Nah, Gahrim berhak mendapatkan zakat jika memang utang itu memang dibenarkan oleh syariat Islam, dan tidak untuk melakukan kegiatan kemaksiatan. Jika orang yang berhutang, tapi dia masih mampu melunasi utang tersebut dengan hartanya, maka dia tidak berhak mendapatkan zakat.

5. Mualaf

Mualaf adalah orang yang baru dilunakkan hatinya, sehingga masuk atau memeluk agam Islam. Mualaf pun memiliki hak untuk mendapatkan zakat. Pemberian zakat kepada mualaf memiliki tujuan untuk mendukung penguatan iman dan takwa para mualaf dalam memeluk agama Islam.

Zakat untuk para mualaf pun memiliki peran sosial untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama muslim.

6. Fisabilillah

Golongan selanjutnya yang berhak untuk mendapatkan zakat adalah golongan Fisabilillah. Fisabilillah adalah orang-orang yang berjuang di jalan Allah SWT.

Pada zaman sekarang ini Fisabilillah bukan sekadar orang yang berperang secara fisik di jalan Allah SWT. Tetapi mereka yang menjalankan kebijakan untuk kemaslahatan umat, seperti berdakwah menyiarkan agama Islam, atau untuk kegiatan sosial lainnya seperti untuk pendidikan, dan kesehatan maka mereka itulah yang disebut fisabilillah.

7. Ibnu Sabil

Golongan ke tujuh yang berhak menerima zakat adalah para ibnu sabil. Ibnu sabil adalah orang yang dalam perjalanan tapi di perjalanan tersebut dia kehabisan bekal untuk meneruskan perjalanannya. Sehingga, dia tidak mampu meneruskan perjalanannya.

Ya, mereka yang kehabisan bekal dalam perjalanan sehingga tidak dapat meneruskan perjalanannya, maka mereka berhak menerima zakat. Tapi dengan catatan perjalanan bukan dikarenakan untuk melakukan perbuatan maksiat.

8. Amil

Golongan terakhir yang berhak menerima zakat adalah amil. Amil adalah orang yang bertugas dalam mengumpulkan dan membagikan zakat. Ya, setiap pelaksanaan zakat, maka ada petugas atau panitia yang mengurus proses terselenggaranya zakat. Mereka para amil mengumpulkan dan membahagiakan zakat dari setiap muslim.

Nah, amil ini pun termasuk orang yang berhak menerima zakat. Ini sebagai tanda jasa bagi para amil yang telah membantu terselenggaranya zakat. Amil memang berhak menerima zakat, tapi dengan catatan bahwa ke tujuh golongan penerima zakat di atas sudah menerima zakat.

Misal, di suatu wilayah semua ke tujuan golongan penerima zakat sudah menerima hak mereka, tapi masih ada sisa zakat, maka amil berhak menerimanya.

Itulah delapan golongan yang berhak menerima zakat. Bagi Anda yang memang sudah wajib zakat, maka segeralah menunaikan kewajiban Anda tersebut. Jangan sampai Anda malah memakan hak orang lain. Sebab, dalam harta kita ada hak milik orang lain.

Bayar zakat bisa langsung ditunaikan kepada yang membutuhkan. Tapi terkadang bagi sebagai orang mungkin akan kesulitan jika harus memberikan langsung kepada golongan yang berhak menerima zakat. Keberadaan lembaga amil zakat dapat mempermudah para muzakki untuk menyalurkan dana-dana ZISWAF. Dana yang dikumpulkan melalui lembaga akan dapat memaksimal pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat yang kirang mampu.

Jangan Sampai Keliru, ini 8 Golongan Penerima Zakat

Zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang hartanya sudah mencapai haul. Bagi muslim yang memang tidak mampu membayar, maka gugur kewajibannya untuk membayar zakat. Bagi yang tidak mempu membayar zakat, maka muslim tersebut berhak menerima zakat.

