Cara Isolasi Mandiri Yang Baik dan Benar Di Rumah

Kasus Covid-19 saat ini sedang naik di Indonesia. Sehingga mengakibatnya terisi penuhnya rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19. Bed Occupation Rate (BOR) secara nasional sudah mencapai 75% dan di wisma Atlit sendiri mencapai hampir 90% (sumber : detik.com). Hal ini menyebabkan pasien yang terindikasi positif covid tidak bisa seluruhnya ditampung. Sehingga pilihannya adalah untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Jika Anda suspek atau sudah positif kena Covid-19, dapat melakukan isolasi mandiri. Sedangkan kalau Anda menjadi salah satu kontak erat dengan pasien corona, lakukan karantina mandiri. Sebetulnya sama saja. Tetapi istilah isolasi mandiri untuk orang sakit, sementara kalau sehat, dinamakan karantina mandiri.

Isolasi mandiri di rumah harus dilakukan secara benar guna memutus mata rantai penularan. Apabila salah dalam pengaplikasian, isolasi mandiri justru akan memunculkan klaster keluarga.

Berikut cara isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 yang benar, seperti dikutip cermati.com beberapa kriteria yang boleh melakukan solasi mandiri, diantaranya:

  • Tanpa gejala
  • Mengalami gejala ringan dan sedang, seperti demam atau riwayat demam dengan suhu di atas 38 derajat celsius, atau batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, dan pilek
  • Tidak memiliki penyakit penyerta
  • Rumah memenuhi syarat untuk isolasi mandiri
  • Lingkungan mendukung pemenuhan kebutuhan fisik, mental, dan medis pasien
  • Pada kondisi tertentu pun bisa isolasi mandiri atas izin dokter, misal karena rumah sakit penuh.

Keluarga Anda yang tinggal bersama orang yang isoman juga wajib karantina mandiri selama 14 hari.

Rumah yang menjadi tempat isolasi mandiri pun tidak boleh sembarangan, harus memenuhi syarat, seperti:

  • Memiliki ruangan khusus terpisah untuk isolasi dengan ventilasi yang baik (pintu dan jendela)
  • Memiliki kamar mandi terpisah, jika hanya satu buka ventilasi udara dan beri jeda sebelum digunakan kembali.
  • Ruangan yang sering digunakan bersama, seperti dapur mesti punya ventilasi yang baik.
  • Jika hanya memiliki satu kamar, gunakan Kasur yang berbeda dengan minimal jarak 1m
  • Rutin bersihkan kamar mandi atau toilet dengan air dan sabun atau deterjen, terutama pada permukaan yang sering dipegang bersama, seperti gagang pintu, keran, flush toilet, gayung, dan lainnya.

 

Selama isolasi mandiri, Anda harus membatasi aktivitas di luar kamar dan senantiasa menggunakan masker. Menggunakan alat makan, minum serta mandi terpisah. Konsumsi makanan bergizi, tidur cukup 6-8 jam per hari, hindari stres, minum obat sesuai anjuran dokter, dan selalu melaporkan perkembangan kondisi ke dokter

Keluarga pasien di rumah pun perlu melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut:

  • Batasi hanya satu orang yang berinteraksi khusus merawat pasien (pilih orang yang sehat tanpa penyakit lain yang melemahkan daya tahan tubuh)
  • Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien, kemudian mengeringkannya dengan handuk kertas
  • Memakai masker medis bila berinteraksi dengan pasien atau ke kamar isolasi
  • Menggunakan sarung tangan dan masker medis bila kontak dengan darah/tinja/air kencing/cairan tubuh pasien
  • Memberi dukungan kepada pasien
  • Selalu mengawasi perkembangan gejala pasien dan melapor ke dokter.

Anda juga harus memperhatikan cara mencuci perabotan dan mengurus sampah medis, seperti masker dan sarung tangan dengan benar. Jika tidak, ini bisa jadi sumber penularan virus covid-19. Cara mencuci perabotan yang benar:

  • Pakaian, sprei, handuk, masker kain yang kotor ditempatkan di kantong khusus
  • Cuci dengan sabun cuci dan air suhu 60-90 derajat celcius
  • Alat makan dicuci dengan sabun dan air hangat
  • Gunakan sarung tangan saat mencuci
  • Sampah masker dan sarung tangan dijadikan satu di tempat yang tertutup rapat sebelum dibuang
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memakai dan melepas sarung tangan maupun masker.

Bila dokter sudah memberi lampu hijau isolasi mandiri selesai, langkah berikutnya Anda harus membersihkan kamar. Cara yang baik dan benar:

  • Buka ventilasi jendela
  • Bersihkan permukaan perabotan dan lantai dengan air dan deterjen atau desinfektan
  • Ganti dan cuci sprei, sarung bantal dan guling, serta handuk.

Kalau gejala Covid-19 yang Anda rasakan makin memburuk, segera pergi ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search