Bulan: Maret 2021

Ngobrol Pelajar Inspirasi (Ngopi) : Do The Best for Ramadhan

Program NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) adalah program pembinaan terpusat secara virtual untuk para peserta Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) yang digagas oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dan diselenggarakan selama sebulan sekali. Program ini merupakan sarana dari implementasi visi program SPI yakni membentuk generasi muda yang baik secara akademik dan spiritual, berakhlak islami serta memiliki kemandirian.

Topik yang sudah diangkat pada pertemuan sebelumnya adalah ‘Be Smart and Influential Muslim’, ‘Be Outstanding Student’, ‘Pemimpin Lintas Zaman’, dan ‘The Great Leader of Human History’. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, penting bagi peserta SPI untuk mengetahui lebih jauh tentang persiapan beribadah di bulan Ramadhan beserta memahami pemaknaannya lebih dalam.

Dengan mengangkat topik “Do The Best for Ramadan” menjadi pembekalan awal para peserta dalam bersiap diri dan merencanakan aktivitas terbaik secara fisik serta ruhiyah pada bulan Ramadhan. Acara ini dilaksanakan di hari Ahad (28/3) dengan peserta yang hadir mencapai 1.000 siswa.

Dalam sambutannya bapak Nardi Winarno memesankan kepada seluruh peserta SPI untuk jangan mudah menyerah dengan segala keterbatasan, jangan rendah diri dengan segala ketiadaan. Selagi masih memegang api semangat motivasi maka selalu ada jalan dan yakinilah bahwa semesta akan mendukung.

“Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang tidak pernah terputus pahalanya”, lanjutnya.

Dalam acara ini juga diumumkan ada 60 peserta SPI yang lulus Pengguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN.

Ust. Hilman Fauzi menyatakan dalam materinya, dalam mempersiapkan menyambut bulan Ramadhan sangat penting. Persiapan yang dapat dilakukan dapat meliputi : persiapan hati, persiapan ilmu, persiapan harta, dan persiapan amal. Buat perencanaan dan target yang akan diamalkan selama Ramadhan diantaranya : menunaikan puasa, memuliakan al-qur’an, memperbanyak doa, mendirikan sholat, mengeluarkan zakat dan infak.

Acara Ngopi ditutup dengan tanya jawab dari peserta SPI dengan ustadz. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan. Semoga setiap pesan-pesan yang sudah disampaikan oleh pemateri dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan hidup lebih bermakna.

Penyerahan Bantuan Depot Air Minum Masjid Attaibin

Masjid Attaibin ini merupakan cagar budaya yang sudah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda. Letaknya yang sangat strategis yaitu di segitiga emas senen membuat kehadirannya sangat dirasakan manfaatnya. Masjid ini memiliki rumah tahfidz untuk menyelamatkan anak-anak dari pergaulan tidak baik yang biasa ada di terminal senen. Fasilitas yang disediakan yaitu makan, minum dan tidurnya gratis.

 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dakwah di masjid Attaibin pada, Jum’at (12/03) Laznas BSMU menyalurkan depot air isi ulang. Tidak hanya para santri yang dapat merasakannya tetapi warga sekitar, para jamaah masjid, supir ojol dan siapapun yang membutuhkannya.

 

Depot air minum ini diambil dari air tanah yang telah mengikuti serangkaian uji lab, sehingga dikatakan aman untuk dikonsumsi. Sejak diresmikan depot air minum ini sudah menghasilkan air sebanyak 500 galon sehingga rata-rata galon yang keluar 30-50 perhari.

 

Bantuan yang diberikan senilai Rp 91 juta rupiah, yang dipergunakan untuk pembuatan depot air, pengurusan perijinan, pasang listrik, gali air, beli toren yang lebih besar lagi, membran mesin RO, beli mesin pompa air dan perawatan mesin air selama 1 tahun.

 

“Terima kasih untuk nasabah Bank Syariah Indonesia dan Donatur BSMU, semoga apa yang antum infakan ini bisa jadi saksi di kehidupan akhirat kelak. Harapannya semoga BSMU bisa lebih banyak lagi masjid yang bisa dibantu dan bisa menyalurkan amanah yang tepat sasaran” ungkap Jaka ketua pengurus Masjid Attaibin

Laporan Penyaluran Warteg Mobile

Laznas BSMU membuat program Warteg Mobile sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemi. Sejak Januari – Februari 2021 telah terhimpun dana sejumlah Rp 427.687.917 . Dari dana tersebut didistribusikan selama 3 bulan dengan total 18.800 paket  yang tersebar di area Jabodetabek.