Lantas siapa saja golongan yang berhak menerima zakat? Golongan yang berhak menerima zakat disebut mustahik. Mustahik adalah golongan muslim yang tidak wajib membayar zakat, tapi mereka malah berhak menerima zakat. Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat. Berikut adalah delapan golongan yang berhak menerima zakat.

Allah telah mengatur siapa saja yang menerima dalam Al-Qur’an:

 “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, yang dibujuk hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(QS. At-taubah:60).

Dari ayat tersebut, maka berikut adalah delapan golongan yang berhak menerima zakat.

1. Fakir

Pertama ada golongan fakir. Golongan ini adalah yang diutamakan dalam penerimaan zakat. Fakir adalah orang yang memang tidak memiliki harta, usaha, dan tenaga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam mazhab Syafi’i, fakir bisa saja adalah orang yang sebenarnya memiliki usaha, tapi penghasilannya kurang dari setengah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Miskin

Yang disebut sebagai miskin adalah yang tidak cukup penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan dalam keadaan serba kekurangan.

Pada pandangan mazhab Syafi’i, orang miskin adalah orang yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya setengah yang dibutuhkan, tapi masih belum mencukupi.

3. Riqab

Riqab atau hamba sahaya adalah budak. Ya, di zaman Nabi dahulu memang banyak sekali orang yang dijadikan budak. Pada awal perkembangan Islam, zakat juga digunakan untuk memerdekakan para budak atau hamba sahaya dari majikannya. Budak yang sudah merdeka, maka mereka bisa hidup bebas.

Mungkin praktik perbudakan saat ini memang sudah tidak ada lagi. Tapi istilah ini bisa juga diartikan upaya untuk melepaskan para muslim yang sedang ditawan oleh pihak lain.

4. Gharim

Kemudian ada golongan gahrim yang merupakan golongan orang yang berhak juga dalam menerima zakat. Gahrim adalah orang yang memiliki banyak utang. Apakah semua orang yang memiliki utang berhak menerima zakat? Nah, Gahrim di sini ada dua jenis, yaitu:

Ghârim limaslahati nafsihi, adalah orang yang berhutang demi kemaslahatan dirinya dan keluarganya. Ghârim li ishlâhi dzatil bain, adalah orang yang berhutang untuk mendamaikan orang-orang yang bersengketa.

Nah, Gahrim berhak mendapatkan zakat jika memang utang itu memang dibenarkan oleh syariat Islam, dan tidak untuk melakukan kegiatan kemaksiatan. Jika orang yang berhutang, tapi dia masih mampu melunasi utang tersebut dengan hartanya, maka dia tidak berhak mendapatkan zakat.

5. Mualaf

Mualaf adalah orang yang baru dilunakkan hatinya, sehingga masuk atau memeluk agam Islam. Mualaf pun memiliki hak untuk mendapatkan zakat. Pemberian zakat kepada mualaf memiliki tujuan untuk mendukung penguatan iman dan takwa para mualaf dalam memeluk agama Islam.

Zakat untuk para mualaf pun memiliki peran sosial untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama muslim.

6. Fisabilillah

Golongan selanjutnya yang berhak untuk mendapatkan zakat adalah golongan Fisabilillah. Fisabilillah adalah orang-orang yang berjuang di jalan Allah SWT.

Pada zaman sekarang ini Fisabilillah bukan sekadar orang yang berperang secara fisik di jalan Allah SWT. Tetapi mereka yang menjalankan kebijakan untuk kemaslahatan umat, seperti berdakwah menyiarkan agama Islam, atau untuk kegiatan sosial lainnya seperti untuk pendidikan, dan kesehatan maka mereka itulah yang disebut fisabilillah.

7. Ibnu Sabil

Golongan ke tujuh yang berhak menerima zakat adalah para ibnu sabil. Ibnu sabil adalah orang yang dalam perjalanan tapi di perjalanan tersebut dia kehabisan bekal untuk meneruskan perjalanannya. Sehingga, dia tidak mampu meneruskan perjalanannya.

