Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia Wujudkan Mimpi Menjadi Hafidz Al-Quran

Rumah tahfidz BSI di Cimahi baru diresmikan pada bulan Ramadan kemarin, usianya belum genap 2 bulan berjalan. Anak-anak yang mondok disana saat ini berjumlah 8 orang dengan rata-rata usia kelas X. Selain fokus untuk menghafal Al-Qur’an, disini juga mendapatkan ilmu tentang keislaman. Di rumah Tahfidz anak-anak juga diajarkan untuk mandiri, salah satunya dalam hal mempersiapkan makanan.

Kepulangan mereka kerumah karena libur lebaran menimbulkan rasa kangen tersendiri bagi mereka hingga tidak sabar untuk kembali mondok di rumah tahfidz. Sambutan yang baik juga diberikan oleh orang tua santri yang merasakan perkembangan anaknya yang meningkat selama mondok. Tidak ada lagi kekhawatiran di hati mereka untuk melepaskan anak-anaknya kembali belajar di rumah tahfidz BSI.

Salah satu santri yang bernama Azka dari Sukabumi memberikan pengalamannya selama bergabung di rumah Tahfidz BSI Cimahi.

“Saya merasa bersyukur, bangga, dan merasa beruntung karena tak semua orang dapat masuk di tempat ini. Untuk kesan di Rumah Tahfidz bagus sekali karena sangat membantu terutama kepada para pemuda yang ingin menghafal Al Qur’an dan menjadi teladan yang bisa berguna di masyarakat. Sewaktu pulang kerumah ke Sukabumi saya jadi terbiasa untuk mengerjakan ibadah seperti shalat qiyamul lail, shalat dhuha, menghafal Al-Quran, tilawah, al-ma’surat pagi & petang, dan membantu orangtua dirumah”.

Tanggapan positif juga diberikan oleh orangtua santri. Alhamdulillah dengan anak kami berada di rumah tahfidz, hafalannya semakin terjaga dan kebutuhannya terpenuhi. Kami sangat berbahagia dengan kemajuan yang diperoleh anak kami.

Melalui dana ZISWAF yang disalurkan melalui Laznas BSMU, semakin banyak anak-anak yang bisa mencintai Al-Qur’an sekaligus menghafalnya. Semoga keinginan mereka dapat menjadi kenyataan bersama para muzakki.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top