Adapun perinciannya sebagai berikut:

Januari 10.000 paket

Februari 7.800 paket

Maret 1.000 paket

Warteg Mobile berkonsep menyalurkan makanan siap saji langsung kepada penerima manfaat di daerah kumis (kumuh dan miskin) serta orang yang terdampak akibat covid-19 dan bencana. Program yang melibatkan Ibu-ibu UMKM dalam penyediaannya, diharapkan dapat menjadi solusi untuk kebelangsungan hidup masyarakat.

Untuk mengikuti program ini dapat juga melalui http://bit.ly/NasiBerkahWartegMobile

Laznas BSMU berkolaborasi bersama IZI Launching Smart Farm Academy

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) mengadakan kerjasama untuk berkolaborasi membangkitkan pertanian melalui program Smartfarm Academy di Desa Pondok Kelor, Sepatan Timur, Tangerang pada Rabu (24/03/2021).

 

Sektor pertanian mempunyai peran stategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sektor pertanian berkontribusi pada PDB terbesar ke-2 di Indonesia sebesar 13,54% yang mencapai 395,7 triliun rupiah. Diharapkan, Smartfarm Academy menjadi sebuah program pelatihan dan peningkatan wawasan pertanian serta memadukan peningkatan spiritual kepada pesertanya.

 

Acara ini dihadiri oleh Rizky Okto Priansyah selaku Direktur Eksekutif BSMU, Nana Sudiana selaku Direktur Pendayagunaan IZI, I Gusti Muhammad Sugiarto selaku Kapolsek Sepatan, Agus Halim Siregar selaku DANRAMIL Sepatan.

 

Program Smartfarm ini merupakan bagian dari pemberdayaan dana ZISWAF. Dengan pendayagunaan dana tersebut dapat meningkatkan penghasilan para petani bahkan dapat merubah buruh tani menjadi pemilik lahan.

 

Nana Sudiana mengatakan, “Kita semua tahu bahwa di tengah situasi pandemi dimana ekonomi menjadi sulit ini insya Allah kita dapat memberikan penguatan ekonomi kepada masyarakat dari sisi pertanian dan ketahanan pangan”.

 

Rizqi Okto Priansyah menyampaikan dalam sambutannya “Terima kasihnya atas kolaborasinya melalui program Smartfarm Academy ini, semoga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan para petani, “

 

“Kami juga ingin para petani dapat meningkat spiritualnya, dan kedepannya para petani  dapat memberikan ilmunya kepada masyarakat lain” tambahnya.

Bank Syariah Indonesia dan Laz BSMU Bangun Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Lampung Tengah

Jakarta, 21 Maret 2021 – Bank Syariah Indonesia bersinergi bersama BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji) dan LAZ Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laz BSMU) membangun Desa berdaya Sejahtera Mandiri Rejosari di Daerah Rejosari, Lampung Tengah. Desa ini dipilih karena kesesuaian dengan penerima manfaat zakat yakni petani mustahik serta wilayahnya yang didominasi persawahan dan perkebunan. Simbolik bantuan diberikan oleh Direktur Sales dan Distribusi Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna, didampingi oleh Direktur Program Laz BSMU, Fauzi Indrianto, serta DR. Rahmat Hidayat, SE, MT selaku anggota badan pelaksana BPKH yang hadir secara langsung di lokasi program.

 

Dukungan BSI, BPKH dan LAZ BSMU dituangkan dalam bentuk pemberian alat – alat pertanian berupa alat pemisah warna beras (color sorter) dan alat pemisah batu (destoner). Alat ini berfungsi untuk meningkatkan nilai mutu beras serta meningkatkan kualitas harga nilai jual beras dari para petani desa kepada masyarakat sebagai end user.

 

Alhamdulillah, program ini disambut baik oleh kelompok petani Gapsera Sejahtera Mandiri dimana dengan adanya alat ini membuat optimis bagi warga untuk meningkatkan produksi gabah dan nilai jual beras sehat non pestisida yang dihasilkan di Desa Rejosari.

 

Sejak tahun 2018, kelompok petani yang memiliki lebih dari 100 orang ini telah menginisasi penanaman beras organik. Harapannya para petani dapat turut berperan aktif dalam menyehatkan masyarakat. Hal ini karena selain pemeliharaannya bebas pestisida dan zat kimia, sifat beras yang mudah terurai oleh tubuh sehingga aman bagi tubuh.