Ya, mereka yang kehabisan bekal dalam perjalanan sehingga tidak dapat meneruskan perjalanannya, maka mereka berhak menerima zakat. Tapi dengan catatan perjalanan bukan dikarenakan untuk melakukan perbuatan maksiat.

8. Amil

Golongan terakhir yang berhak menerima zakat adalah amil. Amil adalah orang yang bertugas dalam mengumpulkan dan membagikan zakat. Ya, setiap pelaksanaan zakat, maka ada petugas atau panitia yang mengurus proses terselenggaranya zakat. Mereka para amil mengumpulkan dan membahagiakan zakat dari setiap muslim.

Nah, amil ini pun termasuk orang yang berhak menerima zakat. Ini sebagai tanda jasa bagi para amil yang telah membantu terselenggaranya zakat. Amil memang berhak menerima zakat, tapi dengan catatan bahwa ke tujuh golongan penerima zakat di atas sudah menerima zakat.

Misal, di suatu wilayah semua ke tujuan golongan penerima zakat sudah menerima hak mereka, tapi masih ada sisa zakat, maka amil berhak menerimanya.

Itulah delapan golongan yang berhak menerima zakat. Bagi Anda yang memang sudah wajib zakat, maka segeralah menunaikan kewajiban Anda tersebut. Jangan sampai Anda malah memakan hak orang lain. Sebab, dalam harta kita ada hak milik orang lain.

Bayar zakat bisa langsung ditunaikan kepada yang membutuhkan. Tapi terkadang bagi sebagai orang mungkin akan kesulitan jika harus memberikan langsung kepada golongan yang berhak menerima zakat. Keberadaan lembaga amil zakat dapat mempermudah para muzakki untuk menyalurkan dana-dana ZISWAF. Dana yang dikumpulkan melalui lembaga akan dapat memaksimal pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat yang kirang mampu.

Mengenal Rumah Tahfidz Qur’an Laznas BSMU di Parung Bogor

Al quran memiliki kedudukan yang amat penting bagi umat islam. Karena itu, bagi yang rajin membaca dan menghafalnya menjadi begitu dimuliakan Allah SWT. Wakaf BSM Umat turut andil mendidik generasi muda untuk menjadi generasi Hafidz Qur’an.

Dengan tujuan yang mulia tersebut maka diperlukan pengelolaan Rumah Tahfidz dengan cara yang terbaik. Salah satu program yang telah dilakukan adalah Rumah Tahfidz Quran di Parung Bogor.

Tujuan dari program:

  1. Mencetak generasi yang hafal dan memahami Al-Qur’an, serta memiliki akhlaq yang mulia
  2. Melahirkan santri yang memiliki kemampuan dan karakter serta life skill.

Kurikulum pendidikan yang diterapkan terdiri dari : Al-Qur’an Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Dirasah Islamiyah, Leadership dan Life Skill.

Rumah Tahfidz ini berdiri di tanah seluas 6.800m2 dengan fasilitas yang disediakan berupa rumah belajar, rumah ustadz, rumah singgah, musholla, tempat wudhu, saung dan taman, area kebun, dan lapangan badminton.

Santri yang mondok dari berbagai daerah dengan total keseluruhan ada 17 orang yang berasal dari berbagai penjuru seperti  Medan, Kendari, Mandailing Natal, Padang Sidempuan, Lampung, Banten, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Donorejo, Jepara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Santri yang belajar tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis karena santri yang belajar disini terlebih dahulu akan diseleksi. Santri harus merupakan satu asnaf dalam zakat. Selama pandemi para santri tidak diijinkan untuk keluar pondok dan saat ini telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Selain rumah tahfidz di Parung Bogor, Laznas BSMU juga memiliki rumah tahfidz di Cimahi Bandung dan Rumah Belajar Quran di Tangerang. Berbeda dengan rumah tahfidz, rumah belajar Qur’an santrinya tidak bermukim karena santrinya merupakan warga sekitar. Semoga dengan semakin banyak rumah Qur’an, akan semakin banyak pula menghasilkan generasi yang qurani tidak hanya dapat menghafal quran tapi dapat menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sungguh sangat beruntung bagi orang yang bisa membantu dalam operasional  penyelenggaraan rumah tahfidz karena insya Allah pahalanya terus mengalir karena setiap harta yang diberikan berubah menjadi tenaga dan ilmu yang akan diserap oleh para santri penghafal quran.

Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19

Ahad, 22 Agustus 2021 Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) menyaluran bantuan beras dari para nasabah Bank Syariah Indonesia dan para donatur kepada warga yang terdampak corona. Penyaluran bekerjasama dengan Yayasan Nurul Falah yang berada di Bekasi Jawa Barat.

Bantuan yang diberikan sebanyak 2.5 ton beras atau setara 500 karung beras dengan ukuran 5kg. Paket beras akan didistribusikan kepada masyarakat Jawa Barat diantaranya Kabupaten Karawang, Purwakarta, dan Bekasi yang merupakan wilayah zona penyebaran Covid-19.

Salah satu dampak dari pandemi virus corona ada menurunnya pendapatan masyarakat. Hal ini menyebabkan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan hidup sehari-hari yaitu kebutuhan hidup dasar berupa beras. Kekurangan makanan pokok dapat menyebabkan menurunnya imunitas.

Selain memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak Covid-19, Laznas BSMU juga memiliki program penanggulangan dan pencegahan virus corona meliputi paket lengkap isoman, menyelenggarakan vaksinasi massal bekerjasama dengan pemerintah kota Jakarta Pusat, bantuan tabung oksigen baik diberikan kepada rumah sakit/lembaga atau kepada pasien Covid yang sedang isoman.

Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup bagi warga yang terdampak covid19. Sehingga tujuan untuk penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus corona dimasyarakat dapat tercapai. Harapan Indonesia bebas dari corona dapat terwujud.

ISDP : Workshop Scaling Business Process & Operation

Workshop ISDP Internship Series telah memasuki seri yang ketiga pada Rabu, 18 Agustus 2021. Pembahasan tema yang kali diangkat adalah ‘Scaling Business Process & Operation’. Pada sesi ini diharapakan penerima beasiswa ISDP mendapat ilmu untuk dapat mengembangkan bisnisnya dari segi proses dan operasinya. Sharing materi dimulai dari pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Kali ini, pemateri yang mengisi adalah Ir. Iriana Ekasari – Commissioner PT Sila Agri Inovasi, Bintang Wijaya – CEO Bikin Bareng Creative, Hendy Suryo – Founder/CEO Vosco Coffe, Fahmi Hendrawan – Founder & CEO Fatih Indonesia. Melanjutkan sesi kedua sebelumnya, materi kali ini lebih spesifik dalam mengembangkan bisnis sesuai dengan jenisnya masing-masing.

Peserta ISDP di bagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok pertama dalam bidang usaha Agro, kelompok kedua dalam bidang usaha Industri Kreatif, kelompok ketiga dalam usaha Food and Baverage (F & B) dan kelompok keempat bidang usaha IT & Digital.

Penyampaian materi dititik beratkan bukan kepada teori subjek bisnis, namun kepada sharing pengalaman pemateri dalam teknis proses/aktivitas secara real pada perusahaan yang telah sukses dibangun oleh para pemateri.

Dalam workshop internship seri ke tiga peserta akan mendapatkan :

  1. Gambaran mengenai proses bisnis di perusahaan dari hulu sampai hilir (mulai dari mendapatkan supply sampai ke end-user).
  2. Gambaran mengenai sebuah perusahaan dalam mengelola operasi bisnisnya secara efektif dan efisien.
  3. Gambaran mengenai perusahaan dalam mengelola produksi, persediaan, dan jalur distribusi bisnisnya.
  4. Gambaran mengenai perusahaan dalam mengelola supplier atau komunitas suplainya (misalnya komunitas petani. peternak, atau penjahit).
  5. Mendapatkan insight cara melakukan scale-up operasional dan mensistemasikan operasi bisnis

Diakhir seri ketiga  peserta yang terpilih mempresentasikan materi yang telah diberikan, diharapkan agar peserta ISDP lebih memahami materi yang telah diberikan. Diharapkan dengan mengikuti materi ini penerima beasiswa ISDP semakin siap menjadi pengusaha muslim yang sukses.

