Bank Syariah Indonesia dan Yayasan BSMU Resmikan Rumah Tahfidz

Cimahi, 16 April 2021 – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) meresmikan Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia di Cimahi, Jumat (16/4).

Rumah Tahfidz ini merupakan rumah tahfidz kedua yang diresmikan dan dikelola langsung oleh Yayasan BSMU. Acara dengan format hybrid ini dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan BSMU Suhendar, Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, RCEO BSI Region 7 Dade Dermawan, Pembina Rumah Tahfidz Cimahi Ustadz Jumhur, serta tokoh masyarakat sekitar.
 
Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia ini akan menampung para santri dari keluarga yang tidak mampu, dan bangunan yang menjadi rumah tahfidz ini merupakan bangunan wakaf yang pengelolaannya diserahkan kepada Yayasan BSMU. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program Wakaf Rumah Tahfidz yang diusung oleh Yayasan BSMU secara berkelanjutan, dengan tujuan dapat menebar manfaat bagi yang membutuhkan, serta meraih keberkahan khususnya pada bulan suci Ramadan 1442 H ini, sehingga dapat memberikan kemaslahatan secara merata, sesuai dengan konsep Sustainable Development Goals (SDGs).
 
Direktur Sales & Distribution Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna menuturkan, pemanfaatan Wakaf sangat relevan dengan kondisi saat ini. Wakaf tentunya akan digunakan untuk tujuan sosial yang memberikan dampak pada pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Instrumen ini akan mendorong perekonomian, dan secara spesifik juga akan mengendorse keuangan syariah di Indonesia seiring meningkatnya literasi keagamaan di masyarakat.
 
“Saya mengajak kita semua untuk menjadi agen wakaf, bukan hanya menawarkan produk wakaf, tapi juga mencontohkan untuk berwakaf. Ditambah saat ini produk wakaf sudah sangat beragam, ada wakaf tunai, wakaf temporer, dan masih banyak lagi. BSI memiliki produk yang dapat menunjang masyarakat untuk lebih mudah berzakat dan berwakaf, dan bisa diakses secara digital”, kata Anton Sukarna.
 
Ketua Pengurus Yayasan BSMU, Suhendar mengemukakan bahwa program ini diharapkan dapat melahirkan santri yang tidak hanya hafal 30 Juz Al-Qur’an, namun juga terampil dari segi akademik, sosial, entrepreneur, dan berakhlak mulia.
 
“Terima kasih kepada para wakif sehingga peresmian Rumah Tahfidz Bina Santri Indonesia ini dapat berjalan dengan baik. Semoga program berkelanjutan ini dapat terus terlaksana di daerah lainnya tanpa kendala biaya, karena hadirnya wakaf tunai yang juga difasilitasi Bank BSI”, ujar Suhendar.

   SHARE 
Facebook
Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top