 

Direktur Sales dan Distribusi BSI, Anton Sukarna mengatakan pembangunan Desa Berdaya sejalan value Bank Syariah Indonesia dimana keberadaan bank syariah dapat membangun kesejahteraan ekonomi, sosial dan salah satunya ketahanan pangan. “Kami berharap dukungan masyarakat terus mengalir dan kuat sehingga BSI dapat memberikan kemaslahatan yang luas bagi umat”.

 

Hal senada juga disampaikan Suhendar, Ketua Pengurus LAZ BSMU, “terimakasih kepada seluruh pihak baik Bank Syariah Indonesia dan BPKH yang telah mempercayakan dana sosialnya kepada LAZ BSMU untuk bersinergi dalam program pemberdayaan di Lampung. Kami berharap program ini menjadi jalan mengubah para mustahik (penerima manfaat zakat) menjadi muzzaki (pemberi zakat), sehingga Desa Rejosari menjadi sejahtera dari sisi ekonomi, sosial dan akhlak”.

 

“Kami berharap nilai jual beras organik ini cukup bersaing di pasaran yakni Rp 12.500,-/kg di Lampung serta Rp 13.000/kg untuk luar Lampung, sehingga kesejahteraan para anggota petani di Desa Rejosari bisa meningkat dan manfaatnya terus bergulir bagi warga yang ingin bertani”, tutur Ketua Kelompok Petani Gaptera Sejahtera Mandiri, Sukarlin

Bank Syariah Indonesia dan LAZ BSMU Cetak Pewirausaha Milenial Lewat Beasiswa Inkubator Bisnis

Jakarta, 25 Maret 2021 – Bank Syariah Indonesia (BSI) berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) mencetak wirausahawan baru dari kalangan milenial lewat program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Program yang berlangsung sejak 2018 serta didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini sudah mencetak 130 mahasiswa enterpreneur dari berbagai universitas di Indonesia.

 

ISDP merupakan program beasiswa inkubator bisnis untuk mencetak generasi milenial sebagai sociopreneur muslim yang cakap berwirausaha, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dan berdaya guna di masyarakat. Program ini merupakan salah satu wujud kepedulian Bank Syariah Indonesia bersama LAZ BSMU terhadap generasi milenial bangsa Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sektor UMKM yang sejalan dengan arahan Presiden RI.

 

Pada 2021, Program ISDP telah meluluskan 77 mahasiswa menjadi sociopreneur baru yang memiliki usaha di berbagai bidang. Dari jumlah tersebut, 3 diantaranya terpilih menjadi pemenang yaitu Latifriansyah – Kiwae Food, Koes Hendra & Benny Akbar – Sugeng Jaya Farm dan Bintang Wijaya – Bikin Bareng Creative. Seremoni wisuda dan penyerahan penghargaan dilakukan di Wisma Mandiri Jakarta, Kamis (25/3). Seremoni tersebut dihadiri juga oleh Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari, Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI Talkah Badrus, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Putu Rahwidhyasa serta Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar.

 

Menurut Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari, Bank Syariah Indonesia bangga dapat menghasilkan pewirausaha baru melalui program ISDP. “Kami berharap, melalui program ini akan muncul enterprenuer muda yang dapat menjadi agen kebaikan dan motor penggerak ekonomi Syariah serta bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga ke depan dapat membantu mendorong ekonomi Indonesia tumbuh ke arah yang jauh lebih baik,” kata Ngatari.

 

Kategori wirausaha pada program ISDP ini meliputi fashion, handy craft & industry kreatif, kuliner, jasa, peternakan & pertanian dan kesehatan. Pemenang dipilih dengan berbagai kriteria penilaian diantaranya proses pemasaran, produksi, keuangan, membangun SDM, pemberdayaan sociopreneur yang melibatkan masyarakat dan ramah lingkungan.

BSI sendiri, lanjut Ngatari, mendorong perkembangan sociopreneur melalui pendampingan dan penguatan modal usaha dengan berbagai produk, dari mulai tabungan, pembiayaan UMKM, serta layanan digital yang dapat memfasilitasi para sociopreneur dalam bertransaksi sesuai prinsip – prinsip syariah.

 

Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar mengemukakan, LAZ BSMU berupaya untuk menjadi Lembaga pengelola ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh, dan Wakaf) dan dan dana sosial serta dana CSR yang terpercaya, terdepan, dan modern. “Dengan bersinergi dengan Bank Syariah Indonesia, ISDP ini diharapkan dapat menciptakan unit usaha sosial yang berkontribusi pada ekonomi, sosial, atau lingkungan sesuai dengan nilai islami,” tutur Suhendar.

Profil Finalis The Most Awardee ISDP 2021

Perjalanan para finalis ISDP Contest 2021 telah sampai pada tahap tiga finalis menuju ISDP Graduation 2021. Itu artinya akan selangkah lebih dekat untuk menemukan siapa The Most Awardee ISDP 2021.

 

ISDP Graduation akan ditayangkan pada Kamis, 25 Maret 2021 pukul 09.00- 12.00 WIB Live di Youtube Laznas bsm umat. Berikut profil tiga finalis yang masuk ke tahap selanjutnya, yaitu: 

  1. Koes Hendra bersama Beny Akbar dengan brand Sugeng Jaya Farm

Berdua bertekad dan fokus untuk memajukan usaha rintisan yang bergerak dibidang budidaya ulat hongkong dan produk turunannya. Saat ini legalitasnya dalam bentuk Perusahaan yang diberi nama PT Sugeng Jaya Group.

 

Dimulai tahun 2016 hanya memproduksi ulat hongkong segar, pada tahun 2017 berinovasi dengan memproduksi ulat hongkong kering dan tahun 2018 kembali berinovasi memproduksi limbah ulat hongkong menjadi konsentrat pakan ternak untuk sapi, kambing, kerbau dan domba. Mereka berdua selalu melakukan inovasi agar dapat bertahan dan berkembang dalam wirausaha ini.

 

Sebelum bergabung dengan ISDP hanya memiliki 3 orang karyawan dan setelah 2 tahun dibina dan diinkubasi oleh ISDP Laznas BSMU dan BSI, kini karyawan telah bertambang menjadi 15 orang. Dengan 10 orang karyawan tetap dan 5 orang karyawan honorer. Semua karyawan adalah pemberdayaan warga sekitar komplek usaha.

 

Koes Hendra dan Beny berharap semoga usahanya dapat terus berkembang menebar kemashlahatan bagi masyarakat sekitar.

  1. Latifriansyah Usman Ali dengan brand Kedai Kiwae dan

Brand Kiwae dari Latifriansyah atau yang sering dipanggil ian mengusung konsep rumah makan ayam kekinian. Saat ini legalitasnya adalah dalam bentuk CV Karya Kiwae yang telah dilengkapi SIUP, TDP dan HKI.

 

Sejak tahun 2019 hingga kini kedai kiwae sudah 2x mengalami krisis. Kemudian kami melakukan startegi customer segmentation dengan melakukan kolektif data, sehingga setiap pengambilan keputusan semua berdasarkan data, hal itu berefek pada meningkatnya penjualan setiap bulannya. Kedai Kiwae di Jogjakarta menyasar segment menengah ke atas, dengan rata rate keuantungannya 20% setiap bulannya.

 

Diawal pandemi corona pada bulan maret, rumah makan sempat tutup dan ini mempengaruhi pendapatan padahal masih harus membiayai karyawan yang sudah bergabung. Alhamdulillah, Ian dan tim masih bisa bertahan sampai bisa berjualan lagi. Selama pandemi tetap mengalami progress pendapatan dari bulan ke bulan.

 

Walaupun pada awal pandemi ruko pertama digusur, hal ini jadi sangat menantang dan Alhamdulillah kami dapat survive, bahkan saat ini telah menambah 1 cabang lagi. Setelah bergabung bersama ISDP yang tadinya hanya ada 3 waitinglist frenchise kini ada 25 waiting list dan setiap bulan bertambah 2 frenchise.

 

Kedai Kiwae juga bekerjasama dengan para UKM dalam penyediaan stok barang, seperti mengambil sayuran dari sana dan diarahkan supaya SOP nya sesuai. Selain itu juga melakukan pembinaan dan diajarkan beberapa metode marketing supaya dapat sama-sama berkembang. Supaya bisa saling rangkul dimasa pandemi ini.

 

Dalam melakukan strategi sosial, Ian banyak belajar dari guru-guru ISDP yaitu ketika banyak mengalami kesulitan maka harus banyak-banyak bersedekah. Hingga saat ini masih terus aktif dalam sosial project diantaranya santunan anak yatim, pemberian makanan gratis, pembebasan piutang, bantuan secara personal dan lain sebaginya. “Alhamdulillah ini sangat bermanfaat bagi kami, mungkin melalui doa merekalah kita bisa sangat progress”, ujar Ian.

  1. Bintang Wijaya dengan brand Bikin Bareng Creative.

Berawal ditahun 2015, saat itu pasar bebas ASEAN mulai dibuka, padahal UMKM di Indonesia belum sanggup untuk bersaing. Walaupun UMKM memiliki produk yang cukup baik namun masih kekurangan dibidang foto produk dan jasa branding. Kami menginisiasi untuk menjadi sebuah jasa bagi UMKM dan starup agar tidak perlu mengeluarkan effort yang cukup besar untuk membranding produknya.

 

Yang dilakukan untuk UMKM meliputi; mengenalkan produk/jasa, menarik perhatian masyarakat untuk mau menggunakan, menaikkan angka penjualan dan menyadarkan masyarakatbahwa produk/jasa tersebut sangat dibutuhkan.

 

Dalam menjalankan bisnis sociopreneur Bintang melaksanakan workshop, sharing season, networking bersama para lulusan SMK dan para talent muda yang tidak dapat melanjutkan kuliah. Setelah itu mereka tergabung dalam program intership sehingga jika ada project yang membutuhkan SDM tambahan akan menggunakan mereka. Bikinbareng memiliki kelebihan yaitu low budget, comparable quality, leisure coordination dan up to date.

 

Setelah bergabung dengan ISDP memiliki banyak peningkatan diantaranya dapat mengukur kinerja karyawan, mampu mengadakan workshop untuk videography dan fotografer dan juga yang semula hanya memiliki 5 orang karyawan kini bertumbuh menjadi 11 karyawan. Client dari Bikinbareng Creative mulai dari UMKM kecil sampai BUMN pernah dikerjakan.

 

LAZ BSMU dan BSI Gelar Kegiatan Islamic Sociopreneur Development Program

Jakarta, 19 Maret 2021 – Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mengadakan kegiatan Islamic Sociopreuner Development Program (ISDP) Contest pada Kamis, 18 Maret 2021. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Road to Graduation ISDP 2021 bagi para mahasiswa terpilih binaan ISDP. Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan 8 mahasiswa terpilih dari berbagai daerah yang beradu konsep serta pola bisnis yang telah mereka terapkan pada usahanya masingmasing.

Hadir pada kesempatan ini Direktur Eksekutif LAZ BSMU Rizki Okto Priansyah, Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia Rosalina Dewi Triswardhani, dan Group Head Micro Business Group Bank Syariah Indonesia Mohammad Isnaeni. Untuk menguji para wirausaha muda ini, ISDP menghadirkan pula para juri yang sangat berkompeten di bidangnya masingmasing, diantaranya Pimpinan Redaksi Republika Irfan Junaedi, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Putu Rahwidhiyasa, Asisten Deputi Pengembangan Ekosistem Bisnis, Kementerian Koperasi dan UMKM Dewi Syarlen dan Founder of Indonesia Startup Center Muhaimin Iqbal.

Pada kesempatan ini para finalis telah sangat baik dalam menyampaikan perkembangan dan dampak positif dari bisnisnya masing-masing, dewan juri sangat antusias mendengar pemaparan dari finalis. Dalam acara ini dipilih 3 finalis terbaik yang akan masuk ke acara puncak ISDP Graduation pada tanggal 25 Maret 2021, yaitu Koes Hendra bersama Beny Akbar dengan brand Sugeng Jaya Farm, Latifriansyah Usman Ali dengan brand Kedai Kiwae dan Bintang Wijaya dengan brand Bikin Bareng Creative.

Direktur Eksekutif LAZ BSMU, Rizqi Okto Priansyah menyampaikan bahwa para penerima beasiswa ISDP dibina dari awal untuk menjadi wirausaha muda yang berdaya guna bagi masyarakat. Lebih lanjut menurutnya program ISDP ini perlu kolaborasi dari berbagai pihak, agar dapat saling membantu awardee ISDP dalam meningkatkan bisnisnya.

Dalam sambutannya, Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia Rosalina Dewi menyampaikan Bank Syariah Indonesia menyambut baik sinergi program ISDP yang telah didukung oleh berbagai pihak. “Hal ini merupakan langkah Bank Syariah Indonesia untuk memberikan kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi umat, melalui sosok sociopreneur milenial yang berakhlak mulia, berjiwa wirausaha dan dapat mencetak lapangan kerja bagi masyarakat. Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi mengembangkan ekonomi umat melalui instrument ZISWAF,” kata Rosalina Dewi.

Muhaimin Iqbal juga memberikan penilaian kepada seluruh finalis, “Semua finalis sudah sangat bagus ide kreatifnya, bisa menjadi contoh bagi wirausaha muda lainnya. Harapannya semoga BSI dan Laznas BSMU dapat memperluas cakupan peserta dan time frame pelaksaan beasiswa ISDP, sehingga manfaatnya bisa lebih luas”. Dewi Syarlen juga sangat apresiasi dengan kegiatan ini, ia merasa program ISDP ini harus menjadi contoh untuk tempat yang lain untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

ISDP merupakan program beasiswa inkubator bisnis yang menyiapkan mahasiswa menjadi sociopreneur muslim yang memiliki kemampuan, memiliki kepedulian sosial, dan berdaya guna di masyarakat. Dari program ISDP ini sudah berhasil membentuk wirausaha muda yang selain sukses dalam bisnisnya, namun juga mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya. Acara ISDP Contest & Graduation 2021 ini bertujuan untuk melahirkan para sociopreuner yang dapat menginspirasi masyarakat Indonesia.

Launching QRIS di Masjid Cipali KM 166, Permudah Umat Dalam Menunaikan ZIS

Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dan Bank Indonesia (BI) meluncurkan produk penggunaan QRIS di lingkungan Masjid Cipali rest area km 166 Majalengka, Jawa Barat, Kamis (18/3). Acara ini tidak hanya untuk memperkenalkan QRIS kepada para pelaku ekonomi tetapi juga diperuntukkan bagi kepentingan masjid dengan mudahnya membayar zakat, infak dan sedekah melalui QRIS BSI.

Menurut Regional CEO BSI Region 7 Bandung Dade Dermawan, QRIS merupakan solusi pembayaran digital yang mudah, cepat, nyaman dan aman bagi masyarakat terutama di tengah kondisi kenormalan baru.

“Kami juga terus melakukan kerjasama dengan masjid dan lembaga donasi dalam menyediakan metode QRIS untuk pembayaran zakat, infak, sedekah, wakaf (ziswaf) ataupun kebutuhan ibadah lainnya seperti kurban, akikah, dan lain-lain,” jelas Dade.

Laz BSMU selaku pengelola dari masjid Cipali sangat menyambut baik kegiatan tersebut. Sehingga para muzakki yang ingin berdonasi ke masjid bisa lebih mudah dan aman, cukup dengan scan QRIS di BSI Mobile donasi sudah langsung diterima.

Dalam kesempatan ini, BI perwakilan Cirebon yang memberikan bantuan berupa sarana penunjang Literasi Ekonomi Syariah yang diserahkan oleh bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi M.M.Pd. kepada Laz BSMU. Diharapkan bantuan ini menjadi penguatan ekonomi syariah terutama di Masjid Cipali km 166.

Muhammad Mulyana selaku Perwakilan BSMU Region Bandung mengucapkan rasa syukur bisa berperan aktif dalam event tersebut. Namun ini menjadi PR bagi kita untuk terus berkarya dalam program Literasi Ekonomi Syariah bersama BSI dan komunitas ekonomi lainnya. Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita dalam mengembangkan dan menguatkan kolaborasi demi tercapainya kemaslahatan umat.

Pengukuhan Pengurus Emergency Medical Team IDI

Jakarta, Ahad 14 Maret 2021 merupakan sebuah tonggak sejarah baru bagi tim BSMU Care dari Laznas Bangun Sejatera Mitra Umat (BSMU) karena salah satu timnya yang bernama Dedy Muhardi dikukuhkan sebagai Wakil Kepala Jaringan Relawan Emergency Medical Team Ikatan Dokter Indonesia (EMT IDI). Ini tentunya menjadi sebuah bentuk apresiasi atas  profesionalitas dari tim Rescue Laznas BSMU selama ini.

 

EMTI IDI adalah lembaga otonom yang dibentuk oleh Pengurus Besar IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia). Lembaga ini dibentuk untuk membantu penanganan bencana di Indonesia khususnya di klaster kesehatan pada masa respon atau tanggap darurat bencana.

 

Acara pengukuhan dilaksanakan secara langsung oleh ketua PB IDI Dr.  Daeng M. Faqih,  SH. MH dan dihadiri dengan 22 orang pengurus. Walaupun acara berlangsung secara offline namun tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

 

“Semoga dengan dikukuhkannya saya sebagai salah satu pengurus EMT IDI dapat semakin maksimal untuk berkontribusi dalam penanganan kebencanaan”, ujar Dedy.

Scroll to top