Mau Vaksin, Kini Daftarnya Bisa Online

Vaksin adalah salah satu sarana dalam pencegahan penularan virus corona. Dengan banyaknya masyarakat yang divaksin diharapkan akan tercipta Herd Imunity. Vaksin bukan merupakan penangkal dari virus corona, sehingga orang yang dapat divaksin masih memiliki kemungkinan untuk tertular Covid-19. Namun, vaksin mampu mencegah virus corona yang masuk tidak menjadi bertambah parah.

Karena pentingnya peranan vaksin menyebabkan target vaksinasi terhadap masyarakat terus ditingkatkan. Berbagai cara untuk mendorong upaya vaksinasi masyarakat dilakukan. Laznas Bangun Sejatera Mitra Umat mendukung program vaksinasi pemerintah dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dengan melakukan vakasinasi jemput bola.

Bagi yang berniat melakukan vaksin kini dapat mencari informasinya melalui online. Dalam situs tersebut peserta pasien dapat langsung mendaftar untuk merencanakan kapan vaksinnya dilaksanakan.

Dilansir dari Kompas.com dengan melakukan pendaftaran pendaftaran dan menentukan lokasi vaksinasi sesuai keinginan. Namun begitu, pendaftar vaksin tak bisa memilih jenis vaksinnya.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah menyediakan dua kanal pendaftaran vaksin Covid secara online, yakni melalui laman Pedulilindungi dan Vaksin.loket.com. Berikut ini 2 cara pendaftaran vaksin Covid via online:

Pendaftaran vaksin Covid lewat website Pedulilindungi.id

  • Buka laman Pedulilindungi.id
  • Pilih menu “Login/Register” yang berada di bagian pojok kanan atas
  • Pilih menu “Buat akun Pedulilindungi”
  • Lakukan registrasi akun dengan memasukan nama lengkap sesuai KTP dan alamat email
  • Centang “Syarat Penggunaan dan Kebijakan Privasi”
  • Klik “Daftar”
  • Jika sudah, maka Anda akan menerima kode OTP yang dikirimkan melalui email atau SMS.
  • Masukan kode OTP, lalu pilih opsi “Verifikasi” Akun Anda akan terdaftar dan masuk ke dashboar atau halaman utama akun Pedulilindungi
  • Klik menu “Pendaftaran Vaksinasi” di bagian kiri tengah
  • Isi data diri seperti nama lengkap, NIK, tanggal lahir, jenis kelamin, nomor ponsel, kota sesuai KTP, dan alamat
  • Klik opsi “Selanjutnya”
  • Lakukan konfirmasi mengenai informasi penerima vaksin
  • Masukan kode verifikasi
  • Anda sudah berhasil melakukan pendaftaran vaksin Covid

Pendaftaran vaksin Covid lewat Vaksin

  • Daftarkan email Buka laman resmi https://vaksin.loket.com
  • Pilih lokasi yang ingin dipilih sebagai lokasi vaksinasi, disarankan pilih yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal
  • Pilih juga tanggal kedatangan dan jam kedatangan yang diinginkan Untuk pendaftaran vaksin Covid, lakukan pengisian data secara lengkap sesuai identitas diri Jika sudah lengkap, maka proses pendaftaran pun selesai.
  • Anda akan menerima formulir dan e-voucher pada email yang sudah daftarkan sebelumnya.

Sebagai informasi, meski sudah melakukan pendaftaran vaksin Covid, terkadang masih terjadi kendala di lapangan sehingga penyuntikan harus ditunda kondisi kesehatan, ketersediaan vaksin, dan alasan lainnya. 

 